sorot24.id | TANGERANG – Ekstrakurikuler Teater “Bisa Meren” dari SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan, Kabupaten Tangerang, turut memeriahkan ajang Exciting Banten Festival 2026. Acara bergengsi ini digelar oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Banten pada Minggu (21/6/2026).

‎Pada edisi tahun ini, Teater Bisa Meren berpartisipasi dalam Lomba Kategori Seni Pertunjukan yang menjadi salah satu rangkaian utama festival. Kompetisi tersebut mengusung tema kreativitas anak muda Banten untuk mempromosikan potensi pariwisata dan budaya daerah melalui karya seni pertunjukan yang orisinal dan inspiratif. Dalam ajang ini, mereka membawakan naskah orisinal berjudul “SAMSARA” karya Khoirul Anam.

‎Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan, Wisnu, menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat para siswa.
‎“Kami bangga Teater Bisa Meren berani tampil di event level provinsi. Ini bukti nyata bahwa siswa SMK tidak hanya unggul di bidang vokasi, tetapi juga kreatif di bidang seni dan budaya. Kami berharap karya mereka bisa menginspirasi teman-teman pelajar lain di Banten,” ujar Wisnu.

 Baca Juga : ‎Dibuka Wali Kota, Jalan Sehat Sarungan Al Azhom 2026 Banjir Doorprize Umroh

‎Rasa syukur dan bangga juga diungkapkan oleh Khoirul Anam, sosok di balik lahirnya naskah “SAMSARA”. Ia mengaku tidak menyangka karya yang ditulisnya bisa menggema di panggung sekalas provinsi.

Anggota Teater Bisa Meren SMK Pilar Bangsa Sepatan berfoto bersama dengan properti topeng usai latihan pementasan SAMSARA
Seluruh anggota Teater Bisa Meren SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan berpose bersama usai persiapan pementasan “SAMSARA” untuk Exciting Banten Festival 2026. Proses produksi melibatkan seni peran, sinematografi, hingga penyuntingan. dok :ras/sorot24.id

 

 Baca Juga : Reses Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PAN Komisi V di Hadiri Ratusan Konstituen


‎“Tentu sangat bersyukur dan bangga sekali karya saya, ‘SAMSARA’, bisa dibawakan oleh teman-teman di ajang tingkat provinsi ini. Melihat tulisan saya hidup di atas panggung besar adalah kepuasan yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk melahirkan karya yang kompetitif,” ungkap Anam.

‎Ia juga memberikan motivasi kepada rekan-rekan sesama pecinta seni untuk tidak takut dalam menuangkan ide dan kreativitas. “Jangan pernah ragu untuk mulai menulis atau berkarya. Teruslah asah potensi diri, karena anak muda Tangerang dan Banten punya kreativitas yang tidak kalah hebat dari daerah lain,” tambahnya penuh semangat.

‎Di sisi lain, Pembina Teater Bisa Meren, Ismail, menambahkan bahwa proses produksi pementasan ini melibatkan seluruh anggota teater secara total, mulai dari penulisan naskah, seni peran, sinematografi, hingga proses penyuntingan (editing).

‎“Anak-anak belajar kerja tim, disiplin waktu, dan menuangkan ide kreatif mereka. Terima kasih untuk Dispar Banten yang sudah menyediakan wadah gratis dan berhadiah besar untuk para pelajar,” kata Ismail.

‎Partisipasi Teater Bisa Meren ini diharapkan menjadi langkah awal bagi SMK Teknologi Pilar Bangsa Sepatan untuk konsisten berkarya, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Tangerang di kancah provinsi.

‎Red : RAS

 

 

sorot24.id | TANGERANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang menertibkan sebanyak 81 bangunan lapak dan kios di kawasan Eks Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS) Pasar Cisoka, Jalan Raya Megu, Kecamatan Cisoka, Sabtu (20/6/2026). Penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menegakkan peraturan daerah sekaligus menjaga ketertiban umum dan penataan kawasan.

Keberadaan lapak dan kios di lokasi tersebut dinilai tidak sesuai dengan ketentuan tata ruang yang berlaku. Selain itu, aktivitas perdagangan di kawasan eks TPPS Pasar Cisoka juga menyebabkan gangguan terhadap ketenteraman dan ketertiban umum, termasuk memicu kepadatan arus lalu lintas di Jalan Raya Megu yang menjadi akses utama masyarakat.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna, mengatakan pelaksanaan penertiban dilakukan secara terukur dan melibatkan berbagai unsur guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Sebanyak 200 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri, serta perangkat daerah terkait.

“Untuk mempercepat proses penertiban, Satpol PP juga mengerahkan dua unit alat berat excavator. Penggunaan alat berat dilakukan secara bertahap dan terukur guna membongkar bangunan lapak dan kios yang masih berdiri di kawasan eks TPPS, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan pedagang maupun petugas di lapangan,” ujar Ana.

Ia menegaskan, selama proses penertiban pihaknya mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog dan komunikasi persuasif dengan para pedagang, termasuk kepada sejumlah pihak yang sebelumnya sempat menyampaikan penolakan terhadap rencana penertiban.

“Dalam proses penertiban, kami mengedepankan pendekatan humanis dengan melakukan dialog bersama para pedagang yang sebelumnya sempat melakukan aksi penolakan. Personel kami juga membantu pedagang merapikan dan mengangkut barang dagangan mereka agar proses relokasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Tidak hanya melakukan pembongkaran, petugas Satpol PP turut membantu pemindahan barang-barang milik pedagang ke lokasi yang telah disiapkan. Sebagian pedagang diantar menuju Pasar Tradisional Cisoka untuk melanjutkan aktivitas usahanya, sementara sebagian lainnya memilih membawa barang dagangan kembali ke rumah masing-masing dengan bantuan petugas.

Menurut Ana, pendekatan tersebut dilakukan agar proses penataan kawasan dapat berjalan secara tertib, aman, dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan.

Sebelum pelaksanaan penertiban, Satpol PP Kabupaten Tangerang telah menjalankan seluruh tahapan prosedural sesuai ketentuan yang berlaku. Tahapan tersebut diawali dengan pendataan terhadap 81 bangunan dan pelaku usaha, dilanjutkan dengan penyampaian Surat Peringatan (SP) pertama, kedua, dan ketiga, hingga pemberian surat pemberitahuan pembongkaran.

“Seluruh proses telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, mulai dari pendataan hingga penyampaian surat pemberitahuan pembongkaran,” jelasnya.

Pelaksanaan penertiban ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2023 tentang Standar Operasional Prosedur Satuan Polisi Pamong Praja serta Peraturan Bupati Tangerang Nomor 18 Tahun 2023 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Melalui penataan kawasan eks TPPS Pasar Cisoka, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat mewujudkan lingkungan yang lebih tertib, aman, nyaman, serta sesuai dengan peruntukan tata ruang yang telah ditetapkan.

red24_AS

Wabup Intan Berikan Apresiasi : Milad Sekarwangi Cake ke 18 Hadirkan Ragam Nusantara 

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri perayaan HUT ke-18 Sekarwangi Cake di The Breeze BSD Kec. Pagedangan, Sabtu (20/06/26).

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan sangat mengapresiasi Sekarwangi Cake yang menghadirkan ragam nusantara dalam perayaan HUT ke-18.

“Kreativitasnya luar biasa, kita akan menyaksikan kue sepanjang 18 meter yang akan dihias oleh 18 baker dari berbagai daerah dan pasti selesainya ini jadi cantik,” ungkap Wabup Intan.

Menurutnya, hadirnya 18 pembuat kue (Baker) dari berbagai daerah yang berkolaborasi menghias kue bukan hanya untuk menunjukan kreatifitas, namun juga bahwa perbedaan itu sebuah kekuatan yang bisa menghasilkan sesuatu yang unik dan luar biasa.

“Ini bukan hanya bentuk kreatifitas tapi menunjukan bahwa perbedaan prinsip, ide dan pemikiran dengan tujuan yang sama akan menciptakan sesuatu yang luar biasa dan unik,” ujarnya.

Lanjut dia, pemerintah daerah melalui OPD terkait terus mendorong UMKM industri ekonomi kreatif agar bisa berkembang dan berdaya saing. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pendampingan, pelatihan sampai dengan pemberian bantuan sehingga UMKM dan para pelaku industri kreatif dapat memberikan kontribusinya terhadap perekonomian daerah.

“Di Kabupaten Tangerang sampai saat ini industri kreatif dan UMKM ada sekitar 70.000. Mereka ini kebanyakan makanan dan minuman. InsyaAllah dengan tingginya jumlah UMKM ini menjadi tolak ukur dan tulang punggung perekonomian di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Pihaknya pun mengucapkan selamat dan sukses kepada Sekarwangi Cake atas hari jadinya ke-18 dan berharap keberadaannya juga semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sekitar, khususnya di Kecamatan Pagedangan.

“Mudah-mudahan ke depan makin besar lagi dan makin bisa merekrut pegawai-pegawai atau masyarakat sekitar yang punya skill untuk menjadi stafnya Sekarwangi atau diundang sama Pemda untuk ngajarin supaya ibu-ibu juga bisa punya usaha rumahan yang bisa membantu perekonomian mereka,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Founder Sekarwangi Cake, Ni Kadek Sekarwangi mengungkapkan bahwa pihaknya mengusung tema “Ragam Warna Indonesia, Berkarya dan Bersatu dalam Kreativitas” dalam rangka HUT ke-18.

Tema tersebut menunjukkan simbol keberagaman Indonesia, mulai dari berbagai pulau, budaya dan bahasa memiliki satu tujuan yang sama, berkolaborasi bukan untuk kompetisi tapi kita untuk berkreasi bersama. 

Kue sepanjang 18 meter tersebut didekorasi oleh 18 baker dari beberapa daerah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Lampung, Bandung, Bogor, Bekasi, dan Kuningan.

“Kue ini adalah simbol yang memberikan pesan dan filosofi Indonesia, khususnya semua yang ada di sini. Bersatu, menyatukan perbedaan. Kita bersatu bersama, inilah keindahan Indonesia dan kita semua harus menciptakan masa depan yang cerah buat anak-anak kita dan generasi muda kita,” jelasnya.

red24_AS

sorot24.id | YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor keuangan, PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Perseroda), berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam ajang bergengsi The Finance Top 100 BPR 2026 yang diselenggarakan oleh Infobank Media Group di Mustika Hotel Yogyakarta, Jumat (19/06/2026), Kabupaten Tangerang sukses memborong empat penghargaan sekaligus.

Dalam ajang bergengsi The Finance Top 100 BPR 2026 Kabupaten Tangerang sukses memborong empat penghargaan sekaligus. foto/dok: istimewa . [red24]

Apresiasi tertinggi diberikan kepuada Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang dinobatkan sebagai Best Regional Leader The Finance 2026. Sejalan dengan itu, Pemkab Tangerang juga sukses masuk dalam jajaran penerima Regional Economic Award for Economic Strengthening and Financial Inclusion. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen dan peran aktif pemerintah daerah dalam mendorong penguatan ekonomi serta perluasan inklusi keuangan masyarakat melalui optimalisasi peran BUMD.

Tidak kalah membanggakan, PT BPR Kerta Raharja Gemilang turut mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan yang sehat dan tepercaya dengan meraih predikat Top 100 BPR 2026 untuk kategori BPR dengan aset di atas Rp100 miar. Prestasi ini semakin lengkap dengan masuknya Direktur Utama BPR Kerta Raharja Gemilang, Ai Suherlan, dalam jajaran Top 10 CEO atas kepemimpinannya yang visioner dan adaptif di tengah berbagai tantangan industri keuangan.

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tangerang Syaifullah hadir mewakili Bupati dalam Acara Penganugerahan tersebut, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas capaian prestisius ini. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan wujud nyata dari keberhasilan kepemimpinan Bupati Moch. Maesyal Rasyid dalam mengorkestrasi kebijakan ekonomi daerah.

“Penghargaan Best Regional Leader untuk Bapak Bupati serta Regional Economic Award bagi Pemkab Tangerang ini mencerminkan komitmen kuat intervensi pemerintah daerah dalam penguatan ekonomi dan perluasan akses keuangan. Sinergi yang baik antara kebijakan kepala daerah dan profesionalisme pengelolaan BUMD terbukti mampu memberikan dampak signifikan bagi perekonomian wilayah,” ujar Syaifullah.

Lebih lanjut, Syaifullah menekankan bahwa pencapaian yang diraih oleh BPR Kerta Raharja Gemilang, baik sebagai institusi maupun penghargaan untuk jajaran direksi, menjadi pelecut semangat untuk terus meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Prestasi ini bukan akhir, melainkan motivasi besar untuk terus berinovasi dan menjaga kepercayaan nasabah. Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendukung penuh penguatan peran BPR Kerta Raharja Gemilang agar semakin inklusif, sehat, dan tangguh,” pungkasnya.

red24_AS

Bangun Sinergi Antar Lembaga : BPJS Ketenagakerjaan Kacab Serang Adakan Media Gathering dengan Para Awak Media 

sorot24.id | SERANG – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Serang adakan media gathering dengan para wartawan. Kegiatan dilaksanakan di The West Cove Hotel Cinangka – Anyer kabupaten Serang Jumat sampai dengan Minggu 19 – 20 Juni 2026.

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Serang membangun sinergi bersama awak media. foto/dok : istimewa. [red24]
Dalam acara tersebut hadir kepala Kantor Wilayah Banten BPJS Ketenagakerjaan serta Para Kacab BPJS Ketenagakerjaan di wilayah kabupaten dan Kota, Kacab Serang Raya, Kacab Rangkasbitung-Lebak, Kacab Cikande dan Kacab Kota Cilegon.

Kegiatan media gathering ini diawali pemaparan materi mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan, pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ), Manfaat Layanan Tambahan (MLT) dan Program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda).

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Serang Raya Uus Supriyadi, melalui pemaparan soal layanan jaminan sosial serta peningkatan pelayan terhadap para pekerja formal dan informal di depan para awak media.

Uus Supriadi, dalam pemaparan tentang isi materi keterkaitan soal jaminan sosial ketenagakerjaan, sinergitas antara BPJS dengan para awak media tentang pelayan jaminan sosial soal teknis dan aturan BPJS ketenagakerjaan sampai ke masyarakat.

Acara Media Gathering BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Serang dengan para awak media di isi pula dengan kegiatan jalan sehat bersama di pagi hari di sekitar lokasi the west cove hotel di wilayah Anyer – Cinangka kabupaten Serang.

red24_RG

Jelang Rakernas 2026 : Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif PTK Indonesia Kuatkan Program Kerja Organisasi

sorot24.id | JAKARTA –  Bidang UMKM & Ekonomi Kreatif PTK Indonesia, Phang Mui Jun memimpin rapat koordinasi bersama seluruh anggota bidang di MGK Office Tower B,Lantai 8 Kemayoran, Jakarta Pusat. Sabtu (20/6/2026). Rapat ini fokus mematangkan program kerja yang akan disampaikan pada Rakernas PTK Indonesia 8 Agustus 2026 mendatang.

Abraham Rudy Hartono (kanan) Dewan Penyantun Pengurus Pusat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama Sudirnan Indra . foto/dok : Pribadi. [red24]

Dalam rapat koordinasi tersebut, para anggota membahas strategi penguatan UMKM binaan, pengembangan ekonomi kreatif, serta rencana pendampingan dan pelatihan untuk pelaku usaha di bawah naungan PTK Indonesia.

“Bidang UMKM & Ekonomi Kreatif punya peran strategis dalam menggerakkan roda ekonomi anggota. Lewat Rakernas nanti, kami akan memaparkan program nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM, mulai dari akses permodalan, digitalisasi, sampai perluasan pasar,” ujar Phang Mui Jun.

Ia menegaskan bahwa arah program 2026-2027 akan lebih mengutamakan kolaborasi, inovasi, dan keberpihakan kepada UMKM akar rumput agar naik kelas dan berdaya saing.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal Bidang UMKM & Ekonomi Kreatif untuk memastikan seluruh program yang dibawa ke Rakernas PTK Indonesia 8 Agustus 2026 sudah terukur, aplikatif, dan menjawab kebutuhan anggota di lapangan.

red24_SPC

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/24-Prokopim/VI/2026

sorot24id | Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri sekaligus secara resmi membuka Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Selasa (16/06/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Ciakar dan seluruh pihak yang telah menghadirkan ruang ekonomi, sosial dan budaya bagi masyarakat Desa Ciakar dan sekitarnya.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Ciakar beserta seluruh elemen masyarakat yang telah berinisiatif dan bekerja keras menghadirkan pasar tradisional ini sebagai ruang ekonomi, sosial, sekaligus budaya bagi masyarakat,” ujar Wabup Intan

Menurut dia, pasar tradisional bukan sekadar tempat jual beli, melainkan pusat pergerakan ekonomi rakyat, tempat bertemunya produsen dan konsumen lokal, serta wadah pelestarian budaya dan kuliner nusantara yang menjadi identitas daerah

“Di Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini, kita melihat semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga tradisi sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru dan
mengenalkan kekayaan kuliner daerah kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” ujarnya

Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan UMKM, pemberdayaan masyarakat desa, serta pengembangan potensi lokal yang dimiliki setiap wilayah.

“Pembangunan yang kuat harus dimulai dari desa, karena desa merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Keberadaan Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini diharapkan menjadi ruang produktif yang dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha, membuka peluang kerja, serta memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial warga,” tandasnya

Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah makan jajanan tradisional di Pasar Sumur Gede Cipari Desa Ciakar Panongan
Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah mencicipi jajanan tradisional saat meninjau Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari, Desa Ciakar, Panongan, Selasa (16/6/2026). Intan minta pedagang jaga higienitas produk makanan dan minuman. (Foto: http://Sorot24.id)

Lanjut dia, keberhasilan pasar tradisional tidak hanya diukur dari ramainya transaksi dan meningkatnya pendapatan pedagang, tetapi juga dari kebersihan, kenyamanan, dan keamanan lingkungan pasar itu sendiri. Untuk itu, dia juga menghimbau para pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pasar tersebut agar tetap bersih, aman dan nyaman

“Saya mohon kepada pengelola, pedagang dan masyarakat, rawat dan jaga pasar ini agat tetap bersih, rapi, aman dan nyaman. Jaga kehigienisan produk yang dijual, khususnya makanan dan minuman, sehingga kualitas dan keamanan pangan tetap terjamin,” himbaunya

Wabup Intan juga berharap dengan lingkungan yang bersih dan produk yang higienis, Tradisional Sumur Gede Cipari Desa Ciakar akan semakin berkembang dan dipercaya masyarakat serta mampu menjadi contoh pasar tradisional yang sehat, tertib, dan nyaman di Kabupaten Tangerang.

“Saya optimistis bila Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini bersih, aman, nyaman dan higienis akan berkembang menjadi destinasi ekonomi dan budaya yang membanggakan bagi Masyarakat Desa Ciakar dan Kabupaten Tangerang,” pungkasnya

(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24/Deddy

sorot24.id | TANGERANG_ – Di tengah teriknya cuaca Kota Tangerang, segelas Es Teh Poci racikan Della menjadi pelepas dahaga andalan pengunjung Taman Elektrik, Masjid Raya Al-Azhom. Bermodal gerobak kuning dan senyum ramah, Della merintis usahanya di ikon Kota Tangerang ini.

Kawasan Taman Elektrik Masjid Raya Al-Azhom tidak hanya menjadi tempat ibadah dan rekreasi, tetapi juga ladang rezeki bagi pelaku UMKM seperti Della. Perempuan berhijab ini setiap hari setia menjajakan Es Teh Poci dan Es Teler dari gerobaknya yang mencolok berwarna kuning.

“Alhamdulillah, di sini ramai terus. Apalagi saat akhir pekan, habis sholat Jumat, dan malam Minggu. Pengunjung memadati kawasan Taman Elektrik depan Puspemkot Tangerang, banyak yang mampir beli,” ujar Della saat ditemui, Selasa (16/6/2026).

Selain Es Teh Poci dan Es Teler, di kawasan ini juga banyak pelaku UMKM yang menjual aneka jajanan lain. Area ini menjadi tempat rekreasi favorit anak-anak yang ingin bermain.

Gerobak Della tampak rapi dengan banner “Teh Cap Poci Es Teh” dan tulisan “100% Gula Asli”. Di etalasenya tersusun botol Le Minerale, cup, sedotan, serta stand QRIS yang menandakan usahanya sudah melek digital.

Menurut Della, kunci dagangannya adalah konsistensi rasa. “Tehnya harus kental, manisnya pas, esnya banyak. Biar pelanggan balik lagi,” katanya sambil tersenyum. Harga per cup dibanderol terjangkau, cocok untuk semua kalangan pengunjung Al-Azhom.

Keberadaan pedagang seperti Della menambah hidup suasana Taman Elektrik. Selain beribadah di masjid terbesar di Tangerang itu, warga bisa bersantai di ruang terbuka sambil menikmati jajanan segar. Hiburan live music dari berbagai band juga kerap mengisi acara di Taman Elektrik untuk menghibur para pengunjung yang datang ke area depan Puspemkot Tangerang.

Lokasi gerobak Della sangat strategis, tepat di area Taman Elektrik yang menjadi spot favorit warga untuk berfoto dengan latar Masjid Raya Al-Azhom. “Kadang turis luar kota juga beli. Mereka suka foto-foto dulu sebelum minum,” tambah Della.

red24/molly

sorot24.id | TANGERANG – Festival Al-Azhom 1448 H/2026 M resmi dibuka Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin dengan pemukulan bedug, Senin (15/6/2026) pukul 16.00 WIB di Masjid Raya Al-Azhom, Jl. Satria Sudirman. Festival tahunan ini akan berlangsung selama 13 hari hingga 27 Juni 2026.

Festival yang digagas Pemerintah Kota Tangerang bersama BKPRMI Kota Tangerang dan Dinas Pemuda dan Olahraga itu memadukan syiar Islam, seni budaya, dan pemberdayaan ekonomi umat. Tahun ini, panitia menghadirkan 180 stand UMKM yang menjajakan kuliner, fashion, hingga produk BKPRMI di area dalam dan luar halaman masjid.

“Festival tahunan ini wujud nyata syiar Islam yang memadukan kegiatan keagamaan, seni budaya, serta pemberdayaan UMKM lokal,” ujar Wali Kota Sachrudin dalam sambutannya.

Pantauan http://Sorot24.id, hari pertama festival disambut antusias warga. Panitia mencatat sekitar 1.000 pengunjung silih berganti memadati area Masjid Raya Al-Azhom sejak pagi hingga malam.

Rangkaian Padat Sejak Pagi
Kegiatan pembuka dimulai dengan pengajian oleh Ustadzah Sri Tuti Rahmawati pukul 07.00 WIB, dilanjutkan doa dan dzikir bersama Bidayatul Hidayah pukul 13.00 WIB.

Ratusan jamaah mengikuti dzikir bersama dalam rangkaian pembukaan Festival Al-Azhom 1448 H di Masjid Raya Al-Azhom Kota Tangerang
Suasana khusyuk dzikir bersama yang dipimpin ulama Kota Tangerang pada pembukaan Festival Al-Azhom 1448 H, Senin (15/6/2026). Foto: molly/Sorot24.id

Puncak acara pada sore hingga malam hari diisi doa akhir tahun 1447 H oleh Ketua MUI Kota Tangerang KH Ahmad Baijuri Khotib pukul 17.30 WIB. Tepat setelah Magrib, doa awal tahun 1448 H dipimpin KH A. Fauzi Lubis pukul 19.30 WIB. Ratusan jemaah dari berbagai kalangan tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah di dalam masjid.

Selain kegiatan keagamaan, Festival Al-Azhom juga diramaikan atraksi kesenian, musik religi, dan berbagai lomba. Sachrudin berharap festival ini dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh negatif.

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran acara, Polres Metro Tangerang Kota bersama Polsek Tangerang menerjunkan personel gabungan. Pengamanan dipimpin langsung oleh IPTU Ahmad Hasmi.

Dari Pemasangan Tanda Batas Menuju Sertifikasi,BPN Banten Percepat Perlindungan Tanah Wakaf

sorot24.id | SERANG – Menindaklanjuti arahan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam percepatan sertipikasi tanah wakaf nasional, Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten bersama Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Banten, dan berbagai pemangku kepentingan melaksanakan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas Tanah Wakaf (GEMAPATAS TAWAF) di Pondok Pesantren Nurul El Bantany, Kota Serang, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini melibatkan wilayah Serang Raya serta Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang, sebagai kelanjutan gerakan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Tangerang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Amrullah, menyatakan bahwa program percepatan sertipikasi tanah wakaf merupakan langkah strategis lintas kementerian yang membutuhkan kolaborasi menyeluruh. Ia menilai pengelolaan tanah wakaf tidak mudah karena banyak persoalan yang harus diselesaikan, mulai dari wakaf yang hanya dilakukan secara lisan, hilangnya dokumen Akta Ikrar Wakaf (AIW), sengketa tanah, hingga persoalan administrasi nazir dan alas hak.

