PPDB Madrasah di Sorot LSM DOBRAK Minta Ombudsman Selidiki Dugaan Penyimpangan di MAN Kabupaten Tangerang
sorot24.id | TANGERANG – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) Tahun Ajaran 2026-2027 di sejumlah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Tangerang mendapat sorotan dari masyarakat.
Sejumlah laporan dan keluhan yang beredar terkait dugaan adanya praktik siswa titipan dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru memicu desakan agar dilakukan investigasi secara menyeluruh.
Sekretaris Jenderal LSM DOBRAK (Dewan Rakyat untuk Kebenaran), Aryo, mengatakan pihaknya menerima berbagai informasi dari masyarakat yang mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan dalam proses PPDB di beberapa MAN di Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka hal itu berpotensi mencederai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan yang menjadi dasar pelaksanaan penerimaan peserta didik baru.
“Kami menerima sejumlah laporan masyarakat terkait dugaan adanya siswa titipan dalam proses PPDB di beberapa MAN di Kabupaten Tangerang. Karena itu kami meminta Ombudsman RI Perwakilan Banten untuk turun tangan melakukan pemeriksaan dan investigasi secara independen,” kata Aryo, Selasa (9/6/2026).
Selain meminta pemeriksaan terhadap pihak madrasah, LSM DOBRAK juga mendesak Ombudsman untuk menelusuri peran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap madrasah negeri.
Aryo menilai investigasi perlu dilakukan secara menyeluruh guna memastikan tidak adanya maladministrasi, penyalahgunaan kewenangan, perlakuan khusus terhadap peserta tertentu, maupun praktik lain yang bertentangan dengan ketentuan PPDB Madrasah.
“Kami meminta Ombudsman memeriksa seluruh pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan PPDB, baik MAN maupun Kementerian Agama Kabupaten Tangerang. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan kepastian dan kejelasan atas berbagai informasi yang berkembang,” tegasnya.
LSM DOBRAK juga meminta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten membentuk tim investigasi khusus untuk melakukan audit terhadap seluruh tahapan seleksi PPDB pada MAN yang menjadi sorotan masyarakat.
Menurut Aryo, langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan madrasah serta memastikan seluruh proses penerimaan peserta didik berjalan sesuai aturan yang berlaku.
red24_ER





