KNPI Banten Gandeng Dinas Pertanian Provinsi Banten : Sinergikan Program Kerja

sorot24.id | SERANG – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten resmi membangun sinergi strategis dengan Dinas Pertanian Provinsi Banten guna menguatkan ketahanan pangan di Tanah Jawar pada, Selasa (9/6/2026).

Kolaborasi ini dirancang melalui penyelarasan program kerja kepemudaan dengan agenda sektoral pemerintah daerah. Langkah konkret ini diambil sebagai komitmen bersama untuk menyukseskan program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mengawal pilar Astacita yang menargetkan swasembada dan kemandirian pangan bangsa.

Melalui sinergitas ini, KNPI Banten dan Dinas Pertanian Provinsi Banten akan memfokuskan gerakan pada pelibatan generasi muda dalam sektor pertanian modern atau smart farming. Dinas Pertanian siap memberikan dukungan berupa pembinaan teknis, penyediaan bibit unggul, serta akses teknologi pertanian bagi para pemuda.

KNPI Banten memandang bahwa intervensi teknologi dan inovasi adalah kunci utama untuk menarik minat kaum milenial dan Gen Z agar mau terjun ke sektor agrobisnis, sekaligus mengubah paradigma pertanian tradisional menjadi lebih produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

Salah satu poin krusial dalam kerja sama ini adalah pemanfaatan lahan-lahan potensial di delapan kabupaten/kota se-Banten untuk dijadikan kawasan ketahanan pangan binaan pemuda. KNPI Banten bersama Dinas Pertanian akan mengidentifikasi lahan tidur yang dapat dioptimalkan menjadi komoditas pangan unggulan, mulai dari padi, palawija, hingga hortikultura. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkuat stok pangan di tingkat regional, tetapi juga menjadikan Provinsi Banten sebagai pilar penyangga utama kebutuhan pangan nasional dan wilayah sekitarnya.

DPD KNPI Provinsi Banten menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa pemuda siap menjadi motor penggerak kedaulatan pangan nasional. Dengan adanya pendampingan reguler dan fasilitasi dari Dinas Pertanian Provinsi Banten, target swasembada pangan yang dicanangkan dalam Astacita Presiden Prabowo optimis dapat diakselerasi dari tingkat daerah.

KNPI Banten juga mengajak seluruh elemen organisasi kepemudaan untuk mengawal program ini di lapangan demi mewujudkan kesejahteraan petani dan kemandirian ekonomi masyarakat Banten.

red24_RG

sorot24.id | TANGERANG – Sekitar 250 kuli bongkar muat Pasar Induk Tanah Tinggi Kelompok Kupang menggelar aksi unjuk rasa damai di area pasar, Senin 8 Juni 2026. Aksi dipicu pembagian kaos seragam baru oleh manajemen yang hanya diberikan kepada pekerja terdaftar ber-KTP Kota Tangerang.

Pembagian kaos ditolak massa karena ditafsirkan sebagai tanda “seleksi ulang” tenaga kerja. Sebanyak 90 pekerja Pok Kupang pimpinan Sdr. Ishaq terancam tidak diakui karena belum memenuhi syarat domisili.

Data Tenaga Kerja Pasar Tanah Tinggi

Berdasarkan audiensi, total kuli bongkar muat di Pasar Induk Tanah Tinggi mencapai ±535 orang. Dari jumlah itu, 125 orang belum terdaftar resmi. Sebanyak 35 orang sudah dalam proses pengurusan administrasi, menyisakan 90 orang yang masih terganjal syarat KTP.

“Manajemen mewajibkan 90 pekerja Pok Kupang merubah domisili ke Kota Tangerang sesuai aturan Pemkot dan Pemprov Banten agar bisa terdaftar resmi,” jelas Wakil Koordinator Keamanan Pasar, Sdr. Yandi, saat audiensi pukul 17.15 WIB.

Tuntutan Buruh & Proses Mediasi

Audiensi mempertemukan Sdr. Yandi dengan perwakilan buruh Sdr. Ferdi dan Sdr. Matius. Mediasi dipimpin langsung Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H. bersama Wakapolsek AKP Drs. Ponco Anggriyanto.

Perwakilan buruh menyampaikan dua tuntutan utama:

Kepastian status kerja dalam bentuk surat kesepakatan tertulis dari manajemen.Penundaan publikasi rencana pengurangan 90 pekerja sebelum ada keputusan final.

  1. Penundaan publikasi rencana pengurangan 90 pekerja sebelum ada keputusan final.
  2. Penundaan publikasi rencana pengurangan 90 pekerja sebelum ada keputusan final.

Menanggapi hal itu, Sdr. Yandi menyatakan, “Saya berjanji sampaikan ke manajemen. Jika administrasi sudah dirubah ke KTP Tangerang, saya bantu sampaikan semuanya. Hasilnya tergantung rekan-rekan sendiri.”

Aksi Berakhir Kondusif

Setelah menerima penjelasan pukul 19.10 WIB, massa membubarkan diri secara tertib dan kembali beraktivitas bongkar muat. Apel konsolidasi ditutup Kompol Suyatno pukul 19.20 WIB. Hingga pukul 19.30 WIB, situasi Pasar Induk Tanah Tinggi dinyatakan aman dan kondusif.

Analisis sorot24.id: Benturan Aturan dan Realitas Lapangan

Persoalan 90 kuli bongkar muat ini memperlihatkan benturan antara regulasi daerah dengan realitas pekerja sektor informal. Aturan domisili Pemkot Tangerang bertujuan melindungi tenaga kerja lokal. Namun, penerapannya tanpa masa transisi dan pendampingan administrasi berisiko menghilangkan mata pencaharian 16,8% tenaga bongkar muat pasar.

Jika tidak ada solusi, Pasar Induk Tanah Tinggi berpotensi kehilangan seperlima kapasitas bongkar muatnya, yang dapat berdampak pada kelancaran distribusi pangan. Di sisi lain, pelonggaran aturan berisiko menjadi preseden pelanggaran Perda bagi Pemkot.

red24/molly

 

Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

sorot24.id | JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mendaftarkan tanah wakaf. Menurutnya, peran para nazir dan wakif menjadi faktor penting dalam percepatan sertipikasi tanah wakaf yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

“Perbandingan datanya, tahun 2015-2016 total bidang tanah wakaf baru 100 ribu, tapi sekarang sudah tambah 200 ribu sehingga ada kenaikan 206%. Saya terima kasih kepada para wakif, para nazir, kesadaran untuk mendaftarkan tanah wakaf makin hari makin meningkat,” kata Menteri Nusron dalam acara International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 dan Penyerahan Sertipikat Wakaf di Universitas Darunnajah, Jakarta, Sabtu (06/06/2026).

Ia menilai peningkatan jumlah bidang tanah wakaf yang terdaftar menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk menjaga dan mengamankan aset umat melalui kepastian hukum. Sertipikasi tanah wakaf dinilai penting agar pemanfaatannya dapat berlangsung secara berkelanjutan dan terhindar dari berbagai persoalan di kemudian hari.

Menurut Menteri Nusron, salah satu risiko yang kerap muncul pada tanah wakaf yang belum bersertipikat adalah potensi sengketa ketika nilai tanah meningkat akibat pembangunan di sekitarnya, termasuk pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Banyak sekali terutama di Pulau Jawa, khususnya Jabodetabek dan Banten ada PSN. Tanah tersebut sebelum ada PSN nilainya tidak tinggi, akibat ada PSN valuasi asetnya naik drastis,” tutur Menteri Nusron.

Kondisi tersebut, lanjutnya, dapat memicu munculnya klaim atau tuntutan terhadap tanah yang sebelumnya telah diwakafkan, terutama apabila status hukumnya belum memiliki kepastian yang kuat. Oleh karena itu, sertipikasi tanah wakaf menjadi langkah preventif untuk melindungi aset umat dari potensi konflik yang berkepanjangan.

“Supaya (konflik) tidak berkepanjangan, kami harapkan para nazir untuk segera menyertipikatkan tanah wakaf untuk kepentingan keamanan aset umat,” ujar Menteri Nusron.

Ia berharap tren peningkatan sertipikasi tanah wakaf dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak aset umat yang terlindungi secara hukum dan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat.

red24_RG

TANGKAB EXPO 2026 Hadirkan Satu Panggung Layanan Publik, UMKM, dan Gaya Hidup Sehat

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid membuka rangkaian TANGKAB EXPO 2026 yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang Tigaraksa, Minggu (07/06/26).

Kegiatan tersebut dikemas melalui Tangkab Fun Walk dan berbagai layanan publik yang melibatkan ribuan masyarakat.

Bupati Moch Maesyal Rasyid melepas peserta Run Walk TANGKAB EXPO 2026. foto/dok : istimewa . [red24]

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa TANGKAB EXPO 2026 menjadi ajang kebersamaan yang memadukan olahraga, pemberdayaan ekonomi lokal, pelayanan publik, kepedulian sosial, dan inovasi digital.

“Pagi ini, kita dapat berkumpul dalam kegiatan Tangkab Fun Walk dan Tangkab Expo, sebuah ajang panggung kebersamaan masyarakat Kabupaten Tangerang yang memadukan olahraga, pemberdayaan ekonomi lokal, pelayanan publik, kepedulian sosial, serta penguatan inovasi digital dalam satu momen,” ujar Bupati Maesyal.

Menurut Maesyal, kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama berbagai mitra strategis, termasuk Bank Indonesia Provinsi Banten dan Bank BJB. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik yang semakin mudah dan modern.

Ia menjelaskan, masyarakat dapat menikmati beragam kegiatan dan layanan yang tersedia selama TANGKAB EXPO 2026. Mulai dari Fun Walk, booth UMKM dan produk lokal, expo hunian dan kendaraan, layanan administrasi kependudukan dan perizinan, hingga layanan pajak daerah berbasis digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintah.

Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa TANGKAB EXPO bukan sekadar ajang olahraga dan hiburan, melainkan ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang hadir langsung ke masyarakat dengan suasana yang gembira,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperkuat peran pelaku UMKM dan memperkenalkan berbagai layanan publik kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan penggunaan transaksi digital dalam pelayanan dan pembayaran daerah.

Menariknya, kegiatan yang diikuti sekitar 20 ribu masyarakat Kabupaten Tangerang tersebut juga menghadirkan layanan donor darah serta berbagai pelayanan publik dari sejumlah instansi.

Seluruh layanan yang tersedia merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat, mempermudah, dan meningkatkan transparansi pelayanan kepada masyarakat.

Pemkab Tangerang berharap TANGKAB EXPO dapat terus menjadi agenda tahunan yang memberikan manfaat semakin besar bagi masyarakat.

“Tentunya, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

red24_AS

Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang Berikan Penghargaan Kepada Mitra Wajib Pajak

sorot24.id | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan, mitra pajak, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai memiliki kepatuhan tinggi dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung pembangunan melalui sektor pajak.

Slamet Budi,Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang. foto/dok : istimewa. [red24] .
Bupati Tangerang mengatakan, peningkatan pendapatan daerah yang berhasil dicapai dalam beberapa tahun terakhir tidak terlepas dari peran masyarakat dan pelaku usaha yang taat membayar pajak. Menurutnya, pajak merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah, Sabtu (06/06/2026).

Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa selama dua tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Tangerang berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak secara signifikan. Capaian tersebut disebut sebagai hasil kerja keras Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama perangkat daerah lainnya dalam memperkuat sistem pendataan dan pelayanan perpajakan.

“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan pendapatan daerah yang kuat. Karena itu, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak menjadi modal penting bagi kemajuan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil penerimaan pajak telah digunakan untuk mendukung berbagai program prioritas, seperti pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan gratis, hingga pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi di Kabupaten Tangerang.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran pengelola pajak untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budi, menjelaskan bahwa malam apresiasi wajib pajak tersebut merupakan agenda rutin sebagai bentuk penghargaan kepada para mitra yang telah berkontribusi terhadap penerimaan daerah.

Menurut Slamet, peningkatan penerimaan pajak selama dua tahun terakhir berasal dari berbagai sektor, mulai dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak air tanah, pajak reklame, pajak restoran, pajak hotel, hingga Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Ia menyebut capaian tersebut membawa Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah dengan performa penerimaan pajak terbaik di Indonesia dan menempati peringkat kedua nasional dalam pencapaian target pendapatan dari sektor pajak daerah.

“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi dalam memenuhi kewajiban perpajakannya,” kata Slamet.

Meski demikian, ia mengakui penerimaan dari sektor BPHTB tahun ini mengalami penurunan. Hal itu dipengaruhi kebijakan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang memberikan pembebasan BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan keluarga kurang mampu untuk meringankan beban ekonomi mereka.

Untuk menjaga pertumbuhan PAD, pemerintah daerah terus melakukan perluasan basis pajak melalui pendataan objek pajak baru serta peningkatan layanan kepada wajib pajak.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga meluncurkan program pembebasan denda tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang berlaku mulai 5 hingga 12 Juni 2026. Program tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban perpajakannya tanpa dikenakan sanksi administrasi.

Dalam upaya mempermudah pembayaran pajak, Bapenda telah bekerja sama dengan berbagai lembaga perbankan, gerai ritel modern, dan platform pembayaran digital.

Masyarakat kini dapat melakukan pembayaran melalui bank, minimarket, hingga sistem digital berbasis QRIS.
Menurut Slamet, transformasi digital dalam pelayanan perpajakan menjadi langkah penting untuk menciptakan layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat.

Dengan berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap tingkat kepatuhan wajib pajak terus meningkat sehingga mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah dan mempercepat pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

red24_ER

Suasana pengamanan Bazaar UMKM dan Kebudayaan Minangkabau di area outdoor Mall Balekota Tangerang, Jumat 5 Juni 2026. Petugas kepolisian duduk di tenda pengunjung sambil memantau 36 tenan yang menjajakan kuliner khas Minang seperti Bubur Ketan Vla Durian dan Bika Pisang Kapik. Acara berlangsung 3-7 Juni 2026. Dok. molly://sorot24.id

sorot24.id | TANGERANG – Area outdoor Mall Balekota Tangerang berubah wajah. Selama 5 hari, 3-7 Juni 2026, lokasi itu disulap jadi “Ranah Minang” oleh Komunitas Muda Mudi Minangkabau Se-Jabodetabek.

Pantauan http: wartawan Sorot24.id, Jumat 5 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 36 tenan UMKM berdiri rapi di depan Mall Balekota, Jl. Jend. Sudirman, Kel. Buaran Indah. Sekitar 300 pengunjung memadati area sejak pagi.

Menu yang dijual tak main-main. Ada rendang, sate padang, aneka kue basah, sampai oleh-oleh khas Bukittinggi. Hiburan orgen tunggal menambah semarak suasana bazar tahunan ini.

Target: UMKM Naik Kelas, Budaya Hidup

Ketua Panitia Bobi Arianto menyebut agenda ini bukan sekadar jualan.

“Kegiatan ini untuk mendorong UMKM Minang naik kelas dan menjaga budaya tetap hidup di perantauan,” tegas Bobi.

Komunitas Muda Mudi Minangkabau Jabodetabek memang rutin menggelar bazar serupa setiap tahun. Tujuannya jelas: memberi ruang bagi pelaku usaha rantau untuk berkembang sekaligus jadi jembatan budaya Minangkabau di Tangerang.

Warga Rindu Masakan Padang, Balekota Jawabannya

Bagi warga Tangerang yang kangen masakan Minang, Balekota jadi tujuan wajib sampai 7 Juni 2026.

Dengan 36 tenan dan hiburan, bazar ini jadi bukti UMKM rantau bisa ramai kalau dikelola konsisten. Tinggal PR-nya: bagaimana setelah bazar bubar, kelas UMKM-nya benar-benar naik.

Lokasi: Outdoor Area Mall Balekota Tangerang, Jl. Jend. Sudirman, Kel. Buaran Indah.
Data: Komunitas Muda Mudi Minangkabau Se-Jabodetabek, 5 Juni 2026.

red24/Molly

Wagub Dimyati Apresiasi Keterlibatan Pemuda dalam Program Ketahanan Pangan

sorot24.id | LEBAK – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan apresiasi kepada para pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang terlibat dalam program pemerintah mengenai ketahanan pangan. Apalagi, hasil panen dari program ini dapat digunakan untuk kegiatan sosial keagamaan.

“Alhamdulillah, hari ini panen jagung tapi yang mempelopori KNPI. Itu sesuatu yang luar biasa yaitu para pemuda, petani muda,” ungkap Dimyati usai membuka Panen Raya Jagung DPD KNPI Kabupaten Lebak di Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Kamis (4/6/2026).

Wagub Banten Dimyati membuka Panen Raya Jagung DPD KNPI Kabupaten Lebak di Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. foto/dok: istimewa. [red24]
“Ini bisa menjadi contoh para pemuda yang malu atau merasa rendah menjadi petani,” tambahnya.

Dimyati mengatakan, rata-rata pengusaha besar atau konglomerat berawal dari petani. Dirinya merasa senang kalau melihat petani panen.

“Meski tidak tahu tanaman siapa, berarti tanahnya subur,” ucapnya.

Dimyati juga menyarankan KNPI untuk mendukung program Ketahanan Pangan dengan menanam. Ia menyarankan pengurus KNPI pusat agar mengajak KNPI seluruh Indonesia turut menanam untuk ketahanan pangan.

“Sehingga mereka nantinya bisa mandiri, juga untuk kehidupan,” tambahnya.

Menurutnya, bertani adalah pekerjaan yang menguntungkan. Apalagi, Provinsi Banten dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Indonesia.

“Ekonomi rakyat juga tumbuh. Di Provinsi Banten, Kabupaten Lebak paling kaya sumber daya alamnya. Lahan pertanian Kabupaten Lebak sangat potensial dan supaya ekonomi rakyat berjalan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Dimyati juga menyampaikan apresiasi atas hasil panen DPD KNPI Kabupaten Lebak yang disumbangkan untuk kegiatan sosial keagamaan.

“Semangat untuk para pemuda. Dengan bismillah hirohmanirrohim, panen jagung DPD KNPI Kabupaten Lebak dimulai. Ini karunia dan nikmat Allah,” kata Dimyati.

Di tempat yang sama, Ketua DPP KNPI Ali Hanafiah mengatakan, panen jagung yang dilaksanakan merupakan aksi nyata pemuda DPD KNPI Kabupaten Lebak. Program penanaman ini untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Bagaimana pemuda bisa mendukung dan berkontribusi. Para pemuda membangun dari desa. Pemuda terlibat dalam membangun ketahanan pangan,” katanya.

Ali juga mengajak para pemuda untuk terlibat dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Pemuda dapat menggerakkan perekonomian melalui koperasi. Pemuda juga harus terlibat atau berani mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan harus berani turun untuk turut terlibat dalam pembangunan,

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Lebak Cucu Komarudin menyampaikan, pemuda bisa berkontribusi untuk ketahanan pangan.

Di lokasi seluas 4 hektare itu sudah dua kali tanam jagung. Turut mendukung Kabupaten Lebak sebagai lumbung pangan. Serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Jagung yang ditanam jagung hibrida NK Sumo Sakti. Hasil panen untuk beasiswa unggulan pemuda, bantuan rumah tidak layak huni, bantuan pesantren, dan bantuan sosial keagamaan lainnya,” ucapnya.

red24_RG

Ekonom Konstitusi : Konsistensi Jadi Kunci Wujudkan Visi-Misi Asta Cita Prabowo

sorot24.id | JAKARTA – Komitmen Presiden RI Prabowo Subianto untuk menegakkan Sistem Ekonomi Konstitusi melalui Visi-Misi Asta Cita dinilai membutuhkan konsistensi kebijakan agar program pemerintah berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan berkeadilan.

Hal itu disampaikan Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, dalam analisisnya terkait tantangan struktural Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Tanpa konsistensi, restrukturisasi perekonomian nasional melalui transformasi kebijakan dan kelembagaan tidak akan berhasil di masa depan,” tegas Defiyan di Jakarta pada Kamis,(4/6/2026).

5 Isu Kunci APBN dan Asta Cita

Defiyan memetakan setidaknya lima permasalahan kunci yang berkaitan dengan keterbatasan anggaran negara :

1. Alokasi MBG Terlalu Dominan

Proporsi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai terlalu besar jika dibandingkan dengan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial, khususnya bagi kelompok masyarakat miskin.

2. Swasembada Pangan Butuh Koperasi & BUMN

Prioritas pembangunan sektor agro industry complex harus diperkuat lewat sinergitas koperasi dan BUMN. Fokusnya pada pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perikanan, dan kelautan demi sasaran swasembada pangan.

3. Energi : Perkuat BUMN Strategis

Isu transisi energi serta ketahanan dan kedaulatan energi harus dijawab dengan kemandirian sektor energi dan sumber daya mineral. Caranya, perkuat posisi BUMN strategis yang menguasai hajat hidup orang banyak. Tata kelola laba BUMN oleh Danantara juga diarahkan untuk mendukung swasembada energi.

4. Kredit Rakyat Terganjal BI Checking

Pembangunan sektor perumahan rakyat masih terkendala aturan SLIK atau BI Checking oleh OJK. Defiyan mendorong reformasi BI dan perbankan umum agar akses kredit bagi masyarakat kecil dan sektor UKM lebih terbuka.

5. Perkuat Bappenas untuk Indonesia Emas 2045

Lembaga perencanaan pembangunan nasional, Bappenas, perlu diperkuat untuk menjaga konsistensi visi-misi Asta Cita selama 10 tahun ke depan. Ini krusial demi mencapai target Indonesia Emas 2045.

Kabinet Gemuk dan Moral Hazard

Defiyan mengingatkan, visi-misi yang sudah konstitusional tidak akan berarti jika tidak dijalankan lewat kebijakan dan program yang konsisten.

“Jika tidak didukung postur dan struktur APBN yang alokasinya tepat, akan memunculkan moral hazard,” ujarnya.

Ia menambahkan, APBN harus mencerminkan kemampuan program sektoral pemerintah dalam mendukung pencapaian Visi-Misi secara proporsional, efektif, dan efisien.

“Jumlah anggota kabinet yang gemuk, menjadi salah satu kendala terbesar dalam membangun organisasi pemerintahan yang hemat dan berdaya guna bagi APBN,” tutup Defiyan.

red24_LUNAS

Kakanwil : Hari Lahir Pancasila Momentum Introspeksi ASN BPN Untuk Menjadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas

sorot24.id | SERANG – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diikuti seluruh jajaran Kantor Pertanahan se-Provinsi Banten, Selasa (2/6/2026). Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, yang dalam arahannya mengajak seluruh pegawai menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai sarana refleksi atas pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada negara.

Harison menegaskan bahwa keberagaman latar belakang pegawai, mulai dari suku, agama, bahasa hingga budaya, tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam mengemban tugas sebagai aparatur negara. Menurutnya, seluruh jajaran BPN harus mampu menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026. foto/dok : istimewa. [red24] .
“Kita bisa bersatu di bawah panji-panji Kementerian ATR/BPN. Ada satu amanat yang tadi diulang-ulang dan saya ingin ini benar-benar dilakukan, yaitu untuk memperlakukan masyarakat dengan adil,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa setiap ASN telah memilih jalan pengabdian kepada negara dan bukan sekadar mencari keuntungan pribadi. Oleh karena itu, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama dengan memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi secara baik dan benar.

“Kita bukan sekumpulan pedagang yang memperdagangkan jasa. Kita adalah sekumpulan orang yang memilih mengabdikan dirinya untuk negara,” kata Harison.

Dalam kesempatan tersebut, Harison juga mengajak seluruh pegawai melakukan introspeksi diri terkait implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas. Ia menilai peringatan Hari Lahir Pancasila tidak cukup hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus diwujudkan melalui sikap, tindakan, dan pelayanan yang mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila.

Lebih lanjut, Harison menekankan pentingnya komitmen kebangsaan, profesionalisme, integritas, dan semangat pelayanan sebagai fondasi utama dalam bekerja. Menurutnya, kecintaan terhadap institusi dan negara harus tercermin dalam perilaku sehari-hari sejak pegawai datang ke kantor hingga menyelesaikan pekerjaannya.

“Komitmen kebangsaan, komitmen pelayanan, profesionalisme dan integritas harus menjadi darah, daging dan tulang kita sejak hadir di kantor sampai pulang lagi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh pegawai BPN merupakan individu-individu terpilih yang memiliki kompetensi dan kepercayaan untuk menjalankan tugas negara. Karena itu, setiap pegawai memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga nama baik institusi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya titip betul harkat, martabat, marwah, dan nama baik institusi ini kepada Anda. Jaga betul integritas dan profesionalisme kita,” pesannya kepada seluruh jajaran.

Pelayanan pertanahan yang diberikan BPN memiliki peran strategis dalam menjamin kepastian hukum atas tanah serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat. Apresiasi tinggi atas kontribusi seluruh pegawai yang selama ini telah bekerja keras memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun nasional.

Menutup arahannya, Harison berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dapat menjadi sumber semangat, harapan, dan keyakinan baru bagi seluruh insan BPN di Provinsi Banten untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan momentum Hari Lahir Pancasila ini memberikan kita semangat baru, keyakinan baru, harapan baru, sekaligus introspeksi baru tentang apa yang sudah dan yang seharusnya terus kita lakukan,” pungkasnya.

red24_RG