Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memberikan keterangan kepada awak media terkait viralnya isu teror ‘pocong’ yang diduga menjadi modus kejahatan di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa (19/5/2026). Polresta Tangerang meningkatkan patroli dan mengimbau warga mengaktifkan siskamling.(dok:istimewa/sorot24.id)

sorot24.id|TANGERANG — Kepolisian Resor Kota Tangerang merespons viralnya isu teror ‘pocong’ di Kecamatan Rajeg yang beredar di media sosial. Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan kejadian tersebut diduga bukan peristiwa mistis, melainkan modus tindak kriminal.

Dalam narasi yang beredar, sosok menyerupai pocong sengaja digunakan untuk menakuti penghuni rumah agar panik dan membuka pintu. Setelah pintu dibuka, pelaku disebut melancarkan aksi perampokan.

“Jangan sampai masyarakat merasa takut yang justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian maupun perampokan,” kata Indra Waspada, Selasa (19/5/2026).

Menurut dia, aksi menyerupai teror itu diduga sengaja dilakukan untuk menciptakan rasa takut di tengah masyarakat. Situasi tersebut kemudian dapat dimanfaatkan pelaku kriminal saat lingkungan dalam kondisi tidak kondusif.

Guna memberi rasa aman, Indra memastikan Bhabinkamtibmas bersama unsur Babinsa dan perangkat lingkungan akan meningkatkan patroli di permukiman warga, khususnya pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga didorong mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan atau ronda malam.

“Kami juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali ronda atau siskamling. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Indra meminta warga tetap tenang namun waspada, serta tidak menyebarkan informasi yang belum tervalidasi kebenarannya. Ia menegaskan masyarakat diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan call center 110 yang aktif 24 jam.

“Tingkatkan kewaspadaan, namun tenang dan tidak panik serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tervalidasi dengan tidak menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya,” kata Indra.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tetap melakukan penyelidikan terkait viralnya teror ‘pocong’ tersebut. “Kami tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelakunya serta apa motif sebenarnya,” pungkasnya.

red24-(molly)

Aktivis pemerhati kebijakan publik Hendra Primitif. Hendra mengajak masyarakat membangun kesadaran sosial mulai dari menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan

sorot24.id | TANGERANG — Aktivis pemerhati kebijakan publik, Hendra Primitif, mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran sosial mulai dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar.

Menurut Hendra, kepedulian bersama terhadap kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan menjadi kunci terciptanya kehidupan masyarakat yang sehat dan harmonis.

“Persoalan lingkungan saat ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran aktif masyarakat juga dibutuhkan, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga menjaga ketertiban lingkungan,” kata Hendra di Kabupaten Tangerang, Senin.

Hendra menilai, kepedulian sederhana yang dilakukan bersama-sama akan berdampak besar bagi kehidupan bermasyarakat. Ia menyebut, budaya gotong royong dan rasa peduli antarwarga perlu terus ditumbuhkan di tengah kehidupan modern.

“Lingkungan yang bersih dan nyaman akan berdampak positif pada kesehatan, keamanan wilayah, hingga hubungan sosial yang harmonis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendra berharap pemerintah daerah memperkuat program edukasi lingkungan dan berkolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum serta ketertiban lingkungan.

“Kepedulian kecil yang dilakukan bersama akan menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan tertib. Kalau kesadaran sosial terus dibangun, beban persoalan di masyarakat juga akan berkurang,” kata dia.

sorot24.id| Jakarta – SDN Grogol 01 Jakarta Barat kembali merajai lintasan cabang olahraga atletik diajang Sirkuit Student Atletics Championship (SAC) Open Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, yang diselenggarakan oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 16 Mei 2026, dengan menyabet 17 medali emas, dan 1 medali perak dinomor bergengsi estafet 4 X 100 M Putra yang dikuti oleh klub-klub atletik se-Jabodetabek dengan selisih waktu kurang dari 1 detik dari juara pertama.

Selain Cabang Olahraga Atletik yang menjadi unggulan, SDN Grogol 01 Jakarta Barat juga memiliki segudang prestasi dibidang lainnya, seperti cabang olahraga Gulat putra-putri tingkat DKI Jakarta, juara 1 dan 3 O2SN cabang olahraga Senam Lantai tingkat Kota Jakarta Barat, juara 1 Cabang Olahraga Atletik dan Juara 3 Cabang Olahraga Bulu Tangkis diajang O2SN, serta Juara 1 Menari dan Juara Harapan 1 diajang FLS3N tingkat Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Atas keberhasilan siswa-siswi SDN Grogol 01 Jakarta Barat ini, Anggota DPRD DKI Jakarta Ali Moehammad Alwi, memberikan apresiasi atas kerja keras semua pihak atas capaian prestasi non akademik ini.

“Selamat dan sukses atas prestasi luar biasa yang diraih oleh SDN Grogol 01 Jakarta Barat dalam ajang Kejuaraan Sirkuit Student Atletic Open, Kejuaraan Gulat Pelajar DKI Jakarta, serta diajang O2SN dan FLS3N tingkat Kecamatan.

“Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan di DKI Jakarta. Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras, kedisiplinan, serta sinergi antara siswa, guru, pelatih, dan orang tua mampu melahirkan generasi muda yang unggul dan berkarakter,” katanya di bilangan Kebon Sirih, Jakarta pada Senin (18/5/2026).

Selain itu, Bang Alwi secara pribadi mengapresiasi dedikasi Kepala Sekolah, para guru, khususnya pelatih, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan atlet sejak usia dini.

“Ini adalah fondasi penting dalam menciptakan bibit-bibit atlet berprestasi yang kelak dapat mengharumkan nama daerah bahkan bangsa,” terangnya.

Poster ucapan selamat untuk tim estafet 4×100 M Putra SDN Grogol 01 Jakarta Barat yang meraih Juara 2 pada Sirkuit Athletic Championship Kabupaten Tangerang. Tim yang terdiri dari Kharan, Rais, Bagus, dan Alkhalifi berhasil finis dengan selisih kurang dari 1 detik dari juara pertama.

Lebih lanjut, ia mengingatkan kepada para siswa-siswi yang telah berjuang, teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jangan cepat puas dengan capaian hari ini. Jadikan prestasi ini sebagai langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi di masa depan.

“Semoga keberhasilan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, serta menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk turut mengembangkan potensi non-akademik peserta didik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Grogol 01 Jakarta Barat, Rizki, S. Pd, atau Pak Boy menuturkan, bulan April dan Mei 2026 ini akan kami catat sebagai “Bulan Gemilang” bagi keluarga besar SDN Grogol 01.

“Sebagai Kepala Sekolah, hati saya dipenuhi rasa syukur dan bangga yang luar biasa melihat dedikasi yang membuahkan hasil nyata. Kalian adalah bukti bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Prestasi kalian di berbagai bidang sungguh membanggakan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa siswa-siswinya telah menunjukkan kekuatan fisik, mental dan semangat sportivitas seorang pemenang di ajang lomba Atletik KAPB DKI Jakarta, Sirkuit Student Atletic Open Kabupaten Tangerang, Kejuaraan Gulat untuk Pelajar SD Se DKI, Lomba 02SN Senam (Peringkat 1) Tingkat Kota Jakarta Barat, serta peringkat 1 Lomba O2SN Atletik, peringkat 1 Menari, dan harapan 1 Kriya Anyam FLS3N tingkat Kecamatan Grogol Petamburan.

“Apresiasi setinggi-tingginya juga untuk tim Tari (Juara 1) dan Kriya (Peringkat 4). Kalian telah menjaga nyala api kreativitas dan budaya di sekolah kita dalam lomba FL3SN Tingkat Kecamatan. Dan terima kasih pula saya haturkan kepada kelompok kerja SIAP peduli lingkungan yang telah menjadi garda terdepan dalam projek Urban Farming dan Adiwiyata. Tangan-tangan kecil kalian telah menanam masa depan yang lebih hijau bagi sekolah kita,” paparnya.

Oleh karena itu, dia menerangkan, bahwa keberhasilan ini adalah cermin dari kesabaran dan strategi luar biasa yang Bapak/Ibu guru berikan. Terima kasih telah melampaui tugas sekadar mengajar; kalian telah mendidik dengan hati, menemukan bakat yang terpendam, dan mengasahnya hingga berkilau. Tanpa bimbingan Bapak/Ibu guru mustahil kita bisa memborong prestasi di berbagai bidang sekaligus.

“Tak lupa saya berikan apresiasi salam hormat atas dukungan Bapak dan Ibu orang tua siswa yang menjadi “bahan bakar” utama bagi anak-anak kita. Terima kasih telah mempercayakan putra-putrinya kepada kami, serta memberikan dukungan moril maupun materil yang tak terhingga. Prestasi ini adalah kemenangan kita bersama—kemenangan kolaborasi antara sekolah dan rumah,” terangnya.

Pak Boy menegaskan, bahwa prestasi bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk tetap rendah hati dan terus menginspirasi.

“Mari kita jadikan pencapaian di bulan April dan Mei ini sebagai batu loncatan untuk prestasi-prestasi berikutnya. Teruslah bergerak, teruslah berkarya, dan tetaplah menjadi kebanggaan SDN Grogol 01. Maju Bersama, Hebat Semua,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Guru Olahraga sekaligus Pelatih Ekskul Gulat Ihsan Ardhiansyah, menyampaikan bahwa gulat mengajarkan kita cara bangkit setelah dijatuhkan. Bangga melihat semangat juang siswa-siswi SDN Grogol 01 di Kejuaran Gulat Pelajar DKI Jakarta. Hasil hari ini adalah modal berharga untuk menjadi pribadi yang lebih kuat dan bermental baja di masa depan.

“Selamat dan Sukses atas Prestasi Gemilang Siswa-Siswi SDN Grogol 01 dalam Kejuaraan Gulat Pelajar DKI Jakarta. Teruslah Berlatih, Jadilah Kebanggaan Sekolah dan Orang Tua. Grogol Satu, selalu SIAP menjadi Juara,” imbuhnya.

Menurut Pelatih Ekskul Atletik Adi Rohmadi, kontingen Atletik SDN Grogol 01 berhasil mendapatkan 17 Emas, 16 Perak, dan 13 Perunggu. Untuk menjadi yang terbaik di kejuaraan ini bukanlah hal yang mudah. Saya sangat bangga sekali dengan apa yang diraih anak-anak. Meskipun kita bermodal latihan di lapangan sekolah ternyata kita mampu bersaing dengan klub-klub Atletik ternama se DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

“Tetap semangat untuk anak-anak terlebih setelah ini kita masih akan melanjutkan perjuangan di O2SN tingkat kota Jakarta Barat yang mana 4 siswa kita akan mewakili kecamatan untuk bertanding pada cabang atletik, senam lantai, dan bulutangkis. Semoga kita bisa mempersiapkan dengan baik dan anak-anak bisa kembali lolos menuju ke tingkat Provinsi DKI Jakarta,” imbuhnya.

Ucapan terimakasih kepada Kepala Sekolah, Guru-guru, dan orang tua walimurid juga disampaikan oleh Bunda Herti, orang tua dari Alkhalifi Zeorun Irawan siswa kelas 6.

“Kami, atas nama orang tua wali murid mengucapkan terimakasih kepada Pak Boy, Kepala Sekolah, Pak Adi, Pak Ihsan, dan guru-guru lainnya yang tidak mengenal lelah telah membimbing anak-anak kami sehingga bisa menjadi anak berprestasi yang dapat membanggakan orang tua dan sekolahnya. Terimakasih juga kepada orang tua wali muridnya yang selalu mendukung program sekolah SDN dan selalu hadir disetiap lomba untuk memberikan semangat kepada anak-anak dan sekolah,” tutupnya.

Berikut nama-nama siswa-siswi SDN Grogol 01 Jakarta Barat yang berhasil mengukir prestasi diberbagai bidang non akademik.

Kejuaraan Sirkuit Student Atletics Championship (SAC) Open Jakarta, Banten dan Jawa Barat, di Kabupaten Tangerang:

Juara 1 Kanga Escape Putri:
Reynata Audy Ivanka

Juara 2 Estafet 4 X 100 M SD Putra
1. Abdiel Rais Nugroho
2. M. Kharan Syahputra
3. Bagus Nurhidayat
4. Alkhalifi Zeroun Irawan

Juara 1 :
1. Alkhalifi Zeroun Irawan
2. Abdiel Rais Nugroho
3. Bagus Nurhidayat
4. Runa Abkari Arsenio
5. Adnan Khiar Pratama
6. ⁠ Reynata Audy Ivanka
7. ⁠ Kirana Putri Latisya
8. ⁠M. Arsya Pratama
9. Assyifa Putri Aura Zaskia
10. Reus Rizkiawan
11. Gishella afsheen myesha
12 . atharizz mikhail
13. Alvi julyan Iskandar
14.Afifah Azka zakiyyah
15.fadhli bachtiar
16.Bima Pratama Wibowo
Juara 2 :
1. M. Daffa
2. Azril rafisqy Arfdahia
3. Asyla kamila
4. Alfian Rizqie mutha
5. Julio kamayel
6. Alika putri Kanza
7. Safana Abyasa Almahyra
8. Dinar Faizul Rohman
9. Alena Nadila Slavina
10.Abid aqila
11. Fika cahya monita
12. Alfira Nurul safitri
13. KHANZA DAMITHA FARADHIBA
14. Habibi Zayan Raksi
15. M. Alibahsyn Ariyan
16. Shakila Khanza Prasatio
Juara 3 :
1. Rakha Putra Ramadhan
2. M. Azzam Putra Susanto
3. Adella faranisa yudhestira
4. Muhamad rifaldi
5. Shaqilla Karunia Anjani
6. ⁠Agam Ziyad Abdillah
7. ⁠Jasmine Nathania Huda
8. Aqila Alfatun Nisa
9. Ashilla yuna ramadan
10. Khayla almira
Maritza
11. Arvian Adhyasta
12. Rasya Fabian Arpan
13. Audia Felicia Sunadi

Kejuaraan Gulat Pelajar Provinsi DKI Jakarta:

1. Alya Putri Wibisono Juara 1 kelas 38 Kg
2. Aleka Cahya Wibisono juara 2 kelas 34 KG
3. Roshilia Santika Juara 3 kelas 34 KG
4. Prabu Putra Hidayat Juara 3 kelas 40 Kg Putra

FLS3N Kecamatan Grogol Petamburan:

Juara 1 Menari
1. Aqellaadelia Putri Shinta
2. Adeeva Myesha Mustaqim
3. Assyfa Setiawati Budiman

Juara Harapan 1 Kriya Anyam
1. Mahar Inna Rayhaana

Juara O2SN Kecamatan Grogol Petamburan:

1. Bagus Nurhidayat Juara 1 Atletik kids putra
2. Alfira Nurul Safitri Juara 1 Atletik kids Putri
3. Zayda Mufidah Juara 3 Bulutangkis Putri
4. M. Alibahsyn Ariyan (Menunggu pelaksanaan pertandingan tingkat kecamatan sekaligus tingkat kota Jakarta Barat).

Kejuaraan Atletik Pelajar DKI Jakarta Edisi ke 200 tahun 2026:

– Sprint U-10 Putra Juara 3 Atharizz Mikhail
– Sprint U-12 Putra Juara 2 Bagus Nurhidayat

– Turbo U-10 Putra Juara 3 Vicky Hari Wanjaya
– Turbo U-12 Putra Juara 2
Abdiel Rais Nugroho

– Estafet Mix (Putra-Putri) Juara 1
1. Abdiel Rais Nugroho
2. Alika Putri Kanza
3. Reynata Audy
4. Alfira Nurul Safitri
5. Adnan Khiar Pratama
6. M. Daffa Ibnu Ramadhan
7. Natasya Adzhani Putri
8. Bagus Nurhidayat.

red24-LNS98

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan rencana pembangunan 10 kota baru nasional, termasuk di Kabupaten Tangerang, dalam konferensi pers di Menara BTN, Jakarta Pusat, Rabu 13/5/2026. Pemerintah telah menyiapkan lahan 5 hektare untuk pengembangan hunian MBR. (Dok: Kementerian PKP/Sorot24.id)

Sorot24.id | JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan akan membangun kota baru di Kabupaten Tangerang. Lahan seluas 4,5 hingga 5 hektare telah disiapkan untuk pengembangan kawasan tersebut.

Menteri PKP Maruarar Sirait atau Ara menyampaikan hal itu usai bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid di Jakarta Pusat, Rabu 13/5/2026. Pertemuan membahas pemanfaatan aset negara untuk pembangunan rumah susun dan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Menteri Hukum sudah menyiapkan tanah sekitar 4,5-5 hektare di Tangerang, nanti Kabupaten Tangerang,” ujar Ara di Menara BTN, Jakarta Pusat.

Kota baru ini dirancang untuk dihuni oleh masyarakat berpenghasilan rendah, menengah, hingga masyarakat berpenghasilan tanggung. Selain hunian, kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas pendidikan, ibadah, kesehatan, dan olahraga.

Ara menambahkan, pihaknya telah mengajak perbankan untuk ikut mengembangkan kota baru di Kabupaten Tangerang. Bank Syariah Nasional (BSN) disebut akan mendukung dari sisi pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi MBR, sekaligus mengoptimalkan aset negara yang belum dimanfaatkan maksimal.

Selain Tangerang, Kementerian PKP juga telah mengantongi data 10 lokasi potensial untuk pembangunan kota baru. Beberapa daerah yang masuk daftar antara lain Bogor, Batang, Deli Serdang, Kubu Raya, dan beberapa titik di Jawa Timur.

“Yang kedua, kami sudah mendapatkan data untuk bakal 10 kota baru. Di antaranya ada Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, kemudian Kubu Raya, kemudian beberapa titik lainnya. Di Jawa Timur juga sudah diberikan datanya kepada kami,” kata Ara dalam keterangan tertulis, Jumat 17/4/2026.

Saat ini, Kementerian PKP bersama instansi terkait sedang melakukan survei lokasi-lokasi strategis untuk pengembangan kota baru dan pembangunan rumah susun subsidi.

red24-(BGX)

Grafis data hewan kurban Kabupaten Tangerang: 2025 tersedia 32.936 ekor (Sapi 8.367, Kerbau 66, Kambing 4.410, Domba 20.093), 2026 diproyeksi 35.000 ekor naik 10% dari 635 lapak pedagang. (Dok: DPKP Kab. Tangerang/Sorot24.id)

sorot24.id | TANGERANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Banten memproyeksikan kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai 35.000 ekor. Jumlah itu naik sekitar 10 persen dibanding tahun 2025.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Joko [nama lengkap jika ada], menyatakan proyeksi 35.000 ekor tersebut didasarkan pada tren kenaikan permintaan dan bertambahnya lapak pedagang hewan kurban.

“Estimasi nambah sekitar 10 persen persediaan hewan kurban di tahun ini, soalnya ada beberapa tambahan lapak pedagang,” jelasnya, Senin 11/5/2026.

Sebagai perbandingan, pada Idul Adha 2025 ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Tangerang tercatat sebanyak 32.936 ekor. Rinciannya: *8.367 ekor sapi, 66 ekor kerbau, 4.410 ekor kambing, serta 20.093 ekor domba*.

“Kalau dari data tahun 2025 ketersediaan hewan kurban itu sekitar 32.000 ekor. Ketersediaan puluhan ribu ekor hewan kurban tersebut berasal dari 635 lapak pedagang hewan,” ucap Joko.

Joko menambahkan, puluhan ribu hewan kurban di Kabupaten Tangerang berasal dari berbagai daerah sentra ternak di Jawa, Sumatera, hingga Nusa Tenggara. DPKP memastikan akan memperketat pengawasan kesehatan hewan menjelang Idul Adha untuk mencegah penyakit menular seperti PMK dan antraks.

“Kita mulai cek kesehatan, kelengkapan SKKH, dan umur hewan mulai H-30. Masyarakat diimbau beli di lapak resmi yang sudah terdata DPKP agar terjamin sehat dan layak kurban,” tegasnya.

Dengan proyeksi 35.000 ekor, DPKP optimistis kebutuhan masyarakat Tangerang untuk ibadah kurban tahun 2026 dapat terpenuhi tanpa gejolak harga signifikan.

red24-(Kanu)

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengibarkan bendera start melepas keberangkatan 382 jemaah calon haji Kloter 15 JKB di halaman Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Senin 11/5/2026|10:30 Wib. Wabup berpesan jemaah jaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi. (Dok: Prokopim Kab. Tangerang/Sorot24.id)

sorot24.id | Tangerang – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah secara resmi melepas keberangkatan 382 jemaah calon haji Kabupaten Tangerang Kloter 15 JKB Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Senin 11/5/2026. Wabup Intan berpesan agar jemaah fokus ibadah dan menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengingatkan seluruh jemaah akan kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci yang bisa memengaruhi kondisi fisik dan mental. “Saat ini di Arab Saudi suhu cukup panas. Disiplin menjaga kesehatan dengan rutin minum air putih dan membawa perlengkapan pelindung seperti kipas angin portable,” tegasnya.

Ia menyebut kesempatan berhaji merupakan nikmat dan panggilan istimewa dari Allah SWT. “382 jemaah yang diberangkatkan hari ini merupakan representasi dari doa, harapan, dan penantian panjang. Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan,” ujar Intan.

Wabup Intan juga menegaskan pemerintah menjamin penuh layanan konsumsi jemaah. “Tidak perlu khawatir mengenai konsumsi, karena layanan makan sudah disediakan tiga kali sehari. Pemerintah sudah menjamin, jadi bapak dan ibu tidak perlu membawa rice cooker, kompor, apalagi beras dan minyak goreng. Cukup fokus beribadah agar menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Tahun ini, Pemkab Tangerang memberikan uang saku sebesar Rp750 ribu kepada setiap jemaah. Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Tangerang mencapai hampir 3.000 orang. Dua kloter tersisa dijadwalkan berangkat pekan depan.

“Jemaah haji Kabupaten Tangerang tahun ini memiliki rentang usia yang cukup beragam, mulai dari jemaah termuda berusia 13 tahun hingga jemaah tertua berusia 83 tahun,” tutur Wabup Intan.

Ia berpesan agar seluruh jemaah menjaga kebersamaan, saling membantu, serta mengikuti arahan petugas selama di Tanah Suci. “Saya percaya jemaah haji Kabupaten Tangerang akan menjadi duta-duta kebaikan yang membawa nama baik daerah dan bangsa Indonesia. Tunjukkan sikap santun, tertib, ramah, dan penuh kepedulian,” tutupnya.

red24-(Kanu)

Dukung Penegakan Aturan Perizinan, Hendra Primitif Minta Investor Nakal Didata

sorot24| Tangerang – Penggiat pemerhati kebijakan publik Hendra Primitif menyatakan dukungannya terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bidang perizinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat pengawasan terhadap aktivitas investasi dan usaha yang diduga belum mengantongi izin resmi.
Menurutnya, langkah pendataan hingga penindakan terhadap oknum investor atau pelaku usaha yang tidak mengurus perizinan perlu dilakukan secara tegas dan terukur, terutama apabila berpotensi merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang.
“Hari ini pemerintah daerah harus hadir menjaga ketertiban administrasi dan kepastian hukum. Investor yang taat aturan tentu harus didukung, namun bagi oknum yang menjalankan usaha tanpa mengurus izin dan berpotensi merugikan PAD daerah, sudah sepatutnya didata dan diberikan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujar Hendra Primitif.
Ia menilai, penegakan aturan perizinan bukan untuk menghambat investasi, melainkan menciptakan iklim usaha yang sehat, adil, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Hendra juga mendorong OPD terkait agar memperkuat pengawasan lintas sektor, termasuk memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai regulasi, tata ruang, dan kewajiban administrasi daerah.
“Jangan sampai ada usaha atau investasi berjalan tanpa kontribusi yang jelas terhadap daerah. Ketegasan pemerintah penting demi menjaga keadilan bagi pelaku usaha lain yang sudah patuh terhadap aturan,” tambahnya.
Ia berharap langkah pembinaan dan pengawasan dilakukan secara profesional, transparan, dan tetap mengedepankan pendekatan persuasif serta kepastian hukum demi menjaga kondusivitas investasi di Kabupaten Tangerang.

