foto Ilustrasi/ATM Bank BNI/Baca artikel detikfinance, “Daftar Lokasi ATM BNI-Bank Mandiri Pecahan Rp 10.000 & Rp 20.000” selengkapnya .

Sorot24.id | Jakarta – Pada momentum Ramadan dan Lebaran, permintaan uang tunai biasanya meningkat, terutama dibagikan sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) kepada saudara. Bagi yang belum menukar uang pecahan kecil di bank, masyarakat punya opsi lain melalui mesin ATM pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000.

Baru terdapat ATM BNI dan Bank Mandiri yang menyediakan pecahan Rp 10.000 dan Rp 20.000. Lantas di mana saja lokasinya?

Berdasarkan informasi dari layanan call center BNI di akun resmi X-nya @BNI, BNI hanya menyediakan pecahan Rp 20.000 di wilayah Jakarta, Bogor, dan Tangerang.

Lokasi ATM BNI Rp 10.000 & Rp 20.000
Jakarta

– Lobby Selatan Gedung KB 3
Jl. Jend.Sudirman Kav 1, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10220

KCP KBN Cakung 2
Komplek KBN Cakung, Jl. Jawa Blok A. 14-1 S.D A.14-2, Jakarta Utara

Trisakti Kampus B
Jl. Kyai Tapa No. 260, Jakarta Barat

KCP TRISAKTI KAMPUS A,
Univ. Trisakti Kampus A, Jl. Kyai Tapa, Grogol, Jakarta Barat

KCP UNTAR 1
Gd. Untar I, Jl. Letjen. S. Parman No. 1 Jakarta Barat

Bogor
Gallery IPB Diploma 2
Jl. Kumbang No. 14 Bogor

Tangerang
– KCP UIN 1
Jl. Raya Ciputat, Tangerang Selatan

Surabaya
– KC Graha Pangeran 2
Jl. A. Yani No.286 Surabaya Kota Surabaya

Gedung Kuliah Bersama Kampus C Unair,
Jl. Mulyorejo Surabaya Kota Surabaya

Lokasi ATM Bank Mandiri Rp 10.000 & Rp 20.000

Jakarta

– Plaza Mandiri
Jl. Gatot Subroto Kav.36-38, Senayan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Pondok Kelapa
Jl. Pd. Klp. Indah No.22-23, Pd. Klp., Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta

Blok M
Jl. Bulungan No.76, R Kramat Pela, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Thamrin City
Jl. Kebon Kacang Raya Kb Melati, Pooling Cb Thamrin City Mall Lt. D

Bendungan Hilir
Jl. Bendungan Hilir No.82, RW.3, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta

– Jl. Sunda No.1, RW.4, Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta

– Jl. Moch Kahfi No. 1, RT. 06 / RW. 06, Ciganjur, Jagakarsa, RT.8/RW.1, RT.8/RW.1, Ciganjur, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan

– Jl. RP. Soeroso No.2 RT.10/RW.5, Cikini, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat

Bekasi
– Jl. Raya Galaxy Blok H /19, Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat

– Jl. Insinyur H. Juanda No.155, Bekasi Jaya, Kec. Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat 17112

Bogor
– Jl. Raya Taman Safari, Cibeureum, Kec. Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

 

Red24

Menteri ATR/Kepala BPN Ajak Organisasi Keagamaan “Keroyok” Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

sorot24.id | SERANG – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, menyerahkan 13 sertifikat tanah wakaf untuk rumah ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan di Provinsi Banten pada Jumat (20/02/2025). Penyerahan yang berlangsung di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Banten ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian ATR/BPN mempercepat sertifkasi tanah wakaf guna memberikan kepastian hukum atas aset umat.

“Wakaf ini milik umat Islam. Pelepasan dari hak individu kepada publik, kepada umat. Karena itu, negara hadir untuk memastikan tanah wakaf memiliki kepastian hukum melalui sertifikasi. Saya minta ini ‘dikeroyok’ bersama,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid setelah menyerahkan sertifikat.

Penyerahan Sertifikat oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. Foto/dok : ATR/BPN [red24]
Ajakan mempercepat sertifikasi tanah wakaf ini Menteri Nusron sampaikan kepada seluruh pihak yang hadir di pertemuan ini. Mulai dari jajaran Kantor Wilayah BPN dan Kantor Pertanahan sebagai pelaksana teknis sertifikasi, hingga Kantor Wilayah Kementerian Agama yang berperan dalam administrasi wakaf. Bukan hanya dari sisi pemerintah, lembaga keagamaan, seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, MUI, serta organisasi keagamaan lain juga diharap ikut berkolaborasi.

Untuk jumlah rumah ibadah di Provinsi Banten sendiri tercatat ada sebanyak 24.910 bidang. Dari jumlah tersebut, baru 9.148 bidang atau sekitar 36,72% yang telah bersertifikat. Capaian ini menunjukkan masih besarnya ruang percepatan sertifikasi tanah rumah ibadah dan wakaf di wilayah tersebut.

Berbagai terobosan terus dilakukan, mulai dari kolaborasi antar instansi, pembentukan sidang isbat wakaf, serta pembentukan loket khusus wakaf di Kantor Pertanahan. Hal ini dilakukan guna mempercepat mendaftarkan seluruh tanah wakaf di Indonesia.

“Ini yang harus kita dorong bersama. Proses pendirian masjid, mushala, dan rumah ibadah lainnya terus berjalan sehingga sertifikasi tanah wakaf juga harus dipercepat agar sejalan dengan kebutuhan umat,” kata Nusron Wahid.

Menindaklanjuti arahan terkait percepatan sertifikasi wakaf, pada kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara seluruh Kantor Pertanahan dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Provinsi Banten.

“Penandatanganan MoU yang disaksikan langsung oleh Bapak Menteri dan Bapak Gubernur Banten merupakan bentuk komitmen kami agar seluruh tanah wakaf di Banten tersertifikatkan. Ke depannya MoU serupa akan kami lakukan dengan organisasi keagamaan lainnya,” ujar Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis.

Adapun kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Banten, Andra Soni,Ketua MUI Banten, Bazari Syam,serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Amrullah. Sementara itu, Menteri Nusron hadir dengan didampingi oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Shamy Ardian serta jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten.

red24_RG

Foto Ilustrasi Jual beli Buku LKS sekolah negeri atau pun swasta 

Sorot24.id | Tangerang – Diindikasikan marak jual beli buku Lembaran Kerja Siswa (LKS) di Sekolah Dasar Negeri maupun swasta menjadi lahan cuan bagi oknum tertentu di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Menurut informasi dari beberapa sumber namanya dirahasiakan mengatakan, inisial GZ, kurang lebih 5 (lima) tahun jual beli buku LKS.

Dikatakan sumber, GZ mampu melobi dan mempromosikan kepada para kepala sekolah SDN/Swasta se- Kecamatan Curug. Para Kepala Sekolah pun legowo menerimanya tanpa mengindahkan surat edaran Disdik Kabupaten Tangerang.

Dikonfirmasi GZ lewat whatsapp Kamis, 19 Februari 2026 untuk memberikan tanggapan/penjelasan yang diduga kuat sebagai penyalur buku LKS kepada SDN dan Swasta se-Kecamatan Curug tapi, sampai berita ini tidak ada respon.

Kepala Bidang Sekolah Dasar, Dilli Windu Rejeki Sugandhi S.T, M.T angkat bicara lewat Kepala seksi Pengelolaan Pendidikan,Syubki Setiawan, mengatakan dinas pendidikan sudah melakukan sosialisasi dan mengingatkan seluruh para kepala sekolah agar tetap mengingat aturan yang berlaku.

Syubki Setiawan menjelaskan, pada surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang SE No. 421/248-Disdik secara tegas melarang seluruh Sekolah Dasar Negeri dan Sekolah Menengah Pertama maupun swasta memperjualbelikan buku Lembar Kerja Siswa (LKS). Larangan ini merujuk pada aturan Kemendikbud dan Permendikbud No. 75 Tahun 2020 yang melarang komite sekolah/sekolah menjual buku, dengan sanksi berupa teguran hingga pemeriksaan lebih lanjut.

“Bila ada kepala sekolah terbukti melanggar akan dikenakan sanksi berupa teguran, pembinaan,pemeriksaan dan rotasi mutasi,” tegas Syubki Setiawan, dihari yang sama waktu berbeda.

Mengacu pada peraturan Kemendikbud terkait akses pendidikan gratis dan larangan pungutan di sekolah.
Larangan ini bertujuan untuk menghindari komersialisasi pendidikan dan meringankan beban orang tua murid di Kabupaten.

 

Rengga

Rapat penetapan pergantian pimpinan Komisi III dari Fraksi Partai NasDem di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (19/2/2026).

Sorot24.id | Jakarta – Ahmad Sahroni resmi kembali menduduki posisi pimpinan Komisi III DPR RI. Kepastian ini diperoleh setelah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memimpin rapat penetapan pergantian pimpinan Komisi III dari Fraksi Partai NasDem di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (19/2/2026).

Dalam rapat tersebut, Dasco menjelaskan bahwa rotasi jabatan ini didasari oleh surat resmi yang dilayangkan Fraksi Partai NasDem kepada pimpinan DPR RI.

“Pimpinan DPR RI telah menerima surat dari pimpinan Fraksi Partai NasDem bernomor FNasdem107/DPR RI/ii/2026 tertanggal 12 Februari 2026 perihal pergantian Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Kapoksi Banggar, dan Anggota Banggar dari Fraksi NasDem,” ujar Dasco di hadapan anggota Komisi III.

Berdasarkan surat tersebut, terjadi pergeseran jabatan di internal Fraksi NasDem yang melibatkan Rusdi Masse Mappasessu dan Ahmad Sahroni.

“Maka pimpinan Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem mengalami perubahan. Saudara Rusdi Masse Mappasessu (Nomor Anggota A-24) digantikan oleh Saudara Ahmad Sahroni (Nomor Anggota A-38),” lanjut Dasco.

Dasco kemudian meminta persetujuan dari seluruh anggota Komisi III yang hadir untuk mengesahkan penetapan Ahmad Sahroni sebagai pimpinan komisi yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan tersebut.

Untuk itu, kami sebagai pimpinan rapat menanyakan kepada anggota Komisi III DPR RI, apakah Ahmad Sahroni dapat disetujui untuk ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI?” tanya Dasco.

Pertanyaan tersebut langsung disambut seruan “Setuju!” secara serentak oleh para anggota dewan yang hadir, diikuti dengan ketukan palu sidang sebagai tanda pengesahan. “Terima kasih,” tutup Dasco.

Dengan penetapan ini, Ahmad Sahroni resmi kembali mengemban tugas sebagai pimpinan Komisi III DPR RI, posisi yang sebelumnya juga pernah ia jabat. Selain posisi Wakil Ketua Komisi III, surat dari Fraksi NasDem tersebut juga mengatur mengenai pergantian Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) serta keanggotaan di Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Sebelumnya, Ahmad Sahroni sempat menjalani masa penonaktifan selama enam bulan sebagai anggota DPR RI. Sanksi tersebut dijatuhkan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) setelah ia dinyatakan terbukti bersalah melanggar kode etik anggota dewan.

 

Red24

Polsek Tigaraksa Laksanakan Program Ketahanan Pangan Penanaman Jagung Hibrida 1 Desa 2 Hektar Bersama BUMDes PEMA

sorot24.id | TANGERANG – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan nasional, Polsek Tigaraksa bersama BUMDes PEMA Desa Pete melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Hibrida Program 1 Desa 2 Hektar, pada Rabu (18/02/2026) pukul 09.30 WIB, bertempat di Kp. Kalapa Dua RT 006/004 Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, SH., MH., Camat Tigaraksa H. Cucu Abdurrosyied, SH., S.I.P., M.Si., Kanit Binmas Iptu Rolling, Kepala Desa Pete Andi Sahlani, Ketua BPD Desa Pete TB Refli Thaharudin, Direktur BUMDes Dina Suzatmika, Sekdes Pete Ahmad Sahid Aliyudin, Ketua BUMDes Kabupaten Tangerang Darmayani, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Pete.

Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, SH., MH .foto/dok : Polsek Tigaraksa [red24]
Dalam sambutannya, Direktur BUMDes Desa Pete, Dina Suzatmika,menyampaikan,

bahwa program ketahanan pangan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperkuat sektor pertanian desa. Ia menjelaskan bahwa program penanaman jagung dikelola oleh BUMDes Desa Pete dengan alokasi anggaran sebesar 20% dari Dana Desa, yang juga dibagi untuk mendukung program lainnya”,ucapnya .

Lahan yang digarap seluas kurang lebih 2 hektare dan terbagi dalam tiga lokasi penanaman jagung hibrida. Pihaknya berharap dukungan penuh dari seluruh unsur pemerintah dan masyarakat Desa Pete agar hasil panen nantinya dapat sukses dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga.

Camat Tigaraksa, H. Cucu Abdurrosyied, SH., S.I.P., M.Si., pada kesempatan yang sama mengatakan,”apresiasi atas sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, serta unsur Forkopimcam dalam mendukung program ketahanan pangan 1 Desa 2 Hektar”,ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Pemerintah Kecamatan Tigaraksa memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan penanaman jagung hibrida di Desa Pete dapat berjalan lancar dan memberikan hasil optimal.

Sementara itu,Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, SH., MH.,dalam sambutannya menyampaikan,”Terima kasih kami sampaikan  kepada Pemerintah Desa Pete melalui BUMDes PEMA yang telah melaksanakan Program Ketahanan Pangan dengan penanaman jagung hibrida, sebagai bagian dari program Asta Cita Presiden RI,” pungkasnya.

Kapolsek juga menambahkan imbauan terkait harkamtibmas, khususnya meningkatnya tindak pencurian kendaraan bermotor. Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian kepada Bhabinkamtibmas atau langsung ke Polsek Tigaraksa yang siap melayani masyarakat Kecamatan Tigaraksa selama 1×24 jam.Selain itu, Kapolsek menegaskan bahwa Polri diperintahkan untuk bersinergi dengan pemerintah desa dalam menyukseskan Program Ketahanan Pangan melalui penanaman jagung hibrida, termasuk mendukung Program 1 Desa 2 Hektar serta Program PAT (Perluasan Area Tanam).

Melalui kegiatan ini, diharapkan Program Ketahanan Pangan di wilayah Kecamatan Tigaraksa dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Pete.

red24

Panduan Mengurus Alih Waris Sertifikat Tanah agar Hak Atas Tanah Tetap Terlindungi

sorot24.id | KABUPATEN BATANG – Sertifikat tanah bukan sekedar dokumen, namun merupakan jejak sejarah, sumber penghidupan, sekaligus jaminan masa depan. Tak jarang, tanah sudah mencatatkan kepemilikan turun-temurun dalam suatu keluarga. Tanah yang sudah diwariskan ke penerus keluarga, perlu diurus secara resmi perubahan hak miliknya dalam sertifikat.

Fenomena yang kerap terjadi di Indonesia adalah tanah sudah diwariskan hanya dengan janji antar keluarga, namun sertipikatnya tidak dialih wariskan. Proses alih waris hak atas tanah dianggap rumit, padahal prosesnya sudah jelas diatur dalam regulasi pertanahan. Ketika pemegang hak atas tanah meninggal dunia, keluarga perlu segera memastikan status kepemilikan diperbarui agar memiliki kepastian hukum dan menghindari potensi sengketa di kemudian hari.

foto/dok : red24

Petugas loket di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Batang, Fiya Pramusinta menjelaskan bahwa langkah awal pengurusan biasanya dimulai dari dokumen dasar keluarga.

“Persyaratan biasanya kan awal dari KTP, KK, dari orang tua. Kalau misalnya sudah tidak ada berarti nanti dibutuhkan ahli waris, anak-anaknya. Kalau surat keterangan waris biasanya di sini menyediakan formatnya, tapi beberapa desa juga menyediakan dan bisa sekaligus dimintakan pengesahannya,” ujar Fiya Pramusinta dalam keterangannya di Kantah Kabupaten Batang.

Secara hukum, peralihan hak atas tanah karena pewarisan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Ketentuan lebih lanjut mengenai kewajiban pendaftarannya diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Adapun tata cara teknis pelayanan dan kelengkapan dokumen dijabarkan dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN (ATR/BPN) Nomor 16 Tahun 2021.

Sedikitnya ada delapan persyaratan yang harus dipenuhi. Mulai dari (1) formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas meterai cukup; (2) surat kuasa apabila dikuasakan; (3) fotokopi identitas pemohon/para ahli waris (KTP,KK) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket; (4) sertipikat tanah asli.

Dokumen selanjutnya yang perlu dilengkapi, yaitu (5) surat keterangan waris sesuai perundangan-undangan; (6) akte wasiat notariil (jika ada); (7) fotokopi SPPT dan PBB tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, penyerahan bukti SBB (BPHTB) dan bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak); dan (8) penyerahan bukti SSB (BPHTB), bukti SSP/PPh untuk perolehan tanah lebih dari 60 juta Rupiah bukti bayar uang pemasukan (pada saat pendaftaran hak).

Setelah dokumen dinyatakan lengkap, masyarakat tinggal mengajukan permohonan peralihan hak di Kantah sesuai lokasi tanah. Petugas Kantah kemudian melakukan penelitian data yuridis dan fisik tanah sebelum mencatat perubahan pemegang hak dalam buku tanah. Tahap akhir dari proses ini adalah penerbitan sertipikat tanah baru atas nama ahli waris, baik secara bersama maupun berdasarkan kesepakatan keluarga.

Khusus bagi pemohon yang sertipikatnya masih dalam bentuk analog, akan dilakukan proses alih media menjadi Sertipikat Elektronik terlebih dahulu sebelum sertipikat diterbitkan.

“Kalau yang analog alih media terlebih dulu, kalau sudah sertipikat elektronik bisa langsung di entry,” lanjut Fiya Pramusinta.

Adapun untuk tarif biaya tanah waris ini dihitung berdasarkan nilai tanah yang dikeluarkan oleh Kantah dengan rumus (nilai tanah (per m2) x luas tanah (m2))/1000. Bagi masyarakat yang ingin melakukan proses ahli waris ataupun informasi layanan pertanahan lainnya, Kementerian ATR/BPN telah menyediakan aplikasi Sentuh Tanahku yang sudah menyediakan berbagai informasi layanan pertanahan.

red24_RG

Ratusan warga Babakan, Kota Tangerang, emak- emak mengikuti tradisi keramas bersama di aliran Sungai Cisadane, Selasa (17/2/26) sore. 

Sorot24.id | Kota Tangerang – Ratusan warga Babakan, Kota Tangerang, mengikuti tradisi keramas bersama di aliran Sungai Cisadane, Selasa (17/2/26) sore,Tradisi tahunan ini digelar sebagai bagian dari penyambutan bulan suci Ramadan.

Warga tampak antusias mengikuti kegiatan yang telah berlangsung turun-temurun tersebut. Meski beberapa waktu lalu aliran Sungai Cisadane sempat tercemar limbah kimia, tradisi keramas bersama tetap digelar dengan penuh semangat dan suasana riang.

Masyarakat dari berbagai usia, mulai dari balita hingga orang dewasa, berkumpul di bantaran Sungai Cisadane untuk mengikuti tradisi tersebut. Selain keramas, sebagian warga juga menceburkan diri ke aliran sungai dengan pengawasan petugas yang bersiaga menggunakan perahu karet.

Salah satu warga, Bagus Alfian, mengatakan tradisi ini rutin dilaksanakan setiap menjelang Ramadhan. Ia mengaku tetap yakin mengikuti kegiatan tersebut karena air sungai disebut telah melalui pengujian.

Masyarakat dari berbagai usia, mulai dari balita hingga orang dewasa, berkumpul di bantaran Sungai Cisadane Penuh semangat dan riang“Ini sudah biasa, mandi dan keramas bersama jelang bulan puasa setiap tahun. Ada juga warga dari luar. Airnya juga sudah dites sebelum kegiatan,” ujar bagus.

Sementara itu, Kepala Bidang Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Supendi mengatakan tradisi keramas bersama telah ditetapkan sebagai budaya tak benda milik Kota Tangerang.

Ia menyebut hasil pengujian menunjukkan kualitas air Sungai Cisadane telah kembali dalam ambang normal.

“Hari ini menjadi momen bersejarah, khususnya bagi warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang Kota, dalam rangka tradisi keramas bersama menyambut bulan suci Ramadan,” ujarnya.

“Terkait pencemaran sebelumnya, sudah ada penelitian dari PDAM dan kepolisian yang menyatakan tidak ada dampak negatif, namun ikan dari sungai masih tidak disarankan untuk dikonsumsi,” kata Supendi.

Tradisi keramas bersama dinilai menjadi upaya menjaga warisan budaya turun-temurun sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga di wilayah tersebut

begexs

Pernyataan Gaduh Walikota Denpasar Berbuntut Panjang, FSKMP Tempuh Jalur Hukum

sorot24.id | JAKARTA – Forum Sinergi Komunitas Merah Putih (FSKMP) menggelar konfrensi pers terkait pernyataan kontroversial I Gusti Ngurah Jaya, Walikota Denpasar, Bali, di Ryan Pibersano, Jakarta,Selasa (17/2/2026).

Pernyataan Walikota yang menyebut penonaktifan 24.401 penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) desil 6-10 di Kota Denpasar sebagai “perintah langsung” Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai narasi yang menyesatkan dan tanpa dasar.

Koordinator FSKMP, Purwanto M. Ali, S.E, menegaskan bahwa pernyataan tersebut menunjukkan ketidakpahaman kepala daerah terhadap regulasi nasional.

“Pernyaatan Walikota Denpasar tersebut adalah pernyataan tanpa dasar, ceroboh, ngawur pdan menyesatkan publik,” katanya.

Masih Purwanto, pihaknya menilai bahwa, Walikota Denpasar tidak memahami esensi dan substansi Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN. Bahwa dalam inpres tersebut, tidak secara eksplisit menyebutkan penghapusan data PBI BPJS Kesehatan untuk desil 6-10.

“Inpres tersebut lebih fokus pada pengaturan umum DTSEN, sebagai data tunggal untuk berbagai program. Termasuk pembangunan dan bantuan sosial, termasuk penetapan peserta PBI, yang harus berdasarkan data yang akurat, terintegrasi, dan tepat sasaran,” tuturnya.

Namun demikian, FSKMP menghargai upaya Walikota Denpasar. Yang mana telah memberikan klarifikasi terkait penonaktifan PBI BPJS Kesehatan bagi desil 6 – 10 di daerahnya.

“Yang awalnya ia sebut sebagai perintah langsung dari Presiden, namun kemudian dilakukan koreksi dan permohonan maaf karena pernyataan tersebut keliru. FSKMP menghargai permohonan maaf Walikota Denpasar kepada Presiden dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Dan mengaktifkan kembali kepesertaan tersebut dengan menggunakan anggaran APBD daerah,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, Inpres tersebut lebih fokus pada pengaturan umum DTSEN sebagai data tunggal untuk berbagai program pembangunan dan bantuan sosial, termasuk penetapan peserta PBI yang harus berdasarkan data yang akurat, terintegrasi, dan tepat sasaran.

“Penentuan bahwa penerima PBI adalah desil 1-5 dan kelompok desil 6-10 tidak lagi memenuhi syarat merupakan implementasi dari kebijakan tersebut melalui peraturan pelaksana, yang diatur dalam Surat Keputusan Mensos Nomor 80 Tahun 2025 dan Arahan dari BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Purwanto menjelaskan Kelompok desil 6 – 10 dinonaktifkan karena dinilai sudah mampu secara ekonomi atau tidak tercatat dalam DTSEN.

“Namun, hal ini bukan merupakan ketentuan langsung yang tertulis dalam Inpres tersebut. Implementasinya melalui kebijakan Kementerian Sosial serta BPJS Kesehatan, kelompok desil 6 10 dihapuskan dari daftar penerima PBI BPJS Kesehatan mulai Mei 2025,” jelasnya.

Dia mengatakan masyarakat yang dinonaktifkan namun masih memenuhi syarat (misalnya tergolong miskin/rentan miskin atau menderita penyakit kronis/ katastropik) dapat mengajukan reaktivasi melalui dinas sosial setempat atau aplikasi cek bansos.

Inpres Nomor 4 tahun 2025 mulai berlaku sejak 5 Pebruari 2025 dan Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 80 Tahun 2025 sudah berlaku sejak Bulan Mei 2025, sudah setahun yang lalu regulasi nasional tersebut berlaku.

“Namun, baru sekarang Wali Kota Denpasar membuat pernyataan yang ceroboh dan menyesatkan dan tidak memahami regulasi nasional tersebut,” ujar Purwanto.

Dia sangat menyayangkan hal tersebut. Pasalnya, seorang kepala daerah tidak memahami kebijakan nasional kemudian membuat pernyataan tanpa dasar regulasi yang berlaku, kemudian terkesan menyudutkan Presiden RI karena kebijakan tersebut dianggap merugikan warga Kota Denpasar (PBI JK desil 6- 10) yang dinonaktifkan dari PBI JK.

“Terkesan pernyataan Wali Kota Denpasar sarat dengan muatan kepentingan politik. Sebagaimana diketahui, partai tempat bernaung Wali Kota Denpasar adalah partai yang tidak berada dalam koalisi pemerintahan Presiden Prabowo,” ungkapnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa, Forum Sinergi Komunitas Merah Putih menilai Wali Kota Denpasar telah mengeluarkan pernyataan yang dinilai ceroboh, tanpa dasar data yang valid, tendensius, bersifat fitnah, dan memiliki dampak menyudutkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Pernyataan tersebut telah menimbulkan kegaduhan sosial, keresahan, serta kebingungan di tengah masyarakat luas, terutama berkaitan dengan kebijakan Penerima Bantuan luran Jaminan Kesehatan ( PBI JK),” imbuhnya.

Sebagai akibat dari penyebaran pernyataan yang telah viral di ruang publik, kata dia, muncul persepsi negatif di kalangan masyarakat yang salah mengartikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan penonaktifkan PBI JK bagi masyarakat kategori desil 6 hingga 10.

“Selain itu, rencana Wali kota Denpasar untuk mengaktifkan kembali PBI JK bagi desil 6 hingga 10 di Kota Denpasar dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) makin memperkuat persepsi negatif tersebut, seolah-olah Presiden tidak berpihak pada rakyat. Padahal berdasarkan data yang ada, kategori desil 6 hingga 10 tergolong masyarakat mampu dan berada di atas garis kemiskinan,” terangnya.

Proses Hukum

Dalam rangka menegakkan kebenaran dan hukum, kata dia, Forum Sinergi Komunitas Merah Putih akan membawa kasus pernyataan Wali Kota Denpasar ke ranah hukum dan melakukan pelaporan kepada kepolisian.

Dia mengatakan Forum telah menyiapkan langkah untuk menunjuk penasehat hukum/pengacara yang akan menangani proses hukum secara teratur dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Dengan ini, kami menunjuk Saudara Hamzah Rahayaan, SH dan kawan-kawan sebagai kuasa hukum/pengacara yang akan menindak lanjuti proses hukum selanjutnya,” tegasnya.

Berikut ini nama-nama yang tergabung dalam Forum Sinergi Komunitas Merah Putih :

Koordinator : Purwanto M Ali

Anggota FSKMP :

1 Taruna Aji, Ketua Forum Kesatuan Jaga NKRI

2. Feby Hutabarat, Ketua Aliansi Masyarakat Rumah Susun Jakarta 3. Ridwan Balia, Wakil Ketua Talibuana Nusantara

4. Zulkifli, Wakil Ketua Laskar Pancasila Jakarta

5. Agus Eko Cahyono, Laskar Ansor

6. Supriatna, Sekretaris Generasi Marhaen

7. M. Rusli, Laskar Merah Putih

8. M. Fatah, Ketua TALI Nusantara

9. Robby Patria, Komunitas Gen Z Mahasiswa Biologi UI

10. Amarullah, Pegiat Sosial Disabilitas Jakarta.

11. Mursalin Atiek, Penasehat Talibuana Nusantara

12. Lutfi Nasution, Ketua Umum DPP Indonesia Muda

Kuasa Hukum :

1. Hamzah Rahayaan, SH

2. Deddy Cahyadi, SH

3. M. Kholid, SH

4. Ira Yustika, SH

5. Haija Wakano, SH

6. M. Sulaiman, SH

7. M. Irsal, SH.

8. Amar Saifullah, SH.

red24_LUNAS

Konfercab IV GMNI Kabupaten Tangerang Tetapkan Bung Saepul Bahri sebagai Ketua Periode 2026–2028

sorot24.id | TANGERANG – Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-IV Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kabupaten Tangerang secara resmi menetapkan Saepul Bahri sebagai Ketua DPC GMNI Kabupaten Tangerang periode 2026–2028. Penetapan tersebut berlangsung dalam forum demokratis yang digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Aula Bola Sundul, Kabupaten Tangerang.

Konfercab IV merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat cabang yang dihadiri oleh empat komisariat definitif. Dalam proses pemilihan yang berjalan melalui mekanisme musyawarah dan dilandasi semangat kekeluargaan, tiga dari empat komisariat definitif secara resmi menyatakan dukungan kepada Saepul Bahri sebagai nahkoda baru organisasi.

foto/dok : GMNI Kab.Tangerang . [red24]
Dukungan mayoritas tersebut menjadi mandat politik organisasi bagi Saepul Bahri untuk memimpin dan mengkonsolidasikan kekuatan kader dalam menjawab tantangan zaman. Ia juga diharapkan mampu memperkuat posisi GMNI sebagai organisasi perjuangan yang berlandaskan ideologi Marhaenisme.

Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Bung Saepul Bahri menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta mengokohkan GMNI Kabupaten Tangerang sebagai garda terdepan dalam mengawal kepentingan rakyat kecil.

“Kemenangan ini bukan kemenangan individu, melainkan kemenangan seluruh kader GMNI Kabupaten Tangerang. Tugas kita ke depan adalah memastikan organisasi ini tetap progresif, ideologis, dan berpihak pada kaum marhaen,” tegasnya.

Konfercab IV juga menjadi momentum evaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan arah gerak strategis GMNI Kabupaten Tangerang ke depan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat persatuan.

Dengan terpilihnya Bung Saepul Bahri sebagai Ketua DPC GMNI Kabupaten Tangerang periode 2026–2028, organisasi diharapkan semakin solid, progresif, dan konsisten dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan, kerakyatan, serta keadilan sosial.

Salah satu tokoh senior GMNI Kab.Tangerang Bung Saeful yang biasa disapa Ipunk,pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konfercab ke IV DPC GMNI Kabupaten Tangerang .

“Saya dan seluruh Alumni GMNI Kab. Tangerang sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Konfercab ke IV DPC GMNI Kabupaten Tangerang berjalan dengan lancar dan demokratis sehingga menghasilkan pemimpin baru yaitu Bung Saepul Bahri menggantikan Bung Endang Kurnia”,ujarnya .

Kami Alumni GMNI juga mengucapkan terima kasih kepada Bung Endang Kurnia dan jajarannya yang telah mengabdikan diri di GMNI selama kurun waktu dua periode .

“Biar sejarah yang mencatat pergerakan dibawah kepemimpinan Bung endang Kurnia dua periode kebelakang,semoga Bung endang Kurnia juga Amanah dan Sukses ditempat yang baru sebagai Ketua DPD GMNI Provinsi Banten semoga bermanfaat dan bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Banten”,pungkas Bung Ifunk.

red24_SP

Panpel Persija Bung Ferry ungkap Macan Kemayoran terusir dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) karena akan dipakai Timnas Indonesia. Tiga laga kandang diusahakan kembali digelar di Jakarata International Stadium (JIS).

 

Sorot24.id | Jakarta – Persija Jakarta sudah mulai tenang karena tiga pertandingan kandang terdepan akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Sunter, Jakarta Utara.

Kepastian itu disampaikan secara langsung oleh Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief.

Pria yang akrab disapa Bung Ferry itu mengatakan bahwa Persija akan berkandang di JIS saat melawan PSM Makassar, Borneo FC, dan Dewa United.

Ini berarti tiga laga kandang Persija selama bulan ramadan digelar di stadion berkapasitas 80 ribu penonton tersebut.

Persija harus bermain di JIS karena tidak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

SUGBK sedang tahap persiapan untuk menyambut pertandingan timnas Indonesia di FIFA Series 2026.

Turnamen tersebut diikuti oleh timnas Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis.

Rencananya pertandingan akan digelar pada 23-31 Maret 2026.

“Fix tiga laga kandang Persija ke depan akan bermain di JIS,” kata Bung Ferry  Senin (16/2/2026).

Bung Ferry menambahkan, kondisi rumput JIS sudah jauh lebih baik dibandingkan saat Persija menjamu Bali United dan Malut United pada Agustus 2025.

Ia yakin para pemain Persija dan PSM, Borneo FC, serta Dewa United tidak kecewa dengan rumput JIS.

“Saya udah mengajak Direktur Olahraga Persija Bambang Pamungkas dan Ketua Umum The Jakmania Diky Soemarno untuk meninjau langsung kualitas lapangan,” kata Bung Ferry.

Lebih lanjut, Bung Ferry mengatakan bahwa untuk lawan PSM, Persija hanya menyediakan tiket penonton sebanyak 25 ribu.

Keputusan itu diambil karena pertandingan digelar pada Jumat dan bertepatan dengan bulan puasa.

Macan Kemayoran dijadwalkan akan menjamu PSM pada pekan ke-22 Super League 2025/2026 di JIS, Jumat (20/2/2026).

Persija kembali lagi ke JIS setelah tidak lama menggunakan venue tersebut selama enam bulan terakhir.

“Untuk tribun penonton, kami hanya buka di kategori bawah,” kata Bung Ferry.

Selain JIS, Bung Ferry mengakui bahwa Persija ingin mencoba bermain di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat.

Kondisi rumput Stadion Patriot sudah bagus dan bisa menggelar pertandingan.

Akan tetapi, Stadion Patriot kini digunakan sebagai kandang Sriwijaya FC pada putaran ketiga Championship 2025/2026.

Sementara Bung Ferry harus segera mengambil keputusan cepat karena berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Kemarin sempat berpikir bermain di Stadion Patriot tapi gak jadi.”

“Saya harus segera ambil keputusan dan akhirnya pilih JIS,” tutup Bung Ferry.

red24