Dirjen Bea Cukai Djaka Terseret Korupsi Rp.61,3 Milyar, LSM LIRA Desak Presiden dan Menkeu Segera Pecat

sorot24.id | JAKARTA – Institusi Bea Cukai kembali tercoreng. Kali ini nama Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama ikut terseret dalam kasus suap importasi barang Rp 61,3 milyar yang melibatkan pimpinan Blueray Cargo, John Field. LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) pun mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa agar segera memecat petinggi Bea dan Cukai itu.

“Sebaiknya Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan harus segera memecat Dirjen Bea Cukai. Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melakukan perubahan dan pembersihan di Direktorat Bea dan Cukai, guna menciptakan pemerintahan yang bersih” tegas KRH.HM.Jusuf Rizal,SH, Presiden LSM LIRA kepada media di Jakarta.

Pernyataan Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak, Relawan Prabowo Subianto itu disampaikan menjawab pertanyaan media usai diskusi Tipikor yang dilaksanakan Pemuda Lira, Adam Irham, terkait nama Dirjen Bea Cukai, Djaka Budi Utama yang muncul dalam dakwaan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat belum lama ini.

LSM LIRA merupakan LSM yang kerap mengkritisi kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, bahkan seringkali membongkar berbagai kasus penyelundupan yang merugikan negara. Terkait kasus Dirjen Bea dan Cukai, LSM LIRA akan turun aksi demo ke Kementerian Keuangan dan secara khusus mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto maupun DPR agar Dirjen Bea Cukai segera di pecat.

Sebagaimana dilansir media nama Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budi Utama terseret kasus suap importasi barang diluar ketentuan dengan memberikan fasilitas jalur hijau (tanpa pemeriksaan) kepada Blueray Cargo milik John Field. Penyalahgunaan wewenang ini dilakukan bersama-sama aparat Bea Cukai dan diketahui Dirjen Bea dan Cukai.

Dalam dakwaan Jaksa KPK, nama Djaka Budi disebut hadir dalam rangkaian pertemuan antara pejabat DJBC dengan pengusaha kargo sebelum dugaan pengondisian jalur impor terjadi. Pertemuan dengan pengusaha ini dilakukan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, sekitar Juli 2025.

“Dilakukan pertemuan antara pejabat-pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai antara lain Djaka Budi Utama, Rizal Fadillah, Sisprian Subiaksono dan Orlando Hamonangan Sianipar dengan pengusaha-pengusaha kargo,” bunyi surat dakwaan jaksa KPK.

Setelah pertemuan ini, pada periode Juli 2025 hingga Januari 2026, John Field diketahui bersama memberikan uang total Rp61.301.939.000 dalam bentuk dolar Singapura kepada para pejabat DJBC. Selain itu, dari dakwaan, tercatat ada juga fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp1.845.000.000 yang diberikan kepada sejumlah pejabat.

Rizal selaku mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC disebut menerima Rp2 miliar hampir di setiap penyerahan uang dan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono menerima Rp1 miliar. Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan menerima Rp450 juta hingga Rp600 juta a.l. fasilitas hiburan senilai Rp1,45 miliar dan jam tangan Tag Heuer senilai Rp65 juta.

Pihak Dirjen Bea dan Cukai merespon Dakwaan Jaksa KPK, Budi Prasetiyo, Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, menyatakan bahwa mereka menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

“Karena perkara ini sudah masuk ke tahap persidangan, untuk menghormati dan menjaga independensi proses tersebut, kami tidak berkomentar mengenai substansi perkara,” kata Budi Prasetiyo, Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Kamis (7/5/2026).

Jusuf Rizal, Ketum Ormas Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara itu, juga menghargai pendapat Budi Prasetiyo. Namun tambah Jusuf Rizal, sepanjang pemahamannya dalam tindak pidana korupsi, kehadiran Dirjen Bea dan Cukai dalam pertemuan-pertemuan dengan pengusaha Cargo, kemudian adanya pemberian fasilitas jalur hijau dan ada aliran suap Rp 61,3 milyar, sudah masuk dalam penyalahgunaan wewenang.

LSM LIRA mendukung KPK agar membongkar kasus ini agar terang benderang, serta mengusut kemana saja aliran dana haram Rp 61,3 milyar itu. Patut diduga aliran dananya mengalir ke oknum-oknum diatasnya, misalnya di Kementerian Keuangan,” tegas Jusuf Rizal, aktivis penggiat anti korupsi itu.

red24_RG

 

Suasana ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih 2026 di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Tangerang, Kamis 14/5/2026. Ratusan jemaat mengikuti misa yang dipimpin Romo Dibya SJ dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. (Dok: humas Pokdar Kamtibmas Resor Tangerang/Sorot24.id)

sorot24.id |TANGERANG– Polsek Tangerang bersama jajaran Polres Metro Tangerang Kota mengawal jalannya Ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih 2026 di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Jl. Daan Mogot, Kel. Sukarasa, Kec. Tangerang, Kamis 14/5/2026.

Ibadah dengan tema “Kenaikan Tuhan” dipimpin oleh Romo Dibya SJ. Jumlah Jemaat yang hadir mencapai 1.500 umat , dan tampak khidmat mengikuti rangkaian misa yang berlangsung aman dan kondusif.

Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, S.H., M.H., beserta Jajaran dari Polres Metro Tangerang Kota turun langsung memimpin pengamanan bersama Wakapolsek AKP Ponco Anggriyanto, S.Pd.

Turut hadir Aiptu Adi Prasetyo selaku Binamas Sukarasa, Bripka Amirudin Panit 3 Samapta, Bripka Samsuri, serta 3 personil Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota.

Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno S.H., M.H., didampingi Wakapolsek AKP Ponco Anggriyanto S.Pd., dan personel gabungan pokdar Kamtibmas Resor Tangerang mengamankan ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih 2026 di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Tangerang, Kamis 14/5/2026. Ibadah bertema “Kenaikan Tuhan” dipimpin Romo Dibya SJ berlangsung aman dan kondusif. (Dok: Humas Polsek Tangerang/Sorot24.id)

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di sekitar area gereja guna memastikan kenyamanan jemaat selama ibadah berlangsung. Petugas juga melakukan pemeriksaan ringan dan patroli di area parkir untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar umat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan aman. Alhamdulillah situasi terpantau aman terkendali,” ujar Kompol Suyatno S.H, M.H di lokasi.

Ibadah Kenaikan Isa Al-Masih merupakan agenda rutin tahunan umat Katolik. Kehadiran aparat kepolisian menjadi bagian dari upaya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Tangerang.

Avriyani-(molly)

Corporate HR EMC Gelar Family Gathering Hangat di Scientia Square Park

sorot24.id | TANGERANG – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Family Gathering 2026 yang digelar tim Corporate HR EMC di Scientia Square Park, Gading Serpong.Kamis, 14/05/2026.

Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi seluruh anggota tim beserta keluarga untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan sekaligus mempererat hubungan emosional antarpegawai di luar lingkungan kantor.

Dengan mengusung semangat “We’re Engaged”, acara berlangsung santai namun penuh makna. Berbagai aktivitas sederhana seperti bercengkerama, bermain bersama anak-anak, hingga menikmati suasana alam terbuka menjadi warna tersendiri dalam kebersamaan tersebut.

Tidak hanya menjadi ajang rekreasi, kegiatan ini juga dinilai sebagai bentuk nyata membangun employee engagement dan budaya kerja yang lebih sehat serta harmonis.

“Di tengah kesibukan pekerjaan sehari-hari, momen seperti ini sangat berarti. Bisa tertawa bersama, ngobrol santai, teka-teki bapak-bapaks hingga membangun rasa kekeluargaan di luar rutinitas kantor,” ungkap salah satu peserta kegiatan.

Keceriaan tampak jelas dari antusiasme keluarga yang hadir. Anak-anak terlihat menikmati berbagai wahana dan interaksi dengan satwa di Scientia Square Park, sementara para karyawan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat komunikasi dan solidaritas tim.

Dalam suasana penuh keakraban, seluruh peserta berharap kebersamaan seperti ini dapat terus terjalin dan menjadi energi positif dalam mendukung produktivitas kerja di lingkungan EMC.

Acara juga diwarnai ucapan terima kasih kepada seluruh rekan dan keluarga yang telah hadir serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Engagement bukan hanya soal pekerjaan, tetapi tentang hubungan antarmanusia yang tulus dan rasa saling memiliki sebagai satu tim,” ujar HR Director EMC.

Melalui Family Gathering ini, Corporate HR EMC menunjukkan bahwa hubungan kerja yang kuat tidak hanya dibangun di ruang kantor, tetapi juga melalui momen kebersamaan yang hangat dan penuh makna bersama keluarga.

red24

Kapolsek Metro Tambora Dampingi Kapolres Jakbar Tinjau Kegiatan Kenaikan Isa Almasih Di Tambora

sorot24.id | JAKARTA – Jajaran Polres Metro Jakarta Barat dalam rangka memperingati hari Kenaikan Isa Almasih, melakukan monitoring beberapa gereja guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Peringatan Kenaikan Yesus Kristus (Isa Al Masih) dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi pada kesempatan tersebut melakukan monitoring langsung pelayanan pengamanan gereja di wilayah Jakarta Barat, salah satunya Gereja Santapan Rohani di Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat. Kamis,14/5/2026.

Kapolres bersama Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan dan jajaran serta Kapolsek Metro Tambora Akp Wahyu Hidayat. foto/dok : istimewa . [red24] .
Didampingi Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan beserta jajaran pejabat utama Polres Metro Jakarta Barat Dan Kapolsek Metro Tambora Akp Wahyu Hidayat.

Kapolres Metro Jakarta Barat sebelumnya memastikan kesiapan personel pengamanan sekaligus berdialog langsung dengan pengurus gereja dan jemaat.

“Polri hadir untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan damai. Momentum peringatan Kenaikan Yesus Kristus ini juga menjadi simbol kebersamaan serta mempererat nilai toleransi antar umat beragama,” ujar Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan rumah ibadah serta memperkuat nilai toleransi antar umat beragama.

Semoga semangat kebersamaan, kedamaian, dan toleransi terus terjaga demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jakarta Barat khususnya di Tambora, Jakarta Barat.

Sumber : Pol.Tbr

red24_PUJI

sorot24.id | TANGERANG – Polsek Tangerang mengamankan 13 lokasi ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih 2026 di wilayah hukumnya pada Kamis 14/5/2026. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno, SH, MH melaporkan, pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup di setiap gereja untuk memastikan kenyamanan jemaat.

Ibadah dimulai sejak pagi hari dengan jumlah jemaat bervariasi. Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda di Jl. Daan Mogot mencatat jumlah jemaat terbanyak dengan 1.500 orang pada sesi pertama pukul 06.30 WIB. Sementara Gereja GBI Modernland juga dihadiri 1.500 jemaat pada sesi kedua.

Pengamanan terbesar dilakukan di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda dengan 12 personel gabungan Polres dan Polsek Tangerang di bawah pimpinan langsung Kompol Suyatno. Sementara Gereja Kristen Jawa di Jl. Jend. Sudirman dikawal 22 personel gabungan Polri, TNI, dan Pokdar Kamtibmas.

Personel gabungan Polsek Tangerang dan TNI mengamankan jalannya ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih di wilayah hukum Polsek Tangerang, Kamis 14/5/2026 yang berjaga .Peltu Yance Sianipar Serka Gator Sunaryo Babinsa Kel.Babakan, dan anggota Pokdar Kamtibmas Etty(Jupe) Aiptu Adi Permana Binamas kelurahan Babakan. Sebanyak 13 gereja menggelar ibadah dengan situasi aman dan kondusif. (Dok: Humas pokdar Kamtibmas resor Tangerang Molly/Sorot24.id)

“Untuk sementara kegiatan ibadah Hari Kenaikan Isa Al-Masih 2026 di wilayah hukum Polsek Tangerang masih dilaksanakan, situasi kondusif aman terkendali,” tulis Kompol Suyatno dalam laporannya.

Beberapa gereja menggelar ibadah hingga 4 sesi, seperti Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, GBI WTC Tangcity, dan Gereja Kristen Jawa. Sejumlah lokasi lain masih berlangsung hingga sore dan malam hari.

Dalam laporannya, Kapolsek Tangerang juga menyampaikan rekomendasi pengamanan meliputi pemeriksaan barang bawaan jemaat, patroli di area parkir, serta pengamanan terbuka dan tertutup yang optimal.

Ibadah Kenaikan Isa Al-Masih merupakan kegiatan rutin tahunan umat Nasrani. Kehadiran aparat keamanan bertujuan memberikan rasa aman dan mencegah gangguan kamtibmas selama perayaan berlangsung.

HUMAS Pokdar Kamtibmas Sektor Benteng Resor Metro Tangerang Kota

red24 (molly)

Mahar Inna Rayhaana Siswi SDN Grogol 01 Kembali Mengukir Prestasi di FLS3N

sorot24.id | JAKARTA – Siapa bilang mempertahankan prestasi itu mudah ? Mahar Inna Rayhaana, siswi kelas 5A SDN Grogol 01 Jakarta Barat baru saja membuktikan bahwa bakat yang diasah dengan latihan keras tidak akan mengkhianati hasil.

Tahun ini, Mahar Inna Rayhaana kembali mengukir prestasi di ajang bergengsi FLS3N (Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional) tingkat kecamatan dalam cabang lomba Kriya yang, diselenggarakan di SDN Wijaya Kusuma 01 Jakarta Barat pada Kamis, 30 April 2026 lalu.

Karya Mahar Inna Rayhaana kembali mengukir prestasi di ajang bergengsi FLS3N (Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional) tingkat kecamatan foto/dok : red24 .

Berkat ketekunan dan kecintaannya pada seni kerajinan tangan, ia berhasil membawa pulang gelar Juara Harapan 1.

Ananda Inna berpose bersama karya kriyanya yang bertemakan permainan tradisional pasar malam. Menggunakan material alam dari lingkungan sekitar, ia berhasil mengonstruksi miniatur Biang Lala, Kora-Kora, dan Ontang-Anting dengan detail yang presisi. Karya ini mencerminkan kreativitas siswa dalam mengolah potensi alam sekaligus mendukung visi sekolah berwawasan lingkungan (Adiwiyata). Kompetisi tahun ini,Inna panggilannya menghadirkan karya yang sangat unik dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Dengan memanfaatkan bahan alam khas lingkungan sekitar, ia berhasil menyulapnya menjadi miniatur permainan tradisional yang identik dengan kemeriahan pasar malam.
Karya kreatif Inna ini terdiri dari tiga wahana ikonik yang dibuat dengan tingkat ketelitian tinggi :

  • Kora-kora, yang menggambarkan semangat keceriaan.
  • Biang Lala, yang melambangkan keindahan sudut pandang.
  • Ontang-anting, yang menonjolkan detail konstruksi yang rumit namun artistik.

Melalui karyanya, Inna tidak hanya menunjukkan bakat seni kriyanya, tetapi juga mengangkat kembali memori dan budaya lokal melalui media bahan-bahan alami yang ada di sekitarnya.

Terinspirasi dari kemeriahan pasar malam, Ananda Inna menciptakan sebuah mahakarya kriya yang memukau. Dengan memanfaatkan bahan alam khas lingkungan sekitar, Inna menyulap bambu, kayu, dan serat alam menjadi tiga wahana ikonik : Kora-Kora, Biang Lala, dan Ontang-Anting.

