Pemkab Tangerang Bekali 274 Petugas Pemulasaraan Jenazah, Tingkatkan Layanan Sosial Keagamaan

Instruktur praktik pemulasaraan jenazah menggunakan manekin pembinaan petugas pemulasaran jenazah Pemkab Tangerang di Hotel Lemo Kelapa Dua
Instruktur memberikan praktik tata cara pemulasaraan jenazah menggunakan manekin kepada peserta Pembinaan Petugas Pemulasaran Jenazah Tahun Anggaran 2026 yang digelar Pemkab Tangerang melalui Bagian Kesra di Hotel Lemo, Kelapa Dua, Selasa (23/9/2026). Foto: http://SOROT24.id / Dok. Pemkab Tangerang

sorot24.id | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat pelayanan sosial keagamaan di tingkat desa dan kelurahan. Sebanyak 274 petugas pemulasaraan jenazah dari berbagai wilayah mengikuti Pelatihan Kompetensi Petugas Pengurusan Jenazah yang digelar di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/9/2026).

Pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan petugas agar mampu memberikan pelayanan pemulasaraan jenazah yang sesuai dengan syariat agama serta memenuhi standar kesehatan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, mengatakan pelayanan kepada masyarakat tidak hanya soal infrastruktur dan administrasi, namun juga mencakup aspek sosial keagamaan.

BACA JUGA : FORMATUR dan KKN Pradipta Kelompok 12 Global Institute, Edukasi Pelajar Al-Azhariyah Tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba.

Kabag Kesra Setda Kabupaten Tangerang Prima Saras Puspa sambutan pembukaan pembinaan petugas pemulasaran jenazah 2026 di Hotel Lemo
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tangerang, H. R. Prima Saras Puspa, memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Pembinaan Petugas Pemulasaran Jenazah Tahun Anggaran 2026 di Hotel Lemo, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Selasa (23/9/2026). Foto: http://SOROT24.id / Dok. Pemkab Tangerang

“Pelayanan kepada masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan administrasi, tetapi juga mencakup pelayanan sosial keagamaan dan pembinaan kehidupan bermasyarakat,” ujar Prima.

Ia menjelaskan, peserta pelatihan kali ini merupakan perwakilan dari desa dan kelurahan yang sebelumnya belum pernah mendapatkan pelatihan serupa. Pemkab Tangerang ingin memastikan setiap wilayah memiliki SDM yang kompeten dalam pengurusan jenazah sesuai tuntunan agama.

BACA JUGA : 40 Massa Madas Kota Tangerang Geruduk Summarecon Serpong, Bela Pedagang Starling Asal Madura

Prima pun berpesan agar ilmu yang didapat tidak berhenti di ruang pelatihan, melainkan dipraktikkan dan ditularkan kembali kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

“Ilmu dan keterampilan yang diperoleh hendaknya tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Bangun juga komunikasi dan koordinasi yang baik, terutama apabila menghadapi kondisi yang memerlukan penanganan khusus,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tangerang menargetkan lahirnya tenaga pemulasaraan jenazah yang kompeten, amanah, terampil, dan siap siaga memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sementara itu, salah satu peserta asal Desa Sindangasih, Kecamatan Sindang Jaya, Jamilatun, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat jelas dan aplikatif untuk tugas di lapangan.

“Kegiatan pelatihan ini sangat baik dan bagus sekali untuk membantu kami khususnya tim petugas pemulasaraan jenazah di desa karena materinya sangat jelas mulai dari awal sampai pengumpulan jenazah. Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan untuk Pemkab Tangerang terkait dengan fasilitas yang diberikan sehingga kami bisa menambah ilmu,” ujar Jamilatun.

red24/ajis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *