Bogor, sorot24.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menetapkan sejumlah program prioritas pembangunan pada tahun 2026, salah satunya rehabilitasi Masjid Raya di 40 kecamatan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bogor dalam menghadirkan pembangunan yang merata dan berkeadilan, sekaligus sebagai langkah nyata menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam rapat koordinasi rangka evaluasi program pembangunan Kabupaten Bogor tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Ciliwung-Bappedalitbang, Cibinong, Senin (29/12/2025). Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, jajaran kepala perangkat daerah, direktur RSUD, serta para camat se-Kabupaten Bogor.

Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembangunan dan peningkatan sarana ibadah tidak hanya difokuskan di wilayah pusat pemerintahan seperti Cibinong, melainkan dilakukan secara menyeluruh di seluruh kecamatan.

“Pembangunan masjid bukan hanya di Cibinong. Kita ingin seluruh kecamatan merasakan perhatian yang sama, terlebih dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Masjid harus menjadi pusat ibadah, pembinaan umat, dan kebersamaan masyarakat,” ujar Rudy dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, rehabilitasi Masjid Raya di 40 kecamatan tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Januari 2026. Setiap kecamatan akan menerima bantuan stimulus sebesar Rp100 juta, yang peruntukannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing masjid, baik untuk perbaikan bangunan, fasilitas pendukung ibadah, maupun peningkatan kenyamanan jamaah.

Menurut Rudy, Bulan Suci Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai keimanan, kepedulian sosial, serta persatuan umat. Oleh karena itu, keberadaan masjid yang layak, nyaman, dan representatif menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan ibadah serta berbagai kegiatan keagamaan masyarakat.

“Kami berharap Masjid Raya di setiap kecamatan dapat menjadi ruang ibadah yang nyaman sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan sosial, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan dan seterusnya,” ungkap Rudy.

Selain itu, Pemkab Bogor juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, kebersihan, dan kekhusyukan ibadah selama Ramadhan. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan suasana religius dan kebersamaan dapat terus terjaga di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

(red)

Tangerang, sorot24.id | Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki memimpin kegiatan groundbreaking pembangunan 49 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Banten dan jajaran yang dilaksanakan di SPPG Pasar kemis Polda Banten, Kampung Pasar kemis, Desa Pasar kemis, Kecamatan Pasar kemis, Kabupaten Tangerang, Senin (29/12/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari groundbreaking 442 SPPG Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Program tersebut menjadi wujud dukungan Polri terhadap program prioritas nasional Pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan, Irwasda Polda Banten Kombes Pol. Hendra Kurniawan, para Pejabat Utama Polda Banten, serta Kapolresta Tangerang Kombes Pol. M. Andi Indra Waspada.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyampaikan bahwa pembangunan SPPG merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak dan kelompok masyarakat rentan.

“Pembangunan SPPG ini bukan hanya program fisik semata, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya dalam upaya pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan balita. Ini adalah implementasi nilai-nilai Presisi yang berpihak kepada rakyat,” ujar Kapolda Banten.

Irjen Pol. Hengki menjelaskan, dari target awal sebanyak 18 unit SPPG, Polda Banten kini telah berhasil mempersiapkan 64 titik lokasi SPPG. Rinciannya, sebanyak 8 unit telah diresmikan dan beroperasi, 4 unit dalam tahap persiapan operasional, 3 unit dalam tahap pembangunan, serta 49 unit melaksanakan groundbreaking pada hari ini.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi dan komitmen kuat antara jajaran Polda Banten, pemerintah daerah, Yayasan Kemala Bhayangkari, serta para mitra strategis lainnya.

Lebih lanjut, Kapolda Banten mengungkapkan bahwa SPPG Polda Banten saat ini telah melayani 102 sekolah, yang terdiri dari 33 TK, 49 SD, 12 SMP atau sederajat, serta 8 SMA atau sederajat, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 24.559 orang.

“Jika seluruh SPPG Polda Banten dan jajaran sudah beroperasi, kami optimistis pelayanan dapat menjangkau 586 sekolah dengan total penerima manfaat sekitar 202.349 orang, termasuk siswa, santri, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” jelasnya.

Kapolda Banten juga menegaskan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan agar setiap SPPG dapat berfungsi secara optimal, profesional, dan penuh empati.

“Kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Karena itu, pengawasan, evaluasi, dan kolaborasi harus terus dilakukan secara berkesinambungan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap operasional SPPG, Kapolda Banten turut menyerahkan 20 bantuan kepada relawan SPPG Polda Banten guna memperkuat pelayanan di lapangan.

Irjen Pol. Hengki berharap kegiatan groundbreaking ini menjadi tonggak awal komitmen bersama dalam mewujudkan generasi bangsa yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Provinsi Banten dan masa depan Indonesia.

(red)

Serang, sorot24.id | Gubernur Banten Andra Soni melantik 64 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Senin (29/12/2025).

Puluhan pejabat yang dilantik terdiri atas 59 Pengawas Sekolah, tiga Auditor, satu Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD), serta satu Analis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur. Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Banten Nomor 685, 697, dan 698 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Melalui Perpindahan ke Dalam Jabatan Fungsional.

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov Banten dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.

“Pelantikan 59 orang Pengawas Sekolah ini merupakan kado akhir tahun untuk para pendidik dan sebagai komitmen kami untuk mempercepat pelantikan Pengawas Sekolah Ahli Muda,” ungkap Andra.

Gubernur meminta para pengawas sekolah yang baru dilantik untuk memberikan perhatian khusus pada monitoring dan evaluasi sistem penjaminan mutu pendidikan. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap implementasi program sekolah gratis, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Selain itu, Andra juga menginstruksikan pengawas sekolah agar aktif mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan, termasuk tawuran antar pelajar dan perundungan (bullying).

“Harus ada upaya bersama melalui pendidikan karakter, kegiatan ekstrakurikuler yang positif, pembinaan konseling, serta kerja sama dengan orang tua. Kita harus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua pelajar,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar peserta didik penerima fasilitas sekolah gratis tetap mematuhi etika dan tata tertib sekolah. Pengawas sekolah diharapkan mampu membangun sinergi dengan kepala sekolah, guru, komite sekolah, serta pemerhati pendidikan guna menekan angka putus sekolah di Provinsi Banten.

Selain sektor pendidikan, Andra Soni memberikan arahan khusus kepada Auditor, PPUPD, dan Analis SDM Aparatur agar memperkuat fungsi pengawasan terhadap kinerja pembangunan daerah. Menurutnya, pengawasan yang kuat akan mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.

Khusus kepada Analis SDM Aparatur, Gubernur menekankan pentingnya penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalian memiliki peran strategis dalam memastikan pengelolaan ASN dilakukan secara terencana, objektif, dan berbasis data,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Andra Soni menegaskan pentingnya profesionalisme dan netralitas ASN. Ia meminta seluruh pejabat fungsional yang dilantik untuk fokus pada kinerja dan tidak terlibat dalam urusan politik praktis.

“Saya minta Bapak dan Ibu fokus pada fungsi pengawas. Tidak usah mengurusi hal di luar itu, apalagi urusan politik. Kemurnian sebagai Pegawai Negeri Sipil harus dijaga. Saya menilai dari kinerja, bukan dari kedekatan,” pungkasnya.

(red)

Tangerang, sorot24.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas dan akses pelatihan kerja bagi masyarakat. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi meluncurkan satu unit mobil training kejuruan teknik motor sekaligus menyerahkan bantuan alat service AC kepada peserta pelatihan, saat apel Senin pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (29/12/2025).

Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan, mobil training servis motor tersebut disiapkan untuk mendekatkan layanan pelatihan keterampilan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian bengkel motor tanpa harus datang langsung ke Balai Latihan Kerja (BLK).

“Dengan adanya mobil training ini, masyarakat tidak lagi harus hadir ke BLK Kosambi atau BLK Jayanti karena pelatihannya bisa langsung kami bawa ke desa-desa,” ujar Maesyal.

Menurutnya, mobil training ini dilengkapi dengan sarana praktik berupa sepeda motor yang digunakan sebagai objek pelatihan sekaligus layanan servis. Dengan sistem jemput bola, pelatihan dapat dilaksanakan langsung di desa maupun kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Mobil training ini akan datang ke desa, lengkap dengan motor-motor sebagai contoh dan objek pelatihan, sehingga praktik servis bisa langsung dilakukan di dalam mobil,” jelasnya.

Selain peluncuran mobil training, Pemkab Tangerang juga menyerahkan bantuan alat service AC lengkap kepada 100 peserta pelatihan service AC yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan selama tiga minggu di BLK. Bantuan tersebut diberikan agar para peserta dapat langsung bekerja atau membuka usaha setelah menyelesaikan pelatihan.

“Alat service AC ini kami serahkan supaya setelah pelatihan mereka tidak lagi kesulitan mencari peralatan dan bisa langsung bekerja,” kata Bupati Maesyal.

Ia mengungkapkan, pengadaan peralatan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang serta didukung kerja sama dengan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat kemandirian peserta pelatihan.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus kolaborasi dengan pihak ketiga untuk mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian,” ungkapnya.

Bupati Maesyal berharap, melalui berbagai program pelatihan tersebut, masyarakat Kabupaten Tangerang dapat memiliki keterampilan yang memadai, membuka usaha secara mandiri, serta memperoleh pendapatan yang berkelanjutan. Ia juga menyebutkan bahwa mobil training saat ini baru tersedia satu unit dan akan dioperasikan secara bergilir, dengan rencana penambahan unit pada tahun mendatang.

Sementara itu, Agus, warga Villa Balaraja, mengaku mengetahui adanya layanan servis motor gratis tersebut dari temannya. Ia pun memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan servis motornya.

“Dari teman katanya ada servis gratis. Kebetulan motor ini belum diganti oli. Program servis motor gratis ini sangat meringankan, apalagi dengan sistem jemput bola,” ujar Agus.

Agus berharap program pelatihan dan layanan serupa dapat terus dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

(asp)

Tangerang, sorot24.id | Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni membuka dan melepas kegiatan Fun Bike Kolaborasi Gemilang dan Gowes Desa Wisata yang digelar di SMKN 5 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Mauk, Minggu (28/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Banten atas inisiasinya dalam menggelar kegiatan Fun Bike yang diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Gubernur atas perhatian dan kolaborasinya dengan Kabupaten Tangerang. Kegiatan fun bike ini sangat luar biasa, diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung kegiatan olahraga masyarakat yang dikolaborasikan dengan pengembangan pariwisata desa. Salah satu contohnya adalah kegiatan Fun Bike yang menjadi ajang kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan desa wisata.

“Kami berharap dapat terus digelar secara rutin dan berkelanjutan karena manfaatnya sangat besar, baik untuk kesehatan masyarakat, promosi wisata maupun perekonomian daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya olahraga sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, selain pendidikan, olahraga merupakan faktor penting dalam membentuk masyarakat yang sehat jasmani dan rohani.

“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kolaborasi antara Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang ini adalah bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Gubernur Andra Soni.

Lanjut dia, kegiatan Fun Bike tersebut juga memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM lokal karena mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

“Peserta yang datang pasti berbelanja, membeli makanan dan minuman. Ini tentu memberikan manfaat langsung bagi para pelaku UMKM. Ke depan, kami ingin kegiatan bersepeda bisa digelar di berbagai destinasi wisata di Banten dengan melibatkan desa-desa,” jelasnya.

Pihaknya pun mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah, seraya menegaskan bahwa dengan kerja bersama dan konsistensi, tujuan pembangunan akan tercapai dan berdampak langsung kepada masyarakat.

red

Tangerang, sorot24.id | Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Fatayat NU dan seluruh kadernya untuk menjadi perempuan-perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak bagi pembangunan mental, spiritual dan sosial.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri pengajian Dua Bulanan Muslimat Fatayat PAR Nahdlatul Ulama Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Minggu (28/12/25).

“Saya mengajak seluruh jamaah, khususnya ibu-ibu muslimat dan kader Fatayat NU, untuk terus menjadi perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak dalam menanamkan nilai keimanan, akhlakul karimah, serta semangat kebersamaan di tengah keluarga dan lingkungan sekitar maupun di Kabupaten Tangerang,” ujar Wabup Intan.

Menurut dia, peran ibu dan perempuan sangat strategis dalam membentuk generasi berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia dalam mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan berdaya saing.

“Pengajian seperti ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter umat, khususnya kaum ibu dan generasi muda perempuan, agar senantiasa berakhlak mulia, berilmu, serta berkontribusi positif dalam kehidupan keluarga dan masyarakat,” jelasnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan yang membawa kemaslahatan dan memperkuat persatuan umat. Melalui kegiatan tersebut, dia berharap selain dapat memberikan siraman rohani juga dapat memotivasi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian sosial.

“Saya berharap, melalui pengajian ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan keteladanan, serta semakin termotivasi untuk bersama-sama menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, dan berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Tangerang yang religius, harmonis, dan berdaya saing,” imbuhnya.

red

Bogor, sorot24.id | Dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas dan membludaknya jumlah wisatawan di kawasan Puncak pada perayaan Malam Tahun Baru 2026, Polres Bogor akan memberlakukan kebijakan Car Free Night (CFN) di sepanjang Jalur Puncak.

Kebijakan Car Free Night tersebut akan diterapkan mulai Rabu, 31 Desember 2025 pukul 18.00 WIB hingga Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB. Selama pemberlakuan CFN, seluruh arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Cianjur dan Bandung akan dialihkan sepenuhnya.

Pengalihan arus kendaraan akan diarahkan melalui Jalur Sukabumi. Sementara itu, masyarakat yang hendak bepergian menuju wilayah selatan Jawa Barat diimbau menggunakan jalur alternatif Cibubur – Cileungsi – Jonggol – Cariu – Cikalong – Cianjur guna menghindari kepadatan di kawasan Puncak.

Selain CFN, Polres Bogor juga akan menerapkan penyekatan kendaraan di enam titik utama Jalur Puncak dengan waktu yang berbeda berdasarkan jenis kendaraan. Untuk kendaraan roda empat, penyekatan diberlakukan mulai pukul 21.00 hingga 02.00 WIB, sedangkan kendaraan roda dua akan disekat mulai pukul 22.00 hingga 00.30 WIB.

Enam titik penyekatan yang menjadi fokus pengamanan meliputi SPBU Patung Ayam, Simpang Pasir Angin, Simpang Megamendung, Simpang Lokawiratama, Simpang Taman Safari, dan kawasan Gunung Mas. Sebanyak 72 personel gabungan dari Satlantas Polres Bogor, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Samapta akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas di titik-titik tersebut.

Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam, terutama longsor, Polres Bogor juga akan membangun Pos Terpadu di sepanjang Jalur Puncak. Selain itu, alat berat akan disiagakan di sekitar Simpang Gadog dan Gunung Mas sebagai langkah cepat penanganan apabila terjadi gangguan alam.

Rekayasa lalu lintas tambahan juga diterapkan di sejumlah lokasi lain. Di kawasan Lingkar Pakansari, jalur lingkar dalam akan difungsikan sebagai area parkir kendaraan, sementara lingkar luar digunakan sebagai jalur perlintasan. Adapun di Jalan Jenderal Sudirman, akan diberlakukan sistem contra flow serta penyediaan kantong-kantong parkir.

Polres Bogor mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi rambu dan petunjuk petugas, serta mengikuti rute yang telah ditetapkan demi terciptanya perayaan Malam Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, dan lancar.

Tangerang, sorot24.id | Aparat Polresta Tangerang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di Kampung Jantungeun, Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban diduga akibat tindak kekerasan.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan juga diketahui identitas korban, yakni AA (19) seorang pegawainya konter HP di Jambe. Korban sendiri merupakan warga Kampung Baru, Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

“Kami bergerak cepat sejak menerima laporan dari masyarakat dengan mendatangi TKP dan langsung melakukan penyelidikan,” kata Indra Waspada.

Selain memerintahkan Polsek Tigaraksa, Satreskrim, serta Unit Inafis, Indra Waspada juga memerintahkan Wakapolresta Tangerang AKBP Christian Aer untuk turun ke TKP untuk memastikan proses penanganan perkara berjalan cepat, profesional, dan sesuai prosedur.

Berdasarkan keterangan awal, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi usai melaksanakan salat Subuh. Saat melintas di lokasi, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Saksi kemudian melaporkan peristiwa itu ke Ketua RT. Lalu perangkat lingkungan melaporkan ke kepolisian.

Dari hasil olah TKP sementara oleh Unit Inafis, ditemukan bercak darah di permukaan badan jalan. Pada tubuh korban ditemukan dua luka terbuka di bagian belakang kepala dan di dada sebelah kanan, diduga akibat sabetan senjata tajam.

“Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan visum luar dan dalam atau otopsi, guna memastikan penyebab pasti kematian,” jelas Indra Waspada.

Informasi lain yang didapat dari saksi, korban terakhir terlihat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio serta membawa uang tunai sekitar Rp3 juta dan dua unit telepon genggam. Di TKP, barang-barang dan uang yang disebutkan dibawa korban tidak ditemukan.

Saat ini, jajaran Polsek Tigaraksa bersama Tim Jatanras dan Resmob Satreskrim Polresta Tangerang sedang melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi, barang bukti, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap peristiwa.

Indra Waspada mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada kepolisian. Kepada masyarakat juga diimbau apabila memiliki informasi terkait peristiwa itu agar segera melapor kepada pihak kepolisian

“Kami berkomitmen mengungkap kasus ini secara tuntas. Mohon doa dan dukungan masyarakat,” pungkasnya.

asp

Tangerang, sorot24.id | Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar GP Ansor dan Banser atas kontribusinya dalam menjaga persatuan, keamanan, dan stabilitas sosial di Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Apel 3.400 Ansor Banser dan Pelantikan Serentak Pimpinan Ranting GP Ansor Kelurahan/Desa se-Kabupaten Tangerang, di Kecamatan Curug, Sabtu (27/12/2025).

“Terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada ribuan kader Ansor dan Banser yang tidak hanya menunjukkan kekuatan organisasi, tetapi juga mencerminkan militansi, soliditas, serta komitmen kebangsaan yang kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa GP Ansor dan Banser merupakan organisasi kepemudaan mitra strategis pemerintah dalam menjaga keharmonisan, stabilitas sosial dan keamanan, khususnya di Kabupaten Tangerang.

“GP Ansor dan Banser bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial, keamanan, serta merawat nilai-nilai keislaman yang moderat dan kebangsaan,” tandasnya.

Lanjut dia, dalam berbagai momentum sejarah bangsa, Ansor dan Banser selalu hadir sebagai penjaga ulama dan pengawal nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, serta benteng ideologi Pancasila. Peran GP Ansor dan Banser mempunyai peran yang strategis
di tengah tantangan zaman seperti intoleransi, radikalisme, dan disintegrasi sosial.

“GP Ansor dan Banser memiliki sejarah panjang sebagai penjaga ulama, menegakan nilai-nilai Islam dan benteng ideologi Pancasila. Di tengah tantangan zaman saat ini seperti intoleransi, radikalisme, dan disintegrasi sosial, peran GP Ansor dan Banser semakin relevan dan strategis,” imbuhnya.

Pihaknya pun mengucapkan selamat kepada seluruh pimpinan ranting GP Ansor Kelurahan dan Desa yang dilantik secara serentak. Dia juga berpesan agar pimpinan ranting sebagai ujung tombak organisasi bisa bersentuhan dan memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat.

“Pelantikan ini adalah amanah besar. Pimpinan ranting harus mampu menggerakkan kader, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menghadirkan program yang bermanfaat dan solutif bagi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan,” tegasnya.

Dia juga berpesan agar seluruh kader Ansor dan Banser senantiasa menjaga soliditas, kedisiplinan, dan loyalitas organisasi, serta menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai toleransi, persaudaraan, dan gotong royong.

“Teruslah setia pada ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah dan teguh memegang komitmen kebangsaan terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI,” pungkasnya.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terbuka dan berkomitmen untuk terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan GP Ansor dan Banser dalam berbagai bidang, mulai dari sosial kemasyarakatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, penanggulangan bencana, hingga penguatan wawasan kebangsaan.

Pada kesempatan tersebut, GP Ansor juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Tangerang yang diterima Bupati atas perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada pesantren.

red

Tangerang, sorot24.id | Krisis lahan pemakaman yang telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu mendorong hadirnya inisiatif baru di Kabupaten Tangerang. Sebuah Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Muslim dengan luas mencapai 30 hektare direncanakan akan dibangun di lahan persawahan Desa Tegalsari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. TPU tersebut dikelola oleh PT INSIRA, perusahaan yang bergerak di bidang pemakaman khusus Muslim.

Direktur PT INSIRA, Rifqi, menjelaskan bahwa keberadaan TPU khusus Muslim ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam membantu penyediaan lahan pemakaman, khususnya bagi masyarakat DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya yang sejak era Gubernur Ali Sadikin telah mengalami krisis makam hingga tahun 2025.

“Secara prinsip, perusahaan saat ini belum melakukan pembangunan. Kegiatan yang dilakukan baru sebatas perapihan lahan,” ujar Rifqi saat ditemui, Rabu (24/12/2025).

Ia menegaskan bahwa PT INSIRA telah mengantongi Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) dari kementerian terkait untuk pengelolaan pemakaman khusus Muslim di Desa Tegalsari. Rencana pemanfaatan lahan seluas 30 hektare tersebut juga telah mendapatkan izin lingkungan berdasarkan persetujuan lebih dari 400 warga sekitar.

Menurut Rifqi, aspek kearifan lokal menjadi perhatian utama perusahaan. PT INSIRA berkomitmen untuk melibatkan masyarakat setempat agar kehadiran TPU khusus Muslim ini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga Desa Tegalsari.

“Kearifan lokal kami prioritaskan agar keberadaan makam khusus Muslim PT INSIRA dapat bermanfaat dan mendongkrak ekonomi masyarakat lokal,” katanya.

Selain izin lingkungan, Rifqi menyampaikan bahwa PT INSIRA juga telah melengkapi sejumlah perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Perizinan tersebut meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Tangerang, Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) atau izin lokasi dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, serta koordinasi dengan Dinas Perumahan, Permukiman, Pemakaman, dan Pertanahan (DPPPP) Kabupaten Tangerang.

“Untuk perizinan lain yang berkaitan langsung dengan operasional makam saat ini masih dalam proses,” tutup Rifqi.

ynt