“Kehadiran kita bersama dalam program percepatan sertipikasi tanah wakaf ini menunjukkan bahwa masalah wakaf tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Kita harus berjalan bersama, komprehensif, mulai dari Kementerian Agama, BPN, BWI, pemerintah daerah, hingga para pengelola wakaf,” ujar Amrullah.

Amrullah menambahkan bahwa pemasangan tanda batas menjadi titik awal penting untuk memastikan kepastian lokasi dan batas tanah wakaf. Dengan batas yang jelas, proses pengumpulan data fisik dapat berjalan lebih cepat dan mengurangi potensi sengketa di kemudian hari.

Senada dengan itu, BWI Perwakilan Banten, Badrusalam, mengapresiasi pelaksanaan GEMAPATAS TAWAF karena masih banyak tanah wakaf di Banten yang belum bersertipikat. Menurutnya, persoalan paling umum adalah wakaf yang dahulu dilakukan hanya secara lisan tanpa dokumentasi yang memadai sehingga kerap menimbulkan gugatan dari keluarga atau ahli waris.

“Pematokan atau pemasangan tanda batas menjadi sangat penting untuk menjaga integritas dan keutuhan tanah wakaf. Banyak tanah wakaf di perkotaan batasnya sudah tidak jelas sehingga mudah dipersengketakan. Karena itu BWI mendukung penuh kegiatan ini,” tuturnya.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menegaskan bahwa percepatan sertipikasi tanah wakaf di Banten tidak bisa lagi menunggu pola pelayanan pasif. Menurutnya, berdasarkan data yang telah dihimpun, masih terdapat sekitar 6–7 ribu bidang tanah wakaf di Provinsi Banten yang belum bersertipikat dan perlu segera ditangani melalui kerja lapangan terpadu.

“Kita tidak bisa lagi menunggu bola. Kita harus turun ke lapangan, memasang tanda batas, memetakan bidang tanah, lalu melengkapi dokumen yuridisnya agar proses sertipikasi dapat bergulir lebih cepat. Ini adalah kerja jemput bola yang melibatkan BPN, Kementerian Agama, BWI, KUA, dan seluruh stakeholder terkait,” ujar Harison.

Harison menjelaskan bahwa pemasangan tanda batas menghasilkan data fisik berupa poligon dan peta bidang tanah. Setelah peta bidang tersedia, proses pendaftaran tanah wakaf sudah separuh jalan; sisanya adalah pemenuhan dokumen seperti AIW, penetapan nazir, dan persyaratan administrasi lainnya hingga terbit Sertipikat Tanah Wakaf.

“Begitu peta bidang tanah keluar, setengah pekerjaan pendaftaran tanah sudah selesai. Setelah itu kita dorong penyelesaian AIW dan dokumen lainnya sampai sertifikat terbit dan tanah wakaf benar-benar aman secara hukum,” jelasnya.

Lebih jauh, Harison menekankan bahwa agenda wakaf di Banten tidak berhenti pada sertipikasi aset semata. Ia menyebut banyak tanah wakaf di Banten yang potensial dikembangkan sebagai wakaf produktif, seperti kebun, sawah, dan lahan pemberdayaan ekonomi pesantren yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, sosial, dan kesejahteraan umat.

“Wakaf hari ini sudah naik level. Kita tidak hanya bicara masjid, mushala, atau pemakaman, tetapi juga wakaf produktif yang mampu menggerakkan ekonomi umat. Tugas kita bukan hanya menerbitkan sertipikat, melainkan memastikan tanah wakaf aman, dimanfaatkan, dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkas Harison.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, dan BWI Provinsi Banten tentang percepatan sertipikasi tanah wakaf, yang dilanjutkan dengan pemasangan tanda batas tanah wakaf secara simbolis. Melalui GEMAPTAS TAWAF, diharapkan percepatan sertipikasi tanah wakaf di Provinsi Banten dapat berjalan lebih terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan sehingga kepastian hukum serta pemanfaatan tanah wakaf bagi kemaslahatan umat semakin optimal.

Turut hadir Asda I Setda Kabupaten Lebak, Alkadri; Ketua Yayasan dan Pimpinan Pondok Pesantren ElBantany, Muhammad Shodiqin, Kepala Kantor Pertanahan Kota Serang, Osman Affan, Kepala Kantor Kabupaten Serang, Elfidian Iskariza, Kepala Kantor Pertanahan Kota Cilegon, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pandgelang, Fahmi; serta tamu undangan lainnya.

red24_RG