red24-(jaya)

Tumpukan barang bukti 1.370 lempeng tramadol atau 13.700 butir dan 23 botol hexymer berisi 23.000 butir yang disita dari dua bandar di Tangerang, Kamis 7/5/2026. Polisi juga amankan uang Rp3,5 juta dan HP. (Dok: Satresnarkoba/Sorot24.id)

Sorot24.id |Tangerang – Polresta Tangerang membongkar jaringan peredaran obat keras ilegal jenis tramadol dan hexymer tanpa izin. Total 37.700 butir diamankan dari dua tersangka yang diduga bandar di Kecamatan Gunung Kaler dan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, kasus terungkap berawal dari laporan masyarakat pada Rabu 29/4/2026. Informasi menyebut adanya pria yang diduga transaksi jual beli tramadol dan hexymer tanpa izin di wilayah Gunung Kaler.

“Petugas kemudian melakukan pendalaman hingga berhasil mengidentifikasi sebuah rumah di Kampung Sumur Waru, Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, yang diduga dijadikan lokasi transaksi obat keras ilegal,” kata Indra Waspada, Kamis 7/5/2026 saat konferensi pers.

Setelah dipantau, polisi menangkap tersangka M alias Brekele (27) yang ciri-cirinya sesuai info warga. “Dari tangan tersangka ditemukan 100 paket kecil hexymer dan 1.370 lempeng tramadol atau sebanyak 13.700 butir,” ungkapnya.

Geledah Rumah, Temukan 23.000 Butir Hexymer

Tak berhenti di situ, polisi menggeledah rumah tersangka M. Hasilnya, ditemukan lagi 23 botol hexymer dengan total 23.000 butir.

Selain puluhan ribu obat keras, polisi menyita uang tunai Rp3,5 juta, dua unit telepon genggam, serta plastik klip bening untuk pengemasan.

Kembangkan ke Bandar di Kronjo

Dari pemeriksaan, M mengaku dapat barang dari R alias Yoyo (35), warga Kecamatan Kronjo. “Kami kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka R di wilayah Kronjo,” ujar Indra Waspada.

Total barang bukti dari dua TKP mencapai 37.700 butir: 13.700 butir tramadol dan 24.000 butir hexymer.

Ancam 12 Tahun Penjara

Indra menegaskan peredaran obat keras tanpa izin jadi perhatian serius karena merusak generasi muda dan picu tindak kriminal.

Kedua tersangka dijerat Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Avriyani-(Molly)

Bupati Tangerang Drs. H. Maesyal Rasyid, M.Si (tengah) menerima audiensi jajaran DPW Banten dan DPD Kabupaten Tangerang Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis 7/5/2026. Pertemuan bahas penguatan tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi periode 2026-2029. Tampak Kadis Pendidikan H. Dadan Gandana dan Ketua DPW GMPK Banten Mohammad Jembar, M.Si. (Dok: Prokopim Kab. Tangerang/Sorot24.id)

sorot24.id|TANGERANG – Dalam upaya memperkuat pilar transparansi dan integritas daerah, Bupati Tangerang, Drs. H. Maesyal Rasyid, M.Si, menerima kunjungan audiensi strategis dari jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Banten dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Tangerang Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK). Pertemuan yang berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (7/5/2026), menjadi momentum krusial bagi penyelarasan visi pembangunan daerah yang bersih dan berwibawa.

‎Audiensi ini merupakan wadah diseminasi gagasan serta penyampaian rekomendasi konstruktif terkait penguatan tata kelola pemerintahan (good governance) dan optimalisasi pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk masa jabatan 2026-2029.

‎Kehadiran delegasi GMPK disambut secara inklusif oleh Bupati Tangerang, yang turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, H. Dadan Gandana, S.STP., M.Si, serta jajaran teknis dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid berdiskusi dengan Ketua DPW GMPK Banten Mohammad Jembar, M.Si saat audiensi di Pendopo Bupati, Kamis 7/5/2026. GMPK sampaikan masukan penegasan regulasi kelas jalan UU No. 22 Tahun 2009 untuk jaga durabilitas infrastruktur daerah. (Dok: Humas GMPK/Sorot24.id)

‎Ketua DPW GMPK Banten, Mohammad Jembar, M.Si, mengapresiasi keterbukaan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kehadiran mereka di gedung bersejarah tersebut adalah manifestasi kepedulian masyarakat sipil terhadap kualitas pelayanan publik dan marwah birokrasi yang akuntabel.

‎”Kami memformulasikan beberapa poin esensial sebagai kontribusi pemikiran bagi pemerintah daerah. Salah satu aspek fundamental adalah urgensi penegasan regulasi kelas jalan berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009. Langkah ini strategis untuk menjaga durabilitas infrastruktur daerah melalui pengendalian tonase kendaraan secara konsisten,” urai Jembar.

‎Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD GMPK Kabupaten Tangerang, Tubagus Rais Fathoni, menyampaikan juga pentingnya simplifikasi birokrasi pada sektor administrasi kependudukan (Adminduk) guna memitigasi potensi praktik menyimpang di lapangan. Ia mendorong adanya terobosan regulasi yang lebih humanis dan efisien bagi masyarakat dalam proses perbaikan data identitas.

‎Lebih lanjut, GMPK menyuarakan dukungan penuh terhadap sterilisasi sektor pendidikan dari praktik komersialisasi. Mereka mendorong penguatan fungsi pengawasan terhadap transparansi pengadaan sarana sekolah agar marwah pendidikan tetap terjaga sebagai layanan dasar yang murni bagi rakyat.

‎Merespons berbagai aspirasi tersebut, Bupati Tangerang, Drs. H. Maesyal Rasyid, M.Si, menunjukkan sikap kepemimpinan yang arif dan apresiatif. Ia menegaskan bahwa masukan dari GMPK merupakan elemen penting dalam sistem check and balances pemerintahan daerah.

‎”Kami memandang apresiasi dan masukan yang disampaikan sebagai energi positif bagi perbaikan berkelanjutan. Terkait regulasi kelas jalan, pemerintah daerah tengah melakukan kajian komprehensif agar kebijakan yang dilahirkan nantinya memiliki landasan hukum yang rigid dan implementatif,” ungkap Maesyal Rasyid.

‎Menyangkut integritas layanan Adminduk dan pendidikan, Bupati memberikan instruksi tegas bahwa institusi pemerintah harus menjadi teladan bagi publik. “Saya tegaskan bahwa tidak ada ruang bagi komersialisasi di luar ketentuan yang berlaku. Integritas adalah harga mati dalam pelayanan masyarakat di Kabupaten Tangerang,” tambahnya dengan bijak.

‎Bupati juga menginstruksikan langkah koordinatif lintas sektoral untuk mengevaluasi efektivitas kewenangan di tingkat kewilayahan guna memastikan pelayanan publik, mulai dari pengelolaan lingkungan hingga pemeliharaan infrastruktur, berjalan tanpa tumpang tindih fungsi.

‎Pertemuan inspiratif tersebut diakhiri dengan kesepahaman bersama untuk terus menjalin sinergi demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang unggul, berintegritas, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.

Red24: (RAS)

‎Mahasiswa Banten Ngamuk: Kebijakan Pemerintah Amburadul, Biarkan 93 Ribu Anak Banten Putus Sekolah.

sorot24.id |KOTA SERANG – Di tengah gemerlapnya klaim pembangunan di Provinsi Banten, sebuah kenyataan pahit kembali menampar wajah tata kelola pemerintahan daerah. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Banten Bersatu dan BEM PTNU Banten turun ke jalan pada Senin (4/4/2026), bukan untuk merayakan prestasi, melainkan untuk melayat matinya akses pendidikan yang adil bagi puluhan ribu anak di tanah para jawara.

‎Aksi ini menjadi alarm keras bahwa sistem pendidikan di Banten tidak sedang “baik-baik saja”, melainkan sedang koma di bawah pengawasan pemerintah. Mahasiswa menuntut tanggung jawab pemerintah yang dianggap gagal memberikan jaminan hak dasar tersebut.

‎Ratusan mahasiswa ini berkumpul dan bersatu dalam aksi demonstrasi untuk menuntut pertanggungjawaban Gubernur Banten atas carut-marut struktural pendidikan. Mereka muak dengan angka-angka fantastis putus sekolah di berbagai daerah yang terus dibiarkan menganga tanpa solusi konkret.

‎Selanjutnya mahasiswa menilai berbagai persoalan yang ada saat ini bukanlah masalah administratif biasa, melainkan masalah struktural yang require (langkah konkret segera). Data yang dihimpun para mahasiswa menegaskan status “Darurat Pendidikan” di provinsi banten tersebut.

‎Sangat mengejutkan mahasiswa menunjukkan jumlah data anak putus sekolah di sejumlah wilayah Banten tergolong sangat tinggi:

‎Fakta di lapangan berbicara lebih keras daripada wacana pejabat. Kabupaten Pandeglang “memimpin” dengan rekor menyedihkan 42 ribu anak tidak sekolah, disusul Kabupaten Lebak dengan 22 ribu anak, Kabupaten Tangerang sekitar 21 ribu anak, dan bahkan Kota Serang selaku ibu kota provinsi menyumbang sekitar 8 ribu anak. Ini bukan sekadar data administratif; ini adalah puluhan ribu masa depan anak bangsa yang sedang “dibunuh” perlahan oleh ketidakpedulian sistem.

‎Koordinator Umum Aliansi BEM Banten Bersatu, M. Abdurrahman, dalam orasinya menegaskan, angka tersebut adalah bukti nyata sistem yang sedang tidak baik-baik saja. “Angka putus sekolah yang tinggi, ketimpangan akses, hingga dugaan penyimpangan anggaran menunjukkan ada ketidakberesan. Ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

‎Kritik tajam mahasiswa juga menyoroti kebijakan pemerintah yang dinilai tidak tepat sasaran dan justru memicu persoalan baru di lapangan. Sarkasme yang paling menyakitkan adalah melihat bagaimana ketimpangan akses pendidikan terus dilestarikan.

‎Di Pandeglang, infrastruktur masih minimalis, dan guru menjadi barang langka, bahkan di wilayah hunian sementara (huntara). Seolah belum cukup, kebijakan “Sekolah Gratis” di swasta justru menciptakan kelebihan kapasitas dan dugaan “pembuangan” siswa ke sekolah negeri yang sudah penuh sesak.

‎Di sisi lain, praktek pungutan liar masih ditemukan di sekolah-sekolah swasta yang notabene menerima bantuan pemerintah. Ini adalah tata kelola yang tidak hanya tidak tepat sasaran, tetapi juga menunjukkan lemahnya pengawasan di lapangan.

‎“Kami melihat ada masalah serius dalam tata kelola pendidikan, mulai dari kebijakan yang tidak tepat sasaran hingga lemahnya pengawasan di lapangan,” lanjut Abdurrahman.

‎Ilham Rizafi, Koordinator Wilayah BEM PTNU Banten, menambahkan kritikan terkait Ketimpangan kualitas sarana dan prasarana semakin memperlebar jurang pemisah. BEM PTNU Banten mencatat 76 persen sekolah swasta masih “telanjang” dari fasilitas dasar seperti perpustakaan dan lapangan olahraga. Lebih absurd lagi, masih banyak alumni yang ijazahnya ditahan oleh pihak sekolah karena tunggakan biaya, seolah ijazah mereka adalah barang gadai, padahal pendidikan adalah hak dasar setiap anak.

‎Meskipun Gubernur Banten, Andra Soni, sebelumnya sempat menebus sejumlah ijazah alumni, Ilham menegaskan persoalan ini belum terselesaikan. “Persoalan ini harus terus diangkat karena masih banyak alumni yang membutuhkan hak mereka,” tutur Ilham.

‎”Iham juga menyoroti Persoalan sosial di lingkungan pendidikan. Fenomena perundungan (bullying) dan kekerasan digital semakin marak, menandakan bahwa sekolah belum sepenuhnya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Pemerintah seolah alpa dalam menciptakan sistem perlindungan anak yang mumpuni di dunia pendidika,” jelasnya.

‎Tuntutan Mahasiswa
‎Atas amburadulnya tata kelola tersebut, Aliansi BEM Banten Bersatu dan BEM PTNU Wilayah Banten menegaskan 11 tuntutan desakan kepada Gubernur, antara lain:

‎1. Evaluasi menyeluruh kebijakan pendidikan di Banten.

‎2. Penindakan tegas pungutan biaya di sekolah penerima bantuan.

‎3. Pembebasan ijazah tertahan melalui kebijakan bantuan sosial.

‎4.Langkah konkret menurunkan angka putus sekolah.

‎5. Pemerataan sarana prasarana sekolah swasta.

‎6. Audit menyeluruh penyaluran PIP dan tindak tegas pelaku pemotongan dana.

‎7. Penguatan sistem perlindungan anak dari bullying dan kekerasan digital.

‎8. Keterbukaan informasi publik terkait bantuan pendidikan.

‎9. Pemerataan distribusi guru dan evaluasi kebijakan guru non-ASN.

‎10. Perhatian serius pada pendidikan di huntara dan wilayah terpencil.

‎11. Hentikan kebijakan penghapusan program studi tanpa kajian.

‎Mahasiswa menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu ini sampai ada perubahan nyata, menegaskan bahwa “Pendidikan seharusnya menjadi alat pembebasan, bukan sekadar instrumen kebijakan.”

Red24🙁 RAS)