Karya ini bukan sekadar miniatur, melainkan simbol ketekunan dan kepedulian lingkungan. Melalui tangan kreatifnya, Inna membuktikan bahwa semangat Sekolah Adiwiyata dapat diwujudkan menjadi karya seni bernilai tinggi yang membawanya meraih Juara Harapan 1 FLS3N Kriya tahun ini.

Sebuah perpaduan apik antara bakat alami, bimbingan guru, dan dukungan penuh orang tua. Permainan tradisional yang digambarkan Inna lewat pasar malam bahkan bisa bergerak dengan menggunakan dynamo layaknya permainan tradisional yang siap dijalankan atau dimainkan
Perjalanan ini bukanlah hal baru baginya. Mengingat kilas balik tahun lalu, Inna sukses meraih posisi Juara 2 di bidang yang sama. Konsistensi inilah yang patut kita acungi jempol.

“Bagi saya, kriya bukan sekadar lomba, tapi soal ketelitian dan kesabaran dalam setiap detailnya,” ujar Inna.

Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan. Di balik karya-karya kreatif yang ia ciptakan, ada kedisiplinan tinggi dan semangat berlatih tanpa lelah. Menariknya, bakat dan ide-ide kreatif Inna tumbuh subur berkat pengaruh luar biasa dari semua pihak guru, kepala sekolah dan dukungan orangtua.

Darah seni mengalir kuat dari Sang Bunda yang merupakan seorang pekerja seni , sementara ketekunan dan kerangka berpikir sistematisnya didapat dari Sang Ayah yang merupakan seorang dosen. Perpaduan ini membuktikan bahwa dukungan serta latar belakang orang tua memegang peranan krusial dalam melejitkan potensi anak.

Menurut kepala Sekolah SDN Grogol 01 Jakarta Barat, Rizki, S.Pd, yang akrab disapa Pak Boy, hasil ini merupakan perjuangan dari berkomitmen menciptakan lingkungan kreatif bagi siswa. Melalui program daur ulang sampah dan pelatihan kerajinan tangan, sekolah mendorong siswa untuk memanfaatkan tidak hanya bahan alam, tetapi juga bahan bekas pakai menjadi karya yang bernilai guna. Program ini dirancang agar setiap siswa memiliki wadah untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Alhamdulillahirabbil’alamin. Segala puji bagi Allah SWT atas karunia dan keberkahan yang dilimpahkan kepada kita semua. Kami segenap keluarga besar SDN Grogol 01 merasa sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Mahar Inna Rayhaana dalam ajang FLS3N Kriya tahun ini. Kami bangga melihat ketekunanmu yang luar biasa dalam berlatih hingga kembali berhasil menjadi juara tahun ini. Terima kasih telah mengharumkan nama sekolah dengan disiplin dan kerja kerasmu. Teruslah berkarya dan jangan pernah berhenti mengasah bakatmu,” ungkap Pak Boy .

Di sekolah, peran guru kelas Inna juga menjadi kunci sukses. Ibu Fatim Firman Sari, S.Pd yang merupakan wali kelas Inna tidak hanya memberikan motivasi harian, tetapi juga aktif memberikan masukan ide-ide segar serta membimbing proses kreatif agar karya yang dihasilkan semakin berkualitas dan memiliki daya saing tinggi. Beliau juga berperan penting dalam memantau perkembangan bakatnya setiap hari, memberikan tantangan baru agar imajinasinya terus berkembang, serta menjadi sosok pendukung utama yang memastikan disiplin berlatih tetap terjaga di sela-sela waktu belajar.

“Alhamdulillah, bangga sekali dengan Ananda Inna. Terima kasih sudah membuktikan bahwa dengan tekun mengasah bakat dan menjaga semangat, prestasi akan datang mengikuti. Teruslah berkarya dengan ide-ide kreatifmu yang luar biasa. Keep spirit and stay creative!” ungkap Ibu Fatim.

Selanjutnya, wali murid dari Inna menuturkan, bahwa kepemimpinan Pak Boy sangat mendukung dan memperhatikan prestasi siswa.

“Alhamdulillah, kami mewakili orang tua ingin mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Bapak Kepala Sekolah. Terima kasih atas dukungan, fasilitas, dan ruang yang diberikan sekolah sehingga anak kami bisa menyalurkan bakatnya di bidang Kriya. Kepemimpinan Bapak yang begitu peduli terhadap bakat non-akademik sangat berarti bagi perkembangan mental dan kreativitas anak-anak kami. Semoga sekolah kita semakin maju dan terus mencetak generasi berprestasi,” ujarnya.

Harapan besar agar prestasi yang diraih Inna menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa lainnya. Bahwa karya Inna yang memanfaatkan bahan alam dan limbah lingkungan ini adalah cerminan nyata dari identitas SDN Grogol 01 sebagai Sekolah Adiwiyata.

“Kami berharap melalui keberhasilan Inna, seluruh warga sekolah semakin semangat untuk beradiwiyata dan berkarya, bahwa lingkungan sekitar adalah sumber inspirasi yang tak terbatas. Prestasi ini membuktikan semangat Adiwiyata bukan sekadar menjaga kebersihan, tapi juga tentang bagaimana kita berinovasi dan berkarya secara kreatif demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Semoga SDN Grogol 01 terus konsisten melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berbakat, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam.

SDN GROGOL 01 SIAP (SEHAT, ILMU, AKHLAK, PRESTASI) 

red24_LUNAS

DEMA UIN SMH Banten Soroti Penegakan HAM dan Reformasi Peradilan Militer

sorot24.id | SERANG – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Banten pada sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi demokrasi, penegakan hak asasi manusia (HAM), serta sistem peradilan di Indonesia.

Aksi ini bertepatan dengan peringatan 27 tahun Tragedi Trisakti yang terjadi pada 12 Mei 1998, sebuah peristiwa penting dalam sejarah reformasi Indonesia ketika empat mahasiswa gugur dalam perjuangan menuntut perubahan. Hingga saat ini, penyelesaian kasus tersebut dinilai belum tuntas.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan pentingnya komitmen negara dalam menegakkan supremasi hukum, melindungi kebebasan sipil, serta menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu secara adil dan transparan.

Koordinator lapangan aksi, Fathurahman selaku Ketua DEMA Fakultas dakwah UIN SMH Banten, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk konsistensi mahasiswa dalam mengawal agenda reformasi.

“Reformasi tidak boleh berhenti pada peringatan seremonial. Kami menuntut negara hadir secara nyata untuk menuntaskan pelanggaran HAM berat, termasuk Tragedi Trisakti, serta memastikan hukum ditegakkan tanpa tebang pilih,” ujar Fathurahman pada Rabu (13/5/2026).

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti kasus kekerasan terhadap aktivis HAM, Andri Yunus, yang dinilai sebagai ancaman terhadap kebebasan sipil. Mereka mendesak agar kasus tersebut diusut secara independen dan transparan.

Presiden Mahasiswa UIN SMH Banten, Muhamad Syahid, menegaskan bahwa perlindungan terhadap aktivis dan masyarakat sipil merupakan bagian penting dari demokrasi yang sehat.

“Ketika aktivis yang menyuarakan kepentingan rakyat justru mendapatkan kekerasan, maka demokrasi sedang dalam kondisi tidak baik. Negara harus menjamin keamanan dan kebebasan setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat,” tegasnya.

DEMA UIN SMH Banten juga mengkritisi praktik penanganan perkara yang melibatkan aparat militer melalui peradilan militer, khususnya dalam kasus tindak pidana umum. Menurut mereka, hal tersebut berpotensi melemahkan prinsip persamaan di hadapan hukum (equality before the law).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya :

  • Mendesak penyelesaian Tragedi Trisakti 1998 dan pelanggaran HAM berat lainnya secara adil dan transparan.
  • Mendorong pengusutan kasus kekerasan terhadap aktivis HAM Andri Yunus secara independen.
  • Menuntut agar tindak pidana umum yang melibatkan anggota militer diproses melalui peradilan umum.
  • Mendesak revisi Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer.
  • Mendorong negara untuk memperkuat perlindungan terhadap kebebasan sipil dan ruang demokrasi.

