Pemohon Pra Peradilan Menghadirkan Ahli Hukum Pidana Dr.Suhendar,SH.MH

sorot24.id | TANGERANG – Sidang Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Tangerang antara pemohon Hariyansyah,SH dengan termohon Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan berjalan sangat menegangkan.

Pemohon Pra Peradilan Hariyansyah,SH melalui kuasa hukum Anri Saputra Situmeang,SH.,MH.,C.LA menghadirkan ahli hukum pidana Dr. Suhendar,SH.,MH yang di kenal sebagai penggiat anti korupsi.

Dalam persidangan ahli menjelaskan, bahwasannya dari laporan masyarakat atas dugaan tindak pidana korupsi seharusnya 30 hari sejak di terima, penegak hukum memberikan jawaban kepada pelapor dan atau menindak lanjuti laporan tersebut.

Undang-undang nomor 20 tahun 2025 tentang KUHAP baru,pasal 158 huruf e adanya perluasan mengenai wewenang pengadilan negeri untuk mengadili Pra Peradilan yang mengamanahkan, “penundaan terhadap penanganan perkara tanpa alasan yang sah,”. Ahli menjelaskan bahwasanya penanganan perkara bagian rangkaian penyelidikan, penyidikan yang satu kesatuan dan pendapat ahli terkait pengertian perkara semenjak adanya laporan dari masyarakat.

Sebelumnya, pemohon menjelaskan mengenai laporan dugaan tindak pidana korupsi adanya proses lelang proyek, dugaan monopoli lelang/tender proyek peningkatan fasilitas penunjang gedung ciptakarya, pembangunan wall climbing boulder dan peningkatan fasilitas lapangan futsal community center pamulang pada tahun anggaran 2025 lalu.

“Oleh karena itu, Saya mengajukan permohonan Pra Peradilan untuk memberikan kepastian hukum “, pungkasnya.

red24°PR

Camat Tambora TAMPAN : Guna Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Wilayah Tertib dan Aman

sorot24.id | JAKARTA – Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu, pimpin Apel Pelaksanaan Program TAMPAN (Tambora Tertib, Terpadu, Aman dan Nyaman) sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketertiban dan keamanan wilayah, yang digelar di Jalan Duri Utara II, RW 02, Kelurahan Duri Utara ini diikuti sekitar 120 peserta dari unsur tiga pilar, instansi terkait, serta komponen masyarakat Rabu,8/4/2026.

Menurut Camat Tambora, Pangestu Aji Program TAMPAN ini merupakan Gerakan Bersama antara Pelayan Masyarakat (aparat pemerintah) termasuk 3 pilar bersama semua lapisan masyarakat di kecamatan Tambora.

“Kegiatan ini sebenarnya sudah di lakukan oleh kami, namun dihimpun pada program TAMPAN ini agar semuanya terpadu dan bersinergi bersama dan kegiatan ini diadakan seminggu sekali di masing – masing kelurahan se – kecamatan Tambora. Seperti hari ini di RW.02 kelurahan Duri Utara,” ucap Camat Tambora.

Ditambahkan Pangestu Aji, TAMPAN mempunyai maksud dan tujuan sebagai gerakan dalam menghimpun, mendata, mengedukasi dan mensosialisasikan kembali serta menindak bagi yang melanggar ketentuan agar terwujudnya lingkungan yang tertib, aman dan nyaman.

Acara apel Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor dihadiri oleh unsur TNI dari Koramil 02/Tambora yang diwakili Serka Sadikin YP, Polsek Tambora yang diwakili oleh Wakapolsek Tambora, AKP Sudargo, Satpol PP, Damkar, BPBD, serta jajaran kelurahan, RT/RW, dan tokoh masyarakat.

Adapun tertib terpadu pada TAMPAN sebagai berikut :

1. Tertib Trotoar dan PPKS
ini mengingatkan dan mengembalikan fungsi utama dari trotoar dan mengedukasi warga agar terdapat PPKS.

2. Opal dan antisipasi kebakaran.
tertib ini bertujuan untuk mengingatkan dan mengedukasikan kembali standar kelistrikan dan antisipasi agar tidak terjadinya bencana kebakaran serta menindak bagi yang melanggar .

3. Tertib saluran, jalan, dan lampu penerangan.ini bertujuan sebagai pendataan sarana prasarana publik yang sudah tidak layak, seperti saluran sudah penuh lumpur tersumbat dll, PJU yang sudah padam serta jalan yang berlubang dan taman yang sudah tidak layak. Untuk evaluasi dikemudian hari dan  sebagai bahan tindak lanjut.

4. Tertib Sampah dan usaha
ini bertujuan mengedukasi dan mensosialisasikan kembali akan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya serta keteraturan dalam berusaha.

5. Tertib Kantibmas dan Kesehatan
ini sebagai edukasi untuk antisipasi terjadinya tawuran, curanmor dan lain-lain yang berkaitan dengan kriminilitas serta mendeteksi dini dan penanggulangan berbagai permasalahan kesehatan. Seperti mengatasi stunting, TBS dan permasalahan kesehatan lainnya.

“Harapan kedepannya agar terwujudnya Tambora yg tertib, aman dan nyaman,” pungkas Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu.

red24_PUJI

Isapan Jempol Swasembada Beras Amran Sulaiman

Oleh : Defiyan Cori
Ekonom Konstitusi

sorot24.id | JAKARTA – Dengan kepercayaan diri yang tinggi Andi Amran Sulaiman sang Menteri Pertanian (Mentan) menyatakan, bahwa dalam tiga bulan ke depan Indonesia sudah swasembada (beras). Hal itu disampaikannya dalam Upacara Rapat Senat Terbuka Dies Natalis Ke-69 Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Sabtu 13 September 2025 lalu. Benarkah demikian adanya ? Mari diperiksa data produksi dan konsumsi padi dan beras nasional. Tentunya pengertian swasembada beras bukanlah termasuk yang berasal dari impor !

Produksi Masih Kurang

Sebab, berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2024, Indonesia mengimpor beras sejumlah 4,52 juta ton dengan nilai mencapai sekitar US$2,56 miliar atau sekira Rp39,9 triliun (US$1 = Rp15.600) Data impor ini mengalami lonjakan sebesar 47,6% dibanding 2023 secara tahunan (year-on-year/yoy). Pada tahun 2023, Indonesia hanya mengimpor sekitar 3,06 juta ton beras dengan nilai sekitar $1,79 miliar atau senilai Rp27,9 triliun.

Angka tahun 2024 merupakan jumlah tertinggi impor dalam masa tujuh tahun terakhir. Negara asal utama impor dan persentasenya, yaitu Thailand : 1,36 juta ton (30,19%), Vietnam: 1,25 juta ton (27,62%) dan Myanmar: 831.380 ton (18,4%). Hanya saja, dari total impor Indonesia pada tahun 2024 yang mencapai US$233,66 miliar, komponen terbesarnya adalah bahan baku/penolong dan barang modal atau nonmigas. Nilai impor beras realisasinya masih rendah hanya 1,09% dari nilai total impor Indonesia tersebut.

Menurut BPS jumlah konsumsi beras per kapita di Indonesia pada tahun 2024 adalah sekitar 79,08 kg. Atau konsumsi bulanannya hanya sekitar 6,65kg per kapita. Sementara itu, pada tahun 2023 mencapai 81,23 kg per kapita/tahun. Tingkat konsumsi per kapita tahun 2023-2024 ini mengalami sedikit penurunan. Bahkan, kecenderungan penurunan konsumsi beras ini telah terjadi sejak tahun 2021, yaitu 81,52 kg dan 2022 menjadi 81,04 kg, di satu sisi.

Disisi yang lain, merujuk pada data konsumsi beras yang diterbitkan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), China tercatat sebagai negara dengan total konsumsi beras tertinggi. Diikuti oleh India, Bangladesh, dan Indonesia berada diperingkat 10 dengan konsumsi beras sejumlah 185,2 kg/kapita/tahun. Konsumsi individu di China dan India cukup rendah, masing-masing dengan 133,9 dan 99 kg/kapita/ tahun di bulan Juli 2025

Sedangkan, jumlah produksi padi atau gabah kering giling (GKG) Indonesia pada tahun 2024 adalah 53,14 juta ton. Produksinya berasal dari lahan seluas 10,05 juta hektare (ha). Atau, jika dikonversikan menjadi beras menjadi sejumlah 30,37 juta ton. Hasil ini, lebih rendah 2,35% dibandingkan tahun 2023 yang sejumlah 31,1 juta ton. Menurunnya produksi beras ini adalah sebagai akibat dari penurunan luas panen. Dengan begitu, total beras (produksi dan impor) Indonesia pada tahun 2023 dan 2024 masing-masing berjumlah 34,16 juta ton dan 34,89 juta ton.

Namun demikian, terdapat selisih data BPS dan USDA sejumlah 106,12/kapita/tahun perlu menjadi perhatian pemerintah. Pertanyaannya, mengapa terjadi selisih data konsumsi, mana yang lebih akurat dan valid ? Sebab, konsumsi per kapita/tahun data USDA mencakup 180 juta penduduk dan data BPS tidak masuk akal (rasional). Apabila, mengacu pada data konsumsi tahun 2024 sejumlah 34,89 juta ton (masih ada impor 4 52 juta ton). Dan, produksi beras nasional hingga bulan Agustus 2025 (data BPS) sejumlah 24,97 juta ton, maka masih terdapat kekurangan produksi sejumlah 10 juta ton.

Artinya, panen raya di bulan Oktober maupun Desember 2025 harus menutupi selisihnya. Mungkinkah bisa dipenuhi ? Artinya, swasembada beras apalagi pangan yang digaungkan oleh Mentan Amran Sulaiman hanya isapan jempol belaka! Jangankan swasembada beras, memenuhi konsumsi saja belum cukup! Belum lagi, temuan beras tak layak konsumsi sekira 1.200 ton oleh inspeksi Komisi IV DPR RI yang dipimpin Ibu Titiek Soeharto di Perum Bulog Tabahawa, Ternate, Maluku Utara pada 23 September 2025. Sebagai akibatnya, harga di pasaran meningkat oleh tindakan penimbunan beras yang luput dari pantauan Mentan Amran Sulaiman, sebuah kinerja yang buruk sektor pertanian.

Disamping itu, data cadangan beras pemerintah (CBP/stock) Badan Usaha Logistik (Bulog) bulan Januari 2025 yang mencapai 3,8 juta ton sekalipun tidak bisa menutupi kekurangan produksi. Yangmana cadangan itupun, sebagian berasal dari impor beras khusus di awal tahun 2025. Atas kekurangan produksi tersebut, malah kebijakan impor beras resmi dihentikan oleh Amran Sulaiman selama tahun 2025. Pertanyaan berikutnya, akan dipenuhi darimanakah kekurangan konsumsi beras nasional tersebut Bapak Mentan Amran Sulaiman.

Jangan sampai swasembada beras atau pangan hanya sebuah data untuk Asal Bapak Presiden Senang (ABPS) saja. Pada akhirnya, inilah yang menjadi bom waktu sektor pangan di sekitar bulan April-Mei 2026 dan Presiden RI Prabowo Subianto-lah yang akan kehilangan wibawa dihadapan rakyat! Berhati-hati dan waspadalah Bapak Mentan Amran Sulaiman terkait data produksi dan konsumsi beras nasional !

red24

Kunjungan Komisi II DPR RI, Dari Layanan Digital hingga Sertifikasi Wakaf, Dorong Perlindungan Hak Masyaraka

sorot24.id | Tangerang – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, bersama Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi Kementerian ATR/BPN, Dwi Budi Martono, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Sudaryanto, didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang, Tardi, beserta jajaran, menerima kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI, Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, untuk memastikan bahwa transformasi pelayanan pertanahan berjalan optimal, transparan, serta mampu meminimalisir potensi konflik agraria yang merugikan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Harison Mocodompis menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Komisi II DPR RI terhadap sektor pertanahan di Provinsi Banten. Ia menilai kunjungan ini merupakan bentuk dukungan nyata dalam mendorong perbaikan tata kelola pertanahan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan pimpinan Komisi II DPR RI. Kami menyadari masih banyak dinamika yang perlu diperbaiki dalam tata kelola pertanahan di Banten. Kota Tangerang ini hanya salah satu contoh, sementara permasalahan lainnya tersebar di delapan kabupaten/kota dengan variasi yang berbeda-beda,” jelasnya.

Lebih lanjut, Harison menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap masukan, arahan, maupun pertanyaan dari Komisi II DPR RI sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan. Ia juga memastikan kesiapan jajaran Kanwil BPN Banten dan Kantor Pertanahan dalam memberikan penjelasan secara komprehensif.

Selain itu, Harison mengungkapkan bahwa pelayanan pertanahan di wilayah Tangerang Raya terus dikembangkan melalui berbagai inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Salah satu inovasi tersebut adalah penerapan kantor virtual yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan pertanahan secara daring.

“Melalui kantor virtual, masyarakat dapat memilih jenis layanan, mengunggah dokumen, hingga melakukan pembayaran secara online. Bahkan, akses layanan ini tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri,” tutur Harison.

Komisi II DPR RI juga memberikan sejumlah penekanan strategis, antara lain percepatan penyelesaian berkas agar masyarakat memperoleh kepastian waktu layanan sebagai indikator utama akuntabilitas kinerja. Selain itu, penguatan pemberantasan mafia tanah melalui sistem keamanan data digital juga menjadi perhatian, termasuk penindakan tegas terhadap oknum yang merugikan masyarakat. Dewan mendorong percepatan sertifikasi tanah wakaf guna memberikan perlindungan hukum bagi aset keagamaan dan sosial, serta menekankan pentingnya penyelesaian sengketa agraria dan tata ruang melalui mediasi yang transparan serta sinkronisasi RDTR untuk mendukung investasi berkelanjutan.

Menutup sesi kunjungan, Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, menyampaikan bahwa ke depan sektor pertanahan perlu terus diperkuat sebagai bagian dari prioritas nasional. Hal ini penting untuk memberikan dukungan yang lebih besar, termasuk dalam hal pengalokasian anggaran dan pelaksanaan program strategis.

Ia juga menambahkan bahwa isu pertanahan tidak hanya menjadi perhatian di tingkat kota, tetapi juga di kawasan yang lebih luas, termasuk wilayah pengembangan strategis seperti kawasan bandara dan sekitarnya. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang berkelanjutan dan menghasilkan rekomendasi strategis bagi penguatan regulasi pertanahan dan perbaikan pelayanan publik di masa mendatang.

red24_RG

‎Dua Srikandi SD Teknologi Pilar Bangsa Sepatan Sabet Juara 2 dan 3 di FLS3N 2026 Tingkat Kecamatan Sepatan

‎​sorot24.id | TANGERANG – SD Teknologi Pilar Bangsa Sepatan kembali mengukuhkan eksistensinya di bidang non akademik. Dalam ajang bergengsi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Kecamatan Sepatan yang berlangsung meriah pada hari ini, Selasa, 07 April 2026, dua siswi terbaik sekolah tersebut berhasil membawa pulang trophy kemenangan.

‎​Kegiatan yang mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” tersebut dipusatkan di Komplek SDN Sepatan I, II, dan III. Dimulai sejak pukul 08.00 WIB s/d Selesai, kompetisi ini mempertemukan talenta-talenta muda berbakat dari berbagai peserta sekolah dasar di seluruh wilayah Kecamatan Sepatan.

‎​Dua siswi yang dijuluki sebagai “Srikandi Pilar Bangsa” ini sukses menonjol di antara puluhan peserta lainnya.

‎​Nafiisah Putri Irawan,berhasil meraih Juara 2 dalam cabang Lomba Menulis Cerita dan ​Zafira Sudirman,berhasil meraih Juara 3 dalam cabang Lomba Mendongeng.

‎​Dalam kesempatan tersebut, Nafiisah dan Zafira mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas pencapaian ini.

Nafiisah dan Zafira siswi SD Teknologi Pilar Bangsa Sepatan . foto/dok : istimewa . [red24] .
​”Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang tua yang selalu mendoakan, guru pembimbing yang sabar melatih kami, serta pihak sekolah yang terus memberikan dukungan penuh. Tanpa support mereka, kami tidak akan sampai di titik ini,” ujar mereka kompak.

Mengenai pengalaman berkompetisi di tingkat kecamatan, keduanya mengaku sangat antusias. ​Kesan kami tentu sangat senang dan bangga bisa ikut berlaga di FLS3N tahun ini.

‎”Persaingannya luar biasa, tapi itu justru memotivasi kami. Harapannya, kami bisa terus memperbaiki diri agar kedepannya bisa melaju hingga kancah nasional dan membawa nama baik sekolah serta daerah,” tambah Nafiisah.

‎​Tak lupa, dua Srikandi ini memberikan pesan penyemangat bagi teman-teman sejawatnya di SD Teknologi Pilar Bangsa Sepatan. ​”Untuk teman-teman semua, tetap semangat dan jangan pernah menyerah. Ingatlah bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Kita pasti bisa meraih cita-cita jika kita selalu berdoa dan terus berusaha keras,” pesan Zafira memotivasi.

‎​Kepala SD Teknologi Pilar Bangsa Sepatan, Alviyanti Damayanti, S.Pd., tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya saat mendampingi anak didiknya. Ia menyatakan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan dedikasi siswa serta guru pembimbing.

‎​”Kami ucapkan selamat kepada Nafiisah dan Zafira atas prestasi yang didapatkan. Raihan juara ini bukan hanya sekadar piala, tapi bukti nyata potensi besar yang mereka miliki. Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk terus berani berkarya,” ujar Alviyanti.

‎​Keberhasilan di FLS3N 2026 ini semakin mempertegas komitmen SD Teknologi Pilar Bangsa Sepatan dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengembangkan minat di bidang seni dan sastra. Sekolah berharap tren positif ini terus berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi, sejalan dengan misi mencetak generasi yang kreatif dan berkarakter.

red24_RAS

Runtuhnya Negara Adidaya

Oleh: M Husni Mubarok – MHM

sorot24.id | JAKARTA – Sejarah baru telah tertulis dengan Indah diatas Drone tanpa awak milik Iran yang membuat Israel gelap gulita dan Amerika mengalami kerugian finansial . Kehilangan harga diri sebagai Polisi Dunia yang tidak bisa dihitung oleh alat penghitung (Baca : Kalkulator) secanggih apapun. Amunisi bisa dibuat kembali, tetapi harga diri tidak bisa dibeli. Sabtu, 10 Ramadhan 1447 Hijriyah bertepatan 28 Februari 2026 adalah hari kebangkitan bangsa Persia karna Amerika dan Israel – salah memilih lawan – . Meninggalnya Mendiang Ayatullah Ali Khumaieni dalam serangan presisi secara titik koordinat tetapi meleset membaca psikologis pejabat, IRGC dan rakyat dibawah pemerintahan Teokrasi Iran, sehingga serangan sporadis tanpa perhitungan tepat yang dilakukan Israel dan Amerika terhadap Iran, adalah Kecerobohan paling brutal sepanjang sejarah. Kalkulasi para intelijen Mosad dan CIA serta analisis para pakar tak mampu membaca kekuatan bawah tanah Iran. Hari ini, Senin 6 April 2026,Iran telah meluncurkan serangan balasan hampir ke – 100 kalinya. Pernyataan emosional presiden Amerika Donald Trump bahwa perang dengan Iran hanya akan selesai  4 (empat) hari ternyata menjadi bahan bullying publik Intenasional karna sampai tulisan ini dibuat, Iran tetap tampil sebagai negara dan bangsa paling gebat di dunia.

40 tahun lebih Embargo terhadap Iran yang dilakukan Amerika, membuat dunia berpikir ulang bahwa Amerika dan Israel adalah negara pencetak ilusi dan cerita fiksi terhebat didunia.

Kehebatan Amerika dan Israel hanyalah dongeng pengantar tidur dengan Judul “MACAN KERTAS” dari Laut Atlantik dan Benua Asia Timur Tengah.

Siapakah Iran ?

Iran bukan bangsa Arab. Mereka adalah bangsa Parsi, sebuah peradaban tua yang telah berdiri jauh sebelum lahirnya banyak kekuatan besar di dunia modern. Ditengah arus globalisasi dan perubahan zaman, Iran tetap memelihara kesadaran sejarah bahwa mereka bukan sekadar sebuah negara, melainkan pewaris tamadun besar yang pernah memimpin dunia melalui kekuasaan, ilmu, strategi, seni, dan budaya.

Bangsa Iran berasal dari rumpun Indo-Iran atau Indo-Eropa, sedangkan bangsa Arab berasal dari rumpun Semitik. Bahasa utama mereka adalah Parsi, bukan Arab. Perbedaan ini bukan sekadar soal bahasa, tetapi juga soal akar peradaban, cara hidup, dan identitas kebangsaan. Karena itu, meskipun Iran hari ini dikenal sebagai negara Islam, identitas nasional mereka tetap bertumpu kuat pada warisan Persia kuno yang sangat kaya dan berpengaruh.

Dalam sejarah, Persia pernah menjadi salah satu poros utama dunia. Mereka membangun kekaisaran besar yang bukan hanya luas secara wilayah, tetapi juga kuat secara sistem pemerintahan, administrasi, diplomasi, dan strategi militer. Pada masa lampau, dunia Timur bahkan pernah didominasi oleh dua kuasa besar, yaitu Rom Byzantium dan Empayar Parsi Sassaniyah. Ini menunjukkan bahwa Persia bukan sekadar bagian kecil dari sejarah, melainkan salah satu penentu arah peradaban dunia.

Kebesaran Persia tidak berhenti ketika Islam datang. Sebaliknya, bangsa Parsi justru menjadi salah satu tulang belakang dalam pembentukan Tamadun Islam yang agung. Banyak tokoh besar yang mewarnai sejarah intelektual Islam lahir dari wilayah Persia atau dipengaruhi kuat oleh tradisi keilmuan mereka. Nama-nama seperti Imam Al-Ghazali, Al-Farabi, Ibnu Sina, Jalaludin Rumi dan Imam Al-Bukhari dan masih banyak lainnya menjadi bukti bahwa dunia Islam dibangun bukan hanya oleh kekuatan Arab, tetapi juga oleh kejayaan intelektual bangsa Parsi. Dalam bidang filsafat, kedokteran, logika, hadis, teologi, sastra, dan sains, kontribusi Persia begitu besar dan tak tergantikan.

Inilah sebabnya Iran memiliki kebanggaan yang sangat kuat terhadap sejarah mereka. Kebanggaan itu bukan dibangun di atas emosi kosong, tetapi di atas memori panjang tentang siapa mereka dan apa yang telah diwariskan leluhur mereka kepada dunia. Mereka menjaga bahasa, puisi, seni, arsitektur, simbol, dan semangat peradaban itu sebagai bentuk penghormatan terhadap akar bangsa mereka sendiri.

Iran menunjukkan bahwa sebuah bangsa akan tetap kuat selama ia tidak kehilangan identitasnya. Mereka membuktikan bahwa modernitas tidak harus menghapus tradisi, dan kemajuan tidak harus membuang warisan. Justru bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu membawa masa lalunya ke dalam masa depan dengan penuh martabat.

Sebab itu, Iran hari ini tidak hanya mempertahankan wilayah dan kekuasaan, tetapi juga mempertahankan kehormatan sejarahnya. Mereka hidup dengan keyakinan bahwa bangsa yang mengenal akar peradabannya akan lebih sulit ditundukkan oleh zaman.

Iran tidak sekadar bertahan sebagai negara, tetapi berdiri sebagai pewaris peradaban. Mereka menjaga akar, memuliakan sejarah, dan membuktikan bahwa martabat bangsa lahir dari warisan yang tidak dilupakan.

red24

TP PKK Jakarta Barat Lakukan Pembinaan Lokus 10 Program PKK di Kelurahan Tambora

sorot24.id | JAKARTA – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Administrasi Jakarta Barat melakukan kunjungan dalam rangka Pembinaan Lokasi fokus (Lokus) 10 Program PKK di wilayah Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat (7/4/2026) yang bertempat di Aula Kantor kelurahan Tambora .

TP PKK Jakarta Barat Lakukan Pembinaan PKK di Kelurahan Tambora. foto/dok : istimewa . [red24] .
Dipimpin Ketua TP PKK Jakarta Barat, Ety Sartika Yuli Hartono, Hadir Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu, Lurah Tambora, Mohammad Sidik, Ketua PKK kecamatan Tambora, Rasti, dan seluruh Ketua Bidang TP PKK kota Jakarta Barat, serta jajaran PKKpDasawisma wilayah, sektoral terkait, RT/RW setempat dan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK Jakarta Barat, Ety Sartika menyampaikan rasa kagumnya kepada wilayah kecamatan Tambora khususnya PKK kelurahan Tambora yang sudah membuat terobosan-terobosan baru dalam membangun kerja dan membina PKK.

red24_PUJI

Presiden Hadiri Posbankum Nasional di KP3B, LKBH DPD KNPI Banten Siap Gelar Pelatihan 10.000 Paralegal Pemuda

sorot24.id | SERANG – Kehadiran Presiden Republik Indonesia dalam agenda Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Nasional di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) disambut hangat oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk LKBH DPD KNPI Provinsi Banten.

Dalam momentum nasional tersebut, Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) DPD KNPI Provinsi Banten menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan akses bantuan hukum bagi masyarakat.

Ketua LKBH DPD KNPI Provinsi Banten menyatakan bahwa kegiatan Posbankum Nasional menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam menjamin hak masyarakat untuk memperoleh pendampingan dan pelayanan hukum yang mudah, cepat, serta berkeadilan.

“Kami keluarga besar LKBH DPD KNPI Provinsi Banten mengucapkan selamat datang kepada Bapak Presiden. Kehadiran beliau merupakan kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus mengawal keadilan hukum bagi masyarakat Banten,” ujarnya kepada awak media . Senin (6/4/2026).

Menurutnya, penyelenggaraan Posbankum Nasional di KP3B merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesadaran hukum masyarakat sekaligus memperluas jangkauan pelayanan bantuan hukum hingga ke tingkat akar rumput.

Tidak hanya menyambut agenda nasional tersebut, LKBH DPD KNPI Provinsi Banten juga menegaskan komitmennya dalam membangun kapasitas generasi muda di bidang hukum.

Sebagai bentuk tindak lanjut, pada 25 April 2026, LKBH DPD KNPI Provinsi Banten dijadwalkan akan menggelar Pelatihan 10.000 Paralegal Pemuda Banten, sebuah program besar yang bertujuan mencetak kader-kader pemuda yang memiliki pemahaman hukum, keterampilan advokasi dasar, serta kepedulian sosial terhadap persoalan hukum di tengah masyarakat.

Program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampu menjadi pendamping masyarakat dalam mencari keadilan.

“Kami ingin pemuda Banten menjadi pelopor kesadaran hukum. Melalui pelatihan 10.000 paralegal ini, kami menyiapkan generasi muda yang siap membantu masyarakat dan menjadi mitra strategis dalam penegakan keadilan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut akan melibatkan unsur pemuda dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Banten, serta menggandeng berbagai pihak, termasuk akademisi, praktisi hukum, dan unsur pemerintahan.

Dengan mengusung tema “Pemuda Banten Bicara Hukum, Keadilan Menemukan Rumahnya”, LKBH DPD KNPI Provinsi Banten optimistis program ini dapat memperkuat budaya sadar hukum di tengah Masyarakat .

red24_RG

Gubernur DKI Jakarta Terapkan WFH Bagi ASN Di Hari Jumat

sorot24.id | JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengikuti arahan pemerintah pusat dengan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat mulai April 2026. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas dinamika global yang berdampak pada krisis energi.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan penerapan WFH tidak akan mempengaruhi kualitas pelayanan publik.

“Sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), ada beberapa pengecualian yang tidak diikutsertakan dalam WFH, seperti pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama, serta pegawai yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, antara lain Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Gulkarmat. Mereka tetap bertugas seperti biasa,” urai Gubernur Pramono dalam konferensi pers usai rapat paripurna di Balairung, Balai Kota Jakarta,Rabu (1/4/2026).

Penerapan WFH diharapkan dapat menekan mobilitas harian sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Untuk itu, para pegawai yang menjalankan WFH diimbau tetap berada di rumah.

“Siapa pun yang mendapatkan fasilitas WFH tidak diperkenankan menggunakan transportasi pribadi, baik sepeda motor maupun mobil, karena pada prinsipnya bekerja dari rumah. Jika harus bepergian, sebaiknya menggunakan transportasi publik. Hal ini akan diatur dalam surat edaran gubernur yang segera diterbitkan,” jelas Gubernur Pramono.

Pengaturan teknis WFH saat ini tengah disusun oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta dan akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur. Kebijakan ini direncanakan berlaku dengan skema 25–50 persen pegawai bekerja dari rumah, menyesuaikan kebutuhan masing-masing perangkat daerah. Pemprov DKI juga menyiapkan sanksi tegas bagi pegawai yang melanggar atau menyalahgunakan kebijakan tersebut.

red24_PUJI

Momentum Milad Ke-1, TTKKBI DPW II Gelar Halal Bihalal

sorot24.id | TANGERANG – Masih dalam suasana ‘Idul Fitri, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) menggelar acara silaturahmi Halal Bihalal sekaligus peringatan Milad ke-1.

Kegiatan ini telah berlangsung di kediaman Sekretariat DPW II, Kampung Santri, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang,Minggu malam (5/4/2026).

Acara ini mengusung tema :

“Indahnya Silaturahmi Membangun Kebersamaan dalam Melestarikan dan mengembangkan serta Menjaga Marwah Karuhun Banten”.

Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antar anggota sekaligus memperkuat komitmen pelestarian budaya pencak silat tradisional.

Selain menjadi ajang silaturahmi Halal BI Halal, kegiatan ini diisi dengan penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh dan perwakilan instansi yang dinilai telah berkontribusi dalam mendukung kegiatan TTKKBI.

Penyerahan piagam diserahkan langsung oleh Ketua DPW II, Yaman Kalahideng, sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya mempererat sinergi lintas sektor.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Umum TTKKBI Pusat H. TB Arip Hidayat, Ketua DPW I Hudri Nurhuda, perwakilan Bupati Tangerang yang diwakili Asisten Daerah III Dr. Drs. H.A.F. Firzada Mahali, SE, M.Si, Ketua IPSI Kabupaten Tangerang H. Yani, unsur Disporabudpar, Camat Kemiri Rudi Karsono, SH, Kapolsek Mauk AKP I Yoman, serta perwakilan Danramil. Hadir pula berbagai elemen masyarakat seperti tokoh adat, tokoh ulama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta para pengurus dan anggota TTKKBI se-Kabupaten Tangerang.

Dalam sambutannya, Ketua DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang, Yaman Kalahideng, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan semua pihak, baik dari pemerintah daerah, aparat, tokoh masyarakat, maupun keluarga besar TTKKBI. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam melestarikan seni budaya pencak silat Cimande,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran para pembina, dewan penasehat, serta dewan guru dalam menjaga eksistensi organisasi. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi fondasi utama dalam mengembangkan TTKKBI sebagai wadah pemersatu berbagai aliran pencak silat.

Sementara itu, perwakilan Bupati Tangerang melalui Asda III, Dr. Drs. H.A.F. Firzada Mahali, SE, M.Si, menyampaikan apresiasi atas dedikasi TTKKBI dalam menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mempererat persatuan di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Selain mempererat persatuan, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan generasi muda agar tetap berpegang pada nilai budaya, agama, dan kebangsaan,” tuturnya.

Ia berharap, di usia masih muda, TTKKBI telah menunjukkan perkembangan pesat dengan jaringan yang qtelah menjangkau delapan provinsi di Indonesia.

Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban hingga selesai. Momentum Milad ke-1 ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang untuk terus berkontribusi dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

red24_RG