Legenda AC Milan Marco van Basten saat masih aktif bermain periode 1987-1995. Ia nyaris diculik penjahat kelas kakap Renato Vallanzasca yang ternyata fans berat Rossoneri. Foto: Dok. AC Milan/Getty Images

sorot24.id | MILAN – Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari dunia kriminal Italia. Marco van Basten, legenda AC Milan, ternyata pernah menjadi target penculikan oleh penjahat kelas kakap pada masa jayanya 1987-1995.

Hal itu diungkap Giampaolo Manca, mantan narapidana, dalam wawancara dengan harian _Corriere della Sera_. Manca mengaku mendapat cerita langsung dari Renato Vallanzasca, penjahat paling ditakuti di Italia, saat keduanya mendekam bersama di penjara.

“Vallanzasca sering menceritakan detail kejahatan dan rencananya kepada saya,” kata Manca. Salah satunya adalah rencana menculik Van Basten saat sang striker masih membela AC Milan.

Selama berbulan-bulan, Van Basten diintai oleh Vallanzasca dan anak buahnya. Namun rencana itu dibatalkan pada menit-menit terakhir. Alasannya unik: Vallanzasca takut AC Milan kehilangan bintang utamanya dan justru menguntungkan rival sekota, Inter Milan.

“Akhirnya dia membatalkannya karena tidak ingin memberi keuntungan bagi Inter,” ujar Manca. Jika Van Basten tidak berstatus bintang AC Milan, hasilnya mungkin berbeda.

Vallanzasca sendiri bukan penjahat sembarangan. Ia dikenal kejam dan terlibat banyak perampokan bersenjata, pembunuhan, dan penculikan. Ia dijatuhi hukuman empat kali seumur hidup plus 295 tahun penjara. Total ia menghabiskan 52 tahun di balik jeruji, tulis _De Telegraaf_.

“Kami bisa akur satu sama lain, karena dia sama seperti saya, pendukung AC Milan,” kata Manca soal persahabatannya dengan Vallanzasca. “Dia mengaku telah menyiapkan rencana menculik Marco van Basten dan meminta tebusan.”

Antara 1987 dan 1995, Van Basten adalah bintang dunia di AC Milan. Di bawah kepemimpinannya, Rossoneri meraih segudang trofi. Seandainya penculikan itu terjadi, dampaknya akan mengguncang dunia olahraga.

Sumber Primer : Wawancara Giampaolo Manca dengan harian _Corriere della Sera_[Italia]

red24

sorot24.id|Tangerang – Empat narapidana kasus terorisme di Lapas Kelas I Tangerang menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Lapas Kelas I Tangerang mulai pukul 09.00 WIB dan berjalan aman serta kondusif.

Ikrar dipimpin langsung oleh para narapidana dengan pembacaan teks Pancasila, pengambilan sumpah NKRI, dan penciuman bendera Merah Putih. Prosesi ini disaksikan jajaran Kementerian Hukum dan HAM, BNPT, Densus 88 Anti Teror, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Banten, aparat kepolisian, TNI, serta pihak pengadilan.

Kalapas Kelas I Tangerang Beni Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil pembinaan kepribadian dan deradikalisasi yang berjalan di dalam lapas. “Proses ini menunjukkan bahwa pembinaan berjalan. Mereka sudah berada pada tingkat radikal hijau dan menyatakan komitmen kembali ke NKRI,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdit Pembinaan Kepribadian & Kemandirian Ditjen PAS Moch. Maulana, Sub Koordinator Bina Narapidana BNPT Mallysa Fatma Paramita, Kompol Raditya dari Densus 88 Anti Teror, serta Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno. SH., MH.

Keempat narapidana yang mengikrarkan kesetiaan adalah Mohammad Jamhuri dari kelompok JAD Jakarta, serta Widodo alias Waris, Abdul Latief, dan Rahmat Nur Arif dari kelompok JI Riau. Mereka telah menjalani vonis antara 3 tahun 10 bulan hingga 5 tahun.

Keterangan foto Pembacaan Ikrar Setia NKRI oleh Narapidana Terorisme
Empat narapidana kasus terorisme membacakan teks ikrar setia NKRI disaksikan pejabat dari Kementerian Hukum dan HAM, BNPT, Densus 88 Anti Teror, dan aparat keamanan dalam kegiatan yang digelar di Aula Lapas Kelas I Tangerang. Para narapidana berasal dari kelompok JAD Jakarta dan JI Riau dengan tingkat radikal hijau yang telah menyatakan komitmen kembali ke NKRI

Rangkaian acara dimulai dengan apel pengamanan pukul 08.30 WIB, dilanjutkan menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan doa, ikrar, pemutaran video kegiatan pembinaan di lapas, sambutan, dan ditutup dengan lagu Bagimu Negeri serta sesi foto bersama pada pukul 10.20 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program deradikalisasi pemerintah untuk mengembalikan warga binaan kasus terorisme ke dalam bingkai NKRI.

red24-molly

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat saat memberikan keterangan kepada awak media terkait penangkapan 3 jurnalis Indonesia oleh militer Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza, Palestina, Selasa (19/5/2026). Dewan Pers mendesak pemerintah memakai jalur diplomasi untuk membebaskan seluruh WNI yang ditahan.

sorot24.id|Jakarta – Dewan Pers mengecam keras tindakan tentara Israel yang menangkap sejumlah jurnalis yang ikut dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Dewan Pers mendorong pemerintah memakai jalur diplomasi demi membebaskan jurnalis dan warga sipil.

“Mengecam tindakan militer Israel yang melakukan pencegatan dan penangkapan terhadap jurnalis Indonesia bersama awak sipil lainnya di perairan internasional saat dalam perjalanan menuju Gaza, Palestina,” kata Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat dalam pernyataan resminya, Selasa (19/5/2026).

Untuk diketahui, dalam rombongan ini ada sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI). Tiga di antaranya adalah jurnalis. Mereka adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV.

Dewan Pers juga telah berkomunikasi dengan pemimpin redaksi dua media tersebut. Informasi penangkapan ini telah terkonfirmasi.

“Dewan Pers berkomunikasi dengan pemimpin redaksi dari Republika dan Tempo TV untuk mengetahui perkembangan peristiwa ini. Kedua media tersebut mendapatkan informasi yang terkonfirmasi soal penangkapan terhadap jurnalisnya pada Senin malam waktu Jakarta,” ungkapnya.

Dewan Pers pun mendorong agar Indonesia menggunakan jalur diplomatik untuk membebaskan jurnalis dan warga sipil. Hal ini termasuk pemulangan mereka.

“Meminta pemerintah Indonesia menggunakan jalur diplomatiknya untuk membebaskan wartawan dan warga sipil Indonesia lainnya yang ditangkap militer Israel. Termasuk membantu pemulangannya ke Indonesia,” ujarnya.

5 WNI Ditangkap Israel

Sebelumnya diberitakan, Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengumumkan lima orang warga negara Indonesia (WNI) diculik dalam misi Global Sumud Flotilla. Mereka diculik oleh tentara Zionis Israel saat sedang berlayar di laut lepas Mediterania menuju Gaza, Palestina.

Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, mengatakan per Senin (18/5/2026) pukul 21.20 WIB, sejumlah kapal telah diintersep oleh tentara Israel. Kelima WNI yang ditangkap Israel adalah aktivis Andi Angga di kapal Josef, jurnalis Republika Bambang Noroyono di kapal Bolarize, lalu 3 WNI di kapal Ozgurluk, yakni jurnalis TV Tempo Andre Prasetyo, jurnalis Republika Thoudy Badai, dan jurnalis iNews Heru Rahendro.

“Terkini, 5 delegasi diculik, 4 (WNI) masih berlayar,” kata Harfin kepada wartawan di kantor Dompet Dhuafa, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).

Sementara itu, saat ini masih ada empat WNI yang kapalnya masih berlayar sampai malam ini. Keduanya ialah Asad Aras dan Hendro Prasetyo dengan kapal Kasri Sadabad. Kemudian Zefiro, dua WNI juga masih berlayar di perairan Mediterania. Mereka ialah Herman Budianto dan Ronggo Wirsanu.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI turut mengecam tindakan Israel yang mencegat kapal dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla. Kemlu terus berkomunikasi untuk memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang ikut dalam misi kemanusiaan itu.

Kemlu saat ini juga masih menghubungi kapal yang membawa jurnalis Republika. Kemlu meminta Israel membebaskan kapal dan semua aktivis yang ikut dalam misi kemanusiaan itu. Kemlu mendesak agar bantuan sampai ke Palestina.

“Kementerian Luar Negeri RI mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional,” kata juru bicara 1 Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam keterangannya, Senin (18/5).

red24

Proses pengecekan dokumen calon jemaah haji di counter Mecca Route Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. dok:istimewa/sorot24.id)

sorot24.id | TANGERANG – Sebanyak 30 ribu calon jemaah haji diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta menggunakan layanan Mecca Route. Dengan layanan ini, proses keimigrasian Arab Saudi dilakukan langsung di Indonesia sehingga jemaah tak perlu lagi antre panjang setibanya di Tanah Suci.

Pantauan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu 17/5/2026, para jemaah tiba menggunakan bus DAMRI. Petugas imigrasi dan kepolisian tampak membantu jemaah, bahkan ada yang menggendong calon jemaah yang kesulitan berjalan.

“Untuk Bandara Soekarno-Hatta sendiri kita terjadwalkan untuk menyelesaikan sekitar 35.285 dan saat ini baru 30.000 something yang telah dilakukan clearance-nya,” kata Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Gali Perdhana kepada wartawan.

Bus pertama yang datang berisi para lansia dan penyandang disabilitas. Mereka dibantu turun dari bus menggunakan kursi roda hingga tongkat.

Setelah tiba, jemaah diarahkan ke lobi untuk pengecekan di layanan Mecca Route. Layanan ini memindahkan proses imigrasi yang seharusnya dilakukan di Saudi ke Indonesia, sehingga waktu perjalanan menjadi lebih efisien.

“Adanya layanan Mecca Route membantu calon jemaah haji lebih cepat saat proses masuk Saudi. Sehingga jemaah yang telah tiba dapat langsung menuju hotel atau tempat tujuan,” jelas Gali.

Ia menyebut antrean panjang saat proses imigrasi di bandara Saudi sangat melelahkan secara fisik dan mental, terutama bagi jemaah yang fokus beribadah.

“Saya sendiri pernah umrah, ketika harus dihadapkan dengan antrean yang panjang, pertama itu exhausting secara physical, yang kedua mentally. Ketika kita sedang fokus untuk beribadah harus direpotkan dengan antrean yang panjang saya rasa itu sangat tidak menguntungkan,” ujarnya.

Layanan Mecca Route sendiri sudah berjalan sejak 2018 dan dinilai efektif. Saat ini tersedia di empat bandara Indonesia dengan 10 counter.

“Untuk counter, saat ini ada 10 counter Mecca Route, dan ada di empat bandara. Tambahan baru ada di Makassar. Jadi ada di Soekarno-Hatta, Adi Soemarmo Solo, Surabaya Juanda, dan Hasanuddin Makassar. Nantinya semoga bisa ditambahkan kembali,” ungkap Gali.

Ia berharap layanan ini bisa diperluas ke titik pemberangkatan haji lain di Indonesia. Menurutnya, clearance di negara asal sangat membantu mengingat jumlah jemaah haji Indonesia yang besar.

“Ketika mungkin kita bisa bayangkan seluruh negara ketika belum di-clearance di negara asal, khususon yang jumlahnya besar, itu semuanya akan berkumpul ke satu titik ataupun dua titik. Jadi akan sangat chaotic. Maka dari itu clearance di negara asal, ini akan sangat membantu,” imbuhnya.

(red24/bgx)

Suasana penumpang dengan koper di terminal kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Bea Cukai menjelaskan pemeriksaan terhadap penumpang berinisial JES dilakukan di bandara ini pada 13 Mei 2026 terkait barang bawaan berupa kartu Pokémon.dok: istimewa/sorot24.id)

sorot24.id | TANGERANG – Video seorang wanita berinisial JES menangis saat diperiksa petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta viral di media sosial. Ia diperiksa usai membawa kartu Pokémon dari China. Bea Cukai akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait pemeriksaan tersebut.

Bea Cukai menjelaskan pemeriksaan dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan PMK Nomor 34 Tahun 2025 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut.

“Setiap barang impor yang dibawa oleh penumpang wajib diberitahukan kepada petugas Bea dan Cukai untuk dilakukan pemenuhan kewajiban pabean,” tulis Bea Cukai dalam keterangan resminya.

Pemeriksaan terhadap JES dilakukan pada Rabu, 13 Mei 2026, saat ia tiba dari luar negeri melalui Bandara Soekarno-Hatta. Petugas melakukan pemeriksaan setelah mendapati indikasi kartu Pokémon dalam jumlah banyak di dalam koper penumpang berdasarkan hasil citra X-Ray.

Dari narasi yang viral, JES merasa pemeriksaan barang bawaan yang dilakukan terlalu lama. Bea Cukai menyatakan seluruh proses dilakukan sesuai prosedur dan mengacu pada aturan yang berlaku.

Hingga saat ini, Bea Cukai juga menguraikan hasil akhir verifikasi terhadap barang bawaan penumpang tersebut. Penjelasan lengkap disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial.

(red24-BGX)

Sekda Kota Tangerang Drs. H. Herman Suwarman, M.Si., bersama Asda I Mulyani dan jajaran Forkopimda melepas keberangkatan 393 jemaah haji Kloter 19 Embarkasi Jakarta-Banten di Tangerang, Kamis 14/5/2026 malam. Jemaah diberangkatkan menggunakan 10 bus dengan pengawalan personel gabungan Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Tangerang. (Dok. Humas Pokdar Kamtibmas Resor Tangerang molly/sorot24.id)

sorot24.id | TANGERANG– Sebanyak 391 jemaah haji Kloter 19 Embarkasi Jakarta-Banten (JKB) 1447 H/2026 M resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Kamis 14/5/2026 pukul 22.30 WIB. Keberangkatan dilepas langsung oleh Asisten Daerah I Kota Tangerang Mulyani di titik keberangkatan.

Jemaah diberangkatkan menggunakan 10 bus menuju Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Banten. Dari total 391 orang sebanyak 385 jemaah dan 6 petugas kloter diberangkatkan dalam kloter ini.

Ketua Kloter 19 JKB Drs. Muhali mengatakan, seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah haji. Pendampingan dilakukan oleh tim petugas yang terdiri dari pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan layanan umum.

“Kami pastikan seluruh jemaah mendapat pendampingan maksimal selama perjalanan dan di Tanah Suci,” ujar Muhali.

Tim petugas Kloter 19 terdiri dari Burhanudin S.Ag sebagai Pembimbing Ibadah, dr. Jihanifa Hega Salsabila sebagai Tenaga Kesehatan Dokter, Neni Yuliani sebagai Tenaga Kesehatan Perawat, Sudrajat Suhaeri dan M. Mauludin Anwar sebagai petugas layanan umum.

Pengamanan dan pendampingan dilakukan oleh jajaran Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Tangerang. Turut mendampingi Wakapolsek Tangerang AKP Ponco Anggriyanto, S.Pd., Kompol Joko Suparto Kanit Intelkam Polsek Benteng, IPDA Tommi S.E. Paur 1 Dalops, Aiptu Sudaryo Binmas Sukaasih, serta Sertu MS. Hariyanto Babinsa Sukaasih.

Pelepasan juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tangerang Drs. H. Herman Suwarman, M.Si., Ketua MUI Kota Tangerang Dr. KH. Baiduri Khatib, Kadishub Suheli, Kabag Kesra, Kepala Kemenag Kota Tangerang Dr. Hj. Sahiyah S.Pd., M.M.Pd., serta perwakilan DPRD Kota Tangerang.

Kloter selanjutnya dijadwalkan berangkat pada 20 Mei 2026.

red24-(avriyani)

Wakil Walikota H. Maryono Hasan melepas keberangkatan 393 jemaah haji Kloter 16 JKB Kota Tangerang di Taman Elektrik, Selasa 12/5/2026. Pelepasan disaksikan Kepala Kemenag Kota Tangerang Drs. H. Samsudin, M.M, dan Ketua MUI KH. A. Baijuri Khotib. (Dok: avriyani-molly/Sorot24.id)

sorot24.id| TANGERANG– Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang bersama Pemerintah Kota Tangerang resmi melepas keberangkatan 393 jemaah haji Kloter 16 JKB Kota Tangerang Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa 12/5/2026.

Seremoni pelepasan digelar di Taman Elektrik Kota Tangerang, Jl. Satria Sudirman, Kel. Sukaasih, Kec. Tangerang, pukul 14.00 WIB. Prosesi dipimpin langsung Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan, A.p, M.Si, Sekda Kota Tangerang Drs. Herman Suwarman, M.Si, serta Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Drs. H. Samsudin, M.M.

Ketua MUI Kota Tangerang KH. A. Baijuri Khotib, MA. turut hadir bersama ratusan keluarga dan kerabat jemaah yang mengiringi dengan doa dan tangis haru.

Jajaran Pemkot Tangerang, Kemenag Kota Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, dan MUI Kota Tangerang berpose bersama di Taman Elektrik usai prosesi pelepasan 393 jemaah haji Kloter 16 JKB, Selasa 12/5/2026(Dok: Avriyani-molly/Sorot24.id)

Ketua Panitia Pelepasan, Kepala Kantor Kemenhaj Kota Tangerang Dr. Hj. Umi Sahiyah, S.Pd.I., M.M.Pd, menyampaikan Kloter 16 JKB terdiri dari 393 jemaah ditambah 9 petugas haji. “Ini merupakan kloter gelombang 2 yang diberangkatkan hari ini,” ujarnya.

Rangkaian Keberangkatan

Pukul 13.30 WIB, jemaah mulai naik ke 10 unit bus sesuai pembagian. Pukul 14.00 WIB, prosesi pelepasan dilakukan Gubernur Banten di Taman Elektrik. Selanjutnya pukul 19.28 WIB, rombongan bertolak menuju Asrama Haji Grand El Hajj Cipondoh Kota Tangerang.

Keberangkatan dikawal 10 bus bernopol: B 7286 CGA, B 7217 CGA, B 7218 CGA, B 7038 CGA, B 7481 IG, B 7136 CGA, B 7092 ID, B 7127 WGA, B 7181 CGA, B 7189 CGA, B 7131 WGA. Serta 2 unit ambulans Dinkes Kota Tangerang B 1093 CHX dan B 1078 CHX.

Rute: Masjid Raya Al-A’zhom – Jl. Satria Sudirman – Jl. Jenderal Sudirman – Jl. KH. Hasyim Ashari – Asrama Haji Cipondoh.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si melaporkan, secara keseluruhan kegiatan keberangkatan selesai pukul 14.15 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

Total 1.567 Jemaah 7 Kloter

Kemenag Kota Tangerang mencatat total jemaah calon haji asal Kota Tangerang tahun ini sebanyak 1.567 jiwa yang terbagi dalam 7 kloter. Pemberangkatan dilakukan dua gelombang: Gelombang I pada 21 April 2026 dan 01 Mei 2026, serta Gelombang II pada 11, 12, 15, 16, dan 18 Mei 2026.

avriyani-(molly)

Pelatih Como 1907 Cesc Fabregas menenangkan pemainnya usai laga Serie A 2025/2026. Di bawah Fabregas, Como dari tim promosi melesat ke zona Eropa. Antonio Cassano menyebut Fabregas “terlalu jago” untuk sepak bola Italia. (Dok:AFP/PIERO CRUCIATTII mages/Sorot24.id)

sorot24.id|MILAN – Legenda sepak bola Italia Antonio Cassano melontarkan pernyataan mengejutkan soal Cesc Fabregas. Mantan striker Inter Milan itu justru berharap pelatih Como 1907 segera meninggalkan Serie A karena dianggap “terlalu jago” untuk sepak bola Italia.

Sejak ditangani Cesc Fabregas, Como 1907 menjelma dari tim promosi menjadi kuda hitam Serie A. Skuad yang didominasi pemain muda itu kini dipastikan finis enam besar dan minimal tampil di Liga Konferensi Eropa musim depan.

Meski cemerlang, Fabregas justru diminta pergi oleh Antonio Cassano. “Saya sejujurnya berharap dia bisa meninggalkan Italia. Soalnya negara ini tidak pantas mendapatkan dia, kita adalah bahan tertawaan,” ujar Cassano dikutip dari _Calciomercato_.

“Sepak bola di sini terkatung-katung, saya berharap dia bisa pergi,” tambahnya.

Cassano menilai peran Fabregas sangat krusial membawa Como jadi tim besar. “Pekerjaan yang dilakukan Fabregas telah membuat Como menjadi sebuah tim besar. Dengan pelatih lain, Como tidak akan meraih hasil seperti ini,” katanya.

“Kemampuan komunikasinya, keahliannya. Dia pernah menjadi pemain top dan sebagai pelatih, dia sudah menjadi fenomena yang sensasional. Perekat paling penting adalah pelatihnya, 95% pemain Como harus berterima kasih kepada Cesc,” tegas eks Real Madrid itu.

Bagi Cassano, Fabregas adalah pelatih berkualitas yang jarang ditemukan di Italia. Meski kontrak Fabregas di Como berlaku hingga 2028, sejumlah klub top Eropa dikabarkan tertarik merekrutnya.

Namun, Fabregas berulang kali menyatakan kesetiaannya. “Saya masih punya 30 tahun lagi dalam karier saya, jadi bisa tetap di Como selama 10 tahun lagi dan pindah ke Premier League dalam 12 atau 15 tahun lagi,” ucapnya dikutip _TuttoMercatoWeb_.

“Jadi mari nikmati saja momen ini. Apa yang kami alami di Como sangat indah. Mari kita lihat apa yang akan terjadi di masa depan,” tandas Fabregas.

Keberhasilan Como mengamankan tiket Eropa musim depan jadi prestasi besar dalam sejarah klub. Sejak promosi ke Serie A musim lalu, _I Lariani_ perlahan membuktikan kualitasnya hingga mampu bersaing di papan atas.

red24