Satreskrim Polres Garut berfoto bersama dua tersangka dugaan pencurian kendaraan roda empat (R4) jenis pick up di ruang Sat Tahti Polres Garut, Minggu (15/2/2026).

 

Sorot24.id | Garut – Aksi komplotan spesialis pencurian kendaraan roda empat (R4) jenis pick up yang beroperasi lintas wilayah Jawa Barat akhirnya dipatahkan. Jajaran Polres Garut melalui Unit III Pidum Satreskrim Tim Sancang berhasil mengungkap dan meringkus empat pelaku yang diduga terlibat dalam serangkaian aksi pencurian dengan pemberatan.

Kasat Reskrim Joko Prihatin mengungkapkan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari sejumlah laporan polisi yang masuk sejak Agustus 2025 hingga Januari 2026.

“Operasi penangkapan dilakukan di beberapa lokasi berbeda, mulai dari wilayah Cimahi, Karawang hingga Garut,” ujar Joko kepada awak media, Minggu (15/2/2026).

Pengungkapan ini menjadi bagian dari langkah tegas jajaran Polda Jawa Barat dalam menekan angka pencurian kendaraan bermotor, khususnya kendaraan niaga jenis pick up yang kerap menjadi incaran karena nilai ekonomisnya tinggi.

Tim Sancang yang dipimpin Kanit III Pidum melakukan penyelidikan intensif. Mulai dari pemeriksaan saksi, penelusuran rekaman CCTV, hingga pelacakan jaringan pelaku yang diduga terorganisir.

Hasilnya, empat orang berhasil diamankan di tiga lokasi berbeda, yakni ruas Tol Padalarang–Cileunyi wilayah Cimahi, wilayah Karawang, serta Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Para pelaku berinisial DD (48) dan Y (52) warga Garut, S (47) warga Karawang, serta MN (41) warga Lamongan. Mereka diduga memiliki peran berbeda, dari eksekutor pencurian, pemetaan lokasi target, hingga penadah sekaligus pihak yang mengubah identitas kendaraan hasil curian.

Dalam menjalankan aksinya, komplotan ini diduga menyasar mobil pick up yang terparkir di halaman rumah. Pelaku merusak kunci kontak menggunakan alat khusus dan memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan. Salah satu aksi mereka bahkan menyebabkan kerugian korban mencapai puluhan juta rupiah.

Dari tangan pelaku, polisi menyita satu unit mobil pick up, perangkat pendeteksi sinyal GPS kendaraan, peralatan modifikasi, mesin bor, gerinda, cat semprot, hingga sejumlah pelat nomor yang diduga digunakan untuk mengaburkan identitas kendaraan hasil curian.

Keempat pelaku kini mendekam di Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Penyidik masih mengembangkan kasus ini guna mengungkap kemungkinan jaringan lain serta menelusuri keberadaan barang bukti tambahan.

Polisi memastikan akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya pencurian kendaraan niaga yang berdampak langsung pada roda perekonomian warga.

Red24

foto dok/ camat Tigaraksa peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisereh acara potong tumpeng dan Sekcam Tigaraksa, didampingi oleh Babinsa, Pengawas KDMP, serta jajaran Ketua BPD Cisereh dan seluruh Staf Desa Cisereh yang hadir mewakili Kepala Desa.

 

sorot24 | TANGERANG – Semangat kemandirian ekonomi desa diwujudkan secara nyata dalam peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisereh. Acara yang berlangsung meriah di Desa Cisereh ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kedaulatan ekonomi masyarakat setempat melalui wadah koperasi.

 

foto/dok : foto dok/ camat Tigaraksa peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisereh acara potong tumpeng dan Sekcam Tigaraksa, didampingi oleh Babinsa, Pengawas KDMP, serta jajaran Ketua BPD Cisereh dan seluruh Staf Desa Cisereh yang hadir mewakili Kepala Desa.

​Acara dihadiri langsung oleh Camat Tigaraksa dan Sekcam Tigaraksa, didampingi oleh Babinsa, Pengawas KDMP, serta jajaran Ketua BPD Cisereh dan seluruh Staf Desa Cisereh yang hadir mewakili Kepala Desa.

​Momen puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Camat Tigaraksa. Sebagai bentuk simbolis penyerahan amanah dan sinergi yang kuat, Camat Tigaraksa secara khusus memberikan suapan potongan tumpeng kepada tiga pilar utama penggerak desa, yaitu:

• ​Ketua KDMP Cisereh (Bapak Ade Saputra), sebagai simbol restu atas pengelolaan koperasi.
• ​Perwakilan Staf Desa Cisereh, sebagai simbol dukungan penuh dari pemerintah desa.
• ​Ketua BPD Cisereh, sebagai simbol restu dan pengawasan dari keterwakilan masyarakat.

​Dalam sambutannya, Camat Tigaraksa memberikan pesan mendalam kepada jajaran pengurus, khususnya Bapak Ade Saputra beserta jajaran pengurus, pengawas dan anggota KDMP Cisereh.

 

Camat dan Sekcam Tigaraksa foto bersama pengurus KDMP Desa Cisereh . foto/dok : red24

“Jadikan KDMP ini sebagai pondasi kuat untuk membangun desa kita sendiri. Saya minta seluruh staf desa, ibu-ibu PKK, dan tokoh masyarakat masuk jadi anggota. Masyarakat kalau belanja sembako ke KDMP saja, jangan ke warung lain lagi. Mari kita besarkan usaha milik kita sendiri,” tegas Camat Tigaraksa.

​Ketua KDMP Cisereh, Ade Saputra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan semua pihak. “Sesuai arahan pemerintah, fokus kita adalah ketahanan pangan. Kami ingin ketahanan pangan menjadi pondasi kokoh bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan,” pungkasnya.

​Sebagai bukti nyata, KDMP langsung menggelar Bazar Sembako Murah yang diserbu warga. Antusiasme masyarakat ini menjadi sinyal positif bahwa kehadiran Koperasi Desa Merah Putih sangat dinantikan untuk membantu stabilitas ekonomi rumah tangga di Cisereh.

​Dengan resmi dibukanya KDMP Cisereh melalui prosesi yang penuh kekeluargaan ini, diharapkan sinergi antara kecamatan, desa, dan masyarakat terus terjalin demi mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

red24

foto dok/ Gubernur Banten Andra Soni dan walikota Tangerang Sachrudin meresmikan Instalasi Kardiocerebrovaskuler

 

Sorot24.id | Kota Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni meresmikan operasionalisasi kerja sama layanan Instalasi Pelayanan Kardiocerebrovaskuler Terpadu (IPKT) atau layanan kesehatan pembuluh darah antara RSUD Kota Tangerang dengan BPJS Kesehatan, Sabtu (14/2/2026).

Fasilitas ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses layanan medis spesialis bagi masyarakat Banten.

Hadir dalam peresmian tersebut Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, Wali Kota Tangerang Sachrudin, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti.

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa kehadiran fasilitas IPKT yang dilengkapi dengan Cardiac Catheterization Laboratory (Cath Lab) merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan layanan rujukan kardiovaskular.

“Kehadiran fasilitas ini adalah langkah strategis untuk memperkuat sistem kesehatan di Provinsi Banten. Kami terus mendorong sinergi antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota guna memastikan layanan kesehatan yang berkualitas dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Andra Soni di RSUD Kota Tangerang, Jalan Pulau Putri Raya, Kota Tangerang.

Andra juga menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek kuratif dan preventif. Menurutnya, penguatan sistem kesehatan nasional menuntut kolaborasi lintas sektor agar masyarakat tidak hanya mendapatkan pengobatan yang baik, tetapi juga teredukasi dalam pola hidup sehat.

“Penanganan kuratif memang mendesak, namun yang jauh lebih utama adalah bagaimana kita secara kolektif mencegah masyarakat agar tidak jatuh sakit melalui langkah-langkah preventif dan promotif,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, memberikan apresiasi atas kelengkapan fasilitas di RSUD Kota Tangerang.

Ia menilai standar pelayanan, teknologi medis, hingga ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di lokasi tersebut telah setara dengan rumah sakit rujukan nasional.

“Fasilitasnya sangat mumpuni dan SDM-nya siap, mulai dari dokter spesialis hingga tenaga perawat. Kabar baiknya, layanan mutakhir ini dapat diakses oleh pasien BPJS tanpa dikenakan biaya. Ini adalah bentuk nyata negara hadir untuk rakyat,” tutur Benjamin.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam kasus serangan jantung dan stroke, waktu adalah faktor kunci (golden period).

Kecepatan penanganan medis maksimal enam jam sejak gejala muncul sangat menentukan tingkat keselamatan pasien.

Dengan adanya Cath Lab di Kota Tangerang, efektivitas waktu penanganan dapat ditingkatkan tanpa perlu merujuk pasien ke fasilitas yang lebih jauh.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menambahkan bahwa pengembangan RSUD Kota Tangerang akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

Ia berkomitmen untuk terus membenahi fasilitas kesehatan agar seluruh warga Kota Tangerang mendapatkan haknya atas pelayanan medis yang profesional.

“Prinsip kami jelas, setiap warga berhak mendapatkan penanganan medis yang berkualitas tanpa terkendala oleh jarak, waktu, maupun kondisi ekonomi,” pungkas Sachrudin

Begexs

,

Ketua DPD KNPI Provinsi Banten

 

Sorot24.id Banten – Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten, Tito Istianto, SE, M.Si menilai Gubernur Banten Andra Soni memberikan corak tersendiri selama setahun menjabat sebagai orang nomor satu di Provinsi Banten. Sikap responsif terhadap berbagai keluhan masyarakat disebut menjadi poin plus utama dalam kepemimpinannya.

“Selama setahun, Gubernur Andra Soni hadir di masyarakat, mendengarkan keluhan publik, hadir di agenda-agenda publik, Gubernur sangat merespons berbagai keluhan publik,” ucap Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten Tito Istianto, SE, M.Si pada, Sabtu (14/2/2026).

Menurutnya, kehadiran langsung gubernur di tengah masyarakat mampu membangun jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga. Dengan komunikasi yang terbuka, kebutuhan riil masyarakat dapat segera dipetakan dan ditindaklanjuti melalui kebijakan yang tepat sasaran.

Tito menilai, langkah tersebut dapat mengakselerasi terwujudnya visi Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi. Namun, ia menekankan pentingnya kemampuan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas kebijakan yang paling mendesak agar dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat.

Selain itu, program prioritas Sekolah Gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta dinilai menjadi pembeda dibanding kepala daerah lain. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang tengah menggodok kebijakan sekolah gratis untuk Madrasah Aliyah.

Bahkan, Gubernur Banten, Andra Soni, telah mencapai beberapa pencapaian signifikan dalam satu tahun kepemimpinannya. Beberapa program unggulan yang telah dilaksanakan antara lain:

Ketua DPD KNPI Provinsi Banten Nilai Kepemimpinan Andra Soni – Achmad Dimyati Natakusumah

– Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra): Program ini fokus pada pembangunan jalan desa untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat pedesaan.
– Desa Tangguh: Program ini memberikan bantuan dana Rp 300 juta per desa untuk meningkatkan infrastruktur dan ekonomi lokal.
– Sekolah Gratis: Program ini menyediakan pendidikan gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Banten.
– Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Program-program Andra Soni telah membantu meningkatkan IPM Banten menjadi 77,25, masuk kategori tinggi.

Pencapaian-pencapaian ini menunjukkan komitmen Andra Soni dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten dan mendorong pembangunan yang lebih adil dan merata.

Acara Silaturahmi Bersama di Wisata MBS Serang Paguyuban Gunung Limo Pacitan – Jatim, Provinsi Banten,

Sorot24.id | Kota Serang – Paguyuban Gunung Limo Pacitan – Jatim, Provinsi Banten, kembali menggelar acara silaturahmi bersama dan bertempat di Wisata MBS Kota – Serang Banten, pada Hari Sabtu 14 Februari 2026.

Diketahui juga, bahwa pelaksanaan acara yang kali ini dilakukan berbeda dengan tahun sebelumnya seperti halnya acara pada tahun 2025. Akan tetapi silaturahmi ini justru dilaksanakan sebelum puasa ramadhan dan sekaligus merupakan salah satu rangkaian acara yang digagas oleh Paguyuban Pacitan Gunung Limo – Jawa Timur yang ada di Banten, dengan Nama PASSCIPAL (Paguyuban Serkot, Serkab, Cilegon, Pandeglang, Lebak) Jatim-Banten. Sabtu (14-2-2026)

Seperti halnya telah disampaikan langsung Ketua Paguyuban Gunung Limo Pacitan Jatim, ONI TRI WAHYUDI, bahwa sebuah wadah paguyuban di banten tersebut dinamai PASSCIPAL (Paguyuban Serkot, Serkab, Cilegon, Pandeglang, Lebak).

Dalam ucapan dan juga rasa syukurnya, ONI TRI WAHYUDI, kembali menyampaikan rasa haru dan bahagia saat acara itu berlangsung, yang mana bahwasanya acara ini dapat diselenggarakan oleh semua saudara sahabat dan kerabat yang Khususnya berasal dari Pacitan Jawa Timur yang khususnya kini berada di Daerah Provinsi banten.

“Terimakasih atas kehadiran saudara saudara sesama perantau dari Pacitan, semoga dalam kesempatan silaturahmi ini Allah memberikan karunia dan hidayahnya kepada keluarga kita semua, dan alhamdulillah sekarang kita selaku warga Pacitan Jawa Timur yang berada di banten, sudah memiliki wadah baru yang bernama Paguyuban PASSCIPAL (Paguyuban Serkot, Serkab, Cilegon, Pandeglang, Lebak)”. Papar ONI TRI WAHYUDI.

Masih dikatakan nya, bahwa dalam kesempatan acara beliau juga mengucapkan syukur dan terimakasih kepada saudara kerabat yang sudah hadir dalam acara silaturahmi PASCIPAL (Paguyuban Serkot, Serkab, Cilegon, Pandeglang, Lebak).

“Terimakasih untuk dukungan sahabat kerabat Pacitan semua atas terlaksananya silaturahmi ini, dengan maksud dan tujuan sambut datangnya bulan suci ramadhan 1447.M/2026. Selebihnya, semoga paguyuban Pacitan Jawa Timur “PASCIPAL” Provinsi Banten akan lebih guyub, rukun dan bisa saling menumbuhkan sifat asah asih asuh terhadap sesama, imbuh ONI TRI WAHYUDI.

Acara Silaturahmi dan rasa syukur yang digelar semata untuk menyambut puasa ramadhan dan tetap bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan, khususnya keluarga besar Pacitan Jawa Timur. Selain sebagai ajang untuk saling berbagi dan berinteraksi, acara ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan di bulan Suci Ramadan 1447 .H / 2026.

“Kedepannya silaturahmi ini tetap kita tingkatkan dan kita exiskan dalam sebuah bentuk Paguyuban PASSCIPAL Gunung Limo Pacitan Jatim, dan sebelum ramashan tiba, saya selaku pribadi minta maaf dan saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya, dan juga selamat Hari raya idul fitri, mohon maaf lahir bhatin”, tutup ONI TRI WAHYUDI, selaku Ketua PASSCIPAL Gunung Limo Pacitan – Jawa Timur diakhir penjelasan.

 

Rengga

foto dok/ Konferensi pers di Mapolda Polda Metro Jaya menampilkan barang bukti hasil Operasi Pekat Jaya 2026, mulai dari narkoba, senjata tajam, minuman keras hingga petasan yang disita dari ratusan pelaku kriminal di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

 

Soror24.id | Jakarta – Operasi Pekat Jaya 2026 yang digelar selama 15 hari oleh Polda Metro Jaya mencatat hasil mencengangkan. Sebanyak 937 pelaku kriminal berhasil diamankan dari berbagai titik di Jakarta dan sekitarnya.

Dari total tersebut, 487 pelaku ditahan, sementara 450 lainnya menjalani pembinaan. Operasi ini merupakan respons tegas aparat terhadap penyakit masyarakat yang meresahkan publik.

“Para pelaku ini berasal dari 772 kasus yang ditangani Polda Metro Jaya selama pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Bhudi Hermanto, Kamis (12/2/2026).

Tak hanya menangkap pelaku, aparat juga menyita barang bukti dalam jumlah fantastis. Di antaranya:

225.280 butir obat terlarang
11.422,03 gram sabu
40.492,8 gram ganja
Tembakau sintetis dan serbuk ekstasi
20.802 botol minuman keras
572 buah petasan
Sejumlah senjata tajam

Angka-angka ini menjadi potret nyata betapa masifnya peredaran narkoba dan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menambahkan bahwa operasi menyasar 30 titik target operasi utama yang langsung ditindak dengan penegakan hukum tegas.

Tak berhenti di situ, penindakan juga dilakukan pada 742 titik non target operasi, menunjukkan skala operasi yang luas dan agresif.

“Dalam Operasi Pekat Jaya 2026 ini, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) menjadi yang paling dominan ditangani oleh Polda Metro Jaya dan Polres jajaran,” ujar Iman.

Red24

Building Engineers Association (BEA) Jawa Barat melalui kegiatan Touring & Association Social Responsibility (CSR) 2026 yang digelar pada 7–8 Februari 2026 di kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi. Kepala Desa Ceimas, Wisnu dan Ketua BEA Jawa Barat, Asep Suherman

Sorotan24.id | SUKABUMI, – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kembali ditegaskan oleh Building Engineers Association (BEA) Jawa Barat melalui kegiatan Touring & Association Social Responsibility (CSR) 2026 yang digelar pada 7–8 Februari 2026 di kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi.

Kegiatan tahunan ini memadukan agenda otomotif, aksi sosial, dan pelestarian lingkungan dalam satu rangkaian yang terstruktur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Touring dimulai dari titik start di PT Tigris Primordia Kencana, Jalan Siliwangi No. 58, Baleendah, Kabupaten Bandung Barat. Para member BEA Jawa Barat dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan yang sarat makna tersebut.

Dalam rangkaian CSR, BEA Jawa Barat melakukan penanaman sekitar 250 pohon multi fungsi dan produktif, di antaranya durian, sawo, alpukat, dan rambutan. Penanaman dilakukan di area tebing sebagai langkah konkret menjaga kelestarian alam sekaligus memberi nilai ekonomi jangka panjang bagi warga sekitar.

Kepala Desa Ceimas, Wisnu, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata asosiasi tersebut.

“Alhamdulillah, kami dikunjungi oleh rekan-rekan BEA dari komunitas se-Jawa Barat. Atas nama Pemerintah Desa Ceimas, Kecamatan Ceimas, Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas bantuan bibit pohon ini. Mudah-mudahan saat berkunjung kembali, pohon-pohon ini sudah berbuah,” ujarnya kepada wartawan.

Wisnu juga berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan BEA dapat terus terjalin dalam upaya menjaga lingkungan yang lebih hijau dan produktif.

Sementara itu, Ketua BEA Jawa Barat, Asep Suherman, menegaskan bahwa profesi teknik dan konstruksi tidak menghalangi kepedulian terhadap isu lingkungan.

“Inilah BEA Indonesia, inilah BEA Jawa Barat. Kami adalah orang-orang teknik dan bangunan, tetapi kami sangat peduli lingkungan. Hari ini bersama Pak Kades Wisnu, kami menanam sekitar 250 pohon yang multi fungsi dan berbuah. Insya Allah ini sangat bermanfaat,” tegas Asep.

Kegiatan Touring & CSR 2026 ini menjadi bukti bahwa asosiasi profesi tidak hanya berorientasi pada pengembangan kompetensi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

 

Rengga

foto dok/pembukaan Rakornas I PHRI di Hotel PO, Kota Semarang, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi 

 

Sorot24.id | Semarang – Saat menghadiri pembukaan Rakornas I PHRI di Hotel PO, Kota Semarang, Selasa (10/2), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun kolaborasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di wilayahnya, untuk memperkuat sektor pariwisata.

Hadir dari pembukaan Rakornas I PHRI yakni Menteri Pariwisata RI Widiyanti Wardhana, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya, serta sejumlah tokoh lainnya termasuk Ketua Kadin.

Pasalnya, hotel dan restoran memiliki kontribusi yang berarti bagi pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan pariwisata di Jawa Tengah. Apalagi, sektor ini membawa multiplier effect terhadap perdagangan, transportasi, UMKM, dan penciptaan lapangan pekerjaan. Tercatat, kontribusi sektor penyediaan akomodasi dan makan minum terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah, terus meningkat. Pada 2023, kontribusi sektor ini sekitar 3,41%, kemudian pada 2025 meningkat menjadi 3,74%.

Melihat catatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menaruh harapan kepada PHRI, untuk ikut berkontribusi menyokong pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya. Apalagi sektor pariwisata akan menjadi fokus pembangunan Jawa Tengah pada 2027 mendatang. Sehingga, dia ingin sektor perhotelan dan restoran bisa berjalan dan tumbuh bersama.

“Ini adalah tantangan dan pekerjaan rumah bagi rekan-rekan sekalian. Bagaimana agar investasi, khususnya di sektor hotel dan restoran ini menjadi yang utama,” kata Luthfi.

Saat ini, Jawa Tengah telah memiliki sejumlah destinasi wisata yang menarik, termasuk adanya 1.000 desa wisata yang tersebar di 35 daerah. Destinasi wisata baru juga terus didorong untuk dikembangkan, seperti wisata ramah muslim yang memerlukan jaminan halal dalam penyajian makanan dan restorannya. Kemudian ada juga aglomerasi wisata meliputi Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening, yang saat ini sedang digarap.

“Tentu ini perlu tugas-tugas kolaboratif, termasuk dengan Bapak/ Ibu (anggota PHRI) di sini,” ujarnya.

Ditambahkan, konsep aglomerasi sudah dicontohkan oleh tujuh kabupaten/ kota di Soloraya, saat menggelar Soloraya Great Sale pada 2025 lalu. Tak tanggung-tanggung, melalui konsep tersebut raupan transaksi di semua sektor mencapai Rp10,7 triliun dalam waktu satu bulan. Dalam kurun waktu itu juga, okupansi hotel dan penginapan di Soloraya penuh.

“Ini yang coba kami ciptakan, dan mungkin menjadi gambaran dan dasar dalam menyukseskan pembangunan nasional,” katanya.

Pada kesempatan itu, Menteri Pariwisata, Widiyanti Wardhana menyampaikan, sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum menunjukkan kinerja yang sangat baik, laju pertumbuhannya mencapai 7,41%. Atas laju pertumbuhan itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum berkontribusi sebesar 0,24% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025.

Menteri Widiyanti juga menyampaikan optimistisme terkait kontribusi pariwisata terhadap PDB akan terus meningkat, dan mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan. Apresiasi kami kepada pelaku usaha hotel dan restoran atas dukungannya, untuk mengembangkan pariwisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Red24

foto dok/Petugas Polsek Pusakanagara bersama unsur kecamatan melakukan razia dan menyita sejumlah botol minuman keras dari salah satu warung di wilayah hukum Pusakanagara, Subang, dalam operasi Cipta Kondisi menjelang Ramadan 1447 H.

