Aliansi Masyarakat Tigaraksa Kecewa Pimpinan DPRD Tidak Hadir Saat Mengundang Audiensi

oleh -49 Dilihat
oleh

Aliansi Masyarakat Tigaraksa Kecewa Pimpinan DPRD Tidak Hadir Saat Mengundang Audiensi

sorot24.id | TANGERANG – ALMAST (Aliansi Masyarakat Tigaraksa) kecewa, saat memenuhi undangan Audiensi dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang sesuai surat undangan,

Nomor : B/400.14.6/41/V/DPRD/2026 .

Pemerhati Kebijakan Publik yang juga salah satu wakil ketua Almast,Hendra Primitif, menyoroti ketidak hadiran Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dalam agenda audiensi resmi yang sebelumnya telah terjadwal bersama Almast Tigaraksa.

Menurut Hendra Primitif, audiensi merupakan bagian penting dalam menjaga komunikasi, keterbukaan, serta menghargai kearifan lokal masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

“Ketika agenda audiensi sudah dijadwalkan secara resmi namun Pimpinan DPRD tidak hadir tanpa penjelasan dan alasan yang jelas, tentu publik mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab terhadap agenda tersebut. Jangan sampai masyarakat merasa diabaikan,” tegas Hendra Primitif.

‎Ia menilai,DPRD sebagai lembaga representasi rakyat seharusnya mampu memberikan kepastian dan penghormatan terhadap masyarakat yang datang membawa aspirasi secara baik dan tertib. Hendra Primitif juga meminta agar ke depan terdapat mekanisme komunikasi yang lebih terbuka apabila ada pembatalan atau perubahan agenda resmi, sehingga tidak menimbulkan kekecewaan maupun persepsi negatif.

‎“Almast Tigaraksa hadir membawa semangat kearifan lokal, dialog, dan kepentingan masyarakat. Maka setiap agenda audiensi harus dihormati bersama demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Sementara Ketua Almast,Endang yang akrab disapa Lasun,pada kesempatan yang sama juga menyampaikan kekecewaannya.

“Ketua DPRD mengundang kami hari ini, sesuai surat permohonan audiensi yang kami kirim beberapa Minggu yang lalu,tapi pada kenyataannya,beliau gak bisa hadir dengan alasan sakit,kalau bicara sakit dan tidak fit,Saya ini kondisi nya juga gak fit “nirisan awak”,tapi karena menghormati undangan audiensi,Saya bela – belain hadir . Masa kami harus lakukan “gerakan” dulu baru di respon ! “, tegas Lasun Ketua Almast.

Audiensi di hadiri perwakilan Ketua Dewan via Staff Setwan,sedangkan Almast di hadiri oleh Ketua dan perwakilan Pengurus Harian,akhirnya “batal” dan tidak membahas hal-hal substansial sesuai tujuan awal menyampaikan aspirasi dari masyarakat khususnya masyarakat Tigaraksa.

red24_KANU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *