Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PAN dan Sekdis Kominfo Kabupaten Tangerang Hadiri Dialog Publik Tentang Literasi Digital dan Disinformasi

sorot24.id | TANGERANG – Milenial Tangerang Center kembali menunjukkan komitmennya sebagai ruang aspirasi dan edukasi bagi generasi muda melalui kegiatan Dialog Publik dengan tema :

“Penguatan Literasi Digital Bagi Pemuda dalam Menghadapi Disinformasi di Era Media Sosial”

yang diselenggarakan di Kampus Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin pada Sabtu, 24 Mei 2026.

Ketua MTC foto bersama nara sumber Anggota DPRD Provinsi Banten,Sekdis Diskominfo dan Peserta Dialog Publik. foto/dok : istimewa. [red24] .
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, akademisi, hingga masyarakat umum yang antusias mengikuti diskusi mengenai tantangan literasi digital di era perkembangan media sosial yang semakin pesat.

Dialog Publik tersebut menjadi wadah diskusi terbuka untuk membahas persoalan penyebaran hoaks, disinformasi, etika bermedia sosial, keamanan digital, serta pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi saat ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan besar berupa maraknya penyebaran berita palsu, ujaran kebencian, provokasi, dan manipulasi informasi yang dapat memengaruhi stabilitas sosial maupun pola pikir masyarakat.

Melalui forum ini, Milenial Tangerang Center berupaya menghadirkan edukasi yang mudah dipahami masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran publik agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Dalam pemaparannya, Riyan Hidayat selaku Anggota DPRD Provinsi Banten menegaskan bahwa literasi digital saat ini menjadi kebutuhan penting yang harus dimiliki seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital yang sangat cepat harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memahami, memilah, dan memverifikasi informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong maupun provokasi di media sosial.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong program edukasi digital melalui berbagai sektor, baik pendidikan formal, organisasi masyarakat, maupun komunitas kepemudaan.

“Saat ini informasi dapat menyebar begitu cepat tanpa batas. Jika masyarakat tidak memiliki kemampuan literasi digital yang baik, maka hoaks akan sangat mudah memengaruhi pola pikir dan memecah persatuan. Karena itu pemerintah harus hadir memberikan edukasi dan penguatan pemahaman kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Milenial Tangerang Center karena dinilai mampu menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk berdiskusi, menyampaikan aspirasi, dan meningkatkan wawasan mengenai perkembangan dunia digital.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang, Dr. Akhmad Farhan menjelaskan bahwa media sosial saat ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

Menurutnya, media sosial bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang penyebaran informasi, edukasi, promosi, bahkan pembentukan opini publik. Oleh karena itu, masyarakat harus memiliki kemampuan untuk memahami dan menyaring setiap informasi yang diterima.

Ia menekankan pentingnya budaya check and recheck sebelum menyebarkan informasi kepada orang lain agar tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks.

“Masyarakat harus mulai membiasakan diri memverifikasi informasi sebelum membagikannya. Jangan sampai media sosial digunakan untuk menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengajak generasi muda untuk memanfaatkan media sosial sebagai ruang kreativitas, inovasi, dan pengembangan potensi diri melalui konten-konten yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Intelkam Polresta Tangerang, Kompol Johan Armando yang diwakili oleh Ipda Adi Lukito menyampaikan materi mengenai keamanan digital dan dampak hukum dari penyebaran informasi palsu di media sosial.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital harus disertai dengan kesadaran hukum masyarakat, sebab setiap aktivitas di media sosial memiliki konsekuensi yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa menyebarkan informasi palsu, ujaran kebencian, maupun provokasi dapat menimbulkan keresahan dan berpotensi menimbulkan sanksi pidana.

“Media sosial bukan ruang bebas tanpa aturan. Semua pengguna memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban digital. Karena itu masyarakat harus bijak dalam membuat maupun menyebarkan informasi,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap informasi provokatif dan tidak mudah percaya terhadap berita yang belum jelas sumbernya.

Ketua Umum Milenial Tangerang Center, Riyan Ardiansah menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan produktif.

Menurutnya, pemuda saat ini merupakan kelompok yang paling aktif menggunakan media sosial sehingga memiliki pengaruh besar dalam membangun opini dan menyebarkan informasi di masyarakat.

Ia menilai bahwa tantangan terbesar generasi muda saat ini bukan hanya kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dalam memahami informasi yang beredar.

“Pemuda jangan hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi harus menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan edukasi, menjaga persatuan, dan melawan hoaks melalui informasi yang positif dan bermanfaat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan dialog publik ini merupakan bentuk komitmen Milenial Tangerang Center dalam menghadirkan forum diskusi yang edukatif, terbuka, dan solutif bagi masyarakat.

Menurutnya, MTC akan terus menjadi wadah aspirasi generasi muda dalam membahas berbagai isu sosial, pendidikan, teknologi, hingga perkembangan digital yang terjadi di tengah masyarakat.

Kegiatan dialog publik berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Hal tersebut terlihat dari tingginya antusiasme peserta dalam sesi tanya jawab yang membahas berbagai persoalan mulai dari penyebaran hoaks, keamanan data pribadi, etika bermedia sosial, hingga tantangan pemuda di era transformasi digital.

Melalui kegiatan ini, Milenial Tangerang Center berharap dapat memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, dan generasi muda dalam membangun budaya literasi digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Dengan terselenggaranya dialog publik ini, MTC berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya literasi digital sehingga mampu menciptakan ruang media sosial yang aman, kondusif, edukatif, dan bebas dari penyebaran disinformasi.

red24_KANU

Ribuan pelajar dari berbagai sekolah memadati lapangan dan tribun stadion. Dalam acara tersebut juga diluncurkan Aplikasi SIP PAUD PNF dan Aplikasi Cisadane (25/05/2026). Foto: Dok. molly/sorot24.id

sorot24.id| TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang meluncurkan dua aplikasi digital pendidikan bersamaan dengan pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N), dan Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat kota di Stadion Benteng Reborn, Senin (25/5/2026) pagi.

Dua aplikasi itu adalah Sistem Informasi Pendampingan PAUD dan PNF (SIP PAUD PNF) serta Aplikasi Cisadane, atau _Central Informasi Sistem Administrasi Data Edukasi Inklusif_.

“Ini ikhtiar kita memajukan pendidikan dan pelayanan publik berbasis digital,” kata Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin dalam sambutannya.

Sachrudin menegaskan O2SN, FLS2N, dan GSI bukan sekadar ajang mencari juara. “Ini ruang pembinaan karakter, pengembangan bakat, kreativitas, sportivitas, disiplin, serta semangat kompetisi yang sehat bagi para pelajar,” ujarnya.

Menurut dia, olahraga menempa anak menjadi disiplin dan tangguh. Sementara seni dan sastra mengasah kreativitas serta kecintaan pada budaya bangsa.

“Menang memang membanggakan, tetapi pengalaman, proses belajar, persahabatan, dan keberanian untuk terus berkembang jauh lebih berharga,” kata Sachrudin.

Pendidikan Inklusif Berbasis Data

Momen Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama dan Forkopimda menekan tombol peresmian pembukaan O2SN, FLS2N, GSI serta launching Aplikasi SIP PAUD PNF dan Cisadane di Stadion Benteng Reborn, Senin (25/5/2026). Foto: Dok.molly/sorot24id

SIP PAUD PNF dirancang untuk pendampingan, monitoring, evaluasi, serta pembinaan status PAUD dan pendidikan nonformal secara terpadu berbasis data.

Adapun Aplikasi Cisadane mengintegrasikan sekolah, Dinas Pendidikan, Unit Layanan Disabilitas, tenaga ahli, guru, hingga orang tua untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.

“Kehadiran kedua aplikasi ini bentuk komitmen Pemkot Tangerang menghadirkan layanan pendidikan yang modern, inklusif, adaptif, dan responsif,” ucap Sachrudin.

Ia menambahkan, “Kami ingin memastikan seluruh anak di Kota Tangerang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan berkualitas.”

Sachrudin juga mengapresiasi guru, kepala sekolah, pengawas, pelatih, hingga orang tua. “Pemkot Tangerang memastikan akan terus mendukung pengembangan potensi siswa demi mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

*Hadir Forkopimda*

Pembukaan dihadiri Wakil Wali Kota H. Maryono Hasan, Sekda H. Herman Suwarman, Ws. Kasdim 0506/Tangerang Mayor Inf. Heru Eko P, dan Kasat Samapta Polres Metro Tangerang Kota Kompol Ubai Dilah.

Tampak pula Kepala BPMP Banten Aria Ahmad Mangunwibawa dan Kasi Intelijen Kejari Kota Tangerang Anak Agung Made Suarja Teja Buana.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari melaporkan situasi selama kegiatan aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan jajaran Samapta.

O2SN, FLS2N, dan GSI merupakan agenda tahunan untuk menjaring bakat siswa di bidang olahraga, seni, dan sains.

red-molly

Buka Seminar Pendidikan PDNA di UNIMAR, Wabup Intan : Keluarga Harus Jadi Benteng Hadapi Potensi Resiko Laten Era Digital

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong dan menegaskan agar keluarga harus menjadi benteng utama dalam menghadapi potensi resiko laten era digital.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka sekaligus menjadi pembicara pada acara seminar pendidikan yang mengambil tema Keluarga Berdaya, Anak Berkualitas :

“Sinergi Pendidikan, Pengasuhan, dan Kesehatan di Era Digital”

Acara tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Tangerang di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin (UNIMAR) Tangerang, Minggu (24/05/26).

“Saat ini potensi risiko laten banyak dihadapi generasi muda, seperti krisis karakter, penurunan interaksi sosial yang sehat, hingga banjir disinformasi. Keluarga sebagai instrumen terkecil masyarakat memegang peranan krusial dan harus jadi benteng utama untuk mengatasinya,” tegas Wabup Intan.

Menurutnya, era digital telah membawa perubahan besar dalam cara belajar, berkomunikasi, dan bersosialisasi bagi generasi muda, khususnya generasi Z yang tumbuh bersama teknologi, kreatif, dan terbuka terhadap perubahan. Untuk itu, orang tua hari ini tidak hanya dituntut mendampingi pendidikan formal anak, tetapi juga mampu menjadi sahabat, pembimbing, dan teladan dalam penggunaan teknologi secara bijak. Di sini keluarga juga menjadi sekolah pertama dan utama bagi anak.

“Generasi muda tidak boleh berjalan sendiri tanpa arah dan pendampingan. Keluarga adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anak kita. Dukungan keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang unggul dan tangguh,” tandasnya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada segenap pengurus PDNA Kabupaten Tangerang serta seluruh civitas akademika UNIMAR atas inisiasi kolaborasi acara tersebut. Dia juga memberikan pesan kepada seluruh peserta khususnya para mahasiswa agar terus tidak pasif dan terlena dalam romansa dunia maya semata namun peran aktif dan karya nyatanya bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Lanjut dia, era digital tidak boleh membuat generasi muda kehilangan nilai-nilai agama, budaya, dan kepedulian sosial.

“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Jangan hanya menjadi generasi yang aktif di media sosial, tetapi juga harus aktif dalam pengembangan diri, organisasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Jadilah generasi muda yang kritis namun tetap santun, cerdas namun tetap rendah hati, serta mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat,” pungkas Wabup Intan.

Sementara itu, Rektor UNIMAR Tangerang, Jaka Supriyanta mengungkapkan apresiasinya atas lonjakan keberpihakan anggaran beasiswa Pemkab Tangerang yang disalurkan melalui UNIMAR, khususnya bagi para guru PAUD. Lanjut dia pada tahun 2025 UNIMAR mendapatkan kuota 88 beasiswa dan untuk Tahun 2026 ini, UNIMAR mendapatkan 150 kuota beasiswa dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang.

“Baru di UNIMAR ada skema beasiswa seprogresif ini dari Kabupaten Tangerang. Luar biasa Pak Bupati, Pak Maesyal dengan Ibu Wakil Bupati Ibu Intan. Beliau berdua betul-betul konsen di dalam mengembangkan pendidikan dan memajukan kualitas SDM di wilayah ini,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/50-Prokopim/V/2026. (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Bupati Tangerang Lepas Jalan Santai dan Teken MoU Kerja Sama Pendidikan

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid didampingi Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara resmi melepas kegiatan jalan santai yang digelar Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Tangerang di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang (Puspem), Minggu (24/5/26).

Selain melepas peserta jalan santai, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) dalam bidang Tri Dharma perguruan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi oleh Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan guna meningkatkan kualitas SDM yang mampu bersaing di era digital dan globalisasi.

“Pemerintah daerah terus membuka peluang untuk peningkatan kualitas pendidikan bagi para anak-anak agar mereka bisa terus sekolah dan bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia berharap kerja sama dengan UICI segera bisa diimplemalentasikan lebih lanjut sehingga anak-anak beprestasi namun menghadapi keterbatasan ekonomi dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi melalui program beasiswa.

“Kami berharap kerja sama dengan UICI
ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas kesempatan pendidikan dan pengembangan kompetensi generasi muda,” imbuhnya.

Pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut yang dinilai tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, namun juga mendorong kolaborasi strategis di bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan dalam mencetak generasi unggul Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/50-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Acara Pelepasan Siswa SMKS Gema Bangsa Kecamatan Cisoka di Hadiri Bupati Kabupaten Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – SMKS Gema Bangsa Cisoka melepas siswa lulusan tahun 2026. Acara yang di hadiri oleh Bupati Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid ini diselenggarakan, Sabtu,23 Mei 2026 .

Kepala Sekolah SMKS (Sekolah Menengah Kejuruan Swasta) Gema Bangsa Kecamatan Cisoka,Ustaz Jamaludin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas hadirnya Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, pada acara pelepasan siswa SMKS Gema Bangsa .

Ustaz Jamaludin menyampaikan sejak sekolah yang dipimpinnya berdiri,baru tahun ini acara pelepasan siswanya dihadiri Bupati Tangerang dan dirinya sangat bersyukur karena kehadirannya menjadi ‘suplemen’ motivasi dan semangat bagi seluruh civitas akademika agar meningkatkan prestasinya.

“Terima kasih pa Bupati kami sangat bersyukur dan terharu,akhirnya setelah sekolah ini berdir,Alhamdulillah baru tahun ini acara pelepasan siswanya dapat dihadiri oleh bapak, semoga pa Bupati selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam memimpin Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ucap Ustaz Jamaludin saat menyampaikan sambutanya.

Sementara itu Bupati Tangerang dalam kata sambutannya menyampaikan motivasi bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memasuki kehidupan yang lebih luas dan penuh tantangan. Dunia saat ini membutuhkan lulusan yang benar-benar kreatif, inovatif, tangguh, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

“Hari ini bukan sekadar acara perpisahan, tetapi menjadi momentum penting yang menandai awal perjalanan baru bagi para siswa. Lulusan SMK ini harus kreatif, inovatif, tangguh agar siap menghadapi dunia kerja dan cepat beradaptasi dengan perkembangan jaman,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia berharap para lulusan SMKS Gema Bangsa mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika dan semangat belajar yang tinggi. Bupati juga berpesan kepada para lulusan agar terus menjaga semangat, menghormati orang tua dan guru, serta terus berusaha meraih cita-cita dengan penuh kejujuran dan kerja keras.

“Lulusan SMK ini, memang disiapkan untuk langsung kerja maupun bisa mandiri menciptakan usaha. Namun yang utama adalah jadilah generasi yang membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” tandasnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia guna menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.

Selain itu, ia turut mengapresiasi peran guru dan orang tua yang telah mendampingi para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.

“Kepada para guru dan orang tua, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan doa yang telah diberikan kepada anak-anak kita,” pungkasnya.

red24_J.U

Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen Gogot Suharwoto (tengah) memberikan keterangan pers soal aturan baru usia masuk SD usai acara Komitmen Bersama SPMB Ramah di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026).dok/istimewa 

sorot24.id | JAKARTA — Kabar baik bagi orang tua yang anaknya belum genap 7 tahun tapi sudah siap sekolah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan anak di bawah 7 tahun kini bisa masuk Sekolah Dasar (SD) dengan syarat tertentu.

Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen Gogot Suharwoto menegaskan aturan ini sudah resmi lewat Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

“Kuncinya adalah anak siap untuk mengikuti pembelajaran di SD. Jadi tidak harus tujuh tahun, tidak harus punya ijazah TK,” kata Gogot usai penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah di Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026).

Ini 2 Syarat Wajibnya:

1. Surat Keterangan Kesiapan dari Psikolog Terpercaya membuktikan anak siap fisik dan mental untuk belajar di SD.

2. Surat Rekomendasi Dewan Guru jika tidak ada surat psikolog, bisa pakai rekomendasi dari sekolah SD yang dituju. Aturan ini ada di Pasal 11 ayat 7 Permendikdasmen No. 3 Tahun 2025.

Selain itu, anak tersebut harus memiliki kecerdasan atau bakat istimewa.

Wakil Ketua Komisi X DPR Himmatul Aliyah mendukung penuh kebijakan ini. Menurutnya, usia tidak boleh jadi penghalang anak masuk sekolah. “Kecerdasan anak bervariasi. Ada yang sudah siap belajar pada usia lima atau enam tahun,” ujarnya.

Meski aturan dilonggarkan, Kemendikdasmen tetap memprioritaskan anak berusia 7 tahun untuk masuk SD.

red24

Wabup Intan Resmikan Ruang Kelas Baru SMP Riyadlul Jannah Boarding School Kresek

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri sekaligus meresmikan ruang kelas baru SMP Riyadlul Jannah Boarding School Kecamatan Kresek, Kamis (21/05/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Riyadlul Jannah atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun dunia pendidikan, khususnya pendidikan yang berbasis nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter generasi muda.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, kami ucapkan selamat kepada SMP Riyadlul Jannah Boarding School Kresek atas ruang kelas barunya dan apresiasi juga kepada pihak yayasan yang terus peduli menghadirkan ruang kelas yang aman dan nyaman bagi para siswa-siswinya,” ujar Wabup Intan

Menurut dia, peresmian ruang kelas baru tersebut bukan hanya acara seremonial semata, namun juga merupakan simbol semangat dan komitmen bersama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Sarana pendidikan yang memadahi merupakan salah satu pondasi penting untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif dan nyaman.

“Peresmian ruang kelas baru ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan simbol semangat bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang. Sarana pendidikan yang memadai merupakan salah satu fondasi penting untuk menciptakan proses belajar-mengajar yang nyaman, efektif, dan mampu melahirkan generasi unggul, berakhlakul karimah, serta berdaya saing,” jelasnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen meningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan sektor pendidikan dan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak lainnya untuk menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas baik formal maupun nonformal.

“Pemerintah daerah tidak mungkin berjalan sendiri, kami juga terus mendorong pihak lainnya untuk berkolaborasi menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas, baik formal dan nonformal agar anak-anak Kabupaten Tangerang bisa menjadi generasi penerus yang tangguh, berkarakter dan mampu bersaing nantinya,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat menuntut ilmu, hormat kepada guru dan orang tua serta memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Gunakan kesempatan belajar ini dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, serta isi masa muda dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala SMP Riyadlul Jannah Boarding School, Abdul Rojak menyampaikan bahwa sekolah SMP Riyadlul Jannah Boarding School berdiri sejak tahun 2023 dan saat ini telah memiliki ratusan siswa. Pihaknya berharap ruang kelas yang baru bisa memberikan kelancaran dan kenyamanan dalam proses belajar mengajar di sekolah.

“Kehadiran ruang kelas baru diharapkan mampu menunjang kebutuhan belajar mengajar serta mendukung pengembangan pendidikan di lingkungan pesantren. Selain itu kualitas pendidikan di SMP Riyadlul Jannah Boarding School semakin meningkat dan mampu mencetak generasi muda yang unggul, religius, dan siap bersaing di masa depan,” ujarnya.

Selain peresmian ruang kelas baru, kegiatan juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas pendukung pendidikan sebagai simbol komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Tangerang.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/44-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Potret Buram Sekolah di Kabupaten Tangerang : SDN Prahu Satu Tak Bertuan Gedung Sekolah Menjadi Saksi Bisu Kemanakah Larinya Anggaran Perawatan ?

sorot24.id | TANGERANG – SDN Prahu Satu dibiarkan “tak bertuan”,padahal gedungnya masih berdiri, ruang kelas layak masih bisa dipakai dan siswa di Sukamulya masih butuh tempat belajar.

Pada kenyataannya yang terjadi sebaliknya,perawatan nihil,halaman kotor, fasilitas rusak perlahan seiring waktu berjalan.Dan Aset Negara dibiarkan “Diam Membisu” .

SDN Prahu Satu, nasibmu kini … “tak bertuan” . foto/dok : istimewa. [red24] .
Kondisi bangunan SDN Prahu Satu belum masuk kategori rusak berat. Artinya, dengan perawatan rutin dan perbaikan kecil, sekolah ini masih bisa dipakai penuh.

Namun real nya kondisi dilokasi sekolah, tak seindah mata memandang. Tidak ada perawatan berarti. Cat mengelupas, saluran air mampet, lingkungan tidak dirawat. Bilamana di biarkan,kerusakan kecil jadi besar dan akhirnya biaya perbaikan pun ikut membesar.

“Miris melihat keadaan sekolah yang terbengkalai di kabupaten Tangerang. SDN Prahu Satu yang masih layak untuk digunakan, namun dibiarkan terbengkalai tak terurus. Sementara masih banyak yang membutuhkan sarana yang lebih layak,” kata warga setempat yang tak ingin disebutkan namanya.

Inilah Potret Buram Sekolah di Kabupaten Tangerang .Di satu sisi ada sekolah kekurangan ruang kelas dan mebeleur,di sisi lain ada gedung sekolah yang sengaja dibiarkan “mati berdiri”.

Perawatan Sekolah Dasar adalah tanggung jawab bersama Pemdes Prahu dan Dinas Pendidikan Kab.Tangerang. Dana BOS untuk pemeliharaan rutin juga turun tiap tahun. Terkesan ada unsur pembiaran. Lalu “lari” kemanakah anggaran perawatan itu ?

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dan Pemdes Prahu harus segera turun, jangan biarkan sekolah layak pakai, menjadi rusak dan akhirnya tak layak pakai,hanya karena “mengincar” anggaran yang lebih besar.

red24

Tutup Festival Literasi Tangerang Gemilang,Wabup Intan Dorong Transformasi Perpustakaan Yang Menarik,Modern dan Berwarna

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong transformasi perpustakaan untuk lebih menarik dan berwarna guna meningkatkan minat dan kujungan generasi muda, khususnya Gen Z dan Apha Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut diutarakan, Wabup Intan saat menutup Festival Literasi Tangerang Gemilang Tahun 2026 di Halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah. Kamis, (21/05/26).

“Saya minta berubah semua, supaya perpustakaan itu bisa lebih menarik, modern, lebih berwarna, dan penataannya lebih enak serta nyaman. Kalau zaman sekarang anak-anak bilangnya Instagramable,” ujar Wabup Intan.

Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan pentingnya literasi sebagai budaya dan kebutuhan dalam memahami informasi dan berita yang beredar di masyarakat.

“Literasi sebagai budaya dan kebutuhan dalam memahami setiap informasi itu sangat penting agar kita mampu berpikir kritis, kreatif, cerdas dan membangun karakter yang berkualitas,” tandasnya.

Menurut dia, kemampuan berpikir kritis dan cerdas bukan hanya membaca dan mudah percaya informasi berdasarkan judul atau cuplikan singkat di media sosial yang sering kali menimbulkan misinformasi yang merugikan dan membahayakan keharmonisan. Untuk itu kemampuan berpikir cerdas dan kritis itu harus dibangun dengan membaca dan melihat sebuah berita secara utuh dan valid kebenarannya.

“Berpikir kritis itu bukan hanya membaca dan mudah percaya berita yang sepotong-potong di media sosial, tapi kemampuan dan keterampilan untuk memahami berita atau informasi secara utuh dan cek kebenarannya,” tandasnya.

Dia juga berharap kegiatan tersebut bisa meningkatkan minat baca masyarakat, kreatifitas dan mendorong munculnya karya-karya literasi yang dibuat oleh generasi muda serta menjadikan perpustakaan semakin aktif berperan sebagai pusat pembelajaran.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap minat baca masyarakat semakin meningkat, perpustakaan semakin aktif menjadi pusat pembelajaran, dan generasi muda semakin terdorong untuk berkarya serta berprestasi,” tandasnya.

Wabup Intan juga mendorong Dinas Perpusip untuk lebih berani dan rutin menggelar kegiatan yang dapat meningkatkan minat baca dan kreatifitas generasi muda, khususnya anak-anak sekolah.

“Untuk memacu kreativitas, Saya usul agar tahun depan, Dinas Perpusip bisa adakan lomba menulis bagi anak sekolah. Karya-karya terbaik nantinya akan dicetak dan dijadikan koleksi resmi di Perpustakaan Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Dia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, para panitia, komunitas literasi, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik dan menarik.

“Kepada seluruhnya, saya berharap festival ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berbagi pengetahuan, meningkatkan kreativitas, dan memperluas wawasan,” pungkasnya.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan talkshow bersama Maman Suherman (Kang Maman) dan Shahnaz Haque, penyerahan piagam penghargaan, pameran dan persembahan tarian dan lagu dari anak-anak.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/42-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL