Warga Apresiasi DBMSDA Kabupaten Tangerang Atas Rampungnya Pembangunan Jembatan Parung Lawang Jambe

sorot24.id | TANGERANG – DBMSDA (Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air) Kabupaten Tangerang tahun anggaran 2026,telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Parung Lawang Jambe, jembatan yang terletak di kampung Salima Desa Sukamanah Kecamatan Jambe.

Jembatan yang terbuat dari rangka baja tersebut merupakan penghubung antara Desa Sukamanah Kecamatan Jambe Kabupaten Tangerang dengan Desa Jagabita Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor .

foto/dok : istimewa . [red24]
Pembangunan jembatan tersebut tentu sangat membantu mobilisasi masyarakat pengguna jalan tersebut, seperti kegiatan sehari – hari anak sekolah, ataupun masyarakat yang berniaga dan aktivitas lainnya .

Samsudin salah satu warga Desa Sukamanah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini kepada Dinas terkait .

foto/dok : istimewa . [red24] .
“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Dinas terkait yang sudah membangun jembatan ini,jadi aktivitas kami tambah lancar,” ujarnya .

Sementara Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang,H. Iwan Pirmansah Efendi S. Sos, S.T, M. Si. menyatakan bahwa,

“Pembangunan jembatan tersebut merupakan prioritas di tahun 2026, pasalnya jalan tersebut merupakan akses jalan yang sering di lalui oleh anak – anak sekolah dan masyarakat pada umumnya . Dengan telah selesainya pembangunan jembatan tersebut di harapkan dapat memperlancar dan meningkatkan perekonomian masyarakat”, ujarnya .

“Meski di tahun ini ada efesiensi anggaran, namun kami terus berupaya untuk memperbaiki dan membangun infrastruktur demi memperlancar kegiatan masyarakat Kabupaten Tangerang,dan kami selaku dinas teknis akan meminimalisir kerusakan jalan dan jembatan, walaupun tidak semudah yang kita bayangkan”, ungkapnya .

Kami berharap lanjut H. Iwan,

“Semoga masyarakat sekitar dapat merasakan manfaat dari pembangunan jembatan tersebut, dan memberikan dampak baik bagi masyarakat sekitar untuk mewujudkan Tangerang gemilang”, pungkasnya .

red24_UB

Diskominfo Kabupaten Tangerang Gelar Rakor SP4N-LAPOR !

sorot24.id | TANGERANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Admin SP4N-LAPOR ! Instansi dan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen serta menyelaraskan tata kelola pengaduan pelayanan publik dengan visi misi daerah tahun 2025-2030.

Acara yang dilaksanakan di The Grantage Hotel & Sky Lounge, Kecamatan Pagedangan, Rabu (15/04/2026) ini menghadirkan para admin pengelola pengaduan dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tangerang, serta menghadirkan narasumber ahli, di antaranya Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten Fadli Afriadi, Tenaga Ahli SP4N-LAPOR ! Kabupaten Tangerang Aco Ardiansyah Andi Patingari, serta Praktisi Media Sosial M. Diponegoro.

‎Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang, Diyan Mayang Sari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Tangerang yang berhasil masuk dalam 5 besar pengaduan terbanyak tingkat kabupaten dan kota se – Indonesia pada tahun 2024.

‎“Mudah-mudahan dengan capaian ini kita tidak hanya berbangga hati, tapi menjadi motivasi untuk selalu meningkatkan kualitas pengaduan. Jangan pernah lelah dan terus lakukan perbaikan untuk Pelayanan Publik di Kabupaten Tangerang yang lebih baik,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan bahwa fokus utama rakor tahun ini adalah menyelaraskan kerja teknis dengan Misi Pertama Kabupaten Tangerang periode 2025-2030,yaitu mewujudkan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

‎“Saya minta seluruh admin pengelola di tiap perangkat daerah tidak melihat pengaduan sebagai beban, melainkan sebagai amanah. Mari kita jadikan SP4N-LAPOR ! sebagai bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Febi Febiansyah, melaporkan bahwa Kabupaten Tangerang saat ini tengah berproses merevisi produk hukum daerah terkait pengelolaan pengaduan. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri PANRB Nomor 5 Tahun 2025.

“Kabupaten Tangerang telah ditunjuk menjadi daerah percontohan penerapan LAPOR! Versi 4 sejak Februari 2025. Berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2024 dari Kemendagri, kita juga telah mendapatkan predikat Sangat Baik,” ungkapnya.

‎Ia menjelaskan Data pengelolaan pengaduan dari 1 Januari hingga 11 April 2026 mencatat sebanyak 153 laporan telah diselesaikan, dengan 59 laporan dalam proses, dan 8 laporan belum ditindaklanjut. Kecepatan verifikasi laporan pun tergolong sangat responsif, yakni rata-rata di bawah satu hari per laporan.

‎“Diharapkan melalui kegiatan ini, kapasitas para admin dan pejabat penghubung dapat meningkat, sehingga rata-rata waktu tindak lanjut aduan yang saat ini berada di angka 5,88 hari dapat terus dioptimalkan demi kepuasan masyarakat,” pungkasnya.

red24_J.U

Sederhanakan Birokrasi : DPD BM PAN Kabupaten Tangerang Dorong Pemprov Banten Adopsi Inovasi Pajak Kendaraan Tanpa KTP 

sorot24.id | TANGERANG – Sekretaris DPD BM PAN (Dewan Pimpinan Daerah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional) Kabupaten Tangerang,Cecep Sunandar,ungkap program bayar pajak kendaraan tanpa pemilik KTP lama sangat bagus diterapkan di Provinsi Banten .

Menurutnya Birokrasi itu seharusnya memudahkan, bukan menghambat. Jika Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi bisa mempermudah rakyat bayar pajak tanpa syarat KTP pemilik lama, mengapa Banten tidak ? Saatnya Pemprov Banten berinovasi, bukan sekadar mengikuti cara lama.

“Pajak adalah kontribusi, jangan biarkan syarat KTP pemilik lama menjadi penghalang niat baik warga untuk membangun daerahnya.” ungkapnya .

Menghapus syarat KTP pemilik lama akan mendorong pemilik kendaraan ‘tangan kedua’ untuk segera membayar pajak tanpa menunda. Demi menghilangkan pungli calo tembak KTP di samsat wilayah Banten.

red24_J.U

Dorong Iklim Investasi, Ketua Fraksi PAN Usulkan Penataan Ulang Kawasan Industri di Kabupaten Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – Upaya memperkuat daya tarik investasi sekaligus memperluas kesempatan kerja di Kabupaten Tangerang terus diakselerasi. Salah satunya melalui inisiatif penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK).

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PAN Sri Panggung Lestari, menilai regulasi tersebut menjadi langkah penting untuk menata kembali kawasan industri yang saat ini mulai terbatas ketersediaannya.

Menurutnya, penyusunan RPIK merupakan bagian dari penyesuaian terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tangerang yang berlaku hingga 2030, sekaligus tetap mengacu pada kebijakan industri di tingkat pusat dan provinsi.

‎“Secara legal draft-nya, rancangan regulasi ini sudah kita pelajari dan tidak bersinggungan dengan kebijakan di atasnya. Artinya, penyesuaian kawasan industri masih dimungkinkan dilakukan di Kabupaten Tangerang,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan penataan ulang muncul karena sebagian besar kawasan industri yang ada telah terisi oleh investor. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan alternatif kawasan baru agar arus investasi tetap terjaga.

“Kalau kawasan yang tersedia sudah terpakai, maka perlu ada pembukaan area baru. Tanpa perencanaan yang jelas, investor akan kesulitan menentukan lokasi yang sesuai,” katanya.

Berdasarkan estimasi sementara, jumlah industri di Kabupaten Tangerang telah mencapai lebih dari seribu perusahaan. Meski demikian, potensi pengembangan masih terbuka luas, asalkan didukung dengan perencanaan tata ruang yang terarah.

Ketua Fraksi PAN ‎Sri panggung Lestari, juga menyoroti adanya pergeseran fungsi lahan, dari kawasan industri menjadi permukiman. Hal ini dinilai menjadi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan hunian dan pengembangan industri.

“Perubahan fungsi lahan ini harus diantisipasi. Kita perlu memastikan ruang untuk industri tetap tersedia dan tertata dengan baik,” ujarnya.

‎Terkait rencana pengembangan, sejumlah wilayah di bagian tengah Kabupaten Tangerang seperti Balaraja disebut memiliki potensi untuk dijadikan kawasan industri baru. Namun, penetapan lokasi masih menunggu kajian lebih lanjut serta koordinasi dengan perangkat daerah terkait.

Selain aspek tata ruang, ia juga menekankan pentingnya strategi dalam menarik investor, terutama di tengah kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK). Ia mendorong pengembangan industri padat modal sebagai alternatif, yang dinilai tetap mampu membuka lapangan kerja sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan.

‎“Setiap jenis industri punya kontribusi masing-masing. Padat karya menyerap tenaga kerja besar, sementara padat modal tetap memberikan dampak ekonomi dan peluang kerja,” jelasnya.

‎Dengan adanya Perda RPIK, diharapkan arah pembangunan industri di Kabupaten Tangerang menjadi lebih terencana, sekaligus mampu meningkatkan investasi dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

‎”Ini juga sekaligus membuka peluang investasi baru dan memperluas lapangan kerja bagi masyarakat, “ pungkasnya.

red24_J.U

GEMPA Sorot Perusahaan Nakal di Kawasan Modern Cikande Serang

sorot24.id | SERANG – Gerakan Mahasiswa Pencinta Alam (GEMPA) dengan tegas mengecam dugaan adanya sejumlah perusahaan di kawasan industri Modern Cikande yang tidak melakukan perpanjangan izin SIPA (Surat Izin Pengambilan Air), namun tetap beroperasi dan memanfaatkan sumber daya air secara ilegal.

Pasalnya, Temuan tersebut menunjukkan adanya indikasi pelanggaran serius terhadap regulasi pengelolaan sumber daya air yang berpotensi merugikan negara serta mengancam keberlanjutan lingkungan dan hak masyarakat sekitar.

GEMPA menilai praktik tersebut sebagai bentuk kesewenang-wenangan korporasi yang mengabaikan hukum demi keuntungan semata. Terlebih, kawasan industri seperti Modern Cikande Industrial Estate seharusnya menjadi contoh kepatuhan terhadap regulasi, bukan justru menjadi sarang pelanggaran.

“Kami menduga ada pembiaran terhadap perusahaan-perusahaan yang tidak memperpanjang izin SIPA. Ini bukan pelanggaran kecil ini adalah kejahatan terhadap sumber daya alam dan hak publik,” tegas Koordinator Gempa Teguh kepada awak media pada, Selasa (14/4/2026).

GEMPA juga mempertanyakan kinerja dan pengawasan dari instansi terkait, termasuk Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, yang dinilai lalai dalam melakukan kontrol terhadap aktivitas perusahaan di kawasan tersebut.

Ultimatum GEMPA

  1. Mendesak dilakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap perusahaan di kawasan Modern Cikande Industrial Estate yang di duga tidak perpanjang SIPA.
  2. Menuntut penutupan sementara operasional bagi perusahaan yang terbukti tidak memiliki atau tidak memperpanjang izin SIP .
  3. Mendesak pencabutan izin usaha bagi perusahaan yang membandel
  4. Meminta transparansi data perusahaan pemegang SIPA kepada publik.
  5. Memberikan batas waktu 7 (tujuh) hari kepada instansi terkait untuk bertindak.

Jika tuntutan ini tidak diindahkan, Gempa menyatakan siap : Menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di kawasan industri dan kantor pemerintah terkait .

Melakukan pengaduan resmi serta pelaporan hukum terhadap perusahaan-perusahaan pelanggar .

Mengkonsolidasikan gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil untuk mengawal isu ini secara nasional.

GEMPA juga menegaskan bahwa eksploitasi sumber daya air tanpa izin adalah bentuk pelanggaran serius yang tidak bisa ditoleransi.

Negara tidak boleh kalah oleh kepentingan korporasi nakal. Jika hukum diabaikan, maka perlawanan akan dilipatgandakan,” tegas Teguh koordinator Gempa .

red24_RG

Pembekalan dan Raker Ormawa UNDHARI : Dari Rencana ke Aksi Nyata yang Berdampak

sorot24.id | Kab.DHARMASRAYA –  Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) menyelenggarakan kegiatan pembekalan dan rapat kerja bagi pengurus organisasi kemahasiswaan (Ormawa), berlangsung Minggu – Senin, 12 – 13 April 2026, di Ruang C1.4 kampus UNDHARI. diikuti oleh pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM), BEM Fakultas se-Undhari, Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Assoc. Prof. Dr. Amar Salahuddin, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarormawa dalam merancang dan melaksanakan program kerja yang terarah, inovatif, serta berdampak nyata bagi pengembangan kampus.

Pembekalan dan Raker Ormawa UNDHARI. foto/dok : undhari . [red24] .
“Organisasi mahasiswa harus mampu menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan yang kolaboratif. Sinergi yang kuat akan melahirkan program yang tidak hanya seremonial, tetapi juga memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.

Selanjutnya, peserta mendapatkan materi penguatan peran ormawa dalam kegiatan kemahasiswaan yang di sampaikan langsung oleh Wakil Rektor III. Materi ini menekankan pentingnya peran strategis ormawa sebagai motor penggerak aktivitas mahasiswa di lingkungan kampus.

Materi kedua disampaikan oleh Heru Afrian, M.Pd., CISTI yang mengulas tentang perencanaan program kerja yang efektif dan terstruktur. Ia menekankan bahwa program kerja harus disusun secara realistis, terukur, serta adaptif terhadap dinamika organisasi dan kebutuhan mahasiswa.

Memasuki sesi inti, masing-masing organisasi memaparkan rencana program kerja untuk satu periode ke depan. Presentasi tersebut meliputi berbagai bidang kegiatan, mulai dari pengembangan minat dan bakat, akademik, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Widya Ana Putri, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Ormawa agar lebih profesional dan terarah dalam menjalankan program kerja.

“Kami berharap seluruh ormawa dapat menyusun program yang tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga dapat diimplementasikan secara maksimal,” katanya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Pelaksana kegiatan, Haza Amin. Ia berharap kegiatan ini mampu membangun semangat baru bagi seluruh pengurus organisasi mahasiswa.

“Melalui pembekalan dan rapat kerja ini, kami berharap ormawa semakin solid, aktif, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kampus,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden BEM KM UNDHARI, Wulandari, menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antar organisasi mahasiswa.

“Rapat kerja ini bukan hanya tentang menyusun program, tetapi juga menyatukan visi agar seluruh ormawa dapat bergerak bersama dalam satu arah yang sama,” pungkasnya.

red24_RG

Layanan Pertanahan Tetap Optimal di Tengah Kebijakan WFH Setiap Jumat

sorot24.id | SERANG – Menindaklanjuti arahan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) setiap hari Jum’at sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nomor B/TU.03/400/IV/2026, Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten memastikan bahwa layanan pertanahan pada Kantor Pertanahan di seluruh wilayah tetap berjalan secara optimal.

Penerapan kebijakan WFH ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan efektivitas kerja serta penyesuaian sistem kerja yang adaptif. Meski demikian, Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mengatur sistem kerja yang seimbang antara bekerja dari rumah (WFH) dan bekerja dari kantor (Work From Office/WFO).

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap akses layanan pertanahan.Layanan Pertanahan Tetap Optimal di Tengah Kebijakan WFH Setiap Jumat .

“Kami memastikan bahwa seluruh layanan pertanahan tetap berjalan dengan baik. Pengaturan jadwal petugas serta optimalisasi layanan berbasis digital menjadi kunci agar pelayanan tetap prima,” ujarnya.

Selain itu, Kantor Pertanahan juga terus mengoptimalkan pemanfaatan layanan elektronik guna mendukung kemudahan akses masyarakat dalam memperoleh layanan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor. Masyarakat juga tetap dapat mengakses konsultasi dan informasi melalui situs resmi, WhatsApp, SMS, hingga Media Sosial.

Adapun Kantor Pertanahan tetap beroperasi pada jam layanan standar, yaitu Senin-Jumat, pukul 08.00–15.00 WIB, yang meliputi wilayah :

  1. Kabupaten Serang
  2. Kabupaten Pandeglang
  3. Kabupaten Lebak
  4. Kabupaten Tangerang
  5. Kota Tangerang
  6. Kota Cilegon
  7. Kota Tangerang Selatan
  8. Kota Serang

Dengan langkah ini, Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan pola kerja yang fleksibel dan produktif.

red24_RG

Bupati Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026

sorot24.id | JAKARTA – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meraih penghargaan sebagai top pembina BUMD pada ajang BUMD Award 2026 yang digelar di Dian Ballroom Hotel Raffles, Senin (13/04/26) .

Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan rasa syukurnya, selain raihan prestasi sebagai Top Pembina BUMD juga keberhasilan BUMD milik Pemkab Tangerang yang menyabet penghargaan pada ajang BUMD Award 2026.

“Ada tiga institusi lembaga yang mendapatkan penghargaan. Yang pertama adalah PDAM Tirta Kertaraharja, PT. LKM Artha Kerta Raharja dan PT. BPR Kerta Raharja Gemilang. Alhamdulillah, tiga-tiganya mendapatkan penghargaan tahun 2026 ini dari Top Business dan dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaannya adalah Top BUMD,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menandaskan bahwa keberhasilan meraih penghargaan pada ajang Top BUMD Award 2026 tersebut diharapkan dapat menjadi pelecut motivasi dan inovasi bagi BUMD untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan kepada masyarakat .

“Penghargaan ini tentu memberikan semangat untuk memotivasi kami, pemerintah dan juga BUMD untuk terus meningkatkan kinerjanya bagi kepentingan masyarakat. PDAM kita akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dari sisi air bersih, dari BPR dan LKM kita juga meningkatkan pelayanan dari sisi perbankan,” ujarnya.

Dia juga menyapaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran BUMD, khususnya kepada Perumdam TKR yang berhasil meraih penghargaan sebanyak 7 kali beruturut-turut. Untuk tahun ini Perumdam TKR menyabet 4 penghargaan pada ajang BUMD Award 2026 tersebut .

“Syukur alhamdulillah, di hari ulang tahun ke-50 ini, Perumdam TKR mendapatkan penghargaan ke-7 kalinya. Tahun ini PDAM kita meraih 4 penghargaan, kategori Top Pengawas BUMD, Role Model BUMD, Top Kinerja NRW (Non-Revenue Water) dan kategori Top CEO BUMD pada ajang BUMD Award 2026,” imbuhnya .

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan selamat kepada BUMD peraih penghargaan atas kinerja yang telah ditunjukan selama ini yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Selamat kepada BUMD Kabupaten Tangerang, Perumdam TKR, BPR dan LKM. Terima kasih atas kinerja yang telah dijalankan selama ini dan berdampak luas bagi masyarakat. Terima kasih juga atas dukungan sinergi dari masyarakat yang membuat kami termotivasi untuk memberikan yang terbaik,” pungkasnya .

red24_DL

‎Bupati Tangerang Kawal Langsung Penataan Bangunan Liar di Sungai Cirarab

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, turun tangan langsung memimpin koordinasi penataan dan penertiban bangunan liar (bangli) di sepanjang bantaran Sungai Cirarab.

‎Langkah tegas ini diambil sebagai upaya nyata Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menanggulangi masalah banjir tahunan yang kerap melanda wilayah Pasar Kemis dan sekitarnya.

‎Kepastian dimulainya proyek ini diputuskan setelah Bupati memimpin musyawarah bersama warga bantaran sungai, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah terkait di Masjid Al-Muhajirin pada Jumat,10 April 2026 . Hasil musyawarah tersebut menyepakati bahwa penataan dan penertiban akan dimulai secara serentak pada Minggu, 12 April 2026.

‎Bupati Maesyal menjelaskan bahwa penataan Sungai Cirarab akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan efektivitas penanganan banjir .

‎Tahap Normalisasi

Fokus pada pengerukan dan pembersihan aliran sungai guna memperlancar arus air.

‎Tahap Penurapan (Sheet Pile)

Pembangunan dinding penahan tanah untuk memperkuat bantaran sungai agar tidak longsor, yang juga didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Banten.

‎”Semua pihak, termasuk warga yang tinggal di bantaran sungai, sudah sepakat dan menandatangani kesepakatan tertulis. Ini adalah langkah bersama demi keselamatan masyarakat luas dan solusi permanen untuk mengatasi banjir,” tegas Bupati.

‎Meski bersifat tegas, Bupati memastikan bahwa Pemkab Tangerang tetap mengedepankan pendekatan humanis. Beliau menjamin bahwa aktivitas ibadah masyarakat di sekitar lokasi tidak akan dilarang, namun akan ada penyesuaian lokasi sementara agar proses pengerjaan konstruksi berjalan lancar dan aman.

‎Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses pengerjaan berlangsung timbul ketidaknyamanan, seperti debu atau kebisingan alat berat.

‎Maesyal Rasyid menyinggung kesuksesan penataan serupa di Perumahan Tangerang Elok. Setelah dilakukan normalisasi dan penataan bantaran, kawasan tersebut kini terbukti bebas dari banjir. Keberhasilan ini diharapkan dapat terulang di sepanjang aliran Sungai Cirarab melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.

red24_RAS

Sinergi Nyata PG-PAUD FKIP UNDHARI : Laboratorium PAUD Dikembangkan Lebih Inovatif dan Kontekstual

sorot24.id | Kab.DHARMASRAYA – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) menggelar kegiatan yang bertajuk :

“Sinergi Prodi PGPAUD FKIP UNDHARI dan Mitra dalam Penguatan Laboratorium PAUD Sesuai Visi Keilmuan”

Pada Sabtu–Minggu, 11–12 April 2026 (12/4/2026), bertempat di G Coffee, Jorong Palo Padang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran laboratorium PAUD sebagai pusat pengembangan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan aplikatif. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai mitra sekolah dari sejumlah daerah di Sumatera Barat, di antaranya Kabupaten Solok Selatan, Dharmasraya, dan Sijunjung. Turut hadir pula organisasi profesi seperti HIMPAUDI dan IGTKI, dosen PG-PAUD, serta pimpinan Universitas Dharmas Indonesia.

FKIP UNDHARI gelar kegiatan “Sinergi Prodi PGPAUD FKIP UNDHARI dan Mitra dalam Penguatan Laboratorium PAUD Sesuai Visi Keilmuan” . foto/dok : istimewa . [red24] .
Ketua Program Studi PG-PAUD, Sri Yunimar Ningsih, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan penguatan laboratorium PAUD yang mampu menjawab tantangan pembelajaran anak usia dini di era modern.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa laboratorium PAUD tidak hanya menjadi pelengkap akademik, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat inovasi pembelajaran. Kolaborasi dengan mitra menjadi kunci dalam menghadirkan praktik-praktik terbaik yang kontekstual dan berdampak langsung bagi perkembangan anak usia dini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan mitra lapangan sangat penting dalam menyelaraskan teori dan praktik.

“Kami berkomitmen menjadikan laboratorium PAUD sebagai ruang belajar yang hidup, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta sejalan dengan visi keilmuan prodi yang berorientasi pada kualitas dan kebermanfaatan,” tambahnya.

Wakil Rektor III UNDHARI, Assoc. Prof. Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Prodi PG-PAUD dalam membangun kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penguatan laboratorium berbasis kemitraan merupakan langkah konkret dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang anak usia dini.

Senada dengan itu, Dekan FKIP UNDHARI, Assoc. Prof. Dr. Estuhono, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong inovasi pendidikan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.

Sementara itu, Ketua Bidang Kerja Sama, Dr. Fitria Sari, M.Pd., menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama antara kampus dan mitra sebagai fondasi pengembangan program yang berdaya saing.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, pemaparan materi, serta perumusan langkah strategis pengembangan laboratorium PAUD ke depan. Suasana kolaboratif yang terbangun diharapkan mampu menghasilkan model laboratorium PAUD yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat.

red24_RG