foto dok/ilustrasi ziarah kubur di pemakaman Jombang kelurahan Babakan kecamatan Tangerang kota

sorot24.id | Religius – Muslim sebaiknya memahami doa ziarah kubur hingga amalannya terlebih dahulu sebelum menuju pemakaman. Doa ini juga bisa diamalkan ketika berziarah ke makam orang tua.
Mengutip buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas IX karya H. Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah, kata ziarah berasal dari bahasa Arab yang berarti mendatangi atau mengunjungi. Ziarah menjadi salah satu amalan sunnah yang dicontohkan oleh Nabi SAW.

Sebagaimana dalam sebuah hadits yang berbunyi, “Aku (Nabi SAW) dulu melarang kamu ziarah kubur, maka sekarang berziarah kuburlah kamu, karena ziarah kubur itu bisa melunakkan hati, bisa menjadikan air mata bercucuran dan mengingatkan adanya alam akhirat, dan janganlah kamu berkata buruk.” (HR Hakim)

Tujuan ziarah kubur untuk mengingatkan manusia terhadap kematian. Mengingat mati atau hari akhirat bukan semata-mata ingat dalam pikiran dan angan-angan tetapi perlu diikuti perubahan sikap hidup, yakni senantiasa berusaha meningkatkan amal baik dan berhati-hati.

Doa Ziarah Kubur Singkat hingga Panjang Lengkap Berurutan
Mengucapkan Salam kepada Ahli Kubur

السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ

Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr minal mu’minîna wal muslimîn wa yarhamullâhul-mustaqdimîn minkum wa minnâ wal musta’khirîn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn

Artinya: Assalamu’alaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan (yang telah mendahului dan akan menyusul) kami. Sesungguhnya kami insya allah akan menyusul kalian.

Adapun bacaan versi panjang sebagai berikut. Diambil dari buku Doa dan Zikir Sepanjang Tahun karya H. Hamdan Hamedan, berikut bacaan lengkapnya.

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا حَضْرَةَ الْمَرْحُوْمِ … وَيَا أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُوْنَ وَأَنْتُمْ لَنَا فَرَطٌ وَنَحْنُ لَكُمْ تَبَعُ نَسْأَلُ اللَّهَ الْعَافِيَةَ لَنَا وَلَكُمْ اللَّهُمَّ رَبَّ الْأَرْوَاحِ الْفَانِيَةِ وَالْأَجْسَامِ الْبَالِيَةِ وَالْعِظَامِ النَّخِرَةِ الَّتِي خَرَجَتْ مِنَ الدُّنْيَا وَهِيَ بِكَ مُؤْمِنَةٌ أَدْخِلْ عَلَيْهَا رُوْحًا مِنْكَ وَسَلَامًا مِنَّا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيُّ لَا
يَمُوْتُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ.

Assalamu ‘alaikum yaa hadratal marhum… wa yaa ahlad diyaari minal mu’miniina wal mu’minaati wal muslimiina wal muslimaati wa innaa insyaa Allahu bikum laahiquuna wa antum lanaa farathun wa nahnu lakum taba’un. Nas’alullahal ‘afiyata lanaa wa lakum. Allaahumma rabbal arwaahil faaniyati wal ajsaamil baaliyati wal ‘izhaamin nakhiratil-latii kharajat minad dunyaa wa hiya bika mu’minatun adkhil ‘alaihaa ruuhan minka wa salaaman minnaa laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika- lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa
hayyun laa yamuutu bi-yadikal khair, innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir.

Artinya: “Semoga keselamatan bagimu, keharibaan almarhum, dan keharibaan seluruh penghuni rumah-rumah (kuburan-kuburan) dari golongan orang laki-laki dan perempuan yang beriman dan golongan laki-laki dan perempuan yang beragama Islam. Sesungguhnya kami-jika Allah berkehendak akan bertemu kalian. Kalian mendahului kami, dan kami akan menyusul kalian, kami memohon kesehatan kepada Allah untuk kami dan kalian. Wahai Pemilik roh-roh yang hancur, dan jasad-jasad yang remuk, serta tulang-belulang yang tergerogoti yang keluar meninggalkan dunia dalam keadaan beriman kepada-Mu. Berikanlah mereka ketenangan dan berikanlah kami keselamatan. Tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, semua kerajaan dan puji-pujian milik-Nya, Dia Maha Menghidupkan dan Mematikan, segala kebaikan berada dalam kekuasaan-Nya, karena sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (HR. Al-Sunan Al-Kubra dan An-Nasa’i)

Membaca Surat Al Fatihah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm

1. Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

Al-ḫamdu lillâhi rabbil-‘âlamîn

2. Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

Ar-raḫmânir-raḫîm

3. Artinya: Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

Mâliki yaumid-dîn

4. Artinya: Pemilik hari Pembalasan.

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

Iyyâka na’budu wa iyyâka nasta’în

5. Artinya: Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ

Ihdinash-shirâthal-mustaqîm

6. Artinya: Bimbinglah kami ke jalan yang lurus,

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَࣖ

Shirâthalladzîna an’amta ‘alaihim ghairil-maghdlûbi ‘alaihim wa ladl-dlâllîn

7. Artinya: (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat.

Membaca Surat Al Baqarah Ayat 1-5

الٓمٓ

Alif lām mīm

1. Artinya: “Alif laam miim.”

ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ

Zālikal-kitābu lā raiba fīh, hudal lil-muttaqīn

2. Artinya: “Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,”

ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِٱلْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ

Allażīna yu`minụna bil-gaibi wa yuqīmụnaṣ-ṣalāta wa mimmā razaqnāhum yunfiqụn

3. Artinya: “(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.”

وَٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِٱلْءَاخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

Wallażīna yu`minụna bimā unzila ilaika wa mā unzila ming qablik, wa bil-ākhirati hum yụqinụn

4. Artinya: “dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.”

أُو۟لَٰٓئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Ulā`ika ‘alā hudam mir rabbihim wa ulā`ika humul-mufliḥụn

5. Artinya: “Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.”

Membaca Ayat Kursi

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi`iżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min ‘ilmihī illā bimā syā`, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm

Artinya: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.” (QS Al-Baqarah: 255)

Membaca Surat Al Baqarah Ayat 284-286

لِّلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا۟ مَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ ٱللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, wa in tubdụ mā fī anfusikum au tukhfụhu yuḥāsibkum bihillāh, fa yaghfiru limay yasyā`u wa yu’ażżibu may yasyā`, wallāhu ‘alā kulli syai`ing qadīr

284. Artinya: Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ

Amanar-rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu`minụn, kullun āmana billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ sami’nā wa aṭa’nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr

285. Artinya: Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”.

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا ٱكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَٱعْفُ عَنَّا وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ

Lā yukallifullāhu nafsan illā wus’ahā, lahā mā kasabat wa ‘alaihā maktasabat, rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil ‘alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ ‘alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa’fu ‘annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā ‘alal-qaumil-kāfirīn

286. Artinya: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.

Membaca Surat Al Ikhlas 3 Kali

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Qul huwallāhu aḥad

1. Artinya: “Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.”

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

Allāhuṣ-ṣamad

2. Artinya: “Allah tempat meminta segala sesuatu.”

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

Lam yalid wa lam yụlad

3. Artinya: “(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.”

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

4. Artinya: “Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.”

Membaca Surat Al Falaq 3 Kali

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ

Qul a’udzu birabbil-falaq

1. Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar).

مِن شَرِّ مَا خَلَقَ

Min syarri ma khalaq

2. Artinya: dan kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,

وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ

Wa min syarri ghasiqin iza waqab

3. Artinya: dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ

Wa min syarrin-naffasati fil-‘uqad

4. Artinya: dan dari kejahatan(perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

Wa min syarri hasidin idza hasad

5. Artinya: dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.

Membaca Surat An Nas 3 Kali

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ – ١

Qul a’ụżu birabbin-nās

1. Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,”

مَلِكِ النَّاسِۙ – ٢

Malikin-nās

2. Artinya: Raja manusia,

اِلٰهِ النَّاسِۙ – ٣

Ilāhin-nās

3. Artinya: Sembahan manusia,

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ – ٤

Min sharril-waswāsil-khannās

4. Artinya: dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ – ٥

Allażī yuwas wisu fī ṣudụrin-nās

5. Artinya: yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ – ٦

Minal-jinnati wan-nās

6. Artinya: dari (golongan) jin dan manusia.

Perbanyak Dzikir

Bacaan istighfar:

أَسْتَغْفِرُ الله

Astaghfirullah

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah.”

Bacaan tahlil:

لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

La ilaha illallah wallahu akbar

Artinya: “Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah maha besar.”

Mendoakan Jenazah

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِههِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ

Allahummaghfirlahu war hamhu wa’fu ‘anhu wa ‘aafìhii, wa akrim nuzuulahu wawassi’ mudkholahu, waghsilhu bimaa’i wats-tsalji wal baradi, wa naqqihi minal khathaaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi. Wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi. Wa qihi fitnatal qabri wa ‘adzaban naar.

Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya (di dunia), istri yang lebih baik dari istrinya. Dan jagalah ia dari fitnah kubur dan azab neraka.” (HR Muslim)

Adab Ziarah Kubur

Sebagai muslim kita wajib tahu tentang adab-adab ziarah sesuai tuntunan Rasulullah SAW agar ziarah bernilai pahala dan tidak mengundang murka Allah SWT. Mengutip Buku Pintar 50 Adab Islam karya Arfiani, berikut di antaranya:

1. Tidak Menabur Bunga

Hal ini tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Menurut para ulama, hal ini merupakan tradisi orang-orang kafir sebagai bentuk penghormatan kepada yang telah meninggal. Tidak sepantasnya kita mengikuti tradisi dan kebiasaan kaum kafir. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.” (HR Ahmad)

2. Tidak Menangis Berlebihan
Menangis diperbolehkan ketika ziarah kubur, karena Rasulullah SAW pun pernah menangis ketika menziarahi kubur ibunya. Namun, hendaknya tidak berlebihan seperti meratap dan meraung-raung.

3. Berziarah dalam Posisi Berdiri
Ketika berziarah muslim disunnahkan dalam keadaan berdiri dan berdoa pun dengan berdiri.

4. Tidak Duduk di Atas Pusara
Adab selanjutnya adalah tidak menduduki atau melewati bagian atas pusara kuburan. Rasulullah SAW bersabda, “Sungguh jika salah seorang dari kalian duduk di atas bara api sehingga membakar bajunya dan menembus kulitnya, itu lebih baik daripada duduk di atas kubur.” (HR Muslim).

Sementara itu, jika berjalan di samping atau di antara pusara-pusara kubur, hal itu tidak apa-apa.

5. Menyiram Air di Atas Pusara
Hal ini boleh dilakukan berdasarkan hadits, “Sesungguhnya Rasulullah SAW menyiram (air) di atas kubur Ibrahim, anaknya, dan meletakkan kerikil di atasnya.” (HR Abu Daud)

6. Hindari Makan, Minum, Tertawa, dan Banyak Bicara

Selain itu, membaca Al-Qur’an dengan suara keras di pemakaman juga termasuk makruh. Apalagi lagi jika kita berfoto dan bergaya di pusara. Ziarah merupakan saat kita mengingat kematian ataupun memperlihatkan kesedihan kepada mayit dan keluarganya. Hindarilah perbuatan-perbuatan yang dapat mengurangi nilai ziarah itu sendiri.

7. Tidak Mengkhususkan Hari Tertentu
Misalnya harus berziarah pada hari Jumat, pada hari ketujuh kematian, pada hari raya, dan semacamnya. Sebab, sebenarnya ziarah kubur dapat dilakukan kapan saja.

Hukum Ziarah Kubur

Mengutip buku 30 Fatwa Seputar Ramadhan karya Abdul Somad, dijelaskan bahwa awalnya Rasulullah SAW melarang adanya ziarah kubur. Alasannya untuk memutus tradisi Jahiliah yang pada saat itu, orang-orang ketika ziarah kubur menyebut-nyebut nenek moyang dengan suasana gembira.

Lalu, Wawam Shofwan Sholehuddin dalam buku Risalah Shaum: Telaah Kritis atas Sunah-Sunah dan Bid’ah-Bid’ahnya menyebutkan setelah para sahabat memahami dengan baik konsep akidah Islamiyah yang lurus dan kuat, barulah Rasulullah SAW mengizinkan mereka untuk berziarah kubur sebagai pengingat kematian.

Rasulullah SAW bersabda dengan bentuk kata kerja perintah kepada mereka.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ نَهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا

Artinya: Dari Abdulah bin Buraedah, dari ayahnya, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Saya pernah melarang kalian berziarah kubur, sekarang, ziarahilah kuburan-kuburan itu”. Dalam lafal yang lain terdapat tambahan kata “kuntu nahaytukum, saya pernah melarang kalian”.

Mayoritas ulama sepakat bahwa sebuah perintah untuk mengerjakan sesuatu yang muncul setelah adanya larangan, hukumnya menjadi mubah atau boleh. Dengan kaidah ini, hukumnya berziarah kubur tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang haram. Sebaliknya, ziarah kubur menjadi amalan yang dianjurkan atau sunnah.

Wallahu a’lam.

red24

Satreskrim Polres Garut berfoto bersama dua tersangka dugaan pencurian kendaraan roda empat (R4) jenis pick up di ruang Sat Tahti Polres Garut, Minggu (15/2/2026).

 

Sorot24.id | Garut – Aksi komplotan spesialis pencurian kendaraan roda empat (R4) jenis pick up yang beroperasi lintas wilayah Jawa Barat akhirnya dipatahkan. Jajaran Polres Garut melalui Unit III Pidum Satreskrim Tim Sancang berhasil mengungkap dan meringkus empat pelaku yang diduga terlibat dalam serangkaian aksi pencurian dengan pemberatan.

Kasat Reskrim Joko Prihatin mengungkapkan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari sejumlah laporan polisi yang masuk sejak Agustus 2025 hingga Januari 2026.

“Operasi penangkapan dilakukan di beberapa lokasi berbeda, mulai dari wilayah Cimahi, Karawang hingga Garut,” ujar Joko kepada awak media, Minggu (15/2/2026).

Pengungkapan ini menjadi bagian dari langkah tegas jajaran Polda Jawa Barat dalam menekan angka pencurian kendaraan bermotor, khususnya kendaraan niaga jenis pick up yang kerap menjadi incaran karena nilai ekonomisnya tinggi.

Tim Sancang yang dipimpin Kanit III Pidum melakukan penyelidikan intensif. Mulai dari pemeriksaan saksi, penelusuran rekaman CCTV, hingga pelacakan jaringan pelaku yang diduga terorganisir.

Hasilnya, empat orang berhasil diamankan di tiga lokasi berbeda, yakni ruas Tol Padalarang–Cileunyi wilayah Cimahi, wilayah Karawang, serta Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Para pelaku berinisial DD (48) dan Y (52) warga Garut, S (47) warga Karawang, serta MN (41) warga Lamongan. Mereka diduga memiliki peran berbeda, dari eksekutor pencurian, pemetaan lokasi target, hingga penadah sekaligus pihak yang mengubah identitas kendaraan hasil curian.

Dalam menjalankan aksinya, komplotan ini diduga menyasar mobil pick up yang terparkir di halaman rumah. Pelaku merusak kunci kontak menggunakan alat khusus dan memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan. Salah satu aksi mereka bahkan menyebabkan kerugian korban mencapai puluhan juta rupiah.

Dari tangan pelaku, polisi menyita satu unit mobil pick up, perangkat pendeteksi sinyal GPS kendaraan, peralatan modifikasi, mesin bor, gerinda, cat semprot, hingga sejumlah pelat nomor yang diduga digunakan untuk mengaburkan identitas kendaraan hasil curian.

Keempat pelaku kini mendekam di Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Penyidik masih mengembangkan kasus ini guna mengungkap kemungkinan jaringan lain serta menelusuri keberadaan barang bukti tambahan.

Polisi memastikan akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya pencurian kendaraan niaga yang berdampak langsung pada roda perekonomian warga.

Red24

Perekonomian Tersedak Kelas Menengah Terjebak

Oleh : Defiyan Cori
Ekonom Konstitusi

sorot24.id | JAKARTA – Seperti “gayung bersambut” pasca gejolak yang terjadi di pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) di minggu pertama Februari 2026. Disertai oleh mundurnya sebagian besar otoritas pengurusnya. Tiba-tiba pada hari Senin,Selasa 9 dan 10 Februari 2026 Presiden RI Prabowo Subianto kedatangan sejumlah pengusaha besar di Hambalang, Bogor.

Rombongan pertama tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), di hari berikutnya sejumlah para pengusaha korporasi swasta atau taipan. Lalu, sontak kondisi pasar modal di BEI bereaksi positif. Ada apakah sebenarnya? Apa memang ada kaitan pertemuan para taipan dengan Presiden RI dengan reaksi pasar modal di BEI ?

Biarlah itu menjadi urusan para pialang (Broker) dan emiten serta ahli spekulasi yang bermain di BEI. BEI juga adalah urusan Frederica Widyasari Dewi yang ujug-ujug ditunjuk menjadi Pjs Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meskipun, sebagai mantan pengurus di BEI independensi yang bersangkutan patut dipertanyakan publik.

Namun, tulisan ini tidak hendak mengulas pertemuan Presiden dengan para pengusaha besar itu dan kaitannya dengan reaksi nilai saham di BEI. Tidak terlalu penting mengulas kaitan pengaruh para korporasi taipan atas gonjang-ganjing dan reaksi positif di BEI pasca pertemuan di Hambalang tersebut. Dampak kinerja perekonomian tahunan bagi masyarakatlah yang lebih prioritas untuk diulas.

Tapi, yang pasti, apresiasi harus diberikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam membaca situasi pasar modal BEI. Dan, menanggapinya (response) dengan cepat dan tepat. Sebab, perekonomian bukan hanya pasar modal, melainkan juga pasar nyata (riil). Dengan indikator berkurangnya angka kemiskinan dan pengangguran serta naik kelasnya kelompok menengah yang terjebak stagnasi pertumbuhan ekonomi.

Tanggungjawab Kinerja Menteri Golkar

Telah lebih satu tahun (1 tahun 3 bulan) Presiden RI Prabowo Subianto memerintah, waktu yang tepat untuk menilai kinerjanya. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 hanya bisa dicapai sebesar 5,11 persen. Angka yang tidak secerah janji Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, yaitu bisa mencapai 6 persen. Malah kalah jauh dari Vietnam yang tumbuh ekonominya sebesar 8,2 persen. Penting dipertanyakan oleh publik mengapa kinerja pertumbuhan ekonomi nasional tidak juga beranjak dari angka 5 persen ?

Pertanyaan inilah yang lebih tepat ditujukan kepada portofolio kabinet Merah Putih. Khususnya, yang mengurusi bidang ekonomi dan moneter. Menteri Koordinator Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar harus mampu memberikan jawabannya. Para Menteri yang menjabat Ketua Umum partai politik serta bertanggungjawab secara moral polit

Tingkat kemiskinan dan pengangguran tidak berkurang signifikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2025 mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 23,36 juta orang atau 8,25 persen dari total penduduk. Jumlah pengangguran per November 2025 tercatat sejumlah 7,35 juta orang. Memang terdapat penurunan sebesar 109 ribu orang dibanding posisi Agustus 2025. Dan, tingkat pengangguran terbuka juga (TPT) turun menjadi 4,74 persen, tetap tidak signikan mengatasi persoalan makro ekonomi.

Seharusnya, sebagian besar para menteri yang berasal dari partai politik mampu mengatasi permasalahan makro ekonomi klasik itu. Apalagi, para menteri kader Partai Golkar yang terbesar dijajaran kabinet Merah Putih. Diera Orde Baru (Orba) turut berperan membesarkan para konglomerat atau korporasi taipan. Bukan malah melanggengkan nepotisme yang ditentang dimasa reformasi sebagai bagian dari anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Para taipan inilah yang sebagian besar menguasai kue perekonomian nasional. Kekayaannya (data Forbes, 2025) mencapai US$267 miliar atau senilai Rp4.400,3 triliun atau 117,7 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang berjumlah Rp3.621,3 triliun. Kelompok inilah yang mengendalikan jalannya perekonomian Indonesia dan memiliki posisi tawar politik (political bargaining). Pendulum inilah yang harus digeser para Menteri dari partai politik.

Dominasi penguasaan ekonomi oleh kelompok kecil ini masih belum mampu ditransformasikan kinerjanya kepada kelompok kelas menengah terjebak oleh perekonomian yang tersedak.

