‎Sudah Seminggu Kerusakan Jembatan Kali Baru Belum Terlihat Adanya Tanda – Tanda Perbaikan

sorot24.id | TANGERANG – Kerusakan jembatan Kali Baru yang menghubungkan 2 Kecamatan yakni Pakuhaji dan Teluknaga sudah hampir 1 Minggu. Namun belum terlihat adanya tanda-tanda perbaikan.

‎Pantauan disekitar lokasi hanya terpasang spanduk himbauan untuk kendaraan bertonase berat dilarang melintas di jembatan tersebut. Dampaknya kemacetan terurai hingga puluhan kilo meter.

‎Koordinator Himpunan Mahasiswa Tangerang Utara Boy Dowi mengatakan selain berdampak pada kemacetan, tentu juga berdampak pada buruh pabrik dan siswa-siswi sekolah.

‎“Karena jembatan itu menjadi akses utama arus ekonomi, dan pendidikan masyarakat Pakuhaji dan Teluknaga,” ucap Boy, Senin 13 April 2026.

‎Boy mengungkapkan dari sisi historis jembatan Kalibaru tersebut dibangun dan dirancang pada tahun 1985 di era Bupati Tangerang Tadjus Sobirin.

‎“Jembatan Kalibaru ini untuk beban tonase rendah, namun hari ini dipergunakan oleh kendaraan bertonase berat sehingga pada akhirnya jembatan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah,” ungkapnya.

‎Boy mendesak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Tangerang pada Dinas PUPR Provinsi Banten segera bertindak memperbaiki jembatan Kalibaru.

‎“Kami minta kepada UPT pada dinas PUPR Provinsi Banten agar segera menanganinya dengan cepat, sebelum keadaannya semakin parah dan menimbulkan korban jiwa,” tandasnya.

red24_RAS

Serahkan Policy Brief ke Wamendiktisaintek,BEM Banten Bersatu dan BEM PTNU : Bongkar Praktik Pungli KIP Kuliah

‎​sorot24.id | SERANG – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu dan BEM PTNU Wilayah Banten secara resmi menyerahkan dokumen Policy Brief kepada Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek). Penyerahan ini merupakan respons atas temuan berbagai persoalan sistemik dalam implementasi Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di wilayah Provinsi Banten. Senin,13 April 2026 .

‎​Meskipun KIP Kuliah dirancang sebagai instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan tinggi, fakta di lapangan menunjukkan adanya penyimpangan yang mengkhawatirkan.

BEM Banten Bersatu dan BEM PTNU Wilayah Banten. foto/dok : istimewa .[red24] .
‎Koordinator BEM Banten Bersatu, M. Abdurrahman, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas carut-marut pendidikan di Banten. Ia menyoroti adanya dugaan penyalahgunaan jabatan oleh oknum kampus yang melakukan pemotongan dana KIP Kuliah secara langsung.

‎​”Sangat miris, kami menemukan fakta adanya kampus yang memotong dana bantuan mahasiswa. Per hari ini, oknum-oknum pelaku pemotongan tersebut bahkan masih berkeliaran di lingkungan kampus tanpa sanksi tegas,” tegas Abdurrahman.

‎​Lebih lanjut, muncul indikasi keterlibatan oknum birokrasi yang lebih luas. Berdasarkan pengakuan salah satu tenaga pendidik, terdapat indikasi “permainan” koordinasi antara lembaga pendidikan dengan oknum di tingkat LLDIKTI terkait setoran dana KIP Kuliah dengan nominal tertentu.

‎Senada dengan hal tersebut, Koordinator Wilayah BEM PTNU Banten, Ilham Rizafi, menilai bahwa persoalan ini mencerminkan krisis struktural yang serius. ​

“Permasalahan ini menunjukkan adanya celah lebar dalam sistem. Ketika mahasiswa yang benar-benar berhak justru terabaikan, sementara yang tidak layak bisa lolos, artinya negara gagal memastikan keadilan distribusi. Ini adalah bentuk pelanggaran yang tidak bisa ditoleransi,” ujar Ilham.

‎Dalam dokumen yang diserahkan, kedua aliansi mahasiswa menguraikan lima pokok permasalahan utama :

‎​1. Adanya jarak kuota yang tidak proporsional antara PTKIN dan PTKIS.

‎​2. Ketidaktepatan sasaran akibat lemahnya validasi data penerima.

‎​3. Maraknya pemotongan dana bantuan oleh oknum internal kampus.

‎​4. Lemahnya mekanisme pengaduan yang aman bagi mahasiswa pelapor (whistleblower).

‎​5. Mendesak dilakukannya audit menyeluruh oleh LLDIKTI dan lembaga terkait atas aliran dana pendidikan.

‎Sebagai solusi konkret, BEM Banten Bersatu dan BEM PTNU Wilayah Banten mendesak pemerintah untuk segera melakukan penyesuaian kuota berbasis kebutuhan riil, mengintegrasikan data lintas kementerian, serta melakukan audit rutin melalui lembaga independen.

‎​“Pendidikan adalah hak setiap warga negara, bukan hak istimewa (privilese). Kami menuntut tindakan tegas bagi seluruh pelaku penyimpangan demi keadilan sosial bagi mahasiswa kurang mampu di Banten,” tutup pernyataan bersama tersebut.

red24_RAS

Mahasiswa Manajemen UNPAM Serang Ikuti Program Internasional Perkuat Kolaborasi Global

sorot24.id | TANGERANG – Program Studi Manajemen Universitas Pamulang (UNPAM) PSDKU Serang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan melalui kegiatan International Inbound Student Mobility yang dilaksanakan pada Selasa, 7 April 2026, bertempat di Gedung Viktor Lantai 8, Universitas Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama internasional yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Malaysia, yaitu Universiti Malaysia Sarawak, Universiti Teknikal Malaysia Malaka, Universiti Malaysia Terengganu, dan Universiti Kebangsaan Malaysia.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas akademik mahasiswa sekaligus memperluas wawasan global dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dalam agenda tersebut, Program Studi Manajemen UNPAM PSDKU Serang mengirimkan dua mahasiswa terpilih, yakni Rifa Fauzatul Husnah dan Alfatha Abda. Keduanya berkesempatan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari diskusi akademik, pertukaran wawasan, hingga pengenalan budaya dan sistem pendidikan internasional.

Ketua Program Studi Manajemen UNPAM PSDKU Serang menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan daya saing mahasiswa di tingkat global.

“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik internasional, tetapi juga meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya serta memperluas jaringan global,” ujarnya.

Lebih lanjut, kerja sama dengan universitas di Malaysia ini diharapkan dapat menjadi pintu pembuka bagi kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu peserta, Rifa Fauzatul Husnah, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti program tersebut.

“Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami dapat belajar langsung dari lingkungan internasional serta memahami perbedaan budaya dan sistem pendidikan,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Alfatha Abda yang menilai kegiatan ini memberikan dampak positif dalam pengembangan diri mahasiswa. Menurutnya, program ini mampu meningkatkan rasa percaya diri serta kesiapan menghadapi persaingan global di masa depan.

Dengan terselenggaranya kegiatan International Inbound Student Mobility, Program Studi Manajemen UNPAM PSDKU Serang semakin mempertegas perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif dalam membangun jejaring internasional.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.

red24_RG

Bupati Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026

sorot24.id | JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meraih penghargaan sebagai top pembina BUMD pada ajang BUMD Award 2026 yang digelar di Dian Ballroom Hotel Raffles, Senin (13/04/26) .

Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan rasa syukurnya, selain raihan prestasi sebagai Top Pembina BUMD juga keberhasilan BUMD milik Pemkab Tangerang yang menyabet penghargaan pada ajang BUMD Award 2026.

“Ada tiga institusi lembaga yang mendapatkan penghargaan. Yang pertama adalah PDAM Tirta Kertaraharja, PT. LKM Artha Kerta Raharja dan PT. BPR Kerta Raharja Gemilang. Alhamdulillah, tiga-tiganya mendapatkan penghargaan tahun 2026 ini dari Top Business dan dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaannya adalah Top BUMD,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menandaskan bahwa keberhasilan meraih penghargaan pada ajang Top BUMD Award 2026 tersebut diharapkan dapat menjadi pelecut motivasi dan inovasi bagi BUMD untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan kepada masyarakat .

“Penghargaan ini tentu memberikan semangat untuk memotivasi kami, pemerintah dan juga BUMD untuk terus meningkatkan kinerjanya bagi kepentingan masyarakat. PDAM kita akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dari sisi air bersih, dari BPR dan LKM kita juga meningkatkan pelayanan dari sisi perbankan,” ujarnya.

Dia juga menyapaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran BUMD, khususnya kepada Perumdam TKR yang berhasil meraih penghargaan sebanyak 7 kali beruturut-turut. Untuk tahun ini Perumdam TKR menyabet 4 penghargaan pada ajang BUMD Award 2026 tersebut .

“Syukur alhamdulillah, di hari ulang tahun ke-50 ini, Perumdam TKR mendapatkan penghargaan ke-7 kalinya. Tahun ini PDAM kita meraih 4 penghargaan, kategori Top Pengawas BUMD, Role Model BUMD, Top Kinerja NRW (Non-Revenue Water) dan kategori Top CEO BUMD pada ajang BUMD Award 2026,” imbuhnya .

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan selamat kepada BUMD peraih penghargaan atas kinerja yang telah ditunjukan selama ini yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Selamat kepada BUMD Kabupaten Tangerang, Perumdam TKR, BPR dan LKM. Terima kasih atas kinerja yang telah dijalankan selama ini dan berdampak luas bagi masyarakat. Terima kasih juga atas dukungan sinergi dari masyarakat yang membuat kami termotivasi untuk memberikan yang terbaik,” pungkasnya .

red24_DL

Launching Kongres BM PAN ke – VII : Digelar Juli 2026 Pendaftaran Calon Ketua Umum Resmi Dibuka

sorot24.id | JAKARTA – BM PAN (Barisan Muda Penegak Amanat Nasional) secara resmi launching pelaksanaan Kongres BM PAN ke – VII . Minggu Malam, 12 April 2026 di Prosa Studio kawasan Ampera, Jakarta Selatan. Pengumuman ini menjadi penanda dimulainya rangkaian agenda menuju forum tertinggi organisasi yang akan digelar pada 9–11 Juli 2026 di Hotel Marbella, Anyer, Banten.

Kongres BM PAN ke-VII . foto/dok : dppbmpan . [red24]

Kegiatan launching tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BM PAN, Sigit Purnomo Said (Pasha), didampingi oleh Sekretaris Dewan Kehormatan BM PAN Iswari Mukhtar, Sekjen BM PAN Slamet Ariyadi, Bendum BM PAN, Husmaludin, Ketua Steering Committee (SC) Abdul Munir Sara, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Achmad Qayyimel Alofi, Ketua Organizing Committee (OC) Muhammad Firman, serta BPH (Badan Pengurus Harian) DPP BM PAN .

Launching Kongres BM PAN ke-VII bersama Badan Pengurus Harian DPP BM PAN.foto/dok : dppbmpan [red24]

Dalam momentum tersebut, Ketua Panitia Pemilihan secara resmi mengumumkan tahapan pendaftaran calon Ketua Umum BM PAN yang akan dibuka pada 19 April hingga 17 Mei 2026.

‎“Salah satu persyaratan utama bagi bakal calon adalah memperoleh dukungan minimal dari empat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BM PAN.” ujar Lofi.

‎Sementara itu,Ketua Panitia Pengarah (SC),Abdul Munir Sara, mengungkapkan bahwa dinamika menuju Kongres BM PAN ke – VII sudah mulai menguat dengan tingginya antusiasme kader. Hingga saat ini, terdapat sekitar enam hingga tujuh kandidat potensial yang mulai muncul dan menyatakan kesiapan untuk berkompetisi.

‎“Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi dari kader. Ada sekitar enam sampai tujuh kandidat kuat yang mulai muncul. Pada Kongres kali ini, kami juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kader dari unsur PAN, karena BM PAN merupakan organisasi yang inklusif,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua OC Muhammad Firman menyampaikan kesiapan panitia menyelenggarakan kongres secara optimal. Pemilihan lokasi di Anyer, Banten, juga memiliki makna historis sebagai bagian dari refleksi peradaban awal bangsa Indonesia.

‎“Kami siap memberikan yang terbaik untuk penyelenggaraan Kongres BM PAN ke – VII . Lokasi di Banten dipilih bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga sebagai pengingat nilai-nilai sejarah dan peradaban bangsa,” jelasnya.

‎Kongres BM PAN ke – VII diharapkan menjadi momentum strategis tidak hanya dalam pergantian kepemimpinan, tetapi juga sebagai ajang konsolidasi nasional organisasi, penguatan ideologi, serta penegasan peran pemuda dalam menjawab tantangan pembangunan, termasuk dalam mendukung arah kebijakan nasional di sektor strategis seperti ketahanan pangan.

‎Melalui penyelenggaraan kongres ini, BM PAN mengajak seluruh kader di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan, guna memastikan proses demokrasi yang sehat, transparan, dan berintegritas.

Siaran PRESS : DPP BM PAN

red24_KANU

Benarkah KMP Adalah Koperasi ?

Oleh : Defiyan Cori
Ekonom Konstitusi

sorot24.id | JAKARTA – Judul diatas bukanlah pertanyaan retoris dari proses pendirian Koperasi Merah Putih (KMP) di desa-desa yang massif. Sebab, jika prinsip pendirian badan hukum koperasi dilanggar tidak hanya KMP yang konyol atau tak masuk akal (absurd) . Melainkan,arah dan tujuan Asta Cita Presiden ke-8 Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto akan berujung kegagalan sebagaimana halnya visi-misi Trisakti dan Nawacitanya Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Selanjutnya, ketika sejak awal telah melanggar, maka akan cenderung selalu melakukan pelanggaran dan penyimpangan prinsipil. Khususnya, terkait misi utama yang terdapat dalam urutan ke-1 dari dokumen Visi-Misinya , yaitu untuk memperkokoh Ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia (HAM). Secara struktural, Presiden RI Prabowo Subianto akan memperbaiki sistem perekonomian dengan cara mengatasi permasalahan ketimpangan penguasaan ekonomi nasional untuk mencapai kemandirian bangsa.

Cara pandang atau paradigma yang kuat dari Presiden RI Prabowo Subianto menata “diri sendiri” ini harus konsisten dijalankan sebagai agenda pembangunan selama periode lima (5) tahun mendatang. Kebijakan untuk menata struktur perekonomian bangsa dengan mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif serta mengembangkan agro-maritim industry (pertanian, peternakan,perkebunan, perikanan dan kelautan) di sentra produksi melalui peran aktif koperasi ditegaskan pada misi butir ke-3 Asta Cita.

Artinya, ada komitmen kuat dalam menata secara sistemik perekonomian bangsa melalui pembenahan kelembagaannya berdasar perintah Pasal 33 UUD 1945 agar terdapat peningkatan nilai tambah (added value) produkdi di dalam negeri untuk tujuan kemandirian ekonomi bangsa dan negara. Keberhasilan pencapaian visi-misi Asta Cita ini hanya akan terjadi apabila didukung oleh pendekatan pemusatan SDM (people centered) stabilitas politik serta pertahanan dan keamanan nasional.

Modal Sukarela dan Bukan Utang

Pemerintah cq. Kementerian Koperasi semestinya tidak harus mendirikan koperasi baru seperti Koperasi Merah Putih (KMP), apalagi jumlahnya sampai 80.000 unit. Untuk apa ? Apalagi menurut catatan Kemenkop UKM, terdapat 1.500 koperasi baru tahun 2024 yang didaftarkan sehingga total koperasi aktif di Indonesia telah mencapai 131.617 unit. Justru angka ini menunjukkan semakin tingginya tingkat partisipasi masyarakat menolong dirinya sendiri (self help) dan mandiri melalui model entitas ekonomi koperasi sebagai solusi untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Lalu, apa kebijakan strategis dan program yang harus dijalankan oleh pemerintah untuk mengatasi agar penyimpangan tidak semakin jauh dan menjadi kebiasaan yang justru memperburuk situasi dan keadaan perekonomian dan kesejahteraan rakyat Indonesia? Salah satunya adalah dengan mengembalikan peran dan fungsi Koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Sebab, selama 26 tahun era reformasi (1998-2024), perhatian pemerintah pada kelompok UMKM ini masih setengah hati, apalagi dalam hal mengembangkan dan memajukan Koperasi. Padahal, Koperasi merupakan entitas ekonomi yang tak terpisahkan dari mandat Pasal 33 UUD 1945.

Namun, apapun bentuk badan hukumnya harus ada apa yang jadi kegiatan usaha/bisnis inti (core business) lebih dahulu. Bukanlah uang sebagai faktor utama, tetapi manusia dan usahanya. Kecuali badan hukum Yayasan yang dapat mnerima dana hibah atau utang lalu diberikan ke KMP atau badan hukum usaha lainnya. Tentu, ini berpotensi atau cara lain melakukan tindak pidana korupsi. Apabila bisnis dioperasikan dari utang, lalu digunakan untuk pembangunan gedung serta dibelikan segala macam peralatan dan perlengkapan bukankah ini menjadi pos pengeluaran ?

Pembentukan KMP secara massif dan terburu-buru hanya akan menambah jumlah unit koperasi menjadi 211.617 unit. Sementara,proses pembentukannya yang dari atas (top down) jelas melanggar prinsip menolong diri sendiri (self help) dan sukarela atau partisipatif (bottom up) dari lembaga koperasi itu sendiri. Prinsip inilah yang telah ditegakkan dimasa kolonialisme Belanda dan kapitalisme VOC yang menindas dan menghisap bumi putera melalui pendirian Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Kemudian, publik mengenal secara luas sebagai sebuah lembaga keuangan berbentuk perbankan yang dulunya terbentuk dari usaha bersama menolong diri sendiri (self help).

Kedua lembaga keuangan perbankan inilah cikal bakal upaya bumi putera untuk menolong diri sendiri (self help) melepaskan para anggotanya yang terjerat rentenir VOC – Belanda. Kehadiran BRI dan BNI dalam perspektif self help ini tidak bisa dilepaskan dari peran penting Raden Bei Aria Wirjaatmadja dan Raden Margono Djojohadikoesoemo (kakek Presiden RI Prabowo Subianto). Tidak lain bertujuan, mengangkat harkat dan martabat rakyat Indonesia yang menderita secara ekonomi dan politik. Tanpa usaha yang jelas, sementara modal bersumber dari utang perbankan, darimanakah KMP akan membayar cicilannya ?

Jadi, logika Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi (digantikan Fery Juliantono) membangun 80.000 unit KMP seperti caranya “bandung bondowoso” jelas tidak memahami prinsip perkoperasian. Koperasi yang dibentuk secepat kilat dan mengindahkan prinsip pendiriannya secara partisipatif hanya akan menghambur-hamburkan uang negara. Lebih sesat pikir lagi, jika Koperasi Kelurahan Merah Putih atau Koperasi Desa Merah Putih (KKMP atau KDMP) diminta mengajukan pinjaman hingga Rp 3 miliar. Kebijakan pinjaman tersebut telah diatur oleh Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 49 Tahun 2025 (PMK 49/2025).

Dalam ketentuan PMK 49/2025 skema pinjaman dilakukan dengan ketentuan plafon pinjaman paling banyak Rp 3 miliar per KKMP atau KDMP. Tingkat suku bunga margin atau bagi hasil yang diberlakukan kepada penerima pinjaman sebesar paling lama 72 bulan. Sementara masa tenggang pinjaman yang diajukan berlaku selama 6 bulan atau paling lama 8 bulan dan periode pembayaran angsuran dilakukan secara bulanan. Plafon pinjaman yang dapat dipergunakan untuk belanja operasional paling banyak sebesar Rp 500 juta. Apakah benar yang mendesak dibutuhkan oleh Koperasi modal uang dari pihak perbankan atau pihak ketiga ?

Pendekatan kebijakan skema pembiayaan seperti ini jelas akan menjerumuskan koperasi ke arah korporasi swasta yang tergantung pada modal pinjaman pihak ketiga. Keberadaan (eksistensi) Koperasi yang didirikan melalui model kapitalisme bukan dengan prinsip menolong diri sendiri (self help) dan sukarela tidak akan memberikan banyak manfaat dan kesejahteraan bagi para anggotanya sebagai pemilik. Tujuan kesejahteraan anggota ini harus diterapkan melalui pengembangan partisipasi anggota sesuai dengan kepentingan ekonomi yang sama.

Metode pemupukan modal koperasi seharusnya berasal dari partisipasi simpanan pokok saat menjadi anggota dan simpanan wajib yang dibayarkan secara periodik. Penerapan paradigma dan prinsip secara konsisten dapat dibuktikan oleh data koperasi berkinerja baik dan positif serta meraih keberhasilan pertumbuhan anggota, tidak saja peningkatan ekonomi dan keuangannya saja. Namun, pertumbuhan modal dan perkembangan anggota koperasi juga berasal dari kegiatan usaha rill yang dikelola secara profesional berdasar prinsip manajemen modern.

Sebagaimana kinerja positif manajerial itu telah ditunjukkan oleh Koperasi Karyawan Semen Gresik, di Jawa Timur pada tahun 2023. Dengan total anggota sejumlah 3.883 orang, karyawan 512 orang, dan 66 kantor cabang telah memiliki harta kekayaan (asset) sejumlah Rp1,24 triliun dan nilai total penjualan (omzet) Rp1,74. Ada juga, KPSBU (Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara) Lembang, Jawa Barat yang berdiri sejak 1979, memiliki 7.500 peternak anggota dengan populasi sapi perah sekitar 21.000 ekor. Setiap hari, koperasi ini memproduksi lebih dari 100 ton susu serta bisa diharapkan untuk mensukseskan program makan bergizi gratis (MBG) pemerintah.

Oleh karena itu, yang dibutuhkan oleh Koperasi melalui kebijakan per-Undang’Undangan adalah kesetaraan perlakuan dan ekosistem berusaha yang adil dengan korporasi swasta. Bukan skema utang yang justru melecehkan prinsip perkoperasian dan para pegiat koperasi. Pola pikir Budi Arie Setiadi harus diperbaiki karena ke tidak pahamannya ! Apabila kebijakan skema utang ini diteruskan, maka koperasi yang merupakan visi-misi Asta Cita akan gagal seperti halnya kegagalan dengan pola yang sama pada pemerintahan terdahulu. Uang hilang dan koperasi terjerat utang.

red24

‎Angin Puting Beliung Terjang Sindang Jaya Tiga Rumah Rusak Berat

‎​sorot24.id | TANGERANG – Hujan deras disertai angin kencang yang diduga puting beliung menerjang Kampung Badak, Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 18.12 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan parah.
‎​
‎​Bencana tersebut terjadi secara tiba-tiba sesaat setelah warga menunaikan salat Magrib. Dalam waktu singkat, angin kencang menyapu area permukiman dan merobohkan sejumlah pohon besar di sekitar rumah warga.

‎​Berikut adalah rincian kerusakan yang dilaporkan :

‎​RT 01 : Satu rumah milik Njay Hidayat dan istrinya, Nuraeni, mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon tumbang.

‎​RT 06 : Dua rumah milik Naim dan Suanda juga terdampak cukup parah, dengan kondisi atap yang hancur diterjang angin.

‎​Salah satu warga setempat, Mohamad, menuturkan bahwa meskipun durasi angin kencang tergolong singkat, daya rusaknya sangat besar.

‎​“Angin datang tiba-tiba dan sangat kencang. Kejadiannya sangat cepat, tapi langsung merusak atap rumah warga,” ujar Mohamad.

‎​Meskipun kerusakan bangunan tergolong parah, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Warga yang terdampak berhasil menyelamatkan diri saat angin mulai menguat.

‎​Segera setelah kejadian, warga bersama aparat setempat bekerja bakti untuk membersihkan puing-puing bangunan dan mengevakuasi pohon yang menimpa rumah warga guna menghindari bahaya lanjutan. Saat ini, kondisi di lokasi mulai kondusif dan warga terdampak telah memulai perbaikan darurat pada rumah mereka.

‎Aparat setempat ​menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada masa peralihan musim yang rawan terjadi hujan lebat disertai angin kencang secara mendadak.

red24_RAS

‎Respon Cepat Layanan 110 Polsek Panongan Amankan Keributan Warga di Citra Raya

‎​sorot24.id | TANGERANG – Jajaran Polsek Panongan, Polresta Tangerang, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait gangguan ketertiban umum di kawasan Perumahan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang,pada Minggu Malam ,12 April 2026.

‎​Laporan tersebut bermula dari pengaduan seorang warga bernama Sumardi yang menginformasikan adanya keributan antar tetangga di lingkungan perumahan tersebut. Situasi sempat memanas karena salah satu pihak yang berselisih memanggil sejumlah rekannya dari luar lingkungan.

‎​Kapolsek Panongan, IPTU Irruandy Aritonang, melalui petugas di lapangan menyatakan bahwa personel kepolisian segera dikerahkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan untuk mencegah konflik meluas.

‎​”Begitu menerima laporan dari layanan 110, personel segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan guna mencegah terjadinya bentrokan fisik yang lebih luas,” ungkapnya.

‎​Setibanya di lokasi, petugas menemukan adanya cekcok mulut yang dipicu oleh kesalahpahaman. Kehadiran belasan orang dari luar lingkungan perumahan sempat menimbulkan keresahan bagi warga sekitar.

‎​Personel Polsek Panongan melakukan langkah persuasif dengan memberikan imbauan kepada kedua belah pihak agar menahan diri. Petugas juga membubarkan kerumunan orang dari luar lingkungan tersebut guna menjaga situasi tetap kondusif.

‎​Sejumlah personel yang terlibat dalam pengamanan ini antara lain:
‎​Aipda Ferdi Yanto (Pawas) ​Aiptu Dedih dan Bripka Mukhlis (Unit Patroli) ​Aipda Prima dan Bripka Dolpi (Binmas).

‎​”Situasi berhasil kami kendalikan, kerumunan telah dibubarkan, dan kondisi di lokasi saat ini sudah kembali aman serta kondusif,” tambahnya.

‎​Polsek Panongan mengimbau masyarakat agar selalu mengedepankan penyelesaian masalah secara kekeluargaan dan tidak mudah terpancing emosi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

‎​Kehadiran Polri melalui layanan Call Center 110 diharapkan terus memberikan respon cepat dan rasa aman bagi masyarakat dalam menghadapi situasi darurat maupun potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polresta Tangerang .

red24_RAS

‎Bupati Tangerang Kawal Langsung Penataan Bangunan Liar di Sungai Cirarab

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, turun tangan langsung memimpin koordinasi penataan dan penertiban bangunan liar (bangli) di sepanjang bantaran Sungai Cirarab.

‎Langkah tegas ini diambil sebagai upaya nyata Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menanggulangi masalah banjir tahunan yang kerap melanda wilayah Pasar Kemis dan sekitarnya.

‎Kepastian dimulainya proyek ini diputuskan setelah Bupati memimpin musyawarah bersama warga bantaran sungai, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah terkait di Masjid Al-Muhajirin pada Jumat,10 April 2026 . Hasil musyawarah tersebut menyepakati bahwa penataan dan penertiban akan dimulai secara serentak pada Minggu, 12 April 2026.

‎Bupati Maesyal menjelaskan bahwa penataan Sungai Cirarab akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan efektivitas penanganan banjir .

‎Tahap Normalisasi

Fokus pada pengerukan dan pembersihan aliran sungai guna memperlancar arus air.

‎Tahap Penurapan (Sheet Pile)

Pembangunan dinding penahan tanah untuk memperkuat bantaran sungai agar tidak longsor, yang juga didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Banten.

‎”Semua pihak, termasuk warga yang tinggal di bantaran sungai, sudah sepakat dan menandatangani kesepakatan tertulis. Ini adalah langkah bersama demi keselamatan masyarakat luas dan solusi permanen untuk mengatasi banjir,” tegas Bupati.

‎Meski bersifat tegas, Bupati memastikan bahwa Pemkab Tangerang tetap mengedepankan pendekatan humanis. Beliau menjamin bahwa aktivitas ibadah masyarakat di sekitar lokasi tidak akan dilarang, namun akan ada penyesuaian lokasi sementara agar proses pengerjaan konstruksi berjalan lancar dan aman.

‎Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pengerjaan berlangsung timbul ketidaknyamanan, seperti debu atau kebisingan alat berat.

‎Maesyal Rasyid menyinggung kesuksesan penataan serupa di Perumahan Tangerang Elok. Setelah dilakukan normalisasi dan penataan bantaran, kawasan tersebut kini terbukti bebas dari banjir. Keberhasilan ini diharapkan dapat terulang di sepanjang aliran Sungai Cirarab melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

red24_RAS

‎Puskesmas Sepatan Siagakan Posko Kesehatan Dukung Penertiban Bantaran Sungai Cirarab

‎​sorot24.id | TANGERANG – Upaya penataan dan penertiban bangunan liar di bantaran Sungai Cirarab mendapat dukungan penuh dari sektor layanan kesehatan. Puskesmas Sepatan menyiagakan Posko Kesehatan sebagai langkah strategis untuk memastikan kondisi kesehatan para petugas dan pihak terkait tetap terjaga selama kegiatan berlangsung . Minggu,12/4/2026.

‎​Kehadiran Posko Kesehatan ini menjadi bagian integral dalam mendukung kelancaran proses penertiban di lapangan. Tim medis yang disiagakan bertugas memberikan pelayanan kesehatan dasar, penanganan awal terhadap kondisi darurat, serta pemantauan kesehatan secara berkala bagi personel yang terlibat.

‎​Kepala Puskesmas Sepatan, dr. Maftuha Darojat, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pelayanan publik di bidang kesehatan dalam mendukung kegiatan lintas sektor.

‎​”Penyiagaan Posko Kesehatan ini tidak semata bersifat reaktif, melainkan merupakan langkah preventif dan strategis guna memastikan stabilitas kondisi kesehatan seluruh personel di lapangan. Kami mengedepankan pelayanan medis yang responsif, terukur, serta berorientasi pada mitigasi risiko kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan kelelahan fisik, dehidrasi, maupun paparan lingkungan selama proses penertiban berlangsung,” ujar dr. Maftuha.

‎Beliau menambahkan bahwa dinamika kegiatan di lapangan yang melibatkan banyak pihak memiliki potensi risiko kesehatan yang tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan tenaga medis menjadi faktor penting agar operasional di lapangan tetap aman dan kondusif.

‎​”Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, aparat, dan tenaga kesehatan dalam mewujudkan lingkungan yang tertib, aman, dan sehat. Penataan bantaran sungai ini tidak hanya berfokus pada aspek ketertiban ruang, tetapi juga memperhatikan dimensi kesehatan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat melalui pendekatan yang humanis,” pungkas ‎​Kepala Puskesmas Sepatan, dr. Maftuha Darojat .

‎​Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan penataan kawasan bantaran Sungai Cirarab dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat sekitar.

red24_RAS