Wabup Intan Buka Sosialisasi Penguatan Pos Bantuan Hukum Dalam Pelayanan Hukum Masyarakat Desa

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Penguatan Pos Bantuan Hukum dalam Pelayanan Hukum Masyarakat Desa yang digelar di GSG Kec. Tigaraksa, Rabu (03/06/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa hukum bukan hanya sekumpulan peraturan namun juga merupakan fondasi utama untuk mewujudkan ketertiban, perdamaian dan keadilan. Acara tersebut merupakan langkah nyata kepedulian pemerintahan desa terhadap penegakan hukum dan kesejahteraan berkeadilan bagi warganya.

Para peserta mengikuti rangkaian sosialisasi dengan penuh perhatian dan keseriusan dari awal hingga akhir. foto/dok : istimewa. [red24].
“Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan pemahaman hukum di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Kita semua menyadari bahwa hukum bukan sekadar kumpulan peraturan, melainkan fondasi utama untuk mewujudkan ketertiban, kedamaian, dan keadilan sosial,” tandas Wabup Intan.

Ia menegaskan bahwa Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa mempunyai peran penting yang harus hadir sebagai solusi kongkrit sebagai ruang konsultasi yang ramah, cepat, tepat, dan solutif bagi warga desa yang membutuhkan pendampingan atau kejelasan mengenai hak-hak hukum mereka.

“Posbakum ini tidak boleh hanya sekadar ada secara administratif, tetapi harus benar-benar menjalankan fungsinya sebagai ruang konsultasi yang ramah, cepat, tepat, dan solutif bagi warga desa yang membutuhkan pendampingan atau kejelasan mengenai hak-hak hukum mereka,” tegasnya.

Selain itu, Wabup Intan juga menekankan 3 point utama yang harus dijalankan agar keberadaan Posbakum benar-benar optimal menjalankan fungsinya dan bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat desa.

“Saya ingin memberikan beberapa penekanan penting yang perlu kita renungkan dan tindaklanjuti bersama yaitu: optimalisasi peran Paralegal desa, sinergitas antar lembaga dan peningkatan tertib administrasi pemerintahan desa,” imbuhnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa se-Kecamatan Tigaraksa yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan acara tersebut. Ia juga memberikan pesan kepada seluruh peserta agar mengikuti acara tersebut dengan serius sehingga dapat mengimplementasikan apa yang diraih di desa masing-masing

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian sosialisasi ini dengan penuh perhatian dan keseriusan dari awal hingga akhir. Manfaatkan ruang ini untuk bertanya, berdiskusi, dan merumuskan langkah taktis yang dapat segera diimplementasikan di desa bapak dan ibu masing-masing,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Tigaraksa H. Cucu Abdurrosyied melaporkan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh para kepala desa, BPD dan paralegal se-Kecamatan Tigaraksa.

“Narasumber kegiatan sosialisasi penguatan Posbkum ini mulai dari jajaran Kemenkumham, Kodim, Polsek, DPMPD, hingga YLBHAS,” pungkas Cucu.

red24_KDL

‎Resmi Dilantik Fatayat NU Pakuhaji Masa Khidmat 2025 – 2029 Siap Optimalkan Peran Perempuan Muda yang Aktif, Kreatif, dan Inspiratif

sorot24.id | TANGERANG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pakuhaji secara resmi dilantik untuk masa khidmat 2025–2029 pada Selasa (02/06/2026).

‎Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna Kecamatan Pakuhaji ini mengusung tema besar “Menguatkan Peran Fatayat NU Bersinergi dan Berkarya untuk Fatayat NU yang Aktif, Kreatif, dan Inspiratif”. Momentum ini menandai babak baru pergerakan perempuan muda NU di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang dalam mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

‎Acara monumental ini dihadiri secara langsung oleh jajaran tokoh penting dan badan otonom (banom) NU, di antaranya pengurus PAC Fatayat NU Pakuhaji, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Tangerang, serta Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Provinsi Banten. Turut hadir menyaksikan prosesi sakral tersebut, Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Pakuhaji, perwakilan PCNU Kabupaten Tangerang, Camat Pakuhaji, Sekcam Pakuhaji, jajaran pimpinan GP Ansor, Banser, Pagar Nusa, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pakuhaji.

‎Selain itu, hadir juga pengurus PAC Fatayat NU sekitar seperti dari Sepatan, Sepatan Timur, Sukadiri, Kosambi, Mauk, serta perwakilan dari Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi).

‎Komitmen Bersama untuk Kemaslahatan Umat

‎Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Pakuhaji terpilih, Sahabat Hj. Fauziah, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan tekadnya untuk membawa organisasi ini menjadi wadah aktualisasi diri yang produktif bagi perempuan muda Nahdliyin di tingkat kecamatan.

‎”Pelantikan ini bukanlah akhir dari proses, melainkan gerbang awal pengabdian yang nyata. Kami menyadari bahwa amanah memimpin PAC Fatayat NU ini tidak akan bisa berjalan maksimal tanpa adanya kerja sama, loyalitas, dan keikhlasan dari sahabat-sahabat Fatayat semua. Mari kita rapatkan barisan, luruskan niat, dan saling merangkul untuk membesarkan organisasi yang kita cintai ini,” ujar Hj. Fauziah.

‎”Besar harapan saya, kami Fatayat NU bisa menghijau dan bersemi di Kecamatan Pakuhaji. Tentunya dengan dukungan dan support dari Bapak Camat supaya kita bisa ikut bersinergi dalam setiap kegiatan. Kami Fatayat siap mengabdi di Pakuhaji untuk kemaslahatan umat,” tambahnya.

‎Harapan senada juga disampaikan oleh pimpinan tingkat cabang. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Tangerang, Sahabat Maewati, M.Pd., mengingatkan pentingnya konsolidasi organisasi pasca-pelantikan agar program kerja yang dicanangkan mampu menyentuh akar rumput dan menjawab tantangan zaman.

‎”Saya mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan PAC Fatayat NU Pakuhaji masa khidmat 2025–2029. Perempuan muda NU hari ini dituntut untuk memiliki kapasitas intelektual dan kemandirian ekonomi. Saya berharap kepengurusan yang baru ini segera merapatkan barisan, menyusun program kerja yang realistis namun berdampak besar, serta terus menjaga marwah Aswaja di tengah masyarakat,” tutur Maewati.

‎Dukungan penuh secara struktural juga ditegaskan oleh Perwakilan Pengurus PW Fatayat NU Provinsi Banten yang hadir pada acara pelantikan tersebut, Sahabat Suaibatul Islamiyah, S.Sos.I. Ia menyampaikan peran strategis Fatayat di tingkat anak cabang sebagai ujung tombak pengaderan akar rumput yang wajib bersikap adaptif terhadap kemajuan daerah.

‎”Fatayat NU di tingkat kecamatan merupakan garda terdepan kaderisasi. Gerakan Fatayat harus inklusif dan mampu bersinergi secara taktis dengan program-program pemerintah daerah. Transformasi organisasi hanya bisa dicapai jika seluruh kader bergerak secara kolektif-kolegial dengan semangat keikhlasan tinggi,” tegasnya.

‎Dari sisi pemerintah setempat, Camat Pakuhaji H.M. Supriyatna, S.Sos., M.M. (yang hadir didampingi oleh jajaran pegawai pemerintah Kecamatan Pakuhaji), menyatakan kesiapan pemerintah kecamatan untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi bagi organisasi dan lembaga yang ada di kecamatan Pakuhaji, khususnya Pengurus Fatayat NU Pakuhaji yang baru saja hari ini dilantik.

‎”Pemerintah Kecamatan Pakuhaji mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas pelantikan ini. Kami menyaksikan sendiri antusiasme luar biasa dari para pengurus. Kami berharap Fatayat NU Pakuhaji dapat berjalan beriringan dengan pemerintah, khususnya dalam penanganan isu-isu perempuan, anak, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan keluarga di wilayah Pakuhaji, insyaallah kami akan support sepenuhnya” jelas Camat Pakuhaji.

‎Sementara itu, perwakilan dari Rois Syuriah PCNU Kabupaten Tangerang yang diwakili oleh Bapak H. Miftahul Hadi, memberikan wejangan mendalam dan doa restu agar kepengurusan ini senantiasa diberkahi dan tetap istiqomah di jalur perjuangan para ulama pendiri NU.

‎”Kader Fatayat adalah tiang negara sekaligus madrasah pertama bagi generasi penerus Nahdliyin. Jaga selalu niat khidmat kita kepada Nahdlatul Ulama. Jadikan organisasi ini sebagai ladang ibadah, pegang teguh prinsip tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), i’tidal (tegak lurus), dan tasamuh (toleran). Insyaallah, keberkahan para pendiri NU akan senantiasa menyertai setiap langkah perjuangan saudari-saudari sekalian,” pesannya menutup wejangan.

‎Setelah prosesi pelantikan selesai, seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan langsung dilanjutkan dengan sesi Upgrading bagi para pengurus PAC Fatayat NU Pakuhaji yang baru saja dilantik. Sesi peningkatan kapasitas organisasi ini diisi secara langsung oleh Wakil Ketua III Fatayat NU Provinsi Banten, Sahabat Hera Sa’diati, S.Sos.I., M.M.

‎Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama serta sesi foto bersama. Dinamika persatuan yang ditunjukkan oleh kehadiran aparatur pemerintah, alim ulama MUI, serta sinergi lintas banom seperti GP Ansor, Banser, dan Pagar Nusa mengindikasikan awal yang optimis bagi gerak langkah PAC Fatayat NU Pakuhaji selama empat tahun ke depan.

red24_RAS

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

sorot24.id | BANTEN – Program Sekolah Gratis (PSG) untuk sekolah swasta yang digagas oleh Gubernur Banten Andra Soni, dinilai sangat efektif. Program ini utamanya berhasil meningkatkan daya saing sekolah swasta di tengah besarnya animo masyarakat terhadap sekolah negeri.

​Hal itu diungkapkan oleh Kepala SMA PGRI 56 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Buyung Tarmidzi, usai menerima kunjungan Gubernur pada Selasa (2/6/2026).

​Menurut Buyung, sekolahnya sudah menerapkan program tersebut sejak tahun pertama digagas, yakni khusus untuk kelas X. Ia mengakui PSG berhasil mendongkrak minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta.

​”Sebelum adanya program itu, jumlah siswa yang mendaftar di sini lebih sedikit, di angka 60 siswa. Namun, setelah adanya PSG tahun lalu, jumlahnya meningkat menjadi 90 siswa untuk kelas X. Total siswa kami saat ini, termasuk kelas XI mencapai 146 orang,” kata Buyung.

​Tambahan siswa tersebut, lanjut Buyung, merupakan limpahan calon peserta didik yang tidak tertampung di SMAN 1 dan SMAN 5 Ciputat. Ia optimistis pengembangan PSG pada tahun kedua yang kini menyasar kelas XI akan memotivasi para tenaga pendidik untuk meningkatkan profesionalisme mengajar.

​”Sehingga, kualitas sekolah swasta ke depan akan setara dengan sekolah negeri,” pungkasnya.

​Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan bahwa melalui program ini, sekolah swasta tidak lagi mengalami kendala terkait kuota siswa dan biaya iuran. Sekolah-sekolah yang telah bekerja sama kini mendapatkan kepastian pembiayaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

​Selain itu, bertambahnya jumlah siswa otomatis akan meningkatkan jumlah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima. Andra berharap dana tersebut dapat digunakan untuk melengkapi sarana dan prasarana sekolah.

​”Termasuk juga untuk meningkatkan kesejahteraan para gurunya,” imbuh Andra.

​Andra menegaskan bahwa Program Sekolah Gratis merupakan upaya Pemprov Banten dalam memberikan layanan dasar pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi seluruh masyarakat. Ia menyadari pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah demi mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

​”Program Sekolah Gratis ini hadir untuk memberikan pelayanan dasar pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi masyarakat Banten,” ujarnya.

Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK dan SKh swasta yang diinisiasi oleh Gubernur Banten Andra Soni, hingga tahun 2025 sebanyak 801 sekolah swasta telah mengikuti program sekolah gratis, dengan total 60.705 siswa terverifikasi.

Bahkan pada tahun ajaran 2026-2027 Pemprov Banten memperluas jangkauan program sekolah gratis kepada MA swasta.

Seorang siswa penerima manfaat apresiasi atas Program Sekolah Gratis Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusuma. Muhammad Iban, siswa dari kelas X SMK Multi Dimensi Anyer, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Andra Soni atas program Sekolah Gratis yang ia terima. Program ini membantunya fokus untuk terus belajar meraih cita-cita.

“Terima kasih Pak Gubernur
Andra Soni dengan program Sekolah Gratis, Alhamdulillah dengan program
ini membantu untuk keluarga juga,” ujarnya.

red24 : ADV

Hari Lahir Pancasila 2026 Relima Perpusnas RI Lokus Dharmasraya Gaungkan Literasi Kebangsaan 

sorot24.id | DHARMASRAYA – Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 dimanfaatkan oleh Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Lokus Kabupaten Dharmasraya untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.

Berkolaborasi dengan Tim Garda Pancasila Muda Badan Kesbangpol Kabupaten Dharmasraya, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Dharmasraya, dan Duta Pancasila Purna Paskibraka Indonesia, kegiatan Sosialisasi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan digelar di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut diikuti oleh 74 peserta yang terdiri dari anggota Purna Paskibraka dan Duta Pancasila Purna Paskibraka Indonesia dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Dharmasraya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Dharmasraya yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya, Nofriadi Roni Puska, S.T., M.T., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya, Boby P. Riza, S.STP., M.Si., Sekretaris Badan Kesbangpol Dharmasraya Hendri Martariko, S.Kom.,M.M., Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Marlisna, S.E., M.M. serta para pelatih, pembina ayah bunda Paskibraka, tim medis Paskibraka.

Membuka kegiatan secara resmi, Nofriadi Roni Puska menyampaikan apresiasi kepada para anggota Purna Paskibraka dan Duta Pancasila yang telah menunjukkan semangat nasionalisme dan dedikasi sebagai generasi muda pilihan. Menurutnya, momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Dharmasraya, Boby P. Riza, menegaskan bahwa Tim Garda Pancasila Muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Ia berharap para anggota Garda Pancasila, Purna Paskibraka, dan Duta Pancasila dapat menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Pada sesi utama, Ketua PPI Kabupaten Dharmasraya yang juga merupakan RELIMA Perpusnas RI Lokus Dharmasraya, Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., tampil sebagai narasumber dengan materi bertajuk :

“Literasi Kebangsaan : Membumikan Pancasila melalui Baca, Diskusi, dan Aksi”

Dalam paparannya, Amar Salahuddin menegaskan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat karakter kebangsaan dan menjaga persatuan bangsa.

Menurutnya, literasi kebangsaan merupakan kemampuan memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan melalui aktivitas membaca, berdiskusi, berpikir kritis, dan bertindak secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui literasi, generasi muda dapat memahami identitas bangsa, menghargai keberagaman, menyaring informasi yang diterima, menangkal hoaks, serta memperkuat karakter kebangsaan di tengah derasnya arus informasi digital,” jelasnya.

Amar juga menekankan pentingnya membumikan Pancasila melalui budaya membaca. Ia mengajak peserta untuk memperkaya wawasan kebangsaan dengan membaca sejarah perjuangan bangsa, biografi tokoh nasional, kisah keberagaman Indonesia, artikel tentang Pancasila, serta berbagai informasi dari sumber yang kredibel dan terpercaya.

Selain membaca, diskusi juga menjadi sarana penting dalam mengaktualisasikan nilai Pancasila, khususnya Sila Keempat. Melalui diskusi, generasi muda belajar mendengarkan pendapat orang lain, menghargai perbedaan, berpikir kritis, menyampaikan gagasan secara santun, dan mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan bangsa.

Lebih lanjut, Amar menegaskan bahwa pemahaman tentang Pancasila harus diwujudkan melalui aksi nyata. Bentuk aksi literasi kebangsaan dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti donasi buku, pembentukan pojok baca masyarakat, kampanye anti-hoaks, penulisan opini kebangsaan, pembuatan konten positif di media sosial, hingga menjadi relawan literasi di lingkungan masing-masing.

“Pancasila tidak cukup hanya dihafal. Nilai-nilainya harus dibaca, maknanya harus didiskusikan, dan semangatnya harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Literasi adalah salah satu jalan untuk menghadirkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Amar.

Kegiatan yang digagas RELIMA Perpusnas RI Lokus Dharmasraya ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara gerakan literasi dan penguatan wawasan kebangsaan. Melalui pendekatan baca, diskusi, dan aksi, para peserta diharapkan mampu menjadi generasi muda yang kritis, berkarakter, serta mampu menjadi pelopor pengamalan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masing-masing.

red24_RG

390 jamaah haji Kloter 1 Kota Tangerang turun dari 10 unit bus di halaman Masjid Al-Azhom, Selasa 2 Juni 2026 pukul 13.10 WIB. Aparat kepolisian berjaga mengamankan proses penjemputan jamaah oleh keluarga sebelum dibawa ke Gedung MUI untuk pengambilan koper. Dok. molly/Sorot24.id

Sorot24.id | Tangerang, – Kemenag Kota Tangerang memulangkan jamaah haji Kloter 1 Kota Tangerang tahun 2026 di Masjid Al-Azhom, Selasa 2/6/2026. Sebanyak 390 jamaah tiba pukul 13.10 WIB setelah menempuh perjalanan dari Mekah.

Kedatangan jamaah dikawal 16 personel gabungan Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Tangerang. Apel pengamanan digelar pukul 12.30 WIB dengan arahan Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H agar personel bertugas humanis sesuai SOP dan antisipasi kriminalitas.

“Jamaah tiba menggunakan 10 unit bus. Pukul 13.30 WIB langsung dijemput keluarga untuk pulang ke rumah masing-masing,” kata Kapolres Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari dalam laporan ke Kapolda Metro Jaya.

Pengambilan koper jamaah dipusatkan di Gedung MUI Kota Tangerang. Secara keseluruhan kegiatan selesai pukul 14.05 WIB dalam situasi aman.

Catatan Kemenag, Provinsi Banten memulangkan 8.993 jamaah haji secara bertahap. Untuk Kota Tangerang sendiri ada 1.567 jamaah dalam 7 kloter. Kloter 9 dijadwalkan tiba 12 Juni, Kloter 15-16 tanggal 23-24 Juni, dan kloter terakhir 29 Juni 2026.

red24/Molly