Serang, sorot24.id | Gubernur Banten Andra Soni melantik 64 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Pelantikan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Senin (29/12/2025).

Puluhan pejabat yang dilantik terdiri atas 59 Pengawas Sekolah, tiga Auditor, satu Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD), serta satu Analis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur. Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Banten Nomor 685, 697, dan 698 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Melalui Perpindahan ke Dalam Jabatan Fungsional.

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov Banten dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.

“Pelantikan 59 orang Pengawas Sekolah ini merupakan kado akhir tahun untuk para pendidik dan sebagai komitmen kami untuk mempercepat pelantikan Pengawas Sekolah Ahli Muda,” ungkap Andra.

Gubernur meminta para pengawas sekolah yang baru dilantik untuk memberikan perhatian khusus pada monitoring dan evaluasi sistem penjaminan mutu pendidikan. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap implementasi program sekolah gratis, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Selain itu, Andra juga menginstruksikan pengawas sekolah agar aktif mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan, termasuk tawuran antar pelajar dan perundungan (bullying).

“Harus ada upaya bersama melalui pendidikan karakter, kegiatan ekstrakurikuler yang positif, pembinaan konseling, serta kerja sama dengan orang tua. Kita harus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua pelajar,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar peserta didik penerima fasilitas sekolah gratis tetap mematuhi etika dan tata tertib sekolah. Pengawas sekolah diharapkan mampu membangun sinergi dengan kepala sekolah, guru, komite sekolah, serta pemerhati pendidikan guna menekan angka putus sekolah di Provinsi Banten.

Selain sektor pendidikan, Andra Soni memberikan arahan khusus kepada Auditor, PPUPD, dan Analis SDM Aparatur agar memperkuat fungsi pengawasan terhadap kinerja pembangunan daerah. Menurutnya, pengawasan yang kuat akan mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.

Khusus kepada Analis SDM Aparatur, Gubernur menekankan pentingnya penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalian memiliki peran strategis dalam memastikan pengelolaan ASN dilakukan secara terencana, objektif, dan berbasis data,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Andra Soni menegaskan pentingnya profesionalisme dan netralitas ASN. Ia meminta seluruh pejabat fungsional yang dilantik untuk fokus pada kinerja dan tidak terlibat dalam urusan politik praktis.

“Saya minta Bapak dan Ibu fokus pada fungsi pengawas. Tidak usah mengurusi hal di luar itu, apalagi urusan politik. Kemurnian sebagai Pegawai Negeri Sipil harus dijaga. Saya menilai dari kinerja, bukan dari kedekatan,” pungkasnya.

(red)

Tangerang, sorot24.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas dan akses pelatihan kerja bagi masyarakat. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi meluncurkan satu unit mobil training kejuruan teknik motor sekaligus menyerahkan bantuan alat service AC kepada peserta pelatihan, saat apel Senin pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (29/12/2025).

Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan, mobil training servis motor tersebut disiapkan untuk mendekatkan layanan pelatihan keterampilan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian bengkel motor tanpa harus datang langsung ke Balai Latihan Kerja (BLK).

“Dengan adanya mobil training ini, masyarakat tidak lagi harus hadir ke BLK Kosambi atau BLK Jayanti karena pelatihannya bisa langsung kami bawa ke desa-desa,” ujar Maesyal.

Menurutnya, mobil training ini dilengkapi dengan sarana praktik berupa sepeda motor yang digunakan sebagai objek pelatihan sekaligus layanan servis. Dengan sistem jemput bola, pelatihan dapat dilaksanakan langsung di desa maupun kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Mobil training ini akan datang ke desa, lengkap dengan motor-motor sebagai contoh dan objek pelatihan, sehingga praktik servis bisa langsung dilakukan di dalam mobil,” jelasnya.

Selain peluncuran mobil training, Pemkab Tangerang juga menyerahkan bantuan alat service AC lengkap kepada 100 peserta pelatihan service AC yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan selama tiga minggu di BLK. Bantuan tersebut diberikan agar para peserta dapat langsung bekerja atau membuka usaha setelah menyelesaikan pelatihan.

“Alat service AC ini kami serahkan supaya setelah pelatihan mereka tidak lagi kesulitan mencari peralatan dan bisa langsung bekerja,” kata Bupati Maesyal.

Ia mengungkapkan, pengadaan peralatan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang serta didukung kerja sama dengan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat kemandirian peserta pelatihan.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus kolaborasi dengan pihak ketiga untuk mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian,” ungkapnya.

Bupati Maesyal berharap, melalui berbagai program pelatihan tersebut, masyarakat Kabupaten Tangerang dapat memiliki keterampilan yang memadai, membuka usaha secara mandiri, serta memperoleh pendapatan yang berkelanjutan. Ia juga menyebutkan bahwa mobil training saat ini baru tersedia satu unit dan akan dioperasikan secara bergilir, dengan rencana penambahan unit pada tahun mendatang.

Sementara itu, Agus, warga Villa Balaraja, mengaku mengetahui adanya layanan servis motor gratis tersebut dari temannya. Ia pun memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan servis motornya.

“Dari teman katanya ada servis gratis. Kebetulan motor ini belum diganti oli. Program servis motor gratis ini sangat meringankan, apalagi dengan sistem jemput bola,” ujar Agus.

Agus berharap program pelatihan dan layanan serupa dapat terus dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

(asp)

Tangerang, sorot24.id | Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni membuka dan melepas kegiatan Fun Bike Kolaborasi Gemilang dan Gowes Desa Wisata yang digelar di SMKN 5 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Mauk, Minggu (28/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Banten atas inisiasinya dalam menggelar kegiatan Fun Bike yang diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Gubernur atas perhatian dan kolaborasinya dengan Kabupaten Tangerang. Kegiatan fun bike ini sangat luar biasa, diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung kegiatan olahraga masyarakat yang dikolaborasikan dengan pengembangan pariwisata desa. Salah satu contohnya adalah kegiatan Fun Bike yang menjadi ajang kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan desa wisata.

“Kami berharap dapat terus digelar secara rutin dan berkelanjutan karena manfaatnya sangat besar, baik untuk kesehatan masyarakat, promosi wisata maupun perekonomian daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya olahraga sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, selain pendidikan, olahraga merupakan faktor penting dalam membentuk masyarakat yang sehat jasmani dan rohani.

“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kolaborasi antara Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang ini adalah bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Gubernur Andra Soni.

Lanjut dia, kegiatan Fun Bike tersebut juga memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM lokal karena mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

“Peserta yang datang pasti berbelanja, membeli makanan dan minuman. Ini tentu memberikan manfaat langsung bagi para pelaku UMKM. Ke depan, kami ingin kegiatan bersepeda bisa digelar di berbagai destinasi wisata di Banten dengan melibatkan desa-desa,” jelasnya.

Pihaknya pun mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah, seraya menegaskan bahwa dengan kerja bersama dan konsistensi, tujuan pembangunan akan tercapai dan berdampak langsung kepada masyarakat.

red

Tangerang, sorot24.id | Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Fatayat NU dan seluruh kadernya untuk menjadi perempuan-perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak bagi pembangunan mental, spiritual dan sosial.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri pengajian Dua Bulanan Muslimat Fatayat PAR Nahdlatul Ulama Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Minggu (28/12/25).

“Saya mengajak seluruh jamaah, khususnya ibu-ibu muslimat dan kader Fatayat NU, untuk terus menjadi perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak dalam menanamkan nilai keimanan, akhlakul karimah, serta semangat kebersamaan di tengah keluarga dan lingkungan sekitar maupun di Kabupaten Tangerang,” ujar Wabup Intan.

Menurut dia, peran ibu dan perempuan sangat strategis dalam membentuk generasi berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia dalam mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan berdaya saing.

“Pengajian seperti ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter umat, khususnya kaum ibu dan generasi muda perempuan, agar senantiasa berakhlak mulia, berilmu, serta berkontribusi positif dalam kehidupan keluarga dan masyarakat,” jelasnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan yang membawa kemaslahatan dan memperkuat persatuan umat. Melalui kegiatan tersebut, dia berharap selain dapat memberikan siraman rohani juga dapat memotivasi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian sosial.

“Saya berharap, melalui pengajian ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan keteladanan, serta semakin termotivasi untuk bersama-sama menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, dan berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Tangerang yang religius, harmonis, dan berdaya saing,” imbuhnya.

red

Bogor, sorot24.id | Dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas dan membludaknya jumlah wisatawan di kawasan Puncak pada perayaan Malam Tahun Baru 2026, Polres Bogor akan memberlakukan kebijakan Car Free Night (CFN) di sepanjang Jalur Puncak.

Kebijakan Car Free Night tersebut akan diterapkan mulai Rabu, 31 Desember 2025 pukul 18.00 WIB hingga Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB. Selama pemberlakuan CFN, seluruh arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Cianjur dan Bandung akan dialihkan sepenuhnya.

Pengalihan arus kendaraan akan diarahkan melalui Jalur Sukabumi. Sementara itu, masyarakat yang hendak bepergian menuju wilayah selatan Jawa Barat diimbau menggunakan jalur alternatif Cibubur – Cileungsi – Jonggol – Cariu – Cikalong – Cianjur guna menghindari kepadatan di kawasan Puncak.

Selain CFN, Polres Bogor juga akan menerapkan penyekatan kendaraan di enam titik utama Jalur Puncak dengan waktu yang berbeda berdasarkan jenis kendaraan. Untuk kendaraan roda empat, penyekatan diberlakukan mulai pukul 21.00 hingga 02.00 WIB, sedangkan kendaraan roda dua akan disekat mulai pukul 22.00 hingga 00.30 WIB.

Enam titik penyekatan yang menjadi fokus pengamanan meliputi SPBU Patung Ayam, Simpang Pasir Angin, Simpang Megamendung, Simpang Lokawiratama, Simpang Taman Safari, dan kawasan Gunung Mas. Sebanyak 72 personel gabungan dari Satlantas Polres Bogor, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Samapta akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas di titik-titik tersebut.

Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam, terutama longsor, Polres Bogor juga akan membangun Pos Terpadu di sepanjang Jalur Puncak. Selain itu, alat berat akan disiagakan di sekitar Simpang Gadog dan Gunung Mas sebagai langkah cepat penanganan apabila terjadi gangguan alam.

Rekayasa lalu lintas tambahan juga diterapkan di sejumlah lokasi lain. Di kawasan Lingkar Pakansari, jalur lingkar dalam akan difungsikan sebagai area parkir kendaraan, sementara lingkar luar digunakan sebagai jalur perlintasan. Adapun di Jalan Jenderal Sudirman, akan diberlakukan sistem contra flow serta penyediaan kantong-kantong parkir.

Polres Bogor mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi rambu dan petunjuk petugas, serta mengikuti rute yang telah ditetapkan demi terciptanya perayaan Malam Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, dan lancar.

Tangerang, sorot24.id | Aparat Polresta Tangerang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di Kampung Jantungeun, Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban diduga akibat tindak kekerasan.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan juga diketahui identitas korban, yakni AA (19) seorang pegawainya konter HP di Jambe. Korban sendiri merupakan warga Kampung Baru, Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

“Kami bergerak cepat sejak menerima laporan dari masyarakat dengan mendatangi TKP dan langsung melakukan penyelidikan,” kata Indra Waspada.

Selain memerintahkan Polsek Tigaraksa, Satreskrim, serta Unit Inafis, Indra Waspada juga memerintahkan Wakapolresta Tangerang AKBP Christian Aer untuk turun ke TKP untuk memastikan proses penanganan perkara berjalan cepat, profesional, dan sesuai prosedur.

Berdasarkan keterangan awal, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi usai melaksanakan salat Subuh. Saat melintas di lokasi, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Saksi kemudian melaporkan peristiwa itu ke Ketua RT. Lalu perangkat lingkungan melaporkan ke kepolisian.

Dari hasil olah TKP sementara oleh Unit Inafis, ditemukan bercak darah di permukaan badan jalan. Pada tubuh korban ditemukan dua luka terbuka di bagian belakang kepala dan di dada sebelah kanan, diduga akibat sabetan senjata tajam.

“Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan visum luar dan dalam atau otopsi, guna memastikan penyebab pasti kematian,” jelas Indra Waspada.

Informasi lain yang didapat dari saksi, korban terakhir terlihat mengendarai sepeda motor Yamaha Mio serta membawa uang tunai sekitar Rp3 juta dan dua unit telepon genggam. Di TKP, barang-barang dan uang yang disebutkan dibawa korban tidak ditemukan.

Saat ini, jajaran Polsek Tigaraksa bersama Tim Jatanras dan Resmob Satreskrim Polresta Tangerang sedang melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi, barang bukti, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap peristiwa.

Indra Waspada mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada kepolisian. Kepada masyarakat juga diimbau apabila memiliki informasi terkait peristiwa itu agar segera melapor kepada pihak kepolisian

“Kami berkomitmen mengungkap kasus ini secara tuntas. Mohon doa dan dukungan masyarakat,” pungkasnya.

asp

Tangerang, sorot24.id | Krisis lahan pemakaman yang telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu mendorong hadirnya inisiatif baru di Kabupaten Tangerang. Sebuah Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus Muslim dengan luas mencapai 30 hektare direncanakan akan dibangun di lahan persawahan Desa Tegalsari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. TPU tersebut dikelola oleh PT INSIRA, perusahaan yang bergerak di bidang pemakaman khusus Muslim.

Direktur PT INSIRA, Rifqi, menjelaskan bahwa keberadaan TPU khusus Muslim ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam membantu penyediaan lahan pemakaman, khususnya bagi masyarakat DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya yang sejak era Gubernur Ali Sadikin telah mengalami krisis makam hingga tahun 2025.

“Secara prinsip, perusahaan saat ini belum melakukan pembangunan. Kegiatan yang dilakukan baru sebatas perapihan lahan,” ujar Rifqi saat ditemui, Rabu (24/12/2025).

Ia menegaskan bahwa PT INSIRA telah mengantongi Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) dari kementerian terkait untuk pengelolaan pemakaman khusus Muslim di Desa Tegalsari. Rencana pemanfaatan lahan seluas 30 hektare tersebut juga telah mendapatkan izin lingkungan berdasarkan persetujuan lebih dari 400 warga sekitar.

Menurut Rifqi, aspek kearifan lokal menjadi perhatian utama perusahaan. PT INSIRA berkomitmen untuk melibatkan masyarakat setempat agar kehadiran TPU khusus Muslim ini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga Desa Tegalsari.

“Kearifan lokal kami prioritaskan agar keberadaan makam khusus Muslim PT INSIRA dapat bermanfaat dan mendongkrak ekonomi masyarakat lokal,” katanya.

Selain izin lingkungan, Rifqi menyampaikan bahwa PT INSIRA juga telah melengkapi sejumlah perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Perizinan tersebut meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Tangerang, Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) atau izin lokasi dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, serta koordinasi dengan Dinas Perumahan, Permukiman, Pemakaman, dan Pertanahan (DPPPP) Kabupaten Tangerang.

“Untuk perizinan lain yang berkaitan langsung dengan operasional makam saat ini masih dalam proses,” tutup Rifqi.

ynt

Bogor, sorot24.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengambil langkah berbeda dalam pelaksanaan refleksi akhir tahun 2025. Anggaran yang selama ini digunakan untuk kegiatan hiburan dialihkan sepenuhnya untuk mendukung pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat menghadiri kegiatan Refleksi Akhir Tahun yang digelar di Masjid Raya Nurul Wathon, Pakansari, Jumat (26/12/2025).

Menurut Rudy, Pemkab Bogor ingin memastikan setiap kegiatan pemerintah memiliki dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian lokal. Oleh karena itu, para pelaku UMKM difasilitasi untuk berjualan secara gratis di sekitar kawasan masjid selama kegiatan berlangsung.

“Anggaran hiburan kami alihkan untuk UMKM. Masyarakat bisa hadir, berdoa bersama, sekaligus membantu ekonomi para pelaku usaha kecil,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan, pendekatan ini tidak hanya menciptakan suasana religius dan khidmat dalam menyambut pergantian tahun, tetapi juga menjadi ruang interaksi ekonomi antara masyarakat dan pelaku UMKM lokal.

Kegiatan refleksi akhir tahun yang dipusatkan di Masjid Raya Nurul Wathon tersebut diisi dengan doa bersama dan kegiatan keagamaan, sekaligus diramaikan oleh stan-stan UMKM yang menjajakan berbagai produk makanan, minuman, dan kerajinan lokal.

red

Jakarta, sorot24.id | Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat (Sumbar) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja di wilayah Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Tiga tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar diamankan dari pengungkapan ini.

Adapun ketiga tersangka yang diamankan yakni sopir inisial APP (35), karyawan swasta AS (38) dan petaniS (53). Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas pengangkutan narkotika jenis ganja.

Petugas BNNP Sumbar kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menghentikan sebuah mobil Toyota Hiace berwarna silver dengan nomor polisi BA 7019 MA di Jalan Bukittinggi-Medan, Jorong Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, pada Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

“Selanjutnya diamankan 2 (dua) orang laki-laki tersebut atas nama Andrey dan Andi,” demikian keterangan tertulis BNN Sumbar, Kamis (25/12).

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan empat karung besar di bagian belakang mobil. Petugas mendapati 100 paket narkotika jenis ganja yang dibungkus plastik dan lakban cokelat.

“Di dalam 4 karung besar tersebut terdapat 100paket narkotika jenis ganja yang dibungkus dengan plastik lakban bewarna coklat,” ujarnya.

Kepada petugas, kedua pelaku mengaku ganja tersebut dijemput dari wilayah Penyabungan atas perintah seorang pria bernama S, untuk kemudian diantarkan ke rumah S. Berdasarkan pengakuan tersebut, petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan S di rumahnya di wilayah Kabupaten Agam.

“Menurut keterangan S memang betul dirinya yang menyuruh A untuk menjemput narkotika jenis ganja tersebut ke daerah Penyambungan,” ucapnya.

Selanjutnya, ketiga tersangka beserta barang bukti dibawa ke Kantor BNN Provinsi Sumatera Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Barang bukti narkotika yang diamankan:

  • 4 buah karung warna hijau berisikan keseluruhan 100 paket narkotika jenis ganja yang dibungkus dengan plastik dengan lakban bewarna coklat .

Non Narkotika :

  • 1 unit handphone merk XIAOMI warna Hitam.
  • 1 unit handphone merk Xiaomi jenis Redmi 12 warna Hitam.
  • 1 unit samsung lipat warna putih.
  • 1 unit Mobil merk Toyota Jenis HIACE warna silver nomor Polisi BA 7019 MAA

Sebelumnya, Komjen Suyudi menyatakan pemberantasan narkoba merupakan salah satu pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dia juga mengatakan pemberantasan narkoba menjadi syarat membangun sumber daya manusia unggul.

“Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan tentunya sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden. Khususnya poin ke-7 terkait pemberantasan narkoba sebagai bagian reformasi hukum dan ketahanan bangsa,” kata Suyudi dalam jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).

Mantan Kapolda Banten itu kemudian menyebutkan masalah narkoba merupakan isu kemanusiaan. Dia mengatakan narkoba bukan sekadar kriminal.

“Narkoba dipandang sebagai isu kemanusiaan bukan hanya sekadar kriminalitas. Pengguna narkoba sebagai korban yang harus disembuhkan melalui rehabilitasi, bukan penjara,” ujarnya.

red

Serang, Sorot24.id | Polda Banten melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika dan minuman keras (miras) hasil pengungkapan sepanjang tahun 2025. Kegiatan pemusnahan tersebut berlangsung di Aula Gawe Kita Baluwarti, pada Jumat (26/12/2025).

Pemusnahan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya penegakan hukum yang konsisten dilakukan Polda Banten. Sebelumnya, Polda Banten juga telah melaksanakan pemusnahan minuman keras hasil Operasi Pekat Maung pada Maret 2025, serta pemusnahan barang bukti narkotika pada September 2025.

Direktur Reserse Narkoba Polda Banten, Kombes Pol Wiwin Setiawan, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya berhasil mengamankan berbagai barang bukti narkotika dan miras dari sejumlah pengungkapan kasus di wilayah hukum Polda Banten.

“Selama tahun 2025, Polda Banten telah mengumpulkan barang bukti yang hari ini dimusnahkan, antara lain sabu-sabu seberat 1.249 gram, ganja seberat 12.197 gram, serta berbagai jenis minuman keras sebanyak 8.617 botol,” ujar Wiwin.

Menurutnya, pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan sebagai bentuk transparansi pengelolaan barang bukti sekaligus menunjukkan komitmen tegas Polda Banten dalam memberantas peredaran narkoba dan minuman keras.

“Pemusnahan ini merupakan bentuk transparansi serta upaya nyata kami dalam memutus mata rantai peredaran narkoba dan miras di wilayah hukum Polda Banten,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wiwin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat agar terus berperan aktif mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus mendukung upaya penegakan hukum ini demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Banten,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Kombes Pol Wiwin menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dalam pemberantasan narkoba dan minuman keras, khususnya menjelang perayaan Tahun Baru 2026.

“Sebagai tindak lanjut komitmen Bapak Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, kami akan terus meningkatkan upaya preventif, preemtif, dan represif dalam pemberantasan narkoba dan minuman keras, terutama menjelang perayaan Tahun Baru 2026,” pungkasnya.

asp