sorot24.id | TANGERANG – Diskominfo Kota Tangerang kembali tancap gas literasi digital. Kamis (27/8/2026), Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang menggelar Pelatihan Kelompok Informasi Masyarakat atau KIM Vol. 2.
Kali ini temanya beda: Pemanfaatan Artificial Intelligence atau AI. Kegiatan berlangsung pukul 13.00 WIB di Ruang Al Amanah, Puspem Kota Tangerang Lantai 5.
Acara dibuka langsung Kepala Diskominfo Kota Tangerang Dr. Mugiya Wardhany, SE, M.Si didampingi Kepala Bidang DKIP Kominfo Kota Tangerang Yoga Sektianto, S.STP.
BACA JUGA ; Polda Sumbar Sekolahin 490 Personel, Kabidhumas: Kehumasan Tugas Semua Anggota
Dosen UPH Bongkar Cara Pakai AI
Sebagai narasumber, Diskominfo menggandeng Okky Putra Barus, S.Kom, M.M, M.Ti, Associate Professor Universitas Pelita Harapan atau UPH.


Di depan puluhan anggota KIM se-Kota Tangerang, Okky membedah bagaimana AI bisa jadi senjata baru untuk kegiatan jurnalistik warga.
Mulai dari membantu menulis berita, membuat desain grafis, sampai menganalisis data untuk penyebaran informasi yang akurat di tingkat komunitas.
“AI bukan untuk menggantikan manusia, tapi menjadi alat bantu. KIM sebagai garda terdepan informasi di masyarakat harus melek teknologi dan bijak menggunakannya,” ujar Okky.
Peserta tampak antusias. Mereka langsung praktik pakai tools AI untuk bikin konten dan berita.
Target: KIM Jadi Produsen Konten Kreatif
Kepala Diskominfo Kota Tangerang Dr. Mugiya Wardhany menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar seremonial. Tujuannya jelas: meningkatkan kapasitas KIM menghadapi era digital.
BACA JUGA : KKM Kelompok 2 Uniba Terapkan Alat Pendeteksi Kebocoran Gas untuk Tingkatkan Keselamatan Masyarakat
“Kami ingin KIM Kota Tangerang tidak hanya menjadi penyebar informasi, tapi juga mampu memproduksi konten yang kreatif, cepat dan bertanggung jawab dengan bantuan teknologi AI,” ucap Mugiya.
Menurut Mugiya, di tengah derasnya hoaks dan banjir informasi, peran KIM sangat strategis. Mereka harus bisa jadi penyaring sekaligus produsen informasi yang benar.
Dengan bekal AI, KIM diharapkan bisa bekerja lebih cepat, efisien, dan punya daya saing dalam membuat konten yang menarik untuk warga.
Pelatihan ini jadi bukti Pemkot Tangerang serius mendorong transformasi digital sampai ke level komunitas. KIM tidak hanya dituntut aktif, tapi juga adaptif dengan teknologi.
Ke depan, Diskominfo menargetkan KIM di 13 kecamatan bisa jadi “mini media center” yang mampu memproduksi informasi positif, edukatif, dan berdampak langsung ke masyarakat.
red24/molly













Respon (3)