Ketua Umum DPP BM PAN,Sigit Purnomo : Ajak Seluruh Pihak Jaga Etika dan DFK (Disinformasi Fitnah Kebencian)
sorot24.id | JAKARTA – Ketua Umum DPP BM PAN,Sigit Purnomo (Pasha) mengajak seluruh pihak menjaga etika dalam kehidupan berdemokrasi di tengah perkembangan politik yang terjadi belakangan ini.
Ketua Umum DPP BM PAN Sigit Purnomo yang juga Anggota DPR RI Fraksi PAN, menyampaikan pesan menyusul maraknya narasi yang mengandung DFK (disinformasi, fitnah dan kebencian).
Sebuah kewajaran ketika terjadi perbedaan pandangan terhadap kinerja pemerintah,termasuk terhadap capaian Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.
“Kami memahami bahwa tidak semua pihak memiliki pandangan yang sama terhadap capaian kinerja pemerintah, termasuk keberhasilan Bapak Zulkifli Hasan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan. Dan ini sesuatu yang wajar dalam demokrasi,” ucapnya. Selasa, 21 April 2026.
Namun ia mengingatkan agar perbedaan pandangan ini disampaikan secara sehat, terbuka, dan bertanggung jawab. Menurutnya,perbedaan pandangan politik seharusnya dibangun di atas gagasan, program, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pasha juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyebarkan narasi yang mengandung disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK). Praktik semacam itu dinilai dapat merusak kualitas demokrasi sekaligus menyesatkan publik.
“Dalam kehidupan politik, prinsip ‘sepakat untuk tidak sepakat’ harus tetap dijunjung tinggi, selama bertujuan menjaga keseimbangan demokrasi dan pengawasan publik terhadap kinerja pemerintah,” ujar Ketum DPP BM PAN yang juga Anggota DPR RI PAN Komisi VIII ini.
Lanjut Pasha,kritik terhadap pemerintah dijamin oleh undang-undang. Namun, kritik harus dibedakan dengan ujaran kebencian yang bersifat tendensius dan serangan personal.
“Kritik dijamin UU. Tapi beda dengan ujaran kebencian yang tendensius dan serangan personal (ni melanggar UU),” tegasnya .
Di tambahkan, jika kritik telah bergeser menjadi upaya pembusukan karakter dan pembunuhan reputasi terhadap pejabat publik, maka yang paling dirugikan adalah masyarakat luas.
Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa bersama-sama membangun iklim politik yang sehat, beretika, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama membangun iklim politik yang sehat, beretika, dan berorientasi pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.
red24_KANU





