sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau pelaksanaan program bedah rumah sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni di Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Jumat (4/9/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal didampingi Ketua TP PKK Kab. Tangerang, Kepala Dinas Perkim, Camat Sindang Jaya, kepala desa, BAZNAS, Kapolsek, Danramil serta unsur terkait lainnya.
Bupati mengatakan ada 4 rumah di Desa Sindang Panon yang mendapatkan program rehabilitasi melalui bedah rumah Pemerintah Kabupaten Tangerang. Program ini bagian dari komitmen Pemkab dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar menjadi rumah yang layak, sehat, dan nyaman.
BACA JUGA : BAZNAS Tangerang Latih 20 Mustahik Jadi Terapis Spa, Bekam, dan Pijat Syariah


“Hari ini kami bersama Pak Kadis Perkim, Pak Camat, kepala desa, BAZNAS, Kapolsek dan Danramil hadir dalam rangka melaksanakan program pembangunan bedah rumah.
Ada empat rumah di Desa Sindang Panon yang kita rehab sesuai dengan program yang ada dari Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya difokuskan pada fisik rumah, tetapi juga aspek sanitasi dan kesehatan lingkungan. Rumah yang dibangun nantinya dilengkapi kamar mandi dan toilet di dalam rumah, ventilasi cukup, lantai keramik serta atap genteng.
“Rumahnya nanti kita bangunkan menjadi rumah yang sehat, ada toilet dan kamar mandi di dalam, ventilasi yang cukup, lantainya keramik dan genteng,” katanya.
BACA JUGA : Bekali 1.075 Mahasiswa, Pemkab Tangerang Gelar Pembekalan Beasiswa Gemilang 2026
Ia juga berdialog langsung dengan warga dan mendengar aspirasi masyarakat Sindang Panon. Salah satunya terkait kebutuhan air bersih saat musim kemarau.
Menanggapi hal tersebut, Bupati memastikan kebutuhan air bersih akan ditangani melalui pembangunan sarana air bersih atau SAB.
Sarana ini diharapkan bisa dimanfaatkan tidak hanya penerima manfaat bedah rumah, tetapi juga warga sekitar.
“Karena sekarang musim kemarau, tadi ibu-ibu dan nenek-nenek juga menyampaikan permohonan air bersih. Insya Allah nanti sekalian rumahnya kita bangunkan, sarana air bersihnya juga kita bangunkan,” jelasnya.
BACA JUGA : Bupati Tangerang Apresiasi Rajawali Junior League 2026, Harap Lahirkan Pemain Nasional Hingga Internasional
Ia menambahkan, sarana air bersih tersebut juga diupayakan dapat mengakomodasi kebutuhan beberapa keluarga di lingkungan sekitar.
“Bukan hanya untuk Ibu Saidah, tetapi nanti warga yang lain juga bisa memanfaatkan air bersih ini. Kita bangunkan sarana air bersihnya,” ungkapnya.
Bupati Maesyal menegaskan, penyediaan hunian layak dan akses air bersih merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Rumahnya kita rehab supaya sehat. Kalau rumah sehat, airnya bagus, masyarakatnya juga sehat,” tegasnya.
BACA JUGA : Usai Sambutan Haru, Kader Babakan Pecah Ketawa di Games Ceria Pantai Pandan
Sementara itu salah satu penerima manfaat, Ariyanah, warga Desa Sindang Panon, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tangerang, khususnya Bupati Tangerang, atas bantuan bedah rumah yang diterimanya.
Ia mengatakan kondisi rumahnya yang sebelumnya tidak layak akan segera berubah menjadi hunian yang lebih layak, sehat dan nyaman.
“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bapak Bupati Tangerang, yang telah membangun rumah saya. Sebelumnya tidak layak, sekarang insya Allah akan menjadi rumah yang layak dan rumah yang sehat dengan kamar mandi di dalam,” ujar Ariyanah.
Pemkab Tangerang menargetkan program bedah rumah terus berjalan di seluruh kecamatan. Selain memperbaiki fisik rumah, program ini juga menyasar peningkatan sanitasi, air bersih, dan lingkungan sehat bagi warga kurang mampu.
red24/KDL












