Dispora Banten Buka Pelatihan Tata Rias Angkatan 1 di Karang Tengah Kota Tangerang

sorot24 | TANGERANG – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten melalui Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda resmi membuka Pelatihan Tata Rias Angkatan 1 di Karang Tengah, Kota Tangerang, Rabu (20/05/2026). Kegiatan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda Dispora Banten, Tito Istianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas ekonomi kreatif pemuda Banten.

“Momentum Hari Kebangkitan Nasional harus kita jawab dengan aksi nyata. Salah satunya melalui peningkatan keterampilan yang langsung bisa menjadi peluang usaha. Tata rias adalah sektor ekonomi kreatif yang potensinya besar dan terus berkembang,” ujar Tito saat membuka kegiatan.

Pelatihan Tata Rias Angkatan 1 ini diikuti 50 peserta yang berasal dari Kota Tangerang dan sekitarnya. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar makeup, rias pengantin, makeup karakter, hingga strategi pemasaran digital dan pengelolaan usaha jasa kecantikan. Seluruh peserta akan dibimbing langsung oleh instruktur profesional di bidangnya.

Tito menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu mencapai tiga target utama :

  1. Melahirkan wirausaha muda baru di bidang jasa kecantikan yang mandiri dan profesional.
  2. Meningkatkan kompetensi dan daya saing pemuda Banten di pasar kerja maupun usaha mandiri.
  3. Membangun jejaring kolaborasi antar peserta untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.

“Dispora Banten berkomitmen untuk tidak berhenti pada pelatihan. Kami akan mengawal proses pasca-pelatihan agar peserta bisa benar-benar memulai dan mengembangkan usahanya,” tegasnya.

Pelatihan ini merupakan program unggulan Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda Dispora Banten tahun 2026 dalam rangka mengurangi pengangguran pemuda dan mendorong pertumbuhan wirausaha muda kreatif di wilayah Banten.

red24_RG

Media Center DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Diskusi Reboan, Soroti Nasib Guru Madrasah

sorot24.id | TANGERANG – Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud menyoroti kondisi memprihatinkan yang masih dialami para guru madrasah di Kabupaten Tangerang. Mulai dari rendahnya kesejahteraan, status yang belum jelas, hingga minimnya sarana belajar.

Hal itu ia ungkapan saat menjadi pembicara di Diskusi Reboan Media Center DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu 20 Mei 2026.

Amud mengatakan, persoalan guru madrasah tidak bisa lagi hanya menjadi bahan diskusi semata. Menurutnya, perjuangan para guru madrasah harus dikawal hingga menjadi program nyata yang dapat direalisasikan melalui kebijakan pemerintah daerah.

“Ini keberhasilan kita semua, termasuk teman-teman media yang ikut memperjuangkan nasib guru madrasah di Kabupaten Tangerang. Jadi tidak hanya berhenti sebagai bahan diskusi, tetapi dikawal menjadi kegiatan program yang bisa direalisasikan pemerintah daerah,” ujarnya.

Berdasarkan hasil diskusi dengan Forum Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri Kabupaten Tangerang, Amud mengungkapkan ada tiga klaster persoalan utama yang dihadapi para guru madrasah.

Persoalan pertama adalah kesejahteraan. Ia menyebut masih banyak guru madrasah yang menerima honor sangat kecil, bahkan jauh dari kata layak.

“Ada yang menerima honor paling besar Rp350 ribu, bahkan ada yang hanya Rp60 ribu. Ini tentu jauh dari angka cukup. Jangan dipaksa mereka mendidik dengan ikhlas lahir batin sementara mereka juga punya tanggung jawab keluarga,” kata Amud.

Menurutnya, kesejahteraan yang minim dikhawatirkan berdampak pada kualitas pendidikan dan semangat pengabdian para guru. Karena itu, DPRD mendorong adanya perhatian serius agar profesi guru madrasah tidak sekadar menjadi pengisi waktu luang.

Cluster kedua yang menjadi perhatian adalah status guru madrasah yang hingga kini dinilai masih menggantung. Berbeda dengan guru di bawah naungan Dinas Pendidikan yang telah mendapatkan kesempatan menjadi PPPK maupun ASN, guru madrasah belum memperoleh kepastian serupa.

“Status mereka sampai hari ini tidak jelas. Diangkat PPPK tidak, ASN tidak, paruh waktu juga tidak. Padahal kewajibannya sama, mencerdaskan masyarakat Kabupaten Tangerang menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Sementara persoalan ketiga adalah sarana dan prasarana belajar di madrasah yang masih jauh dari memadai. Amud mengaku menerima laporan bahwa masih banyak madrasah yang kegiatan belajarnya dilakukan secara lesehan karena keterbatasan fasilitas.

“Masih banyak madrasah yang belajarnya lesehan, tidak punya sarana dan tempat yang memadai,” ujarnya.

DPRD Kabupaten Tangerang, lanjut Amud, akan membahas kemungkinan intervensi melalui APBD terhadap persoalan-persoalan tersebut. Namun, ia menegaskan tidak semua persoalan bisa disentuh pemerintah daerah karena adanya keterbatasan kewenangan.

Amud mengatakan, dua hal yang memungkinkan untuk dibantu melalui APBD adalah kesejahteraan serta pembangunan sarana dan prasarana madrasah.

“Teknisnya seperti apa, regulasinya harus kita pelajari dulu supaya tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” jelasnya.

Untuk sarana dan prasarana, Amud menilai bantuan hibah bisa menjadi solusi, sebagaimana program bantuan yang selama ini diberikan pemerintah daerah kepada pondok pesantren maupun tempat ibadah.

Ia mencontohkan program seperti Sanitren dan bantuan untuk pondok pesantren yang sebelumnya telah berjalan menggunakan intervensi APBD.

“Kalau pondok pesantren bisa dibantu, tentu madrasah juga bisa kita dorong agar mendapatkan perhatian yang lebih maksimal,” katanya.

Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Nur Rozab, menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru madrasah dan tenaga pendidik di Kabupaten Tangerang.

“Sebetulnya mungkin tidak hanya guru agama, tetapi dunia pendidikan itu intinya adalah tenaga guru. Baik guru bidang agama maupun tenaga pendidik lainnya, kesejahteraan mereka ini menjadi PR kita semua,” ujarnya.

Menurutnya, DPRD Kabupaten Tangerang memandang persoalan kesejahteraan guru sebagai hal yang harus menjadi prioritas perjuangan. Ia menyebut, berdasarkan berbagai diskusi dengan para guru, masih banyak persoalan yang dirasakan tenaga pendidik, mulai dari keterbatasan status kepegawaian hingga kesejahteraan yang belum merata.

Nur Rozab juga menyinggung kondisi kekurangan tenaga guru di Kabupaten Tangerang yang semakin terasa setiap tahun akibat banyaknya guru yang memasuki masa pensiun. Sementara di sisi lain, regulasi yang ada belum memungkinkan penambahan tenaga pendidik secara maksimal.

“Kalau kita menyoroti Kabupaten Tangerang, setiap bulan ada tenaga pendidik yang pensiun. Sementara secara regulasi belum bisa melakukan penambahan. Ini menjadi persoalan penting karena kekurangan guru, terutama di tingkat sekolah dasar, cukup banyak,” katanya.

Ia menilai, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan karena akan berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan. Karena itu, DPRD terus mendorong Pemkab Tangerang untuk mencari solusi, termasuk mempercepat penyelesaian status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru.

Nur Rozab menjelaskan, saat ini banyak tenaga pendidik yang masih berstatus PPPK paruh waktu. Menurutnya, status tersebut kerap memengaruhi semangat kerja para guru karena belum adanya kepastian dan kesetaraan kesejahteraan.

“Minimal DPRD mendorong percepatan penyelesaian PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu. Semoga dengan itu bisa menambah semangat dan meningkatkan kesejahteraan guru,” ucapnya.

red24_KDL

Bupati Tangerang Tegaskan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Transparan dan Obyektif

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Siswa Baru tahun ajaran 2026/2027 harus benar-benar transparan dan obyektif

Hal tersebut ditegaskan Bupati Maesyal Rasyid saat membuka acara sosialisasi dan deklarasi komitmen bersama SPMB Tahun 2026 di Hotel Lemo, Selasa (19/20/26)

“Alhamdulillah, acara ini dihadiri langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Provinsi Banten untuk bersama-sama berkomitmen penerimaan murid baru harus betul-betul transparan dan obyektif, tidak ada pungutan apapun untuk penerimaan murid baru tahun 2026,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.

Dalam sambutannya, dia mengatakan bahwa acara tersebut merupakan langkah awal menguatkan semangat, keyakinan dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Tadi sudah dibacakan deklarasi, ada 7 poin salah satunya adalah poinnya transparan dan metode pelaksanaan. Ini adalah awal komitmen kita bersama untuk menguatkan keyakinan dan semagat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Selain transparansi yang menjadi salah satu dari 7 point deklarasi, dia juga menyoroti metode pelaksanaan penerimaan SPMB tahun 2026. Dia mengungkapkan ada 4 metode penerimaan yang akan digunakan untuk SPMB di seluruh jajaran satuan pendidikan negeri yang ada di Kab. Tangerang.

“Ada 4 metode yang masih kita laksanakan antara lain melalui metode afirmasi, metode prestasi, domisili dan juga mutasi. Ini masih kita gunakan juga karena undang-undangnya masih mengatur itu dan sistemnya ada dua, sistem online dan offline,” jelasnya.

Dia juga meminta seluruh pihak yang terlibat langsung dengan pelaksanaan SPMB untuk konsisten melaksanakan 7 point yang telah dideklarasikan agar pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026-2027 dapat berjalan lebih tertib, lancar dan transparan.

“Lebih penting lagi adalah supaya anak-anak usia sekolah tidak putus sekolah. Saya minta kepada seluruhnya, konsisten dan loyal melaksanakan point-poin yang dideklarasikan hari ini, supaya pelaksanaan SPMB bisa lebih tertib administrasi, tertib teknis dan benar-benar transparan,” tegasnya.

Pihaknya juga menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak kecewa apabila anaknya tidak bisa diterima di sekokah negeri. Pemerintah daerah berkomitmen tidak ada perbedaan pengakuan dan perlakuan.

“Tidak ada perbedaan perlakuan dan pengakuan. Enggak masuk di negeri, di swasta pun kita sudah memulai gratiskan secara bertahap. InsyaAllah, mudah-mudahan tahun 2028 atau maksimal 2029, SD-SMP swasta umum gratis bisa tuntas semua,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Dadan Gandana mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan dalam rangka mewujudkan pelaksanaan SPMB yang transparan, akuntabel, objektif serta berkeadilan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Pelaksanaan SPMB tahun ini menggunakan basis sistem daring dan luring, kita sesuaikan dengan kondisi kewilayahan yang ada di Kabupaten Tangerang. Penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027, penggunaan sistem daring ada di 51 SMPN dari 95 SMPN yang ada,” ungkap Dadan.

Lanjut dia, kegiatan sosialisasi diikuti oleh seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Tangerang, baik langsung maupun secara virtual daring. Pihaknya berharap melalui kegiatan sosialisasi in, seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama terkait kebijakan mekanisme tahapan serta prinsip pelaksanaan SPMB tahun 2026.

“Perbaikan dalam pelaksanaan SPMB tahun ini antara lain adalah penguatan sistem teknologi bekerjasama dengan Dinas Kominfo dan Pusdatin Dikdasmen, kemudian peningkatan proses transparansi dan proses seleksi penguatan verifikasi dan validasi data calon murid, optimalisasi layanan pengaduan masyarakat serta pengawasan bersama lintas sektor,” jelasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/36-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Wabup Intan Nurul Hikmah Ingatkan Generasi Muda Tangerang Waspadai Dampak Era Post-Truth

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, membuka sekaligus menjadi keynote speaker dalam acara Dialog Interaktif Literasi Digital yang diinisiasi oleh Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang,dengan tema :

“Menghadapi Era Post-Truth melalui Penguatan Literasi dan Publikasi Bahaya Hoaks bagi Generasi Muda”

Acara tersebut digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Tigaraksa, Selasa, (19/05/26).

Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah,membuka sekaligus menjadi keynote speaker dalam acara Dialog Interaktif Literasi Digital. foto/dok : istimewa. [red24] .
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengingatkan generasi muda untuk lebih bijak menyikapi setiap informasi yang diperoleh dari berbagai platform digital yang saat ini semaking canggih dan luar biasa cepat dan masif dampaknya.

Ketergantungan penggunanan gawai/gadget oleh generasi muda yang sangat tinggi mengakibatkan dampak tantangan psikologis dan teknis yang tidak mudah dan komplek serta bisa menimbulkan persepsi yang salah di masyarakat.

“Kita saat ini hidup di era Post-Truth, sebuah era di mana emosi dan giringan opini lewat video yang dipotong-potong, sering kali lebih dipercaya daripada fakta objektif. Terlebih karena anak-anak muda kita punya kecenderungan hanya membaca judul tanpa memahami isi berita secara utuh,” ujar Wabup Intan.

Dia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan organisasi profesi termasuk media untuk terus memperkuat literasi dan edukasi bagi para generasi muda agar mereka tidak mudah cepat terpengaruh dan menyebarkan berita yang belum tentu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan organisasi profesi termasuk media sangat dibutuhkan dan terus diperkuat untuk menanamkan budaya “Saring Sebelum Sharing” agar pikiran selalu bergerak lebih cepat daripada jempol sebelum menyebarkan sebuah informasi,” tandasnya.

Ia menambahkan penyampaian aspirasi dan kritik melalui berbagai platform media sosial hendaknya dilakukan dengan santun dan beretika. Pemkab Tangerang pun terus menguatkan komitmen untuk responsif terhadap aduan masyarakat secara objektif. Untuk itu, dia juga menghimbau kepada pihak media untuk tidak hanya mampu menyuguhkan informasi untuk mengejar umpan balik namun juga bisa memberikan edukasi dan tuntunan kepada para pembacanya.

“Menyampaikan aspirasi dan kritik itu hak, silakan dilakukan lewat media sosial. Namun, sampaikanlah dengan santun, berbasis data yang valid, dan tidak sekadar menghujat. Media juga kami ingatkan agar tidak sekadar mengejar umpan klik (clickbait) tapi juga edukasi dan tuntunan,” tambahnya.

Dia pun mengapresiasi KWRI Kabupaten Tangerang yang mau turun langsung memberikan edukasi ke sekolah-sekolah dan kampus. Dia berharap melalui sinergi kuat antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi profesi seperti KWRI, dapat mendorong lahirkan masyarakat yang lebih melek informasi dan partisipatif dalam pembangunan daerah.

“Tujuan akhir kita adalah mewujudkan generasi muda yang cerdas, bijak, dan adaptif dalam memilah informasi, demi membawa Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Ardiansyah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan perwujudan nyata komitmen KWRI untuk berperan aktif dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

“KWRI berkomitmen penuh menjalankan program berkelanjutan seperti ‘KWRI Goes to Campus’ dan ‘KWRI Goes to School’ guna mendukung keterbukaan informasi publik. Kami siap menjadi mitra strategis dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas menyongsong Indonesia Emas 2045 dan memastikan informasi-informasi penting tersampaikan dengan baik dan benar kepada masyarakat,” ujar Ardiansyah.

Hal sama juga ditegaskan Ketua KWRI Kabupaten Tangerang, Heri Yanto. Pihaknya akan menggelar program-progam yang mendukung keterbukaan informasi publik dan penguatan literasi, bekerja sama dengan sekolah, kampus dan penyelenggara pendidikan lainnya.

“Dalam waktu dekat, KWRI akan melakukan penandatanganan MoU dengan PKBM Bintang dan PKBM Melati di Kecamatan Tigaraksa untuk menyelenggarakan kajian-kajian literasi secara berkala,” ujarnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/37-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Dispora Banten Gelar Pelatihan Barbershop Angkatan ke-2, Cetak Wirausaha Muda di Kota Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – Kota Tangerang- Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten melalui Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Kepemudaan kembali menggelar Pelatihan Barbershop Angkatan ke-2 di Cipondoh Indah Kota Tangerang.Selasa, (19/5/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Kepemudaan Dispora Banten, Tito Istianto, SE., M.Si didampingi Anggota DPRD Provinsi Banten Komisi V, Dr. Jeremia Mandrofa, ST, MM, MBA.

Pelatihan ini diikuti 41 pemuda dari Kota Tangerang dan sekitarnya. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis, manajemen usaha kecil, serta etika pelayanan, agar mampu menciptakan lapangan kerja mandiri.

Dalam sambutannya, Tito Istianto menegaskan bahwa pelatihan keterampilan praktis menjadi strategi utama Dispora Banten dalam menghadapi tantangan pengangguran pemuda.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan ijazah. Pemuda harus punya skill yang bisa dijual. Barbershop adalah salah satu sektor ekonomi kreatif yang terus tumbuh dan bisa langsung menghasilkan. Ini bagian dari komitmen kami menjalankan amanat Perda Kepemudaan,” ujar Tito.

Senada dengan itu, Dr. Jeremia Mandrofa selaku Anggota DPRD Komisi V mengapresiasi konsistensi Dispora Banten dalam menjalankan program pemberdayaan.

“Komisi V DPRD Banten akan terus mengawal anggaran dan kebijakan agar program seperti ini tidak berhenti di pelatihan saja. Harapannya, setelah lulus, para peserta bisa terhubung dengan jaringan usaha,” kata Jeremia.

Pelatihan Barbershop Angkatan ke-2 berlangsung selama 1 hari dengan metode 70% praktik dan 30% teori. Instruktur berasal dari praktisi barber profesional.

Dispora Banten menargetkan minimal 60% peserta mampu membuka usaha mandiri atau terserap di industri jasa dalam 3 bulan setelah pelatihan selesai.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan Angkatan ke-1 yang telah melahirkan 41 wirausaha muda baru di wilayah Banten.

red24_RG

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni bersama peserta Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji yang diikuti 100 pelaku usaha katering, restoran, hotel, dan relawan SPPG di Aula Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa (19/5/2026).

sorot24.id|TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji di Aula Kecamatan Pinang, Selasa (19/5/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis sekaligus preventif pemerintah dalam mengawal kualitas konsumsi masyarakat. Menurut dia, mata rantai pengolahan makanan harus diawasi ketat dari hulu ke hilir.

“Kami ingin memastikan setiap makanan siap saji yang dikonsumsi warga Kota Tangerang telah melalui proses yang benar-benar higienis,” ujar Dini.

Pelatihan diikuti 100 peserta yang terdiri dari pemilik dan penjamah pangan dari usaha katering, restoran, hotel, instalasi gizi rumah sakit, hingga relawan SPPG yang telah terdaftar melalui aplikasi SIKASEP.

Dalam pelatihan, peserta dibekali pemahaman mendalam terkait tata cara pengolahan makanan sesuai standar higiene sanitasi. Materi meliputi pemilihan bahan baku segar, proses pengolahan yang bersih, penyimpanan aman, hingga teknik penyajian.

Edukasi ini secara khusus dirancang untuk meningkatkan pengetahuan komprehensif mengenai keamanan pangan serta menekan risiko penyakit bawaan pangan atau _foodborne diseases_ akibat kontaminasi bakteri maupun zat berbahaya.

“Kami berharap pelatihan ini melahirkan penjamah pangan yang kompeten untuk menekan angka keracunan makanan. Ini langkah nyata bersama pelaku usaha demi mewujudkan Kota Tangerang yang sehat dan aman pangannya,” kata Dini.

red24- molly

Ketua Umum PERBASI Kota Tangerang periode 2026-2030 Andri S. Permana, Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, dan Jajaran Pengurus Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Tangerang periode 2026-2030, perwakilan KONI Kota Tangerang, dan tamu undangan foto bersama  usai pelantikan di Hall Pacific Garden Square, Alam Sutera, Kota Tangerang, Selasa (19/5/2026). 

sorot24.id|Tangerang – Andri S. Permana resmi kembali menakhodai Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Tangerang periode 2026-2030. Ia menyatakan kesiapannya membawa semangat baru untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai barometer prestasi bola basket di Provinsi Banten.

Pelantikan pengurus PERBASI Kota Tangerang digelar di Hall Pacific Garden Square, Alam Sutera, Kota Tangerang, Selasa (19/5/2026). Acara dihadiri Ketua Umum DPD PERBASI Banten Ahmed Zaki Iskandar, perwakilan KONI Kota Tangerang, tokoh olahraga, serta sejumlah klub basket lokal.

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru. Ia menekankan pentingnya konsistensi pembinaan usia dini agar bola basket semakin inklusif dan digemari seluruh lapisan masyarakat, terlebih menjelang POPDA dan Porprov 2026.

“Pemerintah Kota Tangerang mengucapkan selamat bekerja kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Kami berharap PERBASI di bawah kepemimpinan Bung Andri dapat melahirkan bibit atlet unggul yang mengharumkan nama kota di kancah nasional maupun internasional,” kata Maryono.

Maryono juga meminta PERBASI mengoptimalkan fasilitas olahraga yang telah dibangun pemerintah. “Dengan susunan dan orang-orang baru yang hadir dengan kompetensinya, saya yakin PERBASI dapat semakin membawa olahraga basket berprestasi,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Andri S. Permana menegaskan komitmennya memperkuat fondasi kompetisi lokal. “Terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan. Komitmen kami ke depan adalah memastikan basket di Kota Tangerang tidak hanya sekadar olahraga prestasi, melainkan juga gaya hidup positif bagi generasi muda,” kata Andri.

red24-(bgx)

sorot24.id| Jakarta – SDN Grogol 01 Jakarta Barat kembali merajai lintasan cabang olahraga atletik diajang Sirkuit Student Atletics Championship (SAC) Open Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, yang diselenggarakan oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 16 Mei 2026, dengan menyabet 17 medali emas, dan 1 medali perak dinomor bergengsi estafet 4 X 100 M Putra yang dikuti oleh klub-klub atletik se-Jabodetabek dengan selisih waktu kurang dari 1 detik dari juara pertama.

Selain Cabang Olahraga Atletik yang menjadi unggulan, SDN Grogol 01 Jakarta Barat juga memiliki segudang prestasi dibidang lainnya, seperti cabang olahraga Gulat putra-putri tingkat DKI Jakarta, juara 1 dan 3 O2SN cabang olahraga Senam Lantai tingkat Kota Jakarta Barat, juara 1 Cabang Olahraga Atletik dan Juara 3 Cabang Olahraga Bulu Tangkis diajang O2SN, serta Juara 1 Menari dan Juara Harapan 1 diajang FLS3N tingkat Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Atas keberhasilan siswa-siswi SDN Grogol 01 Jakarta Barat ini, Anggota DPRD DKI Jakarta Ali Moehammad Alwi, memberikan apresiasi atas kerja keras semua pihak atas capaian prestasi non akademik ini.

“Selamat dan sukses atas prestasi luar biasa yang diraih oleh SDN Grogol 01 Jakarta Barat dalam ajang Kejuaraan Sirkuit Student Atletic Open, Kejuaraan Gulat Pelajar DKI Jakarta, serta diajang O2SN dan FLS3N tingkat Kecamatan.

“Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di DKI Jakarta. Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras, kedisiplinan, serta sinergi antara siswa, guru, pelatih, dan orang tua mampu melahirkan generasi muda yang unggul dan berkarakter,” katanya di bilangan Kebon Sirih, Jakarta pada Senin (18/5/2026).

Selain itu, Bang Alwi secara pribadi mengapresiasi dedikasi Kepala Sekolah, para guru, khususnya pelatih, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan atlet sejak usia dini.

“Ini adalah fondasi penting dalam menciptakan bibit-bibit atlet berprestasi yang kelak dapat mengharumkan nama daerah bahkan bangsa,” terangnya.

Poster ucapan selamat untuk tim estafet 4×100 M Putra SDN Grogol 01 Jakarta Barat yang meraih Juara 2 pada Sirkuit Athletic Championship Kabupaten Tangerang. Tim yang terdiri dari Kharan, Rais, Bagus, dan Alkhalifi berhasil finis dengan selisih kurang dari 1 detik dari juara pertama.

Lebih lanjut, ia mengingatkan kepada para siswa-siswi yang telah berjuang, teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jangan cepat puas dengan capaian hari ini. Jadikan prestasi ini sebagai langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi di masa depan.

“Semoga keberhasilan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, serta menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk turut mengembangkan potensi non-akademik peserta didik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Grogol 01 Jakarta Barat, Rizki, S. Pd, atau Pak Boy menuturkan, bulan April dan Mei 2026 ini akan kami catat sebagai “Bulan Gemilang” bagi keluarga besar SDN Grogol 01.

“Sebagai Kepala Sekolah, hati saya dipenuhi rasa syukur dan bangga yang luar biasa melihat dedikasi yang membuahkan hasil nyata. Kalian adalah bukti bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Prestasi kalian di berbagai bidang sungguh membanggakan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa siswa-siswinya telah menunjukkan kekuatan fisik, mental dan semangat sportivitas seorang pemenang di ajang lomba Atletik KAPB DKI Jakarta, Sirkuit Student Atletic Open Kabupaten Tangerang, Kejuaraan Gulat untuk Pelajar SD Se DKI, Lomba 02SN Senam (Peringkat 1) Tingkat Kota Jakarta Barat, serta peringkat 1 Lomba O2SN Atletik, peringkat 1 Menari, dan harapan 1 Kriya Anyam FLS3N tingkat Kecamatan Grogol Petamburan.

“Apresiasi setinggi-tingginya juga untuk tim Tari (Juara 1) dan Kriya (Peringkat 4). Kalian telah menjaga nyala api kreativitas dan budaya di sekolah kita dalam lomba FL3SN Tingkat Kecamatan. Dan terima kasih pula saya haturkan kepada kelompok kerja SIAP peduli lingkungan yang telah menjadi garda terdepan dalam projek Urban Farming dan Adiwiyata. Tangan-tangan kecil kalian telah menanam masa depan yang lebih hijau bagi sekolah kita,” paparnya.

Oleh karena itu, dia menerangkan, bahwa keberhasilan ini adalah cermin dari kesabaran dan strategi luar biasa yang Bapak/Ibu guru berikan. Terima kasih telah melampaui tugas sekadar mengajar; kalian telah mendidik dengan hati, menemukan bakat yang terpendam, dan mengasahnya hingga berkilau. Tanpa bimbingan Bapak/Ibu guru mustahil kita bisa memborong prestasi di berbagai bidang sekaligus.

“Tak lupa saya berikan apresiasi salam hormat atas dukungan Bapak dan Ibu orang tua siswa yang menjadi “bahan bakar” utama bagi anak-anak kita. Terima kasih telah mempercayakan putra-putrinya kepada kami, serta memberikan dukungan moril maupun materil yang tak terhingga. Prestasi ini adalah kemenangan kita bersama—kemenangan kolaborasi antara sekolah dan rumah,” terangnya.

Pak Boy menegaskan, bahwa prestasi bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk tetap rendah hati dan terus menginspirasi.

“Mari kita jadikan pencapaian di bulan April dan Mei ini sebagai batu loncatan untuk prestasi-prestasi berikutnya. Teruslah bergerak, teruslah berkarya, dan tetaplah menjadi kebanggaan SDN Grogol 01. Maju Bersama, Hebat Semua,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Guru Olahraga sekaligus Pelatih Ekskul Gulat Ihsan Ardhiansyah, menyampaikan bahwa gulat mengajarkan kita cara bangkit setelah dijatuhkan. Bangga melihat semangat juang siswa-siswi SDN Grogol 01 di Kejuaran Gulat Pelajar DKI Jakarta. Hasil hari ini adalah modal berharga untuk menjadi pribadi yang lebih kuat dan bermental baja di masa depan.

“Selamat dan Sukses atas Prestasi Gemilang Siswa-Siswi SDN Grogol 01 dalam Kejuaraan Gulat Pelajar DKI Jakarta. Teruslah Berlatih, Jadilah Kebanggaan Sekolah dan Orang Tua. Grogol Satu, selalu SIAP menjadi Juara,” imbuhnya.

Menurut Pelatih Ekskul Atletik Adi Rohmadi, kontingen Atletik SDN Grogol 01 berhasil mendapatkan 17 Emas, 16 Perak, dan 13 Perunggu. Untuk menjadi yang terbaik di kejuaraan ini bukanlah hal yang mudah. Saya sangat bangga sekali dengan apa yang diraih anak-anak. Meskipun kita bermodal latihan di lapangan sekolah ternyata kita mampu bersaing dengan klub-klub Atletik ternama se DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

“Tetap semangat untuk anak-anak terlebih setelah ini kita masih akan melanjutkan perjuangan di O2SN tingkat kota Jakarta Barat yang mana 4 siswa kita akan mewakili kecamatan untuk bertanding pada cabang atletik, senam lantai, dan bulutangkis. Semoga kita bisa mempersiapkan dengan baik dan anak-anak bisa kembali lolos menuju ke tingkat Provinsi DKI Jakarta,” imbuhnya.

Ucapan terimakasih kepada Kepala Sekolah, Guru-guru, dan orang tua walimurid juga disampaikan oleh Bunda Herti, orang tua dari Alkhalifi Zeorun Irawan siswa kelas 6.

“Kami, atas nama orang tua wali murid mengucapkan terimakasih kepada Pak Boy, Kepala Sekolah, Pak Adi, Pak Ihsan, dan guru-guru lainnya yang tidak mengenal lelah telah membimbing anak-anak kami sehingga bisa menjadi anak berprestasi yang dapat membanggakan orang tua dan sekolahnya. Terimakasih juga kepada orang tua wali muridnya yang selalu mendukung program sekolah SDN dan selalu hadir disetiap lomba untuk memberikan semangat kepada anak-anak dan sekolah,” tutupnya.

Berikut nama-nama siswa-siswi SDN Grogol 01 Jakarta Barat yang berhasil mengukir prestasi diberbagai bidang non akademik.

Kejuaraan Sirkuit Student Atletics Championship (SAC) Open Jakarta, Banten dan Jawa Barat, di Kabupaten Tangerang:

Juara 1 Kanga Escape Putri:
Reynata Audy Ivanka

Juara 2 Estafet 4 X 100 M SD Putra
1. Abdiel Rais Nugroho
2. M. Kharan Syahputra
3. Bagus Nurhidayat
4. Alkhalifi Zeroun Irawan

Juara 1 :
1. Alkhalifi Zeroun Irawan
2. Abdiel Rais Nugroho
3. Bagus Nurhidayat
4. Runa Abkari Arsenio
5. Adnan Khiar Pratama
6. ⁠ Reynata Audy Ivanka
7. ⁠ Kirana Putri Latisya
8. ⁠M. Arsya Pratama
9. Assyifa Putri Aura Zaskia
10. Reus Rizkiawan
11. Gishella afsheen myesha
12 . atharizz mikhail
13. Alvi julyan Iskandar
14.Afifah Azka zakiyyah
15.fadhli bachtiar
16.Bima Pratama Wibowo
Juara 2 :
1. M. Daffa
2. Azril rafisqy Arfdahia
3. Asyla kamila
4. Alfian Rizqie mutha
5. Julio kamayel
6. Alika putri Kanza
7. Safana Abyasa Almahyra
8. Dinar Faizul Rohman
9. Alena Nadila Slavina
10.Abid aqila
11. Fika cahya monita
12. Alfira Nurul safitri
13. KHANZA DAMITHA FARADHIBA
14. Habibi Zayan Raksi
15. M. Alibahsyn Ariyan
16. Shakila Khanza Prasatio
Juara 3 :
1. Rakha Putra Ramadhan
2. M. Azzam Putra Susanto
3. Adella faranisa yudhestira
4. Muhamad rifaldi
5. Shaqilla Karunia Anjani
6. ⁠Agam Ziyad Abdillah
7. ⁠Jasmine Nathania Huda
8. Aqila Alfatun Nisa
9. Ashilla yuna ramadan
10. Khayla almira
Maritza
11. Arvian Adhyasta
12. Rasya Fabian Arpan
13. Audia Felicia Sunadi

Kejuaraan Gulat Pelajar Provinsi DKI Jakarta:

1. Alya Putri Wibisono Juara 1 kelas 38 Kg
2. Aleka Cahya Wibisono juara 2 kelas 34 KG
3. Roshilia Santika Juara 3 kelas 34 KG
4. Prabu Putra Hidayat Juara 3 kelas 40 Kg Putra

FLS3N Kecamatan Grogol Petamburan:

Juara 1 Menari
1. Aqellaadelia Putri Shinta
2. Adeeva Myesha Mustaqim
3. Assyfa Setiawati Budiman

Juara Harapan 1 Kriya Anyam
1. Mahar Inna Rayhaana

Juara O2SN Kecamatan Grogol Petamburan:

1. Bagus Nurhidayat Juara 1 Atletik kids putra
2. Alfira Nurul Safitri Juara 1 Atletik kids Putri
3. Zayda Mufidah Juara 3 Bulutangkis Putri
4. M. Alibahsyn Ariyan (Menunggu pelaksanaan pertandingan tingkat kecamatan sekaligus tingkat kota Jakarta Barat).

Kejuaraan Atletik Pelajar DKI Jakarta Edisi ke 200 tahun 2026:

– Sprint U-10 Putra Juara 3 Atharizz Mikhail
– Sprint U-12 Putra Juara 2 Bagus Nurhidayat

– Turbo U-10 Putra Juara 3 Vicky Hari Wanjaya
– Turbo U-12 Putra Juara 2
Abdiel Rais Nugroho

– Estafet Mix (Putra-Putri) Juara 1
1. Abdiel Rais Nugroho
2. Alika Putri Kanza
3. Reynata Audy
4. Alfira Nurul Safitri
5. Adnan Khiar Pratama
6. M. Daffa Ibnu Ramadhan
7. Natasya Adzhani Putri
8. Bagus Nurhidayat.

red24-LNS98

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Dr. Wahyudi Iskandar memberikan penjelasan kepada massa Merah Muda Malaka terkait pengadaan Interactive Flat Panel TA 2024.dok: Molly/sorot24.id)

sorot24.id| TANGERANG – Kelompok Merah Muda Malaka menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Senin 18/5/2026. Mereka menyoroti proyek pengadaan Interactive Flat Panel Tahun Anggaran 2024 yang diduga bermasalah.

Aksi yang diikuti 7 orang massa ini dipimpin penanggung jawab Sultan Ferdiansyah. Massa tiba di lokasi pukul 13.45 WIB dan diterima audiensi oleh Dinas Pendidikan pukul 14.00 WIB.

Dalam audiensi, perwakilan massa Farhan menyampaikan temuan adanya anggaran yang tidak digunakan oleh sekolah-sekolah.

“Ada beberapa tuntutan yang ada, intinya terkait Pagu 2024, ada anggaran yang tidak digunakan oleh sekolah. Kami menemukan di 156 sekolah masih belum menggunakan alat Interactive Flat Panel. Menurut kami anggaran alat tersebut tidak masuk akal,” kata Farhan.

Perwakilan massa Merah Muda Malaka saat menyampaikan tuntutan dalam audiensi di Kantor Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Senin 18/5/2026. (dok: Molly/sorot24)

Massa menuntut aparat penegak hukum dan instansi terkait memeriksa proyek pengadaan tersebut sesuai ketentuan hukum. Mereka juga mendorong transparansi mekanisme pengadaan, penyusunan Harga Perkiraan Sendiri, serta proses penentuan penyedia barang/jasa.

Selain itu, massa meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Dr. H. Jamaluddin, M.Pd. dan pihak terkait memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Dr. Wahyudi Iskandar, SSTP, ada M.Si menyatakan proyek tersebut sudah diaudit Inspektorat dan BPK.

“Sudah ada audit dari Inspektorat dan BPK pun sudah melakukan audit. Kami berharap setiap sekolah bisa memanfaatkan program yang sudah ada. Intinya semua itu sudah di audit, namun kami berharap agar diberitahu kepada kami, sekolah mana yang menurut kawan-kawan belum ada barang tersebut,” ujar Wahyudi.

Audiensi selesai pukul 14.20 WIB. Massa meninggalkan lokasi pukul 14.30 WIB. Kegiatan berjalan aman dan kondusif hingga apel konsolidasi selesai pukul 14.40 WIB.

Apel pengamanan yang dipimpin Wakapolsek Tangerang AKP Drs. Ponco Anggriyanto di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Senin 18/5/2026. Apel digelar sebelum pengamanan aksi unjuk rasa kelompok Merah Muda Malaka terkait proyek pengadaan Interactive Flat Panel TA 2024.dok: molly/sorot24id)

Aksi ini dimonitor langsung oleh Polsek Tangerang di bawah pimpinan AKP Drs. Ponco Anggriyanto dan Kompol Suyatno, SH., MH.

(red24- avriyani)

PAC IPNU-IPPNU Karang Tengah Resmi di Lantik Periode Khidmat 2026 – 2028

sorot24.id | TANGERANG – Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Karang Tengah secara resmi memulai masa bakti baru untuk periode khidmat 2026–2028. Prosesi pelantikan kepengurusan ini berlangsung khidmat di Kantor Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Minggu (17/5/2026).

‎Pada periode kepengurusan kali ini, PAC IPNU-IPPNU Karang Tengah mengusung tema strategis, yaitu :

“Sinergi Pelajar NU Berintegritas dalam Membangun Kaderisasi yang Progresif dan Inspiratif” Saatnya Pelajar Bergerak, Berintegritas, dan Berdampak”

Tema ini ditujukan sebagai komitmen organisasi untuk melahirkan gerakan nyata yang memberikan dampak sosial positif di wilayah Karang Tengah.

‎Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan baiat kepengurusan dilakukan secara resmi oleh perwakilan Pengurus Cabang (PC) IPNU-IPPNU Kota Tangerang. Momentum ini menandai legalitas yuridis bagi kepengurusan baru untuk mulai menjalankan roda organisasi.

‎Selain dihadiri oleh jajaran PC IPNU-IPPNU Kota Tangerang, acara ini juga disaksikan langsung oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Karang Tengah, aparatur pemerintah setempat, serta tokoh masyarakat.

‎Dalam sambutan perdana pasca-pelantikan, Ketua PAC IPPNU Karang Tengah, Rekanita Syifa, menyoroti tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini. Ia menegaskan bahwa IPPNU memiliki tanggung jawab moral yang besar sebagai pilar proteksi bagi remaja di tingkat akar rumput.

‎”Sebagai organisasi keterpelajaran dan keagamaan, IPPNU memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk menjadi benteng pertahanan bagi remaja putri, khususnya di lingkungan Karang Taruna. IPPNU harus hadir secara aktif dalam mendampingi, mengedukasi, dan menjaga ruang pergaulan mereka agar tetap sehat, positif, serta terhindar dari arus kenakalan remaja yang kian mengkhawatirkan,” ujar Syifa dalam pidatonya.

‎Melalui pelantikan ini, seluruh kader PAC IPNU-IPPNU Karang Tengah diharapkan tidak hanya adaptif terhadap perkembangan zaman, tetapi juga mampu mentransformasikan nilai-nilai integritas ke dalam aksi nyata demi kemaslahatan pelajar dan masyarakat luas di Kecamatan Karang Tengah.

red24_RAS