Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, SH, MH (tengah) memberikan arahan kepada 20 personel gabungan Polsek Tangerang dan Pokdarkamtibmas sebelum Patroli Cipkon Jaga Jakarta, Sabtu 9/5/2026 malam. Patroli mobile menyisir 7 titik rawan guantibmas, balap liar, dan tawuran hingga Minggu dini hari. (Dok: Humas Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro dan Polsek Tangerang/Sorot24.id)

sorot24|TANGERANG – Polsek Tangerang menggelar Patroli Cipta Kondisi dalam rangka program Jaga Lingkungan dan Warga (Jaga Jakarta), Sabtu malam hingga Minggu dini hari 9-10/5/2026. Patroli dipimpin langsung Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, SH, MH menyisir 7 lokasi rawan guantibmas, balap liar, dan tawuran.

Kegiatan patroli dimulai pukul 23.30 WIB hingga selesai, dipimpin Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, SH, MH didampingi Perwira Pengawas Kompol Joko Suparto selaku Kanit Intelkam Polsek Tangerang dan Zaenuri Sekretaris Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota.

Patroli gabungan melibatkan 20 personel dengan rincian 15 personel Polsek Tangerang dan 5 personel Pokdarkamtibmas.

Rute Patroli Mobile

Personel gabungan Polsek Tangerang melakukan pengecekan di Pasar Anyar Jl. Kiasnawi saat Patroli Cipkon Jaga Jakarta, Sabtu 9/5/2026 malam. Sebanyak 7 lokasi disisir termasuk Taman Elektrik, Stasiun Tanah Tinggi, dan Kp. Bekelir. Situasi dilaporkan kondusif aman. (Dok:Humas Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang kota/Sorot24.id)

Patroli dilakukan secara mobile menggunakan kendaraan roda empat dengan rute: Komando Polsek Tangerang Jl. TMP Taruna, Jl. A Yani, Jl. Kisamaun, Jl. A Dimyati, Jl. KH Hasyim Ashari, Jl. Baru Pinggir Tol Buaran Indah,  Jl. Benteng Betawi, Jl. Satria Sudirman, Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Pengayoman, Jl. TMP Taruna,  kembali ke Komando Polsek Tangerang.

7 Lokasi Sasaran Patroli

Sasaran patroli Cipkon meliputi kantor pemerintahan, sentra ekonomi, dan objek vital di wilayah hukum Polsek Tangerang. Tujuh lokasi yang disambangi:

1. Pasar Anyar Jl. Kiasnawi Kel. Sukarasa
2. Taman Elektrik Jl. Satria Sudirman Kel. Sukaasih
3. Stasiun Tanah Tinggi Jl. Benteng Betawi Kel. Tanah Tinggi
4. Pos Pantau Buaran Indah Jl. Baru Tol Buaran Indah Kel. Buaran Indah
5. Pos Kamling RT 06/01 Komp Pengayoman Jl. Jend Sudirman Kel. Buaran Indah
6. Kp. Bekelir Jl. Perintis Kemerdekaan Kel. Babakan
7. Pos Kamling RT 02/01 Kel. Sukasari

Antisipasi Guantibmas & Ajak Warga Jaga NKRI

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K.,M.Si. melalui laporan resmi menyebut patroli Cipkon dalam rangka Jaga Jakarta ini untuk antisipasi guantibmas, balap liar, maupun tawuran.

Patroli juga mengajak warga masyarakat Kota Tangerang untuk tetap saling menjaga keamanan NKRI, khususnya wilayah hukum Polsek Tangerang. Hingga patroli selesai, situasi terpantau kondusif aman.

Catatan: Monitoring Terus Dilakukan

Tim Patroli Cipkon Polsek Tangerang menyambangi Stasiun Tanah Tinggi Jl. Benteng Betawi, Minggu 10/5/2026 dini hari. Patroli mobile dipimpin Kompol Suyatno ini untuk antisipasi guantibmas dan ajak warga jaga keamanan NKRI. (Dok:Personel gabungan Polsek Tangerang melakukan pengecekan di Pasar Anyar Jl. Kiasnawi saat Patroli Cipkon Jaga Jakarta, Sabtu 9/5/2026 malam. Sebanyak 7 lokasi disisir termasuk Taman Elektrik, Stasiun Tanah Tinggi, dan Kp. Bekelir. Situasi dilaporkan kondusif aman. (Dok:Humas Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang/Sorot24.id)

Kegiatan patroli gabungan dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi giat masyarakat yang mengarah ke kantor instansi pemerintah, sentra ekonomi, maupun objek vital dan yang berpotensi tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Tangerang. Monitoring tetap dilakukan guna memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta antisipasi guantibmas.

Red24-(molly)

Massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia orasi di Tugu Adipura Kota Tangerang, Kamis 7/5/2026. Dengan toa dan banner “Hentikan MBG” – “Hapus Outsourching PKWT 5 Tahun”, GMNI sampaikan 5 tuntutan terkait buruh, guru honorer, dan transparansi RUU Hardiknas. (Dok: Polres Metro Tangerang Kota/Sorot24.id)

sorot24.id|Kota Tangerang – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia menggelar aksi solidaritas dan mimbar bebas di Tugu Adipura Kota Tangerang, Kamis 7/5/2026. Massa menuntut penghentian program MBG, subsidi BBM, transparansi RUU Hardiknas, hingga penghapusan sistem outsourcing. Aksi 20 mahasiswa berlangsung kondusif di bawah pengamanan Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno.

Aksi yang diikuti ±20 orang dengan penanggung jawab Ahmad Ridwan itu digelar mulai pukul 15.00 WIB di Jl. Veteran Blok B12 No.1, Kel. Sukasari, Kec./Kota Tangerang. Tema aksi: “Merefleksikan berbagai bentuk kebijakan dan implementasi di Hari Buruh dan Hardiknas”.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari dalam laporannya ke Kapolda Metro Jaya menyebut aksi berjalan aman hingga selesai pukul 17.40 WIB.

5 Tuntutan GMNI:

1. Menolak program MBG yang dinilai tidak tepat sasaran
2. Menuntut subsidi BBM dan peningkatan kesejahteraan guru honorer
3. Mendesak transparansi pembahasan RUU Hardiknas dan integrasi Dana BOS
4. Menolak sistem outsourcing dan PKWT 5 tahun

Massa membawa banner bertuliskan “Hentikan MBG”, “Subsidi BBM – Guru Honorer”, “Transparansi RUU Hardiknas & Integrasi Dana Bos”, “Hapus Outsourching PKWT 5 Tahun”, serta toa dan 9 unit motor.

Apel Pengamanan: Cegah Bakar Ban

Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. pimpin apel pengamanan aksi GMNI di Tugu Adipura, Kamis 7/5/2026. Ia instruksikan personel kedepankan humanis dan cegah aksi bakar ban. Aksi 20 mahasiswa berlangsung kondusif. (Dok: Polsek Tangerang/Sorot24.id)

Apel dipimpin Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. pukul 15.00 WIB. “Pada prinsipnya, kita melaksanakan tugas pelayanan dan pengamanan terhadap adik-adik peserta aksi dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.

Ia tegaskan atensi pimpinan agar tidak terjadi aksi bakar ban. “Kepada personel di lapangan, apabila ditemukan massa aksi membawa ban bekas agar segera diamankan dan dilakukan langkah preventif,” kata Kompol Suyatno.

Isi Orasi: Tolak MBG, Sejahterakan Buruh-Guru

Massa tiba pukul 16.10 WIB dan orasi mulai 16.15 WIB. Ahmad Ridwan menegaskan: “Jika tidak ada buruh, maka pabrik ataupun pengusaha tidak akan dapat berjalan. Rakyat tidak butuh MBG, tetapi rakyat butuh pendidikan gratis. Hidup Mahasiswa, GMNI Jaya.”

 

Personel Polsek dan Satpol PP Tangerang berjaga saat mimbar bebas GMNI di Tugu Adipura, Kamis 7/5/2026. Aksi yang dimulai pukul 15.00 WIB selesai pukul 17.40 WIB dengan tertib tanpa insiden bakar ban. (Dok: Humas Polres/Sorot24.id)

Sdr. Hari menyoroti anggaran: “Kami sangat prihatin, karena banyak sekali dana pendidikan yang diserap oleh program MBG. Daripada menghamburkan dana MBG, lebih baik buat program pendidikan gratis hingga sampai tingkat perguruan tinggi.”

Elwin Mendrofa menuding: “Kami GMNI menolak keras adanya MBG, karena adanya MBG itu sudah pasti adanya keterlibatan Partai Politik. Banyak oknum-oknum yang memanfaatkan untuk melakukan korupsi. Kita juga menolak keras Outsourching PKWT 5 Tahun.”

Sdr. M. Rifqi minta pemerintah transparan soal anggaran pendidikan. Sdr. Nico tolak outsourcing berkepanjangan. Sdri. Putri desak kesejahteraan guru honorer: “Pendidikan merupakan hak seluruh rakyat Indonesia yang harus dipenuhi pemerintah.”

Pukul 17.20 WIB massa gelar mimbar bebas, dan pukul 17.30 WIB bubar tertib. “Secara keseluruhan kegiatan selesai pada pukul 17.40 WIB dalam keadaan aman dan kondusif,” tulis Kapolres.

Aksi digelar untuk memperingati Hari Buruh Internasional dan Hardiknas sebagai bentuk aspirasi isu ketenagakerjaan, pendidikan, dan pengawasan kebijakan pemerintah daerah.

avriyani-(molly)