Puskesmas Sepatan Siagakan Posko Kesehatan Dukung Penertiban Bantaran Sungai Cirarab
sorot24.id | TANGERANG – Upaya penataan dan penertiban bangunan liar di bantaran Sungai Cirarab mendapat dukungan penuh dari sektor layanan kesehatan. Puskesmas Sepatan menyiagakan Posko Kesehatan sebagai langkah strategis untuk memastikan kondisi kesehatan para petugas dan pihak terkait tetap terjaga selama kegiatan berlangsung . Minggu,12/4/2026.
Kehadiran Posko Kesehatan ini menjadi bagian integral dalam mendukung kelancaran proses penertiban di lapangan. Tim medis yang disiagakan bertugas memberikan pelayanan kesehatan dasar, penanganan awal terhadap kondisi darurat, serta pemantauan kesehatan secara berkala bagi personel yang terlibat.
Kepala Puskesmas Sepatan, dr. Maftuha Darojat, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pelayanan publik di bidang kesehatan dalam mendukung kegiatan lintas sektor.
”Penyiagaan Posko Kesehatan ini tidak semata bersifat reaktif, melainkan merupakan langkah preventif dan strategis guna memastikan stabilitas kondisi kesehatan seluruh personel di lapangan. Kami mengedepankan pelayanan medis yang responsif, terukur, serta berorientasi pada mitigasi risiko kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan kelelahan fisik, dehidrasi, maupun paparan lingkungan selama proses penertiban berlangsung,” ujar dr. Maftuha.
Beliau menambahkan bahwa dinamika kegiatan di lapangan yang melibatkan banyak pihak memiliki potensi risiko kesehatan yang tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan tenaga medis menjadi faktor penting agar operasional di lapangan tetap aman dan kondusif.
”Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, aparat, dan tenaga kesehatan dalam mewujudkan lingkungan yang tertib, aman, dan sehat. Penataan bantaran sungai ini tidak hanya berfokus pada aspek ketertiban ruang, tetapi juga memperhatikan dimensi kesehatan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat melalui pendekatan yang humanis,” pungkas Kepala Puskesmas Sepatan, dr. Maftuha Darojat .
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan penataan kawasan bantaran Sungai Cirarab dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat sekitar.
red24_RAS
Puing Hasil Pembongkaran Jalan di Kecamatan Sukadiri Tuai Pertanyaan Warga
Puing Hasil Pembongkaran Jalan di Kecamatan Sukadiri Tuai Pertanyaan Warga
sorot24.id | TANGERANG – Proyek pembongkaran jalan yang tengah berlangsung di wilayah Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang, mulai memicu tanda tanya di kalangan warga setempat. Hal ini terkait dengan pengelolaan puing-puing hasil bongkaran material jalan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan Minggu 12 April 2026. material bekas bongkaran jalan tampak ditumpuk di beberapa titik. Warga mempertanyakan ke mana sisa material tersebut akan dialokasikan dan apakah ada mekanisme resmi yang mengatur pemanfaatannya.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa transparansi mengenai sisa material proyek sangat penting. Ia menilai, puing-puing tersebut sebenarnya masih memiliki nilai guna, misalnya untuk pengurukan lahan atau perbaikan jalan lingkungan yang rusak.
”Kami hanya ingin tahu, apakah puing ini boleh diminta warga untuk urukan jalan lingkungan yang becek, atau memang sudah ada pihak tertentu yang mengelolanya,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait mengenai prosedur penanganan material sisa bongkaran tersebut. Warga berharap pihak berwenang dapat memberikan penjelasan agar tidak timbul prasangka atau penyalahgunaan material yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik di sekitar lokasi proyek.
Proyek perbaikan jalan di Kecamatan Sukadiri ini sejatinya disambut baik karena bertujuan meningkatkan aksesibilitas transportasi. Namun, aspek teknis seperti kebersihan lokasi dari puing dan keterbukaan informasi tetap menjadi perhatian masyarakat demi kelancaran pembangunan di wilayah tersebut.
red24_RAS
Penutupan Kongres ke-V BEM Banten Bersatu, Pendidikan Berdampak untuk Indonesia Maju
Penutupan Kongres ke-V BEM Banten Bersatu, Pendidikan Berdampak untuk Indonesia Maju
sorot24.id | SERANG – Kongres ke-V BEM Banten Bersatu resmi ditutup dengan penuh khidmat di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Serang. Penutupan kongres ini menjadi momentum reflektif sekaligus penguatan arah gerakan mahasiswa ke depan, yang ditandai dengan pelaksanaan kuliah umum bertema :
“Pendidikan Berdampak untuk Indonesia Maju”.
Kuliah umum tersebut dihadiri dan diisi langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd, yang memberikan pandangan strategis mengenai pentingnya peran pendidikan tinggi dalam mendorong kemajuan bangsa.

“Pendidikan yang berdampak adalah pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan zaman, melahirkan solusi atas persoalan bangsa, serta menciptakan generasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan mahasiswa dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada kemajuan Indonesia.
Sementara itu, Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kongres ke-V ini bukan sekadar forum formal, melainkan ruang konsolidasi gerakan mahasiswa Banten dalam merespons dinamika sosial dan kebangsaan.
“Kongres ini menjadi titik tolak baru bagi BEM Banten Bersatu untuk terus memperkuat peran sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Kami percaya, mahasiswa harus hadir sebagai solusi, bukan hanya sebagai pengamat,” tegas Bagas.
Bagas juga menambahkan bahwa hasil kongres ini akan menjadi pijakan strategis dalam merumuskan agenda gerakan ke depan yang lebih terarah, progresif, dan berdampak.
Dengan berakhirnya rangkaian Kongres ke-V ini, BEM Banten Bersatu diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang visioner serta memperkuat sinergi antar kampus dalam mewujudkan gerakan mahasiswa yang solid dan berintegritas .
red24_RAS
Sinergi Nyata PG-PAUD FKIP UNDHARI : Laboratorium PAUD Dikembangkan Lebih Inovatif dan Kontekstual
Sinergi Nyata PG-PAUD FKIP UNDHARI : Laboratorium PAUD Dikembangkan Lebih Inovatif dan Kontekstual
sorot24.id | Kab.DHARMASRAYA – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) menggelar kegiatan yang bertajuk :
“Sinergi Prodi PGPAUD FKIP UNDHARI dan Mitra dalam Penguatan Laboratorium PAUD Sesuai Visi Keilmuan”
Pada Sabtu–Minggu, 11–12 April 2026 (12/4/2026), bertempat di G Coffee, Jorong Palo Padang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran laboratorium PAUD sebagai pusat pengembangan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan aplikatif. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai mitra sekolah dari sejumlah daerah di Sumatera Barat, di antaranya Kabupaten Solok Selatan, Dharmasraya, dan Sijunjung. Turut hadir pula organisasi profesi seperti HIMPAUDI dan IGTKI, dosen PG-PAUD, serta pimpinan Universitas Dharmas Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa laboratorium PAUD tidak hanya menjadi pelengkap akademik, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat inovasi pembelajaran. Kolaborasi dengan mitra menjadi kunci dalam menghadirkan praktik-praktik terbaik yang kontekstual dan berdampak langsung bagi perkembangan anak usia dini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan mitra lapangan sangat penting dalam menyelaraskan teori dan praktik.
“Kami berkomitmen menjadikan laboratorium PAUD sebagai ruang belajar yang hidup, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta sejalan dengan visi keilmuan prodi yang berorientasi pada kualitas dan kebermanfaatan,” tambahnya.
Wakil Rektor III UNDHARI, Assoc. Prof. Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Prodi PG-PAUD dalam membangun kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penguatan laboratorium berbasis kemitraan merupakan langkah konkret dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang anak usia dini.
Senada dengan itu, Dekan FKIP UNDHARI, Assoc. Prof. Dr. Estuhono, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong inovasi pendidikan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Sementara itu, Ketua Bidang Kerja Sama, Dr. Fitria Sari, M.Pd., menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama antara kampus dan mitra sebagai fondasi pengembangan program yang berdaya saing.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, pemaparan materi, serta perumusan langkah strategis pengembangan laboratorium PAUD ke depan. Suasana kolaboratif yang terbangun diharapkan mampu menghasilkan model laboratorium PAUD yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat.
red24_RG
Pasca Muscab PKB Kabupaten Tangerang, Ketua DPAC PKB Rajeg Tegaskan Kesetiaan dan Soliditas Kader di Bawah Naungan DPP PKB
Pasca Muscab PKB Kabupaten Tangerang, Ketua DPAC PKB Rajeg Tegaskan Kesetiaan dan Soliditas Kader di Bawah Naungan DPP PKB
sorot24.id | TANGERANG – Dinamika Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Tangerang menjadi momentum penting bagi penguatan struktur internal partai.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB Kecamatan Rajeg, Keri Supyanto, S.M., yang akrab disapa Anto, menyatakan sikap tegas demi menjaga marwah partai.
Dalam pernyataannya, Anto menegaskan bahwa seluruh struktur PKB di Kecamatan Rajeg berada dalam satu barisan yang solid. Ia menilai Muscab merupakan proses transformasi organisasi yang harus didasari pada kepatuhan terhadap konstitusi partai.

”Kami di tingkat DPAC memandang Muscab sebagai ajang konsolidasi besar. Tapi fokus utama kami bukan hanya sekadar mensuksesi muscab saja, melainkan bagaimana PKB di Kabupaten Tangerang tetap menjadi kekuatan politik yang melayani rakyat. Oleh karena itu, soliditas adalah harga mati,” ujar Anto kepada awak media.
Anto juga menambahkan bahwa profesionalitas partai dalam menjalankan mekanisme organisasi merupakan bukti kedewasaan PKB Kabupaten Tangerang. Ia berharap kepemimpinan yang lahir dari proses ini mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan kader dan masyarakat luas.
”PKB Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar dengan kader-kader terbaiknya. Kami siap bersinergi dengan siapa pun yang mendapatkan mandat untuk membesarkan partai ini ke depannya,” pungkasnya .
Sehubungan dengan terlaksananya mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Tangerang, Ketua DPAC PKB Kecamatan Rajeg, Keri Supyanto, S.M. (Anto), mewakili seluruh jajaran pengurus dan kader di wilayah Kecamatan Rajeg, menyampaikan poin-poin pernyataan sikap sebagai berikut :
1. Kami menyatakan patuh, tunduk, dan setia sepenuhnya terhadap segala kebijakan serta keputusan yang ditetapkan oleh Ketua Umum DPP PKB dan garis kebijakan partai sesuai hasil Muktamar.
2. Sebagai garda terdepan di tingkat bawah, kader PKB Kecamatan Rajeg tetap solid, merapatkan barisan, dan berkomitmen penuh untuk terus berjuang memenangkan partai di tengah masyarakat.
3. Siapa pun tokoh yang terpilih nanti untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Tangerang, kami menaruh harapan besar agar terdapat kemajuan, inovasi, dan progres yang nyata bagi pemberdayaan kader di seluruh tingkatan serta kesejahteraan masyarakat.
4. Kami menyerahkan sepenuhnya mekanisme Muscab sesuai dengan Mandat Muktamar kepada Ketua Umum sebagai Mandataris Tunggal Partai dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan.
5. Kami memberikan dukungan penuh kepada kader-kader terbaik PKB Kabupaten Tangerang yang muncul sebagai kandidat Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan talenta internal partai.
6. Kami menyatakan akan tetap setia dan taat terhadap Keputusan DPP PKB mengenai siapa pun sosok yang diberikan amanah sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang nantinya.
7. Di atas segala kepentingan individu maupun kelompok, kami selalu dan akan terus mengutamakan soliditas serta keutuhan Partai Kebangkitan Bangsa.
Dengan sikap tersebut, DPAC PKB Rajeg berharap seluruh elemen partai dapat terus menjaga kekompakan dan soliditas serta dapat memperkuat peran politik PKB dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kabupaten Tangerang .
red24_RAS
M. Abdurahman Resmi Terpilih Sebagai Koordinator Umum BEM Banten Bersatu periode 2026–2027
M. Abdurahman Resmi Terpilih Sebagai Koordinator Umum BEM Banten Bersatu periode 2026–2027
sorot24.id | SERANG – Kongres ke-V BEM Banten Bersatu secara resmi telah menetapkan saudara M. Abdurahman sebagai Koordinator Umum BEM Banten Bersatu periode 2026–2027. Penetapan ini merupakan hasil dari proses demokratis yang berlangsung secara musyawarah mufakat, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kolektif, partisipatif, dan semangat demi persatuan mahasiswa se-Banten.
Terpilihnya M. Abdurahman diharapkan mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi, memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa, serta menghadirkan peran strategis BEM Banten Bersatu sebagai garda terdepan dalam merespons berbagai isu sosial, pendidikan, dan kebangsaan yang asa di Provinsi Banten.
Dalam momentum tersebut, Bagas Yulianto selaku Koordinator Umum demisioner menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap kepemimpinan yang baru.
“Alhamdulillah, proses panjang yang kita lalui bersama telah sampai pada titik estafet kepemimpinan. Saya mengucapkan selamat kepada saudara M. Abdurahman atas amanah yang diberikan. Ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk menjaga marwah gerakan mahasiswa Banten,” ujar Bagas.
Ia juga menambahkan : “bahwa kepemimpinan adalah tentang keberlanjutan dan kolaborasi” .
“Saya percaya, dengan semangat kolektif dan komitmen yang kuat, Abdur mampu membawa BEM Banten Bersatu menjadi lebih progresif, solid, dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Terima kasih kepada seluruh kawan-kawan yang telah membersamai perjuangan ini. Kini saatnya kita memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan yang baru,” lanjutnya.
Kongres ke-V BEM Banten Bersatu tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan konsolidasi gerakan untuk menjawab tantangan ke depan.
”Dengan terpilihnya Koordinator Umum yang baru, diharapkan BEM Banten Bersatu semakin kokoh sebagai wadah perjuangan mahasiswa yang inklusif, kritis, dan berorientasi pada kepentingan rakyat”, pungkasnya .
red24_RAS
Jaga Soliditas Pasca Muscab DPAC PKB Sepatan Tegaskan Loyalitas Tegak Lurus Pada Instruksi Pusat
Jaga Soliditas Pasca Muscab DPAC PKB Sepatan Tegaskan Loyalitas Tegak Lurus Pada Instruksi Pusat
sorot24.id | TANGERANG – Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Sepatan menyatakan sikap optimis pasca digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Tangerang kemarin Jum’at, 10 April 2026 di Aula Kantor DPC PKB Kabupaten Tangerang.

Ketua DPAC PKB Kecamatan Sepatan, Abdul Haer, menyampaikan bahwa momentum Muscab adalah ajang memperkuat mesin partai, bukan sekadar pergantian struktur. Ia menekankan bahwa dinamika yang terjadi merupakan bagian dari pendewasaan politik yang bermuara pada satu tujuan : kejayaan PKB di Kabupaten Tangerang.
”Kami melihat Muscab ini sebagai langkah strategis untuk membawa perubahan besar. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan simpul-simpul perjuangan di tingkat desa tetap solid dan bergerak serentak sesuai dengan visi besar partai,” ujar Abdul Haer dalam keterangan resminya.
Menurutnya, eksistensi PKB di Kabupaten Tangerang akan semakin kuat jika seluruh kader memiliki frekuensi yang sama dalam menjalankan mandat partai. Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi dan kemunculan kader-kader potensial yang siap membawa progres nyata bagi kesejahteraan konstituen.
”Siapa pun yang terpilih nantinya memimpin DPC PKB Kabupaten Tangerang ke depan, harapan kami hanya satu: kemajuan bagi seluruh kader dan kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami di Sepatan siap bergerak totalitas,” tegasnya.
Menyikapi hasil dan mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Tangerang, keluarga besar DPAC PKB Kecamatan Sepatan dengan ini menyatakan:
1. Kami menyatakan patuh dan setia sepenuhnya terhadap segala kebijakan serta keputusan Ketua Umum dan kebijakan DPP Partai.
2. Sebagai kader di garda terdepan (grassroot), kami tetap solid, bersatu, dan terus berjuang demi membesarkan nama partai di tengah masyarakat.
3. Siapa pun yang terpilih menjadi nakhoda baru, kami menaruh harapan besar adanya kemajuan dan progresivitas yang berdampak positif bagi kesejahteraan seluruh kader partai.
4. Kami menyerahkan sepenuhnya mekanisme Muscab sesuai Mandat Muktamar kepada Ketua Umum sebagai Mandataris Tunggal Partai.
5. Kami mendukung penuh kader-kader terbaik PKB Kabupaten Tangerang untuk tampil sebagai kandidat Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang demi keberlanjutan perjuangan daerah.
6. Kami akan tetap setia dan taat terhadap Keputusan DPP PKB, siapa pun sosok yang diberikan amanah untuk menjabat sebagai Ketua DPC.
7. Kami selalu mengutamakan soliditas dan keutuhan internal partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
red24_RAS
Sekjen PP IPNU Agus Tanjung : Isu Makar Ancaman Nyata, Kita Lawan Bersama
Sekjen PP IPNU Agus Tanjung : Isu Makar Ancaman Nyata, Kita Lawan Bersama
sorot24.id | JAKARTA – Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU), Agus Tanjung melontarkan pernyataan tegas dan keras terkait maraknya isu ajakan makar dan narasi chaos yang belakangan berkembang di ruang publik. Ia menilai, gerakan tersebut bukan sekadar perbedaan pendapat, melainkan ancaman serius terhadap demokrasi dan keutuhan bangsa, Sabtu 11 April 2026.
“Ini bukan lagi soal kritik atau kebebasan berpendapat. Ajakan makar adalah bentuk nyata pengkhianatan terhadap konstitusi dan upaya merusak tatanan negara. Tidak boleh ada toleransi terhadap gerakan yang ingin menyeret Indonesia ke jurang kekacauan,” tegas Tanjung.
Ia menekankan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi yang menyediakan ruang luas untuk menyampaikan aspirasi secara sah. Oleh karena itu, segala bentuk mobilisasi yang mengarah pada delegitimasi pemerintahan secara inkonstitusional merupakan tindakan yang berbahaya dan harus ditolak secara kolektif.
“Kalau ada pihak-pihak yang sengaja memainkan isu chaos, menyebar ketakutan, dan memprovokasi masyarakat, maka itu bukan gerakan moral, tapi agenda destruktif yang mengancam masa depan bangsa,” lanjutnya.
Tanjung juga mengingatkan bahwa generasi muda, tidak boleh menjadi korban propaganda politik yang menyesatkan. IPNU, kata dia, akan berada di garis depan dalam menjaga stabilitas nasional dan melawan segala bentuk disinformasi.
Di sisi lain, Tanjung menegaskan bahwa kondisi global saat ini sedang berada dalam tekanan berat akibat konflik geopolitik dan perang di berbagai kawasan dunia. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh negara-negara besar, tetapi juga oleh negara berkembang, termasuk Indonesia.
“Harus diakui, dunia sedang tidak baik-baik saja. Krisis energi, gangguan rantai pasok, hingga ancaman resesi global adalah realitas yang dihadapi semua negara. Tapi di tengah situasi itu, Indonesia justru mampu menjaga stabilitasnya dengan cukup baik,” ujarnya.
Kita lihat dan langsung merasakan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis yang berpihak pada rakyat, contoh nyata sebagaimana kita ketahui disaat terjadinya gangguan rantai pasok energi, harga minyak dunia melambung tinggi dan hampir kebanyakan negara-negara yang terkena imbasnya menaikkan harga minyak, Pemerintah Indonesia mengambil kebijakan yang pro kepada rakyat dengan tidak menaikkan harga minyak sehingga ditengah situasi global yang kesulitan harga kebutuhan pokok di Indonesia bisa stabil.
Menurut Tanjung, capaian tersebut menunjukkan bahwa negara hadir dan bekerja di tengah situasi global yang tidak menentu. Oleh karena itu, upaya menggiring opini publik ke arah ketidakstabilan justru sangat tidak bertanggung jawab.
“Ketika pemerintah sedang bekerja menjaga stabilitas dan melindungi rakyat, justru ada pihak yang ingin merusaknya dengan narasi makar dan chaos. Ini harus dilawan, karena yang dipertaruhkan adalah nasib seluruh bangsa,” katanya.
Tanjung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersikap tegas: menolak segala bentuk provokasi, memperkuat persatuan nasional, serta menjaga ruang publik dari narasi kebencian dan disinformasi.
“Jangan beri ruang bagi perusak bangsa. Indonesia tidak boleh mundur hanya karena ambisi segelintir kelompok. Kita harus berdiri tegak menjaga konstitusi, menjaga persatuan, dan memastikan masa depan bangsa tetap aman,” tutup Agus Tanjung.
red24°PR
Candu Pinjol Kinerja OJK Jebol
Candu Pinjol Kinerja OJK Jebol
Oleh: Defiyan Cori
Ekonom Konstitusi
sorot24.id | TANGERANG – Sungguh fantastis dan luar biasa kinerja utang Pinjaman Online (Pinjol) per Februari 2026 telah tembus Rp100,69 triliun.
Tumbuh sebesar 25,75 persen secara tahunan (year on year/yoy), padahal tidak mengelola Dana Pihak Ketiga (DPK). Mengalahkan kinerja perbankan umum konvensional yang hanya tumbuh 9,37 persen secara tahunan menjadi Rp8.559 triliun. Menurut OJK, data ini melambat dibanding bulan Januari (9,96%) akibat dari kehati-hatian perbankan dan masih lemahnya permintaan. Justru pinjol yang membuat kinerja OJK jebol !
Data utang pinjol yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini juga sekaligus menunjukkan kinerja Dewan Komisioner (DK) OJK yang jebol. Dan, dapat dipastikan ditangan Ketua OJK yang baru ditetapkan oleh DPR RI, Frederica Widyasari Dewi kinerjanya akan semakin ambrol. Mengapa demikian ? Faktor utamanya, adalah latar belakang Frederica Widyasari Dewi yang berasal dari pemain saham dan mantan pengurus Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, Ketua OJK saat ini menjadi wasit sekaligus merangkap pemain serta diperburuk oleh rekam jejak (track record) keartisannya dulu.
Mengacu pada data Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) selama periode 2019-2024 terdapat sekitar 3.500 lebih pengaduan konsumen yang didominasi oleh persoalan perbankan dan pinjaman online (pinjol). Hal ini menunjukkan, bahwa ada permasalahan serius atas sistem dan mekanisme perbankan umum dan pinjol yang tidak adaptif bagi konsumen. Lalu, bagaimana tindak lanjut penyelesaian pengaduan konsumen tersebut? Nyaris tidak ada sama sekali ! Laporan YLKI bersama Ekonom Konstitusi kepada OJK sebagai lembaga berwenang telah berulang kali disampaikan.
Kebiasaan masyarakat menyelesaikan masalah keuangan hidupnya sehari-hari melalui pinjaman atau berutang sudah menjadi CANDU. Walaupun tanpa pekerjaan tetap atau pengangguran dan berada dalam kondisi kemiskinan tetap harus bertahan (survive). Segala cara ditempuh agar pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari, pangan, sandang, pendidikan hingga rekreasi teratasi. Harta benda yang dimilikipun jika sangat terdesak mau tak mau harus dijual hingga akhirnya tak ada lagi yang tersisa.
Candu utang ini bisa membahayakan interaksi kehidupan sosial ekonomi masyarakat berbangsa dan bernegara. Berutang atau meminjam sejumlah uang, tidak saja disebabkan oleh adanya kebutuhan mendesak yang segera diatasi. Melainkan juga tidak adanya jangkauan (akses) lembaga perbankan umum konvensional yang bisa memberikan layanan secara praktis dan mudah berjangka pendek. Sebab, para debitur atau peminjam harus memenuhi persyaratan ketat 5C, yaitu : Collateral, Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition of Economy).
Persyaratan 5C ini tujuannya adalah untuk memastikan nasabah mampu melunasi pinjaman dan meminimalkan risiko kredit atau utang macet. Maka, kelompok masyarakat yang terdesak oleh masalah keuangan tersebut tidak lagi berasal dari kelompok keluarga miskin tetapi juga kelas menengah (middle class yang terjepit khawatir turun kelas. Tidak bisa lagi memenuhi persyaratan 5C perbankan umum, lalu beralih ke Pinjaman Online (Pinjol). Semoga pinjol tidak menyasar kelompok mahasiswa di berbagai Perguruan Tinggi (PT).
Alasannya, pinjol memberikan jangkauan (akses) keuangan yang mudah dan praktis bagi kelompok masyarakat menengah dan kecil. Tujuannya, ingin cepat memperoleh dana cair (kas) untuk kebutuhan hidup secara periodik agar terhindar dari jurang kemiskinan. Tidaklah aneh, angka penyaluran dana debitur pinjol telah tembus Rp100,69 triliun. Angka ini jelas tanda (alarm) bahaya dalam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.
Apalagi, persyaratan umum pinjol yang sah (legal) di Indonesia adalah WNI, berusia minimal 18-21 tahun (hingga 60-65 tahun), memiliki e-KTP, rekening bank atas nama pribadi, dan penghasilan tetap. Dokumen wajib biasanya hanya meliputi KTP, slip gaji/mutasi rekening, dan foto selfie. Sangat mudah dan praktis, bahkan slip gaji/mutasi rekeningpun bisa direkayasa tanpa verifikasi ketat dengan pinjaman perorangan berkisar Rp3-200 juta.
Hal mana tak mudah diperoleh dari perbankan umum yang berbelit dan rumit. Tentu, sudah bisa dipastikan kredit atau utang macet tak dapat dielakkan. Jika utang macet itu terjadi diperbankan umum, maka masih bisa dikompensasi oleh jaminan agunan (collateral) yang diberikan debitur. Lain halnya dengan utang macet pinjol bisa-bisa kehidupan debitur yang tak terjamin. Akhirnya, pengurus pinjol mengatasinya dengan menurunkan penagih utang (debt collector) yang seringkali bertindak kasar dan tak manusiawi.
Seringkali kasus keributan terjadi antara debitur dengan DC hanya disebabkan oleh utang macet yang jumlahnya kecil. Artinya, kepraktisan dan kemudahan proses berutang tentu bermasalah. Tapi, terlalu rumit dan berbelit berakibat kinerja penyaluran kredit juga lambat. Solusinya reformasi perbankan umum dalam penyaluran utang atau kredit harus segera dilakukan. Pertanyaannya, bagaimana halnya dengan pengawasan OJK sebagai otoritas berwenang melakukan antisipasi ?
Selain itu, negara melalui kewenangan pemerintah seharusnya juga memeriksa sumber dana pinjol yang sangat besar itu. Benarkah dana sejumlah Rp100,69 triliun bukan dari hasil kejahatan tindak pidana korupsi atau pencucian uang (money laundring). Hal ini perlu dipastikan kaitannya dengan dukungan atas penyelesaian kendala keuangan masyarakat. Tidak akan ada hasil positif dan kemanfaatan yang diperoleh masyarakat apabila sumber dana kredit berasal dari hasil kejahatan.
Lebih buruk dan fatal akibatnya jika OJK melakukan pembiaran perputaran sumber dana hitam hasil korupsi. OJK patut dipersalahkan atas longgarnya penyaluran pinjol yang berpotensi macet. Pada tahap macet inilah, OJK tidak bisa hanya menjatuhkan SLIK OJK kepada debitur sehingga tidak bisa mengajukan utang baru lagi. Cara lain dalam penanganan kredit/utang macet pasti masih banyak sebagai alternatifnya. Menggunakan DC adalah jalan pintas buruk serta bukanlah jalan pikiran yang semestinya ditempuh oleh para profesional di DK OJK.
Pengenaan daftar hitam (black list) pada kasus pinjol ini jelas tidak relevan. Alih-alih, ada perlakuan yang diskriminatif dalam berbagai kasus utang atau pinjaman debitur kecil. Debitur kecil ini seolah dianggap melakukan kejahatan yang tidak bisa dihapuskan atau diampuni sebelum utang dilunasi.
Meskipun macetnya pengembalian utang debitur diakibatkan oleh kondisi perekonomian yang krisis atau keadaan di luar kendali (force majeur). Tindakan ini jelas memiskinkan orang kaya dan membuat melarat masyarakat yang telah miskin.
Oleh karena itu, Ketua DK OJK, Gebernur BI, Ketua DK LPS bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa harus duduk bersama mengatasinya. OJK juga dituntut untuk menyelesaikan kasus seperti ini di masa depan melalui perencananaan strategisnya. Sudah adakah atau tidak tahu apa yang harus dikerjakan? Pemerintah melalui peran OJK harus melakukan intervensi kebijakan moneter bagi kelompok maskin yang terjerat pinjol.
Disamping itu, perlu adanya kebijakan transformasi struktural perekonomian Indonesia yang dilakukan melalui penyaluran kredit perbankan umum. Proses transformasi struktural inilah yang sangat dibutuhkan masyarakat dan mendesak (urgent) diupayakan pemerintah dalam mengatasi ketimpangan pendapatan akibat kondisi kemiskinan dan pengangguran. Agar visi-misi Asta Cita Presiden RI dapat tercapai untuk kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan dan pemerataan hasil-hasilnya .
red24
Musyawarah Cabang DPC PKB Kabupaten Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses
Musyawarah Cabang DPC PKB Kabupaten Tangerang Berjalan Lancar dan Sukses
sorot24.id | TANGERANG – DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Kabupaten Tangerang sukses menggelar acara Musyawarah Cabang. Acara tersebut dilaksanakan diruang aula kantor DPC PKB . Jumat,10 April 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus dan kader untuk mengajukan diri sendiri atau mencalonkan orang lain untuk menjadi ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang.

Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang M. Nur Kholis mengatakan, Alhamdulillah Musyawarah Cabang berjalan dengan baik, walaupun ada sedikit riak riak,hal ini merupakan sesuatu yang wajar. Karena muscab ini untuk mencari pemimpin terbaik.
“Dinamika dalam Musyawarah cabang hal yang biasa. Ini terbukti bahwa semua kader ingin mencari pemimpin terbaik untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Tangerang,” ucapnya .
Saat ditanya sudah berapa orang yang di sahkan menjadi bakal calon Ketua DPC PKB, Cak Kholis menjelaskan sudah ada sembilan orang yang di sahkan saat muscab hari ini .
“Ada 9 calon yang di sahkan di musca kali ini,5 orang lewat penjaringan dan pemetaan yangg dilakukan DPW dan DPP,sementara 4 orang di usulkan oleh PAC di acara muscab”, pungkasnya .
red24_J.U
- Sebelumnya
- 1
- …
- 42
- 43
- 44
- …
- 64
- Berikutnya










