Acara Silaturahmi Bersama di Wisata MBS Serang Paguyuban Gunung Limo Pacitan – Jatim, Provinsi Banten,

Sorot24.id | Kota Serang – Paguyuban Gunung Limo Pacitan – Jatim, Provinsi Banten, kembali menggelar acara silaturahmi bersama dan bertempat di Wisata MBS Kota – Serang Banten, pada Hari Sabtu 14 Februari 2026.

Diketahui juga, bahwa pelaksanaan acara yang kali ini dilakukan berbeda dengan tahun sebelumnya seperti halnya acara pada tahun 2025. Akan tetapi silaturahmi ini justru dilaksanakan sebelum puasa ramadhan dan sekaligus merupakan salah satu rangkaian acara yang digagas oleh Paguyuban Pacitan Gunung Limo – Jawa Timur yang ada di Banten, dengan Nama PASSCIPAL (Paguyuban Serkot, Serkab, Cilegon, Pandeglang, Lebak) Jatim-Banten. Sabtu (14-2-2026)

Seperti halnya telah disampaikan langsung Ketua Paguyuban Gunung Limo Pacitan Jatim, ONI TRI WAHYUDI, bahwa sebuah wadah paguyuban di banten tersebut dinamai PASSCIPAL (Paguyuban Serkot, Serkab, Cilegon, Pandeglang, Lebak).

Dalam ucapan dan juga rasa syukurnya, ONI TRI WAHYUDI, kembali menyampaikan rasa haru dan bahagia saat acara itu berlangsung, yang mana bahwasanya acara ini dapat diselenggarakan oleh semua saudara sahabat dan kerabat yang Khususnya berasal dari Pacitan Jawa Timur yang khususnya kini berada di Daerah Provinsi banten.

“Terimakasih atas kehadiran saudara saudara sesama perantau dari Pacitan, semoga dalam kesempatan silaturahmi ini Allah memberikan karunia dan hidayahnya kepada keluarga kita semua, dan alhamdulillah sekarang kita selaku warga Pacitan Jawa Timur yang berada di banten, sudah memiliki wadah baru yang bernama Paguyuban PASSCIPAL (Paguyuban Serkot, Serkab, Cilegon, Pandeglang, Lebak)”. Papar ONI TRI WAHYUDI.

Masih dikatakan nya, bahwa dalam kesempatan acara beliau juga mengucapkan syukur dan terimakasih kepada saudara kerabat yang sudah hadir dalam acara silaturahmi PASCIPAL (Paguyuban Serkot, Serkab, Cilegon, Pandeglang, Lebak).

“Terimakasih untuk dukungan sahabat kerabat Pacitan semua atas terlaksananya silaturahmi ini, dengan maksud dan tujuan sambut datangnya bulan suci ramadhan 1447.M/2026. Selebihnya, semoga paguyuban Pacitan Jawa Timur “PASCIPAL” Provinsi Banten akan lebih guyub, rukun dan bisa saling menumbuhkan sifat asah asih asuh terhadap sesama, imbuh ONI TRI WAHYUDI.

Acara Silaturahmi dan rasa syukur yang digelar semata untuk menyambut puasa ramadhan dan tetap bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan, khususnya keluarga besar Pacitan Jawa Timur. Selain sebagai ajang untuk saling berbagi dan berinteraksi, acara ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan di bulan Suci Ramadan 1447 .H / 2026.

“Kedepannya silaturahmi ini tetap kita tingkatkan dan kita exiskan dalam sebuah bentuk Paguyuban PASSCIPAL Gunung Limo Pacitan Jatim, dan sebelum ramashan tiba, saya selaku pribadi minta maaf dan saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya, dan juga selamat Hari raya idul fitri, mohon maaf lahir bhatin”, tutup ONI TRI WAHYUDI, selaku Ketua PASSCIPAL Gunung Limo Pacitan – Jawa Timur diakhir penjelasan.

 

Rengga

foto dok/ Konferensi pers di Mapolda Polda Metro Jaya menampilkan barang bukti hasil Operasi Pekat Jaya 2026, mulai dari narkoba, senjata tajam, minuman keras hingga petasan yang disita dari ratusan pelaku kriminal di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

 

Soror24.id | Jakarta – Operasi Pekat Jaya 2026 yang digelar selama 15 hari oleh Polda Metro Jaya mencatat hasil mencengangkan. Sebanyak 937 pelaku kriminal berhasil diamankan dari berbagai titik di Jakarta dan sekitarnya.

Dari total tersebut, 487 pelaku ditahan, sementara 450 lainnya menjalani pembinaan. Operasi ini merupakan respons tegas aparat terhadap penyakit masyarakat yang meresahkan publik.

“Para pelaku ini berasal dari 772 kasus yang ditangani Polda Metro Jaya selama pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Bhudi Hermanto, Kamis (12/2/2026).

Tak hanya menangkap pelaku, aparat juga menyita barang bukti dalam jumlah fantastis. Di antaranya:

225.280 butir obat terlarang
11.422,03 gram sabu
40.492,8 gram ganja
Tembakau sintetis dan serbuk ekstasi
20.802 botol minuman keras
572 buah petasan
Sejumlah senjata tajam

Angka-angka ini menjadi potret nyata betapa masifnya peredaran narkoba dan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menambahkan bahwa operasi menyasar 30 titik target operasi utama yang langsung ditindak dengan penegakan hukum tegas.

Tak berhenti di situ, penindakan juga dilakukan pada 742 titik non target operasi, menunjukkan skala operasi yang luas dan agresif.

“Dalam Operasi Pekat Jaya 2026 ini, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) menjadi yang paling dominan ditangani oleh Polda Metro Jaya dan Polres jajaran,” ujar Iman.

Red24

Building Engineers Association (BEA) Jawa Barat melalui kegiatan Touring & Association Social Responsibility (CSR) 2026 yang digelar pada 7–8 Februari 2026 di kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi. Kepala Desa Ceimas, Wisnu dan Ketua BEA Jawa Barat, Asep Suherman

Sorotan24.id | SUKABUMI, – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kembali ditegaskan oleh Building Engineers Association (BEA) Jawa Barat melalui kegiatan Touring & Association Social Responsibility (CSR) 2026 yang digelar pada 7–8 Februari 2026 di kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi.

Kegiatan tahunan ini memadukan agenda otomotif, aksi sosial, dan pelestarian lingkungan dalam satu rangkaian yang terstruktur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Touring dimulai dari titik start di PT Tigris Primordia Kencana, Jalan Siliwangi No. 58, Baleendah, Kabupaten Bandung Barat. Para member BEA Jawa Barat dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan yang sarat makna tersebut.

Dalam rangkaian CSR, BEA Jawa Barat melakukan penanaman sekitar 250 pohon multi fungsi dan produktif, di antaranya durian, sawo, alpukat, dan rambutan. Penanaman dilakukan di area tebing sebagai langkah konkret menjaga kelestarian alam sekaligus memberi nilai ekonomi jangka panjang bagi warga sekitar.

Kepala Desa Ceimas, Wisnu, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata asosiasi tersebut.

“Alhamdulillah, kami dikunjungi oleh rekan-rekan BEA dari komunitas se-Jawa Barat. Atas nama Pemerintah Desa Ceimas, Kecamatan Ceimas, Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas bantuan bibit pohon ini. Mudah-mudahan saat berkunjung kembali, pohon-pohon ini sudah berbuah,” ujarnya kepada wartawan.

Wisnu juga berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan BEA dapat terus terjalin dalam upaya menjaga lingkungan yang lebih hijau dan produktif.

Sementara itu, Ketua BEA Jawa Barat, Asep Suherman, menegaskan bahwa profesi teknik dan konstruksi tidak menghalangi kepedulian terhadap isu lingkungan.

“Inilah BEA Indonesia, inilah BEA Jawa Barat. Kami adalah orang-orang teknik dan bangunan, tetapi kami sangat peduli lingkungan. Hari ini bersama Pak Kades Wisnu, kami menanam sekitar 250 pohon yang multi fungsi dan berbuah. Insya Allah ini sangat bermanfaat,” tegas Asep.

Kegiatan Touring & CSR 2026 ini menjadi bukti bahwa asosiasi profesi tidak hanya berorientasi pada pengembangan kompetensi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

 

Rengga

foto dok/pembukaan Rakornas I PHRI di Hotel PO, Kota Semarang, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi 

 

Sorot24.id | Semarang – Saat menghadiri pembukaan Rakornas I PHRI di Hotel PO, Kota Semarang, Selasa (10/2), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun kolaborasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di wilayahnya, untuk memperkuat sektor pariwisata.

Hadir dari pembukaan Rakornas I PHRI yakni Menteri Pariwisata RI Widiyanti Wardhana, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya, serta sejumlah tokoh lainnya termasuk Ketua Kadin.

Pasalnya, hotel dan restoran memiliki kontribusi yang berarti bagi pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan pariwisata di Jawa Tengah. Apalagi, sektor ini membawa multiplier effect terhadap perdagangan, transportasi, UMKM, dan penciptaan lapangan pekerjaan. Tercatat, kontribusi sektor penyediaan akomodasi dan makan minum terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah, terus meningkat. Pada 2023, kontribusi sektor ini sekitar 3,41%, kemudian pada 2025 meningkat menjadi 3,74%.

Melihat catatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menaruh harapan kepada PHRI, untuk ikut berkontribusi menyokong pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya. Apalagi sektor pariwisata akan menjadi fokus pembangunan Jawa Tengah pada 2027 mendatang. Sehingga, dia ingin sektor perhotelan dan restoran bisa berjalan dan tumbuh bersama.

“Ini adalah tantangan dan pekerjaan rumah bagi rekan-rekan sekalian. Bagaimana agar investasi, khususnya di sektor hotel dan restoran ini menjadi yang utama,” kata Luthfi.

Saat ini, Jawa Tengah telah memiliki sejumlah destinasi wisata yang menarik, termasuk adanya 1.000 desa wisata yang tersebar di 35 daerah. Destinasi wisata baru juga terus didorong untuk dikembangkan, seperti wisata ramah muslim yang memerlukan jaminan halal dalam penyajian makanan dan restorannya. Kemudian ada juga aglomerasi wisata meliputi Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening, yang saat ini sedang digarap.

“Tentu ini perlu tugas-tugas kolaboratif, termasuk dengan Bapak/ Ibu (anggota PHRI) di sini,” ujarnya.

Ditambahkan, konsep aglomerasi sudah dicontohkan oleh tujuh kabupaten/ kota di Soloraya, saat menggelar Soloraya Great Sale pada 2025 lalu. Tak tanggung-tanggung, melalui konsep tersebut raupan transaksi di semua sektor mencapai Rp10,7 triliun dalam waktu satu bulan. Dalam kurun waktu itu juga, okupansi hotel dan penginapan di Soloraya penuh.

“Ini yang coba kami ciptakan, dan mungkin menjadi gambaran dan dasar dalam menyukseskan pembangunan nasional,” katanya.

Pada kesempatan itu, Menteri Pariwisata, Widiyanti Wardhana menyampaikan, sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum menunjukkan kinerja yang sangat baik, laju pertumbuhannya mencapai 7,41%. Atas laju pertumbuhan itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum berkontribusi sebesar 0,24% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025.

Menteri Widiyanti juga menyampaikan optimistisme terkait kontribusi pariwisata terhadap PDB akan terus meningkat, dan mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan. Apresiasi kami kepada pelaku usaha hotel dan restoran atas dukungannya, untuk mengembangkan pariwisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Red24

foto dok/Petugas Polsek Pusakanagara bersama unsur kecamatan melakukan razia dan menyita sejumlah botol minuman keras dari salah satu warung di wilayah hukum Pusakanagara, Subang, dalam operasi Cipta Kondisi menjelang Ramadan 1447 H.

Sorot24.id | Subang – Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Polsek Pusakanagara, Polres Subang bergerak cepat. Dalam operasi Cipta Kondisi yang digelar Kamis (12/02/2026), aparat berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) dan cieu dari sejumlah warung di wilayah hukum Pusakanagara.

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi peredaran miras yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat menjelang bulan puasa.

Kapolsek Pusakanagara, Kompol Dr. R. Jusdijachlan, menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami bersama jajaran Unit Reskrim melaksanakan giat Cipta Kondisi menjelang bulan puasa dengan sasaran peredaran miras. Fokus kami adalah lokasi-lokasi yang disinyalir masih nekat menjual minuman beralkohol secara bebas tanpa izin. Hasilnya, kami sita ratusan botol miras dari warung warga untuk kemudian kami amankan di Mapolsek,” tegas Kapolsek.

Tak hanya itu, sehari sebelumnya, Rabu (11/02/2026) malam, Unit Reskrim Polsek Pusakanagara bersama Kasi Trantib Kecamatan Pusakanagara juga telah menggelar operasi serupa di wilayah Patimban. Hasilnya, puluhan botol miras kembali diamankan dari warung warga.

Operasi beruntun ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menekan potensi gangguan kamtibmas yang kerap dipicu konsumsi alkohol.

Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir peredaran miras ilegal, terutama menjelang Ramadan.

“Kami mengimbau kepada para pedagang dan pemilik tempat hiburan untuk kooperatif dan tidak menjual miras. Kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku demi menjaga kesucian bulan Ramadan di wilayah Pusakanagara dan Pusakajaya,” ucapnya dengan nada tegas.

Ia juga mengingatkan bahwa peredaran miras bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminalitas dan gangguan keamanan.

Polsek Pusakanagara memastikan operasi serupa akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan selama Ramadan.

“Kegiatan ini akan terus kami lakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman serta menjaga ketertiban masyarakat, khususnya menjelang dan selama Bulan Suci Ramadan,” pungkas Kapolsek.

Red24

Ilustrasi warga melintas di tengah kondisi hujan di salah satu sudut kota Jakarta.

 

Sorot24.id | Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jabodetabek pada Kamis (12/2/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diperkirakan terjadi sejak siang hari.

“Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang,” tulis BBMKG mencatat, potensi cuaca buruk mulai terdeteksi sejak pukul 12.05 WIB. Sejumlah wilayah di Jakarta menjadi titik awal hujan, di antaranya Senen dan Menteng di Jakarta Pusat, serta Tebet dan Setiabudi di Jakarta Selatan.MKG dalam peringatan resminya.

BMKG mencatat, potensi cuaca buruk mulai terdeteksi sejak pukul 12.05 WIB. Sejumlah wilayah di Jakarta menjadi titik awal hujan, di antaranya Senen dan Menteng di Jakarta Pusat, serta Tebet dan Setiabudi di Jakarta Selatan.

Wilayah Jakarta Timur seperti Matraman dan Jatinegara juga masuk dalam area peringatan. Selain itu, potensi hujan lebat turut terpantau di daerah penyangga, termasuk Cariu di Kabupaten Bogor, Larangan di Kota Tangerang, serta Pondok Aren di Tangerang Selatan.

BMKG memperkirakan kondisi tersebut dapat meluas ke berbagai kecamatan lain di Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Kota Depok diprediksi terdampak hampir merata, mulai dari Pancoran Mas hingga Bojongsari.

Sementara itu, hujan lebat juga berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

Di Tangerang dan Tangerang Selatan, hujan diperkirakan merambat ke kawasan Cipondoh, Ciledug, hingga Pamulang.

“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 14:00 WIB,” lanjut pernyataan BMKG.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan, terhadap potensi pohon tumbang, dahan patah, serta genangan air akibat tingginya curah hujan.

Red24

Foto  Dok/LKBH STlH Prof Gayus Lumbun adalah
DR. Rr. Yudhi Anton,SH,MH sebagai Ketua, Djoko Priambodo,SH sebagai avokat, Richard Achmad Supriyanto,SH
,ST., M.l.Kom avokat, Wahyu Hidayat Ketua BEM
, Balok, SH sebagai Advokat.

 

Sorot24.id |Depok –  Rabu 11 Febuari 2026, Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum ( LKBH ) STlH Prof Gayus Lumbunn memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat di SDN 12 Mekarjaya , Sukmaja Depok Jawa Barat.

Richard Achmad Supriyanto mewakili Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Prof. Gayus Lumbuun memberikan penyuluhan UU Ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berlaku di Indonesia.

 

Peserta yang hadir dalam acara penyuluhan ini cukup antusias dalam menerima materi yang di sampaikan oleh para Narasumber.

Acara penyuluhan ini di ikuti oleh Kepala Sekolah dan Guru yang ada di wilayah Depok.

Penyuluhan ini sendiri merupakan permintaan dari para kepala sekolah untuk antisipasi serta pemahaman hukum yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Adapun Para Narasumber dari LKBH STlH Prof Gayus Lumbun adalah
DR. Rr. Yudhi Anton,SH,MH sebagai Ketua, Djoko Priambodo,SH sebagai avokat, Richard Achmad Supriyanto,SH
,ST., M.l.Kom avokat, Wahyu Hidayat Ketua BEM
, Balok, SH sebagai Advokat.

Setelah kegiatan ini Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Prof. Gayus Lumbuun berencana untuk melakukan kegiatan penyuluhan ini secara intensif.

Kanu

Kurt Cobain. (Juliens live)

 

Sorot24.id | Washington – Dunia musik internasional kembali gempar dengan munculnya temuan baru terkait kematian vokalis legendaris Nirvana, Kurt Cobain.

Selama ini, publik meyakini Kurt Cobain meninggal dunia akibat bunuh diri. Hal itu juga yang dinyatakan kepolisian pada April 1994.

Hampir 32 tahun berlalu, sebuah penelitian forensik menunjukkan adanya indikasi pembunuhan Kurt Cobain.

Spesialis forensik Brian Burnett menyatakan bahwa bukti-bukti yang ditemukan mengarah pada tindakan kriminal. Diduga, tindakan tersebut direncanakan oleh pihak lain.

“Ini adalah pembunuhan. Kita harus melakukan sesuatu tentang ini,” ucap Brian Burnett dalam laporan The Daily Mail pada Selasa, 10 Februari 2026.

Penelitian ini mengeksplorasi sepuluh poin bukti krusial. Dugaan mengarah adanya kehadiran orang lain di lokasi kejadian sebelum nyawa sang legenda rock melayang.

Rekan Burnett, Michelle Wilkins, menilai bahwa kondisi tempat kejadian perkara (TKP) terasa sangat janggal dan seolah-olah sengaja diatur sedemikian rupa agar terlihat alami.

“Sepertinya seseorang merekayasa sebuah film dan ingin anda benar-benar yakin bahwa ini adalah bunuh diri,” kata Wilkins merujuk pada adegan di lokasi kematian.

Wilkins menyoroti adanya kerusakan organ yang tidak lazim jika penyebab kematiannya murni karena tembakan senapan, melainkan lebih merujuk pada efek overdosis paksa.

Selain itu, ditemukan fakta unik bahwa barang-barang pribadi milik musisi yang meninggal di usia 27 tahun tersebut tertata dengan sangat rapi di saku pakaiannya.

“Kwitansi pembelian senjata ada di sakunya. Kwitansi pembelian peluru juga ada di sakunya. Peluru-peluru itu berjejer di kakinya,” ungkap Wilkins merinci temuan tersebut.

Ia juga meragukan sikap seseorang yang sedang sekarat karena narkoba. Sebab masih sempat merapikan peralatan jarum suntik dengan teliti sebelum benar-benar kehilangan nyawa.

“Bunuh diri itu berantakan, dan tempat kejadian perkara ini sangat bersih,” tambah Wilkins menjelaskan kejanggalan yang ia temukan dari pola darah di lokasi.

Sementara itu, pihak Kantor Pemeriksa Medis King’s County menyatakan kesiapan mereka untuk meninjau ulang temuan tersebut meski sebelumnya telah menetapkan status bunuh diri.

Namun, Departemen Kepolisian Seattle hingga saat ini tetap bersikeras pada hasil investigasi lama dan nggan membuka kembali kasus yang sudah lama ditutup tersebut.

“Detektif kami menyimpulkan bahwa dia meninggal karena bunuh diri, dan ini tetap menjadi pendirian yang dipegang oleh departemen ini,” ujar juru bicara kepolisian setempat.

Sebagai informasi, Kurt Cobain meninggal dunia pada 5 April 1994 akibat luka tembak di kepala.

Jenazahnya ditemukan tiga hari kemudian, 8 April 1994 di rumahnya kawasan Seattle, Washington, Amerika Serikat.

Sebelum meninggal dunia, Kurt Cobain berjuang dengan kecanduan heroin dan masalah kesehatan.

Red24

foto dok/Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis bersama Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya, serta Kepala

Sorot24.id | Kota Tangerang – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis bersama Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya, serta Kepala Bidang Survei dan Pengukuran, Septein Paramia Swantika, resmi melaunching Layanan Pengukuran Terjadwal pada empat Kantor Pertanahan, yakni Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Cilegon yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kota Tangerang, Rabu (11/2/2026).

Pelayanan pengukuran pertanahan merupakan layanan strategis yang memegang peran krusial dalam mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah. Akurasi data hasil pengukuran menjadi fondasi utama dalam seluruh rangkaian pendaftaran tanah, mulai dari penetapan batas bidang, pemetaan, hingga penerbitan sertipikat.

Dalam sambutannya, Harison Mocodompis menegaskan bahwa peluncuran layanan ini merupakan langkah strategis untuk membenahi proses layanan agar semakin pasti dan terukur.

“Hari ini kita akan melaksanakan launching layanan pengukuran terjadwal. Tentu ini merupakan salah satu langkah strategis yang memiliki peran krusial untuk mewujudkan kepastian hukum. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih untuk semua effort yang sudah dipersiapkan oleh teman-teman,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengalaman dalam menyelesaikan berbagai program pertanahan mengajarkan pentingnya kesiapan data dan perencanaan sejak awal. Menurutnya, hambatan layanan kerap terjadi bukan semata karena keterbatasan sumber daya, melainkan karena kurangnya kelengkapan dan verifikasi di tahap awal. “Memastikan segala sesuatu lengkap sebelum harganya berjalan, SPS dan lain sebagainya. Karena saya mengenal Pak Dirjen ini orang yang tidak bisa dipatahkan kalau kita tidak punya datakan ya. Jadi kalau layanan pengukuran terjadwal ini hari ini di-launching, mungkin nanti di seluruh Indonesia akan di-launching. Hal ini pasti karena ada data yang menunjukkan layanan pengukuran ini memegang peranan yang cukup besar dalam potensi layanan yang terhambat karena ketidaksiapan,” jelasnya.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison MocodompisHarison menambahkan bahwa kebijakan ini menjadi momentum pembenahan kinerja agar tidak hanya berorientasi pada pemenuhan SOP, tetapi juga berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan masyarakat.

“Kami mengaminkan langkah dari Direktorat Jenderal yang Bapak pimpin. Ini merupakan salah satu cara paling strategis untuk mulai membenahi apa yang selama ini mungkin belum menjadi KPI kita. Dengan ini menjadi KPI kita, kita berharap bukan saja bekerja sesuai SOP, tetapi akibat melaksanakan SOP yang tepat itu kepercayaan masyarakat bisa pulih, bahkan meningkat,” tegasnya.

Ia juga menyatakan kesiapan seluruh jajaran Kanwil BPN Provinsi Banten untuk mengamankan dan menyukseskan kebijakan tersebut. “Dihadapan Bapak seluruh jajaran, kami BPN Provinsi Banten, terlebih khusus jajaran yang ada di bidang 1, sesi 1, menyatakan siap untuk mengamankan dan mensukseskan kebijakan yang telah diambil oleh Kementerian ATR/BPN, dan kami akan melaksanakan itu, tegas Harison.

Sementara itu, Kepala Bidang Survei dan Pengukuran, Septein Paramia Swantika, menjelaskan bahwa Layanan Pengukuran Terjadwal dirancang agar setiap permohonan pengukuran memiliki jadwal yang jelas dan disepakati sejak awal. Layanan ini juga didukung mekanisme pemeriksaan cek plot serta verifikasi kelengkapan administrasi secara menyeluruh sejak tahap awal.

“Dengan layanan ini, masyarakat diharapkan memperoleh kepastian yang lebih jelas terkait prosedur pelayanan, persyaratan administrasi, serta waktu pelaksanaan pengukuran di lapangan. Kepastian ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pertanahan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif pemohon dalam mempersiapkan persyaratan,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya, menegaskan bahwa layanan ini menjadi jawaban atas persepsi layanan yang selama ini dianggap lama dan tidak pasti.

“Kita berharap kalau persepsi layanan BPN yang sekarang ini lama, tidak jelas, ada kepastian itu sekarang berakhir. Yang kita harapkan adalah layanan BPN itu sekarang cepat dan memenuhi kepastian,” ujarnya.

Virgo menjelaskan bahwa dalam skema layanan ini masyarakat dapat memilih sendiri hari pelaksanaan pengukuran, sekaligus memastikan seluruh persyaratan telah lengkap sebelum hari yang ditentukan. “Masyarakat memilih sendiri harinya, masyarakat menyiapkan persyaratannya, dan kita jamin kalau semua persyaratannya dipenuhi, hari kedua petugas datang, satu hari beres,” tegasnya.

Melalui implementasi Layanan Pengukuran Terjadwal ini, diharapkan pelayanan pertanahan di Provinsi Banten semakin modern, tertib, dan berkeadilan, sekaligus memberikan manfaat nyata berupa kepastian waktu, transparansi prosedur, dan peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi pertanahan.

Turut dihadiri Direktur Pengukuran dan Pemetaan Kadastral, Hendy Pranabowo; Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan; Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang, Farid Hidayat; Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang, Tardi; Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Febri Effendi; Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Seto Apriyadi; Kepala Kantor Pertanahan Kota Cilegon, Osman Affan, Para Pejabat Pengawas Kantor Pertanahan se-Tangerang Raya dan Kota Cilegon.

 

Rengga

foto dok/ Gubernur Banten, Andra Soni saat di replikasi pondok Pesantren Agro-Ekosistem Raudhatul Ihsan di lebak

 

Sorot34.id Lebak – Gubernur Banten, Andra Soni mendorong replikasi Pondok Pesantren Agro-Ekosistem Raudhatul Ihsan yang telah menghasilkan produksi cabai. Di pesantren ini memadukan pendidikan keagamaan dengan praktik pertanian modern.

Dalam kunjungannya pada Selasa (10/2/2026), Andra Soni didampingi Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya. Rombongan melihat langsung proses budidaya cabai berbasis greenhouse.

Menurutnya, konsep pesantren agroekosistem menjadi terobosan karena mengintegrasikan pendidikan, pelatihan, dan produksi pertanian dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

“Pesantren Agro-Ekosistem Raudhatul Ihsan memadukan pendidikan agama dengan pengembangan pertanian. Model seperti ini penting karena berbasis pendidikan dan bisa ditransfer ke pesantren-pesantren lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan agroekosistem di lingkungan pesantren membuka ruang kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat peran pesantren dalam mendukung ketahanan pangan.

“Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi pertanian produktif. Ini potensi besar yang perlu diperluas,” katanya.

Pada kesempatan itu, Pesantren Raudhatul Ihsan dengan PT Laukita Bumbu melakukan penandatangan kerja sama sebagai perusahaan penyuplai kebutuhan pangan jemaah haji. Melalui kerja sama itu, hasil pertanian pesantren, khususnya cabai, akan diserap untuk kebutuhan bumbu makanan jemaah haji.

“Kolaborasi seperti ini harus diperkuat. Produksi ada, pendampingan ada, dan pasar juga tersedia. Ekosistemnya menjadi lengkap,” ujar Andra Soni.

Sementara itu, Plt Deputi Kepala Perwakilan Bank Indinesia (BI) Banten Lukman Hakim menjelaskan, pesantren tersebut merupakan bagian dari program pembinaan agroekosistem dan kelompok tani binaan BI.

Menurut Lukman, pengembangan usaha produktif di pesantren tidak hanya memperkuat ekonomi lembaga, tetapi juga membekali santri dengan kompetensi kewirausahaan di sektor pertanian.

BI Banten bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) juga telah menjalankan program pelatihan dan pendampingan budidaya cabai melalui skema program pertanian berbasis teknologi atau infratani sejak 2025. Pemanfaatan greenhouse dinilai mampu menjaga produktivitas di tengah curah hujan tinggi serta meningkatkan kualitas hasil panen.

“Usaha produktif terintegrasi yang dikembangkan pesantren mulai pertanian, peternakan hingga perikanan yang menunjukkan potensi besar pesantren dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Lukman.

 

Rengga