Sejumlah anggota Panitia Kurban DMarco Residence 1447 H berfoto bersama usai menuntaskan penyembelihan dan pendistribusian 3 ekor sapi dan 13 ekor kambing di Cluster Casablanca, Cilodong, Depok, Rabu (27/5/2026) dok: panitia (Rengga/sorot24.id)

soro24.id|DEPOK – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Cluster Casablanca, DMarco Residence, Cilodong, Kota Depok.

Warga secara bergotong royong melaksanakan ibadah qurban dengan menyalurkan sedikitnya 3 ekor sapi dan 13 ekor kambing kepada masyarakat yang berhak menerima.

Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan tersebut diawali dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha di Mushola AT Taqwa.

Bertindak sebagai imam, Asep Rahmat Hidayat memimpin jalannya ibadah, sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Abdul Basith.

Usai pelaksanaan sholat, panitia bersama warga langsung bergerak mempersiapkan proses penyembelihan hewan qurban hingga pendistribusian daging kepada masyarakat sekitar.

Asep Rahmat Hidayat didampingi Ketua Panitia Pemotongan Hewan Qurban, Tusino, mengatakan tingginya antusiasme warga menjadi salah satu hal istimewa pada pelaksanaan qurban tahun ini.

Momen haru pembagian daging kurban DMarco Residence, Cilodong, Depok, Rabu (27/5/2026). Panitia serahkan langsung ke warga pakai sistem kupon. Total 3 sapi 13 kambing disalurkan ke masyarakat sekitar. Foto: Dok. Panitia (Rengga/sorot24.id)

“Ini sebuah amanah yang dipercayakan oleh para peserta qurban. Alhamdulillah kami bersama panitia mampu menyelesaikan pendistribusian daging kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” ujar Asep Rahmat Hidayat kepada wartawan di Cluster Casablanca, DMarco Residence, Cilodong, Kota Depok, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian sosial masih tumbuh dan terjaga dengan baik di lingkungan DMarco Residence.

Panitia menerapkan sistem pembagian menggunakan kupon guna memastikan penyaluran daging qurban berjalan tertib dan tepat sasaran.

Selain itu, sebagian daging qurban juga diantar langsung kepada warga yang membutuhkan.

Momentum Hari Raya Idul Adha tahun ini tidak hanya menjadi sarana menjalankan ibadah, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat sekitar.

Tingginya partisipasi warga DMarco Residence diharapkan menjadi semangat positif yang terus tumbuh setiap tahun sehingga budaya berbagi dan kepedulian sosial dapat terus terjaga.

Susunan Panitia Qurban DMarco Residence 1447 H

Penasehat: Budi, Asep, H. Basith
Ketua: Tusino
Bendahara: Hasan
PJ Hewan: Winarno, Ryan
Perlengkapan: Ahmad, Dedi
PJ Timbang: Nanang
PJ Distribusi: Andri, Wahid

Pelaksanaan qurban yang berjalan lancar tersebut menjadi gambaran nyata bahwa semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan masyarakat yang harmonis di DMarco Residence, Cilodong, Kota Depok.

red24RG

Tinawati Andra Soni dan BKKBN Gelar Pelayanan KB Implan Gratis Untuk Warga Balaraja

sorot24.id | Tinawati Andra Soni bersama jajaran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Banten meninjau langsung pelayanan Keluarga Berencana (KB) implan gratis di Aula Kantor Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (25/5/2026).

Kegiatan bakti sosial yang diinisiasi Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Provinsi Banten itu melibatkan ratusan perempuan dari berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Balaraja. Sebanyak 50 ibu mengikuti pemasangan KB implan gratis hanya dengan menggunakan dokumen kependudukan.

Tinawati Andra Soni bersama jajaran Kementerian dan BKKBN Provinsi Banten. foto/dok : istimewa. [red24] .
Dalam kesempatan tersebut, Tinawati turut berdialog dengan para akseptor sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya keluarga berencana dan pencegahan stunting. Menurutnya, pelayanan KB implan menjadi bagian dari program pemerintah dalam memperkuat pembangunan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia menjelaskan, edukasi keluarga berencana perlu terus diperluas melalui kader PKK, posyandu hingga penyuluh KB yang tersebar di seluruh wilayah se Banten, sehingga informasi mengenai masyarakat terhadap pengasuhan anak, layanan day care, dan pencegahan stunting dapat tersampaikan secara masif. Upaya tersebut juga dinilai menjadi salah satu langkah untuk menekan angka kemiskinan.

“Tadi ada sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan KB implan,” ujar Tinawati.

Tinawati menambahkan, rangkaian bakti sosial IPeKB Provinsi Banten juga diisi dengan kunjungan ke keluarga berisiko stunting di Desa Saga, Kecamatan Balaraja. Rombongan memberikan intervensi berupa bantuan jamban sehat dan penanganan rumah tidak layak huni.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga terus mendorong optimalisasi Pos Pelayanan Desa Sejahtera (Posyandra) sebagai pusat pelayanan masyarakat di tingkat desa, mulai dari kegiatan posyandu, penyuluhan PKK, hingga layanan sosial lainnya.

Sementara itu, Yuda Ganda Putra menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan implementasi program unggulan BKKBN. Antara lain, Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana).

Ia menyebut capaian Program Bangga Kencana di Provinsi Banten menunjukkan hasil positif. Angka Modern Contraceptive Prevalence Rate (MCPR) atau pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi modern mencapai 63,6 persen.

Selain itu, angka Total Fertility Rate (TFR) Provinsi Banten tercatat sebesar 1,98 dengan Indeks Pembangunan Keluarga mencapai 64,8 poin atau masuk kategori sangat baik.

Menurut Yuda, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dan BKKBN dalam memperkuat pelayanan keluarga berencana, termasuk KB pasca persalinan yang berhasil mengantarkan Banten meraih penghargaan Terbaik I Nasional Tahun 2025.

“Capaian indikator Program Bangga Kencana di Banten sangat baik,” katanya.

Saat ini, BKKBN Provinsi Banten juga memiliki 24.420 pendamping keluarga yang tersebar di seluruh wilayah untuk mengawal program Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Salah satu peserta pelayanan KB implan gratis, Yanti Arianti mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Warga Kampung Caliu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja itu berharap kegiatan serupa dapat diperluas karena tingginya antusiasme masyarakat.

(ADV)

red24_JeDin

Anggota Kelompok Self Help Group (SHG) penyandang disabilitas psikososial mempraktikkan komunikasi efektif seusai memaparkan hasil pendataan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kepercayaan diri dan partisipasi di ruang publik. DOK. SHG/sorot24.id

sorot24.id |Kota Tangerang — Kelompok Self Help Group (SHG) kembali menggelar kegiatan rutin sebagai wadah belajar bersama dan penguatan kapasitas bagi ragam disabilitas, terutama penyandang disabilitas psikososial pada hari Jumat (22/05/2026) .

Kegiatan kali ini mengangkat tema _“Hasil Temuan Pendataan dan Cara Berkomunikasi Secara Efektif di Depan Publik”_.bertempat di Aula Balai Warga RW 12 Sukasari  Tangerang Kota Banten.

Dalam sesi tersebut, para peserta memaparkan berbagai hasil pendataan yang mereka lakukan terkait kondisi sosial, kebutuhan dasar, akses terhadap layanan publik, serta tantangan yang masih dihadapi penyandang disabilitas di lingkungan sekitar.

Temuan ini menjadi dasar penting untuk mendorong advokasi, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan layanan yang lebih inklusif.

Selain membahas data, peserta juga mendapat penguatan keterampilan komunikasi publik. Mereka dilatih cara menyampaikan pendapat dengan percaya diri, membangun interaksi yang baik, hingga menyuarakan aspirasi secara jelas dan terarah.

Materi ini diharapkan mampu mendorong ragam disabilitas, khususnya disabilitas psikososial, untuk lebih berani tampil, berbicara, dan terlibat aktif dalam forum sosial maupun kegiatan masyarakat.

Suasana Pertemuan Rutin Bulanan Kelompok Self Help Group (SHG) Sukasari yang digelar di Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang, 2025. Kegiatan yang didukung Program INKLUSI dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM ini menjadi ruang aman bagi ragam disabilitas, khususnya disabilitas psikososial, untuk memaparkan hasil temuan pendataan serta berlatih komunikasi efektif di depan publik. Peserta duduk lesehan berdiskusi, didampingi fasilitator yang memegang mikrofon. DOK. SHG SUKASARI/sorot24.id

Melalui kegiatan rutin ini, SHG menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan ruang yang aman, setara, dan inklusif.

Tujuannya agar penyandang disabilitas dapat berkembang, mandiri, serta menjadi bagian penting dalam proses pembangunan sosial di masyarakat.

red24-bgx

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni bersama peserta Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji yang diikuti 100 pelaku usaha katering, restoran, hotel, dan relawan SPPG di Aula Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa (19/5/2026).

sorot24.id|TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji di Aula Kecamatan Pinang, Selasa (19/5/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis sekaligus preventif pemerintah dalam mengawal kualitas konsumsi masyarakat. Menurut dia, mata rantai pengolahan makanan harus diawasi ketat dari hulu ke hilir.

“Kami ingin memastikan setiap makanan siap saji yang dikonsumsi warga Kota Tangerang telah melalui proses yang benar-benar higienis,” ujar Dini.

Pelatihan diikuti 100 peserta yang terdiri dari pemilik dan penjamah pangan dari usaha katering, restoran, hotel, instalasi gizi rumah sakit, hingga relawan SPPG yang telah terdaftar melalui aplikasi SIKASEP.

Dalam pelatihan, peserta dibekali pemahaman mendalam terkait tata cara pengolahan makanan sesuai standar higiene sanitasi. Materi meliputi pemilihan bahan baku segar, proses pengolahan yang bersih, penyimpanan aman, hingga teknik penyajian.

Edukasi ini secara khusus dirancang untuk meningkatkan pengetahuan komprehensif mengenai keamanan pangan serta menekan risiko penyakit bawaan pangan atau _foodborne diseases_ akibat kontaminasi bakteri maupun zat berbahaya.

“Kami berharap pelatihan ini melahirkan penjamah pangan yang kompeten untuk menekan angka keracunan makanan. Ini langkah nyata bersama pelaku usaha demi mewujudkan Kota Tangerang yang sehat dan aman pangannya,” kata Dini.

red24- molly

The Ascott Limited Hadirkan Oakwood Yogyakarta, Menandai Debut Brand OakWood di Kota Budaya

sorot24.id | Yogyakarta – The Ascott Limited (Ascott), perusahaan perhotelan internasional terkemuka sekaligus unit bisnis penginapan yang sepenuhnya dimiliki oleh CapitaLand Investment Limited, mengumumkan pembukaan Oakwood Yogyakarta, yang menandai debut brand Oakwood di salah satu destinasi budaya terkenal di Indonesia.

Oakwood Yogyakarta menghadirkan pengalaman hunian modern yang dirancang bagi wisatawan bisnis maupun rekreasi. Properti ini kini menyambut para tamu dengan pilihan kamar yang menawarkan pengalaman menginap yang nyaman dan berkelas di jantung kota.

Oakwood menghadirkan pengalaman tinggal melampaui kenyamanan rumah. foto/dok : istimewa . [red24] .
Para tamu dapat menikmati berbagai pengalaman selama menginap, termasuk sajian all-day dining di Oakbistro dengan beragam pilihan kuliner dari pagi hingga malam hari. Kolam renang infinity di rooftop menghadirkan suasana relaksasi dengan pemandangan kota, sementara Oakbar menawarkan atmosfer santai namun elegan, dilengkapi panorama Kota Yogyakarta dan pemandangan Gunung Merapi. Sejalan dengan filosofi Oakwood yang menghadirkan pengalaman tinggal melampaui kenyamanan rumah, properti ini menghadirkan ruang dan fasilitas yang dirancang untuk mendukung gaya hidup modern serta kebutuhan perjalanan masa kini.

Philip Barnes, Country General Manager The Ascott Limited – Indonesia, mengatakan,

“Yogyakarta tetap menjadi destinasi utama yang dikenal dengan kekayaan warisan budayanya serta daya tariknya yang terus berkembang di kalangan wisatawan rekreasi maupun pelaku perjalanan bisnis. Dengan hadirnya Oakwood Yogyakarta, kami berharap dapat berkontribusi terhadap perkembangan industri perhotelan kota ini melalui pengalaman hunian modern yang selaras dengan karakter unik Yogyakarta. Melalui properti ini, kami juga berharap dapat mendukung pertumbuhan destinasi secara berkelanjutan dengan menghadirkan standar internasional yang disesuaikan dengan ekspektasi lokal”, ujarnya .

Sementara itu, Vicky G. K. Sulengkar, General Manager Oakwood Yogyakarta, turut menyampaikan pandangannya mengenai pencapaian ini.

“Momen ini mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang hangat dan personal dengan standar internasional. Kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang nyaman dengan keseimbangan antara kenyamanan, fungsionalitas, dan kualitas, yang disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan rekreasi maupun bisnis di Yogyakarta,” ujarnya.

Untuk memperingati debut pertama Oakwood di Yogyakarta, acara dimulai dengan upacara blessing (doa bersama), dilanjutkan dengan sesi pembukaan yang ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kemakmuran, yang dihadiri oleh perwakilan manajemen serta para mitra bisnis.

Dengan lokasi yang strategis serta konsep hunian modern yang mengutamakan kenyamanan, Oakwood Yogyakarta siap menjadi destinasi pilihan bagi para wisatawan leisure maupun pelaku perjalanan bisnis di Yogyakarta.

Untuk merasakan pesona Yogyakarta dengan kenyamanan modern, tamu dapat menikmati tarif kamar mulai dari IDR 1,240,000 net per kamar per malam, sudah termasuk sarapan untuk dua orang. Sementara itu, member baru dapat menikmati hingga 25% hemat untuk masa inap pertama di seluruh properti Ascott di seluruh dunia. Manfaat ini merupakan bagian dari program keanggotaan gratis ASR yang terdiri dari empat tingkatan : Classic, Silver, Gold, dan Platinum, yang masing-masing menawarkan keuntungan bertahap seperti bonus poin, peningkatan tipe kamar gratis, voucher diskon kamar, serta fasilitas early check-in atau late check-out.

Reservasi kini telah tersedia melalui discoverasr.com. Untuk mendapatkan informasi terbaru dan berbagai pembaruan mengenai Oakwood Yogyakarta, ikuti @oakwoodyogyakarta di Instagram.

red24

sorot24.id | TANGERANG – Polsek Tangerang mengamankan 13 lokasi ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih 2026 di wilayah hukumnya pada Kamis 14/5/2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, SH, MH melaporkan, pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di setiap gereja untuk memastikan kenyamanan jemaat.

Ibadah dimulai sejak pagi hari dengan jumlah jemaat bervariasi. Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda di Jl. Daan Mogot mencatat jumlah jemaat terbanyak dengan 1.500 orang pada sesi pertama pukul 06.30 WIB. Sementara Gereja GBI Modernland juga dihadiri 1.500 jemaat pada sesi kedua.

Pengamanan terbesar dilakukan di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda dengan 12 personel gabungan Polres dan Polsek Tangerang di bawah pimpinan langsung Kompol Suyatno. Sementara Gereja Kristen Jawa di Jl. Jend. Sudirman dikawal 22 personel gabungan Polri, TNI, dan Pokdar Kamtibmas.

Personel gabungan Polsek Tangerang dan TNI mengamankan jalannya ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih di wilayah hukum Polsek Tangerang, Kamis 14/5/2026 yang berjaga .Peltu Yance Sianipar Serka Gator Sunaryo Babinsa Kel.Babakan, dan anggota Pokdar Kamtibmas Etty(Jupe) Aiptu Adi Permana Binamas kelurahan Babakan. Sebanyak 13 gereja menggelar ibadah dengan situasi aman dan kondusif. (Dok: Humas pokdar Kamtibmas resor Tangerang Molly/Sorot24.id)

“Untuk sementara kegiatan ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih 2026 di wilayah hukum Polsek Tangerang masih dilaksanakan, situasi kondusif aman terkendali,” tulis Kompol Suyatno dalam laporannya.

