DPD PAN Kabupaten Tangerang : Menuju Tiga Besar Mesin Partai Bergerak, Musyawarah Cabang Periode 2026 – 2031  Segera Di Laksanakan

‎sorot24.id | TANGERANG – Menuju 3 (tiga) besar,DPD PAN (Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional) Kabupaten Tangerang ,mengadakan rapat pembentukan panitia Muscab (Musyawarah Cabang) periode 2026 – 2031 yang di hadiri seluruh BPH (Badan Pengurus Harian),bertempat di rumah PAN. Sabtu,18 April 2026.

‎Rapat pembentukan panitia pengarah (SC) dan panitia pelaksana (OC) ini, dilaksanakan dalam rangka menggerakan mesin partai menuju 3 (tiga) besar PAN di Kabupaten Tangerang.

Sri Panggung Lestari Ketua DPD PAN Kabupaten Tangerang periode 2026 – 2031,menyampaikan bahwa Muscab Bersama 29 Kecamatan se – Kabupaten Tangerang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini,sesuai intruksi dari DPW PAN Banten.

“Hari ini kami adakan rapat bersama pengurus harian dalam rangka menjalankan intruksi DPW PAN Banten, membentuk Pengurus Cabang periode 2026 – 2031,agar mesin partai bisa segera bergerak menuju target 3 (tiga) besar pada pemilu 2029 yang akan datang”, ucapnya.

‎Rapat Badan Pengurus Harian, pembentukan panitia SC dan OC langsung dipimpin oleh Sekretaris Partai,H.Sugianto .

‎”Alhamdulillah ketua panitia pengarah dan panitia pelaksana sudah disepakati sesuai dengan tupoksi nya,ketua POK (Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan) Saudaraku Santibi menjadi ketua SC dan ketua Bappilu (Badan Pemenangan Pemilu) Saudaraku Bagus Muhamad Rijal sebagai ketua OC serta susunan kepanitiaan lainnya,dan hari ini juga schedule tahapan Muscab langsung disusun dan disepakati peserta rapat”, pungkas Sekretaris DPD PAN Kabupaten Tangerang,H.Sugianto yang akrab di panggil H.Anto.

‎Tahapan dan Jadwal Muscab (Musyawarah Cabang) bersama 29 Kecamatan se – Kabupaten Tangerang

  • 25 April 2026 : Rapat / Sosialisasi Muscab dengan pengurus DPC Periode 2020 – 2025 .
  • 27 April – 7 Mei : Pendaftaran calon ketua formatur DPC (Dewan Pimpinan Cabang) .
  • 8 Mei 2026 : Penyerahan berkas pendaftaran calon ketua formatur DPC ke panitia / DPD .
  • 18 Mei 2026 : Pelaksanaan Muscab (Musyawarah Cabang) .

red24_J.U

DPD Partai Ummat Kabupaten Tangerang Sambut Kunjungan Kesbangpol dalam Rangka Survei Lapangan

sorot24.id| TANGERANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat Kabupaten Tangerang menyambut kunjungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang di kantor sekretariat DPD Partai Ummat, pada Rabu, 15 April 2026 pukul 14.30 WIB.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan survei lapangan yang dilakukan oleh Kesbangpol Kabupaten Tangerang ke seluruh kantor partai politik tingkat kabupaten. Dalam kunjungan ini, hadir sejumlah pejabat Kesbangpol, yaitu Mega, Irfan, dan Kiki.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh jajaran pengurus DPD Partai Ummat Kabupaten Tangerang, di antaranya Ketua Ir. H. Suprapto, Sekretaris Teguh Setiawan, Wakil Bendahara Nuratika, serta pengurus lainnya yakni Hidayat Munas dan Hasrudin.

Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, pihak Kesbangpol melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi sekretariat serta berdialog dengan pengurus terkait keberadaan dan aktivitas partai di tingkat daerah.

Selain itu, pihak Kesbangpol juga menyampaikan berbagai informasi terkait agenda dan program kerja ke depan yang akan melibatkan partai politik di tingkat kabupaten. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan seluruh partai politik.

Ketua DPD Partai Ummat Kabupaten Tangerang, Ir. H. Suprapto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap eksistensi dan legalitas partai politik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan partai politik dalam rangka memperkuat kehidupan demokrasi yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Tangerang.

red24

Empat Pilar MPR RI Digelar di Jakarta Utara, Sigit Purnomo Soroti Tantangan Kebangsaan di Era Digital

sorot24.id | JAKARTA – Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap 4 berlangsung di Jakarta Utara pada 15 Maret 2026 pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat dan berjalan dalam suasana tertib sejak awal hingga akhir acara.

Anggota DPR RI Sigit Purnomo, S.A.P., S.H., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan materi terkait penguatan nilai-nilai kebangsaan yang dinilai semakin penting di tengah dinamika kehidupan masyarakat saat ini.

Dalam pemaparannya, Sigit menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI merupakan fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus dipahami secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa nilai-nilai tersebut perlu di internalisasikan dalam perilaku sehari-hari agar dapat memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Ia juga menyoroti tantangan kebangsaan yang muncul seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut masyarakat untuk semakin bijak dalam menyikapi informasi serta tetap berpegang pada nilai-nilai dasar kebangsaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber. Dalam sesi tersebut, peserta aktif menyampaikan pertanyaan seputar penerapan nilai kebangsaan dalam kehidupan sosial di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Jakarta Utara ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.

red24_LUNAS

Sigit Purnomo Tekankan Penguatan Nilai Kebangsaan dalam Sosialisasi Empat Pilar di Jakarta Barat

sorot24.id | JAKARTA – Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI dilaksanakan di Jakarta Barat pada 15 Maret 2026 mulai pukul 08.00 WIB pagi dalam suasana tertib dan kondusif. Acara tersebut dihadiri oleh anggota DPR RI, Sigit Purnomo, S.A.P., S.H., yang hadir untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Sejak awal kegiatan dimulai, peserta tampak mengikuti rangkaian acara dengan seksama. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan adanya kepedulian terhadap pentingnya pemahaman Empat Pilar sebagai dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam penyampaiannya, Sigit Purnomo (Pasha Ungu) menegaskan bahwa Empat Pilar MPR RI harus menjadi pedoman yang tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyoroti pentingnya menjaga nilai persatuan di tengah perkembangan sosial yang semakin dinamis.

Materi yang disampaikan juga dikaitkan dengan tantangan kehidupan modern, termasuk perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang dapat mempengaruhi pola interaksi masyarakat. Dalam konteks tersebut, nilai-nilai kebangsaan dinilai semakin relevan untuk memperkuat karakter dan identitas nasional.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Sejumlah peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali lebih dalam mengenai penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat di tingkat lokal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan. Sosialisasi Empat Pilar di Jakarta Barat tersebut juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkokoh fondasi kehidupan berbangsa di tengah masyarakat.

red24_LUNAS

Launching Kongres BM PAN ke – VII : Digelar Juli 2026 Pendaftaran Calon Ketua Umum Resmi Dibuka

sorot24.id | JAKARTA – BM PAN (Barisan Muda Penegak Amanat Nasional) secara resmi launching pelaksanaan Kongres BM PAN ke – VII . Minggu Malam, 12 April 2026 di Prosa Studio kawasan Ampera, Jakarta Selatan. Pengumuman ini menjadi penanda dimulainya rangkaian agenda menuju forum tertinggi organisasi yang akan digelar pada 9–11 Juli 2026 di Hotel Marbella, Anyer, Banten.

Kongres BM PAN ke-VII . foto/dok : dppbmpan . [red24]

Kegiatan launching tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BM PAN, Sigit Purnomo Said (Pasha), didampingi oleh Sekretaris Dewan Kehormatan BM PAN Iswari Mukhtar, Sekjen BM PAN Slamet Ariyadi, Bendum BM PAN, Husmaludin, Ketua Steering Committee (SC) Abdul Munir Sara, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Achmad Qayyimel Alofi, Ketua Organizing Committee (OC) Muhammad Firman, serta BPH (Badan Pengurus Harian) DPP BM PAN .

Launching Kongres BM PAN ke-VII bersama Badan Pengurus Harian DPP BM PAN.foto/dok : dppbmpan [red24]

Dalam momentum tersebut, Ketua Panitia Pemilihan secara resmi mengumumkan tahapan pendaftaran calon Ketua Umum BM PAN yang akan dibuka pada 19 April hingga 17 Mei 2026.

‎“Salah satu persyaratan utama bagi bakal calon adalah memperoleh dukungan minimal dari empat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BM PAN.” ujar Lofi.

‎Sementara itu,Ketua Panitia Pengarah (SC),Abdul Munir Sara, mengungkapkan bahwa dinamika menuju Kongres BM PAN ke – VII sudah mulai menguat dengan tingginya antusiasme kader. Hingga saat ini, terdapat sekitar enam hingga tujuh kandidat potensial yang mulai muncul dan menyatakan kesiapan untuk berkompetisi.

‎“Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi dari kader. Ada sekitar enam sampai tujuh kandidat kuat yang mulai muncul. Pada Kongres kali ini, kami juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kader dari unsur PAN, karena BM PAN merupakan organisasi yang inklusif,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua OC Muhammad Firman menyampaikan kesiapan panitia menyelenggarakan kongres secara optimal. Pemilihan lokasi di Anyer, Banten, juga memiliki makna historis sebagai bagian dari refleksi peradaban awal bangsa Indonesia.

‎“Kami siap memberikan yang terbaik untuk penyelenggaraan Kongres BM PAN ke – VII . Lokasi di Banten dipilih bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga sebagai pengingat nilai-nilai sejarah dan peradaban bangsa,” jelasnya.

‎Kongres BM PAN ke – VII diharapkan menjadi momentum strategis tidak hanya dalam pergantian kepemimpinan, tetapi juga sebagai ajang konsolidasi nasional organisasi, penguatan ideologi, serta penegasan peran pemuda dalam menjawab tantangan pembangunan, termasuk dalam mendukung arah kebijakan nasional di sektor strategis seperti ketahanan pangan.

‎Melalui penyelenggaraan kongres ini, BM PAN mengajak seluruh kader di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan, guna memastikan proses demokrasi yang sehat, transparan, dan berintegritas.

Siaran PRESS : DPP BM PAN

red24_KANU

‎Pasca Muscab PKB Kabupaten Tangerang, Ketua DPAC PKB Rajeg Tegaskan Kesetiaan dan Soliditas Kader di Bawah Naungan DPP PKB

sorot24.id | TANGERANG – Dinamika Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Tangerang menjadi momentum penting bagi penguatan struktur internal partai.

‎Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB Kecamatan Rajeg, Keri Supyanto, S.M., yang akrab disapa Anto, menyatakan sikap tegas demi menjaga marwah partai.

‎​Dalam pernyataannya, Anto menegaskan bahwa seluruh struktur PKB di Kecamatan Rajeg berada dalam satu barisan yang solid. Ia menilai Muscab merupakan proses transformasi organisasi yang harus didasari pada kepatuhan terhadap konstitusi partai.

foto/dok : istimewa . red24 .


‎​”Kami di tingkat DPAC memandang Muscab sebagai ajang konsolidasi besar. Tapi fokus utama kami bukan hanya sekadar mensuksesi muscab saja, melainkan bagaimana PKB di Kabupaten Tangerang tetap menjadi kekuatan politik yang melayani rakyat. Oleh karena itu, soliditas adalah harga mati,” ujar Anto kepada awak media.

‎​Anto juga menambahkan bahwa profesionalitas partai dalam menjalankan mekanisme organisasi merupakan bukti kedewasaan PKB Kabupaten Tangerang. Ia berharap kepemimpinan yang lahir dari proses ini mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan kader dan masyarakat luas.

‎​”PKB Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar dengan kader-kader terbaiknya. Kami siap bersinergi dengan siapa pun yang mendapatkan mandat untuk membesarkan partai ini ke depannya,” pungkasnya .

‎​Sehubungan dengan terlaksananya mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Tangerang, Ketua DPAC PKB Kecamatan Rajeg, Keri Supyanto, S.M. (Anto), mewakili seluruh jajaran pengurus dan kader di wilayah Kecamatan Rajeg, menyampaikan poin-poin pernyataan sikap sebagai berikut :

‎​1. Kami menyatakan patuh, tunduk, dan setia sepenuhnya terhadap segala kebijakan serta keputusan yang ditetapkan oleh Ketua Umum DPP PKB dan garis kebijakan partai sesuai hasil Muktamar.

‎​2. Sebagai garda terdepan di tingkat bawah, kader PKB Kecamatan Rajeg tetap solid, merapatkan barisan, dan berkomitmen penuh untuk terus berjuang memenangkan partai di tengah masyarakat.

‎​3. Siapa pun tokoh yang terpilih nanti untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Tangerang, kami menaruh harapan besar agar terdapat kemajuan, inovasi, dan progres yang nyata bagi pemberdayaan kader di seluruh tingkatan serta kesejahteraan masyarakat.

‎4. Kami menyerahkan sepenuhnya mekanisme Muscab sesuai dengan Mandat Muktamar kepada Ketua Umum sebagai Mandataris Tunggal Partai dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan.

‎​5. Kami memberikan dukungan penuh kepada kader-kader terbaik PKB Kabupaten Tangerang yang muncul sebagai kandidat Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan talenta internal partai.

‎​6. Kami menyatakan akan tetap setia dan taat terhadap Keputusan DPP PKB mengenai siapa pun sosok yang diberikan amanah sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang nantinya.

‎7. ​Di atas segala kepentingan individu maupun kelompok, kami selalu dan akan terus mengutamakan soliditas serta keutuhan Partai Kebangkitan Bangsa.

‎Dengan sikap tersebut, DPAC PKB Rajeg berharap seluruh elemen partai dapat terus menjaga kekompakan dan soliditas serta  dapat memperkuat peran politik PKB dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kabupaten Tangerang .

red24_RAS

‎Jaga Soliditas Pasca Muscab DPAC PKB Sepatan Tegaskan Loyalitas Tegak Lurus Pada Instruksi Pusat 

‎​sorot24.id | TANGERANG – Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Sepatan menyatakan sikap optimis pasca digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Tangerang kemarin Jum’at, 10 April 2026 di Aula Kantor DPC PKB Kabupaten Tangerang.

Abdul Haer Ketua DPAC Sepatan Kab.Tangerang. foto/dok : istimewa . [red24] .
‎Di bawah kepemimpinan Abdul Haer, DPAC Sepatan berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah partai dan memperkuat basis massa di tingkat akar rumput (grassroots).

‎​Ketua DPAC PKB Kecamatan Sepatan, Abdul Haer, menyampaikan bahwa momentum Muscab adalah ajang memperkuat mesin partai, bukan sekadar pergantian struktur. Ia menekankan bahwa dinamika yang terjadi merupakan bagian dari pendewasaan politik yang bermuara pada satu tujuan : kejayaan PKB di Kabupaten Tangerang.

‎​”Kami melihat Muscab ini sebagai langkah strategis untuk membawa perubahan besar. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan simpul-simpul perjuangan di tingkat desa tetap solid dan bergerak serentak sesuai dengan visi besar partai,” ujar Abdul Haer dalam keterangan resminya.

‎​Menurutnya, eksistensi PKB di Kabupaten Tangerang akan semakin kuat jika seluruh kader memiliki frekuensi yang sama dalam menjalankan mandat partai. Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi dan kemunculan kader-kader potensial yang siap membawa progres nyata bagi kesejahteraan konstituen.

‎​”Siapa pun yang terpilih nantinya memimpin DPC PKB Kabupaten Tangerang ke depan, harapan kami hanya satu: kemajuan bagi seluruh kader dan kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami di Sepatan siap bergerak totalitas,” tegasnya.

‎​Menyikapi hasil dan mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Tangerang, keluarga besar DPAC PKB Kecamatan Sepatan dengan ini menyatakan:

‎1. ​Kami menyatakan patuh dan setia sepenuhnya terhadap segala kebijakan serta keputusan Ketua Umum dan kebijakan DPP Partai.

‎2. ​Sebagai kader di garda terdepan (grassroot), kami tetap solid, bersatu, dan terus berjuang demi membesarkan nama partai di tengah masyarakat.

‎3. ​Siapa pun yang terpilih menjadi nakhoda baru, kami menaruh harapan besar adanya kemajuan dan progresivitas yang berdampak positif bagi kesejahteraan seluruh kader partai.

‎​4. Kami menyerahkan sepenuhnya mekanisme Muscab sesuai Mandat Muktamar kepada Ketua Umum sebagai Mandataris Tunggal Partai.

‎​5. Kami mendukung penuh kader-kader terbaik PKB Kabupaten Tangerang untuk tampil sebagai kandidat Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang demi keberlanjutan perjuangan daerah.

‎​6. Kami akan tetap setia dan taat terhadap Keputusan DPP PKB, siapa pun sosok yang diberikan amanah untuk menjabat sebagai Ketua DPC.

‎​7. Kami selalu mengutamakan soliditas dan keutuhan internal partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

red24_RAS

‎Sekjen PP IPNU Agus Tanjung : Isu Makar Ancaman Nyata, Kita Lawan Bersama

sorot24.id | JAKARTA – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU), Agus Tanjung melontarkan pernyataan tegas dan keras terkait maraknya isu ajakan makar dan narasi chaos yang belakangan berkembang di ruang publik. Ia menilai, gerakan tersebut bukan sekadar perbedaan pendapat, melainkan ancaman serius terhadap demokrasi dan keutuhan bangsa, Sabtu 11 April 2026.

‎“Ini bukan lagi soal kritik atau kebebasan berpendapat. Ajakan makar adalah bentuk nyata pengkhianatan terhadap konstitusi dan upaya merusak tatanan negara. Tidak boleh ada toleransi terhadap gerakan yang ingin menyeret Indonesia ke jurang kekacauan,” tegas Tanjung.

‎Ia menekankan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi yang menyediakan ruang luas untuk menyampaikan aspirasi secara sah. Oleh karena itu, segala bentuk mobilisasi yang mengarah pada delegitimasi pemerintahan secara inkonstitusional merupakan tindakan yang berbahaya dan harus ditolak secara kolektif.

‎“Kalau ada pihak-pihak yang sengaja memainkan isu chaos, menyebar ketakutan, dan memprovokasi masyarakat, maka itu bukan gerakan moral, tapi agenda destruktif yang mengancam masa depan bangsa,” lanjutnya.

‎Tanjung juga mengingatkan bahwa generasi muda, tidak boleh menjadi korban propaganda politik yang menyesatkan. IPNU, kata dia, akan berada di garis depan dalam menjaga stabilitas nasional dan melawan segala bentuk disinformasi.

‎Di sisi lain, Tanjung menegaskan bahwa kondisi global saat ini sedang berada dalam tekanan berat akibat konflik geopolitik dan perang di berbagai kawasan dunia. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh negara-negara besar, tetapi juga oleh negara berkembang, termasuk Indonesia.

‎“Harus diakui, dunia sedang tidak baik-baik saja. Krisis energi, gangguan rantai pasok, hingga ancaman resesi global adalah realitas yang dihadapi semua negara. Tapi di tengah situasi itu, Indonesia justru mampu menjaga stabilitasnya dengan cukup baik,” ujarnya.

‎Kita lihat dan langsung merasakan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis yang berpihak pada rakyat, contoh nyata sebagaimana kita ketahui disaat terjadinya gangguan rantai pasok energi, harga minyak dunia melambung tinggi dan hampir kebanyakan negara-negara yang terkena imbasnya menaikkan harga minyak, Pemerintah Indonesia mengambil kebijakan yang pro kepada rakyat dengan tidak menaikkan harga minyak sehingga ditengah situasi global yang kesulitan harga kebutuhan pokok di Indonesia bisa stabil.

‎Menurut Tanjung, capaian tersebut menunjukkan bahwa negara hadir dan bekerja di tengah situasi global yang tidak menentu. Oleh karena itu, upaya menggiring opini publik ke arah ketidakstabilan justru sangat tidak bertanggung jawab.

‎“Ketika pemerintah sedang bekerja menjaga stabilitas dan melindungi rakyat, justru ada pihak yang ingin merusaknya dengan narasi makar dan chaos. Ini harus dilawan, karena yang dipertaruhkan adalah nasib seluruh bangsa,” katanya.

‎Tanjung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersikap tegas: menolak segala bentuk provokasi, memperkuat persatuan nasional, serta menjaga ruang publik dari narasi kebencian dan disinformasi.

‎“Jangan beri ruang bagi perusak bangsa. Indonesia tidak boleh mundur hanya karena ambisi segelintir kelompok. Kita harus berdiri tegak menjaga konstitusi, menjaga persatuan, dan memastikan masa depan bangsa tetap aman,” tutup Agus Tanjung.

red24°PR

Musyawarah Cabang DPC PKB Kabupaten Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses

sorot24.id | TANGERANG – DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Kabupaten Tangerang sukses menggelar acara Musyawarah Cabang. Acara tersebut dilaksanakan diruang aula kantor DPC PKB . Jumat,10 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus dan kader untuk mengajukan diri sendiri atau mencalonkan orang lain untuk menjadi ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang.

foto/dok : istimewa . [red24]
Acara ini dihadiri oleh wakil ketua DPP, sekretaris Wilayah Provinsi Banten, jajaran pengurus harian DPC PKB Kabupaten Tangerang, para pimpinan kecamatan (DPAC), hingga tokoh-tokoh senior partai.

Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang M. Nur Kholis mengatakan, Alhamdulillah Musyawarah Cabang berjalan dengan baik, walaupun ada sedikit riak riak,hal ini merupakan sesuatu yang wajar. Karena muscab ini untuk mencari pemimpin terbaik.

“Dinamika dalam Musyawarah cabang hal yang biasa. Ini terbukti bahwa semua kader ingin mencari pemimpin terbaik untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Tangerang,” ucapnya .

Saat ditanya sudah berapa orang yang di sahkan menjadi bakal calon Ketua DPC PKB, Cak Kholis menjelaskan sudah ada sembilan orang yang di sahkan saat muscab hari ini .

“Ada 9 calon yang di sahkan di musca kali ini,5 orang lewat penjaringan dan pemetaan yangg dilakukan DPW dan DPP,sementara 4 orang di usulkan oleh PAC di acara muscab”, pungkasnya .

red24_J.U

Pernyataan Saiful Mujani, Joyo Kasto Wijoyo : Menyerukan “Turunkan Prabowo” Adalah Kemalasan Berpikir Kaum Intelektual

sorot24.id | LAMONGAN – Gelombang kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kian mengemuka, termasuk pernyataan kontroversial dari pengamat politik Saiful Mujani yang menyebut bahwa sang presiden “tidak bisa dinasehati” sehingga opsi satu-satunya adalah “menurunkannya”.

Menanggapi narasi tersebut, akademisi dan cendekiawan publik, Joyo Kasto Wijoyo, melontarkan kritik tajam. Ia menilai pernyataan semacam itu justru mencerminkan krisis kedewasaan berdemokrasi dan kemalasan intelektual di kalangan elite.

“Dalam tradisi akademik, menyimpulkan bahwa seorang pemimpin ‘tidak bisa dinasehati’ di awal masa jabatan adalah vonis yang prematur. Itu bukan bukti ketidakmampuan pemimpin mendengar, melainkan pengakuan kegagalan (admission of failure) kaum intelektual dalam merumuskan argumen yang persuasif,” ujar Joyo dalam pernyataannya, Jumat (10/4/2026).

Bukan Biner, Diam atau Jatuhkan

Joyo menolak keras dikotomi sederhana yang ditawarkan dalam narasi tersebut. Menurutnya, demokrasi tidak boleh direduksi menjadi arena biner antara “mendukung buta” atau “menghancurkan total”.

“Di antara kedua ekstrem itu, terdapat ruang luas bernama kritik konstruktif, kontrol sosial yang cerdas, dan perbaikan sistemik. Jika nasihat tidak didengar, tugas akademisi bukanlah berteriak ‘jatuhkan’, melainkan mengevaluasi metode penyampaiannya: apakah datanya kuat ? Apakah bahasanya terlalu elitis ? Atau salurannya yang salah ?”, tegasnya.

Ia menambahkan bahwa menyerah pada opsi “menurunkan” pemimpin tanpa melalui proses konstitusional yang jelas merupakan bentuk kemalasan berpikir yang berbahaya.

Bahaya Destabilisasi Negara

Lebih lanjut, Joyo memperingatkan risiko serius dari narasi instans tersebut. Menurutnya, seruan untuk menjatuhkan pemimpin tanpa dasar pelanggaran hukum yang berat seperti impeachment, hanya akan memicu instabilitas nasional.

“Sejarah mengajarkan, setiap kali energi politik terkuras untuk menjatuhkan figur, isu substansial rakyat seperti kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan justru terabaikan. Mengorbankan stabilitas negara demi kepuasan sesaat mengganti figur adalah tindakan tidak bertanggung jawab secara kenegaraan,” paparnya.

Joyo juga menyoroti bahwa narasi semacam itu mereduksi makna demokrasi menjadi sekadar power politics yang primitif, yang mencederai semangat reformasi untuk membangun institusi kuat, bukan sekadar bergantung pada figur.

Dari Protester Menjadi Solusionis

Alih-alih terjebak dalam retorika destruktif, Joyo mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum akademisi, untuk beralih peran dari sekadar protester menjadi solusionis.

Ia menawarkan tiga langkah strategis :

  1. Revitalisasi Kritik Berbasis Data . Mengganti seruan emosional dengan policy brief yang tajam dan data akurat. “Pemimpin mungkin bisa mengabaikan opini, tapi sulit mengabaikan fakta yang tak terbantahkan,” katanya.
  2. Penguatan Check and Balances . Fokus memperkuat fungsi DPR,MK, dan lembaga pengawasan untuk mengimbangi eksekutif secara konstitusional, bukan lewat jalan pintas.
  3. Konsolidasi Positif .        Membangun gerakan masyarakat sipil yang fokus pada pengawasan kebijakan dan advokasi rakyat, bukan mobilisasi massa untuk pergantian figur.

Indonesia Terlalu Besar untuk Emosi Sesaat

Menutup pernyataannya, Joyo menegaskan bahwa tugas utama kaum intelektual adalah mengangkat martabat bangsa, bukan menjatuhkan pemimpin.

“Indonesia terlalu besar untuk diurus dengan emosi sesaat. Indonesia terlalu berharga untuk digadaikan demi narasi instan yang tidak produktif. Mari kita kembalikan diskursus politik ke relnya: berpikir kritis, berbicara santun, dan bertindak konstitusional,” pungkas Joyo.

red24_LUNAS