KPU Jakarta Barat Gelar FGD Simulasi Penataan Dapil DPRD DKI Untuk Pemilu 2029
sorot24.id | JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Simulasi Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) 9 dan 10 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI pada Pemilu Tahun 2029 di Aula Kantor KPU Jakbar, Kebon Jeruk, Kamis (9/4/2026).
Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Wahyu Dinata, mengatakan sebagai tindak lanjut dari Surat Ketua KPU Republik Indonesia Nomor 248/PL.01-SD/06/2026 tanggal 8 Maret 2026 terkait rencana kegiatan Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu serta penyusunan tulisan atau artikel ilmiah mengenai pengalaman teknis manajerial Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024.
“Melalui forum ini, kami berharap mendapatkan masukan dari berbagai pihak terkait simulasi jumlah kursi, apakah menggunakan skema 85 kursi atau 100 kursi, serta bagaimana penataan dapil yang ideal, khususnya untuk mengatasi persoalan dapil yang terpisah atau ‘loncat’ seperti di wilayah Tambora dan Taman Sari,” ujar Wahyu..

“Walaupun Pemilu 2029 masih beberapa tahun ke depan, namun proses penataan dapil harus dilakukan sejak dini karena akan melalui tahapan konsultasi dan harmonisasi dengan berbagai pihak,” ungkap Endang.
Endang menambahkan, bahwa penataan dapil ini mencakup evaluasi terhadap wilayah-wilayah yang selama ini dinilai kurang ideal, termasuk adanya wilayah kecamatan yang masuk dalam dapil berbeda meskipun secara geografis berdekatan.
“Diharapkan tercipta rumusan penataan daerah pemilihan yang lebih proporsional, memenuhi prinsip-prinsip penyusunan dapil, serta mampu meningkatkan kualitas representasi masyarakat di DPRD Provinsi Daerah Khusus Jakarta pada Pemilu 2029 mendatang,” pungkasnya.
Sebagai informasi, hadiri Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Wahyu Dinata , Ketua KPU Jakarta Barat Endang Istianti, perwakilan UKPD, Ketua Dewan Kota Jakarta Barat Fahri, perwakilan Kecamatan Tambora, Taman Sari, dan Kembangan, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Bobi dan unsur lainnya. Menghadirkan narasumber Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Divisi Teknis Penyelenggaraan Dody Wijaya dan Ketua Jaringan Demokrasi (JaDi) Sunardi.
red24_PUJI





