Selesai Pembangunan Tembok Penahan Lubang Dibiarkan Mengganggu Jalan Ajangsana Desa Karang Rejo Kabupaten Simalungun

oleh -22 Dilihat
oleh

sorot24.id | SUMATERA UTARA – Pekerjaan pembuatan penahan jalan yang berada dihuta 7 Desa Karang Rejo Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun terlihat asal jadi pengerjaannya,pembiayaan bersumber dari APBD ( Simalungun melalui bagi hasil ) Dinas PTUR Simalungun dan dikerjakan pihak pemborong CV.Karya Sari Tresna dengan total anggaran Rp 199.009.000,- .

Dengan masa pekerjaan dimulai tanggal 18 November 2025. Pekerjaan proyek sangat mengecewakan hasilnya bagi masyarakat, khususnya yang berdomisili dihuta 7 Desa Karang Rejo dan para pengemudi serta pelintas lainnya .

Pantauan sorot24.id sejak dimulainya pekerjaan proyek pembuatan penahan jalan yang berada dijalan Anjangsana pada bulan November 2025 yang lalu,terlihat pekerjaaan asal jadi,material digunakan batu padas (batu kali) masih sangat muda tingkat kekerasannya,hingga kekuatan batu tersebut menjadi diragukan sebagai penopang dibawah untuk pembuatan penahan jalan,tetapi pihak pemborong tetap menggunakannya.

foto/dok : BD [red24]Kualitas penahan jalan yang baru selesai dikerjakan pada tanggal 29 Desember 2025, terlihat asal jadi,banyak pengendara yang melintasi jalan tersebut dan keluar masuknya truck dengan tonase berat menjadi salah satu penyebab amblasnya timbunan tanah dipinggir tembok karena penahan jalan tidak dipadatkan sesuai dengan spesifikasinya oleh pihak pemborong.

Kejar tayang pekerjaan proyek akhir tahun 2025 harus segera dituntaskan semuanya dan juga mepetnya waktu pengerjaan.

“Ketika pekerjaan tembok penahan jalan ini dikerjakan,kami sudah merasa sangat senang dikarenakan jalan ini adalah jalan utama (protokol) buat kami warga Huta 7,warga Nagori Karangrejo khususnya dan desa desa lainya yang masuk wilayah Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Sumatera Utara,tetapi melihat pekerjaannya seperti ini, kami merasa kecewa,kualitasnya bisa dilihat sendiri badan jalan menjadi menyempit sementara jembatan berada disampingnya hanya berjarak 1 meter dari jalan tersebut”, ujar warga Huta 7.

“Umur jembatan juga sudah sangat tua kalaupun penopangnya tidak kuat maka tidak tertutup kemungkinan akan ikut amblas, harapan kami untuk segera ditinjau kembali dan diadakan perbaikan agar tidak jatuh korban dikarenakan jalan ini masih tetap berlobang dan tidak ditimbun, buat para pengendara roda 2 dan roda 4 maupun truck agar lebih berhati hati ketika melintasi jalan ini”, ungkap warga yang namanya tidak ingin disebutkan.

Jalan Anjangsana tepatnya di Desa Karang Rejo Kecamatan Gunung Maligas,berada diwilayah Kabupaten Simalungun Sumatera Utara adalah jalan utama yang melintasi tiga Kecamatan yaitu Gunung Maligas,Kecamatan Siantar dan Kecamatan Gunung Malela. Adapun jalan ini adalah jalur jalan utama menuju tempat Destinasi Wisata pemandian air sejuk Karang Anyer.

red24_BD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *