Rp16.110.000,- untuk Jalan Desa, Warga Dayeuh Jonggol Kini Nikmati Akses Mulus

sorot24.id | BOGOR – Pemerintah Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, merealisasikan pembangunan infrastruktur berupa pengaspalan jalan lingkungan desa pada tahun anggaran 2026. Proyek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan akses dan kenyamanan mobilitas warga.

Kini jalan “mulus” sudah bisa dinikmati warga Desa Sukanegara Kec.Jonggol Kab.Bogor. foto/dok : [red24]
Berdasarkan informasi yang tertera pada papan kegiatan, pekerjaan pengaspalan dilakukan di wilayah Kampung Dayeuh RT 002 RW 001. Jalan yang dibangun memiliki volume panjang 22 meter, lebar 2,2 meter, dan ketebalan 0,03 meter.
Adapun anggaran yang digunakan dalam proyek ini sebesar Rp16.110.000, yang bersumber dari Dana Desa 2026 dan telah termasuk pajak. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) bersama masyarakat setempat, sebagai bentuk partisipasi warga dalam pembangunan desa.

Kepala Desa Sukanegara, Ahmad Yani, S.pd. menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkungan ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga, khususnya dalam menunjang aktivitas sehari-hari dan memperlancar distribusi barang.

“Pembangunan ini menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Kami ingin memastikan warga dapat menikmati infrastruktur yang layak dan aman,” ujarnya, Jum’at (01/05/2026).

Warga setempat menyambut baik pembangunan tersebut. Mereka berharap pengaspalan jalan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lingkungan sekitar.

Program ini sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah desa dalam mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa secara transparan dan tepat sasaran, sejalan dengan semangat “Desa Membangun Indonesia.”

red24_ER

33 Anak Diduga Keracunan,GMNI : Program MBG di Kabupaten Tangerang Harus Dihentikan !

sorot24.id | TANGERANG – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang menyampaikan kecaman keras atas dugaan kasus keracunan yang menimpa 33 anak dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kec. Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa ini dinilai sebagai sinyal kuat adanya kegagalan dalam aspek pengawasan, standar keamanan pangan, serta tata kelola pelaksanaan program. GMNI menegaskan bahwa program yang menyasar anak-anak tidak boleh dijalankan tanpa jaminan kualitas dan keamanan yang ketat.

“Ini bukan sekadar insiden teknis. Dugaan keracunan terhadap puluhan anak menunjukkan adanya potensi kelalaian serius dalam pelaksanaan program. Keselamatan anak-anak tidak boleh dipertaruhkan,” tegas Bung Rifky
Wakabid Kesehatan Masyarakat.

GMNI menilai bahwa pemerintah daerah terkesan belum mampu memastikan standar higienitas, kualitas bahan pangan, serta distribusi makanan berjalan sesuai prosedur yang semestinya. Minimnya transparansi dan pengawasan memperbesar risiko terjadinya insiden yang merugikan masyarakat.

Atas dasar itu, GMNI Kabupaten Tangerang menyatakan sikap tegas sebagai berikut :

1. Mendesak penghentian sementara program MBG di Kabupaten Tangerang sampai terdapat jaminan keamanan pangan yang jelas.
2. Menuntut investigasi menyeluruh, transparan, dan independen untuk mengungkap penyebab dugaan keracunan tersebut.
3. Mendesak evaluasi total terhadap sistem pelaksanaan program MBG, termasuk pihak pelaksana di lapangan.
4. Menuntut pertanggungjawaban hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti lalai.

GMNI menegaskan bahwa setiap kebijakan publik harus dijalankan dengan prinsip kehati-hatian (precautionary principle), akuntabilitas, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. Program yang tidak memenuhi prinsip tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.

“Program yang seharusnya menjamin pemenuhan gizi justru tidak boleh berubah menjadi sumber ancaman kesehatan. Jika tidak siap, lebih baik dihentikan daripada terus menimbulkan korban,” pungkasnya.

Sebagai bentuk komitmen, GMNI Kabupaten Tangerang menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas serta mendorong pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola program MBG.

red24_IP

Giatkan Syiar Keagamaan, STQ Tingkat Kecamatan Tangerang 2026 Resmi Digelar

 

sorot24.id| TANGERANG,* – Pemerintah Kecamatan Tangerang menggelar Seleksi Tilawatil Qur’an atau STQ Tingkat Kecamatan Tangerang 2026 di halaman kantor Kecamatan Tangerang, Kamis 30 April 2026.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan defile pawai yang diikuti perwakilan kelurahan se-Kecamatan Tangerang. Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan susunan acara meliputi pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta laporan ketua panitia.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang, H. Malqan, hadir memberikan sambutan. Puncak acara pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug bersama oleh unsur Muspika dan tokoh agama. Kegiatan ditutup dengan doa oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kecamatan Tangerang dan sesi foto bersama.

Sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir antara lain Camat Tangerang, perwakilan Dewan Masjid Indonesia atau DMI Kota Tangerang, MUI Kecamatan Tangerang, Kantor Urusan Agama atau KUA Kecamatan Tangerang, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an atau LPTQ Kota Tangerang, serta para lurah se-Kecamatan Tangerang.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan registrasi peserta. STQ tahun ini melombakan tiga cabang, yaitu tilawah Al-Qur’an, murattal Al-Qur’an, dan fahmil Qur’an. Masing-masing cabang lomba dinilai oleh tiga orang dewan hakim.

foto dok/para peserta

Panitia menyebut kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat dalam rangka syiar keagamaan di tingkat kecamatan.

Red24(molly)

Sorot24.id | TANGERANG* – Tim Penilai Lomba Sistem Keamanan Lingkungan atau Siskamling Tingkat Polres Metro Tangerang Kota menyambangi Pos Kamling Melati di Gang Anggrek, RT 002 RW 001, Kelurahan Sukasari, Rabu 30 April 2026.

Penilaian dimulai pukul 09.00 WIB dan diterima langsung oleh Ketua RT 002 bersama warga serta anggota Linmas setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Benteng Kompol Suyatno SH, Lurah Sukasari Setyo Pambudi S.Kom.,M.AP, Aiptu Anto Pranoto dari Satbinmas Polres Metro Tangerang Kota, Ipda Solihin selaku Kanit Kamsa Polres Metro Tangerang Kota, serta Aiptu Budi Setiawan.

Ketua RT 002 RW 001 Kelurahan Sukasari mengatakan kunjungan tim penilai menjadi motivasi bagi warga untuk terus aktif menjaga keamanan lingkungan.

*Lima Aspek Penilaian*

Tim penilai memfokuskan penilaian pada lima indikator utama. Pertama, kondisi bangunan dan lingkungan pos kamling meliputi kekokohan, kebersihan, kerapian ruang jaga, serta kelengkapan atribut seperti peta wilayah dan papan nama pos.

Kedua, perlengkapan operasional.

foto dok/di lingkungan pos kampling di GG, anggrek kelurahan Sukasari kota Tangerang, Kapolsek Benteng Kompol Suyatno SH, Lurah Sukasari Setyo Pambudi S.Kom.,M.AP, Aiptu Anto Pranoto dari Satbinmas Polres Metro Tangerang Kota, Ipda Solihin selaku Kanit Kamsa Polres Metro Tangerang Kota, serta Aiptu Budi Setiawan.

 

Pos kamling wajib memiliki alat keamanan seperti kentongan, senter, lampu darurat, dan APAR. Selain itu fasilitas pos seperti meja, kursi, jam dinding, kotak P3K, jas hujan, hingga atribut negara berupa foto Presiden dan Wakil Presiden serta bendera Merah Putih.

Ketiga, administrasi pos kamling. Tim memeriksa SK pendirian, struktur organisasi, buku mutasi kejadian, buku tamu, dan jadwal piket ronda.

Keempat, keaktifan dan sumber daya manusia. Aspek ini menilai rutinitas ronda malam, kekompakan warga, simulasi penanganan kejadian seperti pencurian atau bencana, serta pemahaman warga tentang prosedur lapor cepat.

Kelima, hubungan dengan aparat. Dinilai sejauh mana sinergitas antara petugas ronda dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.

*Tingkatkan Partisipasi Masyarakat*
Lomba Pos Kamling atau Satkamling ini digelar dalam rangka HUT Bhayangkara dan program pembinaan keamanan lingkungan. Tujuannya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas.

“Melalui lomba ini kami harap warga makin peduli dan aktif. Pos kamling bukan hanya bangunan, tapi pusat kekompakan warga menjaga lingkungannya,” ujar salah satu anggota tim penilai.

Pos Kamling Melati sendiri merupakan salah satu pos yang mewakili Kecamatan dalam ajang lomba tingkat Polres Metro Tangerang Kota tahun 2026.

 

HUMAS
Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng

red24(molly)

Miris !! MI Al Khairiyah Tanjung Angsana Mancak Rusak Parah, Siswa Belajar di Tengah Keterbatasan

sorot24.id | SERANG – Kondisi memprihatinkan masih membayangi dunia pendidikan di Kabupaten Serang. Salah satu potret nyata terlihat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Khairiyah yang berlokasi di Kampung Tanjung, Desa Angsana, Kecamatan Mancak. Sekolah tersebut kini mengalami kerusakan fisik yang cukup parah dan jauh dari standar kelayakan sebagai tempat belajar.

foto/dok : istimewa. [red24] .
Sejumlah ruang kelas di sekolah itu tampak tidak layak digunakan. Jendela tanpa kaca membuat ruangan terbuka terhadap terpaan angin dan hujan. Sementara itu, plafon yang sudah rusak dan sebagian hilang semakin memperburuk kondisi bangunan, menciptakan suasana belajar yang kurang nyaman dan berisiko bagi keselamatan siswa.

Meski berada dalam keterbatasan, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Para siswa dan guru menunjukkan semangat tinggi untuk terus menjalankan proses pendidikan, meskipun harus menghadapi berbagai kendala fasilitas.

Kepala sekolah, Maksum, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya bantuan perbaikan dari pihak terkait. Ia mengaku telah berupaya mencari berbagai solusi, namun hingga kini belum mendapatkan akses bantuan yang jelas.

“Kami tetap berusaha menjalankan kegiatan belajar mengajar semaksimal mungkin, meskipun dengan kondisi seadanya. Anak-anak tetap semangat, tapi tentu kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

Menurut Maksum, keterbatasan sarana dan prasarana tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas pembelajaran siswa. Kondisi semakin sulit saat musim hujan tiba, di mana air kerap masuk ke dalam ruang kelas dan mengganggu aktivitas belajar.

Pihak sekolah pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan peninjauan langsung serta memberikan bantuan renovasi. Upaya tersebut dinilai sangat penting guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa.

Kondisi MI Al Khairiyah Tanjung Angsana Mancak ini menjadi cerminan bahwa pemerataan pembangunan di sektor pendidikan masih perlu ditingkatkan, khususnya di wilayah pedesaan. Diharapkan, perhatian serius dan langkah konkret dari pemerintah dapat segera menjawab kebutuhan mendesak tersebut demi masa depan generasi penerus bangsa.

red24_RG

Bupati Apresiasi Baksos Satrad 401 Tanjung Kait Kecamatan Mauk

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri dan meninjau langsung kegiatan bakti sosial (Baksos) yang digelar Satuan Radar (Satrad) 401 Tanjung Kait .

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid sangat mengapresiasi bakti sosial yang dilakukan Satuan Radar (Satrad) 401 Tanjung Kait dalam rangka HUT ke-80 TNI AU di Markas Satrad 401 Tanjung Kait Kec. Mauk . Selasa,28 April 2026 .

foto/dok : protokol Setda. [red24] .
“Kami sangat apresiasi Dansatradar 401 Tanjung kait beserta jajaran di sini. Bapak bukan hanya menjalankan tugas kenegaraan selaku TNI tapi juga ikut serta mensukseskan membantu program pemerintah daerah dari sisi kesehatan dan juga dari berbagai kegiatan yang dijalankan oleh Bapak ke masyarakat di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid .

Menurut dia, baksos tersebut merupakan bentuk sinergi dan berkolaborasi bersama antara TNI, khususnya TNI AU, pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat .

“Ini adalah momentum sinergi dan kolaborasi nyata untuk bersama-sama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan kepedulian sosial bagi masyarakat kita yang membutuhkan,” tandasnya .

Ia juga meminta kepada jajaran RSUD Pakuhaji, Puskesmas dan pihak yang terlibat langsung untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati, sehingga masyarakat yang datang untuk memeriksakan kesehatannya merasa puas dan bahagia .

“Masyarakat cukup antusias dan ramai. Ada sekitar 500 orang yang datang memeriksa kesehatannya. Saya minta kepada pimpinan RSUD Pakuhaji dan Puskesmas melayani dengan optimal, kalau ada rujukan, langsung direspon. Kalau tidak ada obat yang belum tersedia saat ini, nanti bisa diantar langsung ke rumah-rumah,” pintanya .

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Dansatrad 401 beserta jajarannya, RSUD Pakuhaji, Puskesmas, PLTU Lontar dan Walubi dengan dokter-dokternya yang telah bersama-sama kolaborasi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat .

“Kami sekali lagi sangat berterima kasih.
Momentum hari ulang tahun TNI AU yang ke-80 ini diperingati tidak dengan glamor atau hiburan, tapi berbaur dengan masyarakat langsung dan menerima pasien-pasien tepatnya pemeriksaan kesehatan,” pungkasnya .

Sementara itu, Komandan Satuan Radar (Dansatrad) 401 Tanjung Kait, Letkol Aris Budi Wicaksono menjelaskan peringatan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara bukan hanya sekedar momentum untuk mengenang sejarah, namun juga menjadi sarana untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Salah satu wujud nyata pengabdian tersebut adalah melalui kegiatan bakti sosial yang secara langsung menyentuh elemen masyarakat. Harapannya, kami dapat mendukung program Pemerintah Kabupaten Tangerang guna meningkatkan level atau tingkat kesehatan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat,” jelas Aris.

Lanjut dia, kegiatan bakti sosial tersebut dapat terlaksana dengan baik berkat adanya sinergi yang erat antara TNI AU, pemerintah daerah, PLTU Lontar, Walubi dan pihak-pihak yang telah mendukung dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dqpat meningkatkan semangat kebersamaan, gotong royong, kepedulian dan kebersamaan serta mempererat hubungan antara TNI Angkatan Udara dengan rakyat,” pungkasnya.

Sumber : Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang .

red24_KDL

One shoot, One goal, Kantor Pertanahan se-Banten Siap Pengukuran Terjadwal

 

sorot24.id |Serang – Selasa (28/4/2026), Kantor Pertanahan se-Provinsi Banten resmi melaksanakan launching program Pengukuran Terjadwal yang dilaksanakan di wilayah Serang Raya, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini melengkapi implementasi sebelumnya yang telah lebih dahulu dilaksanakan di wilayah Tangerang Raya dan Kota Cilegon.

“Hari ini, alhamdulillah, empat Kantor Pertanahan secara resmi menyusul empat kantor sebelumnya yang telah lebih dahulu melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan ini merupakan bentuk komitmen yang telah disepakati sebelumnya. Pada minggu lalu, masing-masing kantor telah melakukan persiapan dan menyatakan kesiapan untuk melaksanakan program pada pekan ini.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan pertanahan. Menurutnya, apa yang disampaikan kepada masyarakat harus diwujudkan secara nyata.Dalam pelaksanaannya, seluruh jajaran dituntut untuk terus berinovasi, baik dalam pelayanan maupun sistem kerja, “Apa yang kita sampaikan bukan sekadar pernyataan, tetapi mengandung harapan yang harus benar-benar diwujudkan melalui kesungguhan dan komitmen bersama,” tegasnya.

Efisiensi berkaitan dengan kemampuan memanfaatkan sumber daya secara optimal untuk mencapai hasil maksimal. “Ibaratnya one shoot, one goal, setiap langkah harus memberikan hasil tanpa pemborosan waktu, tenaga, maupun biaya,” ungkapnya.

Selain itu, peningkatan kepastian layanan juga menjadi perhatian utama, terutama dalam hal waktu dan proses. Harison menegaskan bahwa perencanaan yang baik akan menghasilkan pelayanan yang lebih terukur dan dapat diprediksi.

Mekanisme permohonan ini dapat diakses melalui link khusus untuk pengukuran terjadwal (https://sites.google.com/view/pbtterjadwalbanten) dengan alur pertama kali melakukan pemilihan kantah sesuai dengan objeck tanah, pendaftaran online, kemudian pengunggahan berkas lengkap, verifikasi oleh petugas kemudian melakukan pembayaran dan pilih jadwal, kemudian dilakukan pengukuran oleh petugas.

Launching turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha, Maria Iriana Puji Lestari; Kepala Bidang Survei dan Pemetaan, Septein Paramia Swantika; Kepala Bidang Penetapan dan Pendaftaran Hak, Darman Satia HS; Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Serang, Elfidian Iskariza; Kepala Kantor Pertanahan Kota Serang; Taufik Rokhman; Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak, Akhda Jauhari; Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang, Fahmi; Ketua IPPAT Kabupaten Seran, Hilal Fitri; Ketua Maski Banten, Dhiky Hartono; Pimpinan KJSB, Raswanto serta tamu undangan lainnya.

 

red24-RG

Hampir Setahun Tak Ada Kejelasan Korban Kasus Penganiayaan Bersama Kuasa Hukum Datangi Polsek Menes

sorot24.id | PANDEGLANG – Korban dugaan penganiayaan, MYM bersama Kuasa hukumnya Agus Triyono SH mendatangi Polsek Menes, guna mengkonfirmasi perkembangan perkara kliennya yang sudah delapan bulan belum ada titik terang bahkan terkesan diabaikan. Kedatangan mereka diterima langsung Wakapolsek Menes, AKP Sukoyo. Senin sore, 27/4/2026.

Dihadapan orang nomor dua di Polsek Menes itu, Agus menanyakan status perkara yang dilaporkan Kliennya MYM terduga korban penganiayaan pada 21 juli 2025, tahun lalu.

Menurut Agus, semestinya penyidik yang menangani pekara ini memberikan informasi perkembangan kasus atas laporan dari saudara MYM berupa SP2HP, namun hingga kini langkah prosedural itu belum dilakukan.

“Kedatangan kami ke Polsek Menes,tak lain adalah ingin menanyakan tentang perjalanan dan perkembangan kasus yang dilaporkan Klien kami, Bu Maryam terduga korban penganiayaan yang terjadi delapan bulan lalu, sampai dimana kelanjutan kasus ini dan apakah SP2HP sudah disampaikan kepada pelapor ?”, katanya.

Lanjut Agus menyampaikan, SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan/Penyidikan) adalah layanan kepolisian untuk memberikan informasi tertulis kepada pelapor mengenai sejauh mana penanganan perkara tindak pidana yang dilaporkan.

“Karena SP2HP menjamin transparansi dan akuntabilitas kinerja penyidik, serta merupakan hak pelapor untuk menerimanya secara berkala, namun sampai per hari ini Klien kami menyatakan belum menerima kejelasan hukum mengenai perkembangan penyelidikan maupun langkah hukum yang diambil oleh pihak kepolisian,” kata kuasa hukum yang dikenal humoris itu kepada Wartawan di halaman Polsek Menes usai mengkonfirmasi terkait perkembangan kasus yang dilaporkan MYM Kliennya.

Agus menyampaikan bahwa dia bersama kliennya berharap agar Kapolsek Menes, Polres Pandeglang, Polda Banten dapat kembali memerintahkan penyidik Polsek Menes untuk segera menuntaskan kasus tersebut dengan memanggil terduga pelaku serta memeriksa para saksi yang mengetahui kejadian atas peristiwa kejahatan penganiayaan terhadap MYM.

“Kami akan bersinergi dengan pihak kepolisian, dan berharap dalam waktu dekat kasus ini bisa dituntaskan secara profesional dan transparan, mengingat kasus ini sudah berjalan hampir satu tahun. Kami menunggu dari pihak kepolisian, karna dari awal pelaporan, kasus ini sudah di tangani Polsek Menes,” ungkap Agus Triyono SH, Kuasa Hukum MYM Korban Penganiyaan.

Untuk diketahui, kasus penganiayaan yang menimpa MYM di Kabupaten Pandeglang hingga kini belum mendapatkan kepastian hukum. peristiwa tersebut terjadi di Kampung Jami Cemeng, Desa Cilabanbulan, Kecamatan Menes, Pandeglang sekira pukul 18.30 wib pada 21 Juli 2025.

Kini kasus sudah berjalan hampir satu tahun bergulir di Polsek Menes, namun pihak korban mengaku belum mendapatkan kepastian hukum. Meski telah dilaporkan kepada aparat kepolisian dengan waktu yang sudah sangat lama, pihak keluarga korban mengaku belum memperoleh perkembangan jelas terkait proses penanganan kasus tersebut dari penyidik polsek Menes.

Kepada Wartawan MYM menceritakan, peristiwa bermula dari penebangan pohon milik Mariyam di atas tanah milik dari hasil pembagian warisan orang tuanya. JN terduga pelaku yang merupakan Ipar, suami dari kakak perempuan MYM tak terima dan menegur keras kepada suami MYM.

“Awalnya saya menebang pohon lame yang ada di depan rumah saya. Sebab kami menganggap itu milik kami, namun secara aktif pihak suami dari teteh saya marah kepada saya dan suami,” ungkap Mariyam kepada wartawan,Senin, 27/04/2026 di warungnya.

Untuk menjelaskan duduk perkara yang dimasalahkan Iparnya itu, MYM mengadu kepada Kepala Desa Cilabanbulan dan meminta bantuan agar masalah yang dipersoalkan JN terduga pelaku dapat diselesaikan secara baik-baik.

“Nah hal tersebut awal kami melaporkan ke desa agar pihak dari desa bisa meluruskan permasalahan ini. Kepala Desa, RT dan Kadus kemudian datang ke rumah. Rupanya teteh saya dan suaminya (Pelaku) tak senang melihat kedatangan kepala Desa, RT dan Kadus itu,” kata MYM.

Entah kerasukan apa ? dihadapan para saksi, JN membabi buta menyerang MYM dengan melayangkan bogem mentah ke arah mulut korban, Alhasil bibir MYM pecah dan menanggalkan satu giginya hingga mengeluarkan banyak darah.

“Kaka ipar saya memukul saya dengan keras. Sehingga mulut saya mengeluarkan darah dan 1 gigi saya coplok, yang tiga masih mengalami oglek suami saya pun kena pukulan pelaku saat berusaha melerai,” cerita MYM kepada Wartawan.

Atas peristiwa itu MYM kemudian melakukan Visum dan membuat laporan ke Polsek Menes didampingi salah seorang dari Lembaga Perlindungan Hukum yang berkantor di Jiput, Pandeglang.

“Setelah kejadian itu, saya kemudian melakukan Visum, dan melaporkannya ke Polsek Menes dengan didampingi IS dari Lembaga Perlindungan Hukum yang pada bulan Juli lalu,” ungkap ibu lima anak itu kepada wartawan.

red24_RG

Soal Jembatan Penghubung Desa di Bojong Maanik,Pemkab Lebak Tak Peduli ? 

sorot24.id |LEBAK – Kondisi jembatan penghubung antara Desa Parakanbeusi, Kecamatan Bojongmanik dan Desa Bojong Menteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak-Banten tepatnya di kampung Leuwi Awi, semakin memprihatinkan. Hingga kini, belum terlihat adanya langkah konkret dari pemerintah, meski kerusakan jembatan sudah berlangsung cukup lama, Senin (27/04/2026).

Jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas warga itu kini dalam kondisi rusak parah. Bagian lantai jembatan berlubang, Bambu dan struktur penyangga mulai lapuk, bahkan sebagian terlihat nyaris ambruk. Kondisi ini jelas membahayakan keselamatan warga yang setiap hari melintas.

Ironisnya, jembatan tersebut tetap di gunakan karena tidak ada akses alternatif lain yang memadai. Warga terpaksa mengambil risiko demi menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah hingga keperluan kesehatan.

Salah satu warga Desa Parakanbeusi, Ali Sobri, mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan dari pihak terkait.

“Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan. Padahal ini sangat penting untuk masyarakat. Kami seperti tidak diperhatikan. Jangan tunggu ada korban dulu baru di perbaiki,” tegasnya.

Warga pun mendesak pemerintah Kabupaten Lebak agar segera mengambil tindakan nyata. Mereka menilai, pembiaran kondisi ini menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat pedesaan.

Jika terus dibiarkan, bukan tidak mungkin jembatan tersebut akan ambruk dan menimbulkan korban jiwa. Warga berharap pemerintah tidak lagi menunda dan segera melakukan perbaikan secara menyeluruh.

red24_RG

HMI Jakarta Pusat – Utara Apresiasi Kinerja Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dan Jajaran Ungkap Kasus Narkoba

sorot24.id | JAKARTA – Ketua Bidang Hukum dan HAM HMI Jakarta Pusat – Utara, Rafli Maulana, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H. beserta seluruh jajaran, khususnya Satuan Reserse Narkoba, atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Jakarta Utara, pada Minggu, 26 April 2026.

Menurut Rafli, keberhasilan aparat dalam menangkap pelaku berinisial SM (30) yang berperan sebagai kurir dengan barang bukti sabu seberat satu kilogram merupakan bukti nyata keseriusan Polri dalam memberantas peredaran gelap narkoba.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres AKBP Aris Wibowo beserta jajaran, khususnya Kasat Narkoba dan tim, atas kerja cepat, tepat, dan profesional dalam mengungkap kasus ini,” katanya, di Jakarta pada Senin (27/4).

Ia menilai, langkah tegas yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya menunjukkan komitmen penegakan hukum, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan terhadap generasi muda dari ancaman bahaya narkotika yang semakin kompleks.

Kami mendukung penuh upaya berkelanjutan yang dilakukan oleh kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, termasuk penguatan pengawasan di wilayah-wilayah rawan.

Lebih lanjut, pihaknya berharap langkah tegas ini terus konsisten dilakukan, serta diiringi dengan sinergi bersama masyarakat agar upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh.

“Kami, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkas Rafli.

red24_LUNAS