Tertangkap Bawa 15Kg Sabu, Ambulance asal Kota Tangerang Kerap Nongkrong di Kawasan Kuliner Pasar Lama

oleh -898 Dilihat
oleh

foto ilustrasi petugas polisi periksa ambulance di pelabuhan

 

sorot24.id | Tangerang – Kepolisian Polda Lampung berhasil mengungkap penyelundupan Narkotika jenis Sabu yang disembunyikan di sebuah Ambulance asal Kota Tangerang.

Pada Rabu 7 April 2026, Ambulance bertuliskan One berplat nomor polisi B 1737 CIS, berhasil terjaring razia Polda Lampung di kawasan Seaport Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.

Ditres Narkoba Polda Lampung Kombes Dwi Handono kepada awak media menerangkan pada Jumat 10 April 2026 menjelaskan pengungkapan ini berawal dari kecurigaan petugas dari adanya ambulance yang melintas tanpa pasien yang berisi 4 orang pria dengan gelagat tidak wajar.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 15 paket sabu-sabu seberat total 15,7 Kilogram yang disembunyikan di bawah jok belakang kendaraan.

“Jadi dari awal memang curiga kondisi ambulance tersebut, kaca mobil gelap, tidak kelihatan sama sekali dari luar, hanya ada 4 orang pria,” Kata Dwi kepada awak media, Jum’at (10/04/2026).

Menurut Dwi, dari hasil pemeriksaan mereka membawa sabu-sabu itu dari wilayah Pekanbaru.

“Mereka membawa barang itu tujuannya ke Tangerang, upahnya Rp 10-15 juta, Tapi mereka baru dikasih 300 ribu masing-masing buat uang jajan.” terang Dwi.

Keberadaan Ambulance bertuliskan One ini memang kerap mondar-mandir di wilayah Kota Tangerang dan kerap nongkrong di kawasan kuliner pasar lama Kota Tangerang.

Saat dikonfirmasi pasca kejadian, salahsatu warga dan pengurus RW di Sukasari Kecamatan Tangerang Kota Tangerang, membenarkan kendaraan tersebut memang kerap parkir di kawasan pasar lama.

“Ya, memang sering parkir di tukang kembang.” terang salahsatu warga Selasa (21/04/2026).

Dirinya pun mengakui bahwa sudah mendengar kabar peristiwa yang terjadi di Lampung dengan kendaraan ambulance tersebut.

“Ya udah dapat kabar, kalau ada kejadian begitu (Ambulance tertangkap membawa sabu).” Tambahnya.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Ketua Relawan Ambulance One belum menanggapi terkait peristiwa penangkapan tersebut.

 

Red24 (molly)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *