Mahar Inna Rayhaana Siswi SDN Grogol 01 Kembali Mengukir Prestasi di FLS3N

sorot24.id | JAKARTA – Siapa bilang mempertahankan prestasi itu mudah ? Mahar Inna Rayhaana, siswi kelas 5A SDN Grogol 01 Jakarta Barat baru saja membuktikan bahwa bakat yang diasah dengan latihan keras tidak akan mengkhianati hasil.

Tahun ini, Mahar Inna Rayhaana kembali mengukir prestasi di ajang bergengsi FLS3N (Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional) tingkat kecamatan dalam cabang lomba Kriya yang, diselenggarakan di SDN Wijaya Kusuma 01 Jakarta Barat pada Kamis, 30 April 2026 lalu.

Karya Mahar Inna Rayhaana kembali mengukir prestasi di ajang bergengsi FLS3N (Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional) tingkat kecamatan foto/dok : red24 .

Berkat ketekunan dan kecintaannya pada seni kerajinan tangan, ia berhasil membawa pulang gelar Juara Harapan 1.

Ananda Inna berpose bersama karya kriyanya yang bertemakan permainan tradisional pasar malam. Menggunakan material alam dari lingkungan sekitar, ia berhasil mengonstruksi miniatur Biang Lala, Kora-Kora, dan Ontang-Anting dengan detail yang presisi. Karya ini mencerminkan kreativitas siswa dalam mengolah potensi alam sekaligus mendukung visi sekolah berwawasan lingkungan (Adiwiyata). Kompetisi tahun ini,Inna panggilannya menghadirkan karya yang sangat unik dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Dengan memanfaatkan bahan alam khas lingkungan sekitar, ia berhasil menyulapnya menjadi miniatur permainan tradisional yang identik dengan kemeriahan pasar malam.
Karya kreatif Inna ini terdiri dari tiga wahana ikonik yang dibuat dengan tingkat ketelitian tinggi :

  • Kora-kora, yang menggambarkan semangat keceriaan.
  • Biang Lala, yang melambangkan keindahan sudut pandang.
  • Ontang-anting, yang menonjolkan detail konstruksi yang rumit namun artistik.

Melalui karyanya, Inna tidak hanya menunjukkan bakat seni kriyanya, tetapi juga mengangkat kembali memori dan budaya lokal melalui media bahan-bahan alami yang ada di sekitarnya.

Terinspirasi dari kemeriahan pasar malam, Ananda Inna menciptakan sebuah mahakarya kriya yang memukau. Dengan memanfaatkan bahan alam khas lingkungan sekitar, Inna menyulap bambu, kayu, dan serat alam menjadi tiga wahana ikonik : Kora-Kora, Biang Lala, dan Ontang-Anting.

Karya ini bukan sekadar miniatur, melainkan simbol ketekunan dan kepedulian lingkungan. Melalui tangan kreatifnya, Inna membuktikan bahwa semangat Sekolah Adiwiyata dapat diwujudkan menjadi karya seni bernilai tinggi yang membawanya meraih Juara Harapan 1 FLS3N Kriya tahun ini.

Sebuah perpaduan apik antara bakat alami, bimbingan guru, dan dukungan penuh orang tua. Permainan tradisional yang digambarkan Inna lewat pasar malam bahkan bisa bergerak dengan menggunakan dynamo layaknya permainan tradisional yang siap dijalankan atau dimainkan
Perjalanan ini bukanlah hal baru baginya. Mengingat kilas balik tahun lalu, Inna sukses meraih posisi Juara 2 di bidang yang sama. Konsistensi inilah yang patut kita acungi jempol.

“Bagi saya, kriya bukan sekadar lomba, tapi soal ketelitian dan kesabaran dalam setiap detailnya,” ujar Inna.

Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan. Di balik karya-karya kreatif yang ia ciptakan, ada kedisiplinan tinggi dan semangat berlatih tanpa lelah. Menariknya, bakat dan ide-ide kreatif Inna tumbuh subur berkat pengaruh luar biasa dari semua pihak guru, kepala sekolah dan dukungan orangtua.

Darah seni mengalir kuat dari Sang Bunda yang merupakan seorang pekerja seni , sementara ketekunan dan kerangka berpikir sistematisnya didapat dari Sang Ayah yang merupakan seorang dosen. Perpaduan ini membuktikan bahwa dukungan serta latar belakang orang tua memegang peranan krusial dalam melejitkan potensi anak.

Menurut kepala Sekolah SDN Grogol 01 Jakarta Barat, Rizki, S.Pd, yang akrab disapa Pak Boy, hasil ini merupakan perjuangan dari berkomitmen menciptakan lingkungan kreatif bagi siswa. Melalui program daur ulang sampah dan pelatihan kerajinan tangan, sekolah mendorong siswa untuk memanfaatkan tidak hanya bahan alam, tetapi juga bahan bekas pakai menjadi karya yang bernilai guna. Program ini dirancang agar setiap siswa memiliki wadah untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Alhamdulillahirabbil’alamin. Segala puji bagi Allah SWT atas karunia dan keberkahan yang dilimpahkan kepada kita semua. Kami segenap keluarga besar SDN Grogol 01 merasa sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Mahar Inna Rayhaana dalam ajang FLS3N Kriya tahun ini. Kami bangga melihat ketekunanmu yang luar biasa dalam berlatih hingga kembali berhasil menjadi juara tahun ini. Terima kasih telah mengharumkan nama sekolah dengan disiplin dan kerja kerasmu. Teruslah berkarya dan jangan pernah berhenti mengasah bakatmu,” ungkap Pak Boy .

Di sekolah, peran guru kelas Inna juga menjadi kunci sukses. Ibu Fatim Firman Sari, S.Pd yang merupakan wali kelas Inna tidak hanya memberikan motivasi harian, tetapi juga aktif memberikan masukan ide-ide segar serta membimbing proses kreatif agar karya yang dihasilkan semakin berkualitas dan memiliki daya saing tinggi. Beliau juga berperan penting dalam memantau perkembangan bakatnya setiap hari, memberikan tantangan baru agar imajinasinya terus berkembang, serta menjadi sosok pendukung utama yang memastikan disiplin berlatih tetap terjaga di sela-sela waktu belajar.

“Alhamdulillah, bangga sekali dengan Ananda Inna. Terima kasih sudah membuktikan bahwa dengan tekun mengasah bakat dan menjaga semangat, prestasi akan datang mengikuti. Teruslah berkarya dengan ide-ide kreatifmu yang luar biasa. Keep spirit and stay creative!” ungkap Ibu Fatim.

Selanjutnya, wali murid dari Inna menuturkan, bahwa kepemimpinan Pak Boy sangat mendukung dan memperhatikan prestasi siswa.

“Alhamdulillah, kami mewakili orang tua ingin mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Bapak Kepala Sekolah. Terima kasih atas dukungan, fasilitas, dan ruang yang diberikan sekolah sehingga anak kami bisa menyalurkan bakatnya di bidang Kriya. Kepemimpinan Bapak yang begitu peduli terhadap bakat non-akademik sangat berarti bagi perkembangan mental dan kreativitas anak-anak kami. Semoga sekolah kita semakin maju dan terus mencetak generasi berprestasi,” ujarnya.

Harapan besar agar prestasi yang diraih Inna menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa lainnya. Bahwa karya Inna yang memanfaatkan bahan alam dan limbah lingkungan ini adalah cerminan nyata dari identitas SDN Grogol 01 sebagai Sekolah Adiwiyata.

“Kami berharap melalui keberhasilan Inna, seluruh warga sekolah semakin semangat untuk beradiwiyata dan berkarya, bahwa lingkungan sekitar adalah sumber inspirasi yang tak terbatas. Prestasi ini membuktikan semangat Adiwiyata bukan sekadar menjaga kebersihan, tapi juga tentang bagaimana kita berinovasi dan berkarya secara kreatif demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Semoga SDN Grogol 01 terus konsisten melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berbakat, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam.

SDN GROGOL 01 SIAP (SEHAT, ILMU, AKHLAK, PRESTASI) 

red24_LUNAS

DEMA UIN SMH Banten Soroti Penegakan HAM dan Reformasi Peradilan Militer

sorot24.id | SERANG – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Banten pada sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi demokrasi, penegakan hak asasi manusia (HAM), serta sistem peradilan di Indonesia.

Aksi ini bertepatan dengan peringatan 27 tahun Tragedi Trisakti yang terjadi pada 12 Mei 1998, sebuah peristiwa penting dalam sejarah reformasi Indonesia ketika empat mahasiswa gugur dalam perjuangan menuntut perubahan. Hingga saat ini, penyelesaian kasus tersebut dinilai belum tuntas.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan pentingnya komitmen negara dalam menegakkan supremasi hukum, melindungi kebebasan sipil, serta menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu secara adil dan transparan.

Koordinator lapangan aksi, Fathurahman selaku Ketua DEMA Fakultas dakwah UIN SMH Banten, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk konsistensi mahasiswa dalam mengawal agenda reformasi.

“Reformasi tidak boleh berhenti pada peringatan seremonial. Kami menuntut negara hadir secara nyata untuk menuntaskan pelanggaran HAM berat, termasuk Tragedi Trisakti, serta memastikan hukum ditegakkan tanpa tebang pilih,” ujar Fathurahman pada Rabu (13/5/2026).

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti kasus kekerasan terhadap aktivis HAM, Andri Yunus, yang dinilai sebagai ancaman terhadap kebebasan sipil. Mereka mendesak agar kasus tersebut diusut secara independen dan transparan.

Presiden Mahasiswa UIN SMH Banten, Muhamad Syahid, menegaskan bahwa perlindungan terhadap aktivis dan masyarakat sipil merupakan bagian penting dari demokrasi yang sehat.

“Ketika aktivis yang menyuarakan kepentingan rakyat justru mendapatkan kekerasan, maka demokrasi sedang dalam kondisi tidak baik. Negara harus menjamin keamanan dan kebebasan setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat,” tegasnya.

DEMA UIN SMH Banten juga mengkritisi praktik penanganan perkara yang melibatkan aparat militer melalui peradilan militer, khususnya dalam kasus tindak pidana umum. Menurut mereka, hal tersebut berpotensi melemahkan prinsip persamaan di hadapan hukum (equality before the law).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya :

  • Mendesak penyelesaian Tragedi Trisakti 1998 dan pelanggaran HAM berat lainnya secara adil dan transparan.
  • Mendorong pengusutan kasus kekerasan terhadap aktivis HAM Andri Yunus secara independen.
  • Menuntut agar tindak pidana umum yang melibatkan anggota militer diproses melalui peradilan umum.
  • Mendesak revisi Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer.
  • Mendorong negara untuk memperkuat perlindungan terhadap kebebasan sipil dan ruang demokrasi.

Aksi berlangsung dengan penyampaian orasi dan pembacaan pernyataan sikap.

DEMA UIN SMH Banten berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan pemangku kebijakan dalam memperkuat demokrasi, menegakkan hukum secara adil, serta menjamin perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.

red24_RG

Aliansi Masyarakat Tigaraksa Kecewa Pimpinan DPRD Tidak Hadir Saat Mengundang Audiensi

sorot24.id | TANGERANG – ALMAST (Aliansi Masyarakat Tigaraksa) kecewa, saat memenuhi undangan Audiensi dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang sesuai surat undangan,

Nomor : B/400.14.6/41/V/DPRD/2026 .

Pemerhati Kebijakan Publik yang juga salah satu wakil ketua Almast,Hendra Primitif, menyoroti ketidak hadiran Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dalam agenda audiensi resmi yang sebelumnya telah terjadwal bersama Almast Tigaraksa.

Menurut Hendra Primitif, audiensi merupakan bagian penting dalam menjaga komunikasi, keterbukaan, serta menghargai kearifan lokal masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

“Ketika agenda audiensi sudah dijadwalkan secara resmi namun Pimpinan DPRD tidak hadir tanpa penjelasan dan alasan yang jelas, tentu publik mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab terhadap agenda tersebut. Jangan sampai masyarakat merasa diabaikan,” tegas Hendra Primitif.

‎Ia menilai,DPRD sebagai lembaga representasi rakyat seharusnya mampu memberikan kepastian dan penghormatan terhadap masyarakat yang datang membawa aspirasi secara baik dan tertib. Hendra Primitif juga meminta agar ke depan terdapat mekanisme komunikasi yang lebih terbuka apabila ada pembatalan atau perubahan agenda resmi, sehingga tidak menimbulkan kekecewaan maupun persepsi negatif.

‎“Almast Tigaraksa hadir membawa semangat kearifan lokal, dialog, dan kepentingan masyarakat. Maka setiap agenda audiensi harus dihormati bersama demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Sementara Ketua Almast,Endang yang akrab disapa Lasun,pada kesempatan yang sama juga menyampaikan kekecewaannya.

“Ketua DPRD mengundang kami hari ini, sesuai surat permohonan audiensi yang kami kirim beberapa Minggu yang lalu,tapi pada kenyataannya,beliau gak bisa hadir dengan alasan sakit,kalau bicara sakit dan tidak fit,Saya ini kondisi nya juga gak fit “nirisan awak”,tapi karena menghormati undangan audiensi,Saya bela – belain hadir . Masa kami harus lakukan “gerakan” dulu baru di respon ! “, tegas Lasun Ketua Almast.

Audiensi di hadiri perwakilan Ketua Dewan via Staff Setwan,sedangkan Almast di hadiri oleh Ketua dan perwakilan Pengurus Harian,akhirnya “batal” dan tidak membahas hal-hal substansial sesuai tujuan awal menyampaikan aspirasi dari masyarakat khususnya masyarakat Tigaraksa.

red24_KANU

Dedi Muhdi : Sampah Menjadi Persoalan Klasik Yang Menarik Untuk di Tuntaskan dan Menjadi PR Bersama

sorot24.id | TANGERANG – Persoalan Sampah di Indonesia merupakan persoalan dan krisis lingkungan serius, dengan timbunan sampah mencapai 25 – 71 juta ton pertahun dan hanya kurang lebih 35 – 40% yang terkelola. Besarnya timbunan sampah itu, salah satu penyumbangnya adalah sampah yang berasal dari rumah tangga. Berdasarkan Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) setiap orang di Indonesia menghasilkan 0,7 – 0,85 Kg sampah perharinya.

‎Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto,menjadikan sampah sebagai salah satu skala prioritas yang harus di tuntaskan. Keseriusan itu di tuangkan dalam Perpres No. 109 Tahun 2025 dengan menunjuk Menko Pangan Zulkifli Hasan untuk memimpin Percepatan Pengelolaan Sampah Nasional, yang salah satunya memangkas aturan perizinan yg rumit dan mendorong Percepatan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) serta menggerakkan kesadaran dan Kepedulian masyarakat tentang sampah.

‎”Butuh kerjasama dan keseriusan serta “kesadaran diri”dari seluruh pihak terkait yang berkompeten untuk menuntaskan persoalan sampah ini”, Saya meminta kepada Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota untuk mengaktifkan kembali adanya Kelompok-Kelompok Bank Sampah di setiap RT – RW. Saya sebagai Wakil Rakyat akan mendorong Pemerintah Daerah untuk mengalokasikan anggaran khusus terkait persoalan klasik ini”, tegasnya.

‎Dedi Muhdi yang juga Anggota DPRD Banten dari Fraksi PAN ini menyatakan,

‎”Kelompok Bank Sampah itu akan memberikan manfaat ganda, selain menciptakan lingkungan bersih dan sehat dengan mengurangi penumpukan sampah, sekaligus juga memberikan manfaat keuntungan ekonomi bagi masyarakat. Gerakan ini mendorong pemberdayaan masyarakat dan bisa mengurangi beban sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)”, ujar Dedi Muhdi yang akrab disapa DM.

‎Di tambahkan Dedi, “Bila Setiap Lingkungan RT dan RW khususnya di Kabupaten Tangerang ini memiliki Gerakan Bank Sampah, persoalan sampah ini akan bisa di minimalisir dan dituntaskan”, pungkasnya.

Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota harus juga mendorong dan memberikan dukungan terhadap gerakan Bank Sampah. Butuh kerjasama dan keseriusan dari seluruh elemen masyarakat dan pengambil kebijakan.

red24_KANU

Dukung Kemandirian Pemuda Dispora Banten Gelar Pelatihan Barber Shop Angkatan Satu

sorot24.id | TANGERANG – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten menyelenggarakan Pelatihan Barber Shop Angkatan 1 bagi pemuda Banten pada, Selasa (13/5/2026) di Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Kegiatan ini dihadiri dan mendapat dukungan dari unsur legislatif daerah.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda Dispora Banten, Tito Istianto, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan pengangguran dan mendorong wirausaha pemuda.

Peserta Pelatihan Barber Shop angkatan 1. foto/dok : red24 .

“Pelatihan barbershop Angkatan 1 ini kami desain agar pemuda Banten memiliki keterampilan praktis yang langsung bisa digunakan untuk bekerja atau membuka usaha. Harapannya, dari Poris Plawad Indah ini lahir barber-barber muda Banten yang profesional dan berdaya saing,” ujar Tito Istianto.

Tito menambahkan, Dispora Banten akan memastikan adanya pendampingan pasca pelatihan, agar peserta tidak berhenti sampai di ruang pelatihan.

Anggota Komisi 5 DPRD Banten, Dr. Yeremia Mendrofa, ST, MM, MBA, mengapresiasi langkah Dispora Banten yang konsisten menjalankan program pemberdayaan pemuda berbasis keterampilan.

“Kami di Komisi 5 DPRD Banten mendukung penuh program seperti ini. Pelatihan Barber Shop menjawab kebutuhan pasar dan memberikan peluang ekonomi nyata bagi pemuda. Kami akan mengawal agar program ini berkelanjutan, menjangkau seluruh wilayah Banten”, jelas Dr. Yeremia Mendrofa.

Pelatihan Angkatan 1 diikuti oleh puluhan pemuda dari Kota Tangerang dan sekitarnya. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar barbershop, standar higienitas, pelayanan pelanggan, serta dasar-dasar manajemen usaha.

red24_RG

Jajaran Polres Metro Tangerang Kota menggelar konferensi pers terkait penangkapan satu pelaku kasus pelecehan dan kekerasan seksual di Cipondoh, Rabu 13/5/2026. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku utama yang melarikan diri ke wilayah Serang. (Dok: Istimewa/Sorot24.id)

sorot24.id| TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap satu pelaku dalam kasus dugaan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap seorang wanita berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang . Sementara pelaku utama berinisial Ivan masih dalam pengejaran .

Kapolres Metro Tangerang Kota, KOMBES POL Dr. Raden Muhammad Jauhari S.H, S.I.K. M.si , menyampaikan penetapan tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi.
“Yang satu sudah ditangkap, dengan perannya mencabuli dan menyetubuhi korban saat kejadian,” ujar Jauhari dalam konferensi pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu 13/5/2026.

Kapolres Metro Tangerang Kota KOMBES POL Dr. Raden Muhammad Jauhari S.H , S.I.K M.Si , menjelaskan tersangka yang ditangkap merupakan salah satu dari tiga orang yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa terjadi. Pihaknya masih memburu pelaku utama yang teridentifikasi bernama Ivan.

“Informasi yang kami himpun, tersangka utama melarikan diri ke wilayah Serang, Banten. Kami sudah mengambil keterangan warga setempat, termasuk orang tua pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Parikhesit.

Kasus ini sebelumnya viral di media sosial melalui akun Instagram @tangkot24jam. Korban berinisial D diduga dijebak oleh pelaku yang dikenalnya dengan dalih diajak memperbaiki sepeda motor.

Peristiwa terjadi setelah korban berkumpul bersama beberapa teman pria di kawasan Cipondoh. Korban mengaku dipaksa mengonsumsi minuman beralkohol hingga tidak sadarkan diri. Keesokan harinya, korban menyadari dirinya menjadi korban kekerasan seksual dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Pihak keluarga korban telah melakukan visum dan membuat laporan resmi. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan meminta keterangan dari keluarga pelaku.

Saat ini, satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara Ivan yang diduga sebagai pelaku utama masih berstatus buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polres Metro Tangerang Kota mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku untuk segera melapor. Kasus ini ditangani oleh Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dengan didampingi Unit PPA.

avriyani- (molly)

Suasana Seminar Hardiknas 2026 bertema “Peran Organisasi Pers dalam Menghadapi Wartawan Tidak Profesional serta Membangun Literasi Media yang Sehat” yang dihadiri Ketua DPRD Tangerang Rusdi Alam, Sekda Herman Suwarman, dan insan pers, Selasa 12/5/2026. (Dok: Humas PWI Kota Tangerang/Sorot24.id)

sorot24.id| TANGERANG – Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menyoroti tantangan besar dunia informasi di era digital dan kecerdasan buatan (AI) saat menghadiri seminar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang, Selasa 12/5/2026.

Kegiatan bertema “Peran Organisasi Pers dalam Menghadapi Wartawan Tidak Profesional serta Membangun Literasi Media yang Sehat” itu berlangsung di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang.

Dalam sambutannya, Rusdi Alam mengapresiasi tema seminar yang dinilai relevan dengan kondisi saat ini. Ia menilai derasnya arus informasi digital kerap memunculkan berita bohong atau hoaks yang meresahkan masyarakat.

“Sekarang kita hidup di era digital dan AI. Informasi menyebar begitu cepat melalui media sosial, WhatsApp, dan berbagai platform digital. Kadang masyarakat sulit membedakan mana berita yang benar dan mana yang hoaks,” ujar Rusdi.

Menurutnya, perkembangan teknologi AI membuat masyarakat semakin sulit membedakan informasi yang benar dan tidak benar. Kondisi ini melahirkan fenomena post-truth, yakni situasi ketika sebuah informasi dianggap benar karena terus diulang, meskipun belum tentu sesuai fakta.

“Yang salah bisa dianggap benar karena diulang terus-menerus. Ini yang berbahaya. Maka masyarakat perlu dibekali kemampuan menyortir informasi dengan baik,” katanya.

Rusdi mendorong edukasi literasi media yang lebih masif di lingkungan sekolah, terutama bagi generasi Gen Z yang sejak kecil sudah akrab dengan media sosial dan gawai.

“Anak-anak Gen Z sekarang dari kecil sudah pegang handphone. Bahkan kadang pengaruh media sosial lebih kuat dibanding pola asuh orang tua. Maka mereka harus dibekali kemampuan memfilter informasi,” ujarnya.

Ia menegaskan media memiliki peran strategis dalam membangun pola pikir masyarakat. Karena itu, profesionalisme wartawan dan literasi media dinilai menjadi kebutuhan penting di tengah derasnya arus informasi digital.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, media juga tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus membangun sinergi dan saling mendukung,” ungkapnya.

Seminar tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman, Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Ketua PWI Kota Tangerang Herwanto, kepala sekolah, guru, serta insan pers.

Menutup sambutannya, Rusdi Alam menyampaikan pantun tentang pentingnya menjaga etika pers:

“Pergi ke pasar membeli pena, Pena dibawa bersama buku. Kalau pers dijaga dengan etika, Masyarakat cerdas, bangsa pun maju.”

avriyani-(molly)

Disaksikan Gubernur Banten, BPN dan BKPRMI Kolaborasi Percepat Legalitas Tanah Wakaf

sorot24.id | SERANG – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Banten dengan Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (13/5/2026). Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dan Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pengurus Wilayah BKPRMI Provinsi Banten masa bakti 2026–2031 yang dipimpin oleh Fahmi Hakim sebagai Ketua DPW BKPRMI Banten. Momentum tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan Islam, dan BPN dalam mendukung pembangunan masyarakat serta percepatan legalisasi aset rumah ibadah di Provinsi Banten.

Gubernur Banten, Andra Soni, mengajak organisasi pemuda dan remaja masjid untuk mengambil peran aktif dalam membangun karakter generasi muda di tengah tantangan globalisasi. Menurutnya, masjid harus mampu berkembang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat dan ruang penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“Kita ingin masjid menjadi pusat pembinaan generasi Qurani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, memiliki kepedulian sosial, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” tutur Andra Soni.

Selain penguatan sumber daya manusia, Gubernur Andra juga menyoroti pentingnya percepatan sertipikasi tanah wakaf. Ia menyampaikan bahwa masih terdapat ribuan masjid dan musala di Banten yang belum memiliki sertifikat wakaf sehingga membutuhkan perhatian bersama untuk memberikan kepastian hukum atas aset keagamaan tersebut.

“Alhamdulillah BPN sangat proaktif dalam mendukung percepatan sertifikasi tanah wakaf. Tentu hal ini juga membutuhkan dukungan dari para pengurus masjid dan seluruh elemen masyarakat agar proses fasilitasi dapat berjalan optimal,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun bersama BKPRMI dan Pemerintah Provinsi Banten. Ia juga mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPW BKPRMI Banten yang baru dilantik.

“Kami mengucapkan selamat kepada Ketua DPW BKPRMI Banten masa bakti 2026–2031 beserta seluruh jajaran pengurus yang telah dilantik. Semoga amanah ini dapat memperkuat kontribusi BKPRMI dalam membangun generasi muda dan mendukung pelayanan kepada masyarakat,” ujar Harison.

Harison menegaskan bahwa Kanwil BPN Provinsi Banten mendukung penuh akselerasi percepatan sertipikasi tanah wakaf di Provinsi Banten. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan kepastian hukum bagi rumah ibadah dan aset keagamaan masyarakat.

“Kami terus mendorong percepatan sertipikasi tanah wakaf di Banten. Setelah pelaksanaan Gerakan Pemasangan Tanda Batas Tanah Wakaf (GEMAPATAS TAWAF) di Kabupaten Tangerang, dalam waktu dekat program serupa juga akan dilaksanakan di wilayah Serang Raya,” pungkasnya.

red24_RG

2.000 Paket Sembako Murah,Warga Antusias Serbu Gerakan Pangan Murah di Alun-Alun Tigaraksa

sorot24.id | TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membagikan sebanyak 2.000 paket sembako murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang di Alun-Alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Rabu,13/5/26.

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan warga, salah satunya Gerakan Pangan Murah.

“Pemerintah daerah senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat. Terutama dalam situasi kondisi saat ini, kita antisipasi sekaligus merespons kebutuhan masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan oleh Disperindag dan juga Dinas Pertanian,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menjelaskan, paket sembako yang harga normalnya sekitar Rp85 ribu dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp 43 ribu atau lebih dari setengah dari harga pasaran.

“Disperindag menyiapkan sembako yang harga belinya Rp85 ribu, tetapi dijual Rp43 ribu. Jadi ini setengah harga lebih murah dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Selain paket sembako murah, Dinas Pertanian juga menyediakan berbagai kebutuhan pangan lain seperti sayur-mayur hingga produk olahan hasil pertanian dan perikanan dengan harga terjangkau. Bahkan, beras 5 kilogram dijual hanya Rp 17 ribu.

“Ini sebagai upaya pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban masyarakat Kabupaten Tangerang. Semua kecamatan nantinya mendapatkan giliran,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa program GPM yang sebelumnya digelar tiga bulan sekali pada tahun 2025, kini ditingkatkan menjadi dua bulan sekali pada tahun 2026.

“Tahun 2025 tiga bulan sekali, sekarang tahun 2026 kita tambah menjadi dua bulan sekali. InsyaAllah kalau kemampuan keuangan daerah memungkinkan, tahun 2027 bisa sebulan sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, mengatakan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk intervensi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Lanjut dia, sebanyak 2.000 paket sembako disediakan dalam kegiatan tersebut. Paket sembako yang dijual murah terdiri atas beras premium 2 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter.

“Harga normal paket sembako sekitar Rp85 ribu, namun masyarakat cukup menebus dengan harga Rp43 ribu,” jelasnya.

Program ini merupakan salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

Salah seorang warga, Nurjanah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program sembako murah tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan dan ditambah jumlah paket yang disediakan dalam pelaksanaan GPM nantinya.

“Saya harap bisa sering-sering diadakan sembako murah dan ditambah jumlah paketnya. Ini sangat membantu ibu-ibu,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/20-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL

Intruksi Wabup Intan : Isbat Nikah Terpadu Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Warga Kabupaten Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah secara tegas menginstruksikan kepada seluruh jajaran Camat dan Tim Penggerak PKK untuk mempercepat proses pendataan program Isbat Nikah Terpadu yang akan digelar dakam rangka memeriahkan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat membuka Sosialisasi Isbat Nikah Terpadu yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang. Rabu,13/05/26.

“Program isbat nikah terpadu ini adalah bentuk perlindungan hukum dan tertib administrasi terhadap setiap keluarga, khususnya melindungi hak-hak perempuan dan anak di Kabupaten Tangerang. Saya minta kepada para camat dan seluruh jajarannya serta Tim Penggerak PKK agar mempercepat proses pendataan dan pendaftarannya,” pinta Wabup Intan.

Beliau menjelaskan ​bahwa program isbat nikah terpadu tersebut menargetkan legalitas hukum bagi 1.000 pasangan suami istri di Kabupaten Tangerang. Program tersebut merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Pengadilan Agama Tigaraksa dan Kementerian Agama.

“Saya didampingi oleh Pengadilan Agama Tigaraksa, juga Dinas DPMPD, Dukcapil dan Kementerian Agama juga akan hadir, insyaAllah akan mengadakan Isbat Nikah Terpadu bagi kurang lebih 1.000 pasang se-Kabupaten Tangerang dan gratis,” jelasnya.

Status pernikahan siri masih banyak ditemukan pada pasangan suami istri di Kabupaten Tangerang bahkan pada pasangan yang sudah lanjut usia. Menurut nya, status pernikahan siri ini harus segera dituntaskan agar tidak menghambat hak administratif anak dan perlindungan hukum bagi kaum perempuan.

“Tanpa dokumen resmi, perlindungan perempuan dan anak-anak akan sulit mengakses administrasi sekolah dan perempuan kehilangan perlindungan hak waris,” tandasnya.

Pihaknya juga meminta seluruh pihak terkait terus ​menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam melakukan validasi data secara cepat, akurat dan tepat untuk memastikan program tersebut benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

​”Seluruh perangkat daerah dan pihak terkait harus terus membangun sinergi tanpa hambatan prosedur, demi kelancaran proses persidangan terpadu bersama Pengadilan Agama Tigaraksa dan Kemenag. Kita ingin memangkas kerumitan birokrasi dan biaya tinggi agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dengan cara yang lebih mudah,” tegasnya.

Lanjut Wabup, seluruh jajaran harus bergerak cepat mengingat program Isbat Nikah Terpadu merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk menjamin hak sipil dan memberikan perlindungan hukum yang nyata bagi setiap keluarga di Kabupaten Tangerang.

“Semua data calon peserta harus segera dihimpun dalam waktu singkat untuk menjamin target 1.000 pasangan tercapai sesuai agenda perayaan daerah,” pungkasnya.

SIARAN PERS
NO: 400.14.4.3/21-Prokopim/V/2026 (Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)

red24_KDL