LSM Geram Banten DPC Kota Serang Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadhan

sorot24.id | SERANG – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan, LSM Geram Banten DPC Kota Serang menggelar kegiatan santunan anak yatim yang dirangkai dengan acara buka puasa bersama pada Minggu, 8 Maret 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor LSM Geram Kota Serang yang berlokasi di Perumahan Residen Kapuren Blok F 28, Kelurahan Kapuren, Kota Serang, Banten. Acara dihadiri oleh Ketua LSM Geram Kota Serang Rahmat, S.H., penasihat Geram Kota Serang Tb. Lukman Hakim, jajaran pengurus LSM Geram Kota Serang, Ustaz Soleh, serta Pimpinan Redaksi Media Matadunianews Nurul Ulum bersama jajaran.

Dalam sambutannya, Ketua LSM Geram Kota Serang Rahmat, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim sekaligus upaya mempererat kebersamaan di bulan yang penuh berkah.

“Di bulan suci Ramadan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Walaupun santunan yang diberikan tidak seberapa, namun kami berharap dapat membantu dan memberikan manfaat bagi mereka,” ujarnya.

Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, khususnya kepada Bank Banten yang telah memberikan dukungan sehingga acara dapat berjalan dengan baik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Banten atas dukungannya, serta kepada seluruh rekan-rekan Geram Kota Serang yang telah membantu tenaga dan pikiran hingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar. Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan dari Allah SWT,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, pemberian santunan kepada anak-anak yatim, serta buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim.

red24_RG

Bulan Suci Ramadhan Penuh Berkah KWRI Kabupaten Tangerang Berbagi Takjil

sorot24.id | TANGERANG – Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadhan 1447 H, Dewan Pimpinan Cabang Komite Wartawan Reformasi Indonesia (DPC KWRI) Kabupaten Tangerang menggelar aksi sosial berupa pembagian takjil gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Kecamatan Solear. Sabtu, 07/03/2026 .

‎Kegiatan yang dipusatkan di titik strategis kawasan Solear, yakni tepat di Kantor Sekretariat DPC KWRI Kabupaten Tangerang, kegiatan ini diikuti oleh puluhan pengurus dan anggota KWRI Kabupaten Tangerang.

‎Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, pengemudi ojek online, ojek pangkalan, hingga sopir angkot yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

KWRI Kab.Tangerang berbagi takjil dikawasan Solear. foto/dok : KWRI . [red24]
Ketua DPC KWRI Kabupaten Tangerang Heri, menyatakan bahwa aksi ini merupakan agenda rutin organisasi untuk mempererat tali silaturahmi antara insan pers dengan masyarakat.

‎”Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini. Selain menjalankan tugas jurnalistik, wartawan juga harus hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial nyata,” ujar Heri.

‎Aksi bagi-bagi takjil ini mendapat respon positif dari warga setempat. Banyak pengendara yang merasa terbantu, terutama mereka yang masih dalam perjalanan saat adzan maghrib berkumandang.

‎Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat kolaborasi di Kabupaten Tangerang, di mana berbagai elemen masyarakat aktif melakukan Safari Ramadhan dan kegiatan santunan selama bulan puasa.

‎Acara ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama seluruh anggota KWRI guna memperkuat soliditas internal organisasi.

‎Melalui aksi ini, KWRI Kabupaten Tangerang berharap dapat terus berkontribusi positif bagi kemanusiaan serta meningkatkan citra wartawan sebagai mitra masyarakat yang peduli.

red24_J.U

foto ilustrasi/Khalid bin al-Walid: Komandan Perang

Sorot24.id Religius – Khalid bin Walid lahir pada tahun 592 Masehi. Dari seorang ibu yang bernama Lubaba dan ayahnya bernama Walid bin Mughirah. Ia masih dalam keturunan Bani Makhzum, yang merupakan bagian dari kabilah Abu Jahal, musuh terbesat umat Islam yang menetang dakwah Rasulullah saw.

Keluarga Khalid merupakan orang terpandang di Bani Makhzum. Orang tuanya sangat kaya, bukan hanya di kalangan Bani Makhzum, tetapi ada literasi yang menyebutkan bahwa mereka sangat kaya di Makkah saat itu. Saat musim haji tiba, keluarga Khalid sering memberi masakan atau hidangan pada para jamaah.

Itulah alasan mengapa mereka sempat sangat membenci Islam. Menurut mereka, mengapa orang yang dijadikan Nabi bukan yang jelas terpandang dan kaya. Pernyataan menentang dari mereka diabadikan dalam Al-Qur’an surah Az-Zukhruf ayat 31.

Dengan kekayaan yang demikian banyaknya, Kalid bin Walid sejak kecil mendapatkan fasilitas yang serba berkecukupan untuk menunjang bakat dan kemampuannya. Terutama dalam menunggang kuda, menunggang unta, menggunakan senjata seperti pedang, panah, tombak, bahkan dalam strategi peperangan.

Maka tak heran, bila keahlian Khalid bin Walid menjadi sangat bagus. Kemudian dirinya tumbuh menjadi panglima perang yang hebat. Tercatat, sahabat Nabi Muhammad saw. yang bisa menggunakan dua pedang sekaligus di kedua tanggannya sambil berkuda adalah Khalid bin Walid dan Zubair bin Awwam.

Kehebatan strategi Khalid saat perang Uhud memang tidak diragukan. Ia menjadikan kelalaian muslim yang lebih memilih menuruni bukit untuk mengambil harta ghanimah (harta rampasan perang) sebagai titik serangan balik. Khalid mengerahkan pasukan pemanahnya yang sengaja bersembunyi di balik bukit untuk menyerang kaum muslimin. Pada peristiwa tersebut mengakibatkan banyak muslimin yang syahid.

 

Red24