Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang. (foto dok/molly)

Sorot24.id | Jakarta – Pengukuhan dan pelantikan pengurus Pokdarkamtibmas (Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), bertujuan memperkuat sinergi antara polri dan masyarakat, bertindak sebagai mitra strategis, serta ujung tombak fungsi pre emtif dalam menjaga keamanan lingkungan, seperti yang terlihat pada pengukuhan pengurus Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, periode 2026-2029.

Pokdarkamtibmas sebagai Mitra polri diwilayah Jakarta Barat ini berfokus pada pencegahan konflik serta penyebaran pesan positif.

Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H dan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.

Dalam sambutan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Metro Jakarta Barat beserta jajaran yang telah mewujudkan acara pengukuhan sekaligus pelantikan pengurus Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat sebagai wujud pembinaan.

foto dok/Kegiatan acara pengukuhan dan pelantikan Pokdarkamtibmas Resor Metro Jakarta Barat, dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H dan Ketua Pokdarkamtibmas Daerah Metro Jaya H. Wahyu B. Kordaning, S.H., M.H., bertempat Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.

“Bahwa pada hakikatnya Pokdarkamtibmas ini adalah mitra polri dan pemerintah, pada umumnya sebagai ujung tombak fungsi preentif Kepolisian dimasyarakat, sedangkan polri sebagai organ negara atau pemerintah yang dimana keduanya harus bersatu padu bersama-sama membina masyarakat menjadi negeri yang seleras antara kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya.

Organisasi ini dalam kegiatannya selalu menjadi pohon dengan segala daya upaya yang terencana serta sistematis dalam menyiapkan, membentuk serta membina masyarakat agar peduli kamtibmas,” ucapnya.

H. Wahyu juga berharap Polres Metro Jakarta Barat dan jajaran untuk dapat membina dan mengurus anggota Pokdarkamtibmas dari tingkat Sektor/Kecamatan, hingga Kelurahan agar bermanfaat dan terus berpartisipasi aktif dalam membantu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan tentram.

“Untuk membantu tugas polri dalam mengurus wilayah hukum Jakarta Barat ini adalah dengan menyiapkan Pokdarkamtibmas sebagai pendamping bagi petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang berada di setiap kelurahan,” harapnya.

H. Wahyu menerangkan, pengurus yang dilantik diharapkan aktif mendeteksi potensi konflik dan menjaga stabilitas keamanan.

foto dok/Ketua Terpilih Pokdarkamtibmas Resor Jakarta Barat, Bapak Budi Wijaya menerima Pataka Pokdarkamtibmas dari Ketua Tingkat Daerah

“Pokdarkamtibmas sebagai mata dan telinga polri, serta jembatan komunikasi untuk menyelesaikan masalah sosial di tingkat lingkungan tanpa harus ke jalur hukum. Keanggotaan Pokdarkamtibmas bersifat sukarela, tidak menerima gaji, dan merupakan perwujudan partisipasi warga dalam keamanan,” terangnya.

Dalam sambutan dan arahan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H menyampaikan bahwa polri telah membentuk kelompok sadar kamtibmas (Pokdarkamtibmas) yang telah dituangkan dalam aturan keputusan Kapolri tentang pengukuhan dan pembinaan kelompok sadar kamtibmas dengan visi, menjadi sahabat dan menjalin kemitraan masyarakat dengan polri dalam peningkatan kesadaran hukum dan mencegah tangkal gangguan kamtibmas dengan hadir ditengah masyarakat untuk memberikan penyuluhan dalam peningkatan kesadaran kamtibmas, membangun komunikasi dengan efektif dan intensif dengan masyarakat kelompok atau komunitas, membangun dan mengembangkan kemitraan segenap komunitas dalam memelihara setuasi kamtibmas dan partisipasi masyarakat dalam menumbuh kembangkan daya cegah tangkal dini terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas.

“Sebagai Kelompok Sadar Kamtibmas bisa membantu program-program kegiatan pemerintah ataupun polri untuk bisa menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ungkapnya.

Ruangan Aula Wira Pratama, Polres Metro Jakarta Barat, Jum’at (24/04/26) siang.

Lebih lanjut Twedi berharap dengan pengukuhan pengurus Pokdarkamtibmas ini untuk dapat mengajak masyarakat lain dalam menciptakan setuasi kamtibmas yang kondusif.

“Kami sadar bahwa anggota polri punya keterbatasan didalam pelaksanaan tugas khususnya untuk bisa mengajak masyarakat untuk memelihara setuasi dan kondisi yang kondusif, walaupun polri punya Bhabinkamtibmas dan dibantu oleh rekan kita Babinsa dari TNI.

Kami berharap dengan terbentuknya Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdarkamtibmas) bisa membantu polri dalam mengingatkan dan mengajak masyarakat lainnya, tidak hanya terpaku pada tugasnya Bhabinkamtibmas ataupun Babinsa, makin banyak masyarakat yang mengajak masyarakat lain untuk mengajak berbuat positif dalam menciptakan setuasi kamtibmas yang tentunya ini akan berpengaruh kepada situasi wilayah adalah semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan bukan kepentingan Kelompok Sadar Kamtibmas, bukan kepentingan Polri/Tni maupun pemerintah, tapi kepentingan kita bersama seluruh warga Jakarta Barat,” jelasnya.

(Molly)

Cyber PAN Bongkar Jaringan Terstruktur 157 Akun Penyebar Hoaxs Terhadap Zulhas 

sorot24.id | JAKARTA – Tim Cyber PAN di bawah komando Joyo Kasto Wijoyo berhasil mengungkap operasi digital terkoordinasi yang menyerang Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan. Dalam operasi pemantauan intensif selama tujuh hari, tim mengidentifikasi 157 akun anonim dengan jangkauan konten mencapai 5,2 juta pengguna di berbagai platform media sosial.

POLA OPERASI TERSTRUKTUR TERDETEKSI

Joyo Kasto Wijoyo menegaskan temuan ini bukan sekadar kritik publik, melainkan kampanye sistematis yang terencana dan terkoordinasi.

“Analisis forensik digital menunjukkan pola seragam: narasi identik, waktu unggah simultan dalam rentang dua jam kritis, dan penggunaan 12 hashtag terstandarisasi. Ini adalah operasi terencana dengan koordinasi tinggi, bukan ekspresi spontan publik,” tegas Joyo dalam konferensi pers virtual, Rabu (23/4/2026).

DATA INVESTIGASI LENGKAP

Investigasi mendalam Cyber PAN mengungkap fakta-fakta mencengangkan :

– 89% akun menggunakan identitas palsu atau foto profil tidak valid
– 76% konten disebar antara pukul 19.00–21.00 WIB (waktu kritis terkoordinasi)
– 12 hashtag dipakai secara masif dan terstandarisasi
– Sebaran platform: Twitter/X (45%), Facebook (30%), Instagram (15%), TikTok (10%)
– Narasi dominan: tuduhan korupsi fiktif, skandal pribadi tanpa bukti, dan muatan SARA

RESPON STRATEGIS CYBER PAN

Cyber PAN telah mengambil langkah-langkah taktis berbasis data dan ilmu pengetahuan :

1. Kampanye #FaktaBukanFitnah
– Konten klarifikasi berbasis data faktual telah menjangkau 2,8 juta pengguna
– Menghadirkan narasi positif sebagai counter-narrative

2. Kolaborasi Verifikasi
– Bekerja sama dengan Mafindo dan Kominfo
– Pelaporan sistematis ke platform digital dan aparat penegak hukum

3. Program Literasi Digital Berbasis Bukti Ilmiah
– Menyasar 25 provinsi dengan target 500.000 peserta
– Materi dikembangkan mengacu pada riset UNESCO (2025) dan Journal of Applied Research in Memory and Cognition
– Metode verifikasi 5W+1H terbukti menurunkan penyebaran hoaks hingga 68% (Studi Verifikasi Informasi Nasional, 2025)
– Modul edukasi mencakup :
• Pemahaman bias kognitif (confirmation bias, bandwagon effect)
• Teknik analisis kritis berbasis neuroscience
• Pelatihan ketahanan kognitif terhadap disinformasi

4. Dukungan Proses Hukum
– Dokumen bukti digital lengkap telah disiapkan
– Mendampingi proses hukum yang sedang berjalan

SISTEM CYBER MUTAKHIR & PENDEKATAN BERBASIS SAINS

Cyber PAN mengoperasikan sistem keamanan siber terintegrasi dengan kemampuan pemantauan real-time 24/7, dilengkapi analitik perilaku jaringan dan forensik digital.