Aksi berlangsung dengan penyampaian orasi dan pembacaan pernyataan sikap.

DEMA UIN SMH Banten berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan pemangku kebijakan dalam memperkuat demokrasi, menegakkan hukum secara adil, serta menjamin perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.

red24_RG

Aliansi Masyarakat Tigaraksa Kecewa Pimpinan DPRD Tidak Hadir Saat Mengundang Audiensi

sorot24.id | TANGERANG – ALMAST (Aliansi Masyarakat Tigaraksa) kecewa, saat memenuhi undangan Audiensi dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang sesuai surat undangan,

Nomor : B/400.14.6/41/V/DPRD/2026 .

Pemerhati Kebijakan Publik yang juga salah satu wakil ketua Almast,Hendra Primitif, menyoroti ketidak hadiran Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dalam agenda audiensi resmi yang sebelumnya telah terjadwal bersama Almast Tigaraksa.

Menurut Hendra Primitif, audiensi merupakan bagian penting dalam menjaga komunikasi, keterbukaan, serta menghargai kearifan lokal masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

“Ketika agenda audiensi sudah dijadwalkan secara resmi namun Pimpinan DPRD tidak hadir tanpa penjelasan dan alasan yang jelas, tentu publik mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab terhadap agenda tersebut. Jangan sampai masyarakat merasa diabaikan,” tegas Hendra Primitif.

‎Ia menilai,DPRD sebagai lembaga representasi rakyat seharusnya mampu memberikan kepastian dan penghormatan terhadap masyarakat yang datang membawa aspirasi secara baik dan tertib. Hendra Primitif juga meminta agar ke depan terdapat mekanisme komunikasi yang lebih terbuka apabila ada pembatalan atau perubahan agenda resmi, sehingga tidak menimbulkan kekecewaan maupun persepsi negatif.

‎“Almast Tigaraksa hadir membawa semangat kearifan lokal, dialog, dan kepentingan masyarakat. Maka setiap agenda audiensi harus dihormati bersama demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga DPRD Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Sementara Ketua Almast,Endang yang akrab disapa Lasun,pada kesempatan yang sama juga menyampaikan kekecewaannya.

“Ketua DPRD mengundang kami hari ini, sesuai surat permohonan audiensi yang kami kirim beberapa Minggu yang lalu,tapi pada kenyataannya,beliau gak bisa hadir dengan alasan sakit,kalau bicara sakit dan tidak fit,Saya ini kondisi nya juga gak fit “nirisan awak”,tapi karena menghormati undangan audiensi,Saya bela – belain hadir . Masa kami harus lakukan “gerakan” dulu baru di respon ! “, tegas Lasun Ketua Almast.

Audiensi di hadiri perwakilan Ketua Dewan via Staff Setwan,sedangkan Almast di hadiri oleh Ketua dan perwakilan Pengurus Harian,akhirnya “batal” dan tidak membahas hal-hal substansial sesuai tujuan awal menyampaikan aspirasi dari masyarakat khususnya masyarakat Tigaraksa.

red24_KANU

Dedi Muhdi : Sampah Menjadi Persoalan Klasik Yang Menarik Untuk di Tuntaskan dan Menjadi PR Bersama

sorot24.id | TANGERANG – Persoalan Sampah di Indonesia merupakan persoalan dan krisis lingkungan serius, dengan timbunan sampah mencapai 25 – 71 juta ton pertahun dan hanya kurang lebih 35 – 40% yang terkelola. Besarnya timbunan sampah itu, salah satu penyumbangnya adalah sampah yang berasal dari rumah tangga. Berdasarkan Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) setiap orang di Indonesia menghasilkan 0,7 – 0,85 Kg sampah perharinya.

‎Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto,menjadikan sampah sebagai salah satu skala prioritas yang harus di tuntaskan. Keseriusan itu di tuangkan dalam Perpres No. 109 Tahun 2025 dengan menunjuk Menko Pangan Zulkifli Hasan untuk memimpin Percepatan Pengelolaan Sampah Nasional, yang salah satunya memangkas aturan perizinan yg rumit dan mendorong Percepatan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) serta menggerakkan kesadaran dan Kepedulian masyarakat tentang sampah.

‎”Butuh kerjasama dan keseriusan serta “kesadaran diri”dari seluruh pihak terkait yang berkompeten untuk menuntaskan persoalan sampah ini”, Saya meminta kepada Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota untuk mengaktifkan kembali adanya Kelompok-Kelompok Bank Sampah di setiap RT – RW. Saya sebagai Wakil Rakyat akan mendorong Pemerintah Daerah untuk mengalokasikan anggaran khusus terkait persoalan klasik ini”, tegasnya.

‎Dedi Muhdi yang juga Anggota DPRD Banten dari Fraksi PAN ini menyatakan,

‎”Kelompok Bank Sampah itu akan memberikan manfaat ganda, selain menciptakan lingkungan bersih dan sehat dengan mengurangi penumpukan sampah, sekaligus juga memberikan manfaat keuntungan ekonomi bagi masyarakat. Gerakan ini mendorong pemberdayaan masyarakat dan bisa mengurangi beban sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)”, ujar Dedi Muhdi yang akrab disapa DM.

‎Di tambahkan Dedi, “Bila Setiap Lingkungan RT dan RW khususnya di Kabupaten Tangerang ini memiliki Gerakan Bank Sampah, persoalan sampah ini akan bisa di minimalisir dan dituntaskan”, pungkasnya.

Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota harus juga mendorong dan memberikan dukungan terhadap gerakan Bank Sampah. Butuh kerjasama dan keseriusan dari seluruh elemen masyarakat dan pengambil kebijakan.

red24_KANU

Dukung Kemandirian Pemuda Dispora Banten Gelar Pelatihan Barber Shop Angkatan Satu

sorot24.id | TANGERANG – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten menyelenggarakan Pelatihan Barber Shop Angkatan 1 bagi pemuda Banten pada, Selasa (13/5/2026) di Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Kegiatan ini dihadiri dan mendapat dukungan dari unsur legislatif daerah.

Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda Dispora Banten, Tito Istianto, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan pengangguran dan mendorong wirausaha pemuda.

Peserta Pelatihan Barber Shop angkatan 1. foto/dok : red24 .

“Pelatihan barbershop Angkatan 1 ini kami desain agar pemuda Banten memiliki keterampilan praktis yang langsung bisa digunakan untuk bekerja atau membuka usaha. Harapannya, dari Poris Plawad Indah ini lahir barber-barber muda Banten yang profesional dan berdaya saing,” ujar Tito Istianto.

Tito menambahkan, Dispora Banten akan memastikan adanya pendampingan pasca pelatihan, agar peserta tidak berhenti sampai di ruang pelatihan.

Anggota Komisi 5 DPRD Banten, Dr. Yeremia Mendrofa, ST, MM, MBA, mengapresiasi langkah Dispora Banten yang konsisten menjalankan program pemberdayaan pemuda berbasis keterampilan.

“Kami di Komisi 5 DPRD Banten mendukung penuh program seperti ini. Pelatihan Barber Shop menjawab kebutuhan pasar dan memberikan peluang ekonomi nyata bagi pemuda. Kami akan mengawal agar program ini berkelanjutan, menjangkau seluruh wilayah Banten”, jelas Dr. Yeremia Mendrofa.

Pelatihan Angkatan 1 diikuti oleh puluhan pemuda dari Kota Tangerang dan sekitarnya. Materi yang diberikan meliputi teknik dasar barbershop, standar higienitas, pelayanan pelanggan, serta dasar-dasar manajemen usaha.

red24_RG