Sebanyak 500 suporter Persija The Jakmania memadati Warung Mak Neng Jl. Veteran Kel. Sukasari saat nobar laga vs Persib Bandung, Minggu 10/5/2026. Sebagian suporter di luar menonton via HP Android. Pengamanan 24 personel TNI-Polri-Pokdar. Skor akhir 1-2 untuk Persib. (Dok:Humas Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota/Sorot24.id)

sorot24.id|TANGERANG – Sebanyak 700 suporter Persija Jakarta, The Jakmania dan Ornge Cisadane, menggelar nonton bareng laga Persija vs Persib Bandung di dua lokasi wilayah hukum Polsek Tangerang, Minggu 10/5/2026. Meski pertandingan digelar di Kalimantan Timur dengan skor akhir 1-2 untuk Persib, kegiatan nobar di Kota Tangerang berlangsung kondusif di bawah pengamanan 24 personel gabungan TNI-Polri-Pokdar.

Lokasi 1: Warung Mak Neng Jl. Veteran Sukasari

Berdasarkan laporan FKDM Kecamatan Tangerang, monitoring nobar dimulai pukul 15.00 WIB di Warung Mak Neng Jl. Veteran Kel. Sukasari. Penanggung jawab suporter Ilham Maulana dan pemilik warung Bapak Didit

Sekitar 500 suporter Persija dari Kabupaten dan Kota Tangerang hadir dengan antusias. Suporter yang berada di luar warung menonton pertandingan melalui HP Android.

Pengamanan melibatkan 24 personel: 2 TNI, 15 Polri, dan 7 Pokdarkamtibmas. Hingga babak kedua berakhir, skor dimenangkan Persib 2-1 atas Persija. Kegiatan nobar di lokasi ini selesai pukul 18.00 WIB dengan aman dan kondusif.

Lokasi 2: Waroeng Babakan & Sambal Bakar Jl. Moch Yamin

Personel gabungan TNI 2 orang, Polri 15 orang, dan Pokdar 7 orang mengamankan nobar Persija vs Persib di Warung Mak Neng Jl. Veteran, Minggu 10/5/2026. Total 700 Jakmania nobar di 2 lokasi wilayah hukum Polsek Tangerang berlangsung kondusif. (Dok: HUMAS Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota/Sorot24.id)

Lokasi kedua berada di Waroeng Babakan Jl. Moch Yamin Kel. Babakan. Nobar dimulai pukul 15.30 WIB dengan penanggung jawab Sdr. Tegar. Sekitar 200 suporter The Jakmania dan Ornge Cisadane Kota Tangerang hadir.

Pengamanan 9 personel gabungan Polres & Polsek Tangerang dipimpin Kanit Propam Iptu Edy Makmur. Personel: Wakapolsek AKP Ponco Anggriyanto, Aiptu Adi Permana, Aipda Budi Priyanto, Aipda Hery, Brigadir Sidik, Aipda Budi, Aipda Tarmuji, Aiptu Muhammad Hadi, dan Brigadir Bayu Sentot.

Bubarkan Sesi Hiburan Tak Berizin

Usai nobar pukul 18.00 WIB, kegiatan berlanjut ke lokasi Sambal Bakar Babakan Jl. M. Yamin dengan sesi hiburan musik. Karena tidak ada izin dari kepolisian, suporter Persija maniak/Cisadane Orenge sempat nego alot dengan petugas.

Setelah negosiasi cukup lama, sekitar 150 suporter Jakmania membubarkan diri masing-masing dengan aman dan tertib. Kegiatan berakhir pukul 19.30 WIB dalam keadaan kondusif.

Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, SH., MH (tengah) pimpin apel personel usai membubarkan 150 suporter Persija di lokasi Sambal Bakar Babakan Jl. M. Yamin, Minggu 10/5/2026 pukul 19.30 WIB. Sesi hiburan musik usai nobar dibubarkan karena tak berizin setelah nego alot. (Dok: Polsek Tangerang/Sorot24.id)

Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, SH., MH langsung memimpin apel di lokasi Sambal Bakar Babakan usai pembubaran.

Kapolres Metro Tangerang Kota melalui laporan Kapolsek Tangerang menyebut nobar di dua lokasi berjalan lancar.

Total 700 suporter menyaksikan laga Persija Jakarta vs Persib Bandung. Situasi keseluruhan terkendali aman.

Avriyani-(Molly)

Petugas PLN menunjukkan brosur keselamatan ketenagalistrikan kepada anggota TNI di Posko 613 Garawangi, Jumat 8/5/2026. Materi ini penting agar aktivitas pertanian di dekat jaringan listrik tetap aman dan produktif. (Dok: PLN/Sorot24.id)

sorot24|Kungingan – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Cirebon menegaskan komitmennya membangun budaya keselamatan listrik di masyarakat. PLN tak hanya fokus pada infrastruktur, tapi juga kolaborasi dan edukasi masif agar warga Kuningan lebih aman dan bijak memanfaatkan energi listrik.

PLN UP3 Cirebon akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar upaya edukasi keselamatan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Menurut manajemen PLN UP3 Cirebon, keandalan layanan listrik tidak hanya ditopang oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan di sekitar jaringan. Kesadaran masyarakat menjadi kunci mencegah insiden akibat kelalaian di dekat jaringan listrik.

Melalui langkah ini, PLN UP3 Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun budaya keselamatan.

Dengan kolaborasi yang kuat dan penyampaian edukasi yang semakin luas, PLN berharap masyarakat Kuningan dapat hidup lebih aman, lebih peduli, dan semakin bijak dalam memanfaatkan energi listrik.

red24

Menko Polkam Djamari Chaniago pimpin Konferensi Pers Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Sumsel, Rabu 6/5/2026. Didampingi Wamen ATR Ossy Dermawan dan Kepala SAR Nasional, ia tegaskan tak ada toleransi bagi pembakar lahan. (Dok: Humas Kemenko Polkam/Sorot24.id)

sorot24.id |Palembang – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang setiap tahun berdampak pada kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi menjadi perhatian serius pemerintah. Dalam Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Palembang, Rabu (06/05/2026), Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengimbau para pemegang Hak Guna Usaha (HGU) untuk aktif melakukan langkah pencegahan kebakaran lahan.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh pemegang HGU untuk wajib melakukan tindakan pencegahan kebakaran lahan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 15 Tahun 2016,” tegas Ossy Dermawan.

Dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 15 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pelepasan atau Pembatalan Hak Guna Usaha (HGU) atau Hak Pakai (HP), disebutkan bahwa pemegang HGU diwajibkan mengelola dan menjaga lahannya secara bertanggung jawab.

Kewajiban tersebut mencakup memelihara kesuburan tanah, mencegah kerusakan lingkungan, menyediakan sarana pengendalian kebakaran serta sumber air, hingga memastikan tata kelola lahan tetap aman dan tidak mudah terbakar.

Menko Polkam Djamari Chaniago (keempat dari kiri) bersama Wamen ATR/Waka BPN Ossy Dermawan (kelima dari kiri) dan jajaran pejabat lintas K/L serta TNI-Polri mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Nasional Tahun 2026 di Palembang, Rabu 6/5/2026. Apel tersebut menegaskan komitmen pemerintah menindak tegas pemegang HGU yang buka lahan dengan cara dibakar. (Dok: Kemenko Polkam/Sorot24.id)

Wamen ATR/Waka BPN juga mendorong jajaran di daerah untuk melakukan pemantauan rutin terhadap wilayah HGU yang berpotensi mengalami kebakaran. Pengawasan dilakukan dengan membandingkan data bidang HGU dengan titik panas (_hotspot_) yang terpantau.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar tidak akan ditoleransi. Pemegang HGU yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. “Sanksi dapat berupa peringatan, evaluasi terhadap pemanfaatan tanah, hingga langkah administratif lainnya sesuai tingkat pelanggaran dan hasil pemeriksaan lintas instansi,” ujar Wamen Ossy.

Apel kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago. Kegiatan diawali dengan pemantauan pasukan Satgas Karhutla, serta dilanjutkan dengan demonstrasi pemadaman api menggunakan berbagai peralatan oleh petugas di lapangan.

red24-(RG)