Beberapa gereja menggelar ibadah hingga 4 sesi, seperti Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, GBI WTC Tangcity, dan Gereja Kristen Jawa. Sejumlah lokasi lain masih berlangsung hingga sore dan malam hari.

Dalam laporannya, Kapolsek Tangerang juga menyampaikan rekomendasi pengamanan meliputi pemeriksaan barang bawaan jemaat, patroli di area parkir, serta pengamanan terbuka dan tertutup yang optimal.

Ibadah Kenaikan Isa Al-Masih merupakan kegiatan rutin tahunan umat Nasrani. Kehadiran aparat keamanan bertujuan memberikan rasa aman dan mencegah gangguan kamtibmas selama perayaan berlangsung.

HUMAS Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota

red24 (molly)

Jelang Hari Raya Idul Adha, Sudin KPKP Jakbar Adakan Sosialisasi Tata Cara Pemotongan dan Penanganan Daging Qurban

Sorot24.id| JAKARTA – Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menggelar sosialisasi tata cara pemotongan dan penanganan daging hewan qurban yang berlangsung di Ruang Wijaya Kusuma, Kantor Wali Kota, Rabu (13/5/2026).

Mewakili Walikota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, Kepala Bagian Kesra Setko Jakarta Barat, Abdurrahman Anwar mengatakan bahwa sebagian besar pelaku pemotongan hewan qurban belum memahami pentingnya kesehatan hewan dan daging.

Karena, daging merupakan produk pangan yang mudah rusak sehingga perlu penanganan agar dihasilkan daging dengan kriteria Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

“Adapun faktor yang mempengaruhi kualitas daging, antara lain penyakit hewan, sarana prasarana pemotongan, tata cara penanganan daging, kebersihan lingkungan serta kesehatan petugas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdurrahman mengatakan, idealnya setiap hewan qurban telah dilakukan pemeriksaaan kesehatan oleh Suku Dinas KPKP Jakarta Barat.

Ia berharap, sosialiasi ini bisa menambah pengetahuan dan keterampilan kepada pengurus DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) dalam penanganan hewan dan daging qurban.

“Sehingga peserta dapat melakukan pemeriksaan sendiri kesehatan hewan dan daging qurbannya apabila tidak terjangkau oleh petugas, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudis KPKP Jakarta Barat, Tanti menjelaskan, sosialisasi diikuti sebanyak 50 pengurus DKM se-Jakarta Barat. Tujuannya, untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan khususnya dalam penanganan pemotongan hewan qurban.

Sosialisasi Tata Cara Pemotongan dan Penanganan Daging Hewan qurban diisi dengan penyampaian materi oleh sejumlah narasumber, yakni drh Supratikno dan Haiban Yusuf, dari Institut Pertanian Bogor (IPB), perwakilan Juleha (Juru Sembelih Halal) dan perwakilan MUI Jakarta Barat.

“Setelah mengikuti sosialisasi, para peserta masing-masing mendapatkan bantuan sebilah pisau dan terpal ukuran 3×5 meter,” tandasnya.

red24-(Puji).

Suasana pengukuhan 300 panitia Festival Ciomas Ngabring 2026 di area terbuka dengan latar belakang banner “Peningkatan Kapasitas Official Partnership Festival Ciomas”, Selasa 12/4/2026. Camat Ciomas H. Ugun Gurmilang berpesan agar masyarakat menjaga SDA dan pariwisata untuk mewujudkan Ciomas bangkit, bersatu, maju, dan bahagia. (Dok: rengga/Sorot24.id)

sorot24.id|Serang — Telah diselenggarakankan pengukuhan 300 panitia acara festival Ciomas ngabring 2026 dengan kompak dan optimis untuk memeriahkan dan mensukseskan acara yang di selenggarakan pada bulan Juli.

Acara festival Ciomas ngabring sudah digagas kan pada tahun 2025 kepada para penggagas acara ini ingin mewujudkan kekompakan masyarakat Ciomas dan menjaga marwah Ciomas pada, Selasa (12/4/2026).

Acara festival Ciomas ngabring 2026 yang mengajak seluruh khususnya masyarakat Ciomas dan seluruh elemen lapisan masyarakat dan stekolder yang ada di Ciomas untuk menjalin hubungan silaturahmi satu dengan yang lain, untuk mewujudkan Ciomas bangkit Ciomas bersatu Ciomas maju.

Festival Ciomas ngabring diketuai oleh bapak Uu Saepudin sebagai ketua pelaksana acara ini, sebagai ketua acara festival Ciomas ngabring Jaro Uu dengan panggilan sehari hari, memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh panita dengan arahan harus kompak untuk melaksanakan tugas disaat acara berjalan dan mempunyai rasa tanggung jawab kita semua untuk mengsukseskan acara yang akan diselanggarakan.

Pengukuhan 300 panitia acara festival Ciomas ngabring oleh camat Ciomas H. Ugun gurmilang yang sudah mengkukuhan nya, dihadiri acara tersebut muspika Ciomas tokoh masyarakat dan ulama umaroh se Ciomas, dan hadir DPRD kabupaten Serang AJIJI. Spd dan ibu yanti seluruh elemen stekolder dan masyarakat Ciomas.

Disela sela setelah acara pengukuhan dari media mewawancarai camat H. Ugun gurmilang bahwa acara ini mutlak buat masyarakat Ciomas khususnya dan sekitarnya, camat Ciomas memberikan pesan kepada masyarakat Ciomas untuk menjaga sumber daya alam dan pariwisata yang ada di Ciomas untuk mewujudkan Ciomas bangkit bersatu maju dan bahagia,” pungkasnya.

red24.(RG)

Grafis data hewan kurban Kabupaten Tangerang: 2025 tersedia 32.936 ekor (Sapi 8.367, Kerbau 66, Kambing 4.410, Domba 20.093), 2026 diproyeksi 35.000 ekor naik 10% dari 635 lapak pedagang. (Dok: DPKP Kab. Tangerang/Sorot24.id)

sorot24.id | TANGERANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Banten memproyeksikan kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai 35.000 ekor. Jumlah itu naik sekitar 10 persen dibanding tahun 2025.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Joko [nama lengkap jika ada], menyatakan proyeksi 35.000 ekor tersebut didasarkan pada tren kenaikan permintaan dan bertambahnya lapak pedagang hewan kurban.

“Estimasi nambah sekitar 10 persen persediaan hewan kurban di tahun ini, soalnya ada beberapa tambahan lapak pedagang,” jelasnya, Senin 11/5/2026.

Sebagai perbandingan, pada Idul Adha 2025 ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Tangerang tercatat sebanyak 32.936 ekor. Rinciannya: *8.367 ekor sapi, 66 ekor kerbau, 4.410 ekor kambing, serta 20.093 ekor domba*.

“Kalau dari data tahun 2025 ketersediaan hewan kurban itu sekitar 32.000 ekor. Ketersediaan puluhan ribu ekor hewan kurban tersebut berasal dari 635 lapak pedagang hewan,” ucap Joko.

Joko menambahkan, puluhan ribu hewan kurban di Kabupaten Tangerang berasal dari berbagai daerah sentra ternak di Jawa, Sumatera, hingga Nusa Tenggara. DPKP memastikan akan memperketat pengawasan kesehatan hewan menjelang Idul Adha untuk mencegah penyakit menular seperti PMK dan antraks.

“Kita mulai cek kesehatan, kelengkapan SKKH, dan umur hewan mulai H-30. Masyarakat diimbau beli di lapak resmi yang sudah terdata DPKP agar terjamin sehat dan layak kurban,” tegasnya.

Dengan proyeksi 35.000 ekor, DPKP optimistis kebutuhan masyarakat Tangerang untuk ibadah kurban tahun 2026 dapat terpenuhi tanpa gejolak harga signifikan.

red24-(Kanu)