Maesyal Rasyid Resmikan Masjid Jami Baiturrahman Sukamulya, Tegaskan Fungsi Masjid untuk Pendidikan dan Moral Generasi

Bupati Maesyal Rasyid tanda tangani prasasti peresmian Masjid Jami Baiturrahman Sukamulya
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menandatangani prasasti peresmian Masjid Jami Baiturrahman disaksikan DKM dan tokoh masyarakat Sukamulya, Sabtu malam 12/9/2026. Jamal/SOROT24.ID

sorot24.id | KABUPATEN TANGERANG– Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi meresmikan Masjid Jami Baiturrahman yang terletak di Kampung Panggang, Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Sabtu malam (12/9/2026). Peresmian tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengapresiasi semangat masyarakat dan DKM yang telah bekerja keras membangun rumah ibadah ini. Ia menyebut berdirinya masjid merupakan wujud nyata kebersamaan dan gotong royong warga Sukamulya.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama-sama meresmikan Masjid Jami Baiturrahman. Ini bukan hanya kebanggaan warga Kampung Panggang, tetapi juga aset umat Islam di Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

BACA JUGA : Ketua PMI Kecamatan Tigaraksa Resmi Menutup Pelantikan dan Orientasi PMR Jilid IV,Dinna Suzatmika : Ini Awal Dari Pengabdian

 

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid berpidato saat peresmian Masjid Jami Baiturrahman Sukamulya dirangkaikan Maulid Nabi
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan sambutan pada peresmian Masjid Jami Baiturrahman di Kampung Panggang, Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Sabtu malam 12/9/2026. Acara dirangkaikan Maulid Nabi Muhammad SAW. Jamal/SOROT24.ID

Masjid Harus Jadi Pusat Pendidikan
Bupati menegaskan, fungsi masjid tidak berhenti pada tempat ibadah lima waktu. Ke depan, masjid harus dihidupkan dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.

“Masjid ini saya minta untuk difungsikan sebagai pusat pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak kita. Jadikan tempat untuk memperkuat silaturahmi, membangun ukhuwah Islamiyah, dan menjadi benteng moral serta spiritual generasi muda,” tegasnya.

Menurut Maesyal, tantangan zaman saat ini menuntut peran masjid yang lebih besar. Di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh negatif, masjid diharapkan mampu membentengi akhlak pemuda.

“Kalau masjid kita makmur dengan kegiatan, maka insyaAllah anak-anak kita akan tumbuh dengan akhlak yang baik. Mereka punya tempat untuk belajar, berdiskusi, dan mengisi waktu dengan hal positif,” jelasnya.

BACA JUGA : PalmCo Mampu Pastikan Asal Usul Crude Palm Oil Bukan Hanya Sekedar Mutu

Momentum Maulid untuk Teladani Akhlak Rasulullah
Peresmian yang bertepatan dengan Maulid Nabi dijadikan Bupati sebagai pengingat bagi seluruh umat Islam untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW.

“Peringatan Maulid ini jangan hanya jadi seremoni. Mari kita jadikan momentum untuk meneladani kejujuran, kasih sayang, toleransi, dan kerja keras yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.

Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat diterapkan mulai dari lingkungan keluarga, tempat kerja, hingga bermasyarakat.

Apresiasi Gotong Royong Warga
Bupati Maesyal juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pembangunan, DKM, donatur, dan seluruh warga yang terlibat. Menurutnya, tanpa kebersamaan, pembangunan masjid sebesar ini tidak akan terwujud.

“Membangun itu mudah, yang sulit adalah memakmurkannya. Karena itu saya titip, mari kita jaga kebersihan, kenyamanan, dan keasrian masjid ini bersama-sama,” pesannya.

BACA JUGA : Walikota Serang,Budi Rustandi : Tiga Tahun TTKKBI Berikan Kontribusi Nyata Bagi Kota Serang

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendukung kegiatan keagamaan di masyarakat. Salah satunya melalui program bantuan untuk DKM dan kegiatan pembinaan umat.

*Harapan untuk Kemaslahatan Umat*
Di akhir acara, Bupati berdoa agar Masjid Jami Baiturrahman membawa keberkahan bagi seluruh warga Sukamulya dan Kabupaten Tangerang.

“Semoga masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat luas. Menjadi tempat lahirnya para penghafal Qur’an, tempat lahirnya generasi yang cinta masjid dan cinta bangsa,” pungkasnya.

Acara peresmian berlangsung khidmat. Hadir unsur Forkopimcam Sukamulya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah agama, shalawat, dan doa bersama untuk keselamatan masyarakat.

Dengan diresmikannya masjid ini, diharapkan syiar Islam di wilayah Sukamulya semakin kuat. Masjid tidak hanya menjadi tempat sujud, tetapi juga pusat peradaban umat untuk belajar, beribadah, dan mempererat persaudaraan.

red24/Kanu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *