sorot24.id | Tangerang,–Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menunjukkan perhatian khusus kepada masyarakat di wilayah utara Kabupaten Tangerang dengan turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi warga, menyerap berbagai masukan, sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat dan anak-anak yatim, Jumat (26/6/26).

Kegiatan diawali dengan kunjungannya ke Kecamatan Teluknaga, di mana Bupati Tangerang berdialog langsung dengan kelompok nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan para nelayan terkait kondisi usaha perikanan dan kebutuhan masyarakat pesisir. Menurut dia, turun langsung, mendekat tanpa batas ke masyarakat merupakan cara terbaik untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan berdiskusi, menyerap aspirasi, masukan dan keinginan masyarakat

Baca Juga : Kapolres Tangerang Kota Ajak Ojol Hingga Wartawan Adu Strategi di Lomba Domino, Rebutin Piala Kapolres

“Bagi saya, turun langsung ke lapangan dan bertemu masyarakat adalah cara terbaik untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Aspirasi para nelayan ini menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun program yang tepat sasaran,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menggunting pita peresmian di Masjid Jami Nurul Huda Kecamatan Pakuhaji
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggunting pita saat peresmian di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Kiara Patung, Pakuhaji, Jumat 26/6/2026. dok; deddy/sorot24.id

Usai dari Teluknaga, Bupati melanjutkan kegiatan dengan memberikan santunan kepada 140 anak yatim di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Kiara Patung Pakuhaji. Selain melaksanakan salat Jumat berjamaah, Bupati memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan setempat.

Menurutnya, program Jumat Keliling menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan warga dapat diketahui dan ditindaklanjuti dengan baik.

“Kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Melalui Jumling, kami bisa mendengar langsung aspirasi warga sekaligus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan,” ungkapnya.

Baca Juga : 29 Kecamatan Masih Gelap, DPRD Kab. Tangerang Kejar PLN Biar PJU Masuk Pelosok Permukiman Baru

Kegiatan Bupati di wilayah utara Kabupaten Tangerang ditutup dengan pemberian santunan kepada 650 penerima yang terdiri dari anak yatim dan janda di Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Kehadiran Bupati disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan kepada pemerintah daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memastikan berbagai program pembangunan dan pelayanan dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah pesisir dan pedesaan,” pungkasnya

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24/deddy

sorot24.id | Tangerang,–Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid kembali menggelar dialog yang mengusung konsep kearifan lokal, ngariung bersama masyarakat. Kali ini Bupati Maesyal Rasyid bersama perwakilan OPD ngariung bersama komunitas nelayan di TPI Tanjung Pasir Kec. Teluknaga, Jum’at (26/09/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa sektor perikanan tangkap bukan hanya sekedar penggerak ekonomi, namun juga menjadi urat nadi kehidupan bagi ribuan kepala keluarga di sepanjang pesisir Kab. Tangerang

Baca Juga : Bupati Tangerang Tutup Gala Siswa Indonesia Tingkat Kabupaten Tangerang

“Melalui dialog yang mengusung kearifan lokal seperti ini, pemerintah bersama pihak terkait lainnya hadir lebih dekat kepada masyarakat, khususnya nelayan untuk mendengarkan usulan, aspirasi dan keinginan masyarakat secara langsung dan terbuka tanpa sekat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia mengungkapkan bahwa selain bersilahturahmi dan menghimpun aspirasi para nelayan, pihaknya bersama para mitra pemerintah daerah juga memberikan bantuan sebgai bentuk dukungan nyata untuk meningkatkan produktifitas, perlindungan dan pelayanan penerbitan kartu pass untuk kebutuhan barcode BBM bersudsidi serta kegiatan sosial bagi nelayan

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid meninjau hasil tangkapan ikan nelayan di TPI Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung hasil tangkapan ikan nelayan saat kunjungan di TPI Tanjung Pasir, Jumat 26/9/2026. dok : deddy/sorot24.id

“Kami semua bersama hadir juga memberikan bantuan kepada para nelayan untuk meningkatkan hasil tangkap ikannya di antaranya: 10 unit bubu naga, 300 unit bubu rajungan, 15 keranjang ikan dan dibantu juga ada 3 akta notaris AHU untuk kelompok nelayan dan juga 200 sembako anak yatim,” ungkapnya.

Dia berharap berbagi program dan bantuan yang terlah diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima manfaat serta mampu meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan nelayan

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyerahkan bantuan 10 unit bubu naga kepada kelompok nelayan Tanjung Pasir
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan simbolis bantuan 10 unit bubu naga untuk kelompok nelayan, Jumat 26/9/2026. dok; deddy/sorot24.id

Menanggapi usulan dan aspirasi para nelayan terkait normalisasi sungai, PJU dan bantuan perahu, pemecahan gelombang, docking kapal dan akses jalur ke PIK, pihaknya berjanji akan berupaya maksimal membantu secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah serta terus mendorong pemerintah provinsi dan pusat serta pihak lainnya agar aspirasi masyarakat dapat segera direalisasikan

Baca Juga : Heboh! CGMT Bongkar Kos di Sukasari Jadi Sarang Prostitusi Libatkan Anak, Camat Diberi Tenggat

“InsyaAllah akan kita respon nanti sesuai dengan mekanisme dan kewenangan yang ada di Kabupaten Tangerang. Kita akan bantu nelayan untuk mereka bisa melaksanakan tangkap ikan ke laut, meningkatkan pendapatan dan hasil tangkapnya,” ujarnya

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24/deddy