Sorot24.id | JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara terkait isu pergantian pucuk pimpinan Polri. Listyo memilih tak berspekulasi dan menegaskan nasib Kapolri sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.
“Itu kan prerogatif presiden,” kata Listyo kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Jenderal bintang empat itu juga menyatakan siap menjalankan keputusan apa pun yang nantinya diambil Prabowo. Termasuk jika Presiden memutuskan mengganti Kapolri.
“Jadi ya buat kita prajurit kan apapun dilaksanakan. Kita menunggu saja,” sambung Listyo.
Di tengah isu yang terus berembus, Listyo memastikan perhatiannya dalam memimpin Korps Bhayangkara tidak terganggu.
“Oh, nggak. Sangat tidak,” pungkasnya.
Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri
Isu pergantian Listyo sebelumnya ikut dibumbui kabar bahwa Presiden Prabowo telah mengirimkan surat presiden atau surpres mengenai pergantian Kapolri ke DPR.
Namun kabar tersebut dibantah Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.
“Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).
BACA JUGA : Empat Narapidana Terorisme di Lapas Tangerang Ikrar Setia NKRI
Habiburokhman meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi mengenai pergantian Kapolri yang belum jelas dasarnya.
“Kami mengimbau, baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya,” tegasnya.
Dengan demikian, berdasarkan pernyataan Habiburokhman, belum ada surpres mengenai pergantian Kapolri seperti yang beredar. Sementara Listyo memilih menunggu dan menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai jabatannya kepada Presiden.
red24














Respon (1)