sorot24.id | TANGERANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Poros Baru Tangerang menggelar aksi unjuk rasa menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Taman Gajah, Kota Tangerang, Kamis (18/10/2026) malam.

Aksi yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB itu diwarnai pembakaran ban bekas di tengah jalan sebagai bentuk protes. Massa aksi membawa lima tuntutan utama, mulai dari penolakan MBG hingga desakan pencabutan proyek geothermal Gede Pangrango.

Koordinator aksi, Topan Bagaskara, menyebut Program MBG sebagai bentuk pengalihan isu yang tidak menyentuh akar persoalan rakyat. “Program MBG hanya kosmetik kebijakan. Di saat rakyat butuh pendidikan gratis dan lapangan kerja, pemerintah malah sibuk bagi-bagi makanan,” tegas Topan dalam orasinya.

Selain SEMMI, aksi ini juga diikuti Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Ketua SEMMI Tangerang, Vhio Fiqar, menambahkan bahwa pihaknya menolak deforestasi hutan Papua yang disebutnya sebagai dampak proyek strategis nasional.

“MBG katanya untuk gizi, tapi hutan Papua dibabat. Ini kontradiktif. Kami menuntut hentikan deforestasi dan wujudkan pendidikan gratis untuk seluruh rakyat,” ujar Vhio.

Baca juga : Kapolres Tangerang Kota ajak Ojol Hingga Wartawan Adu Strategi di Lomba Domino, Rebutin Piala Kapolres

Polisi: Aksi Tak Berizin

Aparat kepolisian Polsek Tangerang berjaga dan memantau jalannya aksi demo mahasiswa tolak MBG di Taman Gajah, Kota Tangerang, Kamis sore
Puluhan personel gabungan TNI-Polri dari Polsek Tangerang tampak siaga mengawal jalannya aksi unjuk rasa Aliansi Poros Baru di Taman Gajah, Kamis (18/10/2026) sore. Pengamanan dilakukan secara humanis untuk memastikan aspirasi mahasiswa tersampaikan tanpa gangguan ketertiban umum. (Foto: molly/sorot24.id)

Kapolsek Tangerang, Kompol Suyatno S.H,.M.H, mengatakan pihaknya menurunkan 44 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan jalannya aksi. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut tidak memiliki izin resmi.

“Kami tetap lakukan pengamanan humanis agar tidak mengganggu ketertiban umum. Namun kami imbau, sampaikan aspirasi sesuai aturan,” kata Kompol Suyatno di lokasi.

Hingga pukul 21.30 WIB, massa masih bertahan di lokasi sambil berorasi bergantian. Arus lalu lintas di sekitar Taman Gajah terpantau tersendat akibat aksi tersebut. Pihak kepolisian masih bersiaga untuk mengantisipasi eskalasi.

Adapun lima tuntutan yang dibawa Aliansi Mahasiswa Poros Baru Tangerang adalah:

  1. Hentikan Program MBG (Makan Bergizi Gratis)
  2. Segera Sejahterakan Guru
  3. Hentikan Proyek Geothermal Gede Pangrango
  4. Kembalikan TNI-POLRI Pada Fungsi Profesionalnya.
  5. Hentikan deforestasi hutan.

red24/molly

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/31-Prokopim/VI/2026

sorot24.id | Tangerang -Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Himah menghadiri acara tasyakuran Purnawiyata dan Pentas Seni SD Negeri Peusar Kec. Tigaraksa, Kamis (18/06/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya melihat semangat, antusiasme dan unjuk kreatifitas bakat serta seni para anak didik SDN Peusar.

Kegiatan tersenut menjadi bukti bahwa pendidikan harus mampu mengembangkan seluruh potensi peserta didik secara utuh, baik intelektual, emosional, sosial, maupun kreativitasnya

“Saya merasa senang dan bangga melihat semangat serta keceriaan anak-anak ini. Pentas seni yang kita saksikan ini menjadi bukti bahwa anak-anak kita memiliki banyak talenta yang luar biasa,” ujar Wabup Intan

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan belajar melainkan awal bagi anak didik untuk memulai pengalaman baru di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Selamat anak-anak. Namun ingat, ini bukan akhir dari perjalanan belajar. Kelulusan hari ini adalah langkah awal untuk melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang lebih baik dan banyak pengalaman baru yang menanti,” tandasnya

Dia memberikan pesan dan dorongan semangat kepada seluruh peserta didik SDN Peusar untuk terus rajin belajar, hormat kepada guru dan orang tua, rajin salat dan berbuat baik kepada sesama

“Teruslah belajar, rajin beribadah, hormati orang tua dan guru, serta selalu berbuat baik kepada teman dan sesama,” katanya

Dia juga mengajak para guru dan orang tua untuk terus mendukung setiap bakat dan minat yang dimiliki anak-anak. Jangan hanya mengejar prestasi dari nilai pelajaran saja, karena setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda-beda.

“Ada yang berbakat dalam seni, olahraga, kepemimpinan, maupun bidang lainnya. Tugas kita adalah memberikan kesempatan dan dukungan agar potensi mereka dapat berkembang secara maksimal,” tandasnya

Lanjut dia, Pemkab Tangerang telah menetapkan sektor pendidikan sebagai salah satu program unggulan pembangunan daerah. Tidak ada perbedaan perlakukan terhadap sekolah-sekolah negeri dan swasta demi terwujudnya generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Himah foto bersama di Tasyakuran Purnawiyata SDN Peusar Tigaraksa tegaskan sekolah swasta gratis bertahap
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Himah berfoto bersama jajaran pejabat, guru, dan disaksikan ratusan siswa SD Negeri Peusar usai acara Tasyakuran Purnawiyata dan Pentas Seni di Kec. Tigaraksa, Kamis (18/6/2026). Wabup tegaskan Pemkab Tangerang gratiskan sekolah swasta SD-SMP secara bertahap. (Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

“Orang tua murid yang anaknya tidak masuk zonasi, tidak usah khawatir ya, bisa dimasukkan ke sekolah swasta. Sekarang Pemerintah Kabupaten Tangerang juga sudah mulai menggeratiskan secara bertahap sekolah swasta SD-SMP,” jelasnya

Wabup Intan juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Sekolah dan seluruh jajaran SDN Peusar yang telah menjalankan program Kurangi Sampah Sekolah Kita (KURASAKI) dengan baik.

“Terima kasih juga sudah melaksanakan KURASAKI. Saya cuma berpesan, Pak Kepala Sekolah, toilet anak-anak harus rajin dibersihin. Jangan sampai toiletnya tidak layak karena toilet itu bentuk peradaban. Anak-anak juga harus diajarin hidup bersih dari hal yang terkecil sekalipun,” imbuhnya

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24/deddy