Joyo menambahkan, “Strategi kami menggabungkan teknologi mutakhir dengan pendekatan edukasi berbasis neurosains. Hoaks tidak hanya masalah teknis, tetapi juga tantangan kognitif. Program literasi kami dirancang untuk memperkuat fungsi korteks prefrontal—pusat pengambilan keputusan rasional—melalui pelatihan verifikasi berulang. Ini adalah investasi pada ketahanan mental kolektif bangsa,” ujarnya .

IMBAUAN RESMI KEPADA MASYARAKAT

Cyber PAN mengimbau seluruh masyarakat untuk :

✅ Verifikasi sebelum menyebarkan – Gunakan prinsip 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, How)
✅ Kenali bias kognitif – Waspadai kecenderungan mempercayai informasi yang sesuai prasangka
✅ email aduan@cyberpan.id
✅ Ikuti saluran resmi PAN untuk informasi terverifikasi

Catatan Edukasi : Menurut penelitian University of Indonesia (2025), individu yang terlatih verifikasi informasi memiliki aktivasi korteks prefrontal 40% lebih tinggi saat menghadapi konten provokatif, mengurangi respons emosional impulsif.

DUKUNGAN STRATEGIS DARI PENGURUS PAN

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Cyber PAN.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kerja keras Cyber PAN di bawah kepemimpinan Joyo Kasto Wijoyo. Tim ini telah menjadi benteng digital yang kokoh dalam menjaga martabat dan integritas Partai Amanat Nasional,” ucap Viva Yoga Mauladi.

SALURAN INFORMASI RESMI

🌐 Website: cyberpan.id
📸 Instagram: @cyberpan_official
🐦 Twitter: @CyberPAN_ID
💬 Telegram: t.me/CyberPANOfficial

PENEGASAN KOMITMEN

“Kami berkomitmen penuh melindungi kehormatan Bapak Zulkifli Hasan dan seluruh kader PAN dengan kekuatan data, fakta, dan sistem keamanan siber mutakhir. Fitnah tidak akan menghentikan langkah kami membangun Indonesia yang lebih baik,” tegas Joyo Kasto Wijoyo.

Cyber PAN menegaskan kesiapan memperluas kolaborasi dengan lembaga akademis, Kominfo, dan Mafindo untuk memperkuat ekosistem digital yang sehat, transparan, dan berintegritas.

CyberPANLawanHoaks #FaktaBukanFitnah #ZulkifliHasanBerkarya #LiterasiDigitalIndonesia

Sumber : Tim Cyber PAN

red24_LUNAS

foto dok/warga memiliki tanah sertipikat hasil redistribusi tanah seluas 83,85 hektare untuk Patma dan 527 keluarga penerima Sertipikat Hak Milik lainnya di Desa Soso.

 

Sorot24.id Blitar – Memiliki tanah bukan sekadar soal kepastian hukum, tetapi juga tentang harapan akan kehidupan yang lebih layak. Dengan kepemilikan tanah yang jelas, petani perempuan di Desa Soso kini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, termasuk membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Patma (55), petani perempuan asal Desa Soso, Kabupaten Blitar, menilik kisah yang terjadi di desanya. Sejak 2012, Desa Soso menjadi lokasi konflik tanah berkepanjangan antara masyarakat dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah desa. Saat memperjuangkan lahan tempatnya berkebun, Patma bahkan pernah mengalami penghadangan oleh pihak keamanan perusahaan.

“Dulu kalau mau nanam itu takut. Tapi kalau tidak nanam, gimana kita butuh makan,” ucap Patma, saat ditemui di Desa Soso.

Pada 2022 melalui program Reforma Agraria yang diusung Kementerian ATR/BPN, lahan yang semula tidak memiliki kepastian hukum, akhirnya menjadi milik Patma sendiri. Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar menerbitkan sertipikat hasil redistribusi tanah seluas 83,85 hektare untuk Patma dan 527 keluarga penerima Sertipikat Hak Milik lainnya di Desa Soso.

“Sekarang, setelah Reforma Agraria kan sudah diredistribusi tanahnya, ya pasti lebih aman, lebih tenang,” terang Patma.

Kini, dengan sertipikat tanah di tangan, masyarakat merasa lebih tenang dan percaya diri dalam mengelola kebunnya. Hal ini juga dirasakan petani perempuan lainnya, Indra (32). Ia menyebut, kepastian hukum atas tanah membuat mereka lebih leluasa menentukan jenis tanaman serta merencanakan masa depan keluarga.

“Apalagi sertipikat sudah atas nama sendiri. Jadi kan kita merasa bangga, lebih percaya diri,” tutur Indra.

