Penggiat dan Pemerhati Kebijakan Publik Hendra Primitif Prihatin atas Kematian Lansia di Kecamatan Pakuhaji

oleh -41 Dilihat
oleh

Penggiat dan Pemerhati Kebijakan Publik Hendra Primitif Prihatin Atas Kematian Lansia di Kecamatan Pakuhaji

sorot24.id | TANGERANG – Hendra Primitif menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya seorang lansia di Kecamatan Pakuhaji. Maman (71 tahun) lansia terlantar ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk pemakaman di Kampung Bulak Empetan, Desa Buaran Bambu Kecamatan Pakuhaji, Tangerang. Selasa,23 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 Wib.

Maman 71 tahun pria lansia yang terlantar, meninggal di gubuk area pemakaman umum. foto/dok: istimewa. [red24]
Pria lansia berusia 71 tahun ini di temukan warga telah meninggal dunia di gubuk area pemakaman. Peran Pemerintah Daerah dalam hal ini dipertanyakan,karena berdasarkan Pasal 34 ayat (1) UUD 1945, negara secara konstitusional diwajibkan untuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar. Hendra Primitif menilai masih lemahnya kepedulian sosial serta kurang responsifnya berbagai pihak terhadap kondisi masyarakat rentan.

Menurut Hendra Primitif, peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama bagi Pemerintah Daerah, Perangkat Desa, hingga lingkungan masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi warga, khususnya lanjut usia yang hidup sendiri atau berada dalam keterbatasan ekonomi dan kesehatan.

Baca Juga : Warga RW 001 Cikokol Geruduk Kantor Kelurahan, Desak Lurah Cabut SK Ketua RW dan Gelar PSU

“Peristiwa ini menjadi tamparan bagi kita semua. Kepekaan sosial tidak boleh hilang di tengah kehidupan bermasyarakat. Pemerintah harus hadir secara nyata melalui pendataan, pengawasan, dan pelayanan sosial yang menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan,” tegas Hendra Primitif.

Ia menilai bahwa keberadaan program sosial harus dibarengi dengan pengawasan dan respons cepat dari aparat terkait agar tidak ada lagi warga yang terabaikan. Selain itu, peran RT, RW, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah setempat harus diperkuat dalam membangun sistem kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.

Hendra Primitif juga meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program perlindungan sosial bagi lansia serta memastikan seluruh warga yang masuk kategori rentan mendapatkan perhatian dan pendampingan yang layak.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan semangat gotong royong, kepedulian, dan solidaritas sosial sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kesejahteraan warga, khususnya kelompok lansia dan masyarakat kurang mampu.

“Kehadiran pemerintah bukan hanya dalam bentuk program dan anggaran, tetapi juga memastikan pelayanan dan kepedulian benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai ada warga yang merasa sendirian ketika menghadapi kesulitan hidup”, pungkasnya.

red24_AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *