Aparat kepolisian berjaga di depan gerbang PT Pardic Jaya Chemical, Kec. Cibodas, Kota Tangerang, Selasa 2 Juni 2026. Sejumlah massa dari kelompok “Putera Bangsa Menggugat” menggelar orasi menuntut penutupan perusahaan yang diduga membuang limbah B3 ke sungai. Aksi dimulai pukul 15.00 WIB dan selesai pukul 15.15 WIB. Dok. molly/Sorot24.id

Sorot24.id | TANGERANG – Ratusan massa dari kelompok “Putera Bangsa Menggugat” menggelar aksi unjuk rasa di PT Pardic Jaya Chemical, Kec. Cibodas, Kota Tangerang, Selasa 2/6/2026 siang. Mereka menuntut penutupan perusahaan yang diduga menyimpan dan membuang limbah bahan berbahaya dan beracun/B3 ke sungai.

Pantauan di lokasi, aksi dimulai pukul 15.00 WIB dengan orasi di depan pabrik. Koordinator lapangan Sdr. Mahes menyebut aksi ini bentuk kekecewaan warga atas pencemaran lingkungan dan sungai sekitar akibat aktivitas perusahaan.

“Bahwasanya PT tersebut sudah melakukan pelanggaran karena telah mencemari lingkungan dan sungai sekitar,” ujar Mahes dalam orasinya.

Rencananya massa akan bergerak ke Kantor Puspem Kota Tangerang Jl. Satria Sudirman. Namun pukul 15.15 WIB aksi selesai lebih cepat. Berdasarkan koordinasi dengan korlap, massa membatalkan rencana lanjutan ke Puspem.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Pardic Jaya Chemical terkait tudingan pembuangan limbah B3 tersebut.

red24/molly

Walikota Tangerang Drs. H. Sachrudin memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Ahmad Yani, Alun-alun Kota Tangerang, Senin 1 Juni 2026. Dok. molly/sorot24.id

sorot24.id | TANGERANG – Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-alun Kota Tangerang, Senin 1 Juni 2026 pukul 07.30 WIB. Sekitar 1.000 orang hadir memadati lapangan.

Walikota Tangerang Drs. H. Sachrudin bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara pembacaan Teks Pancasila dipercayakan kepada Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Dr. Raden Muhammad Jauhari, SH, SIK, MSI. Pembawa baki bendera adalah siswi SMK PGRI 1 Tangerang, Nurul Azizah.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Sachrudin menyebut Pancasila sebagai “bintang penuntun” dan “jangkar moral” bangsa di tengah turbulensi global serta disrupsi teknologi.

“Pancasila adalah bintang penuntun dan jangkar moral yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatu dalam satu ikatan kebangsaan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti amanat Pembukaan UUD 1945 soal tanggung jawab Indonesia menjaga ketertiban dunia yang berkeadilan.

“Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. Kontribusi pasukan perdamaian PBB, peran mediasi konflik regional, adalah pengejawantahan sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” tegas Sachrudin.

771 Personel Gabungan:

Jajaran Forkopimda Kota Tangerang bersama para kepala OPD berfoto bersama usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Ahmad Yani, Alun-alun Kota Tangerang, Senin 1 Juni 2026. Spanduk bertuliskan tema “PANCASILA PEMERSATU BANGSA, FONDASI PERDAMAIAN DUNIA” terpampang di belakang para pejabat. Dok. molly/sorot24.id

Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman melaporkan pasukan upacara berjumlah 771 personel. Terdiri dari gabungan TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dishub, OPD Pemkot, pelajar, mahasiswa, hingga ormas.

Turut hadir Ketua DPRD Kota Tangerang H. Rusdi Alam, Kajari Kota Tangerang Muhammad Amin, Dandim 0506/Tangerang Letkol Inf Ary Sutrisno, Ketua PN Kota Tangerang H. Muhammad Alfi Sahrin Usup, serta Kepala Kemenag Kota Tangerang Ustd Syukur Amin Mubarak.

Usai doa yang dipimpin Kemenag, upacara ditutup atraksi marching band Taruna Poltekim pukul 08.06 WIB. Seluruh peserta kemudian foto bersama. Pengamanan ketat 28 personel dipimpin Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno memastikan acara berjalan aman hingga selesai pukul 08.30 WIB.

red24/molly