Tidak, terhadap sebagian besar kemiskinan dan pengangguran yang berasal dari kelompok menengah di perdesaan dan perkotaan. Berpengetahuan yang cukup, tetapi tidak memiliki jangkauan (akses) ekonomi dan keuangan agar naik kelas ekonominya.

Yaitu, kelompok terdidik lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan perguruan tinggi (D1-3/S1), masing-masing sebesar 30,85 persen dan 10,2 persen atau 41,05 persen dari total penduduk. Kelompok inilah yang sedang terdesak dan terjebak sebagai kelompok menengah.

Selama 10 tahun terakhir, berpotensi lebih banyak turun ke bawah status ekonominya dibanding naik kelas ke atas. Rentan menjadi pemicu instabilitas sosial politik yang merugikan kinerja Presiden RI Prabowo Subianto.

Gonjang-ganjing pasar modal di BEI tidak berpengaruh apapun bagi ekonomi rakyat, tidak juga penciptaan lapangan kerja! Yang terjadi justru sebaliknya, kelompok menengah pendapatannya semakin terkuras. Nyaris tak memiliki jalan keluar atas minimnya penciptaan lapangan pekerjaan sektor industri. Pekerjaanlah yang dibutuhkan untuk mengangkat harkat hidupnya, bukan penyelamatan pasar keuangan atau BEI.

Kinerja implementasi visi-misi Asta Cita disektor industri agro maritim terpadu (agro-maritim complex) sangat lambat ditangan para Menteri kader Partai Golkar ini. Padahal, sektor industri inilah yang akan mengungkit (leverage) secara nyata kinerja perekonomian rakyat, skala UMKM dan nasional. Sektor inilah sejatinya faktor kunci (key factor) bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih tinggi dari 5 persen.

Oleh karena itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri UMKM Maman Abdurrahman beserta rekan Partai Golkar lainnya di jajaran kabinet harus tahu diri dan bersikap dewasa. Atas capaian kontribusi PDB dan pertumbuhan ekonomi yang tidak memuaskan serta tidak signifikan manfaatnya bagi masyarakat.

Begitu juga halnya dengan program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) masih tidak mampu dikomunikasikan dengan baik oleh otoritas terkait. Banyak pihak yang mempertanyakan kinerja MBG atas maraknya kasus keracunan siswa penerima manfaat. Termasuk pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di suatu daerah dan beberapa daerah yang hanya dimiliki oleh seseorang atau beberapa orang saja.

Kelompok menengah semakin terdesak oleh kinerja buruk Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yang dipimpin Meutya Hafid (dari Partai Golkar). Meutya Hafid justru tidak mengelola data pribadi penduduk RI dengan baik dan aman. Pembobolan data pribadi terus terjadi, terakhir pada akhir Januari 2026. Kasus ini jelas mengancam kehidupan masyarakat luas yang berdampak materi. Seringkali terjadi tindak kejahatan pembobolan rekening pribadinya di lembaga perbankan.

red24

foto dok/ camat Tigaraksa peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisereh acara potong tumpeng dan Sekcam Tigaraksa, didampingi oleh Babinsa, Pengawas KDMP, serta jajaran Ketua BPD Cisereh dan seluruh Staf Desa Cisereh yang hadir mewakili Kepala Desa.

 

sorot24 | TANGERANG – Semangat kemandirian ekonomi desa diwujudkan secara nyata dalam peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisereh. Acara yang berlangsung meriah di Desa Cisereh ini menjadi tonggak sejarah baru bagi kedaulatan ekonomi masyarakat setempat melalui wadah koperasi.

 

foto/dok : foto dok/ camat Tigaraksa peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisereh acara potong tumpeng dan Sekcam Tigaraksa, didampingi oleh Babinsa, Pengawas KDMP, serta jajaran Ketua BPD Cisereh dan seluruh Staf Desa Cisereh yang hadir mewakili Kepala Desa.

​Acara dihadiri langsung oleh Camat Tigaraksa dan Sekcam Tigaraksa, didampingi oleh Babinsa, Pengawas KDMP, serta jajaran Ketua BPD Cisereh dan seluruh Staf Desa Cisereh yang hadir mewakili Kepala Desa.

​Momen puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Camat Tigaraksa. Sebagai bentuk simbolis penyerahan amanah dan sinergi yang kuat, Camat Tigaraksa secara khusus memberikan suapan potongan tumpeng kepada tiga pilar utama penggerak desa, yaitu:

• ​Ketua KDMP Cisereh (Bapak Ade Saputra), sebagai simbol restu atas pengelolaan koperasi.
• ​Perwakilan Staf Desa Cisereh, sebagai simbol dukungan penuh dari pemerintah desa.
• ​Ketua BPD Cisereh, sebagai simbol restu dan pengawasan dari keterwakilan masyarakat.

​Dalam sambutannya, Camat Tigaraksa memberikan pesan mendalam kepada jajaran pengurus, khususnya Bapak Ade Saputra beserta jajaran pengurus, pengawas dan anggota KDMP Cisereh.

 

Camat dan Sekcam Tigaraksa foto bersama pengurus KDMP Desa Cisereh . foto/dok : red24

“Jadikan KDMP ini sebagai pondasi kuat untuk membangun desa kita sendiri. Saya minta seluruh staf desa, ibu-ibu PKK, dan tokoh masyarakat masuk jadi anggota. Masyarakat kalau belanja sembako ke KDMP saja, jangan ke warung lain lagi. Mari kita besarkan usaha milik kita sendiri,” tegas Camat Tigaraksa.

​Ketua KDMP Cisereh, Ade Saputra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan semua pihak. “Sesuai arahan pemerintah, fokus kita adalah ketahanan pangan. Kami ingin ketahanan pangan menjadi pondasi kokoh bagi kesejahteraan masyarakat pedesaan,” pungkasnya.

​Sebagai bukti nyata, KDMP langsung menggelar Bazar Sembako Murah yang diserbu warga. Antusiasme masyarakat ini menjadi sinyal positif bahwa kehadiran Koperasi Desa Merah Putih sangat dinantikan untuk membantu stabilitas ekonomi rumah tangga di Cisereh.

​Dengan resmi dibukanya KDMP Cisereh melalui prosesi yang penuh kekeluargaan ini, diharapkan sinergi antara kecamatan, desa, dan masyarakat terus terjalin demi mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

red24

foto dok/ Gubernur Banten Andra Soni dan walikota Tangerang Sachrudin meresmikan Instalasi Kardiocerebrovaskuler

 

Sorot24.id | Kota Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni meresmikan operasionalisasi kerja sama layanan Instalasi Pelayanan Kardiocerebrovaskuler Terpadu (IPKT) atau layanan kesehatan pembuluh darah antara RSUD Kota Tangerang dengan BPJS Kesehatan, Sabtu (14/2/2026).

Fasilitas ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses layanan medis spesialis bagi masyarakat Banten.

Hadir dalam peresmian tersebut Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni, Wali Kota Tangerang Sachrudin, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti.

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa kehadiran fasilitas IPKT yang dilengkapi dengan Cardiac Catheterization Laboratory (Cath Lab) merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan layanan rujukan kardiovaskular.

“Kehadiran fasilitas ini adalah langkah strategis untuk memperkuat sistem kesehatan di Provinsi Banten. Kami terus mendorong sinergi antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota guna memastikan layanan kesehatan yang berkualitas dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Andra Soni di RSUD Kota Tangerang, Jalan Pulau Putri Raya, Kota Tangerang.

Andra juga menekankan pentingnya keseimbangan antara aspek kuratif dan preventif. Menurutnya, penguatan sistem kesehatan nasional menuntut kolaborasi lintas sektor agar masyarakat tidak hanya mendapatkan pengobatan yang baik, tetapi juga teredukasi dalam pola hidup sehat.

“Penanganan kuratif memang mendesak, namun yang jauh lebih utama adalah bagaimana kita secara kolektif mencegah masyarakat agar tidak jatuh sakit melalui langkah-langkah preventif dan promotif,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, memberikan apresiasi atas kelengkapan fasilitas di RSUD Kota Tangerang.

Ia menilai standar pelayanan, teknologi medis, hingga ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di lokasi tersebut telah setara dengan rumah sakit rujukan nasional.

“Fasilitasnya sangat mumpuni dan SDM-nya siap, mulai dari dokter spesialis hingga tenaga perawat. Kabar baiknya, layanan mutakhir ini dapat diakses oleh pasien BPJS tanpa dikenakan biaya. Ini adalah bentuk nyata negara hadir untuk rakyat,” tutur Benjamin.

Ia juga mengingatkan bahwa dalam kasus serangan jantung dan stroke, waktu adalah faktor kunci (golden period).

Kecepatan penanganan medis maksimal enam jam sejak gejala muncul sangat menentukan tingkat keselamatan pasien.

Dengan adanya Cath Lab di Kota Tangerang, efektivitas waktu penanganan dapat ditingkatkan tanpa perlu merujuk pasien ke fasilitas yang lebih jauh.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menambahkan bahwa pengembangan RSUD Kota Tangerang akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

Ia berkomitmen untuk terus membenahi fasilitas kesehatan agar seluruh warga Kota Tangerang mendapatkan haknya atas pelayanan medis yang profesional.

“Prinsip kami jelas, setiap warga berhak mendapatkan penanganan medis yang berkualitas tanpa terkendala oleh jarak, waktu, maupun kondisi ekonomi,” pungkas Sachrudin

Begexs

,

Ketua DPD KNPI Provinsi Banten

 

Sorot24.id Banten – Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten, Tito Istianto, SE, M.Si menilai Gubernur Banten Andra Soni memberikan corak tersendiri selama setahun menjabat sebagai orang nomor satu di Provinsi Banten. Sikap responsif terhadap berbagai keluhan masyarakat disebut menjadi poin plus utama dalam kepemimpinannya.

“Selama setahun, Gubernur Andra Soni hadir di masyarakat, mendengarkan keluhan publik, hadir di agenda-agenda publik, Gubernur sangat merespons berbagai keluhan publik,” ucap Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten Tito Istianto, SE, M.Si pada, Sabtu (14/2/2026).

Menurutnya, kehadiran langsung gubernur di tengah masyarakat mampu membangun jembatan komunikasi antara pemerintah dan warga. Dengan komunikasi yang terbuka, kebutuhan riil masyarakat dapat segera dipetakan dan ditindaklanjuti melalui kebijakan yang tepat sasaran.

Tito menilai, langkah tersebut dapat mengakselerasi terwujudnya visi Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi. Namun, ia menekankan pentingnya kemampuan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas kebijakan yang paling mendesak agar dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat.

Selain itu, program prioritas Sekolah Gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta dinilai menjadi pembeda dibanding kepala daerah lain. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang tengah menggodok kebijakan sekolah gratis untuk Madrasah Aliyah.

Bahkan, Gubernur Banten, Andra Soni, telah mencapai beberapa pencapaian signifikan dalam satu tahun kepemimpinannya. Beberapa program unggulan yang telah dilaksanakan antara lain:

Ketua DPD KNPI Provinsi Banten Nilai Kepemimpinan Andra Soni – Achmad Dimyati Natakusumah

– Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra): Program ini fokus pada pembangunan jalan desa untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat pedesaan.
– Desa Tangguh: Program ini memberikan bantuan dana Rp 300 juta per desa untuk meningkatkan infrastruktur dan ekonomi lokal.
– Sekolah Gratis: Program ini menyediakan pendidikan gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Banten.
– Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Program-program Andra Soni telah membantu meningkatkan IPM Banten menjadi 77,25, masuk kategori tinggi.

Pencapaian-pencapaian ini menunjukkan komitmen Andra Soni dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten dan mendorong pembangunan yang lebih adil dan merata.

foto dok/ Konferensi pers di Mapolda Polda Metro Jaya menampilkan barang bukti hasil Operasi Pekat Jaya 2026, mulai dari narkoba, senjata tajam, minuman keras hingga petasan yang disita dari ratusan pelaku kriminal di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

 

Soror24.id | Jakarta – Operasi Pekat Jaya 2026 yang digelar selama 15 hari oleh Polda Metro Jaya mencatat hasil mencengangkan. Sebanyak 937 pelaku kriminal berhasil diamankan dari berbagai titik di Jakarta dan sekitarnya.

Dari total tersebut, 487 pelaku ditahan, sementara 450 lainnya menjalani pembinaan. Operasi ini merupakan respons tegas aparat terhadap penyakit masyarakat yang meresahkan publik.

“Para pelaku ini berasal dari 772 kasus yang ditangani Polda Metro Jaya selama pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Bhudi Hermanto, Kamis (12/2/2026).

Tak hanya menangkap pelaku, aparat juga menyita barang bukti dalam jumlah fantastis. Di antaranya:

225.280 butir obat terlarang
11.422,03 gram sabu
40.492,8 gram ganja
Tembakau sintetis dan serbuk ekstasi
20.802 botol minuman keras
572 buah petasan
Sejumlah senjata tajam

Angka-angka ini menjadi potret nyata betapa masifnya peredaran narkoba dan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menambahkan bahwa operasi menyasar 30 titik target operasi utama yang langsung ditindak dengan penegakan hukum tegas.

Tak berhenti di situ, penindakan juga dilakukan pada 742 titik non target operasi, menunjukkan skala operasi yang luas dan agresif.

“Dalam Operasi Pekat Jaya 2026 ini, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) menjadi yang paling dominan ditangani oleh Polda Metro Jaya dan Polres jajaran,” ujar Iman.

Red24

foto dok/pembukaan Rakornas I PHRI di Hotel PO, Kota Semarang, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi 

 

Sorot24.id | Semarang – Saat menghadiri pembukaan Rakornas I PHRI di Hotel PO, Kota Semarang, Selasa (10/2), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun kolaborasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di wilayahnya, untuk memperkuat sektor pariwisata.

Hadir dari pembukaan Rakornas I PHRI yakni Menteri Pariwisata RI Widiyanti Wardhana, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya, serta sejumlah tokoh lainnya termasuk Ketua Kadin.

Pasalnya, hotel dan restoran memiliki kontribusi yang berarti bagi pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan pariwisata di Jawa Tengah. Apalagi, sektor ini membawa multiplier effect terhadap perdagangan, transportasi, UMKM, dan penciptaan lapangan pekerjaan. Tercatat, kontribusi sektor penyediaan akomodasi dan makan minum terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah, terus meningkat. Pada 2023, kontribusi sektor ini sekitar 3,41%, kemudian pada 2025 meningkat menjadi 3,74%.

Melihat catatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menaruh harapan kepada PHRI, untuk ikut berkontribusi menyokong pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya. Apalagi sektor pariwisata akan menjadi fokus pembangunan Jawa Tengah pada 2027 mendatang. Sehingga, dia ingin sektor perhotelan dan restoran bisa berjalan dan tumbuh bersama.

“Ini adalah tantangan dan pekerjaan rumah bagi rekan-rekan sekalian. Bagaimana agar investasi, khususnya di sektor hotel dan restoran ini menjadi yang utama,” kata Luthfi.

Saat ini, Jawa Tengah telah memiliki sejumlah destinasi wisata yang menarik, termasuk adanya 1.000 desa wisata yang tersebar di 35 daerah. Destinasi wisata baru juga terus didorong untuk dikembangkan, seperti wisata ramah muslim yang memerlukan jaminan halal dalam penyajian makanan dan restorannya. Kemudian ada juga aglomerasi wisata meliputi Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening, yang saat ini sedang digarap.

“Tentu ini perlu tugas-tugas kolaboratif, termasuk dengan Bapak/ Ibu (anggota PHRI) di sini,” ujarnya.

Ditambahkan, konsep aglomerasi sudah dicontohkan oleh tujuh kabupaten/ kota di Soloraya, saat menggelar Soloraya Great Sale pada 2025 lalu. Tak tanggung-tanggung, melalui konsep tersebut raupan transaksi di semua sektor mencapai Rp10,7 triliun dalam waktu satu bulan. Dalam kurun waktu itu juga, okupansi hotel dan penginapan di Soloraya penuh.

“Ini yang coba kami ciptakan, dan mungkin menjadi gambaran dan dasar dalam menyukseskan pembangunan nasional,” katanya.

Pada kesempatan itu, Menteri Pariwisata, Widiyanti Wardhana menyampaikan, sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum menunjukkan kinerja yang sangat baik, laju pertumbuhannya mencapai 7,41%. Atas laju pertumbuhan itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum berkontribusi sebesar 0,24% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025.

Menteri Widiyanti juga menyampaikan optimistisme terkait kontribusi pariwisata terhadap PDB akan terus meningkat, dan mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan. Apresiasi kami kepada pelaku usaha hotel dan restoran atas dukungannya, untuk mengembangkan pariwisata Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Red24

foto dok/Petugas Polsek Pusakanagara bersama unsur kecamatan melakukan razia dan menyita sejumlah botol minuman keras dari salah satu warung di wilayah hukum Pusakanagara, Subang, dalam operasi Cipta Kondisi menjelang Ramadan 1447 H.

Sorot24.id | Subang – Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Polsek Pusakanagara, Polres Subang bergerak cepat. Dalam operasi Cipta Kondisi yang digelar Kamis (12/02/2026), aparat berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) dan cieu dari sejumlah warung di wilayah hukum Pusakanagara.

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi peredaran miras yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat menjelang bulan puasa.

Kapolsek Pusakanagara, Kompol Dr. R. Jusdijachlan, menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami bersama jajaran Unit Reskrim melaksanakan giat Cipta Kondisi menjelang bulan puasa dengan sasaran peredaran miras. Fokus kami adalah lokasi-lokasi yang disinyalir masih nekat menjual minuman beralkohol secara bebas tanpa izin. Hasilnya, kami sita ratusan botol miras dari warung warga untuk kemudian kami amankan di Mapolsek,” tegas Kapolsek.

Tak hanya itu, sehari sebelumnya, Rabu (11/02/2026) malam, Unit Reskrim Polsek Pusakanagara bersama Kasi Trantib Kecamatan Pusakanagara juga telah menggelar operasi serupa di wilayah Patimban. Hasilnya, puluhan botol miras kembali diamankan dari warung warga.

Operasi beruntun ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menekan potensi gangguan kamtibmas yang kerap dipicu konsumsi alkohol.

Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir peredaran miras ilegal, terutama menjelang Ramadan.

“Kami mengimbau kepada para pedagang dan pemilik tempat hiburan untuk kooperatif dan tidak menjual miras. Kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku demi menjaga kesucian bulan Ramadan di wilayah Pusakanagara dan Pusakajaya,” ucapnya dengan nada tegas.

Ia juga mengingatkan bahwa peredaran miras bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminalitas dan gangguan keamanan.

Polsek Pusakanagara memastikan operasi serupa akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan selama Ramadan.

“Kegiatan ini akan terus kami lakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman serta menjaga ketertiban masyarakat, khususnya menjelang dan selama Bulan Suci Ramadan,” pungkas Kapolsek.

Red24

Ilustrasi warga melintas di tengah kondisi hujan di salah satu sudut kota Jakarta.

 

Sorot24.id | Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jabodetabek pada Kamis (12/2/2026). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diperkirakan terjadi sejak siang hari.

“Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang,” tulis BBMKG mencatat, potensi cuaca buruk mulai terdeteksi sejak pukul 12.05 WIB. Sejumlah wilayah di Jakarta menjadi titik awal hujan, di antaranya Senen dan Menteng di Jakarta Pusat, serta Tebet dan Setiabudi di Jakarta Selatan.MKG dalam peringatan resminya.

BMKG mencatat, potensi cuaca buruk mulai terdeteksi sejak pukul 12.05 WIB. Sejumlah wilayah di Jakarta menjadi titik awal hujan, di antaranya Senen dan Menteng di Jakarta Pusat, serta Tebet dan Setiabudi di Jakarta Selatan.

Wilayah Jakarta Timur seperti Matraman dan Jatinegara juga masuk dalam area peringatan. Selain itu, potensi hujan lebat turut terpantau di daerah penyangga, termasuk Cariu di Kabupaten Bogor, Larangan di Kota Tangerang, serta Pondok Aren di Tangerang Selatan.

BMKG memperkirakan kondisi tersebut dapat meluas ke berbagai kecamatan lain di Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Kota Depok diprediksi terdampak hampir merata, mulai dari Pancoran Mas hingga Bojongsari.

Sementara itu, hujan lebat juga berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

Di Tangerang dan Tangerang Selatan, hujan diperkirakan merambat ke kawasan Cipondoh, Ciledug, hingga Pamulang.

“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 14:00 WIB,” lanjut pernyataan BMKG.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan, terhadap potensi pohon tumbang, dahan patah, serta genangan air akibat tingginya curah hujan.

Red24