Perubahan signifikan juga terlihat dari sisi ekonomi. Warga jadi bisa memanfaatkan lahan secara optimal, salah satunya dengan menanam jagung. Melalui kerja sama dengan PT Syngenta Indonesia, petani mendapatkan bantuan bibit, pendampingan, hingga akses pasar dengan harga jual yang lebih baik, yakni sekitar Rp8.500 hingga Rp9.000 per kilogram.

Hasil kebun pun meningkat. Dari lahan sekitar 1.500 meter persegi, petani mampu menghasilkan hingga 1 ton jagung dengan nilai mencapai sekitar Rp9 juta. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, di mana jagung lokal hanya menghasilkan sekitar Rp4 hingga Rp5 juta. “Kalau hasilnya meningkat sudah pasti bahagia, senang,” pungkas Indra.

Selain bekerja di lahan, perempuan juga memikul tanggung jawab domestik. Sepulang dari kebun, mereka tetap mengurus rumah tangga, mulai dari memasak hingga merawat anak. Meski beban kerja yang diemban lebih besar, semangat gotong royong antaranggota keluarga dan kelompok tani tetap terjaga.

Dengan kepastian hukum atas tanah dan peningkatan hasil pertanian, perempuan di Desa Soso tidak hanya menjadi penopang keluarga, tetapi juga penggerak kesejahteraan. Reforma Agraria pun hadir bukan sekadar memberikan akses atas tanah, melainkan membuka ruang bagi perempuan untuk tumbuh lebih berdaya dan menatap masa depan dengan lebih pasti.

Pelepasan ribuan calon keberangkatan menunaikan jamaah haji dimasjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang (foto red24-Avriyani)

Sorot24.id | Tangerang – Pelepasan Ribuan orang memadati Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang, Selasa (21/4). Mereka hadir mengantar sanak saudara yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2026 ini.

Pantauan di lokasi menunjukkan pelataran masjid, yang dikenal dengan ikon payung raksasa serupa Masjid Nabawi, sudah dipenuhi lautan manusia sejak siang hari. Keluarga, kerabat, hingga tetangga berkumpul dalam kelompok kecil, duduk beralaskan tikar atau berdiri berbincang hangat sebelum perpisahan.

Meski cuaca terik, keberadaan payung-payung besar di area masjid memberi kenyamanan bagi para pengantar yang setia menanti waktu keberangkatan bus rombongan.

Momen Sarat Makna

Suasana haru calon jamaah haji turut hadir Gubernur Banten Andra Soni dan walikota Tangerang Sachrudin

Bagi masyarakat Tangerang, Masjid Raya Al-A’zhom memang menjadi titik kumpul utama dalam prosesi keberangkatan jemaah haji. Momen ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan tradisi dengan nilai kekeluargaan yang kuat.

“Kami datang sejak tadi siang untuk memastikan bisa mengantar keberangkatan orang tua kami. Rasanya campur aduk, antara sedih berpisah namun juga sangat bahagia karena mereka akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci,” ujar Wanti, salah satu warga di lokasi.

Di antara kerumunan, tampak interaksi hangat antara calon jemaah haji dan keluarga mereka. Ada yang memanjatkan doa bersama, ada pula yang berpelukan erat sebagai dukungan moral sebelum perjalanan panjang ke Tanah Suci dimulai.

Rencananya, Gubernur Banten Andra Soni akan melepas keberangkatan ratusan jemaah haji secara seremonial di area Puspem Kota Tangerang. Para jemaah akan menginap di asrama haji Banten sebelum perjalanan perdana pada Rabu (21/4).

Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Banten

Pelepasan jamaah haji kloter 1

Pelaksana Tugas (Plt) Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tangerang, Sahiyah, memastikan seluruh persiapan, mulai administrasi hingga pemeriksaan kesehatan, telah rampung dan berjalan lancar.

“Tahun ini jadi sejarah bagi keberangkatan haji di Banten, khususnya Kota Tangerang, karena untuk pertama kalinya semua rombongan diberangkatkan melalui embarkasi Cipondoh,” tambah Sahiyah.

Sahiyah juga menegaskan tidak ada perubahan jadwal signifikan bagi calon jemaah. Sebanyak 1.552 calon jemaah asal Kota Tangerang diberangkatkan secara berkala.

“Kami pastikan tidak ada perubahan jadwal pemberangkatan dari sebelumnya. Ada sekitar 1.500 calon haji Kota Tangerang diberangkatkan melalui dua gelombang, gelombang pertama pada 22 April dan 2 Mei, sedangkan gelombang ketiga pada 12-19 Mei 2026,” ujar Sahiyah, Selasa (21/4).

Bagi keluarga pengantar, berikut rincian jadwal pemberangkatan tujuh kloter jemaah haji Kota Tangerang tahun ini:

Kloter Pertama : 22 April 2026
Kloter Kedua : 2 Mei 2026
Kloter Ketiga : 12 Mei 2026
Kloter Keempat : 13 Mei 2026
Kloter Kelima : 16 Mei 2026
Kloter Keenam : 17 Mei 2026
Kloter Ketujuh : 19 Mei 2026

Diharapkan masyarakat di sekitar Cipondoh selalu mematuhi rambu lalu lintas dan bersabar. Volume kendaraan pengantar jemaah diprediksi meningkat pada tanggal keberangkatan tersebut.

(Molly)

sorot24.id | JAKARTA – Ketua Umum Milenial Selatan, Albrian,S.H, menyampaikan keprihatinannya atas polemik yang muncul akibat beredarnya kutipan yang diduga ditujukan kepada Zulkifli Hasan di media sosial.

Albrian menilai, narasi yang beredar tidak disajikan secara utuh dan berpotensi menyesatkan publik. Ia menegaskan bahwa potongan pernyataan tanpa konteks lengkap dapat memicu kesalahpahaman serta memperkeruh suasana di tengah masyarakat.

“Informasi yang tidak lengkap dan cenderung dipelintir sangat berbahaya. Ini bukan hanya soal individu, tetapi bisa berdampak pada stabilitas sosial,” ujarnya.

Diketahui, konten tersebut tersebar melalui akun Instagram @panglimarakyatkonoha yang menampilkan kutipan tanpa penjelasan menyeluruh. Dalam unggahan itu, terdapat pernyataan yang dinarasikan seolah-olah berasal dari Zulhas, namun tidak disertai sumber maupun konteks yang jelas.

Lebih lanjut, Albrian menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja menyebarkan informasi bohong atau menyesatkan. Ia meminta aparat penegak hukum untuk tidak ragu menindak tegas pelaku penyebaran hoaks demi menjaga ketertiban dan kepercayaan publik.

“Jika terbukti ada unsur kesengajaan dalam menyebarkan hoaks, maka harus ada tindakan hukum yang jelas. Ini penting sebagai efek jera agar ruang digital tidak terus dipenuhi informasi yang memecah belah,” tegasnya.

Albrian juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia menekankan pentingnya verifikasi sebelum mempercayai sebuah konten, terutama yang berpotensi menimbulkan provokasi.

“Jangan sampai kita ikut menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Persatuan bangsa harus dijaga dari narasi yang memecah belah,” pungkasnya.

red24_J.U

Ekonom Konstitusi : Logika Swasembada Pangan (Beras) Yang Mengada-ada Amran Sulaiman Harus Dibenahi

sorot24.id | JAKARTA – Menurut Ekonomi Konstitusi, Defiyan Cori, Menteri Pertanian R.I (Mentan R.I), Amran Sulaiman memang luar biasa melakukan pengerasan (amplifikasi) soal telah berhasilnya mencapai swasembada pangan atau beras.

Pasalnya, Amran Sulaiman sampai-sampai mengajak para aktifis ekstra kurikuler mahasiswa, yaitu GMNI dan HMI berjalan-jalan ke gudang beras.

“Ini kan kesannya seolah-olah, ketika para aktifis melihat gudang yang penuh berisi karung beras berlimpah itu, maka pembenaran swasembada pangan atau beras sebuah keniscayaan ? Benarkah demikian dan sesederhana itu mengambil kesimpulan sasaran swasembada pangan atau beras ?,” katanya di Jakarta, Selasa (21/4).

Masih Cori, pertanyaan sederhananya untuk Mentan Amran Sulaiman, adalah berapa jumlah lahan sawah saat ini dan berapa jumlah produksi padi atau Gabah Kering Giling (GKH).

“Lalu, berapa jumlah konsumsi penduduk tahun awal Orde Baru memerintah dan berapa tahun 2025 dengan jumlah penduduk semakin meningkat ?,” imbuhnya.

Lahan Menyusut dan Teknologi Produksi

Berdasarkan data terbaru dari Kementerian ATR/BPN yang dikonfirmasi oleh Bappenas, luas baku sawah (LBS) periode 2019-2024 di Indonesia hanya sekitar 7,38 juta hingga 7,46 juta hektare (Ha). Luas lahan ini telah menyusut sekitar 79,6 ribu Ha selama kurun waktu tersebut akibat alih fungsi lahan.

Ia membeberkan, penyusutan luas lahan itu sebagian besar merupakan sawah produktif yang berada di Pulau Jawa. Atau, sekitar 43% sawah berada di Pulau Jawa, sementara 57% tersebar di luar Pulau Jawa.

“Jadi, atas dasar itulah, maka Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengusulkan revisi Perpres 59/2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah. Hal ini ditujukan untuk memperkuat kebijakan perlindungan lahan sawah dengan sasaran (target).87 persen LBS. Sebagai upaya untuk menjaga Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sesuai RPJMN 2025-2029,” ungkapnya.

Selain itu, ia menuturkan bahwa, percepatan penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) seluruh provinsi menjadi prioritas utama, tidak hanya terbatas pada delapan provinsi yang telah ditetapkan.

“Begini, jika mengacu pada data luas lahan dari Kementerian ATR/BPN dapat disimulasikan rata-rata hasil produksi padinya. Misalnya, per hektar lahan sawah dapat menghasilkan 4,7-5 ton padi, maka dengan asumsi satu kali panen atas 7,38 juta Ha, potensi produksi GKG-nya berkisar antara 34,6 juta hingga 36,9 juta ton per musim tanam. Hasil satu (1) ton padi/GKG umumnya menghasilkan sekitar 500 kg hingga 650 kg beras. Hasil konversi ini tentu sangat bergantung pada kualitas padi dan efisiensi mesin giling, dengan rata-rata konversi GKP ke beras berkisar 50-60%,” terangnya.

Pria jebolan UGM ini menjelaskan, bahwa hasil perhitungannya, produksi beras berkisar 17,3-18,45 juta ton. Selanjutnya, perlu dipertanyakan berapa jumlah konsumsi beras di Indonesia?Konsumsi beras di Indonesia berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS, 2025) sangat tinggi, rata-rata mencapai sekitar 90,6-113 kg per kapita/tahun.

“Nah,, jadi total kebutuhan beras nasional menurut hasil Susenas September 2022 yang dikonfirmasi Badan Pangan Nasional (Bapanas,2023) sekitar 6,6kg per bulan/penduduk. Berarti, konsumsi beras nasional berkisar 36,9-39,2 juta ton/tahun,” jelasnya.

Dia menilai, dari simulasi hasil panen satu musim itu saja sangat tidak mungkin produksi beras nasional mencukupi kebutuhan konsumsi per tahun tanpa adanya kebijakan importasi. Sementara, Mentan Amran Sulaiman secara menggebu-gebu menyatakan kepada publik telah terjadi swasembada beras bahkan pangan dengan luas lahan sawah yang semakin menyusut ? Total produksi beras nasional itupun diasumsikan mampu dihasilkan dalam kondisi yang normal atau tanpa adanya bencana alam yang terjadi sama sekali. Mungkinkah ?

“Pertanyaannya, berapa kali bencana alam (banjir dan kekeringan) dalam setahun dan di wilayah produksi beras mana? Tidakkah produksi beras berkurang, dan darimana harus dipenuhi untuk mengatasi konsumsi penduduk? Jika Mentan Amran Sulaiman beralasan telah adanya teknologi pertanian yang menghasilkan produksi berlipat-lipat, berapakah tambahan atau hasil intensifikasi berasnya? Tanpa adanya penjelasan lengkap mengenai hal ini dapatlah disebut klaim swasembada beras (apalagi pangan) Mentan Amran Sulaiman hanya isapan jempol,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, sangat disayangkan sekali, jika Presiden R.I, Prabowo Subianto bisa menerima begitu saja data dan kenyataan klaim swasembada beras (apalagi pangan) dari Mentan Amran Sulaiman ini.

“Ini jelas sekali, tidak masuk akal jika itu dilakukan tanpa adanya importasi beras (dilakukan tahun 2025). Apabila hal tersebut dipermaklumkan tentu publik tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Publik tidak memiliki kekuasaan dan kekuatan melawan kewenangan pemerintah, tapi kebenaran data faktual tak bisa dielakkan,” ungkapnya.

Namun, Cori mengingatkan, tidaklah tepat dan adil melakukan kriminalisasi terhadap para pihak bahkan ekonom yang mempertanyakan soal data swasembada beras atau pangan tersebut. Jika logika data yang berasal dari pemerintah sendiri justru tidak menemukan logika swasembadanya alias hanya mengada-ada.

“Bukankah sebagai kelompok terdidik lebih akademik dan ilmiah data diadu dengan data? Lebih elok sebenarnya Mentan Amran Sulaiman membenahi logika, pengertian dan terminologi dari istilah swasembada,” tutupnya.

red24_LUNAS

Ketua Umum DPP BM PAN,Sigit Purnomo : Ajak Seluruh Pihak Jaga Etika dan DFK (Disinformasi Fitnah Kebencian)

sorot24.id | JAKARTA – Ketua Umum DPP BM PAN,Sigit Purnomo (Pasha) mengajak seluruh pihak menjaga etika dalam kehidupan berdemokrasi di tengah perkembangan politik yang terjadi belakangan ini.

Ketua Umum DPP BM PAN Sigit Purnomo yang juga Anggota DPR RI Fraksi PAN, menyampaikan pesan menyusul maraknya narasi yang mengandung DFK (disinformasi, fitnah dan kebencian).

Sebuah kewajaran ketika terjadi perbedaan pandangan terhadap kinerja pemerintah,termasuk terhadap capaian Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

‎“Kami memahami bahwa tidak semua pihak memiliki pandangan yang sama terhadap capaian kinerja pemerintah, termasuk keberhasilan Bapak Zulkifli Hasan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan. Dan ini sesuatu yang wajar dalam demokrasi,” ucapnya. Selasa, 21 April 2026.

Namun ia mengingatkan agar perbedaan pandangan ini disampaikan secara sehat, terbuka, dan bertanggung jawab. Menurutnya,perbedaan pandangan politik seharusnya dibangun di atas gagasan, program, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

‎Pasha juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyebarkan narasi yang mengandung disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK). Praktik semacam itu dinilai dapat merusak kualitas demokrasi sekaligus menyesatkan publik.

“Dalam kehidupan politik, prinsip ‘sepakat untuk tidak sepakat’ harus tetap dijunjung tinggi, selama bertujuan menjaga keseimbangan demokrasi dan pengawasan publik terhadap kinerja pemerintah,” ujar Ketum DPP BM PAN yang juga Anggota DPR RI PAN Komisi VIII ini.

Lanjut Pasha,kritik terhadap pemerintah dijamin oleh undang-undang. Namun, kritik harus dibedakan dengan ujaran kebencian yang bersifat tendensius dan serangan personal.

‎“Kritik dijamin UU. Tapi beda dengan ujaran kebencian yang tendensius dan serangan personal (ni melanggar UU),” tegasnya .

‎Di tambahkan, jika kritik telah bergeser menjadi upaya pembusukan karakter dan pembunuhan reputasi terhadap pejabat publik, maka yang paling dirugikan adalah masyarakat luas.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa bersama-sama membangun iklim politik yang sehat, beretika, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

‎“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama membangun iklim politik yang sehat, beretika, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.

red24_KANU

Terkait Framing yang Menyudutkan Ketum Zulhas, Ketua DPP BM PAN : Kami Akan Lawan Segala Bentuk Fitnah !

sorot24.id | JAKARTA – Ketua DPP BM PAN Riyan Hidayat (yang juga Anggota DPRD Provinsi Banten),menyampaikan pembelaan tegas terhadap Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, terkait beredarnya narasi di media sosial yang menyebutkan bahwa beliau pernah mengatakan “tugas rakyat hanya satu yaitu bayar pajak”.

‎Dalam pernyataan resminya, Ketua DPP BM PAN menegaskan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar, tidak memiliki sumber kredibel, serta merupakan bentuk distorsi publik yang berbahaya.

‎“Setelah kami telusuri secara serius, tidak ditemukan satu pun rekaman utuh, rilis resmi, maupun pemberitaan dari media manapun yang kredibel. Yang beredar hanyalah potongan video tanpa konteks yang jelas,” ujarnya.

Ia menilai, pola penyebaran informasi seperti ini merupakan bagian dari manipulasi opini publik yang sengaja dibungkus secara dramatis untuk membangun persepsi negatif terhadap pemimpin kami.

‎“Ini bukan sekadar kesalahan informasi, tetapi berpotensi menjadi upaya sistematis untuk mendelegitimasi figur publik. Dalam politik modern, framing semacam ini sering digunakan untuk membentuk persepsi tanpa basis fakta,” tambahnya.

‎Ketua DPP BM PAN Riyan Hidayat menegaskan bahwa Zulkifli Hasan selama ini dikenal sebagai tokoh yang konsisten mendorong partisipasi rakyat dalam pembangunan, bukan sebaliknya mereduksi peran publik hanya sebatas kewajiban fiskal.

‎“Kami sudah konfirmasi kepada pak Zulhas, itu 100% hoaks. Kami mengajak masyarakat untuk lebih kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh konten yang tidak memiliki sumber jelas. Verifikasi adalah kunci dalam menjaga kualitas demokrasi kita. Kita akan lawan segala bentuk fitnah itu,” tegasnya.

Ia juga meminta kepada pihak-pihak yang dengan sengaja menyebarkan informasi yang tidak benar untuk segera menghentikan praktik tersebut, serta mengedepankan etika dalam berkomunikasi di ruang publik digital.

‎”Bahwa klarifikasi ini penting bukan hanya untuk menjaga nama baik Zulkifli Hasan, tetapi juga untuk memastikan bahwa ruang publik tetap diisi oleh informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab”,pungkasnya.

red24_KANU

Ketua FRAKSI PAN Sri Panggung Lestari : Usulkan Nyimas Melati Jadi Tokoh Nasional

sorot24.id | TANGERANG – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Sri Panggung Lestari, berencana mengusulkan Nyimas Melati sebagai tokoh nasional. Upaya ini dilakukan untuk mengangkat figur perempuan lokal yang dinilai belum banyak dikenal publik.

‎Sri Panggung menyebut, Nyimas Melati merupakan tokoh perempuan asal Desa Sukamulya yang dikenal memiliki peran dalam melawan penjajahan Belanda.

‎“Ini tokoh perempuan asli Kabupaten Tangerang yang berani melawan Belanda, tetapi belum pernah diangkat secara serius,” ujarnya .

Sebagai langkah awal, ia akan membentuk Yayasan Nyimas Melati yang bertujuan mengkaji sejarah, menghimpun dukungan, serta mendorong pengakuan secara nasional.

‎Pembentukan yayasan akan diawali dengan silaturahmi kepada tokoh masyarakat dan keluarga Nyimas Melati guna meminta restu dan masukan.

‎“Kalau masyarakat mendukung, baru kita melangkah lebih jauh,” katanya.

‎Selain mengumpulkan referensi dari perpustakaan daerah, Sri juga telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk tokoh perempuan dan Komnas Perempuan, untuk mendukung rencana tersebut.

‎Ia menambahkan, yayasan tersebut tidak hanya fokus pada pengusulan tokoh nasional, tetapi juga akan bergerak dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

‎“Orientasinya untuk perlindungan perempuan dan anak, bukan untuk bisnis,” pungkasnya.

Sri Panggung Lestari menargetkan pembentukan yayasan dapat terealisasi tahun ini, sebelum melangkah ke tahap pengusulan melalui DPRD.

Melalui inisiatif ini, ia berharap Nyimas Melati dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda sekaligus memperkuat identitas sejarah Kabupaten Tangerang.

red24_J.U 

‎Dunia Pers Indonesia Berduka Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

sorot24.id JAKARTA – Kabar duka menyelimuti jagat jurnalistik tanah air. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari (18/04/2026) pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta.

‎Wartawan senior yang dikenal berdedikasi tinggi ini wafat pada usia 54 tahun akibat serangan jantung. Sebelum berpulang, almarhum diketahui sempat mengikuti agenda organisasi, yakni Deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Kampus LSPR Jakarta pada Jumat malam.

‎Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyatakan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sosok yang ia anggap sebagai salah satu kader terbaik organisasi. “Dedikasi dan semangat beliau dalam memajukan PWI sangat luar biasa. Kami semua kehilangan figur pemersatu yang sangat totalitas dalam bekerja,” ujarnya.

‎Zulmansyah Sekedang memiliki rekam jejak panjang di dunia pers. Sebelum menjabat sebagai Sekjen PWI Pusat, ia merupakan Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2027) dan pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB).

‎Menurut rencana, jenazah akan diterbangkan dari Jakarta menuju Pekanbaru, Riau, untuk dimakamkan di kampung halamannya. Segenap keluarga besar PWI memohon doa dari rekan-rekan insan pers dan masyarakat luas agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.pungakasnya.

‎red24_RAS