Petugas Gabungan Evakuas 3 Orang Masih Terjepit 81 Korban kecelakaan Kereta KRL 7 Meninggal Dunia

sorot24.id | Bekasi – Korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kereta api jarak jauh (KAJJ) dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur bertambah menjadi 7 orang. Sementara korban luka-luka berjumlah 81 orang. Lalu masih ada tiga korban yang masih terjepit. Hal itu diungkap drektur utama KAI Bobby Rasyidin dalam jumpa pers, Selasa pagi (28/4/2026).

Sementara itu Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkapkan, evakuasi korban yang terjepit masih berlangsung. Berlangsung lama karena evakuasi tidak ingin menyebabkan cidera tambahan pada korban, karena korban yang terjepit masih memberi respons, artinya masih dalam kondisi hidup.

“Tiga korban yang masih terperangkap masih proses evakuasi,” katanya.

Jadi jumlah korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga Selasa pagi, 28 April 2026, PT KAI menyebut total tujuh orang meninggal dunia dalam insiden nahas tersebut.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan proses evakuasi masih terus berlangsung karena masih ada korban yang terjebak di dalam rangkaian kereta.

“Meninggal dunia itu 7 orang dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang,” ujarnya di Stasin Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Selain korban meninggal, puluhan penumpang juga mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Daftar Korban Meninggal Dunia
Berikut nama korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi per Selasa pagi:

1. Nuryati, perempuan, 62 tahun
2. Enggar Retno K, perempuan, 35 tahun
3. Nurlaela, perempuan, 30 tahun

Sejumlah korban kecelakaan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi dirawat di ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

Daftar Korban Luka-Luka

Sebanyak 81 korban luka-luka tercatat dalam insiden ini. Berikut beberapa nama yang telah dihimpun:

1. Desvita, perempuan, 56 tahun
2. Ahmad Nur Syahril, laki-laki, 28 tahun
3. Subur Sagita, laki-laki, 51 tahun
4. Shovy Salsabila, perempuan, 24 tahun
5. Siti Maryam, perempuan, 37 tahun
6. Rivan Mandara, laki-laki, 32 tahun
7. Anggita R. Utami, perempuan, 36 tahun
8. Hari Septiansah, laki-laki, 27 tahun
9. Dwi Apriliana, perempuan, 30 tahun
10. Ratri Intan A, perempuan, 26 tahun
11. Andi Saputra, laki-laki, 30 tahun (sudah pulang)
12. Sansan Sarifah, perempuan, 29 tahun
13. Dinasti Kusuma W, perempuan, 24 tahun
14. Yuliana, perempuan, 30 tahun
15. Ira Indira Putri, perempuan, 28 tahun
16. Hari Septiyansyah, laki-laki, 30 tahun
17. R. Rustiati, perempuan, 55 tahun
18. Amalia Hasanah Ulfa, perempuan, 31 tahun
19. Vira Oktaviani Putri, perempuan, 27 tahun (dirujuk ke RS Mitra Plumbon)
20. Yuliana Nur Pratama, perempuan, 24 tahun (dirujuk ke RS Siloam)
21. Nuryati, perempuan, 41 tahun
22. Nuriah Indah Rahmati, perempuan, 21 tahun
23. Fitria Husni, perempuan, 26 tahun
24. Anggita, perempuan, 36 tahun
25. Leni Julianti, perempuan, 33 tahun
26. Purwanti, perempuan, 54 tahun
27. Yunita Endang, perempuan, 41 tahun
28. A. Regita, perempuan, 29 tahun
29. Subandi, laki-laki, 42 tahun
30. Muchlis, laki-laki, 30 tahun
31. Riki, laki-laki, 25 tahun
32. Alivia, perempuan, 25 tahun
33. Dewi Sagita, perempuan, 29 tahun
34. Stevani Sofia, perempuan, 22 tahun
35. Eri Rustiati, perempuan, 55 tahun
36. Ester Rajagukguk, perempuan, 27 tahun
37. M. Anwar, laki-laki, 30 tahun
38. Laili, laki-laki, 26 tahun
39. Rivan, laki-laki, 32 tahun
40. Ayunda R, perempuan, 24 tahun
41. Mustika Ayu Pujiana, perempuan, 43 tahun
42. Suryati, perempuan, 51 tahun
43. Evi, perempuan, 52 tahun
44. Shofie, perempuan, 24 tahun
45. Iie Suendi, laki-laki, 42 tahun
46. Dewi Suryani, perempuan, 35 tahun
47. Despita, perempuan, 48 tahun
48. Choirunnisa R, perempuan, 25 tahun
49. Rista Triana, perempuan, 35 tahun (sudah pulang)
50. Pamilang Rani Situmorang, perempuan, 32 tahun.

Penyebab kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih dalam proses investigasi. Jalur kereta di sekitar lokasi juga masih mengalami gangguan akibat proses evakuasi dan pemeriksaan.

Red24

Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur

 

Sorot24.id| Bekasi – Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek menabrak kereta KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. KRL yang ditabrak sedang berhenti usai tertemper taksi.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (Jalur Perlintasan Langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat dihubungi, Senin (27/4/2026).

Gangguan tersebut terjadi akibat peristiwa tertempernya PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi) di lokasi kejadian, yang berdampak pada operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto.

KAI memastikan petugas di lapangan telah bergerak cepat untuk melakukan penanganan dan pengamanan lokasi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi dan pemulihan perjalanan. Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.

Adapun penyebab kejadian serta jumlah perjalanan KA yang terdampak masih dalam proses investigasi dan pendataan lebih lanjut. Informasi akan terus diperbarui secara berkala. KAI juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan, khususnya di area jalur rel dan perlintasan sebidang, demi mencegah kejadian serupa.

Menurut Maksus, salah satu penumpang, kereta commuter line yang ia tumpangi ditabrak oleh kereta jarak jauh. “Kejadian sekitar pukul 20.57,” kata Maksus. Ia juga melihat bagian paling belakang commuter line yaitu gerbong wanita dalam keadaan ringsek.

Insiden bermula dari sebuah mobil yang mogok di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Akibat kejadian itu, KRL tak melanjutkan perjalanan.

“Sekitar lima menit kereta yang yang saya naiki jalan sendiri ndak taunya ditabrak dari belakang dari kereta jarak jauh,” tutur Maksus, saksi mata di lapangan.

Ia ketahui kemudian, gerbong perempuan yang terletak di bagian paling belakang rangkaian gerbong ditabrak kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek. “Gerbong di bagian wanita hampir setengah dimasuki kepala kereta jarak jauh,” kata Maksus.

Menurutnya, banyak dari penumpang yang kemudian terjepit di gerbong perempuan tersebut. Setengah jam berjalan, evakuasi masih terus berjalan. Ada yang terluka parah, ditaruh di mushala,” kata Maksus.

 

(red24-Bgx)

Dok/daycare di Jogja, yang diduga lakukan penganiyaan anak

 

Sorot24 | Jogja‘ – Jadi Sorotan Media sosial tengah diramaikan oleh kabar penggerebekan sebuah tempat penitipan anak, Daycare Little Aresha di wilayah Umbulharjo, Yogyakarta.

Lokasi tersebut diduga menjadi tempat terjadinya tindakan kekerasan terhadap anak-anak secara massal.

Polisi menyebut rata-rata balita yang dianiaya dan mendapatkan perlakuan tak manusiawi di daycare tersebut berusia kurang dari dua tahun.

Sebanyak 53 bayi dan batita (bawah tiga tahun) diduga menjadi korban penganiayaan di sebuah daycare yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Tak hanya itu, 13 orang pengurus yayasan yang menaungi daycare tersebut juga ditetapkan tersangka.

Kasus ini pertama kali terbongkar setelah mantan pengasuh di sana membuat laporan karena mengetahui perbuatan tak manusiawi tersebut. Di laporannya, dia juga mempersoalkan ijazah yang ditahan karena mengajukan pengunduran diri. Berbekal laporan itulah, polisi melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026) kemarin

dok/Dok/daycare di Jogja, yang diduga lakukan penganiyaan anak

“Awalnya dari (laporan) karyawan. Dia melihat bahwa perlakuan pada balita atau anak yang dititipkan ini tak manusiawi,” kata Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia.

Pengasuh Mundur karena Tak Tega
Selama bekerja di sana, pengasuh tersebut tak kuasa melihat perlakuan memilukan yang dialami bayi-bayi malang tersebut. Saking tak tahannya, dia memilih mengundurkan diri dari daycare itu.

“Merasa tak sesuai dengan hati nurani karena mungkin ada (balita) yang dianiaya, ditelantarkan. Akhirnya karena tak sesuai hati nurani dia memilih resign (berhenti kerja),” tutur Eva Guna.

Setelah resign, ijazah mantan pengasuh ini ternyata ditahan yayasan pengelola daycare tersebut. Hal itu makin menguatkan dirinya melaporkan kegiatan menyimpang di daycare tersebut ke polisi.

“Ijazahnya ditahan oleh pemilik (yayasan). Dia kemudian melapor ke kita. Sehingga kami dapat informasi seperti itu. Langsung kami tindaklanjuti (dengan penggerebekan),” tutup Eva Guna.

Seperti diberitakan sebelumnya, rata-rata balita yang dianiaya dan mendapatkan perlakuan tak manusiawi berusia lebih kurang dari dua tahun.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian menceritakan, saat penggerebekan petugas mendapati anak-anak ini dalam kondisi terikat di ruang penitipan anak. Para balita ini diikat di tangan maupun kaki.

“Ada juga yang kakinya diikat. Tangannya diikat dan sebagainya. Secara umum itu yang bisa saya jelaskan. Tapi memang secara kesimpulan memang itu tidak manusiawi,” terang Adrian.

Buka Layanan Pendampingan

Adrian menambahkan instansi pemerintah seperti UPT PPA membuka layanan pendampingan psikologis untuk anak-anak yang menjadi korban. Pendampingan psikologis ini diperlukan karena ada dugaan potensi gangguan kejiwaan pada anak.

Adrian menambahkan pihaknya mengamankan 30 orang terkait tempat penitipan ini. 30 orang ini telah diperiksa atau dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait aktivitas di tempat penitipan anak tersebut.

“Kemarin kita telah mengamankan 30 orang,” kata Adrian.

Adrian merinci 30 orang ini terdiri dari pengasuh, pimpinan yayasan hingga petugas keamanan. 30 orang ini diperiksa oleh personel dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Kota Yogyakarta.

 

Red24

Wali Kota Tangerang Sachrudin melantik pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang di bantaran Sungai Cisadane,

 

Sorot24.id | Kota Tangerang – Wali Kota Tangerang, Banten, Sachrudin mengatakan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) memiliki peran strategis sebagai penggerak kolaborasi dalam membangun kesiapsiagaan sejak dini, bukan hanya saat bencana terjadi.

Ia mengatakan di tengah meningkatnya potensi bencana akibat perubahan iklim dan perkembangan kawasan perkotaan, kesiapsiagaan menjadi fondasi utama dalam melindungi masyarakat.

Kita tidak boleh menunggu. Kesiapsiagaan harus dibangun dari sekarang, dimulai dari lingkungan terkecil. FPRB berperan membangun kesadaran warga,” kata Wali Kota Sachrudin saat menghadiri Pelantikan FPRB sekaligus Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2026 di bantaran Sungai Cisadane, Minggu

Menurutnya, risiko seperti banjir, genangan, hingga cuaca ekstrem, memang tidak dapat dihindari sepenuhnya, namun dampaknya dapat ditekan melalui langkah yang terencana dan kolaboratif.

“Semakin kita siap, insya Allah, semakin kecil dampak yang ditimbulkan,” ujar Wali Kota Sachrudin.

Pemkot Tangerang bersama FPRB Kota Tangerang

Ia menambahkan FPRB harus mampu menjadi penghubung berbagai unsur Pentahelix, meliputi pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat, untuk memperkuat ketangguhan kota secara menyeluruh.

“FPRB harus hadir sebagai penggerak, memastikan kesiapsiagaan menjadi budaya bersama,” lanjutnya.

Sejalan dengan itu, Ketua FPRB Kota Tangerang Supiani menambahkan, FPRB Kota Tangerang sebagai wadah sejumlah organsisasi masyarakat, akademisi, dan media yang berfokus pada aksi mitigasi telah menyiapkan sejumlah program kerja konkret yang segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

foto Relawan yang tergabung pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang di bantaran Sungai Cisadane,

Beberapa program kerja yang disiapkan meliputi pemetaan risiko partisipatif, edukasi, sampai penguatan relawan melalui pelatihan yang akan disinkronisasi dengan Kampung Siaga Bencana yang akan di setiap kelurahan.

“Kami bersama semua organisasi, komunitas, dan relawan yang tergabung akan bekerja sama dan bekerja keras semaksimal mungkin membantu program-program pemerintah untuk menciptakan sistem penanggulangan bencana yang kuat di Kota Tangerang,” tambah Supiani.

Selain itu, Pemkot Tangerang bersama FPRB Kota Tangerang juga melakukan simulasi water rescue, penanaman pohon, dan penebaran 13.300 benih ikan dan ecoenzim di sepanjang Sungai Cisadane.

Red24 (Molly)

Polsek Kota Tangerang Bersama Pokdarkamtibmas Sektor Benteng
Resor Metro Tangerang Kota Gelar Patroli Rutin Cegah Tawuran Balap Liar

sorot24.id | Tangerang – jajaran Kepolisian Polsek Tangerang dan Pokdarkamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota melaksanakan apel malam gabungan dengan warga masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) di lapangan apel Mapolsek Benteng Tangerang Kota , Jl. TMP Taruna No. 39, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, pukul 23:30 Sabtu (25/04/2026)

Apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tangerang, KOMPOL SUYATNO SH yang di ikuti oleh Kekuatan Cipta Kondusif ( Cipkon ) , dengan jumlah kekuatan Polisi 10 personil, Kanit Reskrim 2 personil , Kanit Intel 2 Personil, Pokdar 8 personil.

Selesai diberikan arahan oleh Kapolsek Tangerang seluruh peserta apel langsung melakukan pengamanan di sejumlah titik dilanjutkan patroli wilayah dengan Rute ;

Kegiatan di awali dengan patroli mobile

– TMP taruna ( Polsek )
– Puspem ( Taman Elektrik )
– Tanah Tinggi
– Jl Benteng Betawi
– Jl Perintis kemerdekaan
– pusat pendidikan Cikokol
– TangCity
– Pasar Anyar
– Pasar Lama
– Jln Kali Pasir
– Kampung Bekelir

Selain melakukan Patroli Saya meminta peran aktif anggota Pokdarkamtibmas Sektor Benteng kecamatan Tangerang kota dalam menjaga, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat . Semoga kita dapat menjalin sinergi bagi anggota yang ada di lapangan ” jelasnya Guna Antisipasi Meningkatnya Kriminalitas ,balap liar dan Tawuran


HUMAS
Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng
Resor Metro Tangerang Kota

 

red24-(Molly)

Kegiatan ini digagas Pemerintah Pemkot Kota Sukabumi melalui Disnaker dengan melibatkan dunia pendidikan dan sektor swasta, termasuk PT Nusaraya.gelaran job fair 2026 (foto dok)

 

Sorot24.id | Sukabumi – Gelaran Job Fair Sukabumi 2026 di Politeknik Sukabumi menjadi magnet bagi para pencari kerja.

Sejak pagi, ribuan pelamar tampak memadati area kegiatan, memanfaatkan kesempatan untuk terhubung langsung dengan perusahaan.

Kegiatan ini digagas Pemerintah Kota Sukabumi melalui Disnaker dengan melibatkan dunia pendidikan dan sektor swasta, termasuk PT Nusaraya.

Sebanyak 20 perusahaan ambil bagian, menawarkan puluhan posisi di berbagai sektor strategis.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan, job fair menjadi salah satu instrumen penting dalam membuka akses kerja yang lebih luas dan merata.

Ia menilai keterlibatan kampus memiliki peran kunci dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai.

“Sinergi ini harus terus diperkuat agar lulusan pendidikan dapat langsung terserap dunia kerja,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Disnaker Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat menyebutkan, total tersedia sekitar 45 jenis pekerjaan, mulai dari manufaktur, permesinan, konstruksi hingga otomotif.

Sejumlah perusahaan juga membuka peluang kerja ke luar negeri.

Jumlah pendaftar mencapai sekitar 1.600 orang. Namun yang mengikuti seleksi langsung diperkirakan sekitar 800 peserta karena banyak pelamar mengambil lebih dari satu kesempatan,” jelasnya.

Menurutnya, tingginya animo masyarakat menunjukkan kebutuhan akan akses informasi dan peluang kerja yang masih besar di Kota Sukabumi.

Hal ini juga sejalan dengan meningkatnya arus pendatang yang datang untuk bekerja maupun menempuh pendidikan.

Data tahun 2025 mencatat, angka migrasi masuk ke Kota Sukabumi mencapai sekitar 12.000 orang per tahun.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja baru.

Pemkot Sukabumi berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa secara berkelanjutan.

Rencananya, bursa kerja akan digelar hingga empat kali dalam setahun sebagai upaya konsisten menekan angka pengangguran.

Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan pendidikan, diharapkan peluang kerja bagi masyarakat semakin terbuka luas dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Red24

Pembentukan GTRA 2026 Perkuat Akses dan Pemanfaatan Tanah untuk Masyarakat

sorot24.id | SERANG – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menggelar rapat pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Banten yang berlangsung di Aula Baduy pada 24 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan reforma agraria melalui sinergi lintas sektor guna mendorong pemerataan penguasaan dan pemanfaatan tanah bagi masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menegaskan bahwa reforma agraria merupakan bagian dari konsensus nasional yang bertujuan menghadirkan keadilan agraria dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa momentum ini perlu dimanfaatkan secara optimal sebagai upaya bersama dalam memperbaiki tata kelola pertanahan di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten.

“Reforma agraria secara filosofis tidak hanya berbicara tentang penataan aset melalui redistribusi tanah, tetapi juga penataan akses. Setelah masyarakat menerima hak atas tanah, negara memiliki kewajiban untuk memberikan pendampingan agar tanah tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif,” ujar Harison.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan reforma agraria tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, daerah, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan kompleksitas permasalahan pertanahan dan tingginya ekspektasi masyarakat, sinergi menjadi kunci dalam memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.

Di Provinsi Banten, pelaksanaan reforma agraria terus menunjukkan progres positif melalui penataan aset di sejumlah wilayah serta penataan akses berupa pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pengembangan UMKM. Selain itu, pemanfaatan tanah cadangan umum negara juga diarahkan untuk mendukung pembangunan fasilitas publik, termasuk sekolah terintegrasi, dengan melibatkan Bank Tanah sebagai mitra strategis.

Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, dalam arahannya menekankan bahwa tanah memiliki peran fundamental dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan, sangat bergantung pada ketersediaan dan kepastian hukum atas tanah.

“Tanah adalah elemen yang sangat penting dalam kehidupan dan pembangunan. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara tertib, dengan legalitas yang jelas dan data yang akurat, agar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkap Dimyati.

Turut dihadiri unsur forkopimda, melalui pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Banten ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja secara terpadu dalam menginventarisasi potensi dan permasalahan pertanahan, memperkuat legalitas aset, serta meminimalkan konflik.

red24_RG

Hadiri Perayaan Paskah Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron : Paskah Membangun Semangat Kebangkitan Bangsa

sorot24.id | TANGERANG – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Perayaan dan Ibadah Paskah Persekutuan Umat Kristiani Kementerian ATR/BPN pada Jumat (24/04/2026). Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum Paskah sebagai titik kebangkitan bersama, tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saudara-saudari sekalian, yang butuh Paskah, yang bangkit itu tidak hanya Yesus Kristus. Bangsa Indonesia itu juga butuh Paskah. Jadi semangat dan spiritnya Paskah itu bukan hanya spirit secara fisik. Tapi ada spirit kebangkitan secara cita-cita,” ucap Menteri Nusron dalam kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring di Aula Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan.

Menteri Nusron menjelaskan, semangat Paskah harus diwujudkan dalam bentuk gerakan dan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, semangat tersebut tidak berhenti pada makna simbolik, melainkan menjadi dorongan konkret untuk perubahan dan kemajuan.

“Secara fisik, secara mental dan kemudian dibangkitkan, diwujudkan dalam kebangkitan dalam gerakan dan aksi,” ucapnya.

Nilai tersebut kemudian diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari jajaran Kementerian ATR/BPN sebagai pelayan masyarakat dan abdi negara, dengan menempatkan pelayanan sebagai prinsip utama dalam setiap proses layanan.

“Mudah-mudahan pesan ini menjadi pedoman dan kebaikan bagi kita semua dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Menteri Nusron.

Sejalan dengan tema yang diusung, yakni “Kristus Bangkit Memperbarui Kemanusiaan Kita dan Kepedulian kepada Keutuhan Alam Ciptaan”, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten sekaligus Wakil Ketua Persekutuan Umat Kristiani, Harison Mocodompis, menyampaikan bahwa semangat Paskah juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk nyata nilai kasih dan kepedulian di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Berbagai kegiatan tersebut di antaranya, kunjungan aksi peduli kasih ke UPTD Perlindungan Sosial, donor darah bersama PMI Kabupaten Serang, serta kunjungan kasih kepada anggota keluarga besar yang sedang mengalami kondisi kesehatan kurang baik.

“Hal itu merupakan implementasi nyata dari nilai kasih dan kepedulian kita semua,” pungkas Harison Mocodompis.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Nusron yang didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten turut menyerahkan 14 sertipikat rumah ibadah dan yayasan keagamaan kepada sembilan penerima sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian hukum atas aset keagamaan.

Selain itu, disalurkan pula dukungan pelayanan berupa bantuan dana kepada Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dan Panti Asuhan Abigail Pamulang. Bantuan dana tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Pengurus Persekutuan Umat Kristiani Kementerian ATR/BPN, Chriesty Elisabeth Lengkong.

Pada acara yang diketuai oleh Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran, Darman S.H. Simanjuntak, turut hadir Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN periode 2019-2022, Surya Tjandra, beserta sejumlah mantan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Kementerian ATR/BPN. Hadir pula sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN beserta jajaran.

red24_RG

Gudang Penuh Persediaan : Swasembada Beras ?

Oleh : Defiyan Cori
Ekonom Konstitusi

Sorot24.id | Setelah aktifis mahasiswa ekstrakurikuler GMNI dan HMI yang diajak meninjau gudang beras Bulog. Pada Hari Kamis 23 April 2026 Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengajak beberapa orang pengamat. Tidak tanggung-tanggung, pengamat politikpun diajak. Lalu, dihadapan media membuat pernyataan “pembuktian” bahwa gudang penuh beras dianalogikan dengan tercapainya swasembada beras.

Tidak hanya gudang yang penuh karung beras. Mentan Amran Sulaiman dengan ketegasan dan keyakinannya menyatakan persediaan beras nasional berlimpah hingga lebih 5 juta ton. Di Gudang Bulog itu, Mentan Amran Sulaiman membandingkan dengan capaian swasembada beras di era Orde Baru (Orba) yang lebih rendah dari kinerjanya. Benarkah demikian adanya, logiskah perbandingan itu dilakukan oleh seorang Menteri Pembantu Presiden RI Prabowo Subianto ?

Pernyataan Mentan Amran Sulaiman itu sangat ahistoris sebab saat Orba dibawah kepemimpinan Presiden Soeharto mencapainya selama 15 tahun. Saat itu, jumlah penduduk berdasarkan hasil Sensus Penduduk 1980 (SP1980), mencapai 147,5 juta jiwa. Sedangkan, Mentan Amran Sulaiman mengklaim capaian swasembada beras selama kurun waktu kurang lebih 1 tahun. Dengan jumlah penduduk menurut data BPS pada Juni 2024 mencapai 281,6 juta jiwa.

Perbandingan yang setarakah atau -apple to apple- capaian swasembada beras tersebut ? Yang patut diteliti lebih lanjut justru logika pencapaian swasembada beras yang sangat cepat. Benarkah hasil produksi di dalam negeri semua atau ada yang berasal dari impor tahun sebelumnya, yaitu 2022, 2023 dan 2024. Apalagi, jika memang secara faktual dan obyektif tidak ada impor beras sama sekali yang dilakukan oleh BUMN PT. Badan Usaha Logistik (Bulog).

red24

Bupati Tangerang Raih Penghargaan Economic Growth Ajang National Governance Awards 2026

sorot24.id | JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyud meraih penghargaan Economic Growth pada ajang National Governance Awards 2026 yang digelar Metro TV bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Hotel The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jum’at malam (24/04/26) .

‎National Governance Awards 2026 merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Metro TV bekerja sama dengan Kemendagri dan kementerian terkait lainnya untuk mengapresiasi Kepala Daerah (Provinsi, Kota, Kabupaten) di Indonesia yang berhasil melakukan inovasi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta transformasi digital yang inspiratif .

‎Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang menerima langsung penghargaan dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para Kepala Daerah, yang dinilai telah melakukan inovasi dan mampu menginspirasi pada sektor tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan di tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota .

‎”Penghargaan ini diberikan kepada para KepalaDaerah yang mampu meningkatkan atau memaksimalkan tugas-tugasnya untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah, khususnya terkait dengan tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid .

‎Penghargaan yang diraih tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh OPD dan para mitra Pemkab Tangerang yang terus melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat .

‎”Apa yang kita terima hari ini adalah berkat kerja bersama, berkat sinergi dan kolaborasi seluruh OPD dan mitra pemerintah. Yang jelas penghargaan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi bagi kepentingan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya .

‎Pemkab Tangerang akan melaksanakan dan menyelaraskan program-program pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat sehingga berdampak langsung kepada masyarakat.

‎”Kami akan terus menguatkan program pembangunan yang selaras dengan arah dan kebijakan pemerintah pusat, salah satunya percepatan dan transparansi pelayanan perizinan. Perizinan yang lebih mudah berarti membuka peluang investasi dan juga membuka lapangan pekerjaan,” imbuhnya .

‎Selain itu, Pemkab Tangerang juga akan terus mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, keagamaan, kesehatan dan peningkatan kualitas SDM.

‎”InsyaAllah ke depan, kita akan terus membangun sarana pembelajaran dari sisi agama antara lain adalah asrama pondok pesantren dan sanitasi pondok pesantren. Sekolah gratis untuk SD-SMP swasta secara bertahap, akan kita tambah porsi jumlahnya, serta beasiswa bagi mahasiswa yang orang tuanya terbatas ekonominya juga akan kita tambah porsinya,” tegasnya .

‎Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Metro TV dan Kemendagri yang telah memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan pelayanan dan inovasi kepada pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat .

‎”Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas inisiatif dari Metro TV bersama Pak Menteri Dalam Negeri yang telah melaksanakan agenda memberikan penghargaan kepada Kepala Daerah seluruh Indonesia baik Gubernur, Bupati maupun Walikota,” pungkasnya .

red24_KDL