sorot24.id | TANGERANG – Musyawarah Daerah atau Musda HMI Badan Koordinasi Banten resmi dibuka di Golden Tulip Essential Tangerang, Sabtu (22/8/2026) pukul 14.55 WIB.
Kegiatan diikuti ±50 kader dari HMI Cabang se-Provinsi Banten.
Opening ceremony dihadiri Asda II Kota Tangerang Dr. Eng. Ir. Ruta Ireng Wicaksono, Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Ir. H. Turidi Susanto, Staf Ahli Gubernur Banten Dr. Nana Supiana, Ketua Umum PB HMI MPO Kanda Handy Muharram Nataprawira, Ketua Badko HMI Banten Kanda Ahmad Izad Jajuli, dan Ketua HMI Cabang Tangerang Raya Kanda Aji Mustajar selaku tuan rumah.
Berdasarkan laporan PLH Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Eko Bagus Riyadi, pengamanan kegiatan dilakukan oleh Satintelkam Polres Metro Tangerang Kota dan berlangsung aman hingga selesai pukul 16.50 WIB.
BACA JUGA : Sri Panggung Lestari Hadiri Pelantikan DPP Ikatan Mahasiswa Kabupaten Tangerang


“Jadilah Mitra Strategis dan Kritis”
Ketua Badko HMI Banten Kanda Ahmad Izad Jajuli menegaskan posisi HMI ke depan.
“Kepada jajaran pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan, kami tegaskan bahwa HMI akan selalu berdiri sebagai mitra strategis sekaligus kritis. Selama kebijakan Pemerintah Daerah berpihak pada rakyat, kami siap mengawal. Namun apabila ada kebijakan yang menindas, maka HMI akan berada di barisan paling depan untuk meluruskan,” tegasnya.
Ia juga menyebut Musda harus menjadi laboratorium pergerakan yang melahirkan naskah akademis sebagai acuan pembangunan Banten.
Pemkot dan Pemprov Banten Dorong Sinergi
Asda II Kota Tangerang Dr. Ruta Ireng mewakili Wali Kota menyampaikan pesan agar Musda melahirkan kepemimpinan yang responsif. Ia menantang kader HMI melahirkan “orisinalitas gagasan” di era AI.
BACA JUGA : Mahasiswa Kembali Turun, Sembilan Tuntutan Aksi Dilayangkan
“Secanggih apa pun AI menirukan pola pikir manusia, ada satu hal yang tidak bisa digantikan yaitu sisi kemanusiaan, empati, dan nurani. Melalui Musda ini, saya menantang kepengurusan baru untuk melahirkan terobosan pemikiran kritis,” ucap Ruta Ireng.
Senada, Staf Ahli Gubernur Banten Dr. Nana Supiana menyebut HMI harus mampu membaca realitas di balik angka dan mengawal tata kelola pendapatan daerah.


“Pemerintah Provinsi Banten membutuhkan HMI sebagai mitra strategis. Mari kita jaga persatuan, perkuat sinergi, dan bangun Banten,” ujarnya.
PB HMI: Bedah Data dan Jaga Idealisme
Ketua Umum PB HMI MPO Kanda Handy Muharram Nataprawira membuka Musda secara resmi. Ia menekankan pentingnya tradisi kajian ilmiah menghadapi Indonesia Emas 2045.
“HMI MPO Banten harus merefleksikan diri. Kita adalah organisasi berbasis intelektual, bukan organisasi yang mengandalkan otot. Bedah data, uji gagasan, lalu advokasi secara terukur kepada pemerintah daerah,” pesannya.
Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Ir. H. Turidi Susanto juga mengingatkan kader agar tidak semua mengejar jabatan politik.
“Banten dan Kota Tangerang butuh pengusaha-pengusaha muda yang independen, tangguh, dan berintegritas,” katanya.
Komisioner KPU Provinsi Banten M. Agus Muslih turut berpesan agar HMI mempertahankan idealisme dan independensi. “Bertarung gagasan, bukan fisik. Kedepankan kematangan berpikir,” ujarnya.
red24/molly













