Diduga Dampak Kebakaran Gudang Pabrik Pestisida di Tangsel Ribuan Ikan Mati Mendadak di Sungai Cisadane

oleh -15 Dilihat
oleh

Penangkapan ikan di bantaran sungai cisadane oleh warga 

Sorot24.id | Tangerang – Ribuan Ikan mati mendadak jadi sorotan warga di bantaran sungai Cisadane Kota Tangerang, pantauan Sorot24.id  hal itu terjadi sejak pukul 5 sore hingga tengah malam pada Senin (09/02/2026).

Dari ikan berukuran kecil hingga ukuran sebesar anak balita berhasil ditangkap warga di sepanjang pinggiran sungai Cisadane, terpantau sejak Senin sore orang-orang berada di bantaran sungai sekitar jembatan Perumnas Karawaci hingga ke bendung pintu air sepuluh membawa peralatan serokan hingga senapan berburu.

Menurut salah satu petugas jaga di bendungan pintu air sepuluh, kejadian mabuk ikan kali ini tidak seperti biasanya. Meski ikan di sungai Cisadane kerap kali mabuk bila datang air dengan volume besar dari hulu atau biasa disebut banjir kiriman dari Bogor.

“Banyak bener ikan yang mati, sampai Ikan sapu-sapu aja mati,” terang Petugas yang enggan disebut namanya, Selasa (10/02/2026) dini hari.

Limbah Pabrik Pestisida mengalir ke sungai Cisadane

Petugas tersebut menduga ada indikasi pencemaran limbah dari peristiwa kebakaran sebuah gudang pabrik di sekitar sungai Jelatreng Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang kemudian mengalir ke sungai Cisadane.

“Di bendungan mah dari tadi jam 10 malam, kecium bau menyengat seperti bensin di aliran pintu air yang terbuka dan terasa pedas di mata,” ungkapnya.

Petugas bendungan pintu air tersebut menambahkan hingga Selasa pukul 3 dini hari, aroma limbah tersebut pun menurutnya masih tercium. Dan tinggi muka air di sungai Cisadane dalam kondisi normal.

Diketahui, pada Senin (09/02/2026) 04:30 wib dilaporkan sebuah gudang pabrik pestisida di wilayah Setu Kota Tangerang Selatan. Mengutip salahsatu pemberitaan dari media, ada puluhan ton pestisida cair dan bubuk di gudang yang lokasinya tak jauh dari sungai Jelatreng.

Bahkan kondisi sungai Jelatreng sempat berubah warna menjadi putih dan berdampak ikan-ikan pun mati.

Red24

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *