Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengibarkan bendera start melepas keberangkatan 382 jemaah calon haji Kloter 15 JKB di halaman Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Senin 11/5/2026|10:30 Wib. Wabup berpesan jemaah jaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi. (Dok: Prokopim Kab. Tangerang/Sorot24.id)

sorot24.id | Tangerang – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah secara resmi melepas keberangkatan 382 jemaah calon haji Kabupaten Tangerang Kloter 15 JKB Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa, Senin 11/5/2026. Wabup Intan berpesan agar jemaah fokus ibadah dan menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengingatkan seluruh jemaah akan kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci yang bisa memengaruhi kondisi fisik dan mental. “Saat ini di Arab Saudi suhu cukup panas. Disiplin menjaga kesehatan dengan rutin minum air putih dan membawa perlengkapan pelindung seperti kipas angin portable,” tegasnya.

Ia menyebut kesempatan berhaji merupakan nikmat dan panggilan istimewa dari Allah SWT. “382 jemaah yang diberangkatkan hari ini merupakan representasi dari doa, harapan, dan penantian panjang. Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan kesabaran, keikhlasan, dan kebersamaan,” ujar Intan.

Wabup Intan juga menegaskan pemerintah menjamin penuh layanan konsumsi jemaah. “Tidak perlu khawatir mengenai konsumsi, karena layanan makan sudah disediakan tiga kali sehari. Pemerintah sudah menjamin, jadi bapak dan ibu tidak perlu membawa rice cooker, kompor, apalagi beras dan minyak goreng. Cukup fokus beribadah agar menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Tahun ini, Pemkab Tangerang memberikan uang saku sebesar Rp750 ribu kepada setiap jemaah. Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Tangerang mencapai hampir 3.000 orang. Dua kloter tersisa dijadwalkan berangkat pekan depan.

“Jemaah haji Kabupaten Tangerang tahun ini memiliki rentang usia yang cukup beragam, mulai dari jemaah termuda berusia 13 tahun hingga jemaah tertua berusia 83 tahun,” tutur Wabup Intan.

Ia berpesan agar seluruh jemaah menjaga kebersamaan, saling membantu, serta mengikuti arahan petugas selama di Tanah Suci. “Saya percaya jemaah haji Kabupaten Tangerang akan menjadi duta-duta kebaikan yang membawa nama baik daerah dan bangsa Indonesia. Tunjukkan sikap santun, tertib, ramah, dan penuh kepedulian,” tutupnya.

red24-(Kanu)

Dukung Penegakan Aturan Perizinan, Hendra Primitif Minta Investor Nakal Didata

sorot24| Tangerang – Penggiat pemerhati kebijakan publik Hendra Primitif menyatakan dukungannya terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bidang perizinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat pengawasan terhadap aktivitas investasi dan usaha yang diduga belum mengantongi izin resmi.
Menurutnya, langkah pendataan hingga penindakan terhadap oknum investor atau pelaku usaha yang tidak mengurus perizinan perlu dilakukan secara tegas dan terukur, terutama apabila berpotensi merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tangerang.
“Hari ini pemerintah daerah harus hadir menjaga ketertiban administrasi dan kepastian hukum. Investor yang taat aturan tentu harus didukung, namun bagi oknum yang menjalankan usaha tanpa mengurus izin dan berpotensi merugikan PAD daerah, sudah sepatutnya didata dan diberikan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujar Hendra Primitif.
Ia menilai, penegakan aturan perizinan bukan untuk menghambat investasi, melainkan menciptakan iklim usaha yang sehat, adil, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Hendra juga mendorong OPD terkait agar memperkuat pengawasan lintas sektor, termasuk memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai regulasi, tata ruang, dan kewajiban administrasi daerah.
“Jangan sampai ada usaha atau investasi berjalan tanpa kontribusi yang jelas terhadap daerah. Ketegasan pemerintah penting demi menjaga keadilan bagi pelaku usaha lain yang sudah patuh terhadap aturan,” tambahnya.
Ia berharap langkah pembinaan dan pengawasan dilakukan secara profesional, transparan, dan tetap mengedepankan pendekatan persuasif serta kepastian hukum demi menjaga kondusivitas investasi di Kabupaten Tangerang.

red24-(jaya)

Tangerang, sorot24.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas dan akses pelatihan kerja bagi masyarakat. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi meluncurkan satu unit mobil training kejuruan teknik motor sekaligus menyerahkan bantuan alat service AC kepada peserta pelatihan, saat apel Senin pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (29/12/2025).

Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan, mobil training servis motor tersebut disiapkan untuk mendekatkan layanan pelatihan keterampilan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian bengkel motor tanpa harus datang langsung ke Balai Latihan Kerja (BLK).

“Dengan adanya mobil training ini, masyarakat tidak lagi harus hadir ke BLK Kosambi atau BLK Jayanti karena pelatihannya bisa langsung kami bawa ke desa-desa,” ujar Maesyal.

Menurutnya, mobil training ini dilengkapi dengan sarana praktik berupa sepeda motor yang digunakan sebagai objek pelatihan sekaligus layanan servis. Dengan sistem jemput bola, pelatihan dapat dilaksanakan langsung di desa maupun kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Mobil training ini akan datang ke desa, lengkap dengan motor-motor sebagai contoh dan objek pelatihan, sehingga praktik servis bisa langsung dilakukan di dalam mobil,” jelasnya.

Selain peluncuran mobil training, Pemkab Tangerang juga menyerahkan bantuan alat service AC lengkap kepada 100 peserta pelatihan service AC yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan selama tiga minggu di BLK. Bantuan tersebut diberikan agar para peserta dapat langsung bekerja atau membuka usaha setelah menyelesaikan pelatihan.

“Alat service AC ini kami serahkan supaya setelah pelatihan mereka tidak lagi kesulitan mencari peralatan dan bisa langsung bekerja,” kata Bupati Maesyal.

Ia mengungkapkan, pengadaan peralatan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang serta didukung kerja sama dengan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat kemandirian peserta pelatihan.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus kolaborasi dengan pihak ketiga untuk mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian,” ungkapnya.

Bupati Maesyal berharap, melalui berbagai program pelatihan tersebut, masyarakat Kabupaten Tangerang dapat memiliki keterampilan yang memadai, membuka usaha secara mandiri, serta memperoleh pendapatan yang berkelanjutan. Ia juga menyebutkan bahwa mobil training saat ini baru tersedia satu unit dan akan dioperasikan secara bergilir, dengan rencana penambahan unit pada tahun mendatang.

Sementara itu, Agus, warga Villa Balaraja, mengaku mengetahui adanya layanan servis motor gratis tersebut dari temannya. Ia pun memanfaatkan kesempatan itu untuk melakukan servis motornya.

“Dari teman katanya ada servis gratis. Kebetulan motor ini belum diganti oli. Program servis motor gratis ini sangat meringankan, apalagi dengan sistem jemput bola,” ujar Agus.

Agus berharap program pelatihan dan layanan serupa dapat terus dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

(asp)