DPW Partai Masyumi Banten Konsolidasi Dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

sorot24.id | SERANG – DPW dan DPD Kab/Kota Partai Masyumi Provinsi Banten, menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Ramadhan 1447 H bersama Anak Yatim piatu di Rumah Makan Sikago, Kota Serang. Sabtu, 7 Maret 2026.

Sekretaris Partai Masyumi DPW Provinsi Banten, Tb. Ade Samsuri mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiatif bersama sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus momentum dalam mempererat kebersamaan dan berbagi terhadap sesama di bulan penuh berkah.

“Sudah sepatutnya kita berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita, khususnya anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujar Pria yang akrab disapa kang Ade di sela acara.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Masyumi Banten, Andhi Kuswarianto dalam sambutannya menegaskan, bahwa kegiatan Buka Puasa Bersama di bulan Ramadan saat ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum silaturahmi yang berdampak pada kedekatan emosional dan solidaritas antar kader.

Di sisi lain, sambung Andhi mengungkapkan, dinamika politik di Provinsi Banten kini mulai menunjukkan geliatnya, bersamaan itu Partai Masyumi tengah memberi sinyal kuat dengan menggerakkan konsolidasi secara menyeluruh dari tingkat DPW hingga DPD kabupaten dan kota.

Langkah ini menjadi penanda bahwa mesin partai mulai dipanaskan lebih awal menuju tahun 2029. sebagai momen konsolidasi internal. Dengan kerja keras bersama seluruh kader dan unsur pendukung, Partai Masyumi insyaAllah optimistis masuk Peserta pemilu 2029 mendatang,” ungkapnya.

Andhi pun menegaskan, saat ini konsolidasi dilakukan untuk memastikan struktur organisasi solid, aktif, dan responsif terhadap persoalan masyarakat.

“Kami mulai merapikan barisan. Konsolidasi ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari upaya membangun kekuatan nyata dari akar rumput,” ujarnya .

Dipenutup sambutannya, Ketua DPW Partai Masyumi Banten itupun berpesan agar seluruh kader tetap satu komando dan tegak lurus terhadap arahan pimpinan partai, serta terus menjaga komunikasi dengan para tokoh agama dan Masyarakat.

” Mulai sekarang, kita siapkan struktur, kita siapkan kader, dan kita siapkan kerja yang nyata untuk masyarakat,” ucapnya diakhir sambutan dalam acara konsolidasi dan Buka Puasa bersama anak yatim.

Memasuki waktu berbuka puasa, suasana bahagia terasa saat menyantap makanan pembuka bersama anak-anak yatim. Senyum dan rasa bahagia terpancar dari wajah mereka, menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati hadir melalui kepedulian dan berbagi.

Kegiatan buka puasa bersama ini pun menjadi gambaran nyata harmonisasi antara, partai politik, dan masyarakat dalam memperkuat nilai religius serta solidaritas sosial. Ramadhan kembali membuktikan dirinya sebagai bulan yang menyatukan hati, menguatkan persaudaraan, dan memulihkan semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

red24_RG

foto ilustrasi/Khalid bin al-Walid: Komandan Perang

Sorot24.id Religius – Khalid bin Walid lahir pada tahun 592 Masehi. Dari seorang ibu yang bernama Lubaba dan ayahnya bernama Walid bin Mughirah. Ia masih dalam keturunan Bani Makhzum, yang merupakan bagian dari kabilah Abu Jahal, musuh terbesat umat Islam yang menetang dakwah Rasulullah saw.

Keluarga Khalid merupakan orang terpandang di Bani Makhzum. Orang tuanya sangat kaya, bukan hanya di kalangan Bani Makhzum, tetapi ada literasi yang menyebutkan bahwa mereka sangat kaya di Makkah saat itu. Saat musim haji tiba, keluarga Khalid sering memberi masakan atau hidangan pada para jamaah.

Itulah alasan mengapa mereka sempat sangat membenci Islam. Menurut mereka, mengapa orang yang dijadikan Nabi bukan yang jelas terpandang dan kaya. Pernyataan menentang dari mereka diabadikan dalam Al-Qur’an surah Az-Zukhruf ayat 31.

Dengan kekayaan yang demikian banyaknya, Kalid bin Walid sejak kecil mendapatkan fasilitas yang serba berkecukupan untuk menunjang bakat dan kemampuannya. Terutama dalam menunggang kuda, menunggang unta, menggunakan senjata seperti pedang, panah, tombak, bahkan dalam strategi peperangan.

Maka tak heran, bila keahlian Khalid bin Walid menjadi sangat bagus. Kemudian dirinya tumbuh menjadi panglima perang yang hebat. Tercatat, sahabat Nabi Muhammad saw. yang bisa menggunakan dua pedang sekaligus di kedua tanggannya sambil berkuda adalah Khalid bin Walid dan Zubair bin Awwam.

Kehebatan strategi Khalid saat perang Uhud memang tidak diragukan. Ia menjadikan kelalaian muslim yang lebih memilih menuruni bukit untuk mengambil harta ghanimah (harta rampasan perang) sebagai titik serangan balik. Khalid mengerahkan pasukan pemanahnya yang sengaja bersembunyi di balik bukit untuk menyerang kaum muslimin. Pada peristiwa tersebut mengakibatkan banyak muslimin yang syahid.

 

Red24

Pemkab Tangerang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Amjad

sorot24.id| TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Al-Amjad, Jumat (6/3/26).

Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sebagaimana tema yang kita usung yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman untuk meraih kemuliaan dunia dan akhirat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh rahmat dan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Bupati Maesyal Rasyid .

Ia menjelaskan, dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, di antaranya program Tarawih Keliling (Tarling) di 29 kecamatan serta Jumat Keliling (Jumling) yang digelar secara bergiliran di masjid-masjid yang berada di desa dan kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Bupati Kabupaten Tangerang,menghadiri malam Nuzulul Qur’an . foto/dok : forkompindo . [red24]
Selain itu, lanjut dia melalui Baznas Kabupaten Tangerang, pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka program Gema Ramadan dan kegiatan Tarawih Keliling.

“Ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ungkapnya.

Di bidang pendidikan, Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Tangerang yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar daerah.

“Kami ingin memastikan generasi muda Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan meraih pendidikan tinggi demi masa depan yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat yang kondisi ekonominya terbatas,” jelasnya.

Ia menambahkan, mulai tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk Sekolah Tinggi Penerbangan serta universitas yang memiliki program studi kedokteran.

foto /dok : Prokopim . [red24]
“Insyaallah mulai tahun 2026 ini masyarakat Kabupaten Tangerang berprestasi namun ekonominya terbatas bisa kuliah di Sekolah Tinggi Penerbangan hingga kelak menjadi pilot, ataupun menempuh pendidikan kedokteran hingga menjadi dokter. Mudah-mudahan ada putra daerah Kabupaten Tangerang yang menjadi pilot dan dokter dari keluarga sederhana,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat program keagamaan melalui pembangunan fasilitas pondok pesantren secara bertahap, termasuk pembangunan asrama serta peningkatan sanitasi di lingkungan pesantren.

“Hal ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara ulama dan umara di Kabupaten Tangerang,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam bekerja, memimpin, dan melayani masyarakat.

“Insyaallah dengan nilai-nilai Qur’ani, Kabupaten Tangerang akan terus semakin religius, maju, dan sejahtera. Mari kita jaga kondusivitas daerah, memperkuat kebersamaan, serta mengisi bulan Ramadan dengan amal ibadah terbaik,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/13-Prokopim/III/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab.Tangerang)

red24

Nuzulul Qur’an Bersama PAC GP Ansor Sepatan : Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup Bukan Sekadar Pajangan

sorot24.id | TANGERANG – Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Sepatan menggelar kegiatan “Amaliah Pemuda Ansor” dalam rangka memperingati Malam Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1447 H,bertempat di Musholla Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Arrahman, Sepatan, Kabupaten Tangerang . Jum’at,6 Maret 2026 .

‎Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan kader Ansor serta Banser ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, selawat, dan kajian keislaman. Acara dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Sepatan, Sahabat Hans Aminullah.

‎Dalam sambutannya, Hans Aminullah menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi peringatan turunnya Al-Qur’an di tengah tantangan zaman modern. Beliau menekankan bahwa kecintaan kepada Al-Qur’an harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

‎”Nuzulul Qur’an bukan sekadar ritual tahunan atau peringatan sejarah semata. Ini adalah momentum bagi kita, khususnya pemuda Ansor, untuk melakukan refleksi diri. Al-Qur’an diturunkan bukan untuk menjadi pajangan di rak buku atau hiasan dinding yang berdebu, melainkan sebagai hudan pedoman hidup yang hidup dalam setiap denyut nadi dan perilaku kita sehari-hari,” ujar Hans Aminullah .

‎Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh kader untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas dalam berorganisasi dan bermasyarakat.

‎”Di era disrupsi informasi seperti sekarang, kita butuh pegangan yang kokoh agar tidak kehilangan arah. Jadikanlah nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam menjaga keutuhan NKRI dan menebar kemaslahatan bagi umat. Orang yang bertakwa adalah mereka yang mampu menerjemahkan ayat-ayat Tuhan ke dalam akhlak yang mulia,” tambahnya .

‎Kegiatan Amaliah Pemuda Ansor ini merupakan bagian dari program PC GP Ansor Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan Serentak Bersama PAC GP Ansor se-Kabupaten Tangerang Melalui Zoom Meeting di Ramadhan 1447 H ini.

Tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi antarkader sekaligus meningkatkan kualitas spiritualitas pemuda Ansor Se-Kabupaten Tangerang.

‎Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan bagi Agama dan Negara , dilanjutkan dengan ramah tamah antar anggota .

red24_RAS

Bakti Sosial SMAN 24 Tangerang, “Bahagiamu Bahagia Ku” Menebar Kepedulian di Panti Asuhan Izmi

sorot24.id | TANGERANG – Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi SMAN 24 Kabupaten Tangerang melalui kegiatan bakti sosial bertajuk “Bahagiamu Bahagia Ku”.

Kegiatan tersebut digelar di Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Izmi, Kampung Enle, Tegal Nyaring, Kutabumi, Kecamatan Pasar Kamis, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata empati generasi muda terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim piatu dan dhuafa.

Dalam suasana penuh kehangatan, para siswa membagikan berbagai bantuan berupa paket sembako, makanan, serta bingkisan yang disambut dengan wajah ceria anak-anak panti asuhan.

Pengurus Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Izmi, Mevi Amirullah, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan para pelajar SMAN 24.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada siswa-siswi SMAN 24 yang telah meluangkan waktu dan perhatian untuk anak-anak di panti ini. Ini menunjukkan bahwa mereka tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Kami juga mengapresiasi para orang tua dan dewan guru yang telah mendidik mereka dengan baik,” ujarnya.

Perwakilan siswa SMAN 24 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kami di panti asuhan,semoga bantuan yang kami berikan tidak hanya bermanfaat secara materi, tetapi juga dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi mereka,” ungkapnya.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan buka puasa bersama, doa bersama, serta interaksi hangat antara siswa dan anak-anak panti.

Suasana penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Para guru siswa turut hadir mendampingi kegiatan tersebut, memberikan dukungan serta memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh makna.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membangun karakter kepedulian, empati, dan solidaritas sosial di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini,SMAN 24 Kabupaten Tangerang kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta semangat berbagi kepada masyarakat.

red24_RG

Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan Kasus Pembunuhan Suami,Pelaku Diduga Istri Korban di Tigaraksa

sorot24.id | TANGERANG – Polresta Tangerang melakukan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di Kapling Pinang, Kelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Kasus itu diketahui setelah seorang perempuan berinisial EM mendatangi Mapolresta Tangerang, Jumat (6/3/2026) sekitar jam 11 siang. Kepada petugas, EM mengaku telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap suaminya berinisial J di kediamannya.

“Dari keterangan awal yang disampaikan kepada petugas, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di kediaman mereka,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satreskrim Polresta Tangerang bersama Polsek Tigaraksa dan Pamapta langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sementara EM diamankan di Polresta Tangerang.

Di TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi. Selain itu, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Balaraja untuk dilakukan autopsi.

“Langkah penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian maupun motif dari peristiwa tersebut,” jelasnya.

Indra Waspada menambahkan, saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Termasuk memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti lainnya. Sedang untuk motif masih didalami.

“Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kembali,” ujar Indra Waspada

Dia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Percayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.

red24_ATR

Fahrizal Aktivis Tangerang, Prioritaskan Kepentingan Rakyat, Bukan Kemewahan Gedung Kekuasaan Baru DPRD Kota Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – Wacana pembangunan kantor permanen dan representatif bagi DPRD Kota Tangerang kembali mencuat di tengah berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat. Rencana tersebut memunculkan pertanyaan serius terkait prioritas kebijakan anggaran daerah. Di saat masyarakat masih menghadapi persoalan klasik seperti infrastruktur lingkungan yang belum merata, pengelolaan sampah yang belum optimal, ketersediaan lapangan kerja, hingga pelayanan publik yang belum maksimal, DPRD Kota Tangerang Dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke-33 Kota Tangerang justru menggagas pembangunan kantor baru yang berpotensi menghabiskan anggaran daerah dalam jumlah besar.

Secara prinsip, DPRD merupakan lembaga perwakilan rakyat yang seharusnya menjunjung tinggi nilai kesederhanaan, efisiensi anggaran, serta keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat luas. Oleh karena itu, rencana pembangunan kantor baru yang bersifat permanen dan representatif patut dikaji ulang secara mendalam, baik dari aspek urgensi, efektivitas penggunaan anggaran, maupun dampaknya terhadap kepentingan publik.

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta efisiensi. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah harus diprioritaskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik yang optimal.

Dalam kajian kebijakan publik, pembangunan fasilitas pemerintahan seharusnya didasarkan pada analisis kebutuhan (needs assessment) yang objektif dan terukur, bukan semata pada simbol representasi atau kemegahan institusional. Gedung yang representatif tidak serta merta menjamin peningkatan kualitas kinerja lembaga legislatif. Justru yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat adalah representasi yang substantif: kebijakan yang berpihak, pengawasan yang tegas terhadap eksekutif, serta keberanian politik untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara menegaskan bahwa setiap pengeluaran negara maupun daerah harus didasarkan pada kebutuhan yang benar-benar prioritas serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat. Dalam konteks ini, pembangunan kantor baru DPRD Kota Tangerang tentu perlu diuji secara rasional: apakah benar menjadi kebutuhan mendesak?, atau justru hanya menjadi simbol kemewahan institusi politik yang berjarak dengan realitas sosial masyarakat.

Jika merujuk pada kondisi faktual, kantor DPRD Kota Tangerang yang saat ini digunakan sejatinya masih dapat difungsikan secara optimal dengan melakukan perbaikan, renovasi, atau penataan ulang fasilitas yang ada. Pendekatan ini jauh lebih rasional dan efisien dibandingkan harus membangun gedung baru yang berpotensi membebani APBD. Efisiensi anggaran semacam ini juga mencerminkan sikap empati terhadap kondisi masyarakat yang masih membutuhkan banyak intervensi kebijakan dalam bidang sosial, ekonomi, dan pembangunan dasar.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, DPRD Kota Tangerang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap rupiah APBD digunakan untuk kepentingan rakyat. Alih-alih memprioritaskan pembangunan gedung baru, DPRD Kota Tangerang seharusnya lebih fokus memperjuangkan kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang.

Pada akhirnya, DPRD Kota Tangerang harus kembali mengingat bahwa keberadaan mereka adalah sebagai representasi rakyat, bukan sebagai simbol kekuasaan yang terpisah dari realitas sosial masyarakat. Gedung yang megah tidak akan memiliki makna apabila tidak diiringi dengan komitmen nyata dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

red24_RAS

Perkuat Akses Pendidikan Sri Panggung Tinjau Langsung Program Beasiswa Sinar Pendidikan Lestari

sorot24.id | TANGERANG – Di Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah, Sri Panggung Lestari melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) sekaligus silaturahmi bersama para penerima beasiswa Program Sinar Pendidikan Lestari, yang merupakan program bantuan pendidikan melalui sekolah Paket C bagi para pemuda di Kecamatan Panongan. Kamis,5/3/2026 .

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa program bantuan pendidikan tersebut berjalan dengan baik serta benar-benar memberikan manfaat bagi para penerimanya.

Sri Panggung Lestari bersama tim manajemen SINAR PENDIDIKAN LESTARI. foto /dok : red24

Dalam suasana Ramadhan yang hangat dan penuh kebersamaan, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara para peserta program, pendamping, serta pihak penyelenggara.

Melalui program ini, diharapkan 30 pemuda yang sebelumnya terkendala melanjutkan pendidikan formal tetap memiliki kesempatan untuk meraih ijazah setara SMA melalui jalur Paket C.

Bagus Muhamad Rijal, tim manajemen SINAR PENDIDIKAN LESTARI. foto/dok : red24

Pendidikan diyakini sebagai jalan untuk membuka masa depan yang lebih baik, sekaligus memperkuat kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

Sri Panggung Lestari menyampaikan,  “bahwa program ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi juga bentuk komitmen untuk menghadirkan harapan baru bagi generasi muda”, ujarnya .

Bulan Suci Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, serta semangat berbagi demi kemajuan masyarakat.

“Program Sinar Pendidikan Lestari diharapkan dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi para pemuda untuk melanjutkan pendidikan, meningkatkan kualitas diri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih cerah bagi diri mereka dan lingkungannya”, pungkas Sri Panggung Lestari yang beken disapa SPL.

red24_ BMR

foto ilustrasi rukyatul hilal . foto / dok : istimewa. [red24]

Pemerintah Bakal Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H Ini Lokasi dan Tempatnya 19 Maret 2026

sorot24.id | JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang penetapan (isbat) 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026, bertepatan 29 Ramadhan 1447 H.

Sidang akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.

Pelaksanaan sidang kembali dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi setelah sebelumnya beberapa ruangan di area tersebut menjalani renovasi,” kata Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Abu Rokhmad, di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Menurutnya, pemilihan tempat mempertimbangkan aspek teknis, antara lain ketersediaan ruang representatif bagi tamu undangan serta suasana perkantoran dan lalu lintas yang relatif lengang karena sebagian besar pegawai dan masyarakat telah memasuki masa mudik.

Hal ini dinilai memudahkan pengaturan akses lalu lintas dan area parkir.

Abu mengatakan, persiapan sidang isbat 1 Syawal 1447 H telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, mencakup aspek substansi maupun dukungan teknis.

“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” ujarnya.

Ia menyebut, sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur, termasuk pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.

“Karena melibatkan representasi yang luas, keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan yang kuat,” tegasnya.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menambahkan, kesiapan teknis terus dimatangkan, termasuk koordinasi pemantauan rukyatulhilal di berbagai titik di Indonesia.

“Dari sisi teknis, kami telah menyiapkan dukungan sarana dan prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia. Harapannya, proses sidang dapat berjalan tertib, akurat, dan informatif bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat menunggu pengumuman resmi pemerintah setelah seluruh rangkaian sidang selesai.

Sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal, dilanjutkan verifikasi laporan rukyatulhilal dari berbagai daerah, kemudian pelaksanaan sidang isbat dan pengumuman resmi penetapan 1 Syawal 1447 H oleh Menteri Agama.

red24_BG

Foto dok/ilustrasi truk alat berat banjir lahar dingin gunung merapi disungai Suwono Jawa Tengah

Sorot24 | Magelang – Hujan deras yang mengguyur puncak Gunung Merapi pada Selasa sore, 3 Maret 2026, langsung mengubah alur sungai menjadi arus lahar mematikan. Banjir lahar itu menewaskan tiga penambang pasir, melukai enam orang, dan membuat dua lainnya sempat dinyatakan hilang hingga pada Rabu (4/3/2026).

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang mencatat korban tewas atas nama Imam Setiawan (21) warga Semarang, Fuad Hasan (25) warga Magelang, dan Heru (24) warga Magelang. Tim gabungan terus menyisir alur sungai untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.

Hujan 144 Milimeter dan Sistem Peringatan Dini

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, menjelaskan hujan mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB dan berlangsung hampir empat jam. Curah hujan mencapai 144 milimeter, angka yang masuk kategori sangat lebat dan melampaui ambang aman potensi lahar.

Sistem pemantauan Merapi langsung mengirimkan peringatan dini kepada masyarakat dan para penambang sejak pukul 15.15 WIB. Namun, derasnya hujan di kawasan puncak membuat aliran material vulkanik turun cepat mengikuti gravitasi.

Sekitar pukul 16.30 WIB, lahar mulai mengalir melalui Sungai Gendol, Sungai Apu, Sungai Trising, Sungai Senowo, dan Sungai Pabelan. Sungai-sungai ini memang menjadi jalur utama material erupsi ketika hujan mengguyur lereng Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Penambang Jadi Korban Utama

Sebagian besar korban merupakan penambang pasir yang beraktivitas di alur sungai saat hujan mengguyur hulu. Aktivitas tambang rakyat di kawasan Merapi memang menjadi sumber penghidupan ribuan warga. Namun, pekerjaan ini selalu membawa risiko besar, terutama saat cuaca ekstrem datang tanpa kompromi.

Selain korban jiwa, sedikitnya 15 truk dilaporkan hanyut terseret arus. Kendaraan itu diduga parkir atau beroperasi di sekitar bantaran sungai ketika lahar turun. Kerugian material pun tidak kecil, karena satu unit truk tambang bisa bernilai ratusan juta rupiah.

Di balik angka korban, ada keluarga yang kehilangan tulang punggung ekonomi. Para penambang dan sopir truk biasanya bekerja harian. Ketika bencana datang, bukan hanya nyawa yang terancam, tetapi juga penghasilan rumah tangga mereka

Respons Pemerintah dan Risiko Berulang

Tim Badan Geologi melalui BPPTKG langsung berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, dan relawan untuk mempercepat pencarian serta penanganan dampak. Pada Rabu pagi, tim memfokuskan pencarian di bantaran Sungai Senowo dan Sungai Apu, lokasi dengan material paling tebal.

Agus mengimbau warga yang tinggal di sepanjang alur sungai berhulu di Merapi untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan sedang hingga lebat turun di kawasan puncak. Ia juga meminta para penambang menghentikan aktivitas di dalam alur sungai saat hujan terjadi.

Pemerintah daerah kini menghadapi tantangan klasik: menjaga keselamatan warga tanpa mematikan roda ekonomi lokal. Penambangan pasir Merapi selama ini menyokong pembangunan dan menjadi sumber nafkah masyarakat sekitar. Namun setiap musim hujan, ancaman lahar selalu kembali menghantui.

Merapi mungkin sedang tidak erupsi besar. Tetapi hujan ekstrem saja cukup untuk mengubah material vulkanik menjadi bencana. Pertanyaannya, sampai kapan warga harus memilih antara mencari nafkah atau mempertaruhkan nyawa di dasar sungai?

 

Red24