sorot24.id | CIANJUR Jawa Barat – Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Kabupaten Tangerang (DPP IMKT) sukses melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) IV yang digelar pada 15–16 Mei 2026 di Cianjur, Jawa Barat.
Ketua Umum DPP IMKT Demisioner, Ginanjar P.W, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut mengawal proses kebangkitan organisasi hingga MUBES IV dapat terlaksana dengan baik.
“Hari ini menjadi sejarah baru bagi IMKT. Setelah lima tahun mengalami kevakuman, akhirnya DPP IMKT kembali bangkit dan mampu melaksanakan Musyawarah Besar dengan penuh semangat kebersamaan. Saya berharap kepengurusan selanjutnya mampu membawa IMKT lebih aktif, progresif, dan menjadi rumah besar mahasiswa Kabupaten Tangerang,” ujarnya .
Terpilihnya Fahry pada Mubes IV yang berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh kekeluargaan ini,menjadi bagian dari momentum regenerasi kepemimpinan organisasi mahasiswa Kabupaten Tangerang yang diharapkan mampu membawa IMKT menjadi organisasi yang lebih progresif, solid, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Fahry menegaskan bahwa fokus utama kepemimpinannya ke depan ialah membangun sistem kaderisasi yang terarah dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan kaderisasi menjadi pondasi penting dalam menciptakan kader mahasiswa yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, serta jiwa kepemimpinan.
“Ke depan kami ingin IMKT menjadi ruang pengembangan mahasiswa Kabupaten Tangerang yang mampu melahirkan kader berkualitas, progresif, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Fahry.
Selain fokus pada kaderisasi, kepengurusan DPP IMKT periode 2026–2027 juga disebut akan menitik beratkan pada penguatan kualitas sumber daya anggota melalui pelatihan, kajian intelektual, serta pengembangan kemampuan akademik dan organisasi.
Tak hanya itu, Fahry juga menyoroti pentingnya penguatan gerakan sosial dan transformasi digital organisasi agar IMKT dapat lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa di era modern. Ia menilai organisasi mahasiswa harus mampu hadir tidak hanya sebagai ruang diskusi, tetapi juga sebagai wadah kontribusi nyata terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.
MUBES IV IMKT mengusung tema :
“Mewujudkan Regenerasi Kepemimpinan yang Solid dan Progresif demi Ikatan Mahasiswa Kabupaten Tangerang yang Berintegritas dan Berdaya Saing”
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus, kader, serta delegasi mahasiswa dari berbagai wilayah.
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini juga tidak lepas dari kerja keras panitia pelaksana. Ketua Organizing Committee (OC), Feri Yoga Saputra, mengungkapkan rasa bangga atas kekompakan seluruh panitia dan peserta yang turut menyukseskan agenda besar tersebut.
“MUBES IV ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi simbol bangkitnya semangat mahasiswa Kabupaten Tangerang. Terima kasih kepada seluruh panitia, senior, dan peserta yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini hingga berjalan lancar dan penuh kekeluargaan,” pungkas Feri Yoga Saputra.
Dengan kepemimpinan baru,DPP IMKT diharapkan mampu memperkuat eksistensi organisasi di tingkat regional maupun nasional, sekaligus menjadi wadah mahasiswa Kabupaten Tangerang yang lebih aktif, inovatif, dan berdampak nyata.
Fahry Nurrizky Resmi Nahkodai DPP IMKT Periode 2026–2027
sorot24.id | CIANJUR, Jawa Barat – Fahry Nurrizky resmi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Kabupaten Tangerang (DPP IMKT) periode 2026–2027 dalam forum Musyawarah Besar (MUBES) IV IMKT yang digelar di Cianjur, Jawa Barat, pada 15–16 Mei 2026.
Terpilihnya Fahry menjadi bagian dari momentum regenerasi kepemimpinan organisasi mahasiswa Kabupaten Tangerang yang diharapkan mampu membawa IMKT menjadi organisasi yang lebih progresif, solid, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dalam penyampaiannya, Fahry menegaskan bahwa fokus utama kepemimpinannya ke depan ialah membangun sistem kaderisasi yang terarah dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan kaderisasi menjadi pondasi penting dalam menciptakan kader mahasiswa yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, serta jiwa kepemimpinan.
“Ke depan kami ingin IMKT menjadi ruang pengembangan mahasiswa Kabupaten Tangerang yang mampu melahirkan kader berkualitas, progresif, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Fahry.
Selain fokus pada kaderisasi, kepengurusan DPP IMKT periode 2026–2027 juga disebut akan menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya anggota melalui pelatihan, kajian intelektual, serta pengembangan kemampuan akademik dan organisasi.
Tak hanya itu, Fahry juga menyoroti pentingnya penguatan gerakan sosial dan transformasi digital organisasi agar IMKT dapat lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa di era modern. Ia menilai organisasi mahasiswa harus mampu hadir tidak hanya sebagai ruang diskusi, tetapi juga sebagai wadah kontribusi nyata terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.
MUBES IV IMKT mengusung tema :
“Mewujudkan Regenerasi Kepemimpinan yang Solid dan Progresif demi Ikatan Mahasiswa Kabupaten Tangerang yang Berintegritas dan Berdaya Saing”
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus, kader, serta delegasi mahasiswa dari berbagai wilayah.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, DPP IMKT diharapkan mampu memperkuat eksistensi organisasi di tingkat regional maupun nasional, sekaligus menjadi wadah mahasiswa Kabupaten Tangerang yang lebih aktif, inovatif, dan berdampak.
Mahar Inna Rayhaana Siswi SDN Grogol 01 Kembali Mengukir Prestasi di FLS3N
sorot24.id | JAKARTA – Siapa bilang mempertahankan prestasi itu mudah ? Mahar Inna Rayhaana, siswi kelas 5A SDN Grogol 01 Jakarta Barat baru saja membuktikan bahwa bakat yang diasah dengan latihan keras tidak akan mengkhianati hasil.
Tahun ini, Mahar Inna Rayhaana kembali mengukir prestasi di ajang bergengsi FLS3N (Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional) tingkat kecamatan dalam cabang lomba Kriya yang, diselenggarakan di SDN Wijaya Kusuma 01 Jakarta Barat pada Kamis, 30 April 2026 lalu.
Karya Mahar Inna Rayhaana kembali mengukir prestasi di ajang bergengsi FLS3N (Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional) tingkat kecamatan foto/dok : red24 .
Berkat ketekunan dan kecintaannya pada seni kerajinan tangan, ia berhasil membawa pulang gelar Juara Harapan 1.
Ananda Inna berpose bersama karya kriyanya yang bertemakan permainan tradisional pasar malam. Menggunakan material alam dari lingkungan sekitar, ia berhasil mengonstruksi miniatur Biang Lala, Kora-Kora, dan Ontang-Anting dengan detail yang presisi. Karya ini mencerminkan kreativitas siswa dalam mengolah potensi alam sekaligus mendukung visi sekolah berwawasan lingkungan (Adiwiyata). Kompetisi tahun ini,Inna panggilannya menghadirkan karya yang sangat unik dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dengan memanfaatkan bahan alam khas lingkungan sekitar, ia berhasil menyulapnya menjadi miniatur permainan tradisional yang identik dengan kemeriahan pasar malam.
Karya kreatif Inna ini terdiri dari tiga wahana ikonik yang dibuat dengan tingkat ketelitian tinggi :
Kora-kora, yang menggambarkan semangat keceriaan.
Biang Lala, yang melambangkan keindahan sudut pandang.
Ontang-anting, yang menonjolkan detail konstruksi yang rumit namun artistik.
Melalui karyanya, Inna tidak hanya menunjukkan bakat seni kriyanya, tetapi juga mengangkat kembali memori dan budaya lokal melalui media bahan-bahan alami yang ada di sekitarnya.
Terinspirasi dari kemeriahan pasar malam, Ananda Inna menciptakan sebuah mahakarya kriya yang memukau. Dengan memanfaatkan bahan alam khas lingkungan sekitar, Inna menyulap bambu, kayu, dan serat alam menjadi tiga wahana ikonik : Kora-Kora, Biang Lala, dan Ontang-Anting.
Karya ini bukan sekadar miniatur, melainkan simbol ketekunan dan kepedulian lingkungan. Melalui tangan kreatifnya, Inna membuktikan bahwa semangat Sekolah Adiwiyata dapat diwujudkan menjadi karya seni bernilai tinggi yang membawanya meraih Juara Harapan 1 FLS3N Kriya tahun ini.
Sebuah perpaduan apik antara bakat alami, bimbingan guru, dan dukungan penuh orang tua. Permainan tradisional yang digambarkan Inna lewat pasar malam bahkan bisa bergerak dengan menggunakan dynamo layaknya permainan tradisional yang siap dijalankan atau dimainkan
Perjalanan ini bukanlah hal baru baginya. Mengingat kilas balik tahun lalu, Inna sukses meraih posisi Juara 2 di bidang yang sama. Konsistensi inilah yang patut kita acungi jempol.
“Bagi saya, kriya bukan sekadar lomba, tapi soal ketelitian dan kesabaran dalam setiap detailnya,” ujar Inna.
Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan. Di balik karya-karya kreatif yang ia ciptakan, ada kedisiplinan tinggi dan semangat berlatih tanpa lelah. Menariknya, bakat dan ide-ide kreatif Inna tumbuh subur berkat pengaruh luar biasa dari semua pihak guru, kepala sekolah dan dukungan orangtua.
Darah seni mengalir kuat dari Sang Bunda yang merupakan seorang pekerja seni , sementara ketekunan dan kerangka berpikir sistematisnya didapat dari Sang Ayah yang merupakan seorang dosen. Perpaduan ini membuktikan bahwa dukungan serta latar belakang orang tua memegang peranan krusial dalam melejitkan potensi anak.
Menurut kepala Sekolah SDN Grogol 01 Jakarta Barat, Rizki, S.Pd, yang akrab disapa Pak Boy, hasil ini merupakan perjuangan dari berkomitmen menciptakan lingkungan kreatif bagi siswa. Melalui program daur ulang sampah dan pelatihan kerajinan tangan, sekolah mendorong siswa untuk memanfaatkan tidak hanya bahan alam, tetapi juga bahan bekas pakai menjadi karya yang bernilai guna. Program ini dirancang agar setiap siswa memiliki wadah untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Alhamdulillahirabbil’alamin. Segala puji bagi Allah SWT atas karunia dan keberkahan yang dilimpahkan kepada kita semua. Kami segenap keluarga besar SDN Grogol 01 merasa sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Mahar Inna Rayhaana dalam ajang FLS3N Kriya tahun ini. Kami bangga melihat ketekunanmu yang luar biasa dalam berlatih hingga kembali berhasil menjadi juara tahun ini. Terima kasih telah mengharumkan nama sekolah dengan disiplin dan kerja kerasmu. Teruslah berkarya dan jangan pernah berhenti mengasah bakatmu,” ungkap Pak Boy .
Di sekolah, peran guru kelas Inna juga menjadi kunci sukses. Ibu Fatim Firman Sari, S.Pd yang merupakan wali kelas Inna tidak hanya memberikan motivasi harian, tetapi juga aktif memberikan masukan ide-ide segar serta membimbing proses kreatif agar karya yang dihasilkan semakin berkualitas dan memiliki daya saing tinggi. Beliau juga berperan penting dalam memantau perkembangan bakatnya setiap hari, memberikan tantangan baru agar imajinasinya terus berkembang, serta menjadi sosok pendukung utama yang memastikan disiplin berlatih tetap terjaga di sela-sela waktu belajar.
“Alhamdulillah, bangga sekali dengan Ananda Inna. Terima kasih sudah membuktikan bahwa dengan tekun mengasah bakat dan menjaga semangat, prestasi akan datang mengikuti. Teruslah berkarya dengan ide-ide kreatifmu yang luar biasa. Keep spirit and stay creative!” ungkap Ibu Fatim.
Selanjutnya, wali murid dari Inna menuturkan, bahwa kepemimpinan Pak Boy sangat mendukung dan memperhatikan prestasi siswa.
“Alhamdulillah, kami mewakili orang tua ingin mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Bapak Kepala Sekolah. Terima kasih atas dukungan, fasilitas, dan ruang yang diberikan sekolah sehingga anak kami bisa menyalurkan bakatnya di bidang Kriya. Kepemimpinan Bapak yang begitu peduli terhadap bakat non-akademik sangat berarti bagi perkembangan mental dan kreativitas anak-anak kami. Semoga sekolah kita semakin maju dan terus mencetak generasi berprestasi,” ujarnya.
Harapan besar agar prestasi yang diraih Inna menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa lainnya. Bahwa karya Inna yang memanfaatkan bahan alam dan limbah lingkungan ini adalah cerminan nyata dari identitas SDN Grogol 01 sebagai Sekolah Adiwiyata.
“Kami berharap melalui keberhasilan Inna, seluruh warga sekolah semakin semangat untuk beradiwiyata dan berkarya, bahwa lingkungan sekitar adalah sumber inspirasi yang tak terbatas. Prestasi ini membuktikan semangat Adiwiyata bukan sekadar menjaga kebersihan, tapi juga tentang bagaimana kita berinovasi dan berkarya secara kreatif demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Semoga SDN Grogol 01 terus konsisten melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berbakat, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam.
SDN GROGOL 01 SIAP (SEHAT, ILMU, AKHLAK, PRESTASI)
Dukung Kemandirian Pemuda Dispora Banten Gelar Pelatihan Barber Shop Angkatan Satu
sorot24.id | TANGERANG – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten menyelenggarakan Pelatihan Barber Shop Angkatan 1 bagi pemuda Banten pada, Selasa (13/5/2026) di Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Kegiatan ini dihadiri dan mendapat dukungan dari unsur legislatif daerah.
Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda Dispora Banten, Tito Istianto, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan pengangguran dan mendorong wirausaha pemuda.
Peserta Pelatihan Barber Shop angkatan 1. foto/dok : red24 .
“Pelatihan barbershop Angkatan 1 ini kami desain agar pemuda Banten memiliki keterampilan praktis yang langsung bisa digunakan untuk bekerja atau membuka usaha. Harapannya, dari Poris Plawad Indah ini lahir barber-barber muda Banten yang profesional dan berdaya saing,” ujar Tito Istianto.
Tito menambahkan, Dispora Banten akan memastikan adanya pendampingan pasca pelatihan, agar peserta tidak berhenti sampai di ruang pelatihan.
Anggota Komisi 5 DPRD Banten, Dr. Yeremia Mendrofa, ST, MM, MBA, mengapresiasi langkah Dispora Banten yang konsisten menjalankan program pemberdayaan pemuda berbasis keterampilan.
“Kami di Komisi 5 DPRD Banten mendukung penuh program seperti ini. Pelatihan Barber Shop menjawab kebutuhan pasar dan memberikan peluang ekonomi nyata bagi pemuda. Kami akan mengawal agar program ini berkelanjutan, menjangkau seluruh wilayah Banten”, jelas Dr. Yeremia Mendrofa.
Pelatihan Angkatan 1 diikuti oleh puluhan pemuda dari Kota Tangerang dan sekitarnya. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar barbershop, standar higienitas, pelayanan pelanggan, serta dasar-dasar manajemen usaha.
Suasana Seminar Hardiknas 2026 bertema “Peran Organisasi Pers dalam Menghadapi Wartawan Tidak Profesional serta Membangun Literasi Media yang Sehat” yang dihadiri Ketua DPRD Tangerang Rusdi Alam, Sekda Herman Suwarman, dan insan pers, Selasa 12/5/2026. (Dok: Humas PWI Kota Tangerang/Sorot24.id)
sorot24.id|TANGERANG – Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menyoroti tantangan besar dunia informasi di era digital dan kecerdasan buatan (AI) saat menghadiri seminar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang, Selasa 12/5/2026.
Kegiatan bertema “Peran Organisasi Pers dalam Menghadapi Wartawan Tidak Profesional serta Membangun Literasi Media yang Sehat” itu berlangsung di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Rusdi Alam mengapresiasi tema seminar yang dinilai relevan dengan kondisi saat ini. Ia menilai derasnya arus informasi digital kerap memunculkan berita bohong atau hoaks yang meresahkan masyarakat.
“Sekarang kita hidup di era digital dan AI. Informasi menyebar begitu cepat melalui media sosial, WhatsApp, dan berbagai platform digital. Kadang masyarakat sulit membedakan mana berita yang benar dan mana yang hoaks,” ujar Rusdi.
Menurutnya, perkembangan teknologi AI membuat masyarakat semakin sulit membedakan informasi yang benar dan tidak benar. Kondisi ini melahirkan fenomena post-truth, yakni situasi ketika sebuah informasi dianggap benar karena terus diulang, meskipun belum tentu sesuai fakta.
“Yang salah bisa dianggap benar karena diulang terus-menerus. Ini yang berbahaya. Maka masyarakat perlu dibekali kemampuan menyortir informasi dengan baik,” katanya.
Rusdi mendorong edukasi literasi media yang lebih masif di lingkungan sekolah, terutama bagi generasi Gen Z yang sejak kecil sudah akrab dengan media sosial dan gawai.
“Anak-anak Gen Z sekarang dari kecil sudah pegang handphone. Bahkan kadang pengaruh media sosial lebih kuat dibanding pola asuh orang tua. Maka mereka harus dibekali kemampuan memfilter informasi,” ujarnya.
Ia menegaskan media memiliki peran strategis dalam membangun pola pikir masyarakat. Karena itu, profesionalisme wartawan dan literasi media dinilai menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi digital.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, media juga tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus membangun sinergi dan saling mendukung,” ungkapnya.
Seminar tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman, Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Ketua PWI Kota Tangerang Herwanto, kepala sekolah, guru, serta insan pers.
Menutup sambutannya, Rusdi Alam menyampaikan pantun tentang pentingnya menjaga etika pers:
“Pergi ke pasar membeli pena, Pena dibawa bersama buku. Kalau pers dijaga dengan etika, Masyarakat cerdas, bangsa pun maju.”
Jelang Hari Raya Idul Adha, Sudin KPKP Jakbar Adakan Sosialisasi Tata Cara Pemotongan dan Penanganan Daging Qurban
Sorot24.id| JAKARTA – Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menggelar sosialisasi tata cara pemotongan dan penanganan daging hewan qurban yang berlangsung di Ruang Wijaya Kusuma, Kantor Wali Kota, Rabu (13/5/2026).
Mewakili Walikota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, Kepala Bagian Kesra Setko Jakarta Barat, Abdurrahman Anwar mengatakan bahwa sebagian besar pelaku pemotongan hewan qurban belum memahami pentingnya kesehatan hewan dan daging.
Karena, daging merupakan produk pangan yang mudah rusak sehingga perlu penanganan agar dihasilkan daging dengan kriteria Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).
“Adapun faktor yang mempengaruhi kualitas daging, antara lain penyakit hewan, sarana prasarana pemotongan, tata cara penanganan daging, kebersihan lingkungan serta kesehatan petugas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abdurrahman mengatakan, idealnya setiap hewan qurban telah dilakukan pemeriksaaan kesehatan oleh Suku Dinas KPKP Jakarta Barat.
Ia berharap, sosialiasi ini bisa menambah pengetahuan dan keterampilan kepada pengurus DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) dalam penanganan hewan dan daging qurban.
“Sehingga peserta dapat melakukan pemeriksaan sendiri kesehatan hewan dan daging qurbannya apabila tidak terjangkau oleh petugas, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudis KPKP Jakarta Barat, Tanti menjelaskan, sosialisasi diikuti sebanyak 50 pengurus DKM se-Jakarta Barat. Tujuannya, untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan khususnya dalam penanganan pemotongan hewan qurban.
Sosialisasi Tata Cara Pemotongan dan Penanganan Daging Hewan qurban diisi dengan penyampaian materi oleh sejumlah narasumber, yakni drh Supratikno dan Haiban Yusuf, dari Institut Pertanian Bogor (IPB), perwakilan Juleha (Juru Sembelih Halal) dan perwakilan MUI Jakarta Barat.
“Setelah mengikuti sosialisasi, para peserta masing-masing mendapatkan bantuan sebilah pisau dan terpal ukuran 3×5 meter,” tandasnya.
Wakil Bupati Intan Tutup Pelatihan Koding dan AI Bagi Guru SD – SMP
sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menutup secara resmi kegiatan Pengembangan Kompetensi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Angkatan IV dan V jenjang SD dan SMP di Ruang Rapat Cituis, Rabu,13/05/26.
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk melakukan transformasi pendidikan melalui penguatan literasi digital bagi para pendidik agar para tenaga pendidik senantiasa siap dan cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
“Kita ingin memastikan bahwa para pendidik kita siap menghadapi era digital dan mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran,” ujar Wabup Intan.
Dia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan kompeten dan berhak mendapatkan sertifikat berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh dari pihak penyelenggara. Ia berharap pengalaman, ilmu dan wawasan yang telah dikuasai bisa segera diimplementasikan untuk mengembangkan media ajar dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran.
“Semoga ilmu, pengalaman dan wawasan yang diperoleh para peserta dapat segera diimplementasikan untuk mengembangkan media ajar berbasis koding dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif di sekolah masing-masing. Dampak pelatihan ini akan terlihat dari inovasi yang Bapak/Ibu hadirkan setelah kembali ke satuan pendidikan masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Beni Rachmat melaporkan bahwa Kompetensi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial tersebut diikuti oleh 90 orang guru SD dan SMP di lingkungan Pemkab Tangerang yang terdiri dari guru mata pelajaran TIK, Matematika, dan IPA untuk jenjang SMP, serta guru kelas 4 dan 5 untuk jenjang SD. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 5 hingga 13 Mei 2026 dengan metode blended learning, yakni kombinasi pembelajaran tatap muka dan virtual daring, bekerja sama dengan BPSDM dan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten.
“Tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para alumni dapat mengimplementasikan ilmu koding dan kecerdasan artifisial di unit kerja masing-masing guna meningkatkan literasi digital dan inovasi pembelajaran,” jelas Benni.
Lanjut dia, total durasi pelatihan adalah 61 jam pelajaran yang mencakup materi teori, praktik, serta evaluasi. 90 orang peserta angkatan IV dan V dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertifikat kelulusan.
“Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh peserta, 90 orang dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertifikat,” imbuhnya.
Adapun 3 peringkat terbaik angkatan ke-IV, diraih oleh Siti Suhami, Putik Nusa Indah, S.Pd., dan peringkat ketiga Siti Marfiah, S.Pd. Untuk angkatan ke-V, peringkat I: Cut Rika Dinantiar, M.Pd, Leli Mulawati, S.Pd, dan ketiga diraih Siti Aisyah, S.Pd., Ing.
SIARAN PERS NO: 400.14.4 3/23-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)
Delegasi Kota Tangerang kompak mengepalkan jari saat mengikuti Latihan Kepemimpinan Pemuda Provinsi Banten, 12-13 Mei 2026. Keikutsertaan Ketua IPPNU Kota Tangerang Novia Kurnia Cahya diharapkan membawa semangat baru bagi gerakan pendidikan dan pemberdayaan perempuan muda di Tangerang. (Dok: Istimewa/Sorot24.id)
sorot24.id|Kota Serang – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang resmi mengutus Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tangerang, Novia Kurnia Cahya, untuk mengikuti Latihan Kepemimpinan Pemuda tingkat Provinsi Banten Bertempat Di Gedung Life Skill Kepemudaan Pada Selasa – Rabu 12-13 Mei 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dispora Provinsi Banten ini menjadi ajang penguatan kapasitas bagi tokoh muda potensial di wilayah Banten.
Keikutsertaan Novia merupakan bentuk kepercayaan Pemerintah Kota Tangerang terhadap kader muda yang dinilai aktif membangun gerakan pendidikan dan pengembangan karakter. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tantangan zaman, seperti rendahnya partisipasi sosial dan dampak negatif disrupsi digital di kalangan generasi muda.
Kepala Dispora Kota Tangerang, Dr. Kaonang, S.Sos., MM, menyatakan dukungannya terhadap delegasi ini. Menurutnya, pemuda perlu dibekali kemampuan adaptasi dan visi sosial yang kuat.
”Kami mendorong kader muda Kota Tangerang untuk menyerap materi strategis mulai dari manajemen organisasi hingga inovasi sosial. Kehadiran Novia diharapkan membawa semangat baru, terutama dalam memperkuat peran perempuan muda di ruang publik,” ujar Dr. Kaonang.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD KNPI Kota Tangerang, Dede Maulana Paisal, S.H., M.H turut memberikan dorongan. Ia menilai keterlibatan aktif dalam pelatihan ini adalah kunci agar organisasi pelajar di Kota Tangerang mampu bersaing secara intelektual dan sosial di level yang lebih luas.
1. Pengalaman pelatihan akan diimplementasikan pada program kerja IPPNU Kota Tangerang agar lebih relevan dengan kebutuhan Gen-Z.
2. Membangun kolaborasi produktif antarorganisasi kepemudaan se-Provinsi Banten.
3. Memperkuat posisi perempuan muda sebagai penggerak perubahan yang inklusif dan berintegritas.
Melalui momentum ini, IPPNU Kota Tangerang diharapkan tidak hanya unggul dalam kaderisasi internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata sebagai bagian dari solusi sosial dan pembangunan kepemudaan di tingkat daerah maupun provinsi.
Red24 : (RAS)
Ketua DPD KNPI Provinsi Banten Tito Istianto berpose dengan semangat kepemudaan saat diwawancara terkait apresiasi atas Pelatihan Kepemimpinan dan Pembentukan Karakter yang digelar Dispora Banten di Pandeglang, Selasa 12/5/2026. Tito menilai pelatihan semi militer bagi 50 pemuda lintas organisasi ini langkah konkret hadapi bonus demografi. (Dok: DPD KNPI Banten/Sorot24.id)
sorot24.id|Pandeglang – Ketua DPD KNPI Provinsi Banten Tito Istianto memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan dan Pembentukan Karakter bagi 50 pemuda lintas organisasi, 12-13 Mei 2026 di Life Skill Kepemudaan, Sukajaya, Pandeglang.
“Atas nama DPD KNPI Banten, kami menyambut positif inisiatif Pemprov Banten melalui Dispora. Pelatihan dengan metode semi militer dan pembinaan karakter ini merupakan langkah konkret dalam menyiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi,” ujar Tito Istianto kepada awak media Selasa (12/5/2026).
Tito menilai keterlibatan 24 perwakilan Dispora kabupaten/kota, 16 OKP tingkat provinsi, dan 10 unsur perguruan tinggi dalam satu wadah pelatihan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemuda Banten.
“Kami melihat kegiatan ini sebagai ruang penting untuk mempererat jejaring, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan membangun dasar-dasar kepemimpinan. Metode tinggal di barak serta kegiatan luar ruangan memberikan pengalaman yang berharga bagi para peserta,” jelasnya.
Lebih lanjut, Tito Istianto menyampaikan beberapa catatan konstruktif untuk penguatan program serupa ke depan:
*Penguatan Program Berkelanjutan*
KNPI berharap pelatihan ini menjadi langkah awal yang baik. KNPI siap bersinergi untuk merumuskan program lanjutan yang dapat menjaga momentum dan semangat yang telah terbangun selama dua hari ini.
*Peningkatan Pelibatan Pemuda*
KNPI meyakini bahwa peran pemuda akan semakin optimal apabila dapat dilibatkan dalam berbagai forum dialog dan perencanaan pembangunan. Kami percaya sinergi antara Pemprov dan pemuda akan menghasilkan kebijakan yang lebih inklusif dan tepat sasaran.
*Peran OKP sebagai Mitra Pembangunan*
Organisasi Kemasyarakatan Pemuda memiliki basis dan pengalaman dalam pembinaan kader. Kami berharap ke depan dapat terus memperkuat kemitraan strategis dengan Pemprov Banten dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Di akhir pernyataannya, Tito Istianto menegaskan komitmen KNPI Banten untuk terus mendukung program-program positif Pemerintah Provinsi Banten.
“KNPI Banten berkomitmen menjadi mitra yang baik bagi Pemprov. Mari kita bersama-sama membina pemuda yang berkarakter, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Banten serta Indonesia,” tutupnya.
PC IPNU – IPPNU Kota Tangerang Dilantik Usung Misi Pelajar Penggerak Peradaban di Era Digital
sorot24.id | TANGERANG – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tangerang masa khidmat 2025–2027 resmi dilantik di Pondok Pesantren Ibadurrahman, Tangerang. Senin, 11/05/2026 .
Dengan mengusung tema :
“From Zero to Impact : Saatnya Pelajar Bergerak, Berintegritas, dan Berdampak”
Pelantikan ini dirangkaikan dengan Seminar Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum kebangkitan intelektual pelajar NU di Kota Tangerang.
Ketua PC IPNU Kota Tangerang terpilih, Sultan Fazal Adzani, menegaskan bahwa kepengurusannya membawa visi besar untuk membentuk pelajar yang berkarakter, progresif, dan berdaya guna. Menurutnya, keunggulan akademik saja tidak cukup di tengah dinamika modern.
”IPNU harus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang mampu menjaga keseimbangan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan,” ujar Sultan.
Sultan menambahkan, fokus utama program kerja ke depan adalah penguatan kaderisasi dan kolaborasi strategis. Salah satu langkah konkretnya adalah menghidupkan kembali gerakan “IPNU Back To School” untuk mendekatkan organisasi dengan realita pelajar di sekolah secara nyata.
Senada dengan Sultan, Ketua PC IPPNU Kota Tangerang, Novia Kurnia Cahya, menekankan bahwa pelantikan ini adalah titik awal pembuktian pelajar sebagai pelaku utama peradaban, bukan sekadar penonton perubahan.
Novia menyoroti fenomena budaya haus pengakuan di media sosial yang kerap melanda generasi Z. Ia berkomitmen menjadikan IPPNU sebagai “rumah bertumbuh” bagi pelajar putri.
”Kami ingin IPPNU menjadi ruang lahirnya perempuan hebat yang berani bersuara tanpa kehilangan akhlak. Gerakan yang baik bukan yang paling ramai dibicarakan, tapi yang paling nyata manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Novia.
Seminar Pendidikan Nasional yang menjadi bagian dari acara ini menghadirkan Faiz Syukron Ma’mun (Gus Faiz) sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Gus Faiz mengingatkan agar organisasi pelajar tidak terjebak dalam pola gerakan konvensional yang kaku.
Ia mendorong IPNU-IPPNU Kota Tangerang untuk melakukan tranformasi digital guna meningkatkan daya saing intelektual.
Tiga Bentuk Tranformasi Digital :
1.Penguatan pemahaman teknologi bagi seluruh kader.
2.Pemanfaatan platform digital sebagai sarana edukasi yang relevan dengan Gen Z.
3.Mengoptimalkan teknologi untuk kemaslahatan masyarakat luas.
Acara ditutup dengan harapan besar agar nakhoda baru PC IPNU-IPPNU Kota Tangerang mampu menghadirkan dampak nyata bagi dunia pendidikan dan sosial di Kota Tangerang selama dua tahun ke depan .