Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan rencana pembangunan 10 kota baru nasional, termasuk di Kabupaten Tangerang, dalam konferensi pers di Menara BTN, Jakarta Pusat, Rabu 13/5/2026. Pemerintah telah menyiapkan lahan 5 hektare untuk pengembangan hunian MBR. (Dok: Kementerian PKP/Sorot24.id)
Sorot24.id| JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan akan membangun kota baru di Kabupaten Tangerang. Lahan seluas 4,5 hingga 5 hektare telah disiapkan untuk pengembangan kawasan tersebut.
Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara menyampaikan hal itu usai bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid di Jakarta Pusat, Rabu 13/5/2026. Pertemuan membahas pemanfaatan aset negara untuk pembangunan rumah susun dan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Menteri Hukum sudah menyiapkan tanah sekitar 4,5-5 hektare di Tangerang, nanti Kabupaten Tangerang,” ujar Ara di Menara BTN, Jakarta Pusat.
Kota baru ini dirancang untuk dihuni oleh masyarakat berpenghasilan rendah, menengah, hingga masyarakat berpenghasilan tanggung. Selain hunian, kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas pendidikan, ibadah, kesehatan, dan olahraga.
Ara menambahkan, pihaknya telah mengajak perbankan untuk ikut mengembangkan kota baru di Kabupaten Tangerang. Bank Syariah Nasional (BSN) disebut akan mendukung dari sisi pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi MBR, sekaligus mengoptimalkan aset negara yang belum dimanfaatkan maksimal.
Selain Tangerang, Kementerian PKP juga telah mengantongi data 10 lokasi potensial untuk pembangunan kota baru. Beberapa daerah yang masuk daftar antara lain Bogor, Batang, Deli Serdang, Kubu Raya, dan beberapa titik di Jawa Timur.
“Yang kedua, kami sudah mendapatkan data untuk bakal 10 kota baru. Di antaranya ada Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, kemudian Kubu Raya, kemudian beberapa titik lainnya. Di Jawa Timur juga sudah diberikan datanya kepada kami,” kata Ara dalam keterangan tertulis, Jumat 17/4/2026.
Saat ini, Kementerian PKP bersama instansi terkait sedang melakukan survei lokasi-lokasi strategis untuk pengembangan kota baru dan pembangunan rumah susun subsidi.
Kapolsek Metro Tambora Dampingi Kapolres Jakbar Tinjau Kegiatan Kenaikan Isa Almasih Di Tambora
sorot24.id | JAKARTA – Jajaran Polres Metro Jakarta Barat dalam rangka memperingati hari Kenaikan Isa Almasih, melakukan monitoring beberapa gereja guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Peringatan Kenaikan Yesus Kristus (Isa Al Masih) dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi pada kesempatan tersebut melakukan monitoring langsung pelayanan pengamanan gereja di wilayah Jakarta Barat, salah satunya Gereja Santapan Rohani di Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat. Kamis,14/5/2026.
Kapolres bersama Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan dan jajaran serta Kapolsek Metro Tambora Akp Wahyu Hidayat. foto/dok : istimewa . [red24] .Didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan beserta jajaran pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat Dan Kapolsek Metro Tambora Akp Wahyu Hidayat.
Kapolres Metro Jakarta Barat sebelumnya memastikan kesiapan personel pengamanan sekaligus berdialog langsung dengan pengurus gereja dan jemaat.
“Polri hadir untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan damai. Momentum peringatan Kenaikan Yesus Kristus ini juga menjadi simbol kebersamaan serta mempererat nilai toleransi antar umat beragama,” ujar Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan rumah ibadah serta memperkuat nilai toleransi antar umat beragama.
Semoga semangat kebersamaan, kedamaian, dan toleransi terus terjaga demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jakarta Barat khususnya di Tambora, Jakarta Barat.
sorot24.id |TANGERANG – Polsek Tangerang mengamankan 13 lokasi ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih 2026 di wilayah hukumnya pada Kamis 14/5/2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, SH, MH melaporkan, pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di setiap gereja untuk memastikan kenyamanan jemaat.
Ibadah dimulai sejak pagi hari dengan jumlah jemaat bervariasi. Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda di Jl. Daan Mogot mencatat jumlah jemaat terbanyak dengan 1.500 orang pada sesi pertama pukul 06.30 WIB. Sementara Gereja GBI Modernland juga dihadiri 1.500 jemaat pada sesi kedua.
Pengamanan terbesar dilakukan di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda dengan 12 personel gabungan Polres dan Polsek Tangerang di bawah pimpinan langsung Kompol Suyatno. Sementara Gereja Kristen Jawa di Jl. Jend. Sudirman dikawal 22 personel gabungan Polri, TNI, dan Pokdar Kamtibmas.
Personel gabungan Polsek Tangerang dan TNI mengamankan jalannya ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih di wilayah hukum Polsek Tangerang, Kamis 14/5/2026 yang berjaga .Peltu Yance Sianipar Serka Gator Sunaryo Babinsa Kel.Babakan, dan anggota Pokdar Kamtibmas Etty(Jupe) Aiptu Adi Permana Binamas kelurahan Babakan. Sebanyak 13 gereja menggelar ibadah dengan situasi aman dan kondusif. (Dok: Humas pokdar Kamtibmas resor Tangerang Molly/Sorot24.id)
“Untuk sementara kegiatan ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih 2026 di wilayah hukum Polsek Tangerang masih dilaksanakan, situasi kondusif aman terkendali,” tulis Kompol Suyatno dalam laporannya.
Beberapa gereja menggelar ibadah hingga 4 sesi, seperti Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, GBI WTC Tangcity, dan Gereja Kristen Jawa. Sejumlah lokasi lain masih berlangsung hingga sore dan malam hari.
Dalam laporannya, Kapolsek Tangerang juga menyampaikan rekomendasi pengamanan meliputi pemeriksaan barang bawaan jemaat, patroli di area parkir, serta pengamanan terbuka dan tertutup yang optimal.
Ibadah Kenaikan Isa Al-Masih merupakan kegiatan rutin tahunan umat Nasrani. Kehadiran aparat keamanan bertujuan memberikan rasa aman dan mencegah gangguan kamtibmas selama perayaan berlangsung.
HUMAS Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota
Mahar Inna Rayhaana Siswi SDN Grogol 01 Kembali Mengukir Prestasi di FLS3N
sorot24.id | JAKARTA – Siapa bilang mempertahankan prestasi itu mudah ? Mahar Inna Rayhaana, siswi kelas 5A SDN Grogol 01 Jakarta Barat baru saja membuktikan bahwa bakat yang diasah dengan latihan keras tidak akan mengkhianati hasil.
Tahun ini, Mahar Inna Rayhaana kembali mengukir prestasi di ajang bergengsi FLS3N (Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional) tingkat kecamatan dalam cabang lomba Kriya yang, diselenggarakan di SDN Wijaya Kusuma 01 Jakarta Barat pada Kamis, 30 April 2026 lalu.
Karya Mahar Inna Rayhaana kembali mengukir prestasi di ajang bergengsi FLS3N (Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional) tingkat kecamatan foto/dok : red24 .
Berkat ketekunan dan kecintaannya pada seni kerajinan tangan, ia berhasil membawa pulang gelar Juara Harapan 1.
Ananda Inna berpose bersama karya kriyanya yang bertemakan permainan tradisional pasar malam. Menggunakan material alam dari lingkungan sekitar, ia berhasil mengonstruksi miniatur Biang Lala, Kora-Kora, dan Ontang-Anting dengan detail yang presisi. Karya ini mencerminkan kreativitas siswa dalam mengolah potensi alam sekaligus mendukung visi sekolah berwawasan lingkungan (Adiwiyata). Kompetisi tahun ini,Inna panggilannya menghadirkan karya yang sangat unik dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dengan memanfaatkan bahan alam khas lingkungan sekitar, ia berhasil menyulapnya menjadi miniatur permainan tradisional yang identik dengan kemeriahan pasar malam.
Karya kreatif Inna ini terdiri dari tiga wahana ikonik yang dibuat dengan tingkat ketelitian tinggi :
Kora-kora, yang menggambarkan semangat keceriaan.
Biang Lala, yang melambangkan keindahan sudut pandang.
Ontang-anting, yang menonjolkan detail konstruksi yang rumit namun artistik.
Melalui karyanya, Inna tidak hanya menunjukkan bakat seni kriyanya, tetapi juga mengangkat kembali memori dan budaya lokal melalui media bahan-bahan alami yang ada di sekitarnya.
Terinspirasi dari kemeriahan pasar malam, Ananda Inna menciptakan sebuah mahakarya kriya yang memukau. Dengan memanfaatkan bahan alam khas lingkungan sekitar, Inna menyulap bambu, kayu, dan serat alam menjadi tiga wahana ikonik : Kora-Kora, Biang Lala, dan Ontang-Anting.
Karya ini bukan sekadar miniatur, melainkan simbol ketekunan dan kepedulian lingkungan. Melalui tangan kreatifnya, Inna membuktikan bahwa semangat Sekolah Adiwiyata dapat diwujudkan menjadi karya seni bernilai tinggi yang membawanya meraih Juara Harapan 1 FLS3N Kriya tahun ini.
Sebuah perpaduan apik antara bakat alami, bimbingan guru, dan dukungan penuh orang tua. Permainan tradisional yang digambarkan Inna lewat pasar malam bahkan bisa bergerak dengan menggunakan dynamo layaknya permainan tradisional yang siap dijalankan atau dimainkan
Perjalanan ini bukanlah hal baru baginya. Mengingat kilas balik tahun lalu, Inna sukses meraih posisi Juara 2 di bidang yang sama. Konsistensi inilah yang patut kita acungi jempol.
“Bagi saya, kriya bukan sekadar lomba, tapi soal ketelitian dan kesabaran dalam setiap detailnya,” ujar Inna.
Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan. Di balik karya-karya kreatif yang ia ciptakan, ada kedisiplinan tinggi dan semangat berlatih tanpa lelah. Menariknya, bakat dan ide-ide kreatif Inna tumbuh subur berkat pengaruh luar biasa dari semua pihak guru, kepala sekolah dan dukungan orangtua.
Darah seni mengalir kuat dari Sang Bunda yang merupakan seorang pekerja seni , sementara ketekunan dan kerangka berpikir sistematisnya didapat dari Sang Ayah yang merupakan seorang dosen. Perpaduan ini membuktikan bahwa dukungan serta latar belakang orang tua memegang peranan krusial dalam melejitkan potensi anak.
Menurut kepala Sekolah SDN Grogol 01 Jakarta Barat, Rizki, S.Pd, yang akrab disapa Pak Boy, hasil ini merupakan perjuangan dari berkomitmen menciptakan lingkungan kreatif bagi siswa. Melalui program daur ulang sampah dan pelatihan kerajinan tangan, sekolah mendorong siswa untuk memanfaatkan tidak hanya bahan alam, tetapi juga bahan bekas pakai menjadi karya yang bernilai guna. Program ini dirancang agar setiap siswa memiliki wadah untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Alhamdulillahirabbil’alamin. Segala puji bagi Allah SWT atas karunia dan keberkahan yang dilimpahkan kepada kita semua. Kami segenap keluarga besar SDN Grogol 01 merasa sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Mahar Inna Rayhaana dalam ajang FLS3N Kriya tahun ini. Kami bangga melihat ketekunanmu yang luar biasa dalam berlatih hingga kembali berhasil menjadi juara tahun ini. Terima kasih telah mengharumkan nama sekolah dengan disiplin dan kerja kerasmu. Teruslah berkarya dan jangan pernah berhenti mengasah bakatmu,” ungkap Pak Boy .
Di sekolah, peran guru kelas Inna juga menjadi kunci sukses. Ibu Fatim Firman Sari, S.Pd yang merupakan wali kelas Inna tidak hanya memberikan motivasi harian, tetapi juga aktif memberikan masukan ide-ide segar serta membimbing proses kreatif agar karya yang dihasilkan semakin berkualitas dan memiliki daya saing tinggi. Beliau juga berperan penting dalam memantau perkembangan bakatnya setiap hari, memberikan tantangan baru agar imajinasinya terus berkembang, serta menjadi sosok pendukung utama yang memastikan disiplin berlatih tetap terjaga di sela-sela waktu belajar.
“Alhamdulillah, bangga sekali dengan Ananda Inna. Terima kasih sudah membuktikan bahwa dengan tekun mengasah bakat dan menjaga semangat, prestasi akan datang mengikuti. Teruslah berkarya dengan ide-ide kreatifmu yang luar biasa. Keep spirit and stay creative!” ungkap Ibu Fatim.
Selanjutnya, wali murid dari Inna menuturkan, bahwa kepemimpinan Pak Boy sangat mendukung dan memperhatikan prestasi siswa.
“Alhamdulillah, kami mewakili orang tua ingin mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Bapak Kepala Sekolah. Terima kasih atas dukungan, fasilitas, dan ruang yang diberikan sekolah sehingga anak kami bisa menyalurkan bakatnya di bidang Kriya. Kepemimpinan Bapak yang begitu peduli terhadap bakat non-akademik sangat berarti bagi perkembangan mental dan kreativitas anak-anak kami. Semoga sekolah kita semakin maju dan terus mencetak generasi berprestasi,” ujarnya.
Harapan besar agar prestasi yang diraih Inna menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa lainnya. Bahwa karya Inna yang memanfaatkan bahan alam dan limbah lingkungan ini adalah cerminan nyata dari identitas SDN Grogol 01 sebagai Sekolah Adiwiyata.
“Kami berharap melalui keberhasilan Inna, seluruh warga sekolah semakin semangat untuk beradiwiyata dan berkarya, bahwa lingkungan sekitar adalah sumber inspirasi yang tak terbatas. Prestasi ini membuktikan semangat Adiwiyata bukan sekadar menjaga kebersihan, tapi juga tentang bagaimana kita berinovasi dan berkarya secara kreatif demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Semoga SDN Grogol 01 terus konsisten melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berbakat, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam.
SDN GROGOL 01 SIAP (SEHAT, ILMU, AKHLAK, PRESTASI)
Aliansi Masyarakat Tigaraksa Kecewa Pimpinan DPRD Tidak Hadir Saat Mengundang Audiensi
sorot24.id | TANGERANG – ALMAST (Aliansi Masyarakat Tigaraksa) kecewa, saat memenuhi undangan Audiensi dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang sesuai surat undangan,
Nomor : B/400.14.6/41/V/DPRD/2026 .
Pemerhati Kebijakan Publik yang juga salah satu wakil ketua Almast,Hendra Primitif, menyoroti ketidak hadiran Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dalam agenda audiensi resmi yang sebelumnya telah terjadwal bersama Almast Tigaraksa.
Menurut Hendra Primitif, audiensi merupakan bagian penting dalam menjaga komunikasi, keterbukaan, serta menghargai kearifan lokal masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para pemangku kebijakan.
“Ketika agenda audiensi sudah dijadwalkan secara resmi namun Pimpinan DPRD tidak hadir tanpa penjelasan dan alasan yang jelas, tentu publik mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab terhadap agenda tersebut. Jangan sampai masyarakat merasa diabaikan,” tegas Hendra Primitif.
Ia menilai,DPRD sebagai lembaga representasi rakyat seharusnya mampu memberikan kepastian dan penghormatan terhadap masyarakat yang datang membawa aspirasi secara baik dan tertib. Hendra Primitif juga meminta agar ke depan terdapat mekanisme komunikasi yang lebih terbuka apabila ada pembatalan atau perubahan agenda resmi, sehingga tidak menimbulkan kekecewaan maupun persepsi negatif.
“Almast Tigaraksa hadir membawa semangat kearifan lokal, dialog, dan kepentingan masyarakat. Maka setiap agenda audiensi harus dihormati bersama demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.
Sementara Ketua Almast,Endang yang akrab disapa Lasun,pada kesempatan yang sama juga menyampaikan kekecewaannya.
“Ketua DPRD mengundang kami hari ini, sesuai surat permohonan audiensi yang kami kirim beberapa Minggu yang lalu,tapi pada kenyataannya,beliau gak bisa hadir dengan alasan sakit,kalau bicara sakit dan tidak fit,Saya ini kondisi nya juga gak fit “nirisan awak”,tapi karena menghormati undangan audiensi,Saya bela – belain hadir . Masa kami harus lakukan “gerakan” dulu baru di respon ! “, tegas Lasun Ketua Almast.
Audiensi di hadiri perwakilan Ketua Dewan via Staff Setwan,sedangkan Almast di hadiri oleh Ketua dan perwakilan Pengurus Harian,akhirnya “batal” dan tidak membahas hal-hal substansial sesuai tujuan awal menyampaikan aspirasi dari masyarakat khususnya masyarakat Tigaraksa.
Dedi Muhdi : Sampah Menjadi Persoalan Klasik Yang Menarik Untuk di Tuntaskan dan Menjadi PR Bersama
sorot24.id | TANGERANG – Persoalan Sampah di Indonesia merupakan persoalan dan krisis lingkungan serius, dengan timbunan sampah mencapai 25 – 71 juta ton pertahun dan hanya kurang lebih 35 – 40% yang terkelola. Besarnya timbunan sampah itu, salah satu penyumbangnya adalah sampah yang berasal dari rumah tangga. Berdasarkan Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) setiap orang di Indonesia menghasilkan 0,7 – 0,85 Kg sampah perharinya.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto,menjadikan sampah sebagai salah satu skala prioritas yang harus di tuntaskan. Keseriusan itu di tuangkan dalam Perpres No. 109 Tahun 2025 dengan menunjuk Menko Pangan Zulkifli Hasan untuk memimpin Percepatan Pengelolaan Sampah Nasional, yang salah satunya memangkas aturan perizinan yg rumit dan mendorong Percepatan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) serta menggerakkan kesadaran dan Kepedulian masyarakat tentang sampah.
”Butuh kerjasama dan keseriusan serta “kesadaran diri”dari seluruh pihak terkait yang berkompeten untuk menuntaskan persoalan sampah ini”, Saya meminta kepada Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota untuk mengaktifkan kembali adanya Kelompok-Kelompok Bank Sampah di setiap RT – RW. Saya sebagai Wakil Rakyat akan mendorong Pemerintah Daerah untuk mengalokasikan anggaran khusus terkait persoalan klasik ini”, tegasnya.
Dedi Muhdi yang juga Anggota DPRD Banten dari Fraksi PAN ini menyatakan,
”Kelompok Bank Sampah itu akan memberikan manfaat ganda, selain menciptakan lingkungan bersih dan sehat dengan mengurangi penumpukan sampah, sekaligus juga memberikan manfaat keuntungan ekonomi bagi masyarakat. Gerakan ini mendorong pemberdayaan masyarakat dan bisa mengurangi beban sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)”, ujar Dedi Muhdi yang akrab disapa DM.
Di tambahkan Dedi, “Bila Setiap Lingkungan RT dan RW khususnya di Kabupaten Tangerang ini memiliki Gerakan Bank Sampah, persoalan sampah ini akan bisa di minimalisir dan dituntaskan”, pungkasnya.
Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota harus juga mendorong dan memberikan dukungan terhadap gerakan Bank Sampah. Butuh kerjasama dan keseriusan dari seluruh elemen masyarakat dan pengambil kebijakan.
red24_KANU
Jajaran Polres Metro Tangerang Kota menggelar konferensi pers terkait penangkapan satu pelaku kasus pelecehan dan kekerasan seksual di Cipondoh, Rabu 13/5/2026. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku utama yang melarikan diri ke wilayah Serang. (Dok: Istimewa/Sorot24.id)
sorot24.id| TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap satu pelaku dalam kasus dugaan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap seorang wanita berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang . Sementara pelaku utama berinisial Ivan masih dalam pengejaran .
Kapolres Metro Tangerang Kota, KOMBES POL Dr. Raden Muhammad Jauhari S.H, S.I.K. M.si , menyampaikan penetapan tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi.
“Yang satu sudah ditangkap, dengan perannya mencabuli dan menyetubuhi korban saat kejadian,” ujar Jauhari dalam konferensi pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu 13/5/2026.
Kapolres Metro Tangerang Kota KOMBES POL Dr. Raden Muhammad Jauhari S.H , S.I.K M.Si , menjelaskan tersangka yang ditangkap merupakan salah satu dari tiga orang yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa terjadi. Pihaknya masih memburu pelaku utama yang teridentifikasi bernama Ivan.
“Informasi yang kami himpun, tersangka utama melarikan diri ke wilayah Serang, Banten. Kami sudah mengambil keterangan warga setempat, termasuk orang tua pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit.
Kasus ini sebelumnya viral di media sosial melalui akun Instagram @tangkot24jam. Korban berinisial D diduga dijebak oleh pelaku yang dikenalnya dengan dalih diajak memperbaiki sepeda motor.
Peristiwa terjadi setelah korban berkumpul bersama beberapa teman pria di kawasan Cipondoh. Korban mengaku dipaksa mengonsumsi minuman beralkohol hingga tidak sadarkan diri. Keesokan harinya, korban menyadari dirinya menjadi korban kekerasan seksual dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Pihak keluarga korban telah melakukan visum dan membuat laporan resmi. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan meminta keterangan dari keluarga pelaku.
Saat ini, satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara Ivan yang diduga sebagai pelaku utama masih berstatus buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Polres Metro Tangerang Kota mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku untuk segera melapor. Kasus ini ditangani oleh Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dengan didampingi Unit PPA.
Jelang Hari Raya Idul Adha, Sudin KPKP Jakbar Adakan Sosialisasi Tata Cara Pemotongan dan Penanganan Daging Qurban
Sorot24.id| JAKARTA – Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menggelar sosialisasi tata cara pemotongan dan penanganan daging hewan qurban yang berlangsung di Ruang Wijaya Kusuma, Kantor Wali Kota, Rabu (13/5/2026).
Mewakili Walikota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, Kepala Bagian Kesra Setko Jakarta Barat, Abdurrahman Anwar mengatakan bahwa sebagian besar pelaku pemotongan hewan qurban belum memahami pentingnya kesehatan hewan dan daging.
Karena, daging merupakan produk pangan yang mudah rusak sehingga perlu penanganan agar dihasilkan daging dengan kriteria Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).
“Adapun faktor yang mempengaruhi kualitas daging, antara lain penyakit hewan, sarana prasarana pemotongan, tata cara penanganan daging, kebersihan lingkungan serta kesehatan petugas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abdurrahman mengatakan, idealnya setiap hewan qurban telah dilakukan pemeriksaaan kesehatan oleh Suku Dinas KPKP Jakarta Barat.
Ia berharap, sosialiasi ini bisa menambah pengetahuan dan keterampilan kepada pengurus DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) dalam penanganan hewan dan daging qurban.
“Sehingga peserta dapat melakukan pemeriksaan sendiri kesehatan hewan dan daging qurbannya apabila tidak terjangkau oleh petugas, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudis KPKP Jakarta Barat, Tanti menjelaskan, sosialisasi diikuti sebanyak 50 pengurus DKM se-Jakarta Barat. Tujuannya, untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan khususnya dalam penanganan pemotongan hewan qurban.
Sosialisasi Tata Cara Pemotongan dan Penanganan Daging Hewan qurban diisi dengan penyampaian materi oleh sejumlah narasumber, yakni drh Supratikno dan Haiban Yusuf, dari Institut Pertanian Bogor (IPB), perwakilan Juleha (Juru Sembelih Halal) dan perwakilan MUI Jakarta Barat.
“Setelah mengikuti sosialisasi, para peserta masing-masing mendapatkan bantuan sebilah pisau dan terpal ukuran 3×5 meter,” tandasnya.
Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu tengah memimpin upacara apel TAMPAN.(dok:Fuji Sorot24.id)
Sorot24.id| JAKARTA – Program TAMPAN (Tambora Tertib Terpadu Aman dan Nyaman) kembali digelar , kali ini Tampan dilaksanakan di Jalan Tanah Sereal Raya RW.08 kelurahan Tanah Sereal kecamatan Tambora, Jakarta Barat Rabu (13/5/2026).
Dimana dihadiri oleh Camat Tambora, Lurah Tanah Sereal beserta jajarannya, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah Krendang, Lurah Tambora, Kasektor Gulkarmat, Kasatgas Pol.PP, Dishub, Ketua RW sekelurahan Tanah Sereal, FKDM, LMK, Ibu-Ibu PKK dan Dawis RW.08 dan warga.
Program TAMPAN merupakan kegiatan yang rutinitas di laksanakan oleh setiap kelurahan yang ada di wilayah kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dimana Tampan merupakan salah satu unggulan program yang dimiliki oleh kecamatan Tambora.
Kegiatan TAMPAN, Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu berharap agar masyarakat dapat lebih mengerti akan kebersihan dan keamanan serta kenyamanan di wilayahnya.
Dari program TAMPAN diantaranya, 1. Tertib Trotoar dari PKL dan PPKS. 2. Opal dan Antisipasi Kebakaran, 3. Tertib Saluran , Jalan dan Penerangan, 4. Tertib Sampah dan Usaha, 5. Tertib Kamtibmas dan Kesehatan.
Simulasi penanganan kebakaran menjadi salah satu rangkaian program TAMPAN Tambora Tertib Terpadu Aman dan Nyaman yang digelar di Jalan Tanah Sereal Raya, Rabu 13/5/2026. Hadir dalam kegiatan Camat Tambora, lurah, FKDM, LMK, PKK, Dawis, dan unsur tiga pilar. (Dok: Prokopim Kec. Tambora/Sorot24)
Secara rinci, Pangestu Aji menuturkan, program Tampan memiliki lima kegiatan, yakni Tertib Trotoar dan PMKS, Terib Listrik atau Operasi penertiban listrik (OPAL) serta antisipasi kebakaran, Tertib saluran, Jalan, Penerangan Lampu, Tertib Sampah dan Tertib Usaha, serta Tertib Kamtibmas dan Kesehatan.
Untuk Tertib trotoar dan PMKS, lanjut Pangestu Aji, bertujuan mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas untuk pejalan kaki. Sementara penanganan PMKS dilakukan secara persuasif dengan melibatkan Suku Dinas Sosial.
Kemudian Tertib Listrik atau OPAL dan antisipasi kebakaran, pihaknya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam upaya mengantisipasi kebakaran di lingkungan warga. Hal ini penting mengingat Tambora merupakan kawasan padat penduduk.
Tertib saluran, jalan, penerangan lampu melibatkan jajaran dari Satpel SDA, Bina Marga dan Pertamanan Hutan Kota (Tamhut). Selain melakukan aksi nyata, kegiatan juga meliputi pendataan serta inventarisasi potensi permasalahan terkait jalan, penerangan, saluran dan pertamanan di lingkungan.
Sedangkan Tertib sampah dan Tertib usaha melakukan sosialisasi serta edukasi terhadap pelaku usaha agar mentaati segala aturan yang berlaku. Kemudian juga dilakukan edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah di lingkungan.
Sementara Tertib Kamtibmas dan Kesehatan, melibatkan jajaran dari kesehatan serta Satpol PP, Kepolisian dan TNI. Tidak hanya mengantisipasi tawuran, kegiatan juga meliputi pemeriksaan kesehatan seperti TBC dan stunting oleh jajaran Puskesmas.
Seusai Apel pagi yang diikuti oleh seluruh peserta, Camat, lurah yang didampingi Ketua RW.08 beserta rombongan meninjau wilayah RW.08, selain kebersihan Camat beserta rombongan meninjau rumah ketua RT.005/08 yang merupakan salahsatu bank sampah, dilanjutkan dengan Sekolah TK/SD Murtini dan diteruskan meninjau Puskesmas Tanah Sereal untuk melihat kegiatan Stunting.
Rombongan diakhiri dengan simulasi penanganan /antisipasi bahaya kebakaran akibat tabung gas, yang diperagakan oleh jajaran Gulkarmat.
Kegiatan TAMPAN yang merupakan program yang dilaksanakan wilayah kecamatan Tambora, dilaksanakan secara rutin setiap seminggu sekali, utamanya pada setiap Rabu.
Sapi brangus bernama Sambo berbobot 1,1 ton milik peternak Muhammad Roji di Cipondoh, Kota Tangerang, yang dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban Iduladha 1447 H/2026. Sapi berusia hampir 5 tahun ini telah dinyatakan negatif antraks dan PMK setelah uji laboratorium oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. (Dok: Peternakan Muhammad Roji)
sorot24.id|TANGERANG – Presiden Prabowo Subianto membeli satu ekor sapi jenis brangus berbobot 1,1 ton untuk dikurbankan bagi masyarakat Kota Tangerang pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 M.
Sapi hitam bernama Sambo itu dibeli dari peternakan milik Muhammad Roji di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Sapi berusia hampir lima tahun tersebut dibeli dengan harga Rp122 juta setelah menjalani proses penggemukan selama tiga tahun.
“Alhamdulillah, bapak presiden telah membeli sapi saya untuk kurban Hari Raya Iduladha tahun 2026. Ini jenis sapi brangus dengan bobot 1,1 ton, perawatan selama tiga tahun ini hasilnya,” kata Muhammad Roji, Selasa 12/5/2026.
Selama masa perawatan, Sambo mendapatkan pakan khusus berupa ampas tahu, konsentrat, dan singkong. Perawatan harian dilakukan intensif mulai dari mandi dua kali sehari, pemberian vitamin B kompleks dan B12, hingga vaksinasi rutin dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang.
Sebelum dibeli Presiden Prabowo, Sambo telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan. Hasil uji laboratorium dari sampel darah, air liur, dan kotoran menyatakan Sambo negatif antraks maupun penyakit mulut dan kuku (PMK).
Menurut Roji, nama Sambo diberikan sejak sapi tersebut masih kecil karena memiliki bulu hitam pekat. Rencananya, sapi Sambo akan disalurkan untuk masyarakat Kota Tangerang pada Iduladha mendatang. Lokasi pemotongan Sambo masih menunggu keputusan dari Pemerintah Kota Tangerang.