Tanamkan Keberanian, KKN INOVARA Edukasi Siswa SDN Curug Sangereng tentang Bullying
sorot24.id | TANGERANG RAYA – Kelompok KKN INOVARA Universitas Yatsi Madani menggelar kegiatan sosialisasi Stop Bullying di SDN Curug Sangereng, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa kelas 4 hingga kelas 6. Mahasiswa memberikan edukasi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampaknya bagi korban, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan bullying.


Sosialisasi berlangsung secara interaktif. Para siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan menyampaikan pendapat berdasarkan pengalaman mereka sehari-hari.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian siswa adalah : “Pohon Harapan”. Melalui aktivitas ini, siswa diberikan kesempatan untuk menuliskan pengalaman atau perasaan yang berkaitan dengan bullying pada secarik kertas.
Setelah menuliskannya, siswa kemudian menempelkan kertas tersebut pada gambar pohon yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN INOVARA. Aktivitas ini menjadi salah satu cara untuk memberikan ruang kepada siswa agar lebih berani mengungkapkan apa yang mereka rasakan.
Wakil Ketua KKN INOVARA, Furqon Alfabiansyah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan keberanian kepada siswa untuk berbicara ketika mengalami atau melihat bullying.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa memahami bahwa bullying bukan sekadar candaan apabila sudah menimbulkan rasa sakit, takut, atau tidak nyaman bagi orang lain,” ujar Furqon.
Mahasiswa juga menjelaskan bahwa bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik melalui tindakan fisik, perkataan maupun perilaku yang membuat seseorang merasa dikucilkan atau direndahkan.
Siswa diajak memahami bahwa bercanda dengan teman memiliki batas. Ketika sebuah candaan membuat orang lain merasa sakit, takut, malu, atau tidak nyaman, tindakan tersebut perlu dihentikan dan tidak boleh dianggap sebagai hal biasa.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti diskusi dan menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan mahasiswa.
Pihak SDN Curug Sangereng turut mendukung pelaksanaan kegiatan dengan mendampingi mahasiswa selama sosialisasi. Dukungan tersebut membantu menciptakan suasana belajar yang nyaman sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan dengan lebih terbuka.
Melalui kegiatan ini, KKN INOVARA berharap siswa dapat membangun kebiasaan untuk saling menghargai dan menjaga satu sama lain. Siswa juga diingatkan agar tidak ikut melakukan bullying, tidak membiarkan temannya menjadi korban, serta berani meminta bantuan kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya ketika menghadapi masalah.
“Jika melihat bullying, jangan diam. Berani berbicara, saling menjaga, dan saling menghargai adalah langkah sederhana untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman,” pungkas Furqon.
Kegiatan Stop Bullying menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN INOVARA Universitas Yatsi Madani dalam memberikan edukasi karakter kepada anak-anak di Desa Curug Sangereng.
Melalui edukasi sederhana dan pendekatan yang dekat dengan siswa, mahasiswa berharap pesan tentang pentingnya saling menghargai dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.
red24