Sorot24.id | Subang – Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Polsek Pusakanagara, Polres Subang bergerak cepat. Dalam operasi Cipta Kondisi yang digelar Kamis (12/02/2026), aparat berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) dan cieu dari sejumlah warung di wilayah hukum Pusakanagara.

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi peredaran miras yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat menjelang bulan puasa.

Kapolsek Pusakanagara, Kompol Dr. R. Jusdijachlan, menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami bersama jajaran Unit Reskrim melaksanakan giat Cipta Kondisi menjelang bulan puasa dengan sasaran peredaran miras. Fokus kami adalah lokasi-lokasi yang disinyalir masih nekat menjual minuman beralkohol secara bebas tanpa izin. Hasilnya, kami sita ratusan botol miras dari warung warga untuk kemudian kami amankan di Mapolsek,” tegas Kapolsek.

Tak hanya itu, sehari sebelumnya, Rabu (11/02/2026) malam, Unit Reskrim Polsek Pusakanagara bersama Kasi Trantib Kecamatan Pusakanagara juga telah menggelar operasi serupa di wilayah Patimban. Hasilnya, puluhan botol miras kembali diamankan dari warung warga.

Operasi beruntun ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menekan potensi gangguan kamtibmas yang kerap dipicu konsumsi alkohol.

Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir peredaran miras ilegal, terutama menjelang Ramadan.

“Kami mengimbau kepada para pedagang dan pemilik tempat hiburan untuk kooperatif dan tidak menjual miras. Kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku demi menjaga kesucian bulan Ramadan di wilayah Pusakanagara dan Pusakajaya,” ucapnya dengan nada tegas.

Ia juga mengingatkan bahwa peredaran miras bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminalitas dan gangguan keamanan.

Polsek Pusakanagara memastikan operasi serupa akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan selama Ramadan.

“Kegiatan ini akan terus kami lakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman serta menjaga ketertiban masyarakat, khususnya menjelang dan selama Bulan Suci Ramadan,” pungkas Kapolsek.

Red24

Ilustrasi warga melintas di tengah kondisi hujan di salah satu sudut kota Jakarta.

 

Sorot24.id | Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jabodetabek pada Kamis (12/2/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diperkirakan terjadi sejak siang hari.

“Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang,” tulis BBMKG mencatat, potensi cuaca buruk mulai terdeteksi sejak pukul 12.05 WIB. Sejumlah wilayah di Jakarta menjadi titik awal hujan, di antaranya Senen dan Menteng di Jakarta Pusat, serta Tebet dan Setiabudi di Jakarta Selatan.MKG dalam peringatan resminya.

BMKG mencatat, potensi cuaca buruk mulai terdeteksi sejak pukul 12.05 WIB. Sejumlah wilayah di Jakarta menjadi titik awal hujan, di antaranya Senen dan Menteng di Jakarta Pusat, serta Tebet dan Setiabudi di Jakarta Selatan.

Wilayah Jakarta Timur seperti Matraman dan Jatinegara juga masuk dalam area peringatan. Selain itu, potensi hujan lebat turut terpantau di daerah penyangga, termasuk Cariu di Kabupaten Bogor, Larangan di Kota Tangerang, serta Pondok Aren di Tangerang Selatan.

BMKG memperkirakan kondisi tersebut dapat meluas ke berbagai kecamatan lain di Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Kota Depok diprediksi terdampak hampir merata, mulai dari Pancoran Mas hingga Bojongsari.

Sementara itu, hujan lebat juga berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

Di Tangerang dan Tangerang Selatan, hujan diperkirakan merambat ke kawasan Cipondoh, Ciledug, hingga Pamulang.

“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 14:00 WIB,” lanjut pernyataan BMKG.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan, terhadap potensi pohon tumbang, dahan patah, serta genangan air akibat tingginya curah hujan.

Red24