sorot24.id | Tangerang – Wakil Bupat (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengingatkan para generasi Z yang sangat dekat dengan dunia digital akan dampak dan bahayanya narkoba. Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat membuka Talkshow Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2026 di Kampus Universitas Esa Unggul Citra Raya, Jum’at (26/06/26)

“Narkoba adalah ancaman nyata yang merusak masa depan generasi bangsa. Narkoba tidak hanya kesehatan tapi juga menghancurkan cita-cita, memutus masa depan dan menghilangkan potensi besar yang dimiliki gerasi muda,” tegasnya

Dia juga menekankan bahwa para mahasiswa merupakan calon-calon pemimpin bangsa masa depan. Tema Talkshow “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045,” memiliki makna yang mendalam dan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini.

“Indonesia emas membutuhkan gerasi yang sehat, cerdas dan kuat. Sehat fisik dan mentalnya, cerdas dalam berpikir, mengambil keputusan dan memanfaatkan teknologi untuk hal positif serta kuat karakter dan integritasnya, tidak mudah menyerah menghadapi tantangan dan godaan kehidupan, salah satunya narkoba,” tandasnya

Baca Juga : Wabup Intan Minta TPPS Evaluasi Program Penurunan Stunting

Lanjut dia, Gerakan Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (Ananda-Bersinar) merupakan gerakan yang mengajak semua pihak untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang sehat, hebat, cerdas, kuat dan bersih dari narkoba.

“Gerakan ini dimulai dari keluarga, kemudian diperkuat lagi oleh pihak sekolah dan kampus dan harus dijalankan oleh generasinya sendiri. Karena perang melawan narkoba itu bukan hanya tugas pemerintah dan penegak hukum, namun tanggung jawab kita bersama,” jelasnya

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah foto bersama peserta dan tamu undangan Talkshow HANI 2026
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah foto bersama peserta dan tamu undangan usai Talkshow HANI 2026 di Universitas Esa Unggul, Jumat 26/6/2026. dok ; deddy/sorot24.id

Wabup juga mengajak semua pihak untuk saling menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam mengawal dan menyukseskan gerakan Ananda Bersinar di lingkungannya masing-masing

“Kepada mahasiswa yang hadir hari ini, saya mengajak jadilah pelopor dan agen perubahan gerakan Ananda Bersinar. Jadi teladan dan inspirasi bagi teman dan lingkungan kalian untuk hidup sehat, produktif dan bebas dari narkoba,” ajaknya

Baca Juga : Stranas PK Verifikasi Implementasi Penguatan Integritas Layanan Pertanahan di Provinsi Banten

Ketua Panitia Penyelenggara, Kepala Sub Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan pada Badan Kesbangpol, Asta Rangga Jiwo melaporkan bahwa kegiatan diikuti sekitar 100 peserta secara langsung dan lebih dari 1.000 peserta secara daring.

“Talkshow ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus membangun ketahanan diri dalam menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang bersih dari narkotika,” jelas Angga

Rangkaian acara diisi dengan pembacaan komitmen ikrar anti narkoba dilanjutkan penyematan pin anti narkoba secara simbolis kepada 5 orang peserta

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24/deddy

sorot24.id | Tangerang,–Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menunjukkan perhatian khusus kepada masyarakat di wilayah utara Kabupaten Tangerang dengan turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi warga, menyerap berbagai masukan, sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat dan anak-anak yatim, Jumat (26/6/26).

Kegiatan diawali dengan kunjungannya ke Kecamatan Teluknaga, di mana Bupati Tangerang berdialog langsung dengan kelompok nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan para nelayan terkait kondisi usaha perikanan dan kebutuhan masyarakat pesisir. Menurut dia, turun langsung, mendekat tanpa batas ke masyarakat merupakan cara terbaik untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan berdiskusi, menyerap aspirasi, masukan dan keinginan masyarakat

Baca Juga : Kapolres Tangerang Kota Ajak Ojol Hingga Wartawan Adu Strategi di Lomba Domino, Rebutin Piala Kapolres

“Bagi saya, turun langsung ke lapangan dan bertemu masyarakat adalah cara terbaik untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Aspirasi para nelayan ini menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun program yang tepat sasaran,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menggunting pita peresmian di Masjid Jami Nurul Huda Kecamatan Pakuhaji
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggunting pita saat peresmian di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Kiara Patung, Pakuhaji, Jumat 26/6/2026. dok; deddy/sorot24.id

Usai dari Teluknaga, Bupati melanjutkan kegiatan dengan memberikan santunan kepada 140 anak yatim di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Kiara Patung Pakuhaji. Selain melaksanakan salat Jumat berjamaah, Bupati memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan setempat.

Menurutnya, program Jumat Keliling menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan warga dapat diketahui dan ditindaklanjuti dengan baik.

“Kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Melalui Jumling, kami bisa mendengar langsung aspirasi warga sekaligus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan,” ungkapnya.

Baca Juga : 29 Kecamatan Masih Gelap, DPRD Kab. Tangerang Kejar PLN Biar PJU Masuk Pelosok Permukiman Baru

Kegiatan Bupati di wilayah utara Kabupaten Tangerang ditutup dengan pemberian santunan kepada 650 penerima yang terdiri dari anak yatim dan janda di Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Kehadiran Bupati disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan kepada pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memastikan berbagai program pembangunan dan pelayanan dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah pesisir dan pedesaan,” pungkasnya